>KAJIAN ILMU GHAIB, SUPRANATURAL, METAFISIKA, KLENIK, KEJAWEN

>

MISTERI DUNIA SUPRANATURAL

Ketertarikan seseorang akan sesuatu yang berbau supranatural (ghaib) biasanya dikarenakan ghaib merupakan sesuatu yang menakjubkan, misterius, bikin penasaran, bisa melakukan ini-itu dengan mudah dan lain sebagainya. Sehingga banyak orang yang ingin mengetahui apa itu ghaib hingga mempelajari cara untuk mendayagunakan tenaga ghaib tersebut. Apapun tujuan anda mempelajarinya, kami tidak akan mencampurinya.

Semoga saja mempunyai niat yang mulia. Amiin. Nah, cara untuk mempelajari sesuatu yang ghaib tersebut diistilahkan sebagai Ngelmu. Jadi istilah ngelmu dan ilmu berbeda. Istilah Ilmu digunakan untuk menjelaskan pengetahuan yang bersifat rasional, diterima akal seperti ilmu-ilmu yang dipelajari bangku sekolah. Sedangkan istilah Nglemu dipakai untuk menjelaskan pengetahuan supranatural dan keghaiban. Dengan kata lain mendalami ngelmu akan syarat dengan nuansa ghaib.

Berdasarkan pengalaman, yang bisa melihat dan menikmati daya kekuatan ghaib itu hanya orang-orang yang mengheningkan cipta (tapa). Menekan hawa nafsu dengan sarana olah batin, bertapa, meditasi, tafakur, olah napas, mengucap mantera, doa, wirid, lelaku, sesirih, puasa dll. Seperti halnya para pendekar, orang sakti dan paranormal bahkan nabi dan rasul. Hanya cara lelaku mereka berbeda-beda.

Dunia supranatural keghaiban tidak bisa ditelusuri hanya dengan bekal membaca atau sekedar mengetahui, namun harus dijalani atau dipraktekan. Orang Jawa mengistilahkan: “Ngelmu iku kelakon kanthi laku“. Artinya keajaiban ilmu supranatural itu dapat terlaksana dengan didasari lelaku (tirakat). Karena cara mempelajarinya berbeda dengan mempelajari ilmu rasional, tidak berdasarkan kekuatan otot dan otak (olah nalar) namun menggunakan rasa (olah rasa). Maka dunia supranatural sulit ditemukan kebenaran yang sejati. Segalanya masih terselubung misteri. Bersifat ghaib.

Dan akan semakin misterius lagi dengan ulah segolongan orang (paranormal) yang sengaja mengelola isu-isu dan memperalat tahayul-tahayul dan mitos, agar dunia supranatural tetap dalam kondisi misterius dan seolah mengandung keajaiban-keajaiban. Sehingga terkesan anggapan hanya dengan ilmu-ilmu ghaiblah, hanya dukun atau paranormallah, akhir dari segala solusi problematika kehidupan. Semakin banyak orang yang percaya dengan pernak-pernik mitos dan tahayul itu, berarti semakin leluasa mereka membius para kliennya. Akhirnya semakin banyak keuntungan materi yang mereka dapat.

Sudah menjadi kewajiban bagi orang yang sudah mengerti untuk membimbing orang yang belum mengerti. Bukan malah ditutup-tutupi, direkayasa dan akhirnya dunia supranatural dikomersilkan, jadi komoditas dagang. Membuat dunia supranatural menjadi semakin gelap dan misterius saja.

Maka dari itu, semoga tulisan kami dalam blog ini bisa memperkaya pemahaman anda tentang supranatural dan sebagai bahan acuan untuk membongkar misteri dunia supranatural.

DEFINISI ILMU GHAIB dan ILMU KLENIK:
Definisi GHAIB
Kajian Tentang Ilmu Ghaib Ketika anda akan mempelajari ngelmu tentu syarat utama anda harus percaya dan yakin adanya unsur ghoib. Sesuatu yang tak selalu bisa dijangkau dengan panca indera dan akal, namun nyata adanya. Bahkan terkadang berlawanan dengan teori hukum alam fisik (materi). Ghaib bisa berarti samar = elok, mengungkapkan kejadian, suasana yang tidak bisa diterima oleh nalar. Tidak logis dan rasional. Berbicara tentang hal ghaib seakan-akan berbicara yang mengada-ada. Namun tetap harus dipercayai bahwa ghaib itu ada.

Manusia sendiri merupakan ciptaan yang terdiri dari 2 unsur, salah satunya berunsur ghoib. Yaitu selain jasad (fisik) juga ada Ruh, yang tidak bisa dilihat dengan mata, namun nyata keberadaannya sebagai lambang kehidupan manusia. Begitu juga dengan malaikat, jin, syetan beserta alam kehidupannya juga masuk dalam kategori ghoib. Adapula hal-hal atau kejadian yang ghoib yaitu kematian, akherat, surga, neraka, pembagian rejeki dan jodoh dsb. Saya tidak mengatakan Tuhan (Alloh swt) itu ghoib, karena tidak ada satupun dalam 99 Asma’-Nya yang menyebutnya Al Ghoib, yang ada hanya Al Batin untuk menggambarkan sifat “keghoibanNya”.

Meski manusia berhasil membuka hijab keghoiban, namun bukan berarti bisa mengerti segalanya. Ini berarti ghoib dibagi menjadi 2 macam. Yaitu:

1. Ghaib Idhofie, yaitu hal-hal atau kejadian yang tidak dapat dimengerti orang awam, tetapi oleh orang-orang tertentu yang telah mengerti rahasianya, seluk-beluknya, hal itu tidak ghoib bagi mereka. Umpamanya seperti kekuatan magnetisme, tenaga Inti / Tenaga Dalam, ilmu-ilmu kanuragan, terawangan (menembus alam Jin) dan lain-lain sebagainya.

2. Ghaib haqiqie, yaitu hal-hal atau kejadian yang tidak diketahui oleh makhluk, baik manusia, malaikat, ataupun Jin, jadi hanya Tuhan saja yang mengetahuinya. Umpamanya seperti kapan hari kiamat tiba, pembagian rejeki, jodoh, ajal, dan rahasia ketuhanan lainnya.

Ghaib Haqiqie inilah yang dimaksud dalam ayat Al-Quran berikut ini: “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghoib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak (pula) sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Makhfuzh)” (QS. Al An’am : 59) Hal ini perlu dipahami agar tidak salah kaprah nantinya dalam mensikapi tentang hal-hal yang ghoib.

Definisi KLENIK

Kajian Tentang Ilmu Klenik.Sekarang ini kehidupan serba mekanis, rasional, dan disebut sebagai jamannya teknologi. Sehingga rasanya menjadi manusia kuno bila masih mengamalkan doa dan mantra. Dan sebagian orang lainnya menganggap sebagai suatu kemunduran bila masih mengamalkan ilmu-ilmu spiritual, mistik, aji-mantra dan sejenisnya.

Padahal, sesungguhnya apa yang disebut sebagai ilmu-ilmu spiritual, ghoib dan aji mantra tidak akan lekang oleh jaman. Ia abadi sampai kapanpun. Dan mempelajari, memahami hal-hal yang bersifat kerohanian & spiritual tidaklah bermakna klenik.

“Orang yang mengatakan klenik itu khan orang yang belum mengerti dan tidak mau belajar” mengutip kata mendiang Ki Hudoyo Doyodipuro, Occ (Paraspikolog & ahli Horoskop Jawa).

Sebenarnya apakah ilmu klenik itu?

Achmad Chodjim, seorang praktisi spiritual berpendapat, Klenik bukan hasil “othak-athik mathuk” (bukan sesuatu yang dikarang-karang lalu cocok) masuk logika. Sesuai nalar. Klenik tidak demikian! Selama ini, anggapan orang tentang klenik itu salah kaprah. Suatu kesalahan tetapi sudah dianggap sebagai hal yang lazim, yang tidak dipandang salah lagi.

Kata “klenik” ada didalam kultur Jawa, ada didalam bahasa Jawa. Arti yang sebenarnya adalah sesuatu yang tersembunyi. Hal yang dirasahasiakan untuk umum. Dalam kultur Jawa ada ilmu yang disebut ilmu tua. Yaitu, ilmu yang diajarkan kepada mereka yang sudah matang dalam kesadarannya. Hal ini dimaksudkan agar tidak disalahgunakan, atau disalahartikan. Ilmu yang demikian ini adalah klenik.

Tiga Macam Ilmu

Dalam budaya Jawa dikenal ada tiga macam ilmu. Yaitu ilmu katon, ilmu karang, dan ilmu klenik.

Ilmu katon adalah pengetahuan yang diperoleh dari hasil persepsi panca indera. Katon artinya dapat dilihat. Visible. Berbagai macam pengetahuan teknik seperti teknik membuat rumah, teknik bertani, teknik permesinan, teknik kelistrikan, teknik elektronika dan lain-lainnya ada dalam lingkup ilmu katon.

Dalam kategori 3 macam ilmu ini, Ilmu karang termasuk istilah yang kurang beruntung. Kenapa demikian? Karena sebagian orang menganggap bahwa ilmu karang itu tergolong ilmu yang menyesatkan. Pandangan sesat ini terjadi karena ilmu karang dipandang sebagai hasil mengarang saja. Sehingga ilmu sihir, santet dan lain-lainnya itu dimasukan dalam wilayah ilmu karang.

Padahal, ilmu karang itu merupakan hasil karya dari pengarangan. Simbol dan namanya dikarang, karena sebelumnya tidak ada. Contohnya adalah ilmu-ilmu seperti matematika, bahasa, fisika dan lain-lainnya dikategorikan dalam ilmu karang. Simbol tambah (+), simbol kurang (-), bagi, kali dan lain-lainnya yang ada di matematika itu hasil karangan yang akhirnya disepakati oleh pihak-pihak (para ahli) yang berhubungan dengan matematika. Sebelum ada matematika (ilmu hitung, aljabar dan sejenisnya), ya tidak ada lambang-lambangnya. Harus dikarang dulu lambangnya dan disampaikan kepada orang lain.
Lalu apa ilmu klenik itu? Ilmu Klenik adalah Pengetahuan yang menjelaskan hal-hal yang gaib. Hal-hal yang bersifat tersembunyi. Wilayah misteri. Salah satu ilmu atau pengetahuan yang ada diwilayah klenik adalah agama. Banyak hal dalam agama yang tidak dapat diuji kebenarannya (diverifikasi). Kebenarannya hanya bisa dimengerti oleh mereka yang menempuh ilmu makrifat.

Bagi orang awam kebenaran agama cukup diyakini. Ini klenik namanya! Namun jangan salah terima, ini tidak berarti agama menyesatkan orang. Tidak demikian. Hal-hal yang bersifat klenik pun dimaksudkan untuk kesejahteraan manusia. Bukan untuk mendorong manusia ke dunia gelap. Banyak orang yang salah anggapan. Klenik disamakan dengan upaya mengarang agar cocok hasilnya.

Orang yang menganggap klenik sebagai “othak-athik gathuk”, maka ia dapat disamakan dengan Marx yang menganggap agama sebagai candu. Sungguh naif apabila kita tidak memahami suatu ilmu, lalu ilmu itu kita golongkan ke dalam tahayul atau klenik yang selama ini dipahami oleh banyak orang, yaitu “othak-athik gathuk”

KAWERUH ALAM GHAIB:
  • Huwallaahulladzii laa ilaaha illaahuu,’aalimul gaibi wasy syahaadah,huwarrahmaanur rahiim.”Dialah Allah,tidak ada Tuhan selain Dia.Maengetahui yang ghaib dan yang nyata,Dialah Yang Maha Pengasih,Maha Penyayang”(Q.S Al-Hasyr 22). Pada kenyataannya banyak orang yang tertarik menelaah pada dunia mahkluk halus, barang kali mereka mendengar beberapa cerita atau membaca tulisan atau dari buku-buku. Bagi orang yang telah mencapai ilmu sejati dalam kejawen atau mungkin yang sudah menguasai metafisika, dunia mahkluk halus itu biasa adanya, bukannya omong kosong. Dibawah ini digambarkan informasi dari dunia-dunia mereka versi kejawen,dimana (lebih dari satu dunia) paling tidak yang terjadi ditanah Jawa.

    Banyak ahli kejawen mempunyai pendapat yang sama bahwasanya di dalam dunia yang satu dan sama ini, sebenarnya dihuni oleh tujuh macam alam kehidupan, termasuk alam yang dihuni oleh manusia. Di dunia ini memiliki tujuh saluran kehidupan yang ditempati oleh bermacam-macam mahkluk. Mahkluk-mahkluk dari tujuh alam tersebut, pada prinsipnya mereka mengurusi alamnya masing-masing, aktivitas mereka tidak bercampur setiap alam mempunyai urusannya masing-masing. Dari tujuh alam itu hanyalah alamnya manusia yang mempunyai matahari dan penduduknya yang terdiri dari manusia, binatang dan lain-lain mempunyai badan jasmani.

    Penduduk dari 6 alam yang lain mereka mempunyai badan dari cahaya (badan Cahya) atau yang secara populer dikenal sebagai mahkluk halus – wong alus – mahkluk yang tidak kelihatan. Di 6 alam itu tidak ada hari yang terang berderang karena tidak ada matahari. Keadaannya seperti suasana malam yang cerah dibawah sinar bulan dan bintang-bintang yang terang, maka itu tidak ada sinar yang menyilaukan seperti sinar matahari atau bagaskoro (Jawa halus)

    Konon Ada 2 macam mahkluk ghaib :

    1. Mahkluk halus asli yang memang dilahirkan – diciptakan sebagai mahkluk halus.

    2. Mahkluk halus yang berasal dari manusia yang telah meninggal. Seperti juga manusia ada yang baik dan jahat, ada yang pintar dan bodoh.

    Mahkluk-mahkluk halus yang asli mereka tinggal di dunianya masing-masing, mereka mempunyai masyarakat maka itu ada mahkluk halus yang mempunyai kedudukan tinggi seperti Raja-raja, Ratu-ratu, Menteri-menteri dll, sebaliknya ada yang berpangkat rendah seperti prajurit, pegawai, pekerja dll.

    Inilah kenyataannya yang bukan hanya merupakan ilusi atau bayangan semata, alam lain itu antara lain :

    1. Merkayangan

    Kehidupan di saluran ini hampir sama seperti kehidupan di dunia manusia, kecuali tidak adanya sinar terang seperti matahari.

    Dalam dunia merkayangan mereka merokok, rokok yang sama seperti dunia manusia, membayar dengan uang yang sama, memakai macam pakaian yang sama, ada banyak mobil yang jenisnya sama di jalan-jalan, ada banyak pabrik-pabrik persis seperti di dunia manusia. Yang mengherankan adalah, mereka itu memiliki tehnologi yang lebih canggih dari manusia, kota-kotanya lebih modern ada pencakar langot, pesawat-pesawat terbang yang ultra modern dll.

    Ada juga hal-hal yang mistis di dunia Merkayangan ini, kadang-kadang bila perlu ada juga manusia yang diundang oleh mereka antara lain untuk : melaksanakan pertunjukkan wayang kulit, menghadiri upacara perkimpoian, bekerja di batik, rokok dan manusia-manusia yang telah melakukan pekerjaan di dunia tersebut, mereka itu dibayar dengan uang yang syah dan berlaku seperti mata uang di dunia ini.

    2. Mahkluk halus-Siluman

    Mahkluk halus ini konon suka tinggal didaerah yang ber air seperti di danau-danau, laut , samudera dll, masyarakat siluman diatur seperti masyarakat jaman kuno. Mereka mempunyai Raja, Ratu, Golongan Aristokrat, Pegawai-pegawai Kerajaan, pembantu-pembantu, budak-budak dll. Mereka bisa tinggal di Keraton-keraton, rumah-rumah bangsawan, rumah-rumah yang bergaya kuno dll.

    Kalau orang pergi berkunjung ke Solo-Yogyakarta atau jawa Tengah, orang akan mendengar cerita tentang beberapa siluman antara lain : Kanjeng Ratu Kidul – Ratu Laut Selatan, Ratu legendaris, berkuasa dan amat cantik, yang tinggal di istananya di Laut Selatan, dengan pintu gerbangnya Parangkusumo. Parangkusumo ini terkenal sebagai tempat pertemuan antara Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul, dalam pertemuan itu, Kanjeng Ratu Kidul berjanji untuk melindungi semua raja dan kerajaan Mataram.

    Beliau mempunyai seorang patih wanita yang setia dan sakti yaitu Nyai Roro Kidul, kerajaan laut selatan ini terhampar di Pantai Selatan Pulau Jawa, di beberapa tempat kerajaan ini mempunyai Adipati. Seperti layaknya disebuah negeri kuno di kerajaan laut selatan ini juga ada berbagai upacara, ritual dll dan mereka juga mempunyai angkatan perang yang kuat.

    Sarpo Bongso-Penguasa Rawa Pening.

    Sebuah danau besar yang terletak di dekat kota Ambarawa antara Magelang dan Semarang. Sarpo Bongso ini siluman asli, yang telah tinggal di telaga itu untuk waktu yang lama bersama dengan penduduk golongan siluman. Sedangkan kanjeng Ratu Kidul bukanlah asli siluman, beberapa abad yang lalu beliau adalah seorang Gusti dikerajaan di Jawa, tetapi patihnya Nyai Roro Kidul adalah siluman asli sejak beberap ribu tahun yang lalu.
    Maruto Moworuto-Penguasa Tuk Angin. Sebuah bukit kecil yang terletak di dekat kota Salatiga,tepatnya perbukitan di bawah lereng gunung Merbabu.Maruto Moworuto ini golongan siluman angin,yang bersemayam di sebuah goa yang dikenal dengan nama Goa Susuh Angin.Kerajaan siluman angin ini sebenarnya kuasai oleh Dewi Atas Angin yang asal muasal-nya seorang wanita sakti di masa jaman mataram hindu yang telah muksa dalam tapa bratanya.Konon bukit yang di diami Dewi Atas Angin adalah kuncinya gunung-gunung di pulau jawa,makanya disebut gunung kucen.3. Kajiman

    Mereka hidup dirumah-rumah kuno di dalam masyarakat yang bergaya aristokrat, hampir sama dengan bangsa siluman tetapi mereka itu tinggal di daerah-daerah pegunungan dan tempat-tempat yang berhawa panas. Orang biasanya menyebut merak Jim.

    4. Demit

    Bangsa ini bertempat tinggal di daerah-daerah pegunungan yang hijau dan lebih sejuk hawanya, rumah-rumah mereka bentuknya sederhana terbuat dari kayu dan bambu, mereka itu seperti manusia hanya bentuk baadannya lebih kecil.

    Disamping masyarakat yang sudah teratur seperti Merkayangan, Siluman, Kajiman, dan Demit masih ada lagi dua menjelaskannya lebih detail, secara singkat kedua masyarakat itu adalah untuk mereka yang jujur, suci dan bijak.

    Mahkluk halus yang tidak sempurna.

    Disamping tujuh macam alam permanen tersebut, ada sebuah saluran yang terjepit, dimana roh-roh dari manusia-manusia yang jahat menderita karena kesalahan yang telah mereka perbuat pada masa lalu, ketika mereka hidup sebagai manusia.

    Manusia yang salah itu pasti menerima hukumaan untuk kesalahan yang dilakukannya, hukuman itu bisa dijalani pada waktu dia masih hidup di dunia atau lebih jelek pada waktu sesudah kehidupan (afterlife) diterima oleh orang-orang yang sudah melakukan : fitnah, tidak jujur, prewangan orang yang menyediakan raganya untuk dijadikan medium oleh mahkluk halus) blakmagic, guna-guna yang membuat orang lain menderita, sakit atau mati dll, pengasihan supaya dikasihi oleh orang lain dengan cara-cara yang tidak wajar, membunuh orang dll perbuatan yang nista.

    Memuja berhala untuk menjadi kaya (pesugihan) yang dimaksud dengan berhala dalam kejawen bukanlah patung-patung batu, tetapi adalah sembilan macam mahkluk halus yang katanya, suka menolong “ manusia supaya menjadi kaya dengan kekayaan meterial yang berlimpah.

    Pemujaan terhadap kesembilan mahkluk jahat itu merupakan kesalahan fatal, mereka itu bila dilihat dengan mata biasa kelihatan seperti :

    1. Jaran Penoleh – kuda yang kepalanya menoleh kebelakang

    2. Srengara Nyarap – golongan mahkluk halus yangg menggigit

    3. Bulus Jimbung – bulus yang besar

    4. Kandang Bubrah – kandang yang rusak

    5. Umbel Molor – ingus yang menetes

    6. Kutuk Lamur – sebangsa ikan, penglihatannya tidak terang

    7. Gemak Melung – gemak, semacam burung yang berkicau

    8. Codot Ngising – kelelawar berak

    9. Bajul Putih – buaya putih.

    Bagi mereka yang telah melakukan kesalahan dengan jalan memuja atau menggunakan “ jasa-jasa Baik “ berhala diatas, mereka tentu akan mendapat hukuman sesudah “ kematiannya “ badan dan jiwa mereka mendapat hukuman persyaratan sangkan paraning dumadi (datang dari suci, di dunia ini hidup suci dan kembali lagi ke suci)

    Berbagai macam hukuman sesudah kehidupan :

    Ini merupakan hukuman yang teramat berat, tidak ada penderitaan yang seberat ini, maka itu setiap orang harus berusaha untuk menghindarinya. Bagaimana caranya ? mudah saja : bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dengan melakukan perbuatan yang baik dan benar, berkelakuan baik, jujur, suka menolong, jangan menipu, jangan mencuri, jangan membunuh, jangan menyiksa, jangan melakukan hal-hal yang jelek dan nista.

    Ada pepatah Jawa yang bunyinya “ Urip iku mung mampir ngombe “ artinya hidup didunia ini hanyalah untuk mampir minum, itu artinya orang hidup didunia ini hanya dalam waktu singkat maka itu berbuatlah yang pantas/”pener”.

    Sebenarnya, masalah mahkluk halus dapat diperoleh dari banyak sumber terutama di Indonesia. Banyak sekali orang di Indonesia yang mampu berkomunikasi dengan mahluk jenis mahkluk halus. Baik yang jahat atau tidak. Hal ini sudah dilakukan sejak lama sekali. Kerajaan-kerajaan di nusantara, khususnya di jawa selalu memiliki komunikasi tetap dengan mahluk2 ini. Bahkan mereka memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kerajaan mahkluk halus yang jumlahnya sangat banyak di nusantara ini.

    Beberapa hari yang lalu saya bertemu beberapa teman yang ternyata bisa berkomunikasi dengan mahkluk halus. Mereka masih muda2. Dibawah 30 tahun. Penampilan dan gayanya biasa saja tidak seperti para paranormal/dukun yang kadang2 berkulit jubah & sorban. Awal mulanya mereka bisa dengan berlatih untuk bisa lebih sensitif dengan dunia gaib ada juga yang memang bakat yang dimilikinya yang terus diasah.
    Kesempatan ini tidak saya sia-siakan untuk lebih mengenal dunia di sana. Bagaimana perilaku mereka dan bagaimana kondisi dunia di sana. Saya akan sharing sedikit secara ringkas:

    1. Bagaimana bisa berkomunikasi dengan mereka?Apakah saat berkomunikasi seperti mendengar suara atau juga melihat mereka?
    ** Komunikasi lebih banyak secara telepati, tanpa suara, dan tanpa tatap muka. Mereka mengetahui wujud dunia lain dengan telepati juga. Pokoknya tidak ada jalur komunikasi konvesional seperti di dunia manusia (kabel telpon, udara, dll) tapi langsung ke hati.

    2. Saya tunjukkan foto suatu tempat lalu saya tanya apakah ada penunggunya? Lalu mereka mengatakan ‘ada’.Bagaimana bisa mengetahui keberadaan mereka padahal dari foto saja?
    ** Saat melihat foto atau penggambaran tempat, kami akan langsung berada di sana. Sama seperti komunikasi yang dapat dilakukan secara instan, perpindahan tempat bagi kami dan mereka juga secara instan tidak ada jalur yang perlu dilewati yang membutuhkan waktu untuk dijalani.

    3. Bagaiman wujud mereka?
    ** Wujud mereka beragam dan sifat mereka juga beragam. Apa yang bisa mereka lakukan tergantung jenis mereka. Ada yang baik juga ada yang jahat. Mereka memiliki bentuk asli (yang sebenarnya) dan dapat berbentuk yang lain yang dimauinya. Misalnya, bentuk mereka seperti manusia biasa (tapi ada modifikasi misalnya memiliki taring atau tanduk) tapi kecil. Saat tertentu bisa besar setinggi 30 meter hitam, berbulu, mata merah, dll. Bisa juga berbentuk yang menyeramkan atau yang cantik.
    Penampakan yang mereka lakukan pada dunia manusia (seperti di TV) memerlukan energi yang besar karena dimensinya berbeda. Wujud yang ditampakkan bisa berbeda dari wujud aslinya. Hal ini bisa digunakan untuk menipu manusia dan mencari pengaruh pada manusia. Contoh korbannya mungkin Lia Eden.
    Ada juga mahkluk halus yang berbentuk bola api yang akan membakar sesuatu yang didekatinya. Ada juga yang berbentuk angin. Mereka bisa disebut mahluk hidup karena bisa berkomunikasi maupun berkehendak.

    4. Bagaimana dunia mereka?
    ** Dunia mereka tidak panas dan tidak gelap. Seperti subuh atau magrib. Dan selalu begitu. Mereka terdiri dari kerajaan2 yang dipimpin oleh raja atau ratu. Bentuk pemerintahan mereka seperti kerajaan2 manusia (jawa) di masa lalu. Antar kerajaan memiliki perbatasan juga. Mereka sepertinya hidup pada dunia yang sama dengan manusia namun pada dimensi yang berbeda. Misalnya, bagi manusia, tempat itu adalah pohon beringin yang areanya 10 meter persegi. Bagi mereka pohon itu seperti lingkungan istana kerajaan yang sangat luas. Biasanya tempat-tempat yang dianggap angker merupakan tempat yang dihuni komunitas mereka. Salah satu kerajaan besar adalah kerajaan yang dipimpin seorang Ratu yang memiliki kekuasaan di selatan pulau jawa.

    5. Apakah manusia bisa ber-‘wisata’ ke alam mahkluk halus?
    ** Bisa saja. Baik sengaja atau tidak. Tapi ada satu hal yang aneh jika kita sempat berpindah antar alam manusia dan alam mahkluk halus. Banyak kejadian, ada orang yang secara tidak sengaja pergi ke alam mahkluk halus selama sehari namun kembali ke alam manusia ternyata kalau dihitung dengan waktu di dunia manusia mereka telah pergi selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun. Pernah kejadian ada yang tinggal di alam mahkluk halus selama seminggu setelah kembali ke alam manusia, anak2 mereka sudah menjadi kakek-kakek! Waktu tidak jalan bersamaan di alam/dimensi berbeda.
    Saya ingat beberapa kisah / fenomena yang diceritakan di dalam Al Quran tentang relatifitas waktu. Misalnya ayat yang bilang: Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu (Al Sajdah 32:5)
    Yang paling terkenal adalah kisah tentang beberapa manusia yang tidur di sebuah gua yang ketika bangun mereka berada jauh dari masa mereka hidup. Bahkan uang yang mereka miliki sudah tidak laku lagi. (Ashabul Kahfi – Al Quran surat Al-Kahfi).

    6. Jika mereka dunia gaib apakah mereka bisa bertemu malaikat?
    ** Dunia gaib berlapis2. lapisan dunia mereka tidak sama dengan dunia malaikat atau yang lain. Mereka juga bisa mati. Saat mereka mati, mereka pindah ke dunia lain / dimensi yang lain lagi.

    7. Apa mereka punya kepentingan dengan manusia?
    ** Mereka ada yang baik ada yang jahat seperti manusia. Ada yang beragama ada yang atheis. Ada yang Islam ada yang non-islam. Jika mereka dibawah pengaruh setan dan jaringannya, mereka akan jahat. Tujuannya adalah menjauhkan manusia dengan Tuhan dengan jalan syirik (bertuhan bukan kepada Allah tapi pada hal lain yang bisa memberikan kekuatan). Karena mereka gaib, mereka mudah menyesatkan manusia. Misalnya dengan menyamar menjadi malaikat atau memberikan kekuatan terhadap benda2 yang dikeramatkan manusia. Manusia menjadi tergantung pada benda itu (untuk kekayaan, kesehatan, dll) dan bukan minta pada Tuhan.
    Ada juga yang baik yang berusaha menyelamatkan/memberikan peringatan pada sebagian manusia dan melindungi dari pengaruh mahkluk halus lain yang jahat.

    8. Apakah hukum alam manusia berlaku di alam mahkluk halus?
    ** Tidak. Alam mereka bukan modifikasi alam manusia. Tapi alam yang sama sekali lain. Hukum alam mereka juga lain.

    Timbul pertanyaan bagi saya. Selama ini kita mencoba mencari dan menganalisa keberadaan mahluk lain di luar bumi (planet lain) pada dimensi manusia (horizontal). Bagaimana kalau kita mencoba menganalisa kehidupan lain pada dimensi dan hukum alam yang berbeda dengan kita (vertikal)??? Padahal peradaban lama selalu bersentuhan dengan hal ini.Suatu hal yang beyond science. Kadang2 saya berfikir bahwa science saat ini membelenggu pikiran kita. Misalnya mereka katakan: diluar hukum fisika saat ini, hal lain tidak perlu dianggap ada. Hal gain tidak benar karena tidak sesuai hukum fisika kita.
    Bukankah lebih baik dikatakan: hukum fisika kita masih belum mampu menjelaskan seluruh hakikat alam namun akan terus berusaha memahaminya dalam suatu formula. Sesuatu yang diluar hukum fisika saat ini mungkin ada,tapi belum tersentuh…

    Ada satu pesan dari dunia lain: saat ini sedang ada persiapan perang besar di dunia gaib. Antara yang baik dan yang jahat. Dampaknya akan terasa ke kehidupan manusia. Dan akan terjadi dalam waktu dekat. Mereka menyarankan agar selalu perpegang pada Sang Pencipta Kehidupan.

Kajian dalam sejarah menyebutkan bahwa sebelum agama-agama (Hindu, Budha, Islam,Kristen) masuk ke nusantara,masyarakat Jawa sudah sangat mengenal tradisi mistik (animisme&dinamisme) dan olah kebatinan yang tinggi.Kedatangan para wali di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut. Melainkan justru memanfaatkannya sebagai sarana dakwah menyebarkan ajaran agama.Salah satu wali termasyur dalam khasanah kejawen adalah Sunan Kalijaga.
Dalam khasanah ilmu supanatural di tanah air, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas rapalannya berbahasa Arab misalnya hizib/hijib/asma. Sedangkan Aliran Kejawen (sebetulnya sudah tidak murni Kejawen lagi, melainkan bercampur dengan tradisi arab) mantranya murni berbahasa Jawa. Namun sekarang mantra tersebut sudah diawali dengan membaca “Basmalah” kemudian dilanjutkan dengan mantra Jawa dan diakhiri dengan memohon ijin Tuhan (Soko Kersaning Allah)..
Baik Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen itu sudah diketahui oleh para penyebar agama. Awalnya aliran hikmah dan oleh Para Wali kemudian dikoreksi dan direvisi dengan menyusun amalan ilmu-ilmu supranatural dengan tatacara yang sesuai dengan akidah agama, misalnya dilakukan puasa, wirid dan rapal yang biasanya dicampur antara bahasa arab-jawa. Intinya adalah do’a dan permohonan agar diijinkan Tuhan memiliki amalan tertentu. Mungkin itu alasan para wali mengapa mantra kejawen tersebut tidak seluruhnya berbahasa Arab. Yaitu agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran yang baru mereka kenal.
Salah seorang wali yang terkenal dengan kemampuan mengolah amalan ilmu supranatural adalah Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga adalah tokoh yang pandai dan cerdas memanfaatkan berbagai media dan sarana untuk berdakwah. Misalnya melalu suluk, tembang, kidung. Suluk dan kidung yang dikarangnya mengandung ajaran falsafah ketuhanan dan ajaran kebatinan yang sangat berharga.

KHASANAH ILMU GHAIB:
ENERGI DI ALAM ASTRAL
Setiap perilaku manusia akan menimbulkan sebuah bentuk fisik di alam astral. Apapun perilakunya, suatu ketika akan kembali ke pelakunya dan akan menimbulkan akibat yang bersifat metafisik. Amalan ilmu supranatural yang diniatkan untuk tujuan baik akan membangkitkan energi astral yang sangat dahsyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Amalan sebuah ilmu adalah olah batin sebagai syarat yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan suatu ilmu supranatural.
Olah batin adalah mengisi energi batin yang gaib. Pengisian energi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Jadi syarat mendapatkan ilmu adalah mengamalkan bacaan wirid doa/mantra, menjauhi pantangan, berpuasa. Di Jawa kita mengenal puasa patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang mengamalkan sebuah ilmu.
APA KHODAM ITU???
Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam.Khodam bukanlah mahluk ghaib sejenis jin, namun khodam itu sebuah energi bentukan batin kita. Khodam adalah “roh” suatu ilmu.Khodam itu berada di alam astral dan akan tetap ada di badan orang yang sudah mengamalkan ilmu ghaib.Pada hakekatnya orang yang ingin mempelajari khadam dan mengetahuinya harus mensucikan diri dan jiwanya terlebih dahulu,kemudian menghiasinya dengan akhlak yang mulia.Dan dia wajib mengetahui hukum-hukum syariat dalam kaitannya dengan amalan-amalan keagamaan,guna memutuskan argumentasi orang yang memperdebatkannya.
RAGAM ILMU SUPRANATURAL:
Berdasarkan fungsinya ilmu supranatural digolongan menjadi sebagai berikut:
1. Ilmu Kanuragan & Ilmu Keselamatan
Kanuragan berfungsi untuk bela diri secara metafisik.Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang balik dengan kekuatan yang luar biasa.Berbeda dengan Keselamatan yang berfungsi hanya untuk perlindungan diri dari segala marabahaya yang bisa datang sewaktu-waktu agar selamat.
2. Ilmu Kewibawaan & Ilmu Pengasihan
Fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kawibawaan dimanfaatkan untuk menambah daya tarik kepemimpinan dan menguatkan energi komunikasi atau kata-kata yang diucapkan, disegani masyarakat dan perintahnya dituruti. Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang membuat simpati dan rasa sayang orang lain. Membuat pujaan hati jatuh cinta. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding termasuk memulangkan orang yang pergi jauh. Termasuk dalam ilmu pengasihan ini adalah ilmu penglarisan untuk menggaet pembeli agar datang ke toko/usaha bisnis kita,dengan itu daya penglarisan orang bisa punya ketertarikan untuk membeli bahkan bisa menjadi pelanggan.
3. Ilmu Trawangan & Meraga Sukma
Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Meraga Sukma adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu Meraga Sukma seseorang bisa melepaskan ruh untuk melakukan perjalanan astral kemana saja sesuai kemauaannya.Baik Ilmu Trawangan maupaun Meraga sukma adalah ilmu yang membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati.Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah memiliki ketenangan jiwa.
4. Ilmu untuk Demonstrasi/Atraktif
Hanya bisa digunakan untuk pertunjukan/tontonan yang bersifat hiburan.Ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas, air keras,dsb. namun sebenarnya ini bukan ilmu kanuragan melainkan permainan teknik atraksi yang hanya dipakai sebagai demontrasi saja.
5. Ilmu Pengobatan/Penyembuhan
Ilmu bidang kesehatan tubuh/ketabiban yang dimanfaatkan untuk mengobati berbagai jenis penyakit baik yang fisik maupun yang metafisik. Misalnya ilmu yang dimiliki almarhumah mak erot yang specialis menangani agar kuat seks, dan praktisi lainnya dengan berbagai kemampuan ilmu alternatif yang digunakan untuk mengobati darah tinggi, diabetes,tumor,stroke dan lainnya.
Dalam olah kanuragan biasanya tidak hanya raganya saja yang dilatih untuk menguasai jurus-jurus, kuncian maupun kemahiran untuk menyerang dan bertahan. Namun juga kemampuan membangkitkan tenaga dalam. Tenaga dalam yang diganbung dengan amalan batin khusus (laku) kemudian menjadi ilmu dan ajian yang sangat banyak jenisnya. Ajian ini bersumber dari energi yang tidak nampak oleh kasat mata.
DARI MANA ASAL ILMU SUPRANATURAL???
Setidaknya, seseorang memiliki kemampuan atau mampu menguasai ilmu ajian berasal dari:
1. Warisan atau Trah Keturunan.
Seseorang bisa mendapatkan warisan ilmu supranatural dari kakek-buyut simbah-canggah, orang tua maupun orang lain yang yang tidak dikenalnya sama sekali. Mereka yang mendapatkan ajian ini secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya sudah memiliki ajian tertentu. Maka orang menyebut sebagai “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka sebelumnya.Ada pula yang menyebut”ilmu titisan”berarti ilmu yang datang dari kesaktian leluhurnya tanpa disadari oleh orang mendapatkannya,tiba-tiba memiliki kemampuan metafisik.
2. Menjalankan Laku Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa amalan, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu supranatural. Berhasil atau tidaknya menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan/tuntunan.
3. Pengisian Ilmu Ghaib.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian(inisiasi/shaktivat). Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian ilmu hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.Setelah mendapat Pengisian tentunya akan diajarkan Guru cara pengolahannya dengan itu tetap harus diasah bahkan di tingkatkan kemampuannya.
APA EFEK SAMPING-NYA???
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan siksaan saat sakaratul maut menjelang kematian dan ini benar JIKA orang yang bersangkutan menanam NIAT BURUK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan buruk. Maka hukum karma/sebab akibat harus ditanggungnya. Namun, apabila dia menanam NIAT BAIK dan MENGAMALKAN AJIAN tersebut untuk tujuan yang baik dan positif, misalnya untuk membela diri, membela kebenaran dan ajaran keyakinan yang dimiliki maka hukum sebab akibat juga akan diterimanya langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ada sebuah mitos bila orang akan miskin bila memiliki ajian tertentu, maka hal ini tidak benar. Rejeki dan nasib kita ada di “tangan-Nya”. Bukan di tangan khodam ajian. Bila kebetulan orang yang memiliki ajian itu miskin, maka itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena malas bekerja, tidak memiliki kemampuan dan kompetensi tertentu dan sebagainya.
Yang perlu diperhatikan bahwa kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib maka dia biasanya menjadi SOMBONG. Perlu diketahui bahwa KESOMBONGAN inilah sebenarnya yang dilarang oleh Sang Hyang Maha Kuasa. RASA MEMILIKI yang berakibat KESOMBONGAN inilah yang tidak diperkenankan dan akan menjadi penghalang LAKU kita dalam menjalani SANGKAN PARANING DUMADI nya manusia. Jadi bukan ilmu supranaturalnya yang dilarang namun karena dampak sifat negatif yang ditimbulkannya yang berpengaruh. Apalagi bila pemilik ilmu supranatural ini malas bekerja dan hanya menunggu uluran tangan orang lain maka dia akan mendapat karma dari Tuhan. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa negatif dan positifnya Ilmu Suptanartural tergantung pada NIAT DAN LAKU AMALAN dan PERBUATAN pemiliknya.

KUNCI SUKSES BELAJAR ILMU GHAIB :
PAHAMI 4 PERKARA

Agar suatu kegiatan itu dapat berjalan dengan baik & lancar dan berhasil dengan sukses maka dibutuhkan suatu rencana atau persiapan yang matang. Begitu pula dalam mempelajari ilmu-ilmu hikmah / ilmu keghoiban (Jawa: Ngelmu). Seseorang yang hendak belajar ngelmu tidak boleh tergesa-gesa, supaya tidak terjadi kesimpang siuran (menyimpang/sesat) dan kacau balau (gila). Upaya pertama yang harus dilakukan oleh calon murid adalah kesiapan batin. Dalam hal ini ada baiknya diawali dengan berkonsultasi dengan orang yang telah ahli dalam ilmu gaib dan juga kepada ahli ilmu agama yang diyakininya.

Dalam mempelajari ngelmu dibutuhkan suatu persiapan supaya tahu terapan ilmu batin tersebut. Dengan jalan, memperhatikan dan memahami maknanya. Duduk dengan tenang, penuh kesadaran, pahami apa yang sedang dilakukan. Tentu saja sedang mempersiapkan diri untuk mempelajari suatu ngelmu. Persiapan yang penting untuk belajar ngelmu adalah tahu betul bahwa dirinya telah siap untuk belajar.

Kemudian berkonsentrasi fikiran barulah menelaah fatwa-fatwa ajaran yang tersirat dari ngelmu tersebut. Kalau tidak dapat berkonsentrasi maka akan kacau balaulah akibatnya dan gagallah yang akan didapat. Setelah dapat berkonsentrasi, barulah memulai dengan petunjuk yang utama terdiri dari empat perkara.

Jadi jika disimpulkan syarat keberhasilan bagi yang akan memperdalam suatu ilmu hikmah atau ngelmu adalah sebagai berikut:

* Sadar,bahwa dirinya akan mempelajari ngelmu mistik (gaib).
* Konsentrasikan Pikiran,jangan tumpangsuh fikirannya.
* Faham artian 4 perkara yaitu:

1. Mantep, artinya mantap dengan penuh keyakinan untuk mempelajari ilmu tersebut.
2. Temen, artinya tekun atau bersungguh-sungguh
3. Gelem nglakoni, artinya mau menjalani, walau apapun yang terjadi tetap menghayati ngelmu tersebut.
4. Ojo gumunan, artinya jangan mudah heran atau terpukau, terpesona, terhadap keajaiban yang ditimbulkan oleh ngelmu.

Karena bila rasa heran itu timbul / muncul, maka proses ngelmu itupun akan berhenti. Dampak dari gumun (heran) itu adalah hancurnya konsentrasi.

Bila terapan ilmu batiniah itu telah dipahami benar maka sudah saatnya untuk memulai. Dengan bermodalkan ketekunan dan sabar maka ngelmu itu akan berhasil dipelajari.

Renungkan dengan kesungguhan hati, untuk merenungi tuntunan ngelmu ini. Pada titik jenuh, maka akan terbukalah keberadaan.

Wejangan : Alm. Ki Hudoyo Doyodipuro
Spiritualis & Ahli Horoskop Jawa

by. Indoghaib.blogspot.com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 236 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: