>Suluk Abdul Jalil: perjalanan ruhani Syaikh Siti Jenar, Jilid 2

>

http://books.google.co.id/books?id=CE_PY6PpxQcC&lpg=PA131&ots=P1Q29X3J6c&dq=suluk%20itu%20berat&pg=PA131&output=embed

Iklan

>Suluk Abdul Jalil: perjalanan ruhani Syaikh Siti Jenar, Jilid 1

>http://books.google.co.id/books?id=OdYsyGiSVHAC&lpg=PP1&dq=Suluk%20Abdul%20Jalil%3A%20perjalanan%20ruhani%20Syaikh%20Siti%20Jenar&pg=PA3&output=embed

>Pohon Kebajikan

>Oleh Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen
(diterjemahkan oleh Dimas Tandayu dan Herry Mardian).
SEORANG MURID bertanya pada Bawa Muhaiyaddeen, “Bisakah Guru menjelaskan kondisi spiritualku, di mana aku sedang berada saat ini?”

Sang Guru menjawab, “Sebuah benih haruslah ditanam di saat yang tepat. Ketika ia mulai tumbuh, akarnya menyelusup jauh ke dalam tanah, memeluk dari semua penjuru. Segera benihnya tumbuh menjadi sebuah pohon. Seiring perjalanan waktu, pohonnya akan semakin membesar, lalu berbunga dan berbuah. Tatkala berbuah, buahnya tampak tidak lagi memiliki ikatan dengan tanah. Walaupun pohonnya terikat ke tanah, namun buahnya justru terhubung kepada manusia dan seluruh makhluk hidup.

Anakku, hidupmu pun demikian. Walaupun kau telah tumbuh begitu tinggi, sama seperti pohon: keterikatan akalmu, pemikiranmu, dan hasratmu masih pada bumi dan keduniaan. Seperti itulah kondisimu saat ini.
Tapi anakku, kau memiliki sebuah penghubung dalam qalb-mu, di dalam hatimu, yang berfikir tentang Tuhan dan mencari-Nya. Akan aku jelaskan cara mengembangkan hubungan tersebut. Ikutilah arahan ini baik-baik.

Sebanyak apa pun keterikatanmu pada dunia, jika kau ingin menemukan Tuhan, jika kau ingin menapaki jalan menuju-Nya; engkau, doa-doamu dan ibadahmu harus seperti pohon. Walaupun sebuah pohon terikat ke tanah, ia memberikan buahnya untuk semua mahluk. Walaupun kau terikat pada dunia seperti pohon, niatmu harus seperti niat sebuah pohon terhadap buahnya: doa-doamu, pengabdianmu, ibadah-ibadahmu, keunggulan-keunggulanmu maupun semua yang kau lakukan harus terhubung dengan Tuhan, dan kau harus melakukan pekerjaanmu dengan diniatkan untuk kemaslahatan semua makhluk, bukan untuk dirimu sendiri. Maka setelah itu, barulah kau akan berjalan dengan baik ketika menapaki jalan menuju-Nya.”

-=-=-=-=-=-=-

:: English Version (A Seed Must Be Planted At The Correct Time By M. R. Bawa Muhaiyaddeen)

>Negeri Seribu Rumah Suluk Naqsyabandiyah

>

PadangKini.com
Aliran tarekat Naqsyabandiyah yang lebih 1.000 pengikutnya terdapat di Sumatera Barat memiliki ‘keunikan’ dengan berpuasa dan Idul Fitri lebih awal 2 hari dari jadwal Pemerintah.
Seperti apa suasana tarekat ini? Kami membawa Anda ke kantong aliran tarekat Naqsyabandiyah di sepanjang tepian Sungai Rokan, Provinsi Riau. Di sini tempat ribuan rumah suluk yang didirikan jemaah Naqsyabandiyah. Abdul Wahab Rokan, tokoh yang membawa aliran Naqsabandiayah ke Asia Tenggara lahir di situ. Tulisan ini hasil liputan Febrianti dari PadangKini.com beberapa bulan lalu. (Redaksi)

BERSAMA angin yang berhembus, irama puja-puji salawat nabi terdengar merdu memenuhi udara  kampung Rantau Bais di tepian Sungai Rokan.Menghidupkan suasana kampung yang terkesan sunyi.
Salawat yang dinamakan tarahum itu  dilantunkan laki-laki dari sebuah rumah suluk dan sudah menjadi tradisi orang-orang Rokan untuk menjaga waktu salat.

Rumah Suluk Rantau Bais siang itu ramai tidak seperti biasanya. Di halaman rumah suluk, ibu-ibu sibuk memasak dalam kancah besar di atas tungku. Ada yang menanak nasi, mengaduk rendang daging kambing, membuat sup kambing dan gulai nangka.  
Usai salat sebuah pesta kenduri akan dilangsungkan. Makan-makan bersama itu untuk mengakhiri kegiatan suluk yang berlangsung selama 10 hari di rumah suluk itu. Suluk yang dilangsungkan kali ini adalah memperingati maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Maret 2008.

Sebelum azan, kaum ibu menyelesaikan tugas masak-memasak dan bergegas mandi ke sungai.
“Nanti ikut kenduri suluk kaki, jangan sampai tidak datang,” kata ibu Asmah, tuan rumah kepada saya. Ia adalah istri Khalifah Ruslan Muhammad Khotib, yang menjadi mursid atau guru di rumah suluk itu.

Suluk sudah menjadi tradisi yang berkembang subur di perkampungan tepian Sungai Rokan. Setiap kampung memiliki lebih dari tiga rumah suluk. Tidak salah bila Rokan dijuluki negeri dengan seribu rumah suluk karena ada lebih seratus kampung yang ada di tepi sungai Rokan.
Yang membawa suluk ke Sungai Rokan adalah Syekh Abdul Wahab Rokan, satu abad yang lalu. Ia lahir pada 28 September 1811 di Kampung Danau Runda, Rantau Binuang Sakti, Rokan Hulu, Riau. Ia penganut aliran Tarekat  Naqsyahbandi yang didapatnya setelah belajar di Mekkah.

Saat di Mekkah, Abdul Wahab Rokan diangkat sebagai khalifah besar. Penabalan itu diiringi dengan bai’at dan pemberian silsilah tarekat Naqsyabandiyah yang berasal dari Nabi Muhammad SAW hingga kemudian diteruskan kepada Abdul Wahab Rokan urutan penerima silsilah yang kedua puluh lima. Ia pun mendapat gelar Al Khalidi Naqsyabandi.

Setelah kembali ke Riau, Abdul Wahab Rokan mendirikan Kampung Mesjid. Ia mengembangkan syiar agama dan tarekat yang dianutnya, hingga Sumatera Utara dan Malaysia. Ia juga mendirikan kampung Babussalam di Langkat, Sumatera Utara di atas tanah yang diserahkan Sultan Musa Al-Muazzamsyah dari Kerajaan Langkat.
Hingga saat ini Babussalam menjadi pusat pengembangan Tarekat Naqsyahbandiah. Namun, walaupun Abdul Wahap Rokan akhirnya menetap dan meninggal dunia di Langkat, Suluk di Rokan tetap hidup di tengah masyarakat.

Persiapan Menghadapi Mati

Bangunan rumah suluk Rantau Bais itu bertingkat dua. Di lantai dua, ada beberapa perempuan tua yang terlihat sibuk mengemasi barang, menggulung dan mengikat erat kasur kapuk dengan selimut dan memasukkan baju-baju mereka ke dalam tas. Kain tirai pembatas tempat tidur  belum dibuka, begitu juga kelambu di dalamnya tempat peserta suluk tidur.

“Ini namanya kubur, jadi di dalamnya kita bisa merenung membayangkan seperti inilah dalam kubur nanti, sendirian, makanya untuk saya ikut suluk adalah mempersiapkan diri menghadapi mati,” kata  Nurlia, 68 tahun, menunjukkan kasur tempat tidurnya yang masih ditutup kelambu putih.

Ia menunjukkan posisi tidur peserta suluk dalam ‘kubur’, tubuh dalam posisi miring dan kaki dilipatkan ke dada, untuk mendapatkan posisi seperta dalam rahim ibu.
“Tempat tidur ini bisa dipakai untuk merenung seusai zikir malam, agar kita merasa benar-benar sendiri dan hanya berserah diri pada Allah, juga membayangkan saat dalam rahim ibu dulu,” katanya.

Ikut suluk punya persyaratan yang cukup berat. Bagi peserta baru, harus ikut tarikat lebih dahulu. Setelah itu sebelum suluk  akan ada sederet  ritual. Awalnya melakukan ‘registrasi’ membawa sebuah limau kapas (jeruk nipis) dan beberapa lembar uang yang sekadarnya yang akan diserahkan ke mursid atau guru suluk. 

Setelah itu peserta mandi di sungai dengan perasan air jeruk untuk mensucikan diri yang disebut mandi tobat. Selama suluk berlangsung tidak boleh pulang ke rumah, termasuk saat sakit. Bila sakit, biasanya keluarga dari  peserta suluk yang datang merawat dan ikut tinggal di sekitar rumah suluk.
Untuk peserta yang ikut pertama kalinya juga tidak boleh menampakkan diri di muka umum, bila hendak keluar mandi ke sungai, kepalanya tubuh dan  wajah harus ditutupi kain. 

Selain itu selama suluk juga tidak boleh memakan hewan bernyawa, mulai dari daging, ikan, ayam, termasuk telurnya. Makanan peserta suluk hanya dari tumbuh-tumbuhan, nasi, sayur, tahu, dan tempe. Makanan yang bernyawa dianggap tidak baik karena membuat pikiran tidak khusuk.

Kegiatan peserta Suluk mulai dari salat subuh, salat sunat, salat tobat berzikir, salat lagi, malam berzikir bersama, mursid atau guru, tahajud bersama dan tidur. Lalu apa lagi yang dikerjakan peserta suluk?

“Itu rahasia, tidak boleh diceritakan semua, cukup kulitnya saja, kalau ingin tahu harus ikut tarekat dan suluk,” kata Asmah.

Walaupun tidak dibatasi umur, kebanyakan yang ikut suluk orang-orang yang telah berusia 40 tahun ke atas. Setiap ada kegiatan suluk, diikuti puluhan hingga ratusan orang.

‘Tapi jangan bilang kami nenek-nenek, kami ini gadis semua,” kata Nenek Toyah, 72 tahun terkekeh dan disambut tawa teman-temannya.

“Kami memang di sini sudah janda semua, ditinggal suami, jadi ya sudah seperti anak-anak gadis,” sahut Nurlia.

Karena hari terakhir bersama-sama, peserta suluk yang biasa berkawan akrab sejak semasa kecil hingga gadis dan masa tua, tampak berat hati mengakhiri kebersamaan.
“Mudah-mudahan kita bertemu lagi di suluk yang akan datang, kalau umur saya masih panjang,” kata Toyah pada teman-temannya yang sedang mengemasi barang.
Untuk orang-orang tua itu, suluk sudah seperti kebutuhan, dalam setahun ada empat kali suluk diadakan, dan mereka selalu ikut kembali.

Bagi Khalifah Ruslan Muhammad Khotib, guru suluk di Rantau Bais, suluk adalah wisata kalbu untuk ketenangan jiwa agar tidak selalu memikirkan duniawi. “Orang yang mengikuti suluk ini penuh kedamaian,” katanya.

Source :

>Sinyal Sex Wanita

>Ada puluhan cara bagi perempuan untuk mengatakan mereka tertarik dengan lelaki dan berharap untuk dapat bercinta. Tapi tahukah kamu (lelaki) apa saja sinyal itu? Kadang lelaki suka memaksakan kehendak untuk mengajak perempuan tidur, tapi mereka tidak efektif sama sekali karena tidak membaca sinyal yang diberikan. Padahal, hal itu amatlah mudah untuk dibaca tetapi bisa juga menjadi amat rumit. Nah sekarang kamu harus belajar untuk lebih mengenal dia (perempuan).

Sinyal seks ini harus dapat dibedakan tergantung pada situasi dan kondisi yang berlangsung, sebagai individual, dia dapat saja memberikan sebuah sinyal, tapi mungkin itu hanya karena dia tertarik dan belum mengindikasikan dia mau kamu ajak tidur. Misalnya yang umum terjadi pada dia di sebuah club malam, cafe atau diskotik terlihat bahwa mereka memberikan sinyal lebih awal, tapi ternyata semakin malam dengan atmosfer suasana yang semakin berbeda sinyal mereka menjadi tidak jelas.

Hal ini amat berbeda dengan membaca bahasa tubuh kaum perempuan, dan aku tidak pernah percaya dengan tulisan orang lain mengenai “Bahasa Tubuh Wanita”, karena tidak ada cara yang pasti benar. Perempuan kadang melakukan proyeksi tubuh secara sadar, atau bahkan mereka tidak sadar dengan apa yang tubuh mereka “katakan”. Perempuan kadang memberikan tanda ketertarikannya dan sebenarnya memang ia amat tertarik, tubuhnya kemudian memproyeksikan hal itu secara tidak sadar, tapi sebenarnya itu hanya keinginan saja sementara secara sadar ia menolaknya karena ia sudah menikah. Jadi sulit kan membacanya??

Ini sebenarnya rahasia besar, jarang sekali perempuan yang mau terbuka untuk hal ini. Untuk membaca sinyal seks dengan benar diperlukan kesabaran dan kejujuran. Banyak lelaki yang terlalu “overreact” pada sinyal kecil, yang sebenarnya itu karena keinginan/nafsu lelaki saja padahal sinyalnya tidak ada disitu. Saranku, baca itu dengan santai dan lembut. Jika sinyal mereka lemah kamu harus menyeimbangkannya sampai sinyal itu menguat.

Dasar-Dasar Yang Amat Vital
Sebelum kamu lebih jauh meng-eksplorasi progress dari sinyal-sinyal itu, kamu harus tahu dasarnya. Untuk lelaki kadang sinyal dari dia (perempuan) yang paling sederhana sudah amat menantang (dasar lelaki…). Tapi mereka takut ditolak (dasar lelaki lagi… ). Nah sekarang berterimakasihlah sama aku. Ini dasar-dasarnya yang harus kamu hafalkan dan pelajari.

Memainkan benda-benda di sekitarnya atau mengelus-elusnya
perhatikan kecepatannya, kalau dia memainkan itu dengan lembut berarti dia ingin berkata “usap aku..” Sebaliknya kalau cepat dan tergesa-gesa tandanya dia bosan dan ingin kamu segera menjauh.. (nanti dilempar lho… )

Mengusap diri sendiri
Sinyal ini bisa menipu tapi bisa juga amat pasti, kadang ini berarti “Aku ingin kamu usap… ” Bisa juga dengan mengusap beberapa bagian tubuhnya dia ingin mengajak kamu melihat bagian tubuhnya yang amat dia banggakan dan menjadi aset berharga bagi sex appeal-nya

Memainkan rambutnya
Indikasi bahwa dia memiliki rambut yang sehat dan secara esensial dia ingin berkata “lihat aku. Aku sehat dan percaya diri..” jadi pujilah, kemudian kalau dia menyibak rambutnya ke samping atau mengangkat kedua tangannya untuk merapikan rambutnya ke belakang bisa jadi dia mau bilang “usap dan ciumlah leherku.. ” Perhatikan baik-baik.

Mengusap leher
salah satu bagian tubuh paling sensitif bagi perempuan adalah leher. Dan semua lelaki (yang normal..) biasanya amat suka mengusap leher perempuan dengan hidungnya sambil mengendus aromanya. Jadi ini artinya “rasakan kehalusan leherku… “

Menunjuk dengan dengkul
Ini adalah sinyal tentang ketertarikan dan fokus. Dengan menyilangkan kaki dan menunjuk ujung dengkul ke hadapan seorang lelaki, berarti dia tertarik dengannya dan seakan dia ingin membuat ruang sendiri dengan lelaki tersebut. Yang ingin dikatakannya “Kamu adalah orang yang menarik.. dan aku fokus dengan kamu.. “, Tapi kalau dengkul dan ujung kaki menunjuk ke kamu berarti dia melindungi dirinya dan tidak ingin kamu ganggu.

Vagina Gesture
Jika kamu melihat perempuan yang meyilangkan tangannya di sekitar vagina pada saat dia memakai celana jeans atau kostum lain, ini adalah secara sadar dia membuat bingkai diantara vaginanya dan berarti dia ingin membuat kamu “terangsang”. Yang juga berarti dia ingin berkata, “Ini adalah bagian tubuhku yang aku ingin kamu perhatikan dan terbuka untuk orang yang tepat!” Jadi ini adalah sinyal percaya diri yang kuat dan ingin menguasai serta amat agresif di ranjang. Buktikan!

Dasar-dasar di atas menunjukan ketertarikan dan masih ingin saling mengenal lebih dekat. Untuk yang sudah berumah tangga atau berpasangan mungkin dasar-dasar tersebut tidak terlihat jelas, tetapi kadang kala diperlihatkan oleh perempuan secara tidak sadar. Jadi bagi kamu yang ingin berkencan dasar-dasar di atas perlu kamu pelajari.

>Jual Sisir Pada Biksu

>Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, dan kebetulan anda kebagian tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul). Bisakah anda melakukannya ? Apa jawaban anda ?

  1. Tidak mungkin, itu mustahil
  2. Ini Gila !!!
  3. Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya
  4. Baiklah, saya akan coba
  5. Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.

Kemudian, coba simak juga cerita di bawah ini…

Ada sebuah perusahaan pembuat sisir yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan… jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.
Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)

Pimpinan pewawancara memberi tugas :
“Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu.”

Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :
“Berapa banyak yang sudah anda jual?”
Mr. A menjawab, “Hanya SATU.”
Si pewawancara bertanya lagi, “Bagaimana caranya anda menjual?”
Mr. A menjawab, “Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda… dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean.”

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B.
“Berapa banyak yang sudah anda jual?”
Mr. B menjawab, “SEPULUH buah.”
“Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha.”

Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C.
“Bagaimana dengan anda?”
Mr. B menjawab, “SERIBU buah!”
Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.
Si pewawancara bertanya, “Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?”
Mr. C menjawab, “Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, ‘Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.’ Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!”


MORAL DARI CERITA
Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :

  • 85% kesuksesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.
  • SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.

Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.

Dalai Lama biasa berkata, “Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah.”

“Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegah teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh – dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan… adalah hal yang akan mengubah hidup kita.”

Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !

>Daerah Sensitif Wanita

>Wanita memang dikenal memiliki banyak organ sensiitif yang bila disentuh akan memberikan sensasi. Pendek kata dari ujung rambut hingga ujung jari itulah organ sensitif wanita tapi banyak pria yang tidak mengetahui itu. Sebagian besar pria cepat menginginkan pasangannya berbaring di tempat tidur dengan kaki terbuka lebar dan meninggalkan bagian tubuh lain. Pria cenderung tidak sabar dan terburu-buru untuk sampai ke bagian inti wanita padahal wanita dikenal memiliki banyak organ sensitif yang bila disentuh akan memberikan sensasi yang tidak kalah.Inilah saatnya memfokuskan pada bagian tubuh pasangan yang selama ini mungkin terabaikan.

Ketika anda segera memulainya, anda akan menemukan sensasi seksual lebih banyak dari biasanya. Hal ini bukan berarti wanita tidak menyukai sentuhan pada bagian tubuh seksual inti, tetapi sesekali perlu mencoba sesuatu yang berbeda. Berikut 11 bagian tubuh wanita yang inginkan sentuhan:

1. Kepala
Gunakanlah ujung jari dan tengah-tengah jari untuk mengelus pelipis pasangan anda. Kemudian, gunakan tangan untuk memainkan rambutnya sebelum anda menggunakan ujung jari untuk memijit kepala. Lakukan perlahan-lahan. Rebahkan kepala pasangan anda di pangkuan sementara melakukan pijatan untuk melihat dia santai dan reaksi yang apresiatif.

2. Leher
Tidak masalah anda menggunakan tangan atau mulut. Sebagian besar wanita menyenangi ketika anda memindahkan rambut dari satu sisi ke sisi lain dari leher mereka untuk mengelus, mencium dan mengecup. Cium dan kecup daerah sekitar leher dijamin pasangan terdiam menikmati sensai luar biasa.

3. Punggung
Ketika anda memulai, cobalah yang terbaik untuk tidak hanya mengecup kulitnya saja tetapi perlahan-lahan kecup seluruh rambutnya sampai ke punggung sementara tangan merangkul pinggang.

4. Paha
Ketika pasangan anda tidak berbusana atau mengenakan busana seksi, lebarkan kakinya dan habiskan beberapa saat untuk menikmati paha dalam dan luar dengan tangan dan bibir. Jangan coba menggigitnya. Dan tetap jauhkan dari organ vitalnya. Kecup daerah antara labia luar dan kemudian selesaikan sampai paha bagian atas dengan lidah.

5.Belakang lutut
Jika pasangan anda terlentang , angkat kakinya, istirahatkan di badan anda dan mulailah anda menelusuri bagian belakang lulutnya. Cium dan kecup perlahan-lahan area tersebut dan sekitarnya. Jika sebaliknya, anda akan jauh lebih mudah. Jangan menggigit karena daerah ini sensitif.

6. Tangan
Pegang tangannya dengan telapak saling berhadapan dan gunakan kedua jari untuk meraba telapak tangan dengan lembut. Usahakan untuk meraba seluruh tangannya. Letakan jari tengah di mulut anda dan kemut perlahan-lahan dan minta dia untuk lakukan hal yang sama.

7. Pergelangan tangan
Pegang tangan dengan telapak tangan berhadapan, dan gunakan ujung jari untuk menyusuri pergelangan tangan. Setelah beberapa menit mengelus, gunakan bibir , gigi dan lidah untuk mengecup dan gigit perlahan-lahan bagian dalam pergelangannya.

8. Telinga
Sampailah anda ke telinga dan bisikan sesuatu seperti, “malam ini adalah malam milikmu”” dan biarkan telinga ada dihadapan mulut anda. Kecup bagian atas telinga, gigit pelahan-lahan.

9. Perut
Peluk pinggang pasangan anda dengan kedua tangan dan hirup aromanya ketika hidung dekat dengan perut pasangan anda. Kemudian cium perut dari ujung satu ke ujung yang lain, dan secara tiba-tiba biarkan lidah anda menjilatinya.

10. Pergelangan kaki
Tak peduli anda tengah bercinta atau memulai foreplay, tempatkan pergelangan kakinya di bahu anda dan menyentuhnya adalah cara untuk membuat dia “hidup.” Elus salah satu dengan tangan dan cium dari satu sisi ke sisi lain.KakiApakah anda masih sedang bercinta atau hanya ingin membantu dia santai setelah hari-hari yang melelahkan? Meraba kaki pasangan akan memberikan nilai tersendiri. Berikan minyak pijatan atau cream di tangan anda, oleskan bersama-sama untuk menghangatkan dan mulailah meraba tapak kaki. Perlahan-lahan naik ke ibu jari kemudian ke tumit.