>NIAT dan AFFIRMASI REIKI NAQS

>

HUKUM GERAK ENERGI

  1. Dimana ada kesadaran disitu energi mengalir, dimana kesadaran dipusatkan disitu energi mengumpul.
  2. Memanfaatkan energi kesadaran, kuncinya niat awal, pemusatan : “pikiran, kehendak dan rasa dari perasaan” yang bulat menyatu untuk meraih tujuan cipta…dan buktikan nyatakan sampai berhasil dalam praktek.
  3. Allah akan mengesahkan sangkaan hambanya sesuai dengan keyakinannya (Inna Robbi Latifu Limayasau Innahu Wal ‘Alimul Hakim = Yekti Ingsun <Allah> bakal nyembadani apa kang deniro <manungsa> kersakakeke = Allah akan mengabulkan do’a hamba Nya). Pahami makna diatas dan kaitkan dengan gerak energi daya cipta, perkuat daya khayali/imaginasi/visualisasi cahaya yang Ilahi, daya kawingitan.
  4. Capailah keheningan alami. Menyatu dengan alam lingkungan. Keseimbangan sempurna ada pada alam semesta, maka siapa manusia mampu menyesuaikan dan menselaraskan dirinya dengan alam semesta dan Energi Tinggi (Allah) dalam kebutuhan hidupnya, Spirit atau Ruhnya, Batin atau Jiwanya, maka akan selaraslah dirinya dalam keseimbangan yang sempurna. Hasilnya selamat dan sehat sentausa. 

“Sadarilah adanya Energi Yang Maha Tinggi, Yang Maha Kuat, Energi Kehidupan Universal Yang Agung, Energi Allah yang juga ada pada manusia”.

Maka begitu siapapun menyadari SIH ALLAH itu ada pada dirinya, lalu dengan sengaja mengontagnya, mebuka jalur hubungan kesana,..maka seketika Energi Yang Ilahiah Akan Bergelora Berlipat Ganda Setiap Harinya dan siap digunakan sebesar-besar kemanfaatannya. Maka bangkitkan, lipat gandakan, buktikan dan amalkan untuk melaksanakan tugas dan kewajiban lahir batin dengan dengan penuh semangat juang untuk berhasil dan sukses. Serasikan dengan kehendak jaman, menyatulah dengan arus energi yg dahsyat, energi kebulatan tekad yang membaja, ikuti kemana jalannya Sang Takdir, manfaatkan energinya maka akan selamatlah yang didapat dan kejayaan akan diraih dengan gilang-gemilang. (by. WKS)

Sebagaimana kita ketahui bahwa reiki bekerja mengikuti instruksi atau perintah yang diberikan praktisi reiki yang akan menyalurkan energi reiki. Perintah atau instruksi dalam penyaluran reiki disebut affirmasi yang dirancang dan diucapkan oleh praktisi hanya dengan niat dalam hati atau diucapkan pelan. Affirmasi tersebut tiada lain adalah perintah dari kalbu praktisi reiki itu sendiri.

Redaksi atau isi kalimat affirmasi tertuang dalam kalimat affirmasi berupa perintah untuk menggerakkan energi N-AQS agar sampai kepada sasaran tepat waktu, tidak melenceng dan tepat sasaran. Untuk mencapai tarap ini maka praktisi reiki harus mengerahkan semua kemampuan yang mencakup cipta ( pikiran ), rasa ( emosi ) dan karsa ( kehendak atau keinginan ) praktisi reiki itu sendiri. Manakala praktisi reiki sudah punya niat tulus dalam menyalurkan energi reiki N-AQS, maka selanjutnya adalah pasrah dan bersikap santai, tidak konsentrasi saat menyalurkan reiki dan mengkondisikan dirinya dalam meditatip.

Di samping niat sebagai modal dasar dalam penyaluran energi reiki yang lalu diikuti mengucapkan kalimat affirmasi baik secara lisan atau dalam hati, maka getaran energi dari kalimat affirmasi tadi yang telah dimantapkan pula lewat niat akan ditangkap alam bawah sadar praktisi reiki untuk selanjutnya dikirimkan kepada sasaran yang dituju, apakah pasien itu ada di hadapannya atau berada di tempat jauh jaraknya dari tempat praktisi reiki berada.

Bukan itu saja reiki yang telah sahabat kuasai sekalipun diperoleh jarak jauh, sangat patuh bahkan sangat tahu seberapa kebutuhan energi akan diterima seseorang atau pada diri sendiri. Begitu patuhnya energi reiki itu bekerja mengikuti Qalbu ( mind ) praktisi yang mengarahkannya. Misalnya Anda….sahabat sehat dengan  reiki mengucapkan affirmasi yang kira-kira berbunyi :

” Bismillahirrohmanirrohim ya hayyu ya qayum
Cahaya ilahi Nurun ‘ala nurin bekerjalah! Normalkan tekanan darah pasien ini sesuai dengan umur biologisnya sekarang juga.”


Dengan menyebutkan hasil akhir yang ingin dicapai oleh kinerja energi reiki terhadap pasien yang dialiri reiki, yaitu dalam hal ini tekanan darahnya menjadi normal karena pasien ini mengidap tekanan darah tinggi atau kebalikannya tekanan darahnya selalu rendah, maka hasil akhir dari ucapan affirmasi ini bisa dicek lewat pengukuran tekanan darah pada pasien setelah selesai sesi penyaluran reiki. Dengan kecerdasan yang tinggi reiki akan bekerja untuk menormalkan tekanan darah pasien tanpa perlu diberi instruksi ini itu saat akan memulai penyaluran energi reiki.

Energi N-AQS akan bekerja menurut caranya sendiri tanpa kita pernah tahu prosesnya selepas affirmasi yang mengiringi penyaluran energi itu akan dimulai. Sebagai ilustrasi di atas tadi terhadap tekanan darah seseorang yang hendak dialiri reiki, maka energi reiki atau energi non reiki akan melakukan penormalan tekanan darah yang tinggi atau yang rendah menuju tekanan normal sesuai dengan kondisi umur biologis pasien.

Karena hasil akhir sangat ditentukan dengan kekuatan affirmasi yang kita latih dan rancang, maka boleh dikatakan affirmasi dalam praktek reiki sangat penting peranannya. Affirmasi begitu penting bagi bekerjanya reiki dalam sesi penyembuhan penyakit seseorang. Karena itu dalam merancang kalimat affirmasi sebaiknya dan memang seharusnya akan lebih baik affirmasikan saja hasilnya dan bukan cara bekerjanya. Reiki akan bekerja dengan caranya sendiri sebab reiki juga termasuk energi yang patuh. Reiki patuh terhadap niat kalbu praktisi yang mengucapkan affirmasi. Begitu affirmasi diucapkan dalam hati atau diucapkan pelan maka reiki akan bekerja mengalir tanpa membantah lagi dan akan berhenti pula di saat praktisi menyudahi penyaluran energi Reiki N-AQS.

Beberapa Contoh Affirmasi :

Bismillahirrohmanirrohim ya hayyu ya qayum
Aku Niat ikhlas menyalurkan Cahaya ilahi Nurun ‘ala nurin kepada….. Mengalirlah, bersihkan segala energi negatif dari tubuh….. Perbaharui, Pulihkan, dan Kuatkan tubuh….. dzahir bathin.
Terjadilah dg sempurna, bi idznillah.
Alhamdulillahirobbil alamin.

Ya Allah aku yakin penyakit ini sembuh sekarang….
alirkan energi ILAHI kedalam tubuh ini secara merata
untuk……(sesuai dengan kebutuhan)….ya ALLAH ijinkanlah ini terjadi.
Dengan rasa syukur dan keyakinan penuh terjadilah……

Self Healing (penyembuhan diri sendiri)
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan energi Ilahi ke …. dengan energi Ilahi yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

Penyembuhan untuk pasien
Affirmasi : “Saya niat menyalurkan energi Ilahi untuk …. (nama pasien) dengan energi Ilahi yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: