>TRIQUETRA REIKI

>Triquetra adalah simbol kuno terdiri dari tiga bagian, tiga sudut yang saling terkait, sering digunakan untuk mewakili orang atau tiga konsep yang berkelompok. Pula dikenal sebagai simpul trinitas dan segitiga Celtic, telah ditemukan dalam seni Celtic, paganisme dan juga telah digunakan dalam kekristenan.

Simbol Triquetra telah ditemukan pada batu, di Eropa utara, abad 1000 AD. triquetra ini juga ditemukan dalam Kitab Kells, sebuah manuskrip bergambar yang itu mungkin dibuat di Pulau Iona (Skotlandia) sekitar 800 AD.

Triquetra ini telah ditemukan pada batu di Eropa Utara dan awal penggunaan koin di Jerman. Mungkin memiliki arti paganisme dan memiliki kemiripan dengan Valknut, sebuah simbol yang terkait dengan dewa Odin.

Pada Paganisme Triquetra merupakan sifat trinitas Dewi sebagai Perawan, Ibu dan Nenek Tua. Hal ini juga melambangkan Hidup, Kematian, dan Kelahiran kembali dan juga merupakan simbol dari tiga kekuatan alam: Bumi, Udara, dan Air. Ketiga lingkaran dalam mewakili elemen perempuan dan kesuburan.

Bagi orang Kristen, yang Triquetra mewakili Trinitas: Bapa, Putera, dan Roh Kudus – tiga personifikasi sebagai satu Allah. Tiga busur sama mewakili Kesetaraan, garis lurus yang berkesinambungan mengekspresikan Keabadian, dan jalinannya merupakan ikatan dan persatuan.

Triquetra dalam film seri “Charmed.” digunakan sebagai simbol oleh Halliwell sister, merupakan simbol Tiga Kekuatan bekerjasama menjadi Satu. Dalam bukunya ‘Book of Shadow” simbol yang melambangkan sebuah konsep tentang tiga bagian menjadi satu. Pada film Constantine digunakan sebagai jimat keberuntungan. Simbol ini juga muncul pada film National Treasure sebagai lambang sebuah gereja

ATTUNEMENT TRIQUETRA REIKI™

Attunement adalah suatu proses pembukaan dan pengaktifan pintu-pintu gerbang masuknya energi yakni cakra-cakra dan pembersihan saluran energi atau Nadi pada tubuh manusia yang menghendaki untuk mendapatkan attunement. Attunement Reiki merupakan suatu proses untuk membuka pintu Brahman seseorang yang terletak pada kepala bagian atas manusia. Pintu Brahman adalah pintu yang paling terakhir dibuka oleh Energi Kundalini tetapi merupakan pintu pertama yang dibuka oleh energi dari langit yakni Reiki.

Pada attunement Triquetra Reiki™ sekaligus juga akan dibangkitkan shaktipat kundalini, sehingga energi reiki akan lebih sempurna memasuki tubuh apabila penampang/lubang Brahman telah menjadi sempurna, dengan energi kundalini (inti dinaikan) seluruh cakra dan jalur nadi akan semakin sempurna, sehingga energi reiki dan energi kundalini keduanya akan berjalan dengan sebaik-baiknya, saling mendukung, dan saling menyempunakan

9 (SEMBILAN) SIMBOL MASTER TRIQUETRA REIKI™

Setelah anda menjadi seorang Master Triquetra Reiki™, kapanpun dan dimanapun anda berhak dan memiliki kuasa sepenuhnya atas aksestasi dan penggunaan kesembilan simbol Master Triquetra Reiki™ bagi kebaikan

TRIQUETRA REIKI

Triquetra adalah simbol kuno terdiri dari tiga bagian, tiga sudut yang saling terkait, sering digunakan untuk mewakili orang atau tiga konsep yang berkelompok. Pula dikenal sebagai simpul trinitas dan segitiga Celtic, telah ditemukan dalam seni Celtic, paganisme dan juga telah digunakan dalam kekristenan.

Simbol Triquetra telah ditemukan pada batu, di Eropa utara, abad 1000 AD. triquetra ini juga ditemukan dalam Kitab Kells, sebuah manuskrip bergambar yang itu mungkin dibuat di Pulau Iona (Skotlandia) sekitar 800 AD.

Triquetra ini telah ditemukan pada batu di Eropa Utara dan awal penggunaan koin di Jerman. Mungkin memiliki arti paganisme dan memiliki kemiripan dengan Valknut, sebuah simbol yang terkait dengan dewa Odin.

Pada Paganisme Triquetra merupakan sifat trinitas Dewi sebagai Perawan, Ibu dan Nenek Tua. Hal ini juga melambangkan Hidup, Kematian, dan Kelahiran kembali dan juga merupakan simbol dari tiga kekuatan alam: Bumi, Udara, dan Air. Ketiga lingkaran dalam mewakili elemen perempuan dan kesuburan.

Bagi orang Kristen, yang Triquetra mewakili Trinitas: Bapa, Putera, dan Roh Kudus – tiga personifikasi sebagai satu Allah. Tiga busur sama mewakili Kesetaraan, garis lurus yang berkesinambungan mengekspresikan Keabadian, dan jalinannya merupakan ikatan dan persatuan.

Triquetra dalam film seri “Charmed.” digunakan sebagai simbol oleh Halliwell sister, merupakan simbol Tiga Kekuatan bekerjasama menjadi Satu. Dalam bukunya ‘Book of Shadow” simbol yang melambangkan sebuah konsep tentang tiga bagian menjadi satu. Pada film Constantine digunakan sebagai jimat keberuntungan. Simbol ini juga muncul pada film National Treasure sebagai lambang sebuah gereja

ATTUNEMENT TRIQUETRA REIKI™

Attunement adalah suatu proses pembukaan dan pengaktifan pintu-pintu gerbang masuknya energi yakni cakra-cakra dan pembersihan saluran energi atau Nadi pada tubuh manusia yang menghendaki untuk mendapatkan attunement. Attunement Reiki merupakan suatu proses untuk membuka pintu Brahman seseorang yang terletak pada kepala bagian atas manusia. Pintu Brahman adalah pintu yang paling terakhir dibuka oleh Energi Kundalini tetapi merupakan pintu pertama yang dibuka oleh energi dari langit yakni Reiki.

Pada attunement Triquetra Reiki™ sekaligus juga akan dibangkitkan shaktipat kundalini, sehingga energi reiki akan lebih sempurna memasuki tubuh apabila penampang/lubang Brahman telah menjadi sempurna, dengan energi kundalini (inti dinaikan) seluruh cakra dan jalur nadi akan semakin sempurna, sehingga energi reiki dan energi kundalini keduanya akan berjalan dengan sebaik-baiknya, saling mendukung, dan saling menyempunakan

9 (SEMBILAN) SIMBOL MASTER TRIQUETRA REIKI™

Setelah anda menjadi seorang Master Triquetra Reiki™, kapanpun dan dimanapun anda berhak dan memiliki kuasa sepenuhnya atas aksestasi dan penggunaan kesembilan simbol Master Triquetra Reiki™ bagi kebaikan

>KALPATARU KI

>

The Universal Kejawen Life Force & Consciousness Power

Kalpataru berasal dari bahasa Sanskerta. Istilah ini merupakan gabungan antara kata “kalpa” dan “taru”. Kalpa berarti “keinginan” atau “pengharapan” dan “taru” berarti “pohon”. Jadi, kalpataru dapat diartikan sebagai “pohon pengharapan”. Komponen kalpataru yang lengkap terdiri dari enam unsur, yaitu: pohon, hewan pengapit, vas/jambangan bunga, untaian manik-manik atau mutiara, chattra/payung dan burung.

Kalpataru, atau yang disebut juga Kalpawrksa, merupakan sebutan pohon yang dikenal dalam mitos di India. Pohon ini juga disebut Kalpadruma atau devataru dan termasuk satu dari lima jenis pohon suci yang ada di kahyangan Dewa Indra. Kelima pohon suci itu disebut pancawrksa, yang terdiri atas pohon Mandara, Parijata, Samntana, Kalpawrksa, dan Haricandana.

Lambang Kehidupan

Komponen kalpataru yang berupa hewan pengapit, vas bunga, kalung mutiara, chattra dan burung di atas pohon, semuanya melambangkan berbagai aspek kehidupan. Hewan pengapit dan burung di atas pohon adalah lambang ketenteraman. Vas bunga lambang kekayaan, kemakmuran dan kesuburan. Sementara itu, pohonnya yang penuh bunga mekar dianggap dapat memberikan buah-buahan, makanan, pakaian, perhiasan dan kekayaan serta kebahagiaan. Sedangkan, chattra melambangkan kesucian.

Baik agama Hindu ataupun Budha yang dianut di Indonesia keduanya mengenal ‘pohon hayat’. Dalam agama Buddha, pohon hayat ini dikenal dengan nama ‘pohon Bodhi‘ yang dikaitkan dengan Pencerahan yang diterima Pangeran Sidharta. Setelah agama Buddha masuk Indonesia, nama pohon itu dikaitkan dengan pohon Waringin yang keduanya termasuk jenis Ficus religius.

Adapun dalam agama Hindu, pohon ini dikenal dengan nama kalpataru, kalpawrksa, dan memiliki arti yang sama dengan pohon Waringin. Menurut sumber-sumber naskah Jawa Kuno mengenai pohon kalpawrksa terdiri dalam dua bentuk. Pertama, pohon kalpawrksa yang merupakan pohon surga dan berhubungan dengan cerita mitos. Kedua, pohon kalpawrksa sebagai pohon dunia yang wujudnya dapat diamati dengan panca indra dan berupa pohon emas. tidak terdapat penjelasan apakah pada kedua pohon itu terdapat perbedaan maupun persamaan dalam ciri-cirinya.

Kepercayaan orang Jawa terhadap ‘pohon hayat’ telah mengalami perkembangan lebih lanjut. Orang Jawa menggambarkan pohon hayat ini dalam bentuk hiasan ‘Gunungan‘ yang merupakan bentuk lain dari kalpataru. Hiasan semacam ini dapat dilihat di kompleks masjid dan makam Sunan Sendang dan juga pada pertunjukkan wayang.

Kalpataru Ki

Kalpataru-Ki ditemukan dalam tahapan proses meditasi yang panjang dan mendalam, pada tingkat kesadaran alam semesta. Kalpataru-Ki merupakan bagian sistem atau sistem itu sendiri daripada kehidupan yang ada di alam semesta ini, dan semuanya berkaitan dengan sistem kesadaran manusia terhadap sang Pencipta, Tuhan YME. Semua bentukan energi, sistem energi adalah merupakan sebagian terkecil dari keberadan Energi Ilahi atau sistem Ilahi itu sendiri, tetapi dari setiap percikan yang dikumpulkan adalah merupakan satu kesatuan yang tidak harus diceraiberaikan, karena pada awalnya mereka adalah satu.

Kalpataru-Ki tercipta dengan mengakses 99 tingkatan Energi Spiritual Kosmos, yang diambil dari kumpulan besar energi spiritual kosmos yang berada di alam semesta, dengan Kalpataru-Ki menjadikan praktisi lebih tenang, sabar, lebih bijaksana dalam menghadapi kesemrawutan kehidupan sehingga dengan demikian dengan ketenangannya diharapkan dapat mencapai kedamaian hati.

Kalpataru-Ki bersifat : Halus – Dingin Sejuk – Lembut, tetapi memiliki vibrasi yang sangat tinggi dan sangat kuat pada waktu dialirkan untuk penyembuhan, bagi praktisi yang telah memiliki Clair-Audience (vibrasi ini dapat di dengarkan seperti lengkingan tinggi-tajam didalam otak/pikiran).

Meditasi Kalpataru Ki membawa kita pada 3 lapisan kesadaran:

1. Kesadaran Fisik
2. Kesadaran Jiwa
3. Kesadaran Roh (Kosmos)

Sistem Kalpataru Ki

Sistem dalam Kalpataru-Ki dibagi dalam 4 level dan tidak memakai simbol akan tetapi sesungguhnya semua simbol dari tradisi reiki manapun dapat digunakan dalam Kalpataru-Ki.

Basic Level;
Disini siswa akan dibersihkan semua kotoran atau negatifitas yang terdapat dalam chakra dan nadi, seluruh chakra utama (mulai dari Mooladhara sampai Sahasrara) Jalur Nadi Ida, Pinggala, dan Sushumna, chakra yang terdapat di telapak tangan, chakra minor ujung-ujung jari, chakra minor jantung dan 12 point Chakra Jantung, chakra minor telapak kaki dan 12 point tambahan chakra minor telapak kaki dibuka dan diaktifkan. Praktisi kemudian diselaraskan dengan energi Kalpataru-Ki. Mempersiapkan jalur eterik untuk pembangkitan Kundalini Kalpataru pada level selanjutnya. Pada tahap ini, praktisi sudah bisa memberikan penyembuhan baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Intermediate Level ;
Chakra Jantung (Anahata) diperbesar dan juga seluruh chakra lainnya, dan penyelarasan terhadap energi Kalpataru-Ki diperbesar 144 kali. Membangkitkan api Kundalini Kalpataru dengan posisi minimal di Chakra Solar-Plexus, energi kundalini menembus Chakra Sahasrara. Penyelarasan dengan Energi Kalpataru Kosmos Ilahi / Multidimensional Spiritual Kalpataru Cosmic Energi, Sekaligus Pengaktifan Energi Geometris sekitar tubuh, Pada level 2 ini, siswa memperoleh hak atas seluruh Simbol Dasar Reiki tradisi manapun.

Advance level;
seluruh 72,000 nadi dibuka dan diaktifkan, demikian juga seluruh 358 chakra minor. Pada level ini, energi Kalpataru-Ki praktisi meningkat 1,440 kali lebih besar dibandingkan level sebelumnya, pembesaran saluran energi semakin sempurna. Penyelarasan secara penuh Energi Kalpataru Kosmos Ilahi / Multidimensional Spiritual Kalpataru Cosmic Energi Healing, Sekaligus Pengaktifan Energi Geometris sekitar tubuh Penyelarasan IQ, EQ dan SQ. Pengaktifan 12 Strands DNA dan titik-titik pembukaan Hati Nurani. Praktisi mendapat hak seluruh Simbol Lanjutan (advance) Reiki tradisi manapun. Api kundalini Kalpataru praktisi sampai di Chakra Anahata.

Master Level;
Energi praktisi ditingkatkan sebanyak 14,400 kali lebih besar sehingga pengunaan energi untuk penyembuhan menjadi lebih efektif, Chakra Ajna atau mata ke-tiga, pineal dan pituitary dibuka dan diaktifkan. Api kundalini praktisi telah mencapai Chakra Sahasrara. Memperkuat tali spiritual – Antahkarana, memperbesar titik-titik pusat Hati Nurani Pada level Master ini, praktisi sudah dapat memberikan attunement kepada orang lain dan juga memperoleh seluruh hak Simbol Master Reiki tradisi manapun dan dapat memasuki dan mengakses Momentum Energi/Moment Energi dari berbagai lapisan energi-energi Kosmos.

KALPATARU KI

The Universal Kejawen Life Force & Consciousness Power

Kalpataru berasal dari bahasa Sanskerta. Istilah ini merupakan gabungan antara kata “kalpa” dan “taru”. Kalpa berarti “keinginan” atau “pengharapan” dan “taru” berarti “pohon”. Jadi, kalpataru dapat diartikan sebagai “pohon pengharapan”. Komponen kalpataru yang lengkap terdiri dari enam unsur, yaitu: pohon, hewan pengapit, vas/jambangan bunga, untaian manik-manik atau mutiara, chattra/payung dan burung.

Kalpataru, atau yang disebut juga Kalpawrksa, merupakan sebutan pohon yang dikenal dalam mitos di India. Pohon ini juga disebut Kalpadruma atau devataru dan termasuk satu dari lima jenis pohon suci yang ada di kahyangan Dewa Indra. Kelima pohon suci itu disebut pancawrksa, yang terdiri atas pohon Mandara, Parijata, Samntana, Kalpawrksa, dan Haricandana.

Lambang Kehidupan

Komponen kalpataru yang berupa hewan pengapit, vas bunga, kalung mutiara, chattra dan burung di atas pohon, semuanya melambangkan berbagai aspek kehidupan. Hewan pengapit dan burung di atas pohon adalah lambang ketenteraman. Vas bunga lambang kekayaan, kemakmuran dan kesuburan. Sementara itu, pohonnya yang penuh bunga mekar dianggap dapat memberikan buah-buahan, makanan, pakaian, perhiasan dan kekayaan serta kebahagiaan. Sedangkan, chattra melambangkan kesucian.

Baik agama Hindu ataupun Budha yang dianut di Indonesia keduanya mengenal ‘pohon hayat’. Dalam agama Buddha, pohon hayat ini dikenal dengan nama ‘pohon Bodhi‘ yang dikaitkan dengan Pencerahan yang diterima Pangeran Sidharta. Setelah agama Buddha masuk Indonesia, nama pohon itu dikaitkan dengan pohon Waringin yang keduanya termasuk jenis Ficus religius.

Adapun dalam agama Hindu, pohon ini dikenal dengan nama kalpataru, kalpawrksa, dan memiliki arti yang sama dengan pohon Waringin. Menurut sumber-sumber naskah Jawa Kuno mengenai pohon kalpawrksa terdiri dalam dua bentuk. Pertama, pohon kalpawrksa yang merupakan pohon surga dan berhubungan dengan cerita mitos. Kedua, pohon kalpawrksa sebagai pohon dunia yang wujudnya dapat diamati dengan panca indra dan berupa pohon emas. tidak terdapat penjelasan apakah pada kedua pohon itu terdapat perbedaan maupun persamaan dalam ciri-cirinya.

Kepercayaan orang Jawa terhadap ‘pohon hayat’ telah mengalami perkembangan lebih lanjut. Orang Jawa menggambarkan pohon hayat ini dalam bentuk hiasan ‘Gunungan‘ yang merupakan bentuk lain dari kalpataru. Hiasan semacam ini dapat dilihat di kompleks masjid dan makam Sunan Sendang dan juga pada pertunjukkan wayang.

Kalpataru Ki

Kalpataru-Ki ditemukan dalam tahapan proses meditasi yang panjang dan mendalam, pada tingkat kesadaran alam semesta. Kalpataru-Ki merupakan bagian sistem atau sistem itu sendiri daripada kehidupan yang ada di alam semesta ini, dan semuanya berkaitan dengan sistem kesadaran manusia terhadap sang Pencipta, Tuhan YME. Semua bentukan energi, sistem energi adalah merupakan sebagian terkecil dari keberadan Energi Ilahi atau sistem Ilahi itu sendiri, tetapi dari setiap percikan yang dikumpulkan adalah merupakan satu kesatuan yang tidak harus diceraiberaikan, karena pada awalnya mereka adalah satu.

Kalpataru-Ki tercipta dengan mengakses 99 tingkatan Energi Spiritual Kosmos, yang diambil dari kumpulan besar energi spiritual kosmos yang berada di alam semesta, dengan Kalpataru-Ki menjadikan praktisi lebih tenang, sabar, lebih bijaksana dalam menghadapi kesemrawutan kehidupan sehingga dengan demikian dengan ketenangannya diharapkan dapat mencapai kedamaian hati.

Kalpataru-Ki bersifat : Halus – Dingin Sejuk – Lembut, tetapi memiliki vibrasi yang sangat tinggi dan sangat kuat pada waktu dialirkan untuk penyembuhan, bagi praktisi yang telah memiliki Clair-Audience (vibrasi ini dapat di dengarkan seperti lengkingan tinggi-tajam didalam otak/pikiran).

Meditasi Kalpataru Ki membawa kita pada 3 lapisan kesadaran:

1. Kesadaran Fisik
2. Kesadaran Jiwa
3. Kesadaran Roh (Kosmos)

Sistem Kalpataru Ki

Sistem dalam Kalpataru-Ki dibagi dalam 4 level dan tidak memakai simbol akan tetapi sesungguhnya semua simbol dari tradisi reiki manapun dapat digunakan dalam Kalpataru-Ki.

Basic Level;
Disini siswa akan dibersihkan semua kotoran atau negatifitas yang terdapat dalam chakra dan nadi, seluruh chakra utama (mulai dari Mooladhara sampai Sahasrara) Jalur Nadi Ida, Pinggala, dan Sushumna, chakra yang terdapat di telapak tangan, chakra minor ujung-ujung jari, chakra minor jantung dan 12 point Chakra Jantung, chakra minor telapak kaki dan 12 point tambahan chakra minor telapak kaki dibuka dan diaktifkan. Praktisi kemudian diselaraskan dengan energi Kalpataru-Ki. Mempersiapkan jalur eterik untuk pembangkitan Kundalini Kalpataru pada level selanjutnya. Pada tahap ini, praktisi sudah bisa memberikan penyembuhan baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Intermediate Level ;
Chakra Jantung (Anahata) diperbesar dan juga seluruh chakra lainnya, dan penyelarasan terhadap energi Kalpataru-Ki diperbesar 144 kali. Membangkitkan api Kundalini Kalpataru dengan posisi minimal di Chakra Solar-Plexus, energi kundalini menembus Chakra Sahasrara. Penyelarasan dengan Energi Kalpataru Kosmos Ilahi / Multidimensional Spiritual Kalpataru Cosmic Energi, Sekaligus Pengaktifan Energi Geometris sekitar tubuh, Pada level 2 ini, siswa memperoleh hak atas seluruh Simbol Dasar Reiki tradisi manapun.

Advance level;
seluruh 72,000 nadi dibuka dan diaktifkan, demikian juga seluruh 358 chakra minor. Pada level ini, energi Kalpataru-Ki praktisi meningkat 1,440 kali lebih besar dibandingkan level sebelumnya, pembesaran saluran energi semakin sempurna. Penyelarasan secara penuh Energi Kalpataru Kosmos Ilahi / Multidimensional Spiritual Kalpataru Cosmic Energi Healing, Sekaligus Pengaktifan Energi Geometris sekitar tubuh Penyelarasan IQ, EQ dan SQ. Pengaktifan 12 Strands DNA dan titik-titik pembukaan Hati Nurani. Praktisi mendapat hak seluruh Simbol Lanjutan (advance) Reiki tradisi manapun. Api kundalini Kalpataru praktisi sampai di Chakra Anahata.

Master Level;
Energi praktisi ditingkatkan sebanyak 14,400 kali lebih besar sehingga pengunaan energi untuk penyembuhan menjadi lebih efektif, Chakra Ajna atau mata ke-tiga, pineal dan pituitary dibuka dan diaktifkan. Api kundalini praktisi telah mencapai Chakra Sahasrara. Memperkuat tali spiritual – Antahkarana, memperbesar titik-titik pusat Hati Nurani Pada level Master ini, praktisi sudah dapat memberikan attunement kepada orang lain dan juga memperoleh seluruh hak Simbol Master Reiki tradisi manapun dan dapat memasuki dan mengakses Momentum Energi/Moment Energi dari berbagai lapisan energi-energi Kosmos.

>REIKI METARAM

>

REIKI METARAM
Reiki Kundalini Power

Reiki Metaram adalah reiki asli tanah jawa. Berbeda dengan kebanyakan reiki, Reiki Metaram mengakses kemurnian dan kekuatan Kundalini lebih murni dan dimanfaatkan untuk sarana pengobatan. Reiki Metaram adalah cahaya murni kesadaran hakiki dan kundalini shakti.

Kemampuan Reiki dan Kundalini yang dikembangkan Reiki MetaramT merupaka sesuatu hal yang unik, karena kemampuan tersebut tidak akan didapatkan dengan “mempelajari” melainkan melalui suatu proses pembangkitan yang disebut attunement . Pada dasarnya setiap orang dilahirkan dengan kemampuan reiki, kundalini, pewaskitaan dsb. Dimana kemampuan ini merupaka bagian dari Kode Genetika seseorang yang tersimpan dalam system DNA/ATP tubuh. Pada saat pertumbuhan fisik seseorang berkembang maka kemampuan yang tersimpan pada kode genetika tubuh mengalami penurunan atau degradasi, sedikit-sedikit mengalami penutupan ini yang disebut dengan Degradasi Informasi (tertutup Hizab ).

Proses attunement yang dilakukan dalam Reiki MetaramT dapat dianalogikan sebagai Proses meng- klik saklar, seperti jika kita menyalakan lampu, maka gelap menjadi terang. Atau dapat juga dikatakan sebagai suatu proses untuk menghubungkan kembali DNA/ATP manusia dengan Informasi yang hilang atau tertutup tersebut, sehingga kemampuan-kemampuan yang telah ada dapat dimiliki kembali oleh semua manusia sesuai dengan keadaannya.

Secara teknis attunement terlihat sebagai sebuah Ritual Spiritual, yang dilakukan oleh seorang Master dalam membangkitkan kembali kemampuan seseorang, akan tetapi kjika disimak lebih lanjut, attunement secara teknis merupaka suatu langkah :

1. Proses interaksi energy antara Master dan Siswa
2. Proses Interaksi Spiritual antara Master dan siswa
3. Proses Interaksi Sistem jalur energy secara Eteris

Dengan langkah diatas maka proses attunement dapat merubah seseorang yang tidak memiliki kemampuan reiki menjadi memiliki kemampuan seperti gurunya. Pada proses attunement Reiki MetaramT akan terjadi pembukaan dan Penaikan unsur dan kemampuan HARA LINE (lintasan energy bagian depan tubuh manusia) untuk menangani serta Pembersihan saluran-saluran energy eterik.

Reiki Metaram adalah Reiki Kekuatan Kundalini sejati, ilustrasi mengenai apa yang terjadi ketika anda menerima attunement Reiki Metaram adalah sebagai berikut:

Level 1

Pada attunement Reiki MetaramT Level I, awalnya master akan melakukan pembersihan dengan hati-hati pada Nadi Sushumna dari cakra dasar ke cakra mahkota, agar tidak menimbulkan dan mengakibatkan gangguan pada tubuh fisik siswa, hal ini harus dilakukan terlebih dahulu karena siswa belum dapat melakukan pembersihan sendiri, pembersihan secara rutin harus terus dilakukan karena pola kehidupan sehari-hari memiliki kecenderungan mengotori jalur, dan kerena kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan tubuh secara fisik, mental dan emosional, disamping itu kerena kotoran yang diakibatkan oleh lingkungan sekitar. Setelah itu Master akan membuka pintu Brahman siswa dengan ukuran diameter 50mm, pembersihan nadi-nadi, pembersihan cakra mahkota sampai dengan cakra kedua telapak tangan, cakra ajna, cakra jantung dan cakra dasar dan sekaligus mengakifkannya. Pada saat bersamaan dilakukan pemanasan api kundalini siswa hingga menyala ( shaktipat kundalini satu).

Level 2

Pada attunement Reiki MetaramT level II, master akan membuka lebih besar pintu Brahman , kurang lebih menjadi sebesar 108mm, dan dilakukan pembesaran Cakra mahkota serta pembersihan nadi-nadi dari cakra mahkota ke cakra kedua telapak tangan, memperbesar dan membersihkan jalur nadi Sushumna. Setelah itu master akan membersihkan cakra Ajna, cakra jantung dan cakra dasar, pada tahap terakhir dilakukan Shaktipat kundalini kedua dan menaikan Inti Kundalini sampai ke cakra pusar untuk menghindari mengalirnya energy kundalini kearah cakra sex. Pembangkitan dengan cara ini sangatlah aman karena seluruh saluran pada sushumna telah terbentuk dengan baik. Kehati-hatian haruslah selalu ditekankan pada proses shaktipat kundalini, apabila proses tersebut tidak berlangsung baik yaitu bila saluran sushumna belum berbentuk, kadang hanya terbentuk dari cakra mahkota sampai cakra jantung atau cakra pusar saja, ini bisa saja terjadi apabila master yang memberikan shaktipat tidak mempunyai kekuatan energy tubuh yang mencukupi, master belum dapat melihat secara waskita, dan belum dapat menganalisa hasil shaktipat tersebut. Namun hal tersebut tidak akan berbahaya apabila master tidak membangkitkan Kundalini siswanya.

Level 3

Pada attunement Reiki MetaramT level III, master akan membuka penuh Pintu Brahman sampai sebesar kepala, kemudian dilakukan pembesaran dan pembersihan nadi-nadi dari cakra mahkota sampai cakra telapak tangan, memperbesar saluran sushumna dan membersihkannya, setelah itu baru dilakukan pembersihan cakra Ajna, cakra jantung, cakra tenggorokan, cakra pusar dan cakra sex, pada tahap terakhir shaktipat Kundalinai ketiga yaitu menaikan inti kundalini sampai dengan cakra jantung.

Level 4 / Master

Dengan teknik khusus, seorang master akan membantu siswanya untuk menaikan inti kundalini sampai ke cakra mahkota. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa Inti Kundalini seseorang pada nadi sushumna mempunyai ukuran yang sangat kecil, lebih halus dari helai rambut. Energi Kundalini sebesar inilah yang dinaikan oleh seorang master ke cakra mahkota siswa disertai dengan pembukaan nadi ida dan nadi pinggala, seluruh cakra tubuh akan menjadi aktif sehingga energy dapat keluar masuk melalui seluruh pori-pori tubuh. Pada saat ini proses shaktipat kundalini telah selesai, maka siswa dapat menyalurkan energy kundalini atau reiki dari kedua telapak tangan dengan sempurna dan dapat merasakan pusaran energy Ida dan pinggala yang keluar dari seluruh pori-pori tubuh, melingkari seluruh tubuh sampai dengan beberapa meter bahkan mungkin sampai beberapa puluh meter.

REIKI METARAM

REIKI METARAM
Reiki Kundalini Power

Reiki Metaram adalah reiki asli tanah jawa. Berbeda dengan kebanyakan reiki, Reiki Metaram mengakses kemurnian dan kekuatan Kundalini lebih murni dan dimanfaatkan untuk sarana pengobatan. Reiki Metaram adalah cahaya murni kesadaran hakiki dan kundalini shakti.

Kemampuan Reiki dan Kundalini yang dikembangkan Reiki MetaramT merupaka sesuatu hal yang unik, karena kemampuan tersebut tidak akan didapatkan dengan “mempelajari” melainkan melalui suatu proses pembangkitan yang disebut attunement . Pada dasarnya setiap orang dilahirkan dengan kemampuan reiki, kundalini, pewaskitaan dsb. Dimana kemampuan ini merupaka bagian dari Kode Genetika seseorang yang tersimpan dalam system DNA/ATP tubuh. Pada saat pertumbuhan fisik seseorang berkembang maka kemampuan yang tersimpan pada kode genetika tubuh mengalami penurunan atau degradasi, sedikit-sedikit mengalami penutupan ini yang disebut dengan Degradasi Informasi (tertutup Hizab ).

Proses attunement yang dilakukan dalam Reiki MetaramT dapat dianalogikan sebagai Proses meng- klik saklar, seperti jika kita menyalakan lampu, maka gelap menjadi terang. Atau dapat juga dikatakan sebagai suatu proses untuk menghubungkan kembali DNA/ATP manusia dengan Informasi yang hilang atau tertutup tersebut, sehingga kemampuan-kemampuan yang telah ada dapat dimiliki kembali oleh semua manusia sesuai dengan keadaannya.

Secara teknis attunement terlihat sebagai sebuah Ritual Spiritual, yang dilakukan oleh seorang Master dalam membangkitkan kembali kemampuan seseorang, akan tetapi kjika disimak lebih lanjut, attunement secara teknis merupaka suatu langkah :

1. Proses interaksi energy antara Master dan Siswa
2. Proses Interaksi Spiritual antara Master dan siswa
3. Proses Interaksi Sistem jalur energy secara Eteris

Dengan langkah diatas maka proses attunement dapat merubah seseorang yang tidak memiliki kemampuan reiki menjadi memiliki kemampuan seperti gurunya. Pada proses attunement Reiki MetaramT akan terjadi pembukaan dan Penaikan unsur dan kemampuan HARA LINE (lintasan energy bagian depan tubuh manusia) untuk menangani serta Pembersihan saluran-saluran energy eterik.

Reiki Metaram adalah Reiki Kekuatan Kundalini sejati, ilustrasi mengenai apa yang terjadi ketika anda menerima attunement Reiki Metaram adalah sebagai berikut:

Level 1

Pada attunement Reiki MetaramT Level I, awalnya master akan melakukan pembersihan dengan hati-hati pada Nadi Sushumna dari cakra dasar ke cakra mahkota, agar tidak menimbulkan dan mengakibatkan gangguan pada tubuh fisik siswa, hal ini harus dilakukan terlebih dahulu karena siswa belum dapat melakukan pembersihan sendiri, pembersihan secara rutin harus terus dilakukan karena pola kehidupan sehari-hari memiliki kecenderungan mengotori jalur, dan kerena kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan tubuh secara fisik, mental dan emosional, disamping itu kerena kotoran yang diakibatkan oleh lingkungan sekitar. Setelah itu Master akan membuka pintu Brahman siswa dengan ukuran diameter 50mm, pembersihan nadi-nadi, pembersihan cakra mahkota sampai dengan cakra kedua telapak tangan, cakra ajna, cakra jantung dan cakra dasar dan sekaligus mengakifkannya. Pada saat bersamaan dilakukan pemanasan api kundalini siswa hingga menyala ( shaktipat kundalini satu).

Level 2

Pada attunement Reiki MetaramT level II, master akan membuka lebih besar pintu Brahman , kurang lebih menjadi sebesar 108mm, dan dilakukan pembesaran Cakra mahkota serta pembersihan nadi-nadi dari cakra mahkota ke cakra kedua telapak tangan, memperbesar dan membersihkan jalur nadi Sushumna. Setelah itu master akan membersihkan cakra Ajna, cakra jantung dan cakra dasar, pada tahap terakhir dilakukan Shaktipat kundalini kedua dan menaikan Inti Kundalini sampai ke cakra pusar untuk menghindari mengalirnya energy kundalini kearah cakra sex. Pembangkitan dengan cara ini sangatlah aman karena seluruh saluran pada sushumna telah terbentuk dengan baik. Kehati-hatian haruslah selalu ditekankan pada proses shaktipat kundalini, apabila proses tersebut tidak berlangsung baik yaitu bila saluran sushumna belum berbentuk, kadang hanya terbentuk dari cakra mahkota sampai cakra jantung atau cakra pusar saja, ini bisa saja terjadi apabila master yang memberikan shaktipat tidak mempunyai kekuatan energy tubuh yang mencukupi, master belum dapat melihat secara waskita, dan belum dapat menganalisa hasil shaktipat tersebut. Namun hal tersebut tidak akan berbahaya apabila master tidak membangkitkan Kundalini siswanya.

Level 3

Pada attunement Reiki MetaramT level III, master akan membuka penuh Pintu Brahman sampai sebesar kepala, kemudian dilakukan pembesaran dan pembersihan nadi-nadi dari cakra mahkota sampai cakra telapak tangan, memperbesar saluran sushumna dan membersihkannya, setelah itu baru dilakukan pembersihan cakra Ajna, cakra jantung, cakra tenggorokan, cakra pusar dan cakra sex, pada tahap terakhir shaktipat Kundalinai ketiga yaitu menaikan inti kundalini sampai dengan cakra jantung.

Level 4 / Master

Dengan teknik khusus, seorang master akan membantu siswanya untuk menaikan inti kundalini sampai ke cakra mahkota. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa Inti Kundalini seseorang pada nadi sushumna mempunyai ukuran yang sangat kecil, lebih halus dari helai rambut. Energi Kundalini sebesar inilah yang dinaikan oleh seorang master ke cakra mahkota siswa disertai dengan pembukaan nadi ida dan nadi pinggala, seluruh cakra tubuh akan menjadi aktif sehingga energy dapat keluar masuk melalui seluruh pori-pori tubuh. Pada saat ini proses shaktipat kundalini telah selesai, maka siswa dapat menyalurkan energy kundalini atau reiki dari kedua telapak tangan dengan sempurna dan dapat merasakan pusaran energy Ida dan pinggala yang keluar dari seluruh pori-pori tubuh, melingkari seluruh tubuh sampai dengan beberapa meter bahkan mungkin sampai beberapa puluh meter.

>Purity Light Reiki

>Sistem reiki ini saya temukan pada bulan januari 2008, ketika melakukan upaya pembersihan akan energy negative pada pasien. Pada saat itu saya diturunkan akses pada symbol Purity Light, yang bercahaya terang dan kuat. Symbol ini telah berusia ribuan tahun dan berporos pada cahaya pembersihan ilahi yang kuat

Energi reiki ini mampu menembus seluruh lapisan energy tubuh dan membersihkan segala energy negative yang melekat pada lapisan tubuh energy. Simbol ini berporos pada api pembersihan pada lapisan surge yakni api surga. Cahaya pembersihannya sangat kuat dan dengan energy yang konstan serta halus berwarna putih kebiru-biruan yang indah. System reiki ini hanya satu tingkatan saja, yakni master degree. Pada tingkatan master diberikan hak symbol dan hak memberikan attunement pada orang lain. Symbol dalam system reiki ini hanya satu tetapi semua symbol reiki dapat digunakan bersamaan dengan symbol ini.

Syarat menerima attunement Purity Light Reiki adalah seorang master reiki dengan basic Usui Reiki atau sejenisnya.
Kegunaan Purity Light Reiki:

1. Energi pembersihan yang kuat membersihkan segala lapisan tubuh energi, cakra dan jalur nadi
2. Melepaskan segala hambatan energi dalam tubuh yang disebabkan kotoran eterik
3. Terhubung secara hakiki pada energi ilahi dimensi api surga
4. Cahaya tubuh energi senantiasa terpelihara
5. Memancarkan aura yang terang dan bersih
6. Penyembuhan baik bagi diri sendiri maupun orang lain
7. dan lain-lain