>Basic hand positions for healing

>Dalam penyembuhan dengan Reiki, kita membagi tubuh manusia menjadi 3 bagian, kepala, tubuh depan dan tubuh belakang. Setiap bagian memiliki 4 titik dimana tangan penyembuh diletakkan. Jumlah total ada 12 titik dimana tangan seorang penyembuh harus diletakkan. Untuk memudahkan penyebutan, para praktisi Reiki sering menyebutnya sebagai “12 posisi dasar untuk penyembuhan”.

Sensei Hiroshi Doi memberi simbol H untuk posisi-posisi di kepala, F untuk posisi-posisi di tubuh depan dan B untuk posisi-posisi di belakang. Kemudian untuk urutan penempatannya digunakan angka 1 sampai 4. Berikut ini adalah penjelasan tentang posisi-posisi tersebut.

Bagian kepala (H)

• H-1 ( Depan wajah) : Posisi ini berguna untuk menghilangkan rasa sakit di wajah, hidung, gigi dan dagu. Meningkatkan konsentrasi dan keseimbangan, meredakan stress dan meningkatkan kesadaran spiritual.

• H-2 (Sisi wajah) : Menyeimbangkan kerja kelenjar pituitary dan kelenjar pineal dengan menyeimbangkan kada hormone di dalam otak. Posisi ini juga ampuh untuk mengurangi sakit kepala dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Beberapa pasien bahkan mengatakan memori mereka lebih kuat setelah menerima terapi Reiki di posisi ini.

• H-3 (Belakang kepala): Di posisi ini, kita memberikan energi Reiki pada bagian bawah dari otak, tulang belakang dan cerebellum. Memberi energi Reiki disini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas dan membebaskan emosi seseorang dari rasa takut.

• H-4 (Tenggorokan) : Posisi ini akan memperbaiki sirkulasi darah, kelenjar getah bening, tekanan darah dan metabolisme tubuh. Memberi rasa percaya diri, kedamaian, rasa tenang dan kegembiraan. Posisi ini juga meningkatkan kreativitas dan komunikasi

Bagian tubuh depan (F)

• F-1 (Thymus atas) : Memperlancar sirkulasi darah, jantun, paru-paru dan kelenjar thymus. Memberi energi Reiki di posisi ini akan membuat pasien merasa kepercayaan dirinya meningkat, mempunyai mental yang stabil dan harmonis.

• F-2 (Perut bagian atas): Posisi ini memberi energi Reiki pada liver, lambung, empedu, limfa dan sistem pencernaan. Seringkali pasien merasakan rasa takut, kuatir dan gelisahnya berkurang setelah mendapatkan terapi di posisi ini.

• F-3 (Bagian ibawah pusar) : Posisi ini memberi energi Reiki pada organ liver, pancreas, limfa dan usus besar. Sangat berguna untuk melepaskan stress dan kegelisahan.

• F-4 (Perut bagian bawah) : Posisi ini memberi energi Reiki pada usus besar, usus halus, ovarium, rahim dan organ reproduksi. Semua gejala penyakit yang disebabkan oleh gangguan di alat kelamin dapat disembuhkan melalui posisi ini. Selain itu, posisi ini juga membebaskan emosi seseorang dari rasa takut, tekanan dan kegelisahan.

Bagian tubuh belakang (B)

Di tubuh bagian belakang, energi mengalir dari pundak searah dengan tulang belakang ke bawah menuju bagian rahim atau prostate melalui ginjal dan kelenjar adrenalin.

• B-1 (Sisi-sisi scapula) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-1. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada leher, mitral valve, tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf.

• B-2 (Punggung atas) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-2. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf. Memberikan energi pada tubuh secara menyeluruh dan meredakan tegangan.

• B-3 (Lumbar) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-3 termasuk gangguan pada ginjal, kelenjar adrenalin dan lumbar.

• B-4 (Tulang belakang bawah) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-4 dan tulang bagian bawah seperti bagian bawah tulang belakang, coccyx, pubis dan sistem saraf.

Dengan melakukan terapi pada 12 posisi tersebut, pikiran dan tubuh akan menjadi seimbang dan harmonis.

>Basic hand positions for healing

>Dalam penyembuhan dengan Reiki, kita membagi tubuh manusia menjadi 3 bagian, kepala, tubuh depan dan tubuh belakang. Setiap bagian memiliki 4 titik dimana tangan penyembuh diletakkan. Jumlah total ada 12 titik dimana tangan seorang penyembuh harus diletakkan. Untuk memudahkan penyebutan, para praktisi Reiki sering menyebutnya sebagai “12 posisi dasar untuk penyembuhan”.

Sensei Hiroshi Doi memberi simbol H untuk posisi-posisi di kepala, F untuk posisi-posisi di tubuh depan dan B untuk posisi-posisi di belakang. Kemudian untuk urutan penempatannya digunakan angka 1 sampai 4. Berikut ini adalah penjelasan tentang posisi-posisi tersebut.

Bagian kepala (H)

• H-1 ( Depan wajah) : Posisi ini berguna untuk menghilangkan rasa sakit di wajah, hidung, gigi dan dagu. Meningkatkan konsentrasi dan keseimbangan, meredakan stress dan meningkatkan kesadaran spiritual.

• H-2 (Sisi wajah) : Menyeimbangkan kerja kelenjar pituitary dan kelenjar pineal dengan menyeimbangkan kada hormone di dalam otak. Posisi ini juga ampuh untuk mengurangi sakit kepala dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Beberapa pasien bahkan mengatakan memori mereka lebih kuat setelah menerima terapi Reiki di posisi ini.

• H-3 (Belakang kepala): Di posisi ini, kita memberikan energi Reiki pada bagian bawah dari otak, tulang belakang dan cerebellum. Memberi energi Reiki disini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas dan membebaskan emosi seseorang dari rasa takut.

• H-4 (Tenggorokan) : Posisi ini akan memperbaiki sirkulasi darah, kelenjar getah bening, tekanan darah dan metabolisme tubuh. Memberi rasa percaya diri, kedamaian, rasa tenang dan kegembiraan. Posisi ini juga meningkatkan kreativitas dan komunikasi

Bagian tubuh depan (F)

• F-1 (Thymus atas) : Memperlancar sirkulasi darah, jantun, paru-paru dan kelenjar thymus. Memberi energi Reiki di posisi ini akan membuat pasien merasa kepercayaan dirinya meningkat, mempunyai mental yang stabil dan harmonis.

• F-2 (Perut bagian atas): Posisi ini memberi energi Reiki pada liver, lambung, empedu, limfa dan sistem pencernaan. Seringkali pasien merasakan rasa takut, kuatir dan gelisahnya berkurang setelah mendapatkan terapi di posisi ini.

• F-3 (Bagian ibawah pusar) : Posisi ini memberi energi Reiki pada organ liver, pancreas, limfa dan usus besar. Sangat berguna untuk melepaskan stress dan kegelisahan.

• F-4 (Perut bagian bawah) : Posisi ini memberi energi Reiki pada usus besar, usus halus, ovarium, rahim dan organ reproduksi. Semua gejala penyakit yang disebabkan oleh gangguan di alat kelamin dapat disembuhkan melalui posisi ini. Selain itu, posisi ini juga membebaskan emosi seseorang dari rasa takut, tekanan dan kegelisahan.

Bagian tubuh belakang (B)

Di tubuh bagian belakang, energi mengalir dari pundak searah dengan tulang belakang ke bawah menuju bagian rahim atau prostate melalui ginjal dan kelenjar adrenalin.

• B-1 (Sisi-sisi scapula) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-1. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada leher, mitral valve, tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf.

• B-2 (Punggung atas) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-2. Tetapi posisi ini juga dapat menyembuhkan gangguan pada tulang belakang bagian thorak, tulang belakang bagian lumbar, dan sistem saraf. Memberikan energi pada tubuh secara menyeluruh dan meredakan tegangan.

• B-3 (Lumbar) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-3 termasuk gangguan pada ginjal, kelenjar adrenalin dan lumbar.

• B-4 (Tulang belakang bawah) : Memberi energi ini memberikan efek seperti pada posisi F-4 dan tulang bagian bawah seperti bagian bawah tulang belakang, coccyx, pubis dan sistem saraf.

Dengan melakukan terapi pada 12 posisi tersebut, pikiran dan tubuh akan menjadi seimbang dan harmonis.

Affirmasi Pembuka & Penutup Latihan NAQS Methode

Doa Pembuka :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً.
رَبِّ زِدْنِيْ عِلْماً وَاْرزُقْنِيْ فَهْماً أَمِيْن

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Radhiitu billaahi Rabba, wa bil Islaami diina, wa bi Muhammadin nabiyyaw wa rasuula
  • Rabbi zidnii ‘ilmaa, war zuqnii fahmaa. Aamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabi dan Rasul-Nya.
  • Ya Tuhanku, tambahilah aku ilmu pengetahuan dan karuniakanlah kepadaku kefahaman.

Doa Penutupan :

ِبسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
اَللّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنـاَ اتِّباَعَهُ، وَأَرِنـاَ الْبَاطِلَ بـاَطِلاً
وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ وَالحْـَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِـيْنَ.

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Allahumma arinal haqqa haqqaa, warzuqnattibaa’ah wa arinal baathila baathilaa warzuqnajtinaabah. Walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku yang benar adalah benar dan karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah kepadaku yang salah adalah salah serta karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk menjauhinya.
  • Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

>Affirmasi Pembuka & Penutup Latihan NAQS Methode

>Doa Pembuka :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً.
رَبِّ زِدْنِيْ عِلْماً وَاْرزُقْنِيْ فَهْماً أَمِيْن

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Radhiitu billaahi Rabba, wa bil Islaami diina, wa bi Muhammadin nabiyyaw wa rasuula
  • Rabbi zidnii ‘ilmaa, war zuqnii fahmaa. Aamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabi dan Rasul-Nya.
  • Ya Tuhanku, tambahilah aku ilmu pengetahuan dan karuniakanlah kepadaku kefahaman.

Doa Penutupan :

ِبسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
اَللّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنـاَ اتِّباَعَهُ، وَأَرِنـاَ الْبَاطِلَ بـاَطِلاً
وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ وَالحْـَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِـيْنَ.

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Allahumma arinal haqqa haqqaa, warzuqnattibaa’ah wa arinal baathila baathilaa warzuqnajtinaabah. Walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku yang benar adalah benar dan karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah kepadaku yang salah adalah salah serta karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk menjauhinya.
  • Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

>Affirmasi Pembuka & Penutup Latihan NAQS Methode

>Doa Pembuka :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً.
رَبِّ زِدْنِيْ عِلْماً وَاْرزُقْنِيْ فَهْماً أَمِيْن

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Radhiitu billaahi Rabba, wa bil Islaami diina, wa bi Muhammadin nabiyyaw wa rasuula
  • Rabbi zidnii ‘ilmaa, war zuqnii fahmaa. Aamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabi dan Rasul-Nya.
  • Ya Tuhanku, tambahilah aku ilmu pengetahuan dan karuniakanlah kepadaku kefahaman.

Doa Penutupan :

ِبسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الَّرحِيْمِ
اَللّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنـاَ اتِّباَعَهُ، وَأَرِنـاَ الْبَاطِلَ بـاَطِلاً
وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ وَالحْـَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِـيْنَ.

  • Bismillaahirrahmaanirrahiim
  • Allahumma arinal haqqa haqqaa, warzuqnattibaa’ah wa arinal baathila baathilaa warzuqnajtinaabah. Walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya:

  • Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang
  • Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku yang benar adalah benar dan karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah kepadaku yang salah adalah salah serta karuniakanlah kepadaku kemampuan untuk menjauhinya.
  • Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

>Sesungguhnya Doa Kita itu Sudah Terkabul Semua

>

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu…”
(Q.S Al Mumun:60)

Saya setiap hari berdoa, tapi kenapa tidak juga dikabulkan? Perkataan tersebut bukanlah hal baru, sebab hampir setiap manusia pernah mengucapkan sekaligus meragukan kebenaran Firman Alloh tersebut di atas.

Perasaan bahwa doa kita tidak terkabul sebenarnyalah hanyalah ilusi fikiran kita sendiri. Dan hal ini diperkuat oleh bisikan syetan yang membisikkan rasa was-was dan ragu ke dalam hati kita. Juga sikap dan perilaku kita yang tidak selaras dengan Daya Hidup dari Tuhan. Serta ketidak mampuan dalam memaknai segala peristiwa yang terjadi dalam kehidupannya sebagai bagian dari bimbingan, pembelajaraan, dan pendewasaan diri dari Tuhan. Sehingga dengan demikian semakin mengeras dan mengkristallah keyakinan tersebut di dalam hati kita. Dan semua itu terjadi karena lemahnya Iman, Ilmu, Amal dan ke ikhlasan hati.

Agar Doa berhasil, harus ada sinkronisasi yang tepat antara Tuhan dengan diri anda. Karena ketika anda berdoa tidak pada kondisi Ikhlas atau “Zero Area”. Anda berdoa dengan masih membawa ego diri yg kuat, apa yg diucapkan tidak sesuai dengan yang ada dihati. Anda seringkali masih merasa sangsi akan terkabulnya doa dan tanpa disadari pula anda fokus “Pada Apa Yg Anda TIDAK Inginkan”, bukan Fokus Pada Yang Anda INGINKAN. Sehingga dengan demikian artinya sirkuit energi antara Tuhan dengan Anda tidak tersambung dengan baik. Ahirnya yang terjadi adalah justru sesuatu yang kita TIDAK INGINKAN atau jauh dari yang kita inginkan.

Jadi agar Aliran Energi Ilahi mengalir :

  1. Anda harus bersikap sebagai seorang Faqir yang sangat membutuhkan Karunia Tuhan, ibarat kutub (-) minus dalam sirkuit listrik.
  2. Masuki keadaan Zero Area, sebuah keadaan dimana semua hambatan diri, mental blocking, dan Energi blocking terbuka semuanya.
  3. Tentukan dengan jelas keinginan anda, jadi pastikan ke arah mana energi Ilahi tersebut hendak di alirkan.
  4. Kondisikan mental, fikiran, dan hati anda agar selaras dengan nilai-nilai Ilahiah, itu artinya anda bergetar selaras dengan Tuhan.

SESUNGGUHNYA DOA KITA SUDAH TERKABUL
Saya ingin sukses koq malah gagal terus? Saya ingin dapat pekerjaan, koq masih nganggur saja? Saya ingin lunas hutang koq malah tambah besar? Saya ingin kurus, koq malah tambah gemuk? Dan masih banyak doa yang kita inginkan tapi yang didapat malah justru sebaliknya. Sesungguhnya doa kita sudah dikabulkan, saya katakan lebih tegas lagi, YA..DOA KITA SUDAH DIKABULKAN 100%.

Mari kita buktikan, pada saat anda berdoa ingin sukses, bagaimana perasaan hati anda? Bagaimana perasaan syukur atas keberhasilan yg pernah anda peroleh selama ini? Atau seberapa besar nilai kekecewaan anda terhadap kekurangan yg telah anda dapatkan? Bagaimana penilaian anda pada orang-orang sukses? Misalnya, Orang sukses itu pelit, orang sukses itu sombong, dsb, dst. Semakin banyak penilaian negatif anda tentang orang sukses, maka sesungguhnya anda sedang berkata “SAYA TIDAK SIAP UNTUK JADI ORANG SUKSES, SEBAB ORANG SUKSES BANYAK NEGATIFNYA”. Saat berdoa ingin sukses, tetapi hati anda serba merasa kekurangan, berarti yg anda harapkan sebenarnya kekurangan itu. Nah, bukankah itu berarti doa anda sudah DIKABULKAN?

Jika masih bingung, mari kita lihat satu ilustrasi lagi…
Kita semua ingin hidup terbebas dari hutang, betul? Jika anda sepakat dengan saya menjawab betul, mari kita lihat sejenak dengan hati nurani. Hidup tanpa hutang itu enak….setuju? Pasti sebagian besar akan menjawab setuju, memang enak hidup tanpa hutang. Tapi saat anda berdoa ingin terbebas dengan hutang, apa yg anda rasakan? Betapa sesaknya dada anda membayangkan tagihan-tagihan yg menggunung. Intinya anda fokus pada besarnya hutang, bukan nikmatnya bebas dari hutang. Apa yg terjadi? Jika anda fokus pada besarnya hutang, maka tidak ubahnya anda menarik energi hutang semakin besar dalam kehidupan anda…

Sangat penting untuk menyelaraskan doa dan perasaan kita (alam bawah sadar), perasaan akan menarik energi sangat kuat dari alam semesta…jadi ketika doa kita tidak selaras dengan perasaan, maka energi dalam perasaan tersebut justru yg akan menarik sesuatu yg serupa dengannya….. (hukum Tarik Menarik)

Perasaan (alam bawah sadar) 88% lebih kuat dari pikiran kita 22%. Justru pikiran merupakan hasil dari perasaan kita….jadi hati-hati juga berusaha untuk berfikir positif jika perasaan kita justru sebaliknya….karena semakin kuat berusaha berfikir positif, kalau tidak selaras dengan hati yg terjadi adalah pikiran negatif yg semakin kuat….

Nah biar doa kita berhasil, mulailah selaraskan antara pikiran dan hati kita dengan Tuhan….

Menulis Sebagai Terapi Kesuksesan

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang paling spektakuler! Mengapa begitu? Banyak manfaat menulis yang bisa kita peroleh, termasuk sebagai terapi diri untuk meraih kesuksesan. Enggak percaya? Coba baca ulasan saya berikut ini.

Terapi! Satu kata yang identik dengan penyembuhan diri dan proses pernormalan kembali suatu kinerja tubuh sebagaimana mestinya, baik yang bersifat fisik maupun psikis. Terapi identik dilakukan oleh ahli klinis, seperti dokter, psikiater, maupun psikolog. Terapi digunakan sebagai langkah untuk mengaktifkan kembali kinerja tubuh yang dianggap mempunyai masalah. Jadi, terapi dimaksudkan agar mempercepat proses penyembuhan yang dilakukan oleh para ahli klinis tersebut.

Nah, kita pastinya mempunyai permasalahan dalam hidup, sedikit atau banyak. Masalah merupakan hal wajar yang dialami oleh setiap manusia. Jarang sekali ada orang yang tidak pernah mengalami masalah. Masalah akan membantu kita dalam mengembangkan diri dan membuat kita semakin survive (kemampuan bertahan hidup). Tidak ada hal berbeda yang dialami ketika kita menghadapi masalah. Perbedaannya terletak pada cara kita dalam menyelesaikan masalahnya. Banyak cara yang bisa digunakan untuk menyelesaikan sebuah masalah, salah satunya dengan menulis diari.

Hal yang perlu kita sadari adalah, tidak setiap hal yang bermasalah saja yang memerlukan terapi. Terapi dapat dilakukan setiap saat agar kita dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, dan juga sebagai hal yang berguna untuk merefleksikan setiap hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Orang kadang tidak bisa merasakan ada masalah yang muncul sampai dengan adanya hal destruktif (merusak), yang membuat kehidupan seseorang itu tidak stabil. Diperlukan sebuah kepekaan atau kesadaran diri, agar kita dapat merasakan hal-hal yang kiranya membuat kita tidak nyaman, serta membuat sebuah masalah baru yang sering kali tidak kita sadari.

Menulis diari ini merupakan kegiatan yang sangat populer bagi sebagian orang, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Dan, yang membuat hal ini menarik, diari merupakan hal yang tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Sedari kecil kita dibiasakan oleh orang tua kita untuk menulis diari. Hal yang ditulis biasanya merupakan kejadian sehari-hari yang berkesan bagi kita.

Pada waktu remaja pun, diari digunakan sebagai teman berbagi, sahabat, dan ajang untuk sharing semua peristiwa yang terjadi. Baik hal yang menyenangkan maupun saat-saat di mana seorang remaja mengalami rasa putus asa. Pada waktu dewasa, diari digunakan sebagi teman untuk menyelesaikan masalah, sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, dsb.

Sebagian orang menganggap, manfaat menulis diari adalah untuk menuliskan peristiwa unik dan berkesan agar dapat dikenang dikemudian hari. Sebenarnya, ini bukan pendapat yang salah. Namun, ada satu hal yang tidak kita sadari ketika menulis diari, yaitu sebagai terapi diri yang efektif.

Mengapa dikatakan menulis sebagai terapi? Sebab, banyak manfaat menulis diari, yang dapat kita jadikan terapi diri secara berkala, yang berguna bagi pengembangan diri kita. Sebenarnya, ini bukan hal yang aneh lagi, karena dengan menulis diari kita bisa memetik banyak manfaat, antara lain:

1. Menghilangkan stres

Hal ini bisa dimengerti karena dengan menulis kita bisa mencurahkan perasaan kita tanpa takut diketahui orang lain. Tidak semua orang bisa dengan mudah menceritakan masalahnya pada orang lain. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh watak masing-masing orang. Pembagian kepribadian secara tradisional kita kenal ada dua, yaitu introvert dan ekstrovert. Introvert adalah orang yang memiliki tipe kepribadian tertutup, sedangkan ekstrovert adalah orang yang mempunyai kepribadian terbuka. Orang introvert tentu mengalami kesulitan dalam berbicara pada orang lain. Ini tentu saja mendatangkan kesulitan bagi orang introvert saat harus menyelesaikan masalahnya.

Dan, menulis diari adalah solusi tepat bagi orang berkepribadian introvert dalam membantu menghilangkan stres serta mengurangi beban pikirannya. Orang dengan kepribadian ekstrovert tentu akan lebih mudah dalam berbagi dengan orang lain. Namun, bukan berarti orang ekstrovert tidak memerlukan diari sebagai bagian dari terapi. Justru orang dengan kepribadian ekstrovert akan lebih mudah terbuka dan merefleksikan segala yang terjadi dalam dirinya, lebih jujur, dan mudah menemukan berbagai sisi, yang membuatnya dapat menemukan solusi dalam pemecahan masalahnya.

2 .Sebagai media merencanakan target yang ingin dicapai

Diari dapat kita gunakan untuk merencanakan hal-hal apa saja yang ingin kita capai di masa yang akan datang. Perencanaan ini dimaksudkan agar kita dapat meraih target yang diharapkan secara konkret. Dengan menuliskan berbagai hal yang ingin dicapai, itu akan membantu kita dalam memompa semangat dan meraih target tersebut. Kita akan senantiasa teringat setiap kali membuka buku diari, dan merasa berkewajiban untuk segera meraih target. Melalui perencanaan dapat kita analisis kelemahan dan kekurangan kita, serta berbagai hal lainnya yang diperlukan dalam meraih target tersebut.

3. Untuk menuliskan komitmen

Komitmen merupakan hal pokok yang diperlukan oleh setiap orang dalam meraih segala tujuan. Peneguhan janji dalam bentuk komitmen ini diperlukan agar kita senantiasa mempunyai tekad yang kuat dalam meraih tujuan kita. Apa jadinya sebuah tujuan tanpa komitmen yang kuat? Berbagai rencana jitu dan ide brilian pun akan menjadi percuma, hanya karena kita tidak mempunyai komitmen. Di saat berbagai rintangan dan hambatan yang menyertai kita, maka hal yang perlu kita ingat agar tidak putus asa ditengan jalan, adalah komitmen awal kita dalam meraih tujuan. Dengan menuliskannya, kita akan selalu teringat akan janji awal kita, sekaligus sebagai tameng dalam setiap kendala yang ada.

4. Sebagai pengontrol target

Menuliskan setiap perkembangan atas semua pencapaian target merupakan langkah selanjutnya setelah kita merencanakan dan berkomitmen dalam meraih setiap target kita. Menulis akan membantu kita dalam melihat hasil dari proses pencapaian usaha, yang kita lihat dengan target yang ingin kita capai. Dengan begitu, kita akan mudah mengetahui arah perkembangan kemajuan yang kita capai. Mengontrol setiap perkembangan yang dicapai akan membuat kita tidak menyimpang dari tujuan semula. Sering kali, dalam pencapaian suatu tujuan, di tengah jalan kita menemukan banyak pengembangan gagasan maupun ide. Hal ini tidaklah salah. Namun, terlalu banyak pengembangan justru semakin mengaburkan tujuan semula, dan arahnya pun menjadi tidak fokus. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat kontrol yang tepat dalam mencapai target yang diharapkan, yaitu diari.

5. Alat memformulasikan ide baru

Setelah menuliskan setiap perkembanngan yang terjadi dalam diari, tentu kita dapat melihat berbagai hal yang akan membuat kita menjadi lebih jeli dalam melihat segala hal yang terjadi. Ide dan rencana awal yang kita buat belum tentu sesuai dengan kondisi yang ada. Kondisi ini tentu saja membuat kita perlu menambah berbagai rencana baru yang sesuai dengan kondisi yang ada. Berarti, kita perlu menuliskan atau memformulasikan ide-ide atau gagasan yang baru. Hal ini dimaksudkan agar kita lebih mudah dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan mengatasi kekurangan yang ada, sehingga akan lebih mudah pula dalam mencapai target kita.

6. Sebagai gudang inspirasi

Diari adalah tempat untuk menuliskan berbagai ide yang muncul supaya memudahkan kita dalam menemukan solusi baru yang lebih efektif dalam menyelesaikan sebuah masalah. Diari adalah sumber inspirasi bagi pemunculan ide-ide baru. Ide baru yang muncul tentang cara mencapai target, komitmen, maupun mimpi baru yang ingin kita capai, tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekan sebuah ide, meskipun pada awalnya kita menganggap ide itu tidak relevan dengan kenyataan. Tapi, bisa jadi ide awal tersebuat menjadi pemantik atau inspirasi bagi kita untuk menemukan sebuah solusi yang kreatif.

7. Alat penyimpan memori

Kemampuan manusia untuk mengingat peristiwa, pengetahuan, maupun hal unik lainnya tentu terbatas. Orang tentu tidak dapat mengingat semua kejadian yang berlangsung dalam hidupnya sekaligus. Bahkan, manusia jenius sekalipun tentu mengalami kelupaan untuk beberapa peristiwa dalam hidupnya. Keakuratan data dan peristiwa secara detail tidak dapat diingat oleh manusia secara persis. Maknya, diperlukan pencatatan supaya memudahkan kita dalam melakukan proses rehearsal (mengingat kembali memori yang kita simpan), dan mengambil hikmah atas setiap kejadian, karena tentu ada hikmah yang dapat kita petik dan dijadikan pelajaran berharga.

8. Alat memudahkan penyelesaian masalah

Setiap permasalahan yang berhasil kita selesaikan akan melatih kita dalam menyelesaikan masalah berikutnya. Cara penyelesaian masalah itu bisa saja menjadi acuan kita dalam menyelesaikan masalah serupa atau yang hampir sama. Memang, solusi atas sebuah permasalahan tidak dapat kita jadikan solusi atas masalah yang lainnya. Namun, setidaknya kita bisa mempelajari teknik pengambilan keputusan yang telah kita buat, dan supaya hal itu mempermudah kita dalam menyelesaikan masalah lainnya.

9. Sebagai media refleksi dan kebijkasanaan

Menuliskan segala perasaan, masalah, dan konflik yang terjadi dalam hidup akan membuat orang semakin bijaksana. Karena, dengan menulis diari kita akan belajar berkompromi dengan setiap masalah yang ada. Belajar memahami masalah dan tidak sekadar mengutamakan ego semata. Semakin banyak kita melibatkan proses menulis dalam menghadapi permasalahan, kita akan semakin peka, tidak terburu-buru, bijakasana, dan mampu menggunakan kepala yang dingin ketika memutuskan sesuatu. Karena, terkadang kita tidak dapat melihat masalah dengan jelas jika kita tidak memetakannya dalam tulisan. Dengan menulis, segala sisi persoalan akan terlihat lebih jelas, dan itu memudahkan kita dalam mencari solusinya.

Membiasakan menulis diari akan membuat kita lebih jeli dan terlatih dalam merumuskan dan menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga, kita tidak akan terjebak pada satu masalah yang ada, tidak merasa tertekan, dan tidak menimbulkan distress (stres yang berakibat negatif bagi diri kita). Kita harus jeli dalam menghadapai masalah supaya bisa mengelola stres tersebut menjadi ustress (stres yang positif).

Jika kita berhasil mengelola stres negatif menjadi stres positif, kita bisa mengelola sisi kognitif (memori) dan sisi afektif (perasaan) sehingga sisi psikis kita tidak mengalami masalah yang berarti.

Berbagai manfaat menulis diari di atas sama faedahnya dengan terapi. Karena, terapi mempunyai fungsi sebagai media penyegaran dan penormalan kembali segala aktivitas tubuh. Oleh karena itu, terapi diri melalui menulis ini akan membuat kita semakin mudah mencerna segala permasalahan dengan lebih mudah dan efektif. Dengan begitu, maka akan mengurangi tingkat stres yang tentu saja mengganggu kinerja tubuh kita.

Ketika kita berhasil memecahkan sendiri masalah kita lewat menulis, sesungguhnya kita tidak membutuhkan psikiater maupun psikolog. Psikiater akan membantu kita menyelesaikan permasalahan dari segi medis, sedangkan psikolog akan mendengarkan dan membantu kita dalam mencari solusi yang tepat bagi diri kita sendiri. Yah, jadi kita sendirilah yang harus mencari solusi terbaik atas setiap permasalahan kita, karena kita juga yang lebih tahu akan kondisi sendiri. Orang lain hanya bertugas sebagai pendengar yang baik dan membantu kita agar dapat menemukan solusi sendiri, bukan mencarikan solusi bagi diri kita.

Masih banyak lagi manfaat menulis sebagai terapi diri. Anda akan menemukan banyak manfaat lainnya yang tentu saja berbeda dari orang lain, karena setiap orang mempunyai sudut pandang dan penilaian yang berbeda. Baik, semoga Anda dapat melakukan terapi diri dengan menulis diari, sehingga tidak mengalami distress yang dapat merusak keseimbangan psikologis Anda. Selamat menulis diari.[sn]

by. Sofa Nurdiyanti (www.andriewongso.com)
* Sofa Nurdiyanti adalah mahasiswa semester lima Fakultas Psikologi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Ia tengah semangat berlatih supaya kelak mampu menjadi penulis dan trainer. Sofa dapat dihubungi melalui email: nurrohmah_06[at]yahoo[dot]com.