Reiki adalah energi, pengobatan, dan cara hidup.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui di Jepang pada akhir abad ke-19. Sebagai energi, Reiki berarti kekuatan hidup universal. Energi ini merupakan tenaga penyembuhan yang ada di sekitar kita.  Apakah hidup anda terasa kurang atau anda telah menikmatinya secara penuh, dan apakah anda seorang yang melakukan pencarian spiritual, ataupaun seorang materialis berfikiran sempit, sedang mengalami masa depresi atau berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan, Reiki dapat menjangkau dan memperkaya wawasan anda. Energi yang meliputi spiritual dan alam semesta adalah kebijaksanaan dan kebenaran yang bersifat Ke-Tuhanan. Ia melampaui waktu dan ruang dan semua agama / kepercayaan.

Reiki dinikmati oleh orang-orang dari banyak agama yang berbeda dan bahkan tanpa agama, selain mendorong mereka hidup yang positif dan belas kasih kepada semua orang dan makhluk hidup di dunia ini.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui setelah beliau melakukan perjalanan spiritual yang cukup panjang dan melakukan meditasi di Gunung Kurama selama 21 hari. Pada hari-hari terakhir beliau bermeditasi, beliau dianugrahi Satori (pencerahan spiritual) dan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain. Sebenarnya pada awal system ‘Reiki’ ditemukan, Sensei Usui tidak menamakannya dengan istilah “Reiki”, beliau menyebutnya dengan istilah “Metode Untuk Mencapai Manusia Sempurna”, sedangkan murid-muridnya menyebut system ini dengan istilah “Usui Do” atau “Usui Teate”.

Saat energi dibiarkan masuk ke tubuh baik oleh diri kita sendiri atau dengan bantuan seorang praktisi Reiki terlatih, hal ini akan membantu keseimbangan energi kita. Keseimbangan energi akan membantu penyembuhan tubuh dari dalam. Reiki adalah energi cerdas dan bisa disalurkan ke bagian mana saja yang membutuhkan.

Reiki bisa terasa panas atau dingin, terasa seperti gelombang, seperti getaran, atau seperti angin. Kadang-kadang kita merasakannya dan kadang-kadang tidak, namun yang pasti Reiki selalu ada. Reiki sebagai pengobatan membantu melepaskan gangguan energi dalam tubuh kita. Ketika energi terganggu, kita mengalami gejala emosional dan fisik, seperti hal-hal berikut:

  • Cemas
  • Sakit kronis
  • Kegelisahan
  • Sakit perut
  • Depresi
  • Alergi, asma, dan eksim
  • Takut atau khawatir berlebihan
  • Kanker, serangan jantung, dan stroke
  • Marah dan tegang
  • Perilaku adiktif
  • Rasa bersalah dan malu
  • Stres dan ketegangan

Dalam pengobatan Reiki, praktisi meletakkan tangan pada atau di atas aura tubuh pasien, dan menyalurkan Reiki ke tubuh pasien. Menyalurkan berarti energi datang melalui penyembuh dan bukan dari penyembuh. Penyembuh berfungsi sebagai saluran untuk energi. Selama dirawat, kadang ada reaksi kecil, seperti keluar air mata atau ketidaknyamanan, tetapi ini akan segera hilang. Jika keluar air mata, biarkan hal itu terjadi dan jangan ditahan. Air mata merupakan mekanisme untuk melepaskan gangguan energi dari tubuh.

Beberapa orang tidak merasakan apa-apa selama pengobatan Reiki, dan itu tidak masalah juga. Pasien tidak perlu merasakan Reiki ketika bekerja. Reiki sering bekerja dalam cara yang sangat halus. Pengobatan Reiki ibarat seperti memakan tablet, di mana pasien akan merasakan efek dalam waktu 15-30 menit. Pengobatan Reiki juga bisa dilakukan dari jarak jauh. Hal ini sangat berguna jika misalnya, pasien menderita flu atau infeksi yang dapat menular.

Perlu pula diketahui bahwa tidak ada kontra-indikasi untuk Reiki, yang berarti metode ni cocok untuk semua orang

Istilah “Reiki” sendiri sebenarnya pertama kali digunakan oleh beberapa orang murid Sensei Usui (anggota militer) yang hanya mempelajari sebagian aspek yang diajarkan oleh Sensei Usui (sepeninggal Usui wafat, mereka membentuk perkumpulan Usui Reiki Ryoho Gakkai). Untuk lebih mudahnya, istilah Reiki selanjutnya kita artikan sebagai seni olah spiritual yang di dalamnya terdapat sebuah system penyembuhan yang sangat sederhana dengan penyaluran energi kehidupan/energi alam semesta yang diterapkan dengan azas pemasrahan diri pada kekuasaan Tuhan YME. Penyembuhan bukanlah fokus utama ajaran Sensei Usui, beliau lebih menekankan pada peningkatan kesadaran ke-Tuhan-an, kemampuan menyembuhkan didapat pada saat seseorang semakin dekat dengan Tuhan-nya.

Sensei Usui mengajarkan kita untuk mengerti “tujuan hidup”, membangun “diri” yang waspada terhadap “arti hidup yang sebenarnya” sebagai bagian dari kesadaran menyeluruh dan menghubungkan seseorang pada tahap yang lebih tinggi dari kesadaran. Sensei mengajarkan bagaimana mengembangkan “Cinta”, membantu kita untuk mengerti arti sebenarnya dari “Cinta Tanpa Pamrih”.

Peningkatan kesadaran terjadi apabila seluruh “komponen tubuh” selaras satu sama lain, keseimbangan aspek fisik, mental, emosional dan spiritual. Penyembuhan/pengobatan dalam system ini (reiki) bertujuan untuk menyelaraskan dan menyehatkan kembali seluruh komponen tubuh kita agar siap menjalani kehidupan spiritual dengan baik.

Teknik Penyembuhan Reiki adalah sebuah bentuk penyembuhan yang “tidak konfrontatif” meringankan berbagai masalah dan trauma yang berbeda dengan cara yang sangat lembut. Karena sifatnya yang universal, Reiki dapat dipelajari oleh siapapun, tanpa memandang agama, keyakinan, usia, maupun tingkat spiritual seseorang . Semua yang anda butuhkan adalah niat yang tulus untuk menyembuhkan dan disembuhkan.

Salah satu keunikan seni penyembuhan Reiki adalah, Reiki berkerja disetiap tingkat penyembuhan dalam diri seseorang yang meliputi tubuh fisik, emosi, mental dan spiritual. Dengan kata lain Reiki menciptakan kesembuhan secara menyeluruh (holistic). Selain itu Reiki juga mempunyai kecerdasan tersendiri, dimana energi Reiki akan bekerja sesuai dengan kebutuhan tanpa harus diarahkan dengan usaha yang keras seperti dengan menggunakan tehnik lain/aliran lain yang bisa menguras energi penyembuh/praktisi. Energi Reiki juga dapat dikirimkan dari kejauhan dan bahkan melintasi ruang waktu dan tempat (antar negara & benua).

Mengalami Reiki adalah mengalami komunikasi cinta dari alam raya kepada semua mahluk hidup. Secara naluriah, sejak lahir kita mengenal kegembiraan yang berasal dari sentuhan cinta kasih orang lain. Sensasi sentuhan cinta kasih hadir di dalam banyak seni penyembuhan ajaib yang tersedia disekitar kita dan kita merasakan kenyamanan dari sentuhan seseorang sebelum ketrampilan menyembuhkan mereka memberi manfaat pada tubuh kita dan mendorong semangat hidup kita. Menerima Reiki melalui tangan anda sendiri atau tangan orang lain, berarti direngkuh dan didukung oleh kekuatan hidup alam raya itu sendiri. Dengan kata lain Reiki adalah menerima Energi Kosmis yang mengalir melalui segala sesuatu yang ada di bumi ini secara Ilahi.

Reiki memperlihatkan kita kebahagiaan yang dapat dirasakan bila kita hidup secara harmonis dengan Alam Semesta dan isinya. Cintailah, jika anda ingin dicintai, berikan dengan ikhlas dan anda akan menerima balasannya berlipat ganda. Orang yang menyalurkan Reiki tak pernah mengalami kehabisan energi, karena ia terus menerus “Dialiri Energi Cinta kasih” yang memperlihatkan kepada kita bahwa di dunia ini segala sesuatunya cukup tersedia.

Reiki adalah cinta kasih tanpa pamrih (Un-Conditional Love) disebuah dunia yang sering dilanda konflik, dan itu dimulai dari diri anda untuk menyebarkan energi cinta kasih ini ke seluruh dunia ini minimal dilingkungan anda sendiri

Iklan

>Reiki adalah energi, pengobatan, dan cara hidup.

>

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui di Jepang pada akhir abad ke-19. Sebagai energi, Reiki berarti kekuatan hidup universal. Energi ini merupakan tenaga penyembuhan yang ada di sekitar kita.  Apakah hidup anda terasa kurang atau anda telah menikmatinya secara penuh, dan apakah anda seorang yang melakukan pencarian spiritual, ataupaun seorang materialis berfikiran sempit, sedang mengalami masa depresi atau berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan, Reiki dapat menjangkau dan memperkaya wawasan anda. Energi yang meliputi spiritual dan alam semesta adalah kebijaksanaan dan kebenaran yang bersifat Ke-Tuhanan. Ia melampaui waktu dan ruang dan semua agama / kepercayaan.

Reiki dinikmati oleh orang-orang dari banyak agama yang berbeda dan bahkan tanpa agama, selain mendorong mereka hidup yang positif dan belas kasih kepada semua orang dan makhluk hidup di dunia ini.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui setelah beliau melakukan perjalanan spiritual yang cukup panjang dan melakukan meditasi di Gunung Kurama selama 21 hari. Pada hari-hari terakhir beliau bermeditasi, beliau dianugrahi Satori (pencerahan spiritual) dan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain. Sebenarnya pada awal system ‘Reiki’ ditemukan, Sensei Usui tidak menamakannya dengan istilah “Reiki”, beliau menyebutnya dengan istilah “Metode Untuk Mencapai Manusia Sempurna”, sedangkan murid-muridnya menyebut system ini dengan istilah “Usui Do” atau “Usui Teate”.

Saat energi dibiarkan masuk ke tubuh baik oleh diri kita sendiri atau dengan bantuan seorang praktisi Reiki terlatih, hal ini akan membantu keseimbangan energi kita. Keseimbangan energi akan membantu penyembuhan tubuh dari dalam. Reiki adalah energi cerdas dan bisa disalurkan ke bagian mana saja yang membutuhkan.

Reiki bisa terasa panas atau dingin, terasa seperti gelombang, seperti getaran, atau seperti angin. Kadang-kadang kita merasakannya dan kadang-kadang tidak, namun yang pasti Reiki selalu ada. Reiki sebagai pengobatan membantu melepaskan gangguan energi dalam tubuh kita. Ketika energi terganggu, kita mengalami gejala emosional dan fisik, seperti hal-hal berikut:

  • Cemas
  • Sakit kronis
  • Kegelisahan
  • Sakit perut
  • Depresi
  • Alergi, asma, dan eksim
  • Takut atau khawatir berlebihan
  • Kanker, serangan jantung, dan stroke
  • Marah dan tegang
  • Perilaku adiktif
  • Rasa bersalah dan malu
  • Stres dan ketegangan

Dalam pengobatan Reiki, praktisi meletakkan tangan pada atau di atas aura tubuh pasien, dan menyalurkan Reiki ke tubuh pasien. Menyalurkan berarti energi datang melalui penyembuh dan bukan dari penyembuh. Penyembuh berfungsi sebagai saluran untuk energi. Selama dirawat, kadang ada reaksi kecil, seperti keluar air mata atau ketidaknyamanan, tetapi ini akan segera hilang. Jika keluar air mata, biarkan hal itu terjadi dan jangan ditahan. Air mata merupakan mekanisme untuk melepaskan gangguan energi dari tubuh.

Beberapa orang tidak merasakan apa-apa selama pengobatan Reiki, dan itu tidak masalah juga. Pasien tidak perlu merasakan Reiki ketika bekerja. Reiki sering bekerja dalam cara yang sangat halus. Pengobatan Reiki ibarat seperti memakan tablet, di mana pasien akan merasakan efek dalam waktu 15-30 menit. Pengobatan Reiki juga bisa dilakukan dari jarak jauh. Hal ini sangat berguna jika misalnya, pasien menderita flu atau infeksi yang dapat menular.

Perlu pula diketahui bahwa tidak ada kontra-indikasi untuk Reiki, yang berarti metode ni cocok untuk semua orang

Istilah “Reiki” sendiri sebenarnya pertama kali digunakan oleh beberapa orang murid Sensei Usui (anggota militer) yang hanya mempelajari sebagian aspek yang diajarkan oleh Sensei Usui (sepeninggal Usui wafat, mereka membentuk perkumpulan Usui Reiki Ryoho Gakkai). Untuk lebih mudahnya, istilah Reiki selanjutnya kita artikan sebagai seni olah spiritual yang di dalamnya terdapat sebuah system penyembuhan yang sangat sederhana dengan penyaluran energi kehidupan/energi alam semesta yang diterapkan dengan azas pemasrahan diri pada kekuasaan Tuhan YME. Penyembuhan bukanlah fokus utama ajaran Sensei Usui, beliau lebih menekankan pada peningkatan kesadaran ke-Tuhan-an, kemampuan menyembuhkan didapat pada saat seseorang semakin dekat dengan Tuhan-nya.

Sensei Usui mengajarkan kita untuk mengerti “tujuan hidup”, membangun “diri” yang waspada terhadap “arti hidup yang sebenarnya” sebagai bagian dari kesadaran menyeluruh dan menghubungkan seseorang pada tahap yang lebih tinggi dari kesadaran. Sensei mengajarkan bagaimana mengembangkan “Cinta”, membantu kita untuk mengerti arti sebenarnya dari “Cinta Tanpa Pamrih”.

Peningkatan kesadaran terjadi apabila seluruh “komponen tubuh” selaras satu sama lain, keseimbangan aspek fisik, mental, emosional dan spiritual. Penyembuhan/pengobatan dalam system ini (reiki) bertujuan untuk menyelaraskan dan menyehatkan kembali seluruh komponen tubuh kita agar siap menjalani kehidupan spiritual dengan baik.

Teknik Penyembuhan Reiki adalah sebuah bentuk penyembuhan yang “tidak konfrontatif” meringankan berbagai masalah dan trauma yang berbeda dengan cara yang sangat lembut. Karena sifatnya yang universal, Reiki dapat dipelajari oleh siapapun, tanpa memandang agama, keyakinan, usia, maupun tingkat spiritual seseorang . Semua yang anda butuhkan adalah niat yang tulus untuk menyembuhkan dan disembuhkan.

Salah satu keunikan seni penyembuhan Reiki adalah, Reiki berkerja disetiap tingkat penyembuhan dalam diri seseorang yang meliputi tubuh fisik, emosi, mental dan spiritual. Dengan kata lain Reiki menciptakan kesembuhan secara menyeluruh (holistic). Selain itu Reiki juga mempunyai kecerdasan tersendiri, dimana energi Reiki akan bekerja sesuai dengan kebutuhan tanpa harus diarahkan dengan usaha yang keras seperti dengan menggunakan tehnik lain/aliran lain yang bisa menguras energi penyembuh/praktisi. Energi Reiki juga dapat dikirimkan dari kejauhan dan bahkan melintasi ruang waktu dan tempat (antar negara & benua).

Mengalami Reiki adalah mengalami komunikasi cinta dari alam raya kepada semua mahluk hidup. Secara naluriah, sejak lahir kita mengenal kegembiraan yang berasal dari sentuhan cinta kasih orang lain. Sensasi sentuhan cinta kasih hadir di dalam banyak seni penyembuhan ajaib yang tersedia disekitar kita dan kita merasakan kenyamanan dari sentuhan seseorang sebelum ketrampilan menyembuhkan mereka memberi manfaat pada tubuh kita dan mendorong semangat hidup kita. Menerima Reiki melalui tangan anda sendiri atau tangan orang lain, berarti direngkuh dan didukung oleh kekuatan hidup alam raya itu sendiri. Dengan kata lain Reiki adalah menerima Energi Kosmis yang mengalir melalui segala sesuatu yang ada di bumi ini secara Ilahi.

Reiki memperlihatkan kita kebahagiaan yang dapat dirasakan bila kita hidup secara harmonis dengan Alam Semesta dan isinya. Cintailah, jika anda ingin dicintai, berikan dengan ikhlas dan anda akan menerima balasannya berlipat ganda. Orang yang menyalurkan Reiki tak pernah mengalami kehabisan energi, karena ia terus menerus “Dialiri Energi Cinta kasih” yang memperlihatkan kepada kita bahwa di dunia ini segala sesuatunya cukup tersedia.

Reiki adalah cinta kasih tanpa pamrih (Un-Conditional Love) disebuah dunia yang sering dilanda konflik, dan itu dimulai dari diri anda untuk menyebarkan energi cinta kasih ini ke seluruh dunia ini minimal dilingkungan anda sendiri

>Reiki adalah energi, pengobatan, dan cara hidup.

>

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui di Jepang pada akhir abad ke-19. Sebagai energi, Reiki berarti kekuatan hidup universal. Energi ini merupakan tenaga penyembuhan yang ada di sekitar kita.  Apakah hidup anda terasa kurang atau anda telah menikmatinya secara penuh, dan apakah anda seorang yang melakukan pencarian spiritual, ataupaun seorang materialis berfikiran sempit, sedang mengalami masa depresi atau berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan, Reiki dapat menjangkau dan memperkaya wawasan anda. Energi yang meliputi spiritual dan alam semesta adalah kebijaksanaan dan kebenaran yang bersifat Ke-Tuhanan. Ia melampaui waktu dan ruang dan semua agama / kepercayaan.

Reiki dinikmati oleh orang-orang dari banyak agama yang berbeda dan bahkan tanpa agama, selain mendorong mereka hidup yang positif dan belas kasih kepada semua orang dan makhluk hidup di dunia ini.

Reiki ditemukan oleh Mikao Usui setelah beliau melakukan perjalanan spiritual yang cukup panjang dan melakukan meditasi di Gunung Kurama selama 21 hari. Pada hari-hari terakhir beliau bermeditasi, beliau dianugrahi Satori (pencerahan spiritual) dan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain. Sebenarnya pada awal system ‘Reiki’ ditemukan, Sensei Usui tidak menamakannya dengan istilah “Reiki”, beliau menyebutnya dengan istilah “Metode Untuk Mencapai Manusia Sempurna”, sedangkan murid-muridnya menyebut system ini dengan istilah “Usui Do” atau “Usui Teate”.

Saat energi dibiarkan masuk ke tubuh baik oleh diri kita sendiri atau dengan bantuan seorang praktisi Reiki terlatih, hal ini akan membantu keseimbangan energi kita. Keseimbangan energi akan membantu penyembuhan tubuh dari dalam. Reiki adalah energi cerdas dan bisa disalurkan ke bagian mana saja yang membutuhkan.

Reiki bisa terasa panas atau dingin, terasa seperti gelombang, seperti getaran, atau seperti angin. Kadang-kadang kita merasakannya dan kadang-kadang tidak, namun yang pasti Reiki selalu ada. Reiki sebagai pengobatan membantu melepaskan gangguan energi dalam tubuh kita. Ketika energi terganggu, kita mengalami gejala emosional dan fisik, seperti hal-hal berikut:

  • Cemas
  • Sakit kronis
  • Kegelisahan
  • Sakit perut
  • Depresi
  • Alergi, asma, dan eksim
  • Takut atau khawatir berlebihan
  • Kanker, serangan jantung, dan stroke
  • Marah dan tegang
  • Perilaku adiktif
  • Rasa bersalah dan malu
  • Stres dan ketegangan

Dalam pengobatan Reiki, praktisi meletakkan tangan pada atau di atas aura tubuh pasien, dan menyalurkan Reiki ke tubuh pasien. Menyalurkan berarti energi datang melalui penyembuh dan bukan dari penyembuh. Penyembuh berfungsi sebagai saluran untuk energi. Selama dirawat, kadang ada reaksi kecil, seperti keluar air mata atau ketidaknyamanan, tetapi ini akan segera hilang. Jika keluar air mata, biarkan hal itu terjadi dan jangan ditahan. Air mata merupakan mekanisme untuk melepaskan gangguan energi dari tubuh.

Beberapa orang tidak merasakan apa-apa selama pengobatan Reiki, dan itu tidak masalah juga. Pasien tidak perlu merasakan Reiki ketika bekerja. Reiki sering bekerja dalam cara yang sangat halus. Pengobatan Reiki ibarat seperti memakan tablet, di mana pasien akan merasakan efek dalam waktu 15-30 menit. Pengobatan Reiki juga bisa dilakukan dari jarak jauh. Hal ini sangat berguna jika misalnya, pasien menderita flu atau infeksi yang dapat menular.

Perlu pula diketahui bahwa tidak ada kontra-indikasi untuk Reiki, yang berarti metode ni cocok untuk semua orang

Istilah “Reiki” sendiri sebenarnya pertama kali digunakan oleh beberapa orang murid Sensei Usui (anggota militer) yang hanya mempelajari sebagian aspek yang diajarkan oleh Sensei Usui (sepeninggal Usui wafat, mereka membentuk perkumpulan Usui Reiki Ryoho Gakkai). Untuk lebih mudahnya, istilah Reiki selanjutnya kita artikan sebagai seni olah spiritual yang di dalamnya terdapat sebuah system penyembuhan yang sangat sederhana dengan penyaluran energi kehidupan/energi alam semesta yang diterapkan dengan azas pemasrahan diri pada kekuasaan Tuhan YME. Penyembuhan bukanlah fokus utama ajaran Sensei Usui, beliau lebih menekankan pada peningkatan kesadaran ke-Tuhan-an, kemampuan menyembuhkan didapat pada saat seseorang semakin dekat dengan Tuhan-nya.

Sensei Usui mengajarkan kita untuk mengerti “tujuan hidup”, membangun “diri” yang waspada terhadap “arti hidup yang sebenarnya” sebagai bagian dari kesadaran menyeluruh dan menghubungkan seseorang pada tahap yang lebih tinggi dari kesadaran. Sensei mengajarkan bagaimana mengembangkan “Cinta”, membantu kita untuk mengerti arti sebenarnya dari “Cinta Tanpa Pamrih”.

Peningkatan kesadaran terjadi apabila seluruh “komponen tubuh” selaras satu sama lain, keseimbangan aspek fisik, mental, emosional dan spiritual. Penyembuhan/pengobatan dalam system ini (reiki) bertujuan untuk menyelaraskan dan menyehatkan kembali seluruh komponen tubuh kita agar siap menjalani kehidupan spiritual dengan baik.

Teknik Penyembuhan Reiki adalah sebuah bentuk penyembuhan yang “tidak konfrontatif” meringankan berbagai masalah dan trauma yang berbeda dengan cara yang sangat lembut. Karena sifatnya yang universal, Reiki dapat dipelajari oleh siapapun, tanpa memandang agama, keyakinan, usia, maupun tingkat spiritual seseorang . Semua yang anda butuhkan adalah niat yang tulus untuk menyembuhkan dan disembuhkan.

Salah satu keunikan seni penyembuhan Reiki adalah, Reiki berkerja disetiap tingkat penyembuhan dalam diri seseorang yang meliputi tubuh fisik, emosi, mental dan spiritual. Dengan kata lain Reiki menciptakan kesembuhan secara menyeluruh (holistic). Selain itu Reiki juga mempunyai kecerdasan tersendiri, dimana energi Reiki akan bekerja sesuai dengan kebutuhan tanpa harus diarahkan dengan usaha yang keras seperti dengan menggunakan tehnik lain/aliran lain yang bisa menguras energi penyembuh/praktisi. Energi Reiki juga dapat dikirimkan dari kejauhan dan bahkan melintasi ruang waktu dan tempat (antar negara & benua).

Mengalami Reiki adalah mengalami komunikasi cinta dari alam raya kepada semua mahluk hidup. Secara naluriah, sejak lahir kita mengenal kegembiraan yang berasal dari sentuhan cinta kasih orang lain. Sensasi sentuhan cinta kasih hadir di dalam banyak seni penyembuhan ajaib yang tersedia disekitar kita dan kita merasakan kenyamanan dari sentuhan seseorang sebelum ketrampilan menyembuhkan mereka memberi manfaat pada tubuh kita dan mendorong semangat hidup kita. Menerima Reiki melalui tangan anda sendiri atau tangan orang lain, berarti direngkuh dan didukung oleh kekuatan hidup alam raya itu sendiri. Dengan kata lain Reiki adalah menerima Energi Kosmis yang mengalir melalui segala sesuatu yang ada di bumi ini secara Ilahi.

Reiki memperlihatkan kita kebahagiaan yang dapat dirasakan bila kita hidup secara harmonis dengan Alam Semesta dan isinya. Cintailah, jika anda ingin dicintai, berikan dengan ikhlas dan anda akan menerima balasannya berlipat ganda. Orang yang menyalurkan Reiki tak pernah mengalami kehabisan energi, karena ia terus menerus “Dialiri Energi Cinta kasih” yang memperlihatkan kepada kita bahwa di dunia ini segala sesuatunya cukup tersedia.

Reiki adalah cinta kasih tanpa pamrih (Un-Conditional Love) disebuah dunia yang sering dilanda konflik, dan itu dimulai dari diri anda untuk menyebarkan energi cinta kasih ini ke seluruh dunia ini minimal dilingkungan anda sendiri

Pelatihan Gratis Quantum Husada

ATTUNEMENT
Dari arti katanya, attunement berarti proses penyelarasan panjang gelombang (Frekwensi). Proses attunement artinya proses penyelarasan frekwensi diri seseorang [ FREKWENSI GELOMBANG HATI, PIKIRAN, JIWA, DAN RUHNYA ] di TUNE IN atau di setting untuk bisa terhubung dengan frekwensi tertentu. Ini ibarat kita sedang mencari frekwensi sebuah stasiun radio dan mendengarkan siaran dari satasion radio tersebut.

Proses attunement berarti proses menyelaraskan panjang gelombang calon praktisi dengan Spiritual Energi Cahaya Ilahi. Melalui proses ini. calon praktisi terhubung dengan Spiritual Energi Cahaya Ilahi dan menjadi saluran bagi Spiritual Energi Cahaya Ilahi. Setelah itu, kapanpun dan dimanapun, sang praktisi dapat terhubung secara instant dengan Spiritual Energi Cahaya Ilahi.

Bila tradisi esoteris yang kita ikuti bersumber dari non muslim, secara otomatis itu artinya keruhanian kita di selaraskan dengan sumber spiritualitas dari energi ruh non muslim.

Sedangkan bila dari tradisi muslim, maka dari aliran apakah guru spiritual anda. bila dari aliran khodam maka frekwensi anda di TUNE IN untuk selaras dengan medan energi khodam, Bila dari aliran Sufi maka frekwensi anda di TUNE IN dengan Medan Energi dari sistem energi NUR ILAHI.

INISIASI
Anda mungkin memutuskan untuk dapat menerapkan Reiki pada diri sendiri atau membantu orang lain, hewan ataupun tanaman. “Inisiasi Reiki” adalah persyaratan mutlak untuk mempratekkan Reiki, dan sebuah unsur penyembuhan yang membedakan Reiki dari system penyembuhan lain. Reiki tak akan berfungsi jika anda belum di”inisiasi” oleh seorang guru / Reiki Master yang telah diinisiasi, bahkan meskipun anda sudah mempunyai ketrampilan menyembuhkan lain yang menakjubkan, dan kemampuan ini akan dilengkapi dengan Reiki segera setelah anda menerima Inisiasi Reiki itu.

Dalam memilih untuk di ‘Inisiasi Reiki’, Anda sedang memulai suatu perjalanan menuju penyembuhan diri sendiri secara fisik, mental, emosional, dan spiritual. Singkatnya inisiasi Reiki sering membantu orang menyadari potensi mereka dengan cara apapun yang mereka pilih untuk melakukannya. Hubungan antara guru dengan murid adalah bagian dari banyak praktek yang berusia ribuan tahun, namun sesuatu yang unik didunia Barat, dimana informasi begitu mudah diakses.

Usui menerima penginisiasian Reikinya secara ‘langsung’ dari Tuhan melalui “Meditasi” selama 21 hari berturut-turut dan sejak itu Reiki telah diturunkan secara orang-perorangan dan tersebar ke seluruh dunia.. Penginisiasian adalah sebuah pengalaman yang penuh makna baik bagi guru maupun murid. Proses ini merupakan karunia bagi kedua belah pihak dan merupakan hal yang menakjubkan untuk dapat berbagi Reiki dengan seseorang. Dan mengetahui bahwa orang lain diberi kekuatan untuk berbagi Reiki baik dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Seorang murid akan selalu mengingat penginisiasi Reiki-nya yang menyenangkan, karena pengalaman yang ia rasakan serta perhatian dan komunikasi yang diberikan gurunya pada saat itu.

Ascention adalah proses penyelarasan dan penghubungan energi siswa dengan energi Reiki. Istilah attunement/ascention banyak dipakai oleh para Reiki Master dari dunia barat, sedangkan bentuk asli dari attunement adalah “Reiju”. Reiju diberikan oleh Sensei Usui kepada murid-muridnya yang berfungsi sebagai pemberian attunement (pemberdayaan), ascention (penyelarasan) dan empowerment (penguatan) energi Reiki yang telah diterima.

Attunement / Rei ju hanya bisa dilakukan oleh seorang Reiki Master yang berhak dan mampu. Kemampuan seorang Master Reiki untuk melakukan sesuatu proses Attunement adalah didapatkan dari Master Reiki sebelumnya, dengan suatu proses yang sama. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Attunement/Reiju merupakan sesuatu yang bersifat turun-temurun dari suatu generasi Reiki ke generasi berikutnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat silsilah keilmuan Reiki (line age) yang akan berpusat ke Usui.

Sedangkan pada tradisi di NAQS DNA, Attunement tidak hanya berlaku di awal inisisasi seorang siswa baru saja. Tetapi attunement dapat dilakukan sebagai sebuah bagian rutin dari latihan. Attunement atau Reiju dalam tradisi tasawuf disebut dengan Tawajjuh, dalam sesi ini seorang khalifah yang sudah memperoleh hak untuk mentawajjuh santri yunior melakukan penyelarasan sistem energi santri yunior dengan sistem energi Ilahi Nurun ‘Ala Nuurin. Dan perlu diketahui, Quantum Husada NAQS DNA tidak terkait dengan reiki dari aliran manapun. Energi Ilahi yang di attunementkan kepada siswa adalah murni dari Sistem Energi Ilahi dari tradisi Tasawuf/Sufi. Yang tentu saja lebih tinggi level energinya dari sekedar Reiki pada umumnya. Istilah Reiki kami gunakan hanya untuk mempermudah penyampaian pelajaran saja.

Setelah anda di-attunement/di-rei ju oleh Master Reiki, maka anda telah terhubung dan terselaraskan dengan sumber energi Reiki, sehingga anda dapat mengakses dan menyalurkan energi Reiki baik kepada sendiri maupun ke objek lain. Proses attunement juga berarti cara Reiki untuk “menghubungkan kembali” dan “menyelaraskan” manusia sebagai mikrokosmos dengan alam semesta jagad raya sebagai makrokosmos.

Dalam kurun waktu (paling lama) 2-4 minggu setelah menerima attunement Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda secara utuh dan sempurna. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional maupun spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat di tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi-nya yang baru.

Kadang-kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi. Ada juga beberapa orang yang merasakan kenikmatan yang lebih dalam melakukan ibadah-nya.

Setelah menerima Attunement, terjadi juga fenomena “penyelarasan kembali” tubuh terhadap alam semesta. Oleh karena itu dalam rangka “penyelarasan kembali” pada Pasca-Attunement ini akan terjadi suatu proses yang disebut dengan “Detoksifikasi”, dimana untuk Reiki Tingkat Pertama yang terjadi adalah detoksifikasi secara fisik.

Bagi orang-orang tertentu, proses detoksifikasi fisik dapat berupa suatu hal yang menyenangkan, bagi lainnya mungkin tidak menyenangkan, dan ada pula yang tidak merasakan atau tidak terpengaruh adanya detoksifikasi fisik ini.

Berikut ini beberapa gejala detoksifikasi fisik Pasca-Attunement Reiki bagi pemula :

  • Rasa kantuk yang berlebihan.
  • Tidur lebih nyenyak.
  • Bertambahnya energi secara berlebihan, sehingga agak sulit untuk tidur, bersemangat untuk melakukan gerakan.
  • Frekwensi buang air besar & kecil bertambah.
  • Bergesernya siklus haid.
  • Nafsu makan bertambah.
  • Dll.

Attunement Reiki juga bersifat menyelaraskan sekaligus membersihkan badan eterik secara menyeluruh. Oleh karena itu seringkali terjadi beberapa peserta pelatihan Reiki secara “mendadak” terbangkit pula kemampuan psikisnya. Kasus yang sering terjadi adalah munculnya kemampuan : Clairvoyance, Clairsentience atau Clairaudience dari para peserta pelatihan Reiki.

Pelatihan Reiki tidak di-disain untuk membangkitkan kemampuan-kemampuan psikis seperti ini, akan tetapi jika seseorang dilahirkan dengan potensi talenta semacam ini, maka proses Attunement Reiki secara “tidak sengaja” dapat membangkitkan bakat kemampuan-kemampuan semacam ini.

Hendaknya detoksifikasi fisik dalam bentuk apapun juga dapat diterima dan disadari sebagai sesuatu yang positif, dalam rangka tubuh kembali selaras dengan alam semesta.

Reiki selalu tersedia dan tidak terbatas. Sekali anda diselaraskan dengan energi tersebut, anda tidak akan kehilangan energi itu dan tidak bisa digunakan secara berlebihan. Energi ini sangat aman dan sangat mudah digunakan setiap saat, dimana saja, dalam situasi apapun. Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

Persiapan dan proses Inisiasi Reiki
Ada beberapa hal yang dapat disiapkan oleh seorang murid menjelang penginisiasian Reiki-nya baik secara psikologis maupun mental. Selama beberapa hari sebelum penginisiasian Reiki, minumlah sebanyak mungkin air untuk membersihkan system percernaan, dan menyantap makanan organic yang segar dan tidak diproses sebanyak -banyaknya.

Jika anda mengunakan obat-obatan yang bersifat rekreasional, termasuk rokok dan alkohol, kurangilah itu sehingga semaksimal mungkin. Jika anda membiarkan diri untuk rileks dan merenungkan langkah anda ke dalam Reiki, anda mungkin ingin melakukan eksperimen dengan meletakkan tangan pada tubuh anda sendiri untuk merasakan sensasi yang muncul, sehingga anda dapat membandingkanya dengan kondisi setelah penginisiasian Reiki. Ambillah peluang ini untuk berhubungan dengan semua kekuatan penyembuhan yang ada pada diri anda, yang akan diperkuat dengan peninisiasian Reiki.

Proses Inisiasi Reiki
Anda bisa duduk di kursi, sikap tubuh santai, pasrah penuh kepada Tuhan, berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing., dan sang Reiki Master bergerak mengelilingi kursi itu sepanjang proses penginisiasian. Selama penginisiasian anda, bersikap rilekslah dan nikmati saat tersebut. Anda mungkin akan merasakan banyak sensasi yang menakjubkan dari yang bersifat emosional hingga yang lebih halus. Setelah lebih kurang Inisiasi 10 – 15 menit itu, anda langsung bisa menggunakan Reiki hanya dengan Niat dan Doa kepada Tuhan. Anda sudah bisa membagikan Reiki ini untuk diri sendiri dan orang lain bahkan kepada seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.

Setelah Inisiasi Reiki
Dalam 2-4 minggu usai suatu penginisiasian Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional dan spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat disepanjang tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi -nya yang baru. Kadang -kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega dan geli, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi.

Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Jikapun anda tidak menggunakannya selama bertahun-tahun, ia akan tetap berada di tubuh anda bila diminta “Tangan di angkat, Reiki berfungsi, Tangan diturunkan, Reiki terhenti”. Tetapi, semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

PELAJARAN SELANJUTNYA KLIK

ATAU KLIK DI SINI

>Free Reiki NAQS Attunement

>

Anda mungkin memutuskan untuk dapat menerapkan Reiki pada diri sendiri atau membantu orang lain, hewan ataupun tanaman. “Inisiasi Reiki” adalah persyaratan mutlak untuk mempratekkan Reiki, dan sebuah unsur penyembuhan yang membedakan Reiki dari system penyembuhan lain. Reiki tak akan berfungsi jika anda belum di”inisiasi” oleh seorang guru / Reiki Master yang telah diinisiasi, bahkan meskipun anda sudah mempunyai ketrampilan menyembuhkan lain yang menakjubkan, dan kemampuan ini akan dilengkapi dengan Reiki segera setelah anda menerima Inisiasi Reiki itu.

Dalam memilih untuk di ‘Inisiasi Reiki’, Anda sedang memulai suatu perjalanan menuju penyembuhan diri sendiri secara fisik, mental, emosional, dan spiritual. Singkatnya inisiasi Reiki sering membantu orang menyadari potensi mereka dengan cara apapun yang mereka pilih untuk melakukannya. Hubungan antara guru dengan murid adalah bagian dari banyak praktek yang berusia ribuan tahun, namun sesuatu yang unik didunia Barat, dimana informasi begitu mudah diakses.

Usui menerima penginisiasian Reikinya secara ‘langsung’ dari Tuhan melalui “Meditasi” selama 21 hari berturut-turut dan sejak itu Reiki telah diturunkan secara orang-perorangan dan tersebar ke seluruh dunia.. Penginisiasian adalah sebuah pengalaman yang penuh makna baik bagi guru maupun murid. Proses ini merupakan karunia bagi kedua belah pihak dan merupakan hal yang menakjubkan untuk dapat berbagi Reiki dengan seseorang. Dan mengetahui bahwa orang lain diberi kekuatan untuk berbagi Reiki baik dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Seorang murid akan selalu mengingat penginisiasi Reiki-nya yang menyenangkan, karena pengalaman yang ia rasakan serta perhatian dan komunikasi yang diberikan gurunya pada saat itu.

Ascention adalah proses penyelarasan dan penghubungan energi siswa dengan energi Reiki. Istilah attunement/ascention banyak dipakai oleh para Reiki Master dari dunia barat, sedangkan bentuk asli dari attunement adalah “Reiju”. Reiju diberikan oleh Sensei Usui kepada murid-muridnya yang berfungsi sebagai pemberian attunement (pemberdayaan), ascention (penyelarasan) dan empowerment (penguatan) energi Reiki yang telah diterima.

Attunement / Rei ju hanya bisa dilakukan oleh seorang Reiki Master yang berhak dan mampu. Kemampuan seorang Master Reiki untuk melakukan sesuatu proses Attunement adalah didapatkan dari Master Reiki sebelumnya, dengan suatu proses yang sama. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Attunement/Reiju merupakan sesuatu yang bersifat turun-temurun dari suatu generasi Reiki ke generasi berikutnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat silsilah keilmuan Reiki (line age) yang akan berpusat ke Usui.

Setelah anda di-attunement/di-rei ju oleh Master Reiki, maka anda telah terhubung dan terselaraskan dengan sumber energi Reiki, sehingga anda dapat mengakses dan menyalurkan energi Reiki baik kepada sendiri maupun ke objek lain. Proses attunement juga berarti cara Reiki untuk “menghubungkan kembali” dan “menyelaraskan” manusia sebagai mikrokosmos dengan alam semesta jagad raya sebagai makrokosmos.

Dalam kurun waktu (paling lama) 2-4 minggu setelah menerima attunement Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda secara utuh dan sempurna. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional maupun spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat di tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi-nya yang baru.

Kadang-kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi. Ada juga beberapa orang yang merasakan kenikmatan yang lebih dalam melakukan ibadah-nya.

Setelah menerima Attunement, terjadi juga fenomena “penyelarasan kembali” tubuh terhadap alam semesta. Oleh karena itu dalam rangka “penyelarasan kembali” pada Pasca-Attunement ini akan terjadi suatu proses yang disebut dengan “Detoksifikasi”, dimana untuk Reiki Tingkat Pertama yang terjadi adalah detoksifikasi secara fisik.

Bagi orang-orang tertentu, proses detoksifikasi fisik dapat berupa suatu hal yang menyenangkan, bagi lainnya mungkin tidak menyenangkan, dan ada pula yang tidak merasakan atau tidak terpengaruh adanya detoksifikasi fisik ini.

Berikut ini beberapa gejala detoksifikasi fisik Pasca-Attunement Reiki bagi pemula :

  • Rasa kantuk yang berlebihan.
  • Tidur lebih nyenyak.
  • Bertambahnya energi secara berlebihan, sehingga agak sulit untuk tidur, bersemangat untuk melakukan gerakan.
  • Frekwensi buang air besar & kecil bertambah.
  • Bergesernya siklus haid.
  • Nafsu makan bertambah.
  • Dll.

Attunement Reiki juga bersifat menyelaraskan sekaligus membersihkan badan eterik secara menyeluruh. Oleh karena itu seringkali terjadi beberapa peserta pelatihan Reiki secara “mendadak” terbangkit pula kemampuan psikisnya. Kasus yang sering terjadi adalah munculnya kemampuan : Clairvoyance, Clairsentience atau Clairaudience dari para peserta pelatihan Reiki.

Pelatihan Reiki tidak di-disain untuk membangkitkan kemampuan-kemampuan psikis seperti ini, akan tetapi jika seseorang dilahirkan dengan potensi talenta semacam ini, maka proses Attunement Reiki secara “tidak sengaja” dapat membangkitkan bakat kemampuan-kemampuan semacam ini.

Hendaknya detoksifikasi fisik dalam bentuk apapun juga dapat diterima dan disadari sebagai sesuatu yang positif, dalam rangka tubuh kembali selaras dengan alam semesta.

Reiki selalu tersedia dan tidak terbatas. Sekali anda diselaraskan dengan energi tersebut, anda tidak akan kehilangan energi itu dan tidak bisa digunakan secara berlebihan. Energi ini sangat aman dan sangat mudah digunakan setiap saat, dimana saja, dalam situasi apapun. Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

Persiapan dan proses Inisiasi Reiki

Ada beberapa hal yang dapat disiapkan oleh seorang murid menjelang penginisiasian Reiki-nya baik secara psikologis maupun mental. Selama beberapa hari sebelum penginisiasian Reiki, minumlah sebanyak mungkin air untuk membersihkan system percernaan, dan menyantap makanan organic yang segar dan tidak diproses sebanyak -banyaknya.

Jika anda mengunakan obat-obatan yang bersifat rekreasional, termasuk rokok dan alkohol, kurangilah itu sehingga semaksimal mungkin. Jika anda membiarkan diri untuk rileks dan merenungkan langkah anda ke dalam Reiki, anda mungkin ingin melakukan eksperimen dengan meletakkan tangan pada tubuh anda sendiri untuk merasakan sensasi yang muncul, sehingga anda dapat membandingkanya dengan kondisi setelah penginisiasian Reiki. Ambillah peluang ini untuk berhubungan dengan semua kekuatan penyembuhan yang ada pada diri anda, yang akan diperkuat dengan peninisiasian Reiki.

Proses Inisiasi Reiki

Anda bisa duduk di kursi, sikap tubuh santai, pasrah penuh kepada Tuhan, berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing., dan sang Reiki Master bergerak mengelilingi kursi itu sepanjang proses penginisiasian. Selama penginisiasian anda, bersikap rilekslah dan nikmati saat tersebut. Anda mungkin akan merasakan banyak sensasi yang menakjubkan dari yang bersifat emosional hingga yang lebih halus. Setelah lebih kurang Inisiasi 10 – 15 menit itu, anda langsung bisa menggunakan Reiki hanya dengan Niat dan Doa kepada Tuhan. Anda sudah bisa membagikan Reiki ini untuk diri sendiri dan orang lain bahkan kepada seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.

Setelah Inisiasi Reiki

Dalam 2-4 minggu usai suatu penginisiasian Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional dan spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat disepanjang tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi -nya yang baru. Kadang -kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega dan geli, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi.

Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Jikapun anda tidak menggunakannya selama bertahun-tahun, ia akan tetap berada di tubuh anda bila diminta “Tangan di angkat, Reiki berfungsi, Tangan diturunkan, Reiki terhenti”. Tetapi, semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

Attunement Reiki NAQS Level 1 Gratis (Klik)

>Free Reiki NAQS Attunement

>

Anda mungkin memutuskan untuk dapat menerapkan Reiki pada diri sendiri atau membantu orang lain, hewan ataupun tanaman. “Inisiasi Reiki” adalah persyaratan mutlak untuk mempratekkan Reiki, dan sebuah unsur penyembuhan yang membedakan Reiki dari system penyembuhan lain. Reiki tak akan berfungsi jika anda belum di”inisiasi” oleh seorang guru / Reiki Master yang telah diinisiasi, bahkan meskipun anda sudah mempunyai ketrampilan menyembuhkan lain yang menakjubkan, dan kemampuan ini akan dilengkapi dengan Reiki segera setelah anda menerima Inisiasi Reiki itu.

Dalam memilih untuk di ‘Inisiasi Reiki’, Anda sedang memulai suatu perjalanan menuju penyembuhan diri sendiri secara fisik, mental, emosional, dan spiritual. Singkatnya inisiasi Reiki sering membantu orang menyadari potensi mereka dengan cara apapun yang mereka pilih untuk melakukannya. Hubungan antara guru dengan murid adalah bagian dari banyak praktek yang berusia ribuan tahun, namun sesuatu yang unik didunia Barat, dimana informasi begitu mudah diakses.

Usui menerima penginisiasian Reikinya secara ‘langsung’ dari Tuhan melalui “Meditasi” selama 21 hari berturut-turut dan sejak itu Reiki telah diturunkan secara orang-perorangan dan tersebar ke seluruh dunia.. Penginisiasian adalah sebuah pengalaman yang penuh makna baik bagi guru maupun murid. Proses ini merupakan karunia bagi kedua belah pihak dan merupakan hal yang menakjubkan untuk dapat berbagi Reiki dengan seseorang. Dan mengetahui bahwa orang lain diberi kekuatan untuk berbagi Reiki baik dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Seorang murid akan selalu mengingat penginisiasi Reiki-nya yang menyenangkan, karena pengalaman yang ia rasakan serta perhatian dan komunikasi yang diberikan gurunya pada saat itu.

Ascention adalah proses penyelarasan dan penghubungan energi siswa dengan energi Reiki. Istilah attunement/ascention banyak dipakai oleh para Reiki Master dari dunia barat, sedangkan bentuk asli dari attunement adalah “Reiju”. Reiju diberikan oleh Sensei Usui kepada murid-muridnya yang berfungsi sebagai pemberian attunement (pemberdayaan), ascention (penyelarasan) dan empowerment (penguatan) energi Reiki yang telah diterima.

Attunement / Rei ju hanya bisa dilakukan oleh seorang Reiki Master yang berhak dan mampu. Kemampuan seorang Master Reiki untuk melakukan sesuatu proses Attunement adalah didapatkan dari Master Reiki sebelumnya, dengan suatu proses yang sama. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Attunement/Reiju merupakan sesuatu yang bersifat turun-temurun dari suatu generasi Reiki ke generasi berikutnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat silsilah keilmuan Reiki (line age) yang akan berpusat ke Usui.

Setelah anda di-attunement/di-rei ju oleh Master Reiki, maka anda telah terhubung dan terselaraskan dengan sumber energi Reiki, sehingga anda dapat mengakses dan menyalurkan energi Reiki baik kepada sendiri maupun ke objek lain. Proses attunement juga berarti cara Reiki untuk “menghubungkan kembali” dan “menyelaraskan” manusia sebagai mikrokosmos dengan alam semesta jagad raya sebagai makrokosmos.

Dalam kurun waktu (paling lama) 2-4 minggu setelah menerima attunement Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda secara utuh dan sempurna. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional maupun spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat di tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi-nya yang baru.

Kadang-kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi. Ada juga beberapa orang yang merasakan kenikmatan yang lebih dalam melakukan ibadah-nya.

Setelah menerima Attunement, terjadi juga fenomena “penyelarasan kembali” tubuh terhadap alam semesta. Oleh karena itu dalam rangka “penyelarasan kembali” pada Pasca-Attunement ini akan terjadi suatu proses yang disebut dengan “Detoksifikasi”, dimana untuk Reiki Tingkat Pertama yang terjadi adalah detoksifikasi secara fisik.

Bagi orang-orang tertentu, proses detoksifikasi fisik dapat berupa suatu hal yang menyenangkan, bagi lainnya mungkin tidak menyenangkan, dan ada pula yang tidak merasakan atau tidak terpengaruh adanya detoksifikasi fisik ini.

Berikut ini beberapa gejala detoksifikasi fisik Pasca-Attunement Reiki bagi pemula :

  • Rasa kantuk yang berlebihan.
  • Tidur lebih nyenyak.
  • Bertambahnya energi secara berlebihan, sehingga agak sulit untuk tidur, bersemangat untuk melakukan gerakan.
  • Frekwensi buang air besar & kecil bertambah.
  • Bergesernya siklus haid.
  • Nafsu makan bertambah.
  • Dll.

Attunement Reiki juga bersifat menyelaraskan sekaligus membersihkan badan eterik secara menyeluruh. Oleh karena itu seringkali terjadi beberapa peserta pelatihan Reiki secara “mendadak” terbangkit pula kemampuan psikisnya. Kasus yang sering terjadi adalah munculnya kemampuan : Clairvoyance, Clairsentience atau Clairaudience dari para peserta pelatihan Reiki.

Pelatihan Reiki tidak di-disain untuk membangkitkan kemampuan-kemampuan psikis seperti ini, akan tetapi jika seseorang dilahirkan dengan potensi talenta semacam ini, maka proses Attunement Reiki secara “tidak sengaja” dapat membangkitkan bakat kemampuan-kemampuan semacam ini.

Hendaknya detoksifikasi fisik dalam bentuk apapun juga dapat diterima dan disadari sebagai sesuatu yang positif, dalam rangka tubuh kembali selaras dengan alam semesta.

Reiki selalu tersedia dan tidak terbatas. Sekali anda diselaraskan dengan energi tersebut, anda tidak akan kehilangan energi itu dan tidak bisa digunakan secara berlebihan. Energi ini sangat aman dan sangat mudah digunakan setiap saat, dimana saja, dalam situasi apapun. Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

Persiapan dan proses Inisiasi Reiki

Ada beberapa hal yang dapat disiapkan oleh seorang murid menjelang penginisiasian Reiki-nya baik secara psikologis maupun mental. Selama beberapa hari sebelum penginisiasian Reiki, minumlah sebanyak mungkin air untuk membersihkan system percernaan, dan menyantap makanan organic yang segar dan tidak diproses sebanyak -banyaknya.

Jika anda mengunakan obat-obatan yang bersifat rekreasional, termasuk rokok dan alkohol, kurangilah itu sehingga semaksimal mungkin. Jika anda membiarkan diri untuk rileks dan merenungkan langkah anda ke dalam Reiki, anda mungkin ingin melakukan eksperimen dengan meletakkan tangan pada tubuh anda sendiri untuk merasakan sensasi yang muncul, sehingga anda dapat membandingkanya dengan kondisi setelah penginisiasian Reiki. Ambillah peluang ini untuk berhubungan dengan semua kekuatan penyembuhan yang ada pada diri anda, yang akan diperkuat dengan peninisiasian Reiki.

Proses Inisiasi Reiki

Anda bisa duduk di kursi, sikap tubuh santai, pasrah penuh kepada Tuhan, berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing., dan sang Reiki Master bergerak mengelilingi kursi itu sepanjang proses penginisiasian. Selama penginisiasian anda, bersikap rilekslah dan nikmati saat tersebut. Anda mungkin akan merasakan banyak sensasi yang menakjubkan dari yang bersifat emosional hingga yang lebih halus. Setelah lebih kurang Inisiasi 10 – 15 menit itu, anda langsung bisa menggunakan Reiki hanya dengan Niat dan Doa kepada Tuhan. Anda sudah bisa membagikan Reiki ini untuk diri sendiri dan orang lain bahkan kepada seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.

Setelah Inisiasi Reiki

Dalam 2-4 minggu usai suatu penginisiasian Reiki, system tubuh anda akan melakukan penyesuaian dengan Reiki yang baru anda terima dan menyatukan energinya kedalam diri anda. Anda akan mengalami sebuah proses penyembuhan baik secara fisik, mental, emosional dan spiritual. Banyak orang merasakan ada aliran hawa hangat disepanjang tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan system energi -nya yang baru. Kadang -kadang efek yang muncul bersifat emosional dan anda mungkin mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atau merasa sedih atau lega dan geli, atau sama sekali tak ingin menyentuh rokok dan alkohol lagi.

Inilah saatnya merawat diri anda sendiri dengan Reiki. Jikapun anda tidak menggunakannya selama bertahun-tahun, ia akan tetap berada di tubuh anda bila diminta “Tangan di angkat, Reiki berfungsi, Tangan diturunkan, Reiki terhenti”. Tetapi, semakin anda sering menggunakan Reiki, semakin besar manfaat penyembuhan yang anda peroleh disertai dengan dimulainya gaya hidup anda yang baru menuju jalan yang terang dan penuh harapan.

Attunement Reiki NAQS Level 1 Gratis (Klik)

>Khalifatullah Fil Ardli – Proses Kelahiran Kedua (3)

>

PROSES KELAHIRAN KEDUA

Datangnya kelahiran kedua ini diawali dengan klimaks di dalam perasaan seorang hamba yang tengah melaksanakan perjalanan ibadah yang diistiqomahkan. Antara sadar dan tidak sadar tetapi sadar:[(Ketika Sidrah diliputi oleh sesuatu yang meliputi – Penglihatan tidak berpaling dari yang dilihat dan tidak (pula) melampauinya – Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar (QS.an-Najm/16-18)], klimaks tersebut terjadi ketika intensitas dzikir dan fikir sedang berada pada puncak pencapaian. Pengembaraan ruhani sedang mencapai batas pendakian untuk memasuki tahapan maqom yang ada di depan sehingga perasaan menjadi lupa kepada alam dan keadaan. Disaat hati sedang pecah di hadapan yang dicari sehingga tidak ingat apa-apa lagi selain pertemuan yang diharapkan. Disaat seperti itu…., hampir-hampir putus asa karena sang salik sadar atas ketidakmampuan diri untuk melanjutkan perjalanan, menjadikan perasaan suka melayang seperti sampan yang terapung di tengah hempasan ombak lautan sehingga tidak lagi mengetahui ke arah yang mana perjalanan itu harus dilanjutkan.


Lalu perasaan seakan menemukan dataran yang hampa waktu tapi bukan udara. Bumi yang asalnya terang kini menjadi gelap gulita. Seakan matahari berganti sehingga yang semula siang menjadi malam dan malam menjadi siang. Menjadi sendiri di dalam kesepian padahal sejatinya berada dalam kebersamaan. Selanjutnya, seketika ufuk hidup berangsur kembali terang karena fajar baru mulai menampakkan senyuman, maka hamparan kehidupan menunjukkan keaslian sehingga usia yang terlewati seakan telah menipu diri dalam perjalanan. Akhirnya, hati ingin menghentikan perjalanan, asa enggan meneruskan pengembaraan, karena takut mendapatkan kekecewaan yang bakal terulang.

Dalam kondisi demikian, jika perjalanan seorang salik dilakukan sendiri dengan tanpa ada guru pembimbing yang menuntun tangan. Tidak mau mengulurkan tangan untuk memohon syafa’at sehingga tidak ada tangan yang menarik melepaskan diri dari pusaran. Maka seorang salik tidak mudah kembali ke alam sadar karena jalan telah tertutup dengan pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan. Akibatnya, selamanya akan tenggelam di dalam ketidaktahuan. Seperti orang mabuk yang tidak kunjung sadar karena terlalu banyak minuman keras yang terlanjur tertelan di tenggorokan. Orang lain mengira dia gila karena kehidupan yang dijalani setelah itu menjadi tidak seimbang. Memang saat itu dia sedang gila, tapi bukan lantaran dunia, melainkan karena sedang kasmaran kepada yang dirindukan.

Terlebih ketika setan yang menjadi kawan karena perjalanan kosong dari penjagaan. Setan mendapatkan kemudahan masuk ke rongga dada manusia karena saat klimaks itu hati sedang tidak terjaga oleh rahasia bimbingan guru yang menempa. Setan kemudian suka meniupkan bisikan, yang benar dikatakan salah dan yang salah dikatakan benar. Padahal manusia sadar bahwa datangnya bisikan itu dari setan, tetapi dirinya tidak kuasa lepas dari cengkraman, sehingga yang sedang bingung itu akhirnya semakin kehilangan pegangan. Kalau saat itu tidak ketulungan, setan jin yang menguasai isi dada tidak cepat-cepat dikeluarkan, maka bisa jadi orang tersebut menjadi gila beneran.

Ketika hati dan pikiran telah diselamatkan dari kebingungan panjang, karena saat jiwa sedang terseret arus, ada tangan yang menarik melepaskan dari pusaran, maka matahari kembali memancarkan sinar karena kabut mendung telah tersingkapkan. Ketika matahari malam berangsur-angsur kembali berganti dengan matahari siang karena kesadaran yang seakan hilang itu kini muncul menyinari angan, maka perasaan bagaikan dilahirkan kembali di alam dunia. Itulah kelahiran kedua, kelahiran kehidupan ruhaniyah, sehingga di dalam hati saat itu terasa ada yang berbeda.

Adapun tangan yang menarik diri dari pusaran, itulah sirr (rahasia) yang membidani kelahiran. Adalah rahasia syafa’at yang didatangkan dari alam ghaib yang diturunkan di alam kenyataan, karena sang musafir jauh-jauh telah mengkondisikan, bertawassul kepada guru ruhaniyah selama dalam perjalanan sehingga perjalanan malam yang semestinya sepi terasa menggembirakan.

Hasilnya, kalau sebelumnya yang ada dalam harapan hanya keuntungan duniawi sehingga hidup terasa sempit tidak dapat dikembangkan. Kenikmatan hidup hanya mampu dinikmati sampai batas kematian yang ketika ajalnya datang tidak lagi dapat dimundurkan. Namun sekarang hidup menjadi terasa panjang, kenikmatan lebih terasa nyaman karena setelah kematian ada yang perlu dipersiapkan. Hati menjadi bergairah karena di alam barzah masih ada yang bisa diharapkan. Yaitu pertemuan hakiki yang diidamkan dengan para guru ruhaniyah karena pertemuan di alam dunia hanya terjadi dalam perasaan.

Ketika dua matahari yang berbeda telah menyatu di dalam perasaan. Yang satu matahari akal dan yang satunya matahari hati sehingga yang asalnya bodoh menjadi mengerti dan faham, maka tumbuh pemahaman hati yang menyinari pandangan sehingga sinar mata mampu melipat kehidupan. Meski dunia memang selalu mengecewakan tapi hati mengerti itulah kenyataan. Karena kalau tidak demikian orang beriman enggan lagi meninggalkan yang melalaikan, sehingga angan tenggelam di dalam alam kefana’an yang mudah menjerumuskan orang ke dalam jurang kehancuran.

Itulah matahari keyakinan, ketika nurnya telah memancar di dalam rongga dada maka keraguan tidak lagi mendapatkan tempat untuk ambil bagian. Selanjutnya, meski hidup tidak pernah lepas dari rintangan dan tantangan, tapi hati tidak lagi ada kehawatiran dan ketakutan. Itulah hati orang yang mendapat hidayah sehingga iman mampu menumbuhkan keyakinan. Oleh karena di dalam rongga dada telah terbebas dari belenggu penyakit bawaan, maka matahati menjadi cemerlang dan tembus pandang. Sadar akan kelemahan diri dan kealpaan karena matahari hakiki telah memancarkan sinar kehidupan. Seperti dibangkitkan dalam kehidupan baru padahal di dunia lama karena matahari ruhani telah memancarkan sinar keabadian.

Malfiali, Desember 2008