>Khalifatullah Fil Ardli – Kelahiran Kedua

>

KELAHIRAN KEDUA

Supaya manusia menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’ sehingga manusia bisa terlepas dari kejumudan hatinya sendiri. Kelahiran kedua tersebut dalam arti, hakekat manusia yang disebut nismatul ‘adamiyah yang dibungkus dengan jismul mahsusah atau jasad kasar telah mendapatkan rahasia hidayah Alloh yang dipancarkan dari tempat perbendaharaannya. Itulah “Nur di atas Nur” yang disebut “nismatul ‘ubudiyah”. Dengan kelahiran kedua ini, maka ilmu dan iman manusia telah mampu menyinari perilakunya sendiri.

Itulah buah ibadah pertama yang dihasilkan oleh seorang salik di jalan Allah. Yaitu orang-orang berilmu dan beriman yang dengan kemauan sendiri selalu berusaha mencari tahu tentang jati dirinya dan Tuhannya. Apabila perjalanan tersebut mendapatkan petunjuk dan bimbingan yang benar, maka tahap pertama yang akan dihasilkan adalah mendapatkan futuh atau terbukanya matahati sehingga hatinya terbebas dari tipudaya nafsu dan keraguan pikir.


Rongga dada orang berilmu dan beriman yang terkadang sempat menjadi sempit di saat menghadapi kesulitan hidup yang sedang menghimpit. Disebabkan karena ilmunya baru bisa dipakai berargumentasi dan mengajari orang untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan. Ilmu dan iman tersebut belum mampu menyinari hatinya sendiri, sehingga terkadang sempat menjadi bingung kehilangan pegangan, bahkan membutuhkan orang lain untuk menemukan solusi permasalahan hidup yang sedang membelenggu angan. Dengan kelahiran kedua ini mereka mampu menempuh jalan, memohon petunjuk kepada Allah untuk terbukanya pintu penyelesaian. Karena dengan kelahiran kedua tersebut berarti manusia telah menemukan sumber rahasia hidayah yang didatangkan dari alam kelanggengan. Pintu ghaib dalam hatinya sudah pernah terbuka meski hanya sekejap, namun dengan itu,—dengan izin Tuhanya, suatu saat orang tersebut dapat membukan kembali ketika membutuhkan.

Terbukanya pintu ghaib dalam hati itu merupakan potensi hati yang harus digali oleh orang yang berilmu dan beriman. Merupakan sarana hubungan secara pribadi antara seorang hamba dengan Tuhannya. Orang berilmu dan beriman yang mendapatkan ‘futuh ilahiyat’ tersebut, sehingga setelah itu mereka mampu mengusir keraguan yang seringkali datang membelenggu hatinya sendiri, mereka itu berarti telah mengalami kelahiran kedua.

Ketika kelahiran kedua itu sudah dicapai, berarti orang tersebut bagaikan telah mendapatkan bibit unggul dalam hatinya sendiri. Selanjutnya mereka tidak boleh berdiam diri hanya sampai disitu saja. Mereka tidak boleh membiarkan bibit itu kembali menjadi mati, mereka harus menanam bibit itu dalam hatinya sendiri pula dengan melanjutkan perjalanan tiada henti.

Mereka harus meningkatkan mujahadah dan riyadhloh di jalan Allah, baik dengan dzikir maupun fikir, baik secara vertikal maupun horizontal. Dalam arti mampu meredam kehendak emosional dan rasional supaya kehendak spiritual dominan menyinari kehidupannya. Mujahadah dan riyadloh itu bahkan harus dilakukan terus-menerus sampai keraguan hati yang seringkali masih singgah dalam hati benar-benar telah menjelma menjadi keyakinan yang kuat. Allah memberikan sinyaleman hal tersebut dengan firmanNya:

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ(62)الَّذِينَ ءَامَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ(63)لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar”. (QS.Yunus;10/62-64)

Jika kelahiran pertama untuk memulai kehidupan jasmani, maka kelahiran kedua adalah untuk memulai kehidupan ruhani. Sebagaimana awal kehidupan jasmani, manusia harus mengalami kelahiran yang kemudian dengan proses panjang menuju kedewasaan usia, maka seperti itu pula yang terjadi di dalam kehidupan ruhani. Untuk mencapai kematangan ruhani itu, disamping manusia harus mengalami proses kelahiran ruhani, juga mampu ditindaklanjuti dengan mujahadah dan riyadloh secara istiqomah sehingga matahati seorang hamba menjadi cemerlang dan tembus pandang atau firasatnya tajam.

Jika proses kelahiran yang pertama mengikuti sistem(sunnah) yang sudah diatur mutlak oleh kehendak Allah, kelahiran kedua tidaklah demikian. Kelahiran kedua ini harus diupayakan sendiri oleh manusia, yaitu dengan jalan memadukan ilmu, iman dan amal di dalam pelaksanaan jalan ibadah atau thoriqoh yang terbimbing oleh guru mursyid yang sejati. Orang beriman harus mampu mencapai kelahiran kedua tersebut, karena tanpa pernah dilahirkan dua kali di dunia, maka mereka belum dapat disebutkan sebagai manusia sempurna (Insan Kamil). Yang hidup hanya jasmani dengan segala instrumennya tapi matahatinya masih dalam keadaan buta:

“Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada” (QS.al-Hajj; 46).

Allah s.w.t telah menegaskan kelahiran kedua itu dengan firman-Nya:

أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Dan bukankah orang yang mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan”.
(QS. al-An’am (6); 122).

Maksud dari “Orang yang mati” dalam ayat di atas adalah orang yang mati ruhaninya, bukan jasmaninya. Alasannya, karena ayat ini ditutup dengan kata-kata “kafir”: “Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan”. Adapun sebab kematian ruhani itu karena nismatul adamiyah belum mendapatkan pancaran ruh nismatul ubudiyah sehingga matahati manusia masih dalam keadaan buta.

Ketika hati manusia sudah benar-benar dipancari nur iman, sehingga tidak ada lagi keraguan di dalamnya, maka hati yang asalnya mati itu menjadi hidup. Adapun awal dari kehidupan ruhani itulah yang dimaksudkan kelahiran yang kedua di alam dunia. Artinya, sejak saat itu berarti hati orang tersebut telah mendapatkan tambang “Nur Hidayah” dari Allah. Selanjutnya orang itu mendapat tugas untuk menyampaikan hidayah Allah tersebut kepada manusia yang lain – “Yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia”(QS (6); 122).

Seperti saat kelahirannya jasad, proses kelahiran manusia itu harus dibidani oleh seorang bidan, kelahirannya ruhani itu juga demikian. Hal itu betujuan supaya proses kelahiran tersebut berjalan dengan sempurna. Maka yang dimaksudkan dengan tambahan “Nur Hidayah Dari Allah” itulah bidan yang membidani kelahiran kedua itu, yaitu nur rahasia (sirr) ibadah dari rahasia hasil bimbingan para guru-guru mursyid yang ditawasuli dan diikuti.

Maka tidak bisa tidak, jika manusia menghendaki jati dirinya hidup dan selanjutnya mendapatkan pancaran nur nismatul ubudiyah, nur tersebut harus mampu mereka dapatkan dari rahasia bimbingan seorang guru Mursyid sejati, kalau tidak maka yang akan menjadi bidan bagi kelahiran kedua tersebut adalah setan jin yang selalu mendampingi perjalanan. Hal tersebut sebagaimana yang terkandung dalam ungkapan Ulama ahlinya: “Barang siapa beramal tanpa guru maka gurunya adalah setan”.

Sebelum manusia dilahirkan untuk yang kedua kalinya di alam dunia, setiap manusia sejatinya sama, yaitu sama-sama terbelenggu di dalam kegelapan rongga dadanya: “Serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya”(QS (6); 122). Maksudnya, orang yang belum mengalami kelahiran kedua itu berarti matahatinya belum dapat digunakan untuk melihat dengan sempurna sehingga seringkali mereka tidak mampu menyikapi dan mencari jalan keluar dari permasalahan hidup yang sedang dihadapi dengan baik dan benar.

Kemanfaatan ilmu dan iman yang dimiliki hanya dapat digunakan untuk menyelesaikan urusan yang lahir saja tetapi tidak mampu menembus urusan yang batin. Hanya melihat keadaan tapi tidak mampu mempersiapkan kemungkinan. Hanya melihat sebab tanpa pernah memikirkan akibat. Hanya mampu melihat secara rasional tapi tidak mampu merasakan secara spiritual. Hanya melihat yang duniawi tapi tidak tembus kepada urusan yang ukhrowi. Hal itu bisa terjadi, karena mereka itu sesungguhnya hanya melihat dengan mata kepala (rasional) tapi matahatinya (spiritual) masih dalam keadaan buta: “Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada” (QS. al-Hajj; 6).

Walhasil, barang siapa ingin mendapatkan kesempurnaan hidup, baik untuk di dunia maupun akhirat, maka jalan satu-satunya harus melaksanakan amaliyah yang istiqomah atau mengikuti jalan ibadah (thoriqoh) yang dibimbing oleh seorang guru mursyid sejati. Jika tidak, maka kita harus puas dengan keadaan yang kita alami seperti sekarang ini. Terbelenggu dalam kegelapan hati sendiri sehingga tidak mampu keluar untuk mencari solusi dan menemukan jalan penyelesaian, meski dari kesulitan hidup yang diakibatkan oleh perbuatan kita sendiri.

malfiali, Desember 2008

>Khalifatullah Fil Ardli – KEUTAMAAN MANUSIA

>

KEUTAMAAN MANUSIA

Keutamaan manusia yang paling utama ialah Allah menjadikan manusia sebagai ‘kholifah bumi’, artinya sebagai pengganti Allah s.w.t di muka bumi. Maksudnya, manusia merupakan sumber daya untuk melaksanakan segala kehendak-Nya agar terwujud suatu sebab dan akibat di muka bumi, atau dengan kata lain sebagai pelaksana terjadinya proses rahasia takdir yang sudah ditentukan Allah sejak zaman azali. Sebagai Penguasa Tunggal yang hakiki, Allah s.w.t telah memberikan mandat kepada manusia sejak zaman azali. Allah menegaskan hal tersebut dengan firman-Nya:

َ“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang kholifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (kholifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”. Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.(QS.Baqoroh (2); 30).


Manusia sebagai kholifah bumi, juga mengindikasikan bahwa manusia dengan segala kemampuan yang dimiliki dijadikan oleh Allah s.w.t sebagai penguasa di muka bumi, atau menjadi sumber daya dan pengendali seluruh potensi bumi. Itulah keutamaan dan anugerah terbesar yang diberikan Allah s.w.t hanya kepada manusia yang tidak diberikan kepada makhluk lain.

Potensi pengendali bumi tersebut berupa suatu sistem (sunnatullah) yang letaknya berada di dalam jiwa manusia, merupakan kelebihan pribadi sebagai buah ibadah dan pengabdian hakiki yang datangnya semata-mata karena kehendak Allah. Barang siapa mampu mendapatkan dan mempergunakan sistem itu dengan baik dan benar, maka sesuai kapasitas kemampuan yang sudah dimiliki, seorang hamba yang sholeh berpotensi dapat mengaplikasikan sistem-sistem kehidupan yang beterbaran di alam semesta. Potensi sistem pengendali itu terdiri dari beberapa aspek:

1. Allah Menjadikan Malaikat Berpotensi Mengabdi Kepada Manusia.

Allah SWT. berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. (2); 34)

Malaikat merupakan makhluk yang tidak membutuhkan makan dan minum, tidak seperti makhluk lain, bahkan merupakan makhluk yang sangat tunduk kepada perintah Allah. Allah s.w.t menyatakan dengan firman-Nya: “Penjaganya (neraka) adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (QS.at-Tahrim; 6)

Dinyatakan dalam firman-Nya di atas (QS. (2) 34), makhluk yang tidak butuh makan-minum itu ternyata diciptakan Allah s.w.t sebagai pendamping hidup bagi manusia, baik di dunia maupun di akhirat nanti. Oleh karena itu, bagi orang-orang beriman dan beramal sholeh, sadar ataupun tidak, sesungguhnya romantika kehidupan mereka sedikitpun tidak terlepas dari fungsi keberadaan malaikat ini. Sedangkan bagi para hamba yang `arifin, hamba Allah yang hatinya selalu dekat dengan sistem pemeliharaan dan tarbiyah azaliyah itu, keberadaan fungsi malaikat ini dijadikan sebagai bagian hidup yang sedikitpun tidak pernah ditinggalkan.

2. Allah Menciptakan Alam Semesta Berpotensi Dijinakkan Manusia

Potensi sumberdaya manusia sebagai pengendali kehidupan bumi itu tidak hanya dengan dijadikan-Nya malaikat tunduk kepada komando hati mereka saja, namun juga, bahkan langit dan bumi dengan segala isinya juga tercipta berpotensi untuk dijinakkan manusia.

Langit dan bumi serta segala kandungan di dalamnya, tercipta bagaikan rangkaian alat mekanik yang bertebaran di seluruh alam, ternyata dikendalikan oleh sistem (sunnah) pengendali dari pusatnya, hal itu sebagaimana yang ditegaskan Allah s.w.t dalam kandungan firman-Nya:
“Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”. (QS.Fush-Shilat (41); 11)

Ayat di atas telah mengungkap rahasia besar yang tersimpan di dalam kehidupan alam semesta, urusan Ilahiyah yang sudah ditetapkan sejak zaman azali, bahwa sejak langit dan bumi menjawab panggilan Allah Yang Maha Kuasa: “Kami datang dengan suka hati” (QS (41); 11). Maka sejak itu dan bahkan untuk selamanya sesuai dengan kehendak-Nya, seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi itu terkendali dengan satu sistem komando. Hanya dengan Urusan dan Ilmu Allah Yang Maha Perkasa, ketika Allah s.w.t memberikan komando dari sistem tersebut, maka seluruh perangkat yang ada itu, baik yang di bumi maupun yang di langit niscaya dengan serta merta menjalankan masing-masing fungsinya.

Sistem pusat komando itulah hati seorang kholifah bumi, dengan izin-Nya seorang kholifah bumi berpotensi menjinakkan potensi langit dan bumi itu. Allah s.w.t telah menyatakan dengan firman-Nya:
Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Dengan dua potensi besar tersebut, maka berarti seluruh makhluk yang ada di alam raya ini berpotensi ditundukkan oleh manusia, kecuali makhluk jin, yang jin memang tercipta sebagai musuh manusia. Namun demikian, sesungguhnya manusia tetap berpotensi dapat menundukkan musuh utamanya itu. Hanya saja, untuk dapat menundukkan jin tersebut manusia terlebih dahulu harus memiliki “sulthonan nashiiro” atau kekuatan penolong yang didatangkan Allah s.w.t kepada manusia. Tanpa kekuatan penolong tersebut justru manusia rentan dikuasai jin, terlebih bagi mereka yang sering bekerja sama dengan jin.

Diriwayatkan dalam sabda Nabi s.a.w, ketika Allah menyatakan cinta-Nya kepada seorang hamba, maka dengan serta merta seluruh makhluk yang ada ikut mencintai hamba tersebut. Dengan kecintaan tersebut, secara otomatis mampu menciptakan peluang yang lebih besar lagi bagi orang yang dicintai-Nya itu untuk mengomando sistem yang sudah tersedia baginya.

Potensi kecintaan seluruh makhluk kepada seorang hamba yang dicintai Allah s.w.t itu telah dinyatakan oleh sebuah Hadits Shahih riwayat Bukhari dan Muslim:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila Allah s.w.t mencintai seorang hamba niscaya memanggil Jibril a.s dan berfirman: Sesungguhnya Aku mencintai Fulan, oleh karena itu cintailah dia. Baginda Nabi s.a.w bersabda: Lalu Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru ahli langit dengan berkata: Allah telah mencintai Fulan, maka cintailah dia, sehingga semua ahli langit mencintainya. Baginda Nabi s.a.w bersabda: Kemudian orang tersebut diterima oleh semua golongan yang berada di muka bumi. Apabila Allah s.w.t memurkai seorang hamba, niscaya Dia juga akan memanggil Jibril a.s dan berfirman: Sesungguhnya Aku benci orang tersebut, oleh karena itu bencilah dia. Baginda Nabi s.a.w bersabda: Lalu Jibril membencinya. Kemudian Jibril menyeru ahli langit dengan berkata: Allah telah membenci orang tersebut, maka kamu semua membencilah kepadanya, sehingga semua ahli langit membencinya. Kemudian dia dibenci oleh semua penghuni bumi. (HR Bukhari dan Muslim)

Pernyataan dalam Hadis itu sejatinya adalah bahasa kias, di mana dengan perlambang itu manusia dapat membayangkan sendiri, betapa ketika seorang hamba dicintai Allah s.w.t maka Malaikat Jibril a.s dan seluruh makhluk, baik di bumi maupun di langit akan mencintainya. Dengan kecintaan tersebut berarti tumbuh semangat pengabdian. Bagaikan tentara-tentara yang setia, maka seluruh makhluk tersebut akan menjaga kekasihnya melebihi menjaga dirinya sendiri, sehingga dinyatakan oleh Allah di dalam firman-Nya: “Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik” (QS.az-Zumar; 34).

Seperti itulah keadaannya, ketika Allah s.w.t menghendaki Nabi Dawud a.s dijadikan sebagai kholifah bumi zamannya, maka Allah s.w.t berfirman:

يَادَاوُدُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ
“Hai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu kholifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil”. (QS.Shood (38); 26)

Untuk mengatur kehidupan bumi, menggali dan mengendalikan segala potensinya, menegakkan keadilannya serta memberantas kezaliman dan keangkaramurkaan yang ada di atasnya, maka tugas pertama yang dilaksanakan Dawud a.s adalah membunuh Jalut yang perkasa, sebagaimana telah diabadikan Allah s.w.t dengan firman-Nya:

فَهَزَمُوهُمْ بِإِذْنِ اللَّهِ وَقَتَلَ دَاوُدُ جَالُوتَ وَءَاتَاهُ اللَّهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَهُ مِمَّا يَشَاءُ
“Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Dawud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Dawud) pemerintahan dan hikmah, (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya”.(QS. al-Baqoroh (2); 251)

Dalam sebuah riwayat, ketika Dawud a.s memutuskan untuk ikut bergabung menjadi tentara Tholut. Dalam perjalanan Dawud a.s bersama rombongannya ke medan perang, di tengah perjalanan ada tiga buah batu menyapa Dawud: “Hai Dawud, apakah engkau akan berperang melawan Jalut?, bawalah aku dan bunuhlah Jalut denganku”, maka diambillah ketiga buah batu itu oleh Dawud dan diletakkan di dalam ketapelnya. Dawud a.s merupakan orang yang terkenal sangat ahli menggunakan ketapel sebagai senjata.

Singkat cerita ketika masing-masing tentara sudah berhadapan di medan laga, ternyata Dawud a.s benar-benar berhasil membunuh Jalut dengan batu yang dibawanya itu, padahal Jalut adalah seorang raja yang sangat perkasa dan selalu dapat kemenangan di setiap peperangan yang dihadapinya. Jadi, tiga batu yang dibawa Dawud a.s tersebut adalah awal sebuah skenario dari sistem yang terkendali oleh rahasia perintah tersembunyi. Perintah Allah s.w.t Yang Maha Kuasa dengan Segala Kehendak-Nya. Ketika Dawud a.s dengan izin-Nya dapat membunuh Jalut, maka selanjutnya, “Allah memberikan kepadanya pemerintahan dan hikmah, serta mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya”(QS. (2); 251).

Walhasil, keutamaan manusia itu tidak hanya karena manusia mempunyai akal saja, sebagaimana yang difahami banyak kalangan, namun jauh lebih dari itu. Dengan akal dan ilmunya manusia sesungguhnya berpotensi menjinakkan sistem-sistem yang bertebaran di mukan bumi, bahkan di seluruh alam semesta ini. Di sini ada rahasia besar yang harus dikuak, sehingga manusia dapat memperoleh jatahnya itu. Siapa saja dapat mencapai kedudukan yang utama itu, asal mereka mengetahui ilmunya. Maka anda jangan heran jika anda menemukan seseorang bisa merubah batu menjadi emas atau tanah menjadi burung, hal itu karena terjadi atas ilmu dan izin Allah s.w.t. Allah yang menciptakan alam beserta hukum-hukumnya, maka hanya Allah pula yang mampu merubah keadaan ciptaanya tersebut.

(malfiali, Desember 2008)

Keistimewa’an Reiki NAQS

“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Keistimewa’an Reiki NAQS

  1. Tidak dibutuhkan latihan untuk mendapatkan energi penyembuhan– semua orang dapat melakukan proses penyembuhan seketika setelah jalan dari Reiki terbuka melalui proses attunement. Walaupun latihan tidak dibutuhkan, tetapi sangatlah penting bagi anda untuk melanjutkan proses pemurnian dan pengembangan spiritual untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan dan menjadi jalur yang bersih bagi energi Reiki.
  2. Kemampuan penyembuhan anda tidak akan pernah hilang– anda tidak akan pernah kehilangan kemampuan anda begitu jalur reiki telah terbuka walaupun anda tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun demikian, kemampuan yang anda miliki melalui proses attunement adalah kemampuan dasar. Peningkatan kemampuan anda tergantung dari bagaimana anda melatih diri anda sendiri. Dengan kata lain, kemampuan anda tetap berada pada level awal apabila anda tidak menggunakannya.
  3. Peningkatan kekuatan– Semakin anda menggunakan Reiki untuk menyembuhkan semakin kuat energi yang mengalir melalui anda. Pada saat yang bersamaan, anda dan orang yang anda terapi mengalami kesembuhan, disini penting sekali bagi anda untuk tetap menganggap diri anda hanyalah penyalur dari energi Reiki. Jika anda berilusi bahwa andalah yang menyalurkan energi atau berniat memperkuat proses penyembuhan dengan kesadaran anda, anda berisiko kehilangan energi dan kesehatan anda.
  4. Tidak diperlukan konsentrasi dan usaha keras– konsentrasi dan usaha tidak dibutuhkan, Reiki akan mengalir sebanyak yang di butuhkan dan segera mengalir secepat anda menempelkan tangan anda. Konsentrasi dan pengumpulan emosi tidak dibutuhkan dan seharusnya tidak dilakukan. Walaupun demikian anda butuh untuk tetap santai dan sadar akan tangan anda. put your hands on in mindfulness.
  5. Tidak ada energi negative yang tersalurkan– Reiki adalah cahaya yang murni, tidak ada energi negative yang diterima atau tersalurkan. Selama jalur dari Reiki tetap jernih dan bersih, tidak perlu kuatir akan hal tersebut. Tempatkan pikiran anda di seluruh tubuh dan pertahankan semangat anda di level yang tinggi untuk mencegah terkoneksi dengan gelombang energi yang lebih rendah
  6. Tidak tergantung kepercayaan– Apapun kepercayaan, agama atau ideology yang anda percayai, Reiki tetap efektif dan efficient. Reiki efektif pada pasien yang tidak sadar, binatang dan tanaman. Tidak ada masalah apakah anda percaya atau tidak. Akan tetapi, setiap orang berhak untuk menolak nya. Anda tidak seharusnya memaksa orang untuk menerima Reiki, karena energi akan berhenti mengalir pada orang yang menolak.
  7. Efektif pada setiap jenis makhluk hidup– Penyembuhan Reiki efektif pada semua makhluk, manusia, hewan dan tanaman, dapat juga digunakan untuk memurnikan zat seperti mineral atau tempat. Reiki efektif pada existensi apapun di alam semesta. Tetapi sangat penting untuk mempertahankan kesadaran tetap jernih, dan tidak terkoneksi pada getaran yang lebih rendah dan kasar.
  8. Dapat digunakan secara sinergis dengan teknik lain– Keefektifan dari Reiki menjadi berkali-kali lipat bila digunakan bersamaan dengan obat atau teknik lain( akupuntur, moxibustion, Qi Qong, chiropractic, dll.) Reiki menyegarkan energi kehidupan dalam tubuh seseorang dan memperkuat kemampuan penyembuhan alamiah.. Obat-obatan dan teknik lain dapat sangat efektif dan sinergis dengan efek reiki.
  9. Melampaui ruang dan waktu– Reiki membuat anda dapat melakukan penyembuhan jarak jauh, ke masa lalu atau masa depan dengan menggunakan symbol. Semua existensi adalah gelombang. Orang lain dan diri anda adalah sama sesungguhnya, dan tidak ada tembok dalam ruang dan waktu. Walaupun symbol-simbol sangat berguna, mereka tidak dibutuhkan lagi ketika anda telah menyadari esensi dari energi
  10. Memurnikan karma– Reiki sangat berguna untuk memurnikan karma dan menyembuhkan trauma. Juga sangat efficient untuk meningkatkan dan memperbaiki DNA. Karma buruk dari masa lalu haruslah di bersihkan agar kebahagiaan sejati tercipta. Untuk itu, karam masa lalu anda harus di bersihkan dengan melakukan teknik pemurnian diri secara terus menerus dengan energi Reiki. Sangat penting bagi anda untuk menjalani kehidupan anda tanpa beban karma.
  11. Tonggak kebangkitan spiritual– Anda akan mampu mencapai realisasi diri dengan menyelaraskan diri dengan akar dari Reiki melalui meditasi pemurnian diri, dan melatih reiki tiap hari. Esensi dari Reiki adalah mencapai tahap kebangkitan spiritual. Dengan kata lain mencapai realisasi diri melalui ketenangan, kedamaian dan kedamaian sempurna.
  12. Supaya manusia menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’ sehingga manusia bisa terlepas dari kejumudan hatinya sendiri. Kelahiran kedua tersebut dalam arti, hakekat manusia yang disebut nismatul ‘adamiyah yang dibungkus dengan jismul mahsusah atau jasad kasar telah mendapatkan rahasia hidayah Alloh yang dipancarkan dari tempat perbendaharaannya. Itulah “Nur di atas Nur” yang disebut “nismatul ‘ubudiyah”. Dengan kelahiran kedua ini, maka ilmu dan iman manusia telah mampu menyinari perilakunya sendiri.

>Keistimewa’an Reiki NAQS

>

“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Keistimewa’an Reiki NAQS

  1. Tidak dibutuhkan latihan untuk mendapatkan energi penyembuhan– semua orang dapat melakukan proses penyembuhan seketika setelah jalan dari Reiki terbuka melalui proses attunement. Walaupun latihan tidak dibutuhkan, tetapi sangatlah penting bagi anda untuk melanjutkan proses pemurnian dan pengembangan spiritual untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan dan menjadi jalur yang bersih bagi energi Reiki.
  2. Kemampuan penyembuhan anda tidak akan pernah hilang– anda tidak akan pernah kehilangan kemampuan anda begitu jalur reiki telah terbuka walaupun anda tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun demikian, kemampuan yang anda miliki melalui proses attunement adalah kemampuan dasar. Peningkatan kemampuan anda tergantung dari bagaimana anda melatih diri anda sendiri. Dengan kata lain, kemampuan anda tetap berada pada level awal apabila anda tidak menggunakannya.
  3. Peningkatan kekuatan– Semakin anda menggunakan Reiki untuk menyembuhkan semakin kuat energi yang mengalir melalui anda. Pada saat yang bersamaan, anda dan orang yang anda terapi mengalami kesembuhan, disini penting sekali bagi anda untuk tetap menganggap diri anda hanyalah penyalur dari energi Reiki. Jika anda berilusi bahwa andalah yang menyalurkan energi atau berniat memperkuat proses penyembuhan dengan kesadaran anda, anda berisiko kehilangan energi dan kesehatan anda.
  4. Tidak diperlukan konsentrasi dan usaha keras– konsentrasi dan usaha tidak dibutuhkan, Reiki akan mengalir sebanyak yang di butuhkan dan segera mengalir secepat anda menempelkan tangan anda. Konsentrasi dan pengumpulan emosi tidak dibutuhkan dan seharusnya tidak dilakukan. Walaupun demikian anda butuh untuk tetap santai dan sadar akan tangan anda. put your hands on in mindfulness.
  5. Tidak ada energi negative yang tersalurkan– Reiki adalah cahaya yang murni, tidak ada energi negative yang diterima atau tersalurkan. Selama jalur dari Reiki tetap jernih dan bersih, tidak perlu kuatir akan hal tersebut. Tempatkan pikiran anda di seluruh tubuh dan pertahankan semangat anda di level yang tinggi untuk mencegah terkoneksi dengan gelombang energi yang lebih rendah
  6. Tidak tergantung kepercayaan– Apapun kepercayaan, agama atau ideology yang anda percayai, Reiki tetap efektif dan efficient. Reiki efektif pada pasien yang tidak sadar, binatang dan tanaman. Tidak ada masalah apakah anda percaya atau tidak. Akan tetapi, setiap orang berhak untuk menolak nya. Anda tidak seharusnya memaksa orang untuk menerima Reiki, karena energi akan berhenti mengalir pada orang yang menolak.
  7. Efektif pada setiap jenis makhluk hidup– Penyembuhan Reiki efektif pada semua makhluk, manusia, hewan dan tanaman, dapat juga digunakan untuk memurnikan zat seperti mineral atau tempat. Reiki efektif pada existensi apapun di alam semesta. Tetapi sangat penting untuk mempertahankan kesadaran tetap jernih, dan tidak terkoneksi pada getaran yang lebih rendah dan kasar.
  8. Dapat digunakan secara sinergis dengan teknik lain– Keefektifan dari Reiki menjadi berkali-kali lipat bila digunakan bersamaan dengan obat atau teknik lain( akupuntur, moxibustion, Qi Qong, chiropractic, dll.) Reiki menyegarkan energi kehidupan dalam tubuh seseorang dan memperkuat kemampuan penyembuhan alamiah.. Obat-obatan dan teknik lain dapat sangat efektif dan sinergis dengan efek reiki.
  9. Melampaui ruang dan waktu– Reiki membuat anda dapat melakukan penyembuhan jarak jauh, ke masa lalu atau masa depan dengan menggunakan symbol. Semua existensi adalah gelombang. Orang lain dan diri anda adalah sama sesungguhnya, dan tidak ada tembok dalam ruang dan waktu. Walaupun symbol-simbol sangat berguna, mereka tidak dibutuhkan lagi ketika anda telah menyadari esensi dari energi
  10. Memurnikan karma– Reiki sangat berguna untuk memurnikan karma dan menyembuhkan trauma. Juga sangat efficient untuk meningkatkan dan memperbaiki DNA. Karma buruk dari masa lalu haruslah di bersihkan agar kebahagiaan sejati tercipta. Untuk itu, karam masa lalu anda harus di bersihkan dengan melakukan teknik pemurnian diri secara terus menerus dengan energi Reiki. Sangat penting bagi anda untuk menjalani kehidupan anda tanpa beban karma.
  11. Tonggak kebangkitan spiritual– Anda akan mampu mencapai realisasi diri dengan menyelaraskan diri dengan akar dari Reiki melalui meditasi pemurnian diri, dan melatih reiki tiap hari. Esensi dari Reiki adalah mencapai tahap kebangkitan spiritual. Dengan kata lain mencapai realisasi diri melalui ketenangan, kedamaian dan kedamaian sempurna.
  12. Supaya manusia menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’ sehingga manusia bisa terlepas dari kejumudan hatinya sendiri. Kelahiran kedua tersebut dalam arti, hakekat manusia yang disebut nismatul ‘adamiyah yang dibungkus dengan jismul mahsusah atau jasad kasar telah mendapatkan rahasia hidayah Alloh yang dipancarkan dari tempat perbendaharaannya. Itulah “Nur di atas Nur” yang disebut “nismatul ‘ubudiyah”. Dengan kelahiran kedua ini, maka ilmu dan iman manusia telah mampu menyinari perilakunya sendiri.

>Keistimewa’an Reiki NAQS

>

“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jaatsiah; 13)

Keistimewa’an Reiki NAQS

  1. Tidak dibutuhkan latihan untuk mendapatkan energi penyembuhan– semua orang dapat melakukan proses penyembuhan seketika setelah jalan dari Reiki terbuka melalui proses attunement. Walaupun latihan tidak dibutuhkan, tetapi sangatlah penting bagi anda untuk melanjutkan proses pemurnian dan pengembangan spiritual untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan dan menjadi jalur yang bersih bagi energi Reiki.
  2. Kemampuan penyembuhan anda tidak akan pernah hilang– anda tidak akan pernah kehilangan kemampuan anda begitu jalur reiki telah terbuka walaupun anda tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun demikian, kemampuan yang anda miliki melalui proses attunement adalah kemampuan dasar. Peningkatan kemampuan anda tergantung dari bagaimana anda melatih diri anda sendiri. Dengan kata lain, kemampuan anda tetap berada pada level awal apabila anda tidak menggunakannya.
  3. Peningkatan kekuatan– Semakin anda menggunakan Reiki untuk menyembuhkan semakin kuat energi yang mengalir melalui anda. Pada saat yang bersamaan, anda dan orang yang anda terapi mengalami kesembuhan, disini penting sekali bagi anda untuk tetap menganggap diri anda hanyalah penyalur dari energi Reiki. Jika anda berilusi bahwa andalah yang menyalurkan energi atau berniat memperkuat proses penyembuhan dengan kesadaran anda, anda berisiko kehilangan energi dan kesehatan anda.
  4. Tidak diperlukan konsentrasi dan usaha keras– konsentrasi dan usaha tidak dibutuhkan, Reiki akan mengalir sebanyak yang di butuhkan dan segera mengalir secepat anda menempelkan tangan anda. Konsentrasi dan pengumpulan emosi tidak dibutuhkan dan seharusnya tidak dilakukan. Walaupun demikian anda butuh untuk tetap santai dan sadar akan tangan anda. put your hands on in mindfulness.
  5. Tidak ada energi negative yang tersalurkan– Reiki adalah cahaya yang murni, tidak ada energi negative yang diterima atau tersalurkan. Selama jalur dari Reiki tetap jernih dan bersih, tidak perlu kuatir akan hal tersebut. Tempatkan pikiran anda di seluruh tubuh dan pertahankan semangat anda di level yang tinggi untuk mencegah terkoneksi dengan gelombang energi yang lebih rendah
  6. Tidak tergantung kepercayaan– Apapun kepercayaan, agama atau ideology yang anda percayai, Reiki tetap efektif dan efficient. Reiki efektif pada pasien yang tidak sadar, binatang dan tanaman. Tidak ada masalah apakah anda percaya atau tidak. Akan tetapi, setiap orang berhak untuk menolak nya. Anda tidak seharusnya memaksa orang untuk menerima Reiki, karena energi akan berhenti mengalir pada orang yang menolak.
  7. Efektif pada setiap jenis makhluk hidup– Penyembuhan Reiki efektif pada semua makhluk, manusia, hewan dan tanaman, dapat juga digunakan untuk memurnikan zat seperti mineral atau tempat. Reiki efektif pada existensi apapun di alam semesta. Tetapi sangat penting untuk mempertahankan kesadaran tetap jernih, dan tidak terkoneksi pada getaran yang lebih rendah dan kasar.
  8. Dapat digunakan secara sinergis dengan teknik lain– Keefektifan dari Reiki menjadi berkali-kali lipat bila digunakan bersamaan dengan obat atau teknik lain( akupuntur, moxibustion, Qi Qong, chiropractic, dll.) Reiki menyegarkan energi kehidupan dalam tubuh seseorang dan memperkuat kemampuan penyembuhan alamiah.. Obat-obatan dan teknik lain dapat sangat efektif dan sinergis dengan efek reiki.
  9. Melampaui ruang dan waktu– Reiki membuat anda dapat melakukan penyembuhan jarak jauh, ke masa lalu atau masa depan dengan menggunakan symbol. Semua existensi adalah gelombang. Orang lain dan diri anda adalah sama sesungguhnya, dan tidak ada tembok dalam ruang dan waktu. Walaupun symbol-simbol sangat berguna, mereka tidak dibutuhkan lagi ketika anda telah menyadari esensi dari energi
  10. Memurnikan karma– Reiki sangat berguna untuk memurnikan karma dan menyembuhkan trauma. Juga sangat efficient untuk meningkatkan dan memperbaiki DNA. Karma buruk dari masa lalu haruslah di bersihkan agar kebahagiaan sejati tercipta. Untuk itu, karam masa lalu anda harus di bersihkan dengan melakukan teknik pemurnian diri secara terus menerus dengan energi Reiki. Sangat penting bagi anda untuk menjalani kehidupan anda tanpa beban karma.
  11. Tonggak kebangkitan spiritual– Anda akan mampu mencapai realisasi diri dengan menyelaraskan diri dengan akar dari Reiki melalui meditasi pemurnian diri, dan melatih reiki tiap hari. Esensi dari Reiki adalah mencapai tahap kebangkitan spiritual. Dengan kata lain mencapai realisasi diri melalui ketenangan, kedamaian dan kedamaian sempurna.
  12. Supaya manusia menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’ sehingga manusia bisa terlepas dari kejumudan hatinya sendiri. Kelahiran kedua tersebut dalam arti, hakekat manusia yang disebut nismatul ‘adamiyah yang dibungkus dengan jismul mahsusah atau jasad kasar telah mendapatkan rahasia hidayah Alloh yang dipancarkan dari tempat perbendaharaannya. Itulah “Nur di atas Nur” yang disebut “nismatul ‘ubudiyah”. Dengan kelahiran kedua ini, maka ilmu dan iman manusia telah mampu menyinari perilakunya sendiri.

>Free Reiki Training

>

بسم الله الرحمن الرحم

Assalamu alaikum wr. wb .

Memperkenalkan ……………….

Kuantum Cahaya Qalbu NAQS DNA, yang merupakan wadah pemersatu dari para praktisi/master penghusada Reiki Energi Kultivasi NAQS. Yang mana dalam perkembangannya lebih memilih menggunakan sebuah metode penemuan baru di bidang peningkatan spiritual dan penyembuhan holistik, yaitu NAQS dan Sir Hu , sebuah metode penggunaan energi alam semesta dan ilahi yang bersifat universal atau lintas agama, dan sangat bagus digunakan oleh para praktisi penyembuh alternatif yang mempunyai dasar keilmuan seperti tenaga dalam, prana, hikmah, reiki dan lainnya.

N~AQS adalah energi kultivasi yang sangat baik digunakan untuk mengkultivasi Jasmani dan Ruhani manusia. NAQS merupakan energi kultivasi yang bersumber dari NUR ILAHI. Bila getaran manusia diresonansi dengan getaran ILAHI NAQS maka akan membuat diri manusia menjadi murni dan semakin murni, memperluas kesadaran pada multi dimensi, menyatukan diri dengan alam dan Ilahi. Diri yang murni, bebas dari kendali apapun akan memudahkan seseorang mencapai pengetahuan spiritual yang tinggi. Kebenaran itu relatif dan kebenaran yang absolut dan tertinggi adalah Tuhan itu sendiri. Manusia memiliki ‘bibit kesadaran Ilahiah yang masih kuncup’. Sebuah pucuk kuncup nampaknya mengkerut, namun ia berpotensi untuk menjadi sekuntum bunga mekar. Umat manusia memiliki kemampuan bawaan untuk mengembangkan kesadaran sampai batas hampir tak terhingga, Dalam derajat Insan Kamil (HOLISTIC PERSON).

Gratis..!!!
Pelatihan NAQS bermanfa’at untuk :
  1. Aktivasi Potensi Hati Nurani (Heartwave) & Brainwave.
  2. Pencerahan Ruhaniah, ketenangan, & Kedamaian bathin.
  3. Evolusi Kesadaran: Hati Nurani, Jiwa, & Spiritual
  4. Penyembuhan : Reiki NAQS, Bio Energi, & Quantum Touch.
  5. Self Improvement.
  6. Abundance Mentality (Kekayaan Hati & Kebesaran Jiwa)

Keistimewaan ……?
Dengan mempelajari NAQS dan Sir Hu, Anda akan dibimbing untuk menjadi penyembuh yang handal, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Anda akan mampu melakukan penyembuhan baik secara langsung (berhadapan dengan pasien) maupun jarak jauh, serta melakukan penyembuhan massal kepada banyak orang sekaligus dengan tanpa menguras energi Anda.

Reiki NAQS hanya mengenal 2 (dua) tingkatan yang memberikan hasil penyelarasan energi lebih baik dari sekedar rei ki, karena hanya dengan penyelarasan tingkat 1 saja calon praktisi akan dibukakan semua pintu dan jalur energi di tubuhnya sehingga mempunyai kemampuan layaknya Master Rei Ki.

Reiki N~AQS Tingkat I (Tingkat Pemula) :   Membuka saluran Reiki.
Level ini bertujuan untuk membuka saluran Reiki pada calon praktisi Reiki. Peserta diselaraskan untuk mendapatkan kemampuan menyembuhkan diri sendiri dan menyembuhan orang lain dari jarak dekat, dengan peningkatan energi sekitar 3-5 kali lipat dari sebelumnya.

Attunement?
Dari arti katanya, attunement berarti proses penyelarasana panjang gelombang. Proses attunement menyelaraskan panjang gelombang calon praktisi Reiki dengan Reiki. Melalui proses ini. calon praktisi Reiki terhubung dengan energi Reiki dan menjadi saluran bagi Reiki. Setelah itu, kapanpun dan dimanapun, sang praktisi Reiki dapat terhubung secara instant dengan energi Reiki.

Setelah attunement, apa lagi?
Walaupun, seorang murid telah dapat mengalirkan energi Reiki secara otomatis dengan hanya menempelkan tangan, tetapi untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan, yaitu memperpendek waktu penyembuhan dan mampu menangani kasus penyakit gawat,seorang murid butuh mempelajari beberapa teori dasar, teknik-teknik penyembuhan dan teknik pengembangan diri.

Reiki N~AQS Tingkat II ~ Tingkat Personal Master
Adapun dengan penyelarasan tingkat 2 calon praktisi akan dibukakan cakra-cakra ilahi dan 7 (tujuh) lataif serta diberikan hak sebagai Master NAQS yang berarti boleh mengajarkan NAQS 1 kepada orang lain. Butir energi NAQS jauh lebih halus dari reiki atau energi lainnya, sehingga proses penyembuhan lebih cepat terjadi. Peserta diselaraskan untuk mendapat kemampuan penyembuhan pasien dari jarak jauh dan mampu menggunakan simbol Reiki, dengan peningkatan Power 100 kali lipat dari kemampuan Reiki tingkat I. Peserta diselaraskan untuk mendapatkan kemampuan melakukan penyembuhan pasien jarak dekat maupun jarak jauh dengan sistem pemrograman energi.

Sir Hu adalah Tonggak Kebangkitan Spiritual. 

Al-Insaanu Sirri wa Ana Sirruhu
Artinya : Manusia itu adalah Rahasi-Ku dan Akulah yang menjadi rahasianya.

Sebuah Revolusi spiritual untuk menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’

  1. Ma’rifatullah (Mengenali kehendak Tuhan)
  2. Ma’rifatun Nafs (Mengenali Siapa Diri Sejati)
  3. Ma’rifatul Kaun (Mengenali Sunnatullah)
  4. Ma’rifatun Naas (Mengenali Karakter Diri dan Sesama untuk Komunikasi)
Sir Hu tidak mengenal tingkatan dan untuk mempelajarinya minimal harus mencapai Master NAQS dan telah melatihnya dengan rutin. Butir energi Sir Hu lebih halus dari NAQS dan sangat lembut, sehingga lebih cepat menjangkau ke seluruh tubuh.

Dalam NAQS dan Sir Hu tidak dikenal adanya bantuan makhluk halus (jin ?) sehingga aman digunakan, karena para praktisinya diajarkan untuk selalu memohon hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam. Demikian pula bahwa semua praktisi senantiasa dihimbau agar terus meningkatkan kualitas rohani atau spiritual mereka dengan selalu melaksanakan ajaran agama masing-masing secara sungguh-sungguh.

Jadi, tunggu apa lagi …………. ?

Segera bergabung untuk menjadi praktisi Rei Ki NAQS dan jadikan hidup Anda lebih berarti.

NAQS dan Sir Hu solusi jitu meningkatkan kehidupan spiritual dan mengatasi problem kesehatan Anda.

Wassalamu alaikum wr. wb

Brosur Download Klik di sini…….

KURIKULUM : Reiki N~AQS Tingkat I (Tingkat Pemula)

Allah Pictures, Images and Photos
بسم الله الرحمن الرحم
رَبَّنَ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS At Tahrim 8)

>Free Reiki Training

>

بسم الله الرحمن الرحم

Assalamu alaikum wr. wb .

Memperkenalkan ……………….

Kuantum Cahaya Qalbu NAQS DNA, yang merupakan wadah pemersatu dari para praktisi/master penghusada Reiki Energi Kultivasi NAQS. Yang mana dalam perkembangannya lebih memilih menggunakan sebuah metode penemuan baru di bidang peningkatan spiritual dan penyembuhan holistik, yaitu NAQS dan Sir Hu , sebuah metode penggunaan energi alam semesta dan ilahi yang bersifat universal atau lintas agama, dan sangat bagus digunakan oleh para praktisi penyembuh alternatif yang mempunyai dasar keilmuan seperti tenaga dalam, prana, hikmah, reiki dan lainnya.

N~AQS adalah energi kultivasi yang sangat baik digunakan untuk mengkultivasi Jasmani dan Ruhani manusia. NAQS merupakan energi kultivasi yang bersumber dari NUR ILAHI. Bila getaran manusia diresonansi dengan getaran ILAHI NAQS maka akan membuat diri manusia menjadi murni dan semakin murni, memperluas kesadaran pada multi dimensi, menyatukan diri dengan alam dan Ilahi. Diri yang murni, bebas dari kendali apapun akan memudahkan seseorang mencapai pengetahuan spiritual yang tinggi. Kebenaran itu relatif dan kebenaran yang absolut dan tertinggi adalah Tuhan itu sendiri. Manusia memiliki ‘bibit kesadaran Ilahiah yang masih kuncup’. Sebuah pucuk kuncup nampaknya mengkerut, namun ia berpotensi untuk menjadi sekuntum bunga mekar. Umat manusia memiliki kemampuan bawaan untuk mengembangkan kesadaran sampai batas hampir tak terhingga, Dalam derajat Insan Kamil (HOLISTIC PERSON).

Gratis..!!!
Pelatihan NAQS bermanfa’at untuk :
  1. Aktivasi Potensi Hati Nurani (Heartwave) & Brainwave.
  2. Pencerahan Ruhaniah, ketenangan, & Kedamaian bathin.
  3. Evolusi Kesadaran: Hati Nurani, Jiwa, & Spiritual
  4. Penyembuhan : Reiki NAQS, Bio Energi, & Quantum Touch.
  5. Self Improvement.
  6. Abundance Mentality (Kekayaan Hati & Kebesaran Jiwa)

Keistimewaan ……?
Dengan mempelajari NAQS dan Sir Hu, Anda akan dibimbing untuk menjadi penyembuh yang handal, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Anda akan mampu melakukan penyembuhan baik secara langsung (berhadapan dengan pasien) maupun jarak jauh, serta melakukan penyembuhan massal kepada banyak orang sekaligus dengan tanpa menguras energi Anda.

Reiki NAQS hanya mengenal 2 (dua) tingkatan yang memberikan hasil penyelarasan energi lebih baik dari sekedar rei ki, karena hanya dengan penyelarasan tingkat 1 saja calon praktisi akan dibukakan semua pintu dan jalur energi di tubuhnya sehingga mempunyai kemampuan layaknya Master Rei Ki.

Reiki N~AQS Tingkat I (Tingkat Pemula) :   Membuka saluran Reiki.
Level ini bertujuan untuk membuka saluran Reiki pada calon praktisi Reiki. Peserta diselaraskan untuk mendapatkan kemampuan menyembuhkan diri sendiri dan menyembuhan orang lain dari jarak dekat, dengan peningkatan energi sekitar 3-5 kali lipat dari sebelumnya.

Attunement?
Dari arti katanya, attunement berarti proses penyelarasana panjang gelombang. Proses attunement menyelaraskan panjang gelombang calon praktisi Reiki dengan Reiki. Melalui proses ini. calon praktisi Reiki terhubung dengan energi Reiki dan menjadi saluran bagi Reiki. Setelah itu, kapanpun dan dimanapun, sang praktisi Reiki dapat terhubung secara instant dengan energi Reiki.

Setelah attunement, apa lagi?
Walaupun, seorang murid telah dapat mengalirkan energi Reiki secara otomatis dengan hanya menempelkan tangan, tetapi untuk meningkatkan kemampuan penyembuhan, yaitu memperpendek waktu penyembuhan dan mampu menangani kasus penyakit gawat,seorang murid butuh mempelajari beberapa teori dasar, teknik-teknik penyembuhan dan teknik pengembangan diri.

Reiki N~AQS Tingkat II ~ Tingkat Personal Master
Adapun dengan penyelarasan tingkat 2 calon praktisi akan dibukakan cakra-cakra ilahi dan 7 (tujuh) lataif serta diberikan hak sebagai Master NAQS yang berarti boleh mengajarkan NAQS 1 kepada orang lain. Butir energi NAQS jauh lebih halus dari reiki atau energi lainnya, sehingga proses penyembuhan lebih cepat terjadi. Peserta diselaraskan untuk mendapat kemampuan penyembuhan pasien dari jarak jauh dan mampu menggunakan simbol Reiki, dengan peningkatan Power 100 kali lipat dari kemampuan Reiki tingkat I. Peserta diselaraskan untuk mendapatkan kemampuan melakukan penyembuhan pasien jarak dekat maupun jarak jauh dengan sistem pemrograman energi.

Sir Hu adalah Tonggak Kebangkitan Spiritual. 

Al-Insaanu Sirri wa Ana Sirruhu
Artinya : Manusia itu adalah Rahasi-Ku dan Akulah yang menjadi rahasianya.

Sebuah Revolusi spiritual untuk menjadi Insan Kamil, menjadi manusia sempurna baik lahir maupun batin, sehingga mampu menduduki maqom Kholifah Bumi, maka manusia harus terlebih dahulu pernah mengalami kelahiran kedua. Kelahiran pertama merupakan kelahiran jasmani sedangkan kelahiran kedua adalah kelahiran ruhani. Yakni terbukanya matahati untuk menerima pancaran ‘nur makrifatullah’

  1. Ma’rifatullah (Mengenali kehendak Tuhan)
  2. Ma’rifatun Nafs (Mengenali Siapa Diri Sejati)
  3. Ma’rifatul Kaun (Mengenali Sunnatullah)
  4. Ma’rifatun Naas (Mengenali Karakter Diri dan Sesama untuk Komunikasi)
Sir Hu tidak mengenal tingkatan dan untuk mempelajarinya minimal harus mencapai Master NAQS dan telah melatihnya dengan rutin. Butir energi Sir Hu lebih halus dari NAQS dan sangat lembut, sehingga lebih cepat menjangkau ke seluruh tubuh.

Dalam NAQS dan Sir Hu tidak dikenal adanya bantuan makhluk halus (jin ?) sehingga aman digunakan, karena para praktisinya diajarkan untuk selalu memohon hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam. Demikian pula bahwa semua praktisi senantiasa dihimbau agar terus meningkatkan kualitas rohani atau spiritual mereka dengan selalu melaksanakan ajaran agama masing-masing secara sungguh-sungguh.

Jadi, tunggu apa lagi …………. ?

Segera bergabung untuk menjadi praktisi Rei Ki NAQS dan jadikan hidup Anda lebih berarti.

NAQS dan Sir Hu solusi jitu meningkatkan kehidupan spiritual dan mengatasi problem kesehatan Anda.

Wassalamu alaikum wr. wb

Brosur Download Klik di sini…….

KURIKULUM : Reiki N~AQS Tingkat I (Tingkat Pemula)

Allah Pictures, Images and Photos
بسم الله الرحمن الرحم
رَبَّنَ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS At Tahrim 8)