SIMBOL REIKI USUI

Dalam berlatih Reiki, Level 1 diajarkan bagaimana kita menyalurkan Reiki kepada diri sendiri dan orang lain, pada Level 2 kita belajar bagaimana menggunakan energi lebih jauh lagi dan mempelajari sifat-sifat energi seperti disimbolkan dalam simbol chokurei (fokus: untuk mempercepat hasil dan memperkuat rasa), Se hei Ki (Harmonis: keseimbangan dan penyebaran energi) dan Hon Za she zo nen ( Sifat dasar dari energi adalah tidak ada ruang dan waktu).

Ketika Sensei Usui ingin mengajarkan pemahaman Beliau tentang energi dan sifat-sifatnya, beliau merasa bahwa penjelasan yang bagaimana bagusnya tidak akan mampu menandingi pemahaman yang diperoleh seseorang secara langsung. Ini dibuktikan melalui pengalaman beliau sendiri ketika sedang belajar mencari pemahaman spiritual tertinggi (Satori). Hingga suatu saat ketika beliau bertemu dengan seorang biksu Zen, sang biksu menganjurkan Sensei untuk menjalani latihan spiritual sendiri dan tidak mencari pemahaman dari buku atau guru-guru spiritual.

Apa yang dirasakan oleh Sensei Usui, tentu tidak mudah bagi kita di dunia modern untuk bisa mengalaminya. Sehingga Sensei Usui memberikan suatu petunjuk melalui penggunaan simbol-simbol dalam Reiki level 2(Okuden).

Dalam Cho ku Rei, kita belajar tentang pentingnya konsentrasi untuk mendapatkan hasil.

Dalam Se Hei Ki, kita belajar bahwa segala sesuatu pasti di seimbangkan kembali, yang berlebihan akan dikurangi dan yang kurang akan ditambahkan. Dalam simbol ini terkandung pelajaran tentang hukum sebab-akibat.

Dalam Hon Za She Zo Nen, kita belajar tentang sifat hakiki tentang segala sesuatu, yaitu tidak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati.

Kedalaman pelajaran Reiki yang terkandung didalam simbol-simbol tersebut, terbuka bagi anda dan siapa saja yang melatih Reiki dan memberi kesempatan bagi diri anda untuk mengerti

Seorang praktisi reiki level 2 sudah bisa menggunakan simbol reiki dalam melakukan healing baik diri sendiri atau orang lain. Attunement Reiki pada level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi seorang praktisi reiki. Simbol reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi yang digunakan dalam reiki.

Salah satu simbol penguat reiki berfungsi untuk menguatkan vibrasi energi reiki agar bekerja semaksimal mungkin dibarengi affirmasi yang tepat sesuai dengan karakter simbol reiki yang sedang digunakan. Praktisi Reiki dapat juga mempergunakan simbol lain yang dirancang untuk membersihkan unsur negative dari
suatu lokasi atau tempat.

Sebaliknya praktisi Reiki dapat mempergunakan simbol pengiriman energi jarak jauh untuk penyembuhan pasien di beberapa tempat berlainan dalam jumlah banyak sekaligus. Simbol dapat digambarkan secara fisik dengan memanfaatkan chakra atau secara visualisasi.

Secara fisik praktisi Reiki menggambar simbol di depan dadanya dengan menggunakan tangan kanan atau kiri. Gerakan tangan ini menggambar simbol layaknya melukis simbol di kertas. Setelah digambarkan simbol dihubungkan dengan kekuatan alam semesta agar dapat menjalankan fungsinya.

Simbol Reiki ini hanya dapat digunakan oleh praktisi Reiki ketika sudah menduduki level 2 dalam tataran pembelajaran Reiki. Attunement Reiki level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi praktisi Reiki mencapai 10 kali lipat dibandingkan praktisi Reiki di level 1. Simbol-simbol Reiki merupakan perangkat penghubung antara praktisi Reiki dengan pembimbing Reiki.

Penggunaan simbol ini dapat membantu meningkatkan vibrasi energi seorang praktisi Reiki. Hal ini disebabkan simbol-simbol tersebut mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang sangat khas atas penyembuhan penyakit juga kasus penyaluran energi jarak jauh terhadap pasien lain di tempat berbeda dan waktu berbeda pula.

Simbol Reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi dalam Reiki.

Dalam tradisi Reiki lain misal gTummo, Tummo, Usui Tibetan setelah mendapatkan attunement seorang praktisi Reiki akan memperoleh hak atas penggunaan simbol ini di mana simbol ini dilukiskan sebagai simbol daya, simbol mental/emosi dan simbol relativitas.

Dalam istilah tradisional Reiki dikenal dengan nama Cho Ku Rei, She Hei Ki, dan Hon Sha Ze Sho Nen. Hanya Reiki tradisi Inti Reiki dan Kundalini Reiki simbol ini tidak dipergunakan.

Sebagai gantinya kekuatan dan ketepatan merancang afirmasi yang diucapkan ketika mulai menyalurkan energi. Kendati demikian sebagai seorang praktisi Reiki diwajibkan mengenal dan memahami bentuk dan cara membuat ketiga simbol tersebut. Bila praktisi Reiki sudah menduduki level Personal Mastery atau level
Master penggunaan simbol ini sudah tidak dipergunakan lagi, karena pada level ini penyembuhan hanya dilakukan dengan niat.

Dengan niat energi akan bekerja sesuai dengan simbol yang digunakan saat healing. Tentunya tingkatan ini memerlukan latihan praktek yang konsisten dalam memahami simbol yang dimaksud serta keyakinan tinggi dalam menggunakan simbol tadi. Semakin tinggi level praktisi Reiki simbol cukup diniatkan saja bekerja
tanpa menggunakan gerakan tangan dalam melukis simbol di depan tubuh praktisi Reiki.

Dengan memahami kerja simbol ini bukan berarti praktisi reiki mengkultuskan simbol reiki. Simbol reiki hanya alat bantu saja dalam penyaluran reiki kepada pasien. Tak ubahnya kalau kita berkehendak pergi ke Bandung misalnya, kita bisa menggunakan sarana transportasi yang dapat membantu mencapai tujuan dengan cepat dengan naik bus, kereta api atau pesawat terbang dibandingkan bila kita berjalan kaki. Memang nanti juga sampai ke Bandung tapi memakan waktu lama untuk sampai tujuan. Nah dalam pembelajaran Reiki ini simbol mulai dipakai bila praktisi sudah menduduki level 2 dan sudah sejauh mana mempraktekkan Reiki untuk mendapatkan kesehatan serta kebugaran tubuh pribadi dan tentu saja menyalurkan Reiki untuk orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh.

Praktek menggunakan simbol-simbol

CHO KU REI

1. Meningkatkan energi

  • Hadapkan kedua telapak dengan jarak kira2 25 cm didepan pusar. Niatkan cakra jantung menggambar simbol cho ku rei diantara kedua telapak tangan itu.
  • Afirmasikan: chokurei 3X, tarik energi reiki sesuai simbol dan bentuk bola energi. Tunggu 1/2 mnt.
  • Kemudian dorong bola energi masuk cakra pusar, sambil afirmasikan: masuklah seutuhnya dalam cakra pusar saya, dantingkatkan energi saya/pasien jadi 3X lipat secara merata.

2. Melindungi orang atau benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol.
  • Setelah terbentuk bayangkan orang atau benda yang dilindungi berada dalam bola energi dan afirmasikan: bola energi ini sangat kuat, sehingg tidak ada kekuatan negatif yang bisa menembusnya. Dan bola ini akan bertahan selama 1 minggu.
  • Kekuatan bertahan bola itu, tergantung kekuatan anda.

3. Membersihkan benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol. Cuma sekarang dilakukan diatas benda yg akan dibersihkan, kira2 10 cm.
  • Kemudian dorong bola ketarget dan afirmasikan: masuklah dlm benda ini, bersihkan dan penuhi dengan energi reiki.

3. Menguatkan simbol lain

  • Digambar setelah simbol lain digambar dan diberi perintah.
  • Afirmasinya: perkuatlah kerja simbol, mis: she hei ki.

SEI HEI KI

  • Membersihkan energi negatif
  • Lakukan prosedur menggambar simbol diatas bagian yang sakit.
  • Kemudian dorong masuk bola energi, dan niatkan agar membersihkan energi negatif dibagian tsb.

Hon sha she so nen

  • Jembatan energi untuk pengiriman energi jarak jauh
  • Lakukan prosedur gambar simbol, kali ini didepan dada.
  • Afirmasikan: semua energi dan simbol yang dikirim akan diterima: si A/semua pasien yang ada pada daftar (kalau pasien banyak bikin daftar). Pada saat ini/1jam yang lalu/2jam lagi. Dan simbol akan bekerja setelah pasien siap menerima energi.
  • Lalu lepas tangan sebentar. Ulangi prosedur menggambar simbol cho ku rei.
  • Setelah bola terbentuk, afirmasikan: perkuat kerja simbol (HSSN) agar masing2 pasien menerima energi 100% utuh. Kemudian lakukan healing seakan pasien ada didepan anda.

Tiga simbol itu merupakan simbol pokok.

Nb. 
Simbol dalam Reiki NAQS berbeda dengan Reiki USUI. Namun sama dalam aplikasinya. Sehingga bagi anda yang sudah pernah belajar Rei Ki dari tradisi yang lain. Tentu sudah terbiasa dengan penggunaan simbol Rei Ki.

Pemakaian simbol dan bola energi di dalam Rei Ki NAQS bukanlah sebuah keharusan. Namun boleh digunakan.

>SIMBOL REIKI USUI

>

Dalam berlatih Reiki, Level 1 diajarkan bagaimana kita menyalurkan Reiki kepada diri sendiri dan orang lain, pada Level 2 kita belajar bagaimana menggunakan energi lebih jauh lagi dan mempelajari sifat-sifat energi seperti disimbolkan dalam simbol chokurei (fokus: untuk mempercepat hasil dan memperkuat rasa), Se hei Ki (Harmonis: keseimbangan dan penyebaran energi) dan Hon Za she zo nen ( Sifat dasar dari energi adalah tidak ada ruang dan waktu).

Ketika Sensei Usui ingin mengajarkan pemahaman Beliau tentang energi dan sifat-sifatnya, beliau merasa bahwa penjelasan yang bagaimana bagusnya tidak akan mampu menandingi pemahaman yang diperoleh seseorang secara langsung. Ini dibuktikan melalui pengalaman beliau sendiri ketika sedang belajar mencari pemahaman spiritual tertinggi (Satori). Hingga suatu saat ketika beliau bertemu dengan seorang biksu Zen, sang biksu menganjurkan Sensei untuk menjalani latihan spiritual sendiri dan tidak mencari pemahaman dari buku atau guru-guru spiritual.

Apa yang dirasakan oleh Sensei Usui, tentu tidak mudah bagi kita di dunia modern untuk bisa mengalaminya. Sehingga Sensei Usui memberikan suatu petunjuk melalui penggunaan simbol-simbol dalam Reiki level 2(Okuden).

Dalam Cho ku Rei, kita belajar tentang pentingnya konsentrasi untuk mendapatkan hasil.

Dalam Se Hei Ki, kita belajar bahwa segala sesuatu pasti di seimbangkan kembali, yang berlebihan akan dikurangi dan yang kurang akan ditambahkan. Dalam simbol ini terkandung pelajaran tentang hukum sebab-akibat.

Dalam Hon Za She Zo Nen, kita belajar tentang sifat hakiki tentang segala sesuatu, yaitu tidak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati.

Kedalaman pelajaran Reiki yang terkandung didalam simbol-simbol tersebut, terbuka bagi anda dan siapa saja yang melatih Reiki dan memberi kesempatan bagi diri anda untuk mengerti

Seorang praktisi reiki level 2 sudah bisa menggunakan simbol reiki dalam melakukan healing baik diri sendiri atau orang lain. Attunement Reiki pada level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi seorang praktisi reiki. Simbol reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi yang digunakan dalam reiki.

Salah satu simbol penguat reiki berfungsi untuk menguatkan vibrasi energi reiki agar bekerja semaksimal mungkin dibarengi affirmasi yang tepat sesuai dengan karakter simbol reiki yang sedang digunakan. Praktisi Reiki dapat juga mempergunakan simbol lain yang dirancang untuk membersihkan unsur negative dari
suatu lokasi atau tempat.

Sebaliknya praktisi Reiki dapat mempergunakan simbol pengiriman energi jarak jauh untuk penyembuhan pasien di beberapa tempat berlainan dalam jumlah banyak sekaligus. Simbol dapat digambarkan secara fisik dengan memanfaatkan chakra atau secara visualisasi.

Secara fisik praktisi Reiki menggambar simbol di depan dadanya dengan menggunakan tangan kanan atau kiri. Gerakan tangan ini menggambar simbol layaknya melukis simbol di kertas. Setelah digambarkan simbol dihubungkan dengan kekuatan alam semesta agar dapat menjalankan fungsinya.

Simbol Reiki ini hanya dapat digunakan oleh praktisi Reiki ketika sudah menduduki level 2 dalam tataran pembelajaran Reiki. Attunement Reiki level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi praktisi Reiki mencapai 10 kali lipat dibandingkan praktisi Reiki di level 1. Simbol-simbol Reiki merupakan perangkat penghubung antara praktisi Reiki dengan pembimbing Reiki.

Penggunaan simbol ini dapat membantu meningkatkan vibrasi energi seorang praktisi Reiki. Hal ini disebabkan simbol-simbol tersebut mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang sangat khas atas penyembuhan penyakit juga kasus penyaluran energi jarak jauh terhadap pasien lain di tempat berbeda dan waktu berbeda pula.

Simbol Reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi dalam Reiki.

Dalam tradisi Reiki lain misal gTummo, Tummo, Usui Tibetan setelah mendapatkan attunement seorang praktisi Reiki akan memperoleh hak atas penggunaan simbol ini di mana simbol ini dilukiskan sebagai simbol daya, simbol mental/emosi dan simbol relativitas.

Dalam istilah tradisional Reiki dikenal dengan nama Cho Ku Rei, She Hei Ki, dan Hon Sha Ze Sho Nen. Hanya Reiki tradisi Inti Reiki dan Kundalini Reiki simbol ini tidak dipergunakan.

Sebagai gantinya kekuatan dan ketepatan merancang afirmasi yang diucapkan ketika mulai menyalurkan energi. Kendati demikian sebagai seorang praktisi Reiki diwajibkan mengenal dan memahami bentuk dan cara membuat ketiga simbol tersebut. Bila praktisi Reiki sudah menduduki level Personal Mastery atau level
Master penggunaan simbol ini sudah tidak dipergunakan lagi, karena pada level ini penyembuhan hanya dilakukan dengan niat.

Dengan niat energi akan bekerja sesuai dengan simbol yang digunakan saat healing. Tentunya tingkatan ini memerlukan latihan praktek yang konsisten dalam memahami simbol yang dimaksud serta keyakinan tinggi dalam menggunakan simbol tadi. Semakin tinggi level praktisi Reiki simbol cukup diniatkan saja bekerja
tanpa menggunakan gerakan tangan dalam melukis simbol di depan tubuh praktisi Reiki.

Dengan memahami kerja simbol ini bukan berarti praktisi reiki mengkultuskan simbol reiki. Simbol reiki hanya alat bantu saja dalam penyaluran reiki kepada pasien. Tak ubahnya kalau kita berkehendak pergi ke Bandung misalnya, kita bisa menggunakan sarana transportasi yang dapat membantu mencapai tujuan dengan cepat dengan naik bus, kereta api atau pesawat terbang dibandingkan bila kita berjalan kaki. Memang nanti juga sampai ke Bandung tapi memakan waktu lama untuk sampai tujuan. Nah dalam pembelajaran Reiki ini simbol mulai dipakai bila praktisi sudah menduduki level 2 dan sudah sejauh mana mempraktekkan Reiki untuk mendapatkan kesehatan serta kebugaran tubuh pribadi dan tentu saja menyalurkan Reiki untuk orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh.

Praktek menggunakan simbol-simbol

CHO KU REI

1. Meningkatkan energi

  • Hadapkan kedua telapak dengan jarak kira2 25 cm didepan pusar. Niatkan cakra jantung menggambar simbol cho ku rei diantara kedua telapak tangan itu.
  • Afirmasikan: chokurei 3X, tarik energi reiki sesuai simbol dan bentuk bola energi. Tunggu 1/2 mnt.
  • Kemudian dorong bola energi masuk cakra pusar, sambil afirmasikan: masuklah seutuhnya dalam cakra pusar saya, dantingkatkan energi saya/pasien jadi 3X lipat secara merata.

2. Melindungi orang atau benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol.
  • Setelah terbentuk bayangkan orang atau benda yang dilindungi berada dalam bola energi dan afirmasikan: bola energi ini sangat kuat, sehingg tidak ada kekuatan negatif yang bisa menembusnya. Dan bola ini akan bertahan selama 1 minggu.
  • Kekuatan bertahan bola itu, tergantung kekuatan anda.

3. Membersihkan benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol. Cuma sekarang dilakukan diatas benda yg akan dibersihkan, kira2 10 cm.
  • Kemudian dorong bola ketarget dan afirmasikan: masuklah dlm benda ini, bersihkan dan penuhi dengan energi reiki.

3. Menguatkan simbol lain

  • Digambar setelah simbol lain digambar dan diberi perintah.
  • Afirmasinya: perkuatlah kerja simbol, mis: she hei ki.

SEI HEI KI

  • Membersihkan energi negatif
  • Lakukan prosedur menggambar simbol diatas bagian yang sakit.
  • Kemudian dorong masuk bola energi, dan niatkan agar membersihkan energi negatif dibagian tsb.

Hon sha she so nen

  • Jembatan energi untuk pengiriman energi jarak jauh
  • Lakukan prosedur gambar simbol, kali ini didepan dada.
  • Afirmasikan: semua energi dan simbol yang dikirim akan diterima: si A/semua pasien yang ada pada daftar (kalau pasien banyak bikin daftar). Pada saat ini/1jam yang lalu/2jam lagi. Dan simbol akan bekerja setelah pasien siap menerima energi.
  • Lalu lepas tangan sebentar. Ulangi prosedur menggambar simbol cho ku rei.
  • Setelah bola terbentuk, afirmasikan: perkuat kerja simbol (HSSN) agar masing2 pasien menerima energi 100% utuh. Kemudian lakukan healing seakan pasien ada didepan anda.

Tiga simbol itu merupakan simbol pokok.

Nb. 
Simbol dalam Reiki NAQS berbeda dengan Reiki USUI. Namun sama dalam aplikasinya. Sehingga bagi anda yang sudah pernah belajar Rei Ki dari tradisi yang lain. Tentu sudah terbiasa dengan penggunaan simbol Rei Ki.

Pemakaian simbol dan bola energi di dalam Rei Ki NAQS bukanlah sebuah keharusan. Namun boleh digunakan.

>SIMBOL REIKI USUI

>

Dalam berlatih Reiki, Level 1 diajarkan bagaimana kita menyalurkan Reiki kepada diri sendiri dan orang lain, pada Level 2 kita belajar bagaimana menggunakan energi lebih jauh lagi dan mempelajari sifat-sifat energi seperti disimbolkan dalam simbol chokurei (fokus: untuk mempercepat hasil dan memperkuat rasa), Se hei Ki (Harmonis: keseimbangan dan penyebaran energi) dan Hon Za she zo nen ( Sifat dasar dari energi adalah tidak ada ruang dan waktu).

Ketika Sensei Usui ingin mengajarkan pemahaman Beliau tentang energi dan sifat-sifatnya, beliau merasa bahwa penjelasan yang bagaimana bagusnya tidak akan mampu menandingi pemahaman yang diperoleh seseorang secara langsung. Ini dibuktikan melalui pengalaman beliau sendiri ketika sedang belajar mencari pemahaman spiritual tertinggi (Satori). Hingga suatu saat ketika beliau bertemu dengan seorang biksu Zen, sang biksu menganjurkan Sensei untuk menjalani latihan spiritual sendiri dan tidak mencari pemahaman dari buku atau guru-guru spiritual.

Apa yang dirasakan oleh Sensei Usui, tentu tidak mudah bagi kita di dunia modern untuk bisa mengalaminya. Sehingga Sensei Usui memberikan suatu petunjuk melalui penggunaan simbol-simbol dalam Reiki level 2(Okuden).

Dalam Cho ku Rei, kita belajar tentang pentingnya konsentrasi untuk mendapatkan hasil.

Dalam Se Hei Ki, kita belajar bahwa segala sesuatu pasti di seimbangkan kembali, yang berlebihan akan dikurangi dan yang kurang akan ditambahkan. Dalam simbol ini terkandung pelajaran tentang hukum sebab-akibat.

Dalam Hon Za She Zo Nen, kita belajar tentang sifat hakiki tentang segala sesuatu, yaitu tidak terbatas oleh ruang dan waktu, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati.

Kedalaman pelajaran Reiki yang terkandung didalam simbol-simbol tersebut, terbuka bagi anda dan siapa saja yang melatih Reiki dan memberi kesempatan bagi diri anda untuk mengerti

Seorang praktisi reiki level 2 sudah bisa menggunakan simbol reiki dalam melakukan healing baik diri sendiri atau orang lain. Attunement Reiki pada level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi seorang praktisi reiki. Simbol reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi yang digunakan dalam reiki.

Salah satu simbol penguat reiki berfungsi untuk menguatkan vibrasi energi reiki agar bekerja semaksimal mungkin dibarengi affirmasi yang tepat sesuai dengan karakter simbol reiki yang sedang digunakan. Praktisi Reiki dapat juga mempergunakan simbol lain yang dirancang untuk membersihkan unsur negative dari
suatu lokasi atau tempat.

Sebaliknya praktisi Reiki dapat mempergunakan simbol pengiriman energi jarak jauh untuk penyembuhan pasien di beberapa tempat berlainan dalam jumlah banyak sekaligus. Simbol dapat digambarkan secara fisik dengan memanfaatkan chakra atau secara visualisasi.

Secara fisik praktisi Reiki menggambar simbol di depan dadanya dengan menggunakan tangan kanan atau kiri. Gerakan tangan ini menggambar simbol layaknya melukis simbol di kertas. Setelah digambarkan simbol dihubungkan dengan kekuatan alam semesta agar dapat menjalankan fungsinya.

Simbol Reiki ini hanya dapat digunakan oleh praktisi Reiki ketika sudah menduduki level 2 dalam tataran pembelajaran Reiki. Attunement Reiki level 2 ini juga akan meningkatkan intensitas energi praktisi Reiki mencapai 10 kali lipat dibandingkan praktisi Reiki di level 1. Simbol-simbol Reiki merupakan perangkat penghubung antara praktisi Reiki dengan pembimbing Reiki.

Penggunaan simbol ini dapat membantu meningkatkan vibrasi energi seorang praktisi Reiki. Hal ini disebabkan simbol-simbol tersebut mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang sangat khas atas penyembuhan penyakit juga kasus penyaluran energi jarak jauh terhadap pasien lain di tempat berbeda dan waktu berbeda pula.

Simbol Reiki dapat diartikan sebagai lambang energi spesifik yang merupakan kristalisasi dari suatu fungsi energi dalam Reiki.

Dalam tradisi Reiki lain misal gTummo, Tummo, Usui Tibetan setelah mendapatkan attunement seorang praktisi Reiki akan memperoleh hak atas penggunaan simbol ini di mana simbol ini dilukiskan sebagai simbol daya, simbol mental/emosi dan simbol relativitas.

Dalam istilah tradisional Reiki dikenal dengan nama Cho Ku Rei, She Hei Ki, dan Hon Sha Ze Sho Nen. Hanya Reiki tradisi Inti Reiki dan Kundalini Reiki simbol ini tidak dipergunakan.

Sebagai gantinya kekuatan dan ketepatan merancang afirmasi yang diucapkan ketika mulai menyalurkan energi. Kendati demikian sebagai seorang praktisi Reiki diwajibkan mengenal dan memahami bentuk dan cara membuat ketiga simbol tersebut. Bila praktisi Reiki sudah menduduki level Personal Mastery atau level
Master penggunaan simbol ini sudah tidak dipergunakan lagi, karena pada level ini penyembuhan hanya dilakukan dengan niat.

Dengan niat energi akan bekerja sesuai dengan simbol yang digunakan saat healing. Tentunya tingkatan ini memerlukan latihan praktek yang konsisten dalam memahami simbol yang dimaksud serta keyakinan tinggi dalam menggunakan simbol tadi. Semakin tinggi level praktisi Reiki simbol cukup diniatkan saja bekerja
tanpa menggunakan gerakan tangan dalam melukis simbol di depan tubuh praktisi Reiki.

Dengan memahami kerja simbol ini bukan berarti praktisi reiki mengkultuskan simbol reiki. Simbol reiki hanya alat bantu saja dalam penyaluran reiki kepada pasien. Tak ubahnya kalau kita berkehendak pergi ke Bandung misalnya, kita bisa menggunakan sarana transportasi yang dapat membantu mencapai tujuan dengan cepat dengan naik bus, kereta api atau pesawat terbang dibandingkan bila kita berjalan kaki. Memang nanti juga sampai ke Bandung tapi memakan waktu lama untuk sampai tujuan. Nah dalam pembelajaran Reiki ini simbol mulai dipakai bila praktisi sudah menduduki level 2 dan sudah sejauh mana mempraktekkan Reiki untuk mendapatkan kesehatan serta kebugaran tubuh pribadi dan tentu saja menyalurkan Reiki untuk orang lain baik jarak dekat atau jarak jauh.

Praktek menggunakan simbol-simbol

CHO KU REI

1. Meningkatkan energi

  • Hadapkan kedua telapak dengan jarak kira2 25 cm didepan pusar. Niatkan cakra jantung menggambar simbol cho ku rei diantara kedua telapak tangan itu.
  • Afirmasikan: chokurei 3X, tarik energi reiki sesuai simbol dan bentuk bola energi. Tunggu 1/2 mnt.
  • Kemudian dorong bola energi masuk cakra pusar, sambil afirmasikan: masuklah seutuhnya dalam cakra pusar saya, dantingkatkan energi saya/pasien jadi 3X lipat secara merata.

2. Melindungi orang atau benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol.
  • Setelah terbentuk bayangkan orang atau benda yang dilindungi berada dalam bola energi dan afirmasikan: bola energi ini sangat kuat, sehingg tidak ada kekuatan negatif yang bisa menembusnya. Dan bola ini akan bertahan selama 1 minggu.
  • Kekuatan bertahan bola itu, tergantung kekuatan anda.

3. Membersihkan benda

  • Lakukan prosedur menggambar simbol. Cuma sekarang dilakukan diatas benda yg akan dibersihkan, kira2 10 cm.
  • Kemudian dorong bola ketarget dan afirmasikan: masuklah dlm benda ini, bersihkan dan penuhi dengan energi reiki.

3. Menguatkan simbol lain

  • Digambar setelah simbol lain digambar dan diberi perintah.
  • Afirmasinya: perkuatlah kerja simbol, mis: she hei ki.

SEI HEI KI

  • Membersihkan energi negatif
  • Lakukan prosedur menggambar simbol diatas bagian yang sakit.
  • Kemudian dorong masuk bola energi, dan niatkan agar membersihkan energi negatif dibagian tsb.

Hon sha she so nen

  • Jembatan energi untuk pengiriman energi jarak jauh
  • Lakukan prosedur gambar simbol, kali ini didepan dada.
  • Afirmasikan: semua energi dan simbol yang dikirim akan diterima: si A/semua pasien yang ada pada daftar (kalau pasien banyak bikin daftar). Pada saat ini/1jam yang lalu/2jam lagi. Dan simbol akan bekerja setelah pasien siap menerima energi.
  • Lalu lepas tangan sebentar. Ulangi prosedur menggambar simbol cho ku rei.
  • Setelah bola terbentuk, afirmasikan: perkuat kerja simbol (HSSN) agar masing2 pasien menerima energi 100% utuh. Kemudian lakukan healing seakan pasien ada didepan anda.

Tiga simbol itu merupakan simbol pokok.

Nb. 
Simbol dalam Reiki NAQS berbeda dengan Reiki USUI. Namun sama dalam aplikasinya. Sehingga bagi anda yang sudah pernah belajar Rei Ki dari tradisi yang lain. Tentu sudah terbiasa dengan penggunaan simbol Rei Ki.

Pemakaian simbol dan bola energi di dalam Rei Ki NAQS bukanlah sebuah keharusan. Namun boleh digunakan.

Tips Menidurkan Bayi

Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak anak dan cucu-cucu, dan memberimu rizki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?” (An-Nahl: 72)

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia yang tidak mengetahui.” (QS 30 : 30)

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan di atas fitrah. Maka, kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Al-Bukhari no. 1384, dan Muslim no. 2658, dari hadits Abu Hurairah z)

Tips Menidurkan Bayi
Tidur adalah aktifitas penting bagi bayi. Bayi membutuhkan waktu tidur lebih lama untuk mendukung perkembangan tubuh dan otaknya. Bayi usia 0-2 bulan, membutuhkan jam tidur 10,5 – 18 jam sehari. Bayi usia 2-12 bulan membutuhkan jam tidur 14 – 15 jam sehari. Dan untuk usia 1-3 tahun, mereka membutuhkan tidur 12 – 14 jam sehari.

Membuat bayi untuk tertidur memang tidak mudah, bahkan bisa membuat jengkel orangtua jika sang anak tidak kunjung tidur juga. Pada dasarnya bayi itu sangat sensitif terhadap rangsangan, itulah hal yang menyebabkan bayi tidak bisa langsung tertidur.

Salah-salah jika sang ibu tidak benar menaruh sang bayi ditempat tidur, sang bayi benar-benar tak mau tidur. Untuk itulah, sang ibu harus benar-benar tahu teknik yang tepat dalam menidurkan sang bayi dan cara menaruh bayi tersebut ditempat tidur.

Berdasarkan hal tersebut, artikel ini akan membahas beberapa tips yang bisa dipakai sang ibu dalam menidurkan bayinya dan cara meletakkan bayinya ditempat tidur. Tetapi, kunci keberhasilan dari tips-tips ini adalah kesabaran dan kasih sayang yang tulus dari sang ibu. Selamat membaca dan semoga berguna.

Berikut ini tips pendukung yang perlu diperhatikan sebelum menidurkan bayi:

  1. Memberi Makanan dan Minuman yang Cukup. Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makan dan minum bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia memang haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.
  2. Memakaian Baju yang Tepat. Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya sesak. Pilih yang bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.
  3. Bersihkan Badan Bayi. Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal yang mengganggu tidurnya. Sebaiknya, seka tubuh bayi dengan waslap basah sebelum tidur. Kalau perlu sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.
  4. Atur Kamar dan Ruangan. Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Ini meliputi tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri. Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya. Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga. Jangan gunakan pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Pakailah kelambu yang bisa melindungi bayi dari serangan nyamuk. Bayi sangat suka sekali dengan kehangatan, baik dari suhu dimana tempat ia berada ataupun dari dekapan sang ibu. Maka dari itu, ketika sang ibu mau menidurkan sang bayi, ada baiknya sang ibu mendekap sang bayi sambil menggoyangkan-goyangkan badan dengan ritme yang lembut dan konstan, lalu sang ibu juga sebaiknya memilih kamar yang hangat agar bayi bisa tidur terlelap.
  5. Buang Air sebelum Tidur. Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang, ini tidak menjamin bayi tidak BAB dan BAK di waktu malam, karena sering tidaknya bayi buang air dipengaruhi asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya, bayi terbiasa mengatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK. Nah, agar bayi bisa tetap “kering” jangan biasakan memberinya susu jika ia bangun malam atau gunakan pospak. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam saja.
  6. Jika Masih Memakai Popok, Pilihlah yang Tepat. Ini karena, banyak bayi yang tidak merasa nyaman dengan jenis popok tertentu. Apalagi sekarang banyak pilihan popok bayi dengan beragam harga dan kualitas serta jenisnya. Jika memang bayi tidak nyaman dengan popok biasa, membuat kulitnya kemerahan atau terasa panas sehingga sering menangis, pilihlah popok yang berjenis soft atau ultra soft. Harganya memang lebih mahal, tetapi untuk kenyamanan bayi, mengapa tidak?
  7. Pijat-pijatlah mata bayi anda dengan lembut dan berikan kecupan. dengan melakukan ini, sang bayi akan merasa nyaman dan aman dengan keadaan disekitarnya. Sebaiknya hal ini dilakukan ketika anda menggendong bayi anda, biarkan ia merasakan kasih sayang anda. Maka dengan sendirinya, sang bayi akan merasa mengantuk dan tertidur di gendongan anda.
  8. Taruhlah bayi anda ditempat tidur dengan sangat perlahan. Tapi, sebelum anda menaruh bayi anda ditempat tidurnya, anda harus sudah menyiapkan kasur yang benar-benar nyaman dan empuk dan susunlah bantal dan guling agar menjadi penyangga dan pelindung bagi bayi anda. Nah, ingatlah dalam menaruh bayi keatas tempat tidurnya, anda harus benar-benar tidak membuat sang bayi terkejut.. Jika sang bayi terkejut, maka ia akan menangis dan tidak mau tertidur lagi. Cara yang terbaik adalah menggendong bayi anda sambil bergerak menuju tempat tidur dan ketika anda ingin merebahkan bayi anda, biarkanlah badan anda ikut merebah sedikit, dengan tujuan agar sang bayi tidak mendapat goncangan yang bisa membuatnya menangis.

Umumnya bayi mulai tidur teratur saat memasuki usia 6-8 bulan. Pada masa-masa inilah saat yang tepat untuk melatih bayi agar memiliki jam tidur yang teratur.

Bayi menyukai rutinitas, begitu pula saat saat ia beristirahat. Bantu si kecil agar dapat tidur nyenyak dengan membiasakannya menjalani rutinitas tidur yang menyenangkan. Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menidurkan bayi?

Yang Boleh Dilakukan:

  • Amati hal-hal yang dapat membantu bayi tidur nyenyak dengan cepat. Ada bayi yang dapat tidur dengan mendengar suara vacum cleaner, suara gemericik air atau lagu-lagu lembut.
  • Pastikan bayi dalam keadaan kenyang dan nyaman, sehingga ia dapat terlelap dalam waktu yang lama
  • Latih bayi mengenali jam tidurnya dengan melakukan hal-hal rutinitas sebelum tidur, misalnya dengan mandi air hangat dan berganti baju, suasana kamar yang redup dan tenang, membaca buku cerita atau mendengarkan musik lembut.
  • Biasakan tidur malam lebih lama dibanding tidur siang, bangunkan bayi jika perlu
  • Atur suhu ruangan sekitar 18 derajat celcius
  • Tidurkan bayi dalam posisi terlentang
  • Si kecil dapat dibiarkan tidur sendiri di kamarnya saat usia 6 bulan
  • Gunakan bumper di sekeliling boks tidur bayi terutama jika ia sudah pandai berguling. Pilih yang cukup tebal dan empuk.
  • Bicarakan aturan anda dengan pasangan dan pengasuh bayi agar konsisten dan bayi tidak bingung

Yang Jangan Dilakukan:

  • Membiasakan anak tidur tanpa jadwal yang tetap atau terlalu lama tidur siang sehingga bayi terbangun semalaman
  • Hindari menyusui bayi sampai ia tertidur karena jika ia terbiasa akan susah mengajarkannya tidur sendiri
  • Suhu ruangan yang terlalu hangat (di atas 20 derajat celsius) atau terkalu dingin (di bawah 16 derajat Celsius)
  • Menggendong bayi hingga ia tertidur, karena akan sulit melatihnya tidur sendiri
  • Hindari mengganggu rutinitas sehari-hari si kecil terutama jadwal dan rutinitas tidurnya
  • Jangan menaruh mainan bayi di boks tidurnya, karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian
  • Hindari menyelimuti bayi hingga pangkal leher untuk mencegahnya menyusup ke dalam selimut dan mengalami sesak napas.

Semoga tips pendukung menidurkan bayi di atas bermanfaat sehingga bayi bisa tidur nyenyak. Dengan demikian jam tidurnya terpenuhi dan bayi tumbuh sehat dan cerdas.

Sayang Anak…..
Sayang Anak…..
He….he….he.

>Tips Menidurkan Bayi

>

Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak anak dan cucu-cucu, dan memberimu rizki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?” (An-Nahl: 72)

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia yang tidak mengetahui.” (QS 30 : 30)

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan di atas fitrah. Maka, kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Al-Bukhari no. 1384, dan Muslim no. 2658, dari hadits Abu Hurairah z)

Tips Menidurkan Bayi
Tidur adalah aktifitas penting bagi bayi. Bayi membutuhkan waktu tidur lebih lama untuk mendukung perkembangan tubuh dan otaknya. Bayi usia 0-2 bulan, membutuhkan jam tidur 10,5 – 18 jam sehari. Bayi usia 2-12 bulan membutuhkan jam tidur 14 – 15 jam sehari. Dan untuk usia 1-3 tahun, mereka membutuhkan tidur 12 – 14 jam sehari.

Membuat bayi untuk tertidur memang tidak mudah, bahkan bisa membuat jengkel orangtua jika sang anak tidak kunjung tidur juga. Pada dasarnya bayi itu sangat sensitif terhadap rangsangan, itulah hal yang menyebabkan bayi tidak bisa langsung tertidur.

Salah-salah jika sang ibu tidak benar menaruh sang bayi ditempat tidur, sang bayi benar-benar tak mau tidur. Untuk itulah, sang ibu harus benar-benar tahu teknik yang tepat dalam menidurkan sang bayi dan cara menaruh bayi tersebut ditempat tidur.

Berdasarkan hal tersebut, artikel ini akan membahas beberapa tips yang bisa dipakai sang ibu dalam menidurkan bayinya dan cara meletakkan bayinya ditempat tidur. Tetapi, kunci keberhasilan dari tips-tips ini adalah kesabaran dan kasih sayang yang tulus dari sang ibu. Selamat membaca dan semoga berguna.

Berikut ini tips pendukung yang perlu diperhatikan sebelum menidurkan bayi:

  1. Memberi Makanan dan Minuman yang Cukup. Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makan dan minum bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia memang haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.
  2. Memakaian Baju yang Tepat. Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya sesak. Pilih yang bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.
  3. Bersihkan Badan Bayi. Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal yang mengganggu tidurnya. Sebaiknya, seka tubuh bayi dengan waslap basah sebelum tidur. Kalau perlu sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.
  4. Atur Kamar dan Ruangan. Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Ini meliputi tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri. Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya. Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga. Jangan gunakan pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Pakailah kelambu yang bisa melindungi bayi dari serangan nyamuk. Bayi sangat suka sekali dengan kehangatan, baik dari suhu dimana tempat ia berada ataupun dari dekapan sang ibu. Maka dari itu, ketika sang ibu mau menidurkan sang bayi, ada baiknya sang ibu mendekap sang bayi sambil menggoyangkan-goyangkan badan dengan ritme yang lembut dan konstan, lalu sang ibu juga sebaiknya memilih kamar yang hangat agar bayi bisa tidur terlelap.
  5. Buang Air sebelum Tidur. Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang, ini tidak menjamin bayi tidak BAB dan BAK di waktu malam, karena sering tidaknya bayi buang air dipengaruhi asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya, bayi terbiasa mengatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK. Nah, agar bayi bisa tetap “kering” jangan biasakan memberinya susu jika ia bangun malam atau gunakan pospak. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam saja.
  6. Jika Masih Memakai Popok, Pilihlah yang Tepat. Ini karena, banyak bayi yang tidak merasa nyaman dengan jenis popok tertentu. Apalagi sekarang banyak pilihan popok bayi dengan beragam harga dan kualitas serta jenisnya. Jika memang bayi tidak nyaman dengan popok biasa, membuat kulitnya kemerahan atau terasa panas sehingga sering menangis, pilihlah popok yang berjenis soft atau ultra soft. Harganya memang lebih mahal, tetapi untuk kenyamanan bayi, mengapa tidak?
  7. Pijat-pijatlah mata bayi anda dengan lembut dan berikan kecupan. dengan melakukan ini, sang bayi akan merasa nyaman dan aman dengan keadaan disekitarnya. Sebaiknya hal ini dilakukan ketika anda menggendong bayi anda, biarkan ia merasakan kasih sayang anda. Maka dengan sendirinya, sang bayi akan merasa mengantuk dan tertidur di gendongan anda.
  8. Taruhlah bayi anda ditempat tidur dengan sangat perlahan. Tapi, sebelum anda menaruh bayi anda ditempat tidurnya, anda harus sudah menyiapkan kasur yang benar-benar nyaman dan empuk dan susunlah bantal dan guling agar menjadi penyangga dan pelindung bagi bayi anda. Nah, ingatlah dalam menaruh bayi keatas tempat tidurnya, anda harus benar-benar tidak membuat sang bayi terkejut.. Jika sang bayi terkejut, maka ia akan menangis dan tidak mau tertidur lagi. Cara yang terbaik adalah menggendong bayi anda sambil bergerak menuju tempat tidur dan ketika anda ingin merebahkan bayi anda, biarkanlah badan anda ikut merebah sedikit, dengan tujuan agar sang bayi tidak mendapat goncangan yang bisa membuatnya menangis.

Umumnya bayi mulai tidur teratur saat memasuki usia 6-8 bulan. Pada masa-masa inilah saat yang tepat untuk melatih bayi agar memiliki jam tidur yang teratur.

Bayi menyukai rutinitas, begitu pula saat saat ia beristirahat. Bantu si kecil agar dapat tidur nyenyak dengan membiasakannya menjalani rutinitas tidur yang menyenangkan. Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menidurkan bayi?

Yang Boleh Dilakukan:

  • Amati hal-hal yang dapat membantu bayi tidur nyenyak dengan cepat. Ada bayi yang dapat tidur dengan mendengar suara vacum cleaner, suara gemericik air atau lagu-lagu lembut.
  • Pastikan bayi dalam keadaan kenyang dan nyaman, sehingga ia dapat terlelap dalam waktu yang lama
  • Latih bayi mengenali jam tidurnya dengan melakukan hal-hal rutinitas sebelum tidur, misalnya dengan mandi air hangat dan berganti baju, suasana kamar yang redup dan tenang, membaca buku cerita atau mendengarkan musik lembut.
  • Biasakan tidur malam lebih lama dibanding tidur siang, bangunkan bayi jika perlu
  • Atur suhu ruangan sekitar 18 derajat celcius
  • Tidurkan bayi dalam posisi terlentang
  • Si kecil dapat dibiarkan tidur sendiri di kamarnya saat usia 6 bulan
  • Gunakan bumper di sekeliling boks tidur bayi terutama jika ia sudah pandai berguling. Pilih yang cukup tebal dan empuk.
  • Bicarakan aturan anda dengan pasangan dan pengasuh bayi agar konsisten dan bayi tidak bingung

Yang Jangan Dilakukan:

  • Membiasakan anak tidur tanpa jadwal yang tetap atau terlalu lama tidur siang sehingga bayi terbangun semalaman
  • Hindari menyusui bayi sampai ia tertidur karena jika ia terbiasa akan susah mengajarkannya tidur sendiri
  • Suhu ruangan yang terlalu hangat (di atas 20 derajat celsius) atau terkalu dingin (di bawah 16 derajat Celsius)
  • Menggendong bayi hingga ia tertidur, karena akan sulit melatihnya tidur sendiri
  • Hindari mengganggu rutinitas sehari-hari si kecil terutama jadwal dan rutinitas tidurnya
  • Jangan menaruh mainan bayi di boks tidurnya, karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian
  • Hindari menyelimuti bayi hingga pangkal leher untuk mencegahnya menyusup ke dalam selimut dan mengalami sesak napas.

Semoga tips pendukung menidurkan bayi di atas bermanfaat sehingga bayi bisa tidur nyenyak. Dengan demikian jam tidurnya terpenuhi dan bayi tumbuh sehat dan cerdas.

Sayang Anak…..
Sayang Anak…..
He….he….he.

>Tips Menidurkan Bayi

>

Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak anak dan cucu-cucu, dan memberimu rizki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?” (An-Nahl: 72)

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia yang tidak mengetahui.” (QS 30 : 30)

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan di atas fitrah. Maka, kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Al-Bukhari no. 1384, dan Muslim no. 2658, dari hadits Abu Hurairah z)

Tips Menidurkan Bayi
Tidur adalah aktifitas penting bagi bayi. Bayi membutuhkan waktu tidur lebih lama untuk mendukung perkembangan tubuh dan otaknya. Bayi usia 0-2 bulan, membutuhkan jam tidur 10,5 – 18 jam sehari. Bayi usia 2-12 bulan membutuhkan jam tidur 14 – 15 jam sehari. Dan untuk usia 1-3 tahun, mereka membutuhkan tidur 12 – 14 jam sehari.

Membuat bayi untuk tertidur memang tidak mudah, bahkan bisa membuat jengkel orangtua jika sang anak tidak kunjung tidur juga. Pada dasarnya bayi itu sangat sensitif terhadap rangsangan, itulah hal yang menyebabkan bayi tidak bisa langsung tertidur.

Salah-salah jika sang ibu tidak benar menaruh sang bayi ditempat tidur, sang bayi benar-benar tak mau tidur. Untuk itulah, sang ibu harus benar-benar tahu teknik yang tepat dalam menidurkan sang bayi dan cara menaruh bayi tersebut ditempat tidur.

Berdasarkan hal tersebut, artikel ini akan membahas beberapa tips yang bisa dipakai sang ibu dalam menidurkan bayinya dan cara meletakkan bayinya ditempat tidur. Tetapi, kunci keberhasilan dari tips-tips ini adalah kesabaran dan kasih sayang yang tulus dari sang ibu. Selamat membaca dan semoga berguna.

Berikut ini tips pendukung yang perlu diperhatikan sebelum menidurkan bayi:

  1. Memberi Makanan dan Minuman yang Cukup. Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makan dan minum bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia memang haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.
  2. Memakaian Baju yang Tepat. Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya sesak. Pilih yang bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.
  3. Bersihkan Badan Bayi. Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal yang mengganggu tidurnya. Sebaiknya, seka tubuh bayi dengan waslap basah sebelum tidur. Kalau perlu sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.
  4. Atur Kamar dan Ruangan. Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Ini meliputi tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri. Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya. Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga. Jangan gunakan pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Pakailah kelambu yang bisa melindungi bayi dari serangan nyamuk. Bayi sangat suka sekali dengan kehangatan, baik dari suhu dimana tempat ia berada ataupun dari dekapan sang ibu. Maka dari itu, ketika sang ibu mau menidurkan sang bayi, ada baiknya sang ibu mendekap sang bayi sambil menggoyangkan-goyangkan badan dengan ritme yang lembut dan konstan, lalu sang ibu juga sebaiknya memilih kamar yang hangat agar bayi bisa tidur terlelap.
  5. Buang Air sebelum Tidur. Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang, ini tidak menjamin bayi tidak BAB dan BAK di waktu malam, karena sering tidaknya bayi buang air dipengaruhi asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya, bayi terbiasa mengatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK. Nah, agar bayi bisa tetap “kering” jangan biasakan memberinya susu jika ia bangun malam atau gunakan pospak. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam saja.
  6. Jika Masih Memakai Popok, Pilihlah yang Tepat. Ini karena, banyak bayi yang tidak merasa nyaman dengan jenis popok tertentu. Apalagi sekarang banyak pilihan popok bayi dengan beragam harga dan kualitas serta jenisnya. Jika memang bayi tidak nyaman dengan popok biasa, membuat kulitnya kemerahan atau terasa panas sehingga sering menangis, pilihlah popok yang berjenis soft atau ultra soft. Harganya memang lebih mahal, tetapi untuk kenyamanan bayi, mengapa tidak?
  7. Pijat-pijatlah mata bayi anda dengan lembut dan berikan kecupan. dengan melakukan ini, sang bayi akan merasa nyaman dan aman dengan keadaan disekitarnya. Sebaiknya hal ini dilakukan ketika anda menggendong bayi anda, biarkan ia merasakan kasih sayang anda. Maka dengan sendirinya, sang bayi akan merasa mengantuk dan tertidur di gendongan anda.
  8. Taruhlah bayi anda ditempat tidur dengan sangat perlahan. Tapi, sebelum anda menaruh bayi anda ditempat tidurnya, anda harus sudah menyiapkan kasur yang benar-benar nyaman dan empuk dan susunlah bantal dan guling agar menjadi penyangga dan pelindung bagi bayi anda. Nah, ingatlah dalam menaruh bayi keatas tempat tidurnya, anda harus benar-benar tidak membuat sang bayi terkejut.. Jika sang bayi terkejut, maka ia akan menangis dan tidak mau tertidur lagi. Cara yang terbaik adalah menggendong bayi anda sambil bergerak menuju tempat tidur dan ketika anda ingin merebahkan bayi anda, biarkanlah badan anda ikut merebah sedikit, dengan tujuan agar sang bayi tidak mendapat goncangan yang bisa membuatnya menangis.

Umumnya bayi mulai tidur teratur saat memasuki usia 6-8 bulan. Pada masa-masa inilah saat yang tepat untuk melatih bayi agar memiliki jam tidur yang teratur.

Bayi menyukai rutinitas, begitu pula saat saat ia beristirahat. Bantu si kecil agar dapat tidur nyenyak dengan membiasakannya menjalani rutinitas tidur yang menyenangkan. Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menidurkan bayi?

Yang Boleh Dilakukan:

  • Amati hal-hal yang dapat membantu bayi tidur nyenyak dengan cepat. Ada bayi yang dapat tidur dengan mendengar suara vacum cleaner, suara gemericik air atau lagu-lagu lembut.
  • Pastikan bayi dalam keadaan kenyang dan nyaman, sehingga ia dapat terlelap dalam waktu yang lama
  • Latih bayi mengenali jam tidurnya dengan melakukan hal-hal rutinitas sebelum tidur, misalnya dengan mandi air hangat dan berganti baju, suasana kamar yang redup dan tenang, membaca buku cerita atau mendengarkan musik lembut.
  • Biasakan tidur malam lebih lama dibanding tidur siang, bangunkan bayi jika perlu
  • Atur suhu ruangan sekitar 18 derajat celcius
  • Tidurkan bayi dalam posisi terlentang
  • Si kecil dapat dibiarkan tidur sendiri di kamarnya saat usia 6 bulan
  • Gunakan bumper di sekeliling boks tidur bayi terutama jika ia sudah pandai berguling. Pilih yang cukup tebal dan empuk.
  • Bicarakan aturan anda dengan pasangan dan pengasuh bayi agar konsisten dan bayi tidak bingung

Yang Jangan Dilakukan:

  • Membiasakan anak tidur tanpa jadwal yang tetap atau terlalu lama tidur siang sehingga bayi terbangun semalaman
  • Hindari menyusui bayi sampai ia tertidur karena jika ia terbiasa akan susah mengajarkannya tidur sendiri
  • Suhu ruangan yang terlalu hangat (di atas 20 derajat celsius) atau terkalu dingin (di bawah 16 derajat Celsius)
  • Menggendong bayi hingga ia tertidur, karena akan sulit melatihnya tidur sendiri
  • Hindari mengganggu rutinitas sehari-hari si kecil terutama jadwal dan rutinitas tidurnya
  • Jangan menaruh mainan bayi di boks tidurnya, karena sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian
  • Hindari menyelimuti bayi hingga pangkal leher untuk mencegahnya menyusup ke dalam selimut dan mengalami sesak napas.

Semoga tips pendukung menidurkan bayi di atas bermanfaat sehingga bayi bisa tidur nyenyak. Dengan demikian jam tidurnya terpenuhi dan bayi tumbuh sehat dan cerdas.

Sayang Anak…..
Sayang Anak…..
He….he….he.

>QALBU

>

 Qalbu adalah Singgasana Allah
Pusat kendali diri setiap manusia
Landasan penampakkan Al Haq
Ranah hamparan kasih rahmatNya

Ia adalah cerminan hakikatNya
Mikroskop nilai keluhuranNya
Wadah penampung kalamNya
Jaring penangkap isyarat-isyaratNya

Ia dianalogikan dengan cahaya
Diurai dengan huruf-huruf Qur’ani
Ia laksana, minyak dan lampu
Dalam Misykat serta kaca menyala

Ia mudah terbalik dan pongah,
Qalbu yang ingat mulia, yang lalai nista,
Ia kadang bersinar, kadang gelap,
Ia menyinari jagad diri dan kehidupan,

Qalbu didatangi DutaNya untuk
Dipersiapkan menerima tugas ketuhanan
Qalb suci bermoral malaikatNya
Qalbu kotor berkarakteri setan terlaknat

Qalbu adalah penanda setiap insan
Adakah ia manusia baik atau buruk
Ia merupakan pundit rahasia batin
Samudera pengetahuan setiap manusia
Ia kunci pembuka keagunganNya
Pintu pembentang rahasia-rahasiaNya

Itulah wajah hakiki qalbumu yang sesungguhnya
Simpanlah rahasia batinmu, kau akan melihat rahasiaNya

Kebahagiaan dunia bisa diraih dengan jejak kaki
Kebahagiaan hakiki akhirat hanya bisa ditempuh dengan qalbu

Penyingkapan Agung dan tirai Makrifat terbuka oleh “laku“ qalbu
Rapor kebaikan dan keburukan setiap insani berdasar “laku“ qalbu

Manusia yang membiarkan kalbunya penuh noda hati
Selamanya tidak akan merasakan penyingkapan rahasia AgungNya

Qalbu adalah perbendaharaan agung
Modal utama setiap manusia menujuNya
Insan yang tidak memuliakan kalbunya
Akan menuai keburukan abadi di sisiNya

Qalbu adalah landasan pacu hakikat
Nilai hakiki tidak akan landing di qalbu yang kotor
Qalbu yang tidak suci berlumur hijab
Qalbu yang terhijab tidak akan Makrifatullah

Qalbu adalah media Wushul da Qurb
Keintiman denganNya juga dengan “laku“ qalbu
Hakikat kebaikan bersendikan qalbu
Kebaikan yang tidak bernurani, adalah busuk

Ilham suciNya turun di qalbu suci
Qalbu buruk adalah landasan bisikan jahat setan
Muara “laku“ qalbu adalah ridhaNya
KerelaanNya hanya berdasarkan “laku“ qalbu jernih
KemurkaanNya akibat “ulah“ qalbu
Siksa pedih akhirat juga akibat “ulah“ busuk qalbu

Qalbu adalah sentra penentu nasib
Kebahagiaan dan kesengsaraan hakiki akibat qalbu
Qalbu yang taat beroleh ridhaNya
Qalbu yang kufur, akan menuai kemurkaanNya
Qalbu yang pongah dan tersesat
Adalah qalbu yang lupa mendzikir padaNya
Wajah kebaikan qalbu adalah lurus
Wajah kesesatan qalbu, tindak kemaksiatannya

Tajamkan mata Qalbu dan pikir
Akan tersingkap keagungan rahasia ayat-ayatNya
Qalbu adalah pengantin jasad dan ruh
Hanya Qalbu Sakinah yang sambung dengan DiriNya

Lihatlah kepada “laku“ baik qalbumu
Itulah rahasia batinmu, dan modal utamamu menujuNya
Pandanglah kebaikan-kebaikanNya
Akan ditampakkan untukmu segala makna hakiki

►Syekh Abdul Karim Ibnu Ibrahim Al Jaili [1366M – 1430M]


Hati adalah cermin pribadi setiap manusia. Lalu, cermin model manakah yang kita miliki dalam hati kita? Apakah hati kita bersih laksana cermin yang berkilau sehingga manantulkan perbuatan yang baik, ataukah malah kotor dan buram yang membuat kita selalu buruk? Hal ini sepertinya tergantung bagaimana kita merawat cermin hati yang kita miliki.

Bila kita selalu menjaga hati agar selalu bersih dan bening, maka cerminan perbuatan yang muncul pun akan selalu baik dan benar. Sebaliknya, kalau selalu membiarkan cermin hati kita kotor, dengan hiasan perbuatan buruk kita, maka pantulan kaca hati kita pun menjadi buram.

Empat Sifat Hati
Iman Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengemukakan bahwa di hati manusia berkumpul empat sifat. Sifat Sabu’iyah (kebuasan), bahimiyah (kebinatangan), syaithaniyah (kesetanan), dan rabbaniyah (ketuhanan). Masing-masing sifat itu bisa saling mengalahkan, tergantung dari manusia itu sendiri.

Kalau sifat rububiyahnya yang menang, akan timbul sifat manusia itu menjadi baik. Seperti mampu menahan hawa nafsu, qana’ah, iffah, zuhud, jujur, tawadhu, dan sejumlah sifat baik lainnya.

Manusia dengan hati yang demikian itu, senantiasa mengingat Allah. Dengan demikian, jiwanya selalu tenang dan tentaram. “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS. Ar-Rad [13] : 28). Inilah hati orang-orang yang beriman. Tidak ada kebencian, kedengkian, kesombongan, dan penyakit hati lainnya yang bersarang di dadanya.

Seperti dikatakan Rasullulah dalam sebuah Hadits. “Hati itu ada empat, yaitu hati yang bersih, di dalamnya ada pelita yang bersinar. Maka, itulah hati orang mukmin. Hati yang hitam lagi terbalik, maka itu adalah hati orang kafir. Hati yang tertutup yang terikat tutupnya, maka itu adalah hati orang munafik, serta hati yang dilapis yang di dalamnya ada iman dan nifak.” (HR. Ahmad dan Thabrani).

Sementara hati yang kotor, tentunya mencerminkan perbuatan yang kotor pula. Inilah orang-orang kafir. Segala perbuatan yang dilakukannya selalu jelek dan bertentangan dengan perintah Allah. Hal ini terjadi karena cermin dari hati yang kotor itu. Akibatnya, mamantul kepada perbuatannya.

Alquran menyebutkan, hati mereka telah terkunci dengan kebenaran. Bagi mereka, dinasehati atau tidak, sama saja. Selalu yang dilakukan perbuatan buruk. Karena cermin hatinya telah terkunci dengan kotoran. “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang sangat berat.” (QS. Al-Baqarah [2] : 6-7)

Sedangkan orang-orang munafik, di hati mereka terdapat penyakit. “Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyekitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka dusta. Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.” (QS. Al-Baqarah [2] : 10-12).

Begitulah fenomena sebuah hati, yang merupakan cermin bagi setiap tindak-tanduk manusia. Bila cermin itu bening, maka yang memantul adalah perbuatan baik. Sebaliknya, bila hati itu kotor maka yang muncul adalah suara atau perbuatan jelak dan kemaksiatan.

Dengan demikian, ketika ada orang yang mengatakan ‘hati nurani adalah suara kebenaran,’ itu tidak selalu benar. Ini tergantung dari hati nurani siapa dahulu. Kalau hati nurani orang-orang yang beriman, itu memang suara kebenaran. Akan tetapi, kalau hati nurani orang kafir atau orang munafik, itu pasti adalah suara keburukan dan penipuan.

Karena itulah, bagi setiap orang beriman diperintahkan selalu menjaga kebeningan hatinya, yaitu dengan selalu menjalankan perintah Allah, baik yang wajib maupun yang sunnah. Dengan begitu, berarti ia senantaisa menjaga kebeningan hati. Sehingga cermin yang ada di hatinya selalu bening dan akan memunculkan perbuatan yang baik. ***