>Sukses Dunia Akherat Dengan Shalawat Nariyah

>


[ ibnuabbaskendari.wordpress.com] Kebiasaan membaca shalawat Nariyah sudah sangat populer, tidak terkecuali masyarakat Muslim di tanah air. Hal ini tiada lain -diantaranya- disebabkan iming-iming janji keutamaan dan pahala besar yang disebutkan bagi orang yang membaca shalawat tersebut. Bahkan banyak dari mereka yang meyakini bahwa membaca shalawat ini merupakan perwujudan cinta dan pengagungan besar kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Di antara keterangan yang mereka sebutkan tentang shalawat ini, barangsiapa yang membaca shalawat ini sebanyak 4444 kali, dengan niat menghilangkan kesusahan atau memenuhi hajat (kebutuhan), maka semua itu akan terpenuhi [1]. Ada juga yang mengatakan bahwa dengan membaca shalawat ini hati menjadi tenang dan dada menjadi lapang . Benarkah semua itu dapat dicapai dengan membaca shalawat tersebut?

Sumber ketenangan dan penghilang kesusahan yang hakiki

Setiap orang yang beriman kepada Allah Ta’ala wajib meyakini bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berdzikir kepada Allah Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-­Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maka Indah, dan sibuk dalam ketaatan kepada-Nya.

Allah Ta’ala berfirman :

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram” (QS. ar-Ra’du/13:28)

Maksudnya, dengan mengingat Allah (berdzikir), segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan keceriaan[2]. Bahkan tidak ada sesuatu pun yang lebih mendatangkan ketenteraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berdzikir untuk mengingat Allah [3]

Salah seorang ulama Salaf berkata, “Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka (pada akhirnya) akan meninggalkan dunia ini, padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini”. Kemudian ada yang bertanya, “Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?”. Ulama ini menjawab, “Cinta kepada Allah Ta’ala, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada­-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, dan merasa bahagia ketika berdzikir serta melakukan amal ketaatan kepada-Nya[4]”.

Inilah makna ucapan yang masyhur dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, “Sesungguhnya di dunia ini ada jannnah (surga), barangsiapa yang belum memasuki surga di dunia ini, maka dia tidak akan masuk ke dalam surga di akhirat nanti”[5].

Makna “surga di dunia” dalam ucapan beliau ini adalah kecintaan (yang utuh) dan ma’rifah (pengetahuan yang sempurna) kepada Allah (dengan memahami nama-nama dan sifat-sifat-Nya dengan cara baik dan benar) serta selalu berdzikir kepada-Nya, yang dibarengi dengan perasaan tenang dan damai (ketika mendekatkan diri) kepada-Nya, serta selalu mentauhidkan (mengesakan)-Nya dalam kecintaan, rasa takut, berharap, bertawakkal (berserah diri) dan bermuamalah, dengan menjadikan (kecintaan dan keridhaan) Allah Ta’ala ku satu-satunya yang mengisi dan menguasai pikiran, tekad dan kehendak seorang hamba. Inilah kenikmatan di dunia yang tiada bandingannya, yang sekaligus merupakan qurratul ‘ain (penyejuk dan penyenang hati) bagi orang-orang yang mencintai dan mengenal Allah Ta’ala [6].

Demikian pula jalan keluar dan penyelesaian terbaik dari semua masalah yang dihadapi seorang manusia adalah dengan bertakwa kepada Allah Ta’ala sebagaimana dalam firman-Nya :

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (QS. ath-Thalaq/65:2-3)

Ketakwaan yang sempurna kepada Allah tidak mungkin dicapai kecuali dengan menegakkan semua amal ibadah dan menjauhi semua perbuatan yang diharamkan dan dibenci oleh Allah Ta’ala[7]

Dalam ayat berikutnya, Allah Ta’ala berfirman :

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) urusannya” (QS. ath-Thalaq/65:4)

Artinya, Allah Ta’ala akan meringankan dan memudahkan (semua) urusannya dan menyediakan jalan keluar dan solusi yang segera baginya (menyelesaikan masalah yang dihadapinya)[8].

Source : ibnuabbaskendari.wordpress.com
Catatan Kaki:
[1] Lihat keterangan Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah dalam Fadha-ilush Shalati was Salam hlm. 48
[2] Lihat Taisirul Karimir Rahman hlm. 417
[3] Ibid.
[4] Dinukil oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Ighatsatul Lahfan 1/72
[5] Dinukil oleh murid beliau, Ibnul Qayyim rahimahullah dalam al-Wabilush Shayyib hlm. 69
[6] Lihat al-Wabilush Shayyib hlm. 69
[7] Lihat penjelasan Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah dalam jami’ul Ulumi wal Hikam hlm. 197
[8] Tafsir Ibnu Katsir 4/489

FORUM NU ONLINE
[www.nu.or.id] Membaca shalawat nariyah adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, di samping amalan-amalan lain semacam itu. Ada shalawat “thibbil qulub”, ada shalawat “tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus beribadah.

Salah satu hadits yang sangat populer yang membuat rajin kita membaca shalawat ialah bahwa Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya.

Salah satu shalawat yang sangat populer ialah “shalawat badar”. Hampir setiap warga NU, dari anak kecil sampai kakek dan nenek, dapat dipastikan bisa melantunkan shalawat Badar. Bahkan saking populernya, orang bukan NU pun ikut hafal karena pagi, siang, malam, acara di mana dan kapan saja shalawat badar selalu dilantunkan bersama-sama.

Nah shalawat yang satu ini, “shalawat Nariyah”, tidak kalah populernya di kalangan warga NU. Khususnya bila menghadapi problem hidup yang sulit dipecahkan maka tidak ada jalan lain selain mengembalikan persoalan pelik itu kepada Allah. Dan shalawat Nariyah adalah salah satu jalan mengadu kepada-Nya.

Berikut ini adalah bacaan shalawat nariyah:

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

“Allohumma sholli sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman Taamman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdho bihil hawaa iju wa tunnaa lu bihir roghoo ‘ibu wa husnul khowatimi wa yustaqol ghomaamu biwaj hihil kariim wa ‘ala aalihi washohbihi fii kulli lamhatin wa nafasim bi ‘adadi kulli ma’luu mi laka”

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan, serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia, hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

Dalam kitab Khozinatul Asror (hlm. 179) dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”

“Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam diyakini sebagai kunci gudang yang mumpuni:. .. Dan imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (Fardhu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rizekinya tidak akan putus, di samping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.”

Hadits riwayat Ibnu Mundah dari Jabir mengatakan: Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat kepadaku sehari 100 kali (dalam riwayat lain): Siapa membaca shalawal kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia... Dan hadits Rasulullah yang mengatakan; Perbanyaklah shahawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an-Nuzhah yang dikutib juga dalam Khozinatul Asror.

Diriwayatkan juga Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits, beliau bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal­amal kalian disampaikan kepadaku, jika saya tahu amal itu baik, aku memujii Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. Hadits riwayat al-Hafizh Ismail al­Qadhi, dalam bab Shalawat ‘ala an-Nary. Imam Haitami menyebutkan dalam kitab Majma’ az-Zawaid, ia menganggap shahih hadits di atas.

Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa untuk umatnya pasti bermanfaat. Ada lagi hadits lain: Rasulullah bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa mennjawab salam itu. (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih).

KH Munawir Abdul Fattah
Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta

Nb.
Makna sholawat Nariyah dalam pemahaman ilmu kami adalah sebagai sebuah programming Doa Untuk mengakses Cahaya Ilahi dg sempurna selama 24 jam penuh. Di dalamnya terkandung makna sebagai berikut :

  1. Channeling atau terhubung dan menyelaraskan diri dg Nuurun ‘ala Nuurin. ► Nur Allah & Nur Muhammad.
  2. Affirmasi Doa yang lengkap.
  3. Anchoring Doa. Yaitu energi Doa dalam sholawat ini diprogram untuk terus menerus mengalir selaras dengan setiap detik waktu dalam hidup kita, dan di setiap helaan nafas kita. Artinya, walau sholawat ini secara lisan sudah tidak kita baca. namun di setiap detik waktu yg berlalu dalam diri kita, juga di setiap helaan nafas kita. maka doa ini terus menerus bekerja di alam bawah sadar kita…..Dan akhirnya setiap tarikan dan hembusan nafas kita menjadi bernilai sebuah lantunan sholawat, bila sholawat ini telah meresap secara utuh ke dalam bathin kita….. Subhanallah Walhamdulillah Allahu Akbar…..Maha Suci Dan Maha Besar Allah yang menciptakan Alam semesta ini dalam sebuah ketetapan hukum-hukumNya. Dan beruntunglah manusia yang diberikan Hikmah oleh Allah sehingga dapat mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini
  • “Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. ““ ( QS Ath-Thalaq : 3 )
  • “Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” ( QS. Al Baqarah 2:269 )
  • “Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana [35].” ( QS. Al Baqarah 2:32 ) [35] Sebenarnya terjemahan “Hakim” dengan “Maha Bijaksana” kurang tepat, karena arti “Hakim” ialah: yang mempunyai hikmah. hikmah ialah penciptaan dan penggunaan sesuatu sesuai dengan sifat, guna dan faedahnya. Di sini diartikan dengan “Maha Bijaksana” karena dianggap arti tersebut hampir mendekati arti “Hakim”.

LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

>LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

>

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

>LUCK FACTOR : Mengenali Datangnya Keajaiban & Tingkatkan Keberuntungan

>

[www.sangpemenang.com] Para ahli neuroscience serta mereka yang ahli dalam menerapkan LoA berpendapat bahwa keajaiban itu ilmiah dan keajaiban itu perpola. Jadi karena keajaiban(kemudahan Tuhan) itu ilmiah dan berpola maka bisa diulangi lagi sesering kita mau asal kita mengikuti hukum-hukum LoA.

Yang kita butuhkan adalah kejelian, intuisi,dan kepekaan terhadap tanda-tanda yang diberikanNYA dari doa-doa/keinginan/impian kita serta tindakan riil yang kita ambil begitu melihat tanda-tandaNYA. Kejelian dan kepekaan kita dalam melihat tanda-tandanya akan mempengaruhi tindakan yang kita ambil. Kita mungkin sering melihat tanda-tanda dari NYA namun kita tidak punya kejelian dalam membacanya. Seperti diibaratkan seorang pengendara mobil di persimpangan jalan yang sudah melihat tanda “DILARANG BELOK KANAN” tapi tetap saja memaksa belok kanan. Dan hasilnya dia malah kena tilang Polisi.

Ada satu cerita tentang seorang bapak yang sangat rajin beribadah kepada Tuhan. Suatu hari kampung tempat si bapak tinggal itu mengalami hujan yang sangat deras selama berhari-hari. Hal ini menyebabkan sungai di kampung itu airnya meluab hingga setinggi mata kaki. Orang-orang pada panik dan saling mengingatkan warga tentang bahaya meluabnya air sungai tadi. Si bapak yang rajin sembahyang itu juga diingatkan oleh tetangga untuk hati-hati, namun si bapak itu malah berkata “Tenang, Tuhan Maha Pemurah, dia tidak akan mencelakai hambaNYA”.

Beberapa jam kemudian tinggi air dari sungai yang meluab itu sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Penduduk kampung mulai mengungsi. Team penolong pun datang menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi penduduk ke tempat yang lebih aman. Saat tiba dirumah si bapak itu, team penolong mencoba mengajak si bapak naik perahu karet. Namun si bapak menolak karena dia yakin bahwa Tuhan itu Maha Penolong, jadi pasti dia akan selamat dengan pertolonganNYA.

Menjelang subuh tinggi air di kampung itu sudah mencapai genting rumah. Dengan sisa-sisa tenaganya si bapak itu menaiki atap rumahnya dan duduk diatas gentingnya. Tak berapa lama kemudian datanglah helikopter milik team penyelamat yang mencoba mengevakuasi sisa-sisa penduduk yang mungkin masih tertinggal. Ketika melihat si bapak itu, helikopter team penyelamat mendekat dan coba mengevakuasi si bapak. Namun bapak itu tetap menolak, dan masih yakin bahwa Tuhan itu Maha Penyayang. Singkat cerita beberapa saat kemudian si bapak itu dan kampungnya tenggelam ditelan air bah yang semakin meninggi.

Di akhirat si bapak tadi dengan perasaan geram dan marah mendatangi malaikat yang bertugas disana. “Hai kat…!!! Aku ini kan sudah rajin sembahyang, kenapa Tuhan tidak mau menolong aku?” katanya dengan membentak. Si malaikat pun berkata, “Gak mau nolong gimana? DIA sudah kirim tetangga-tetanggamu untuk mengingatkanmu, kau tidak percaya. Kemudian DIA kirim perahu karet, kamu menolak. Dan terakhir DIA kirim helikopter, eh… malah kamu usir. DIA pikir kamu emang mau mati…”

Rekan-rekan diskusi yang budiman, dari cerita diatas dapatkah rekan-rekan melihat suatu polanya? Si bapak yang rajin sembahyang itu berdoa minta pertolongan Tuhan, kemudian Tuhan mengirim pertolongan melalui orang-orang disekitarnya. Namun si bapak itu tidak bisa membaca tanda-tanda yang dikirimkanNYA untuk mengabulkan permintaannya. Dia kurang jeli dan peka melihat tanda-tanda yang Tuhan kirimkan sehingga tidak mengambil tindakan nyata dari semua peluang yang ada.

Jika si bapak lebih jeli dan kemudian mengikuti petunjuk yang Tuhan berikan melalui kesempatan-kesempatan yang DIA kirimkan, pasti si bapak itu akan selamat dan bergumam “INILAH KEAJAIBAN TUHAN”. Namun karena dia kurang jeli melihat dan memanfaatkan tanda-tanda itu maka dia jadi tidak tertolong lagi dan mungkin beranggapan “INILAH KESIALAN SAYA”.

Jadi bahwa selain keajaiban itu ilmiah dan berpola, kesialan juga ilmiah dan berpola. Dan pola dari masing-masing orang itu berbeda satu sama lain. Jadi coba sekarang kita ingat-ingat apa keinginan kita dimasa lalu yang begitu kuat yang ingin kita wujudkan dan akhirnya terwujud. Catat dalam selembar kertas, kemudian ingat-ingat lagi kejadian-kejadian selanjutnya yang mendatangi kita yang ada hubungannya dengan kinginan kita itu. Terus catat juga tindakan dan keputusan apa yang kita lakukan untuk mencapai keinginan kita itu.

Tidak perlu keinginan-keinginan besar. Yang kecil-kecil juga bisa. Saya ingat cerita salah satu teman saya beberapa tahun lalu. Saat itu dia belum lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan kecil, perusahaan keluarga. Setiap gajian bosnya selalu memanggilnya kemudian memberinya gaji langsung dari sakunya. Tanpa amplop. Tanpa menanda tangani slip gaji apapun. Kemudian teman saya itu berpikir “Pasti enak ya rasanya kalo kerja di perusahaan yang ada seragam untuk karyawannya dan pada saat gajian uangnya ditransfer ke rekening kita oleh perusahaan.” Entah bagaimana ceritanya impiannya itu kini terwujud. Persis sama dengan yang dia impikan. Jadi gak mesti impian-impian besar yang kecil-kecil dulu.

Jadi catat semua yang anda ingat. Baik itu keinginan kita, kesempatan yang menghampiri kita, orang-orang yang membantu kita serta tindakan dan keputusan yang kita ambil sehingga impian kita itu terwujud. Catat semua. Temukan kemiripannya. Temukan polanya.

Demikian juga dengan keinginan-keinginan kita yang belum terwujud. Catat itu semua. Catat kejadian-kejadian dan kesempatan yang menghampiri kita. Serta catat pula tindakan yang kita lakukan sehingga keinginan kita itu semakin menjauh dari kita. Catat semua hal-hal salah yang telah kita perbuat sehingga keinginan kita itu tidak terwujud.

Awalnya memang sulit. Tapi dengan latihan kita akan menjadi lebih jeli dan lebih peka dalam melihat tanda-tandaNYA,sehingga polanya pun akan semakin jelas terlihat.

INCREASE YOUR LUCK FACTOR
Sekarang kita bicara mengenai FAKTOR KEBERUNTUNGAN. Mungkin ini hal yang asing buat teman-teman, tapi coba lihat sekeliling kita. Banyak sekali orang-orang yang hidupnya penuh dengan keberuntungan, Tour Perusahaan dapat hadiah ke dua, agustusan dapet yang pertama, beli kopi, beli permen, beli roti, bahkan beli kacang pun dapet hadiah uang. Namun  ada juga orang-orang yang kemanapun dia melangkah, ia akan bertemu dengan kesialan. Ada yang dari bayi sampai sekarang belum pernah menang undian sama sekali, baik di acara agustusan, ultah sekolah, acara jalan santai, sepeda santai dll. Nah, saya punya  Berita baik buat temen-temen, ternyata keberuntungan bisa kita rubah, bahkan kita tingkatkan. Bagi yang belum percaya silakan beli bukunya Richard Fiseman yang judulnya The Luck Factor.

Oke langsung saja kita bahas tips-tips sederhananya:

1. Selalu dengarkan suara hati. (Intuisi)
Seringkali setiap kita mau melakukan sesuatu, selalu muncul rasa takut, ragu ragu, malas, bahkan tidak sedikit yang menunda-nunda. Tanya kembali intuisi anda, apakah perasaan yang muncul itu penghambat atau bisikan setan saja. Bahkan seringkali intuisi yang tajam juga sanggup memprediksi tingkat keberhasilanya. Dan kadang intuisi seperti ini muncul tiba-tiba. Mungkin ketika kita lagi tidur-tiduran, entah kenapa seperti ada bisikan yang mengajak kita berjalan ke suatu tempat, coba ikuti saja dan lihat apa yang terjadi. (baca artikel : Mempertajam Intuisi)

2. Optimis Vs Pesimis.
Misalkan saja di kampung ada berita, telah jatuh sekotak uang dari pesawat yang kemungkinan terbesarnya jatuh di puncak gunung kampung itu. Siapa yang bisa menemukan akan di beri separo dari jumlah uang itu. Coba kalau teman teman jadi warga kampung, kalimat apa yang muncul dalam pikiran?. Mungkin gini, “ah paling itu berita bohong”, “sukur kalau di gunung itu kalau di gunung yang lain, dapet cape doank kita”, “jangan-jangan uangnya cuma ceban, rugi donk”, “ ya kalau isinya uang, kalau bom”, mungkin ada temen-temen yang suka bersikap begini. Lihatlah bahkan baru denger pengumuman dan belum melakukan apa-apa sudah menderita luar biasa. Ini adalah orang pesimis. Untuk orang optimis tentu teman-teman sudah bisa memiliki gambaran.

3. Ambil Hikmah setiap kejadian.
Misalkan kita kena sariawan, trus mengeluh “sariawan sialan”, apakah sembuh? Gak bakalan. Bisa jadi ketika mengeluh pikiran bawah sadar menerima keluhan temen teman dan jangan heran kalau selalu kena sariawan. Ingat teori the secret, “like Attract like”. Ketika di pikiran bawah sadar kita ada kata sariawan maka itulah yang akan kita terima. Maka jangan heran hati yang penuh kasih sayang akan menarik lebih banyak kasih sayang. Like Attract Like. Alih alih mengeluh karena sariawan mending liat apa yang ada di balik sariawan ini. Oh…ternyata sistim kekebalan tubuh kita sedang lemah, kita kurang vitamin c, sayuran, kurang air putih dan badan kita kurang olahraga sehingga metabolism tubuh kita tidah sempurna. Apalagi yang kerjaanya duduk aja di depan computer. Jadi sariawan juga membawa peringatan, jadi konyol sekali kalau menyikapinya dengan keluhan. Begitu juga dengan banyak hal yang lain.

Sekarang tips sederhana MENINGKATKAN keberuntungan:
Sebelum tidur ambil pena dan kertas, usahakan suasana tenang. Tulis semua keberuntungan yang temen-temen semua dapatkan di hari ini. Kalau merasa tidak ada, cek lagi. Misal hari ini aku bangun lebih pagi dengan badan yang segar, saya datang ke kantor tepat waktu tanpa kemacetan, saya ketemu cewe cantik dan senyum walau belum berani menyapa, di busway dapat kenalan baru yang aduhai bodinya, dll tulis semua. Misalnya ban bocor gimana? Cari untungnya misalnya untung bawa serep, atau untung deket tukang tambal ban bukan di hutan belantara yang penuh macan, untung bawa uang sehingga bisa minta tolong orang buat ganti ban. Untung cuma ban yang bocor, coba kalau radiator, dll. Kenapa harus di tulis, percaya gak percaya dengan di tulis daya ungkit keberuntunganya bisa 20x lipat dari pada di pikirkan saja.

Rasakan kebahagiaan dengan mensyukuri semua yang sudah teman-teman tulis. Baca sekali lagi dan bener-bener rasakan energi kesyukuran itu. Terakhir ucapkan “dan esok aku akan lebih beruntung lagi”. Dan silakan tidur.

Tips pamungkas meningkatkan keberuntungan adalah dengan amal sedekah, apalagi sedekah yang bikin surprise. Misalnya ada pengamen, kita jarang sekali ngasih, trus kita kasih seribu. Itu namanya biasa. Coba kasih lima ribu, teman teman pasti bisa tebak gimana perasaan sang pengamen ketika memegang uang kita. Perasaan-perasaan orang lain seperti ini bisa menghindarkan kita dari kesialan dan musibah, kok bisa? Saya juga kurang tau, yang pasti sudah banyak buktinya. Kalau saya sering gini, misalnya naik ojeg dari cengkareng ke rumah. Biasanya tukang ojeg minta 10.000, aku tawar habis-habisan sampai dia mau nganterin dengan 7000. Sampai di rumah aku kasih 15.000, sambil bilang gini, “sisanya biar buat jajan putranya Pak”. Kalau temen-temen sempat melihat wajah bapak ini, matanya berbinar, senyumnya kaget seakan tak percaya, mungkin bapak ini sudah membayangkan wajah putranya yang bahagia mendapat tambahan uang jajan. Dan bagaimana dengan perasaan kita sendiri? Coba saja sendiri, terlalu indah untuk di ceritakan di sini….

Coba tips yang sebelum tidur selama 2 minggu dan siap-siap dengan keberuntunyan baru yang sangat mengejutkan. Bingung atau kurang jelas, tanya saja….
Semoga bermanfaat……

Mengenal Hipnotis Modern

Apakah hipnotis itu?
Hipnotis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Dalam literatur barat, hipnotis disebut “hypnosis” atau “hypnotism” yang berasal kata “hypnos”, nama dewa tidur dalam mitologi Yunani Kuno. Dulu ilmu hipnotis tidak ada namanya, sampai pada tahun 1940-an seorang dokter inggris, James Braid, memberi nama “hypnotism” karena ia mengira kondisi trance itu sama dengan tidur. Namun akhirnya James Braid menyadari bahwa kondisi trance tidak sama dengan tidur. Seorang yang mengalami trance masih sadar dan masih mendengar seperti biasa yang mana hal itu tidak terjadi ketika seseorang tidur. Untuk itu, James Braid mencoba mengganti nama hypnotism menjadi monoideaism yang artinya suatu kondisi dimana seseorang sangat fokus pada suatu ide sehingga mengabaikan sekitarnya. Namun karena nama hypnotism terlanjur populer, maka istilah monoideaism menjadi tidak terkenal. Jadi, sebenarnya hypnosis atau hypnotism adalah nama yang kurang tepat untuk ilmu ini.

Apakah hipnotis menggunakan kekuatan supranatural?
TIDAK. hipnotis adalah ilmu pengetahuan ilmiah walaupun terlihat misterius bagi orang yang belum mengenalnya. Seorang ahli hipnotis tidak memakai kekuatan supranatural, gaib, mistik, atau bantuan makhluk halus. hipnotis menggunakan sugesti atau pengaruh kata-kata yang disampaikan dengan teknik-teknik tertentu. Satu-satunya kekuatan dalam hipnotis adalah komunikasi. Saya hanya bisa menghipnotis Anda jika Anda memahami bahasa yang saya gunakan. Saya tidak bisa menghipnotis orang Inggris dengan Bahasa Indonesia, kecuali orang Inggris itu paham Bahasa Indonesia.

Seperti apa rasanya dalam kondisi hipnotis?
Banyak orang yang belum tahu hipnotis, menganggap bahwa kondisi hipnotis itu sama dengan tidur atau pingsan. Sebenarnya, kondisi hipnotis adalah kondisi relaksasi pikiran yang biasanya disertai relaksasi tubuh seperti ketika Anda merilekskan tubuh Anda menuju tidur di malam hari. Ketika Anda dihipnotis, Anda akan merasakan seluruh tubuh rileks, pikiran fokus, perasaan damai, dan Anda tetap bisa mendengar suara di sekitar Anda.

Apakah hipnotis sama dengan menguasai pikiran orang lain?
TIDAK. Misalkan saya menghipnotis Anda. Meskipun Anda berada dalam kondisi hipnotis, bukan berarti Anda akan melaksanakan semua perintah saya. Pikiran bawah sadar tetap melindungi Anda dari sugesti yang merugikan dan melanggar keyakinan yang Anda anut. Misalnya, saya memerintahkan Anda untuk memotong jari Anda sendiri atau meludahi kitab suci agama Anda, maka Anda pasti menolak, bahkan Anda langsung terbangun dari hipnotis. Jika saya menghipnotis Anda, bukan berarti saya menguasai pikiran Anda. Memang benar sugesti akan sangat kuat pengaruhnya pada pikiran Anda, tetapi hanya sugesti yang tidak merugikan dan tidak melanggar keyakinan Anda.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk kejahatan?
TIDAK. Hasil penelitian oleh para pakar hipnotis menyatakan bahwa hipnotis tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Aksi kejahatan yang sering diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis” sebenarnya tidak menggunakan hipnotis. Media masa dan masyarakat menyebut-nya sebagai hipnotis karena mereka belum tahu hipnotis yang sebenarnya. Menurut pengamatan saya, aksi-aksi kejahatan yang diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis itu” tidak lain hanya penipuan atau perampasan yang menggunakan obat tidur / obat bius.

Apa syarat orang yang bisa dihipnotis?
Banyak orang menganggap bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang yang bodoh atau lemah pikirannya. Ini adalah anggapan yang salah. Faktanya, seseorang hanya bisa dihipnotis apabila orang tersebut cukup cerdas, mampu berkonsentrasi dan bisa berimajinasi. Hypnosis tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak kecil yang belum bisa berkomunikasi dua arah. Semakin cerdas seseorang semakin mudah dihipnotis. Jadi, jangan gembira kalau Anda merasa tidak akan bisa dihipnotis.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk memaksa orang lain?
Hipnotis tidak bisa terjadi karena paksaan. Seseorang hanya bisa terhipnotis apabila dia mau mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Hipnotis adalah teknik persuasi atau seni berkomunikasi untuk membujuk seseorang melakukan apa yang kita perintahkan. Jika Anda memperhatikan pertunjukan hipnotis di Televisi, seseorang yang akan dihipnotis adalah orang yang bersedia dihipnotis dan bersedia tampil dalam acara Televisi. Mereka (orang yang dihipnotis) tahu kalau akan dihipnotis dan tahu dirinya sedang disorot kamera. Dari awal mereka sudah bersedia mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Mereka pun sudah tahu bahwa mungkin mereka akan “dipermainkan” apabila mereka mau dihipnotis. Namun karena mereka ingin masuk Televisi atau karena ingin mencoba rasanya dihipnotis atau karena motivasi lainnya (misalnya imbalan uang), maka mereka bersedia “dipermainkan”.

Adakah gelar khusus untuk praktisi hipnotis?
Seseorang yang ahli dalam hipnotis disebut “hypnostist”, sedangkan orang yang mampu melakukan terapi penyembuhan dengan hipnotis disebut “hypnotherapist”. Seseorang yang bisa menghipnotis belum tentu bisa melakukan terapi hipnotis dengan benar dan aman. Karena terapi hipnotis atau hipnoterapi tidak sekedar memberi perintah seperti dalam pertunjukan hipnotis. Seorang hypnotherapist harus memahami pikiran manusia, dasar-dasar psikologi, dan pengetahuan yang mendalam terhadap masalah yang ditanganinya. Tidak semua orang yang mengaku sebagai hypnotherapist punya kemampuan yang sama baiknya. Maka dari itu, Anda harus pandai memilih hypnotherapist yang kompeten dan bisa diandalkan.

Apa saja manfaat hipnotis?
Hipnotis adalah ilmu untuk “memprogram pikiran bawah sadar”. Manfaat hipnotis amat sangat banyak sekali. Sampai-sampai saya tidak bisa membatasi apa saja yang bisa atau tidak bisa dibantu dengan hipnotis. Hipnotis bisa berperan dalam segala masalah yang berkaitan dengan pikiran dan perasaan. Hipnotis bisa digunakan untuk hiburan, mengubah perilaku, menghilangkan kebiasaan buruk, motivasi sukes, mengingkatkan kepercayaan diri, mengontrol perasaan, menyembuhkan penyakit, mengatasi rasa sakit, memaksimalkan kemampuan otak, dan masih banyak lagi.

Apa efek samping setelah dihipnotis ?
Hipnotis sangat aman apabila dilakukan oleh orang yang kompeten bidang ini. Sama sekali tidak ada efek samping yang merugikan apabila hipnotis yang sudah terlatih dengan baik. Mungkin Anda takut tidak bisa bangun dari hipnotis atau takut akan kehilangan ingatan Anda setelah bangun dari kondisi hipnotis. Namun faktanya, tidak pernah ada orang yang tidak bisa bangun dari hipnotis atau menjadi lupa ingatan karena hipnotis. Sebaliknya, hipnotis memberi efek samping positif yaitu meningkatnya konsentrasi orang yang dihipnotis.

Apa bedanya hipnotis, hipnotisme, hipnosis, hypnotism dan hypnosis?
Tidak ada bedanya. Semua itu hanyalah istilah-istilah yang berbeda untuk menyebut suatu hal yang sama. Kata hipnotis, hipnotisme dan hipnosis dipakai di Indonesia. Sedangkan kata hypnotism dan hypnosis dipakai dalam Bahasa Inggris. Di Malaysia istilah hipnotis kurang dikenal oleh masyarakat. Orang malaysia menyebut hipnotis dengan nama “Pukau”. [www.masterhipnotis.com]

DOWNLOAD BUKU HIPNOTIS DI SINI…………

Buku Hipnotis

Di Indonesia, masih banyak orang yang menganggap hipnotis sebagai hal mistis dan sering dihubungkan dengan kejahatan. Padahal hipnotis adalah pengetahuan ilmiah dan sudah diakui oleh World Health Organization (WHO) sebagai cara pengobatan yang aman. Di negara maju seperti Amerika dan Inggris, sudah banyak dokter, psikiater, psikolog, maupun orang sipil yang menggunakan hipnotis untuk mengatasi berbagai masalah fisik maupun psikologis

Sekarang, adalah kesempatan Anda untuk memahami hipnotis (hypnosis, hipnosis, atau hipnotisme) dengan sudut pandang yang benar. Untuk download e-book hipnotis ini, langsung saja klik tombol download merah di bawah ini.

>Mengenal Hipnotis Modern

>

Apakah hipnotis itu?
Hipnotis adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Dalam literatur barat, hipnotis disebut “hypnosis” atau “hypnotism” yang berasal kata “hypnos”, nama dewa tidur dalam mitologi Yunani Kuno. Dulu ilmu hipnotis tidak ada namanya, sampai pada tahun 1940-an seorang dokter inggris, James Braid, memberi nama “hypnotism” karena ia mengira kondisi trance itu sama dengan tidur. Namun akhirnya James Braid menyadari bahwa kondisi trance tidak sama dengan tidur. Seorang yang mengalami trance masih sadar dan masih mendengar seperti biasa yang mana hal itu tidak terjadi ketika seseorang tidur. Untuk itu, James Braid mencoba mengganti nama hypnotism menjadi monoideaism yang artinya suatu kondisi dimana seseorang sangat fokus pada suatu ide sehingga mengabaikan sekitarnya. Namun karena nama hypnotism terlanjur populer, maka istilah monoideaism menjadi tidak terkenal. Jadi, sebenarnya hypnosis atau hypnotism adalah nama yang kurang tepat untuk ilmu ini.

Apakah hipnotis menggunakan kekuatan supranatural?
TIDAK. hipnotis adalah ilmu pengetahuan ilmiah walaupun terlihat misterius bagi orang yang belum mengenalnya. Seorang ahli hipnotis tidak memakai kekuatan supranatural, gaib, mistik, atau bantuan makhluk halus. hipnotis menggunakan sugesti atau pengaruh kata-kata yang disampaikan dengan teknik-teknik tertentu. Satu-satunya kekuatan dalam hipnotis adalah komunikasi. Saya hanya bisa menghipnotis Anda jika Anda memahami bahasa yang saya gunakan. Saya tidak bisa menghipnotis orang Inggris dengan Bahasa Indonesia, kecuali orang Inggris itu paham Bahasa Indonesia.

Seperti apa rasanya dalam kondisi hipnotis?
Banyak orang yang belum tahu hipnotis, menganggap bahwa kondisi hipnotis itu sama dengan tidur atau pingsan. Sebenarnya, kondisi hipnotis adalah kondisi relaksasi pikiran yang biasanya disertai relaksasi tubuh seperti ketika Anda merilekskan tubuh Anda menuju tidur di malam hari. Ketika Anda dihipnotis, Anda akan merasakan seluruh tubuh rileks, pikiran fokus, perasaan damai, dan Anda tetap bisa mendengar suara di sekitar Anda.

Apakah hipnotis sama dengan menguasai pikiran orang lain?
TIDAK. Misalkan saya menghipnotis Anda. Meskipun Anda berada dalam kondisi hipnotis, bukan berarti Anda akan melaksanakan semua perintah saya. Pikiran bawah sadar tetap melindungi Anda dari sugesti yang merugikan dan melanggar keyakinan yang Anda anut. Misalnya, saya memerintahkan Anda untuk memotong jari Anda sendiri atau meludahi kitab suci agama Anda, maka Anda pasti menolak, bahkan Anda langsung terbangun dari hipnotis. Jika saya menghipnotis Anda, bukan berarti saya menguasai pikiran Anda. Memang benar sugesti akan sangat kuat pengaruhnya pada pikiran Anda, tetapi hanya sugesti yang tidak merugikan dan tidak melanggar keyakinan Anda.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk kejahatan?
TIDAK. Hasil penelitian oleh para pakar hipnotis menyatakan bahwa hipnotis tidak bisa digunakan untuk kejahatan. Aksi kejahatan yang sering diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis” sebenarnya tidak menggunakan hipnotis. Media masa dan masyarakat menyebut-nya sebagai hipnotis karena mereka belum tahu hipnotis yang sebenarnya. Menurut pengamatan saya, aksi-aksi kejahatan yang diberitakan sebagai “kejahatan hipnotis itu” tidak lain hanya penipuan atau perampasan yang menggunakan obat tidur / obat bius.

Apa syarat orang yang bisa dihipnotis?
Banyak orang menganggap bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang yang bodoh atau lemah pikirannya. Ini adalah anggapan yang salah. Faktanya, seseorang hanya bisa dihipnotis apabila orang tersebut cukup cerdas, mampu berkonsentrasi dan bisa berimajinasi. Hypnosis tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak kecil yang belum bisa berkomunikasi dua arah. Semakin cerdas seseorang semakin mudah dihipnotis. Jadi, jangan gembira kalau Anda merasa tidak akan bisa dihipnotis.

Apakah hipnotis bisa digunakan untuk memaksa orang lain?
Hipnotis tidak bisa terjadi karena paksaan. Seseorang hanya bisa terhipnotis apabila dia mau mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Hipnotis adalah teknik persuasi atau seni berkomunikasi untuk membujuk seseorang melakukan apa yang kita perintahkan. Jika Anda memperhatikan pertunjukan hipnotis di Televisi, seseorang yang akan dihipnotis adalah orang yang bersedia dihipnotis dan bersedia tampil dalam acara Televisi. Mereka (orang yang dihipnotis) tahu kalau akan dihipnotis dan tahu dirinya sedang disorot kamera. Dari awal mereka sudah bersedia mengikuti perintah sang ahli hipnotis. Mereka pun sudah tahu bahwa mungkin mereka akan “dipermainkan” apabila mereka mau dihipnotis. Namun karena mereka ingin masuk Televisi atau karena ingin mencoba rasanya dihipnotis atau karena motivasi lainnya (misalnya imbalan uang), maka mereka bersedia “dipermainkan”.

Adakah gelar khusus untuk praktisi hipnotis?
Seseorang yang ahli dalam hipnotis disebut “hypnostist”, sedangkan orang yang mampu melakukan terapi penyembuhan dengan hipnotis disebut “hypnotherapist”. Seseorang yang bisa menghipnotis belum tentu bisa melakukan terapi hipnotis dengan benar dan aman. Karena terapi hipnotis atau hipnoterapi tidak sekedar memberi perintah seperti dalam pertunjukan hipnotis. Seorang hypnotherapist harus memahami pikiran manusia, dasar-dasar psikologi, dan pengetahuan yang mendalam terhadap masalah yang ditanganinya. Tidak semua orang yang mengaku sebagai hypnotherapist punya kemampuan yang sama baiknya. Maka dari itu, Anda harus pandai memilih hypnotherapist yang kompeten dan bisa diandalkan.

Apa saja manfaat hipnotis?
Hipnotis adalah ilmu untuk “memprogram pikiran bawah sadar”. Manfaat hipnotis amat sangat banyak sekali. Sampai-sampai saya tidak bisa membatasi apa saja yang bisa atau tidak bisa dibantu dengan hipnotis. Hipnotis bisa berperan dalam segala masalah yang berkaitan dengan pikiran dan perasaan. Hipnotis bisa digunakan untuk hiburan, mengubah perilaku, menghilangkan kebiasaan buruk, motivasi sukes, mengingkatkan kepercayaan diri, mengontrol perasaan, menyembuhkan penyakit, mengatasi rasa sakit, memaksimalkan kemampuan otak, dan masih banyak lagi.

Apa efek samping setelah dihipnotis ?
Hipnotis sangat aman apabila dilakukan oleh orang yang kompeten bidang ini. Sama sekali tidak ada efek samping yang merugikan apabila hipnotis yang sudah terlatih dengan baik. Mungkin Anda takut tidak bisa bangun dari hipnotis atau takut akan kehilangan ingatan Anda setelah bangun dari kondisi hipnotis. Namun faktanya, tidak pernah ada orang yang tidak bisa bangun dari hipnotis atau menjadi lupa ingatan karena hipnotis. Sebaliknya, hipnotis memberi efek samping positif yaitu meningkatnya konsentrasi orang yang dihipnotis.

Apa bedanya hipnotis, hipnotisme, hipnosis, hypnotism dan hypnosis?
Tidak ada bedanya. Semua itu hanyalah istilah-istilah yang berbeda untuk menyebut suatu hal yang sama. Kata hipnotis, hipnotisme dan hipnosis dipakai di Indonesia. Sedangkan kata hypnotism dan hypnosis dipakai dalam Bahasa Inggris. Di Malaysia istilah hipnotis kurang dikenal oleh masyarakat. Orang malaysia menyebut hipnotis dengan nama “Pukau”. [www.masterhipnotis.com]

DOWNLOAD BUKU HIPNOTIS DI SINI…………