Dahsyatnya Khasiat Minum Teh

Teh ditemukan 5.000 tahun lalu, saat seorang kaisar Cina sedang menikmati secangkir air putih hangat di tamannya. Betapa terkejutnya dia saat menemukan air yang hendak diminum kemasukan daun teh yang diterbangkan angin. Air itu menjadi terasa lebih nikmat dan menyegarkan.

Kaisar tersebut lalu menyuruh peneliti kerajaan untuk meneliti khasiat teh. Sejak itu, teh dikenal dunia sebagai minuman yang tidak hanya menyegarkan, tapi juga punya manfaat kesehatan.

Dan rupanya teh Indonesia berkhasiat lebih tinggi. “Karena kondisi cuaca dan alam Indonesia menjadikan teh yang ditanam di Indonesia mengandung polyphenol 30 persen lebih tinggi dibanding teh produksi lain,” kata Alex Rumondor, GM Marketing Activation dan Public Relations PT Sinar Sosro, saat peresmian establishment teh dalam kemasan di Jakarta baru-baru ini.

Berdasarkan proses pembuatannya, teh dapat digolong­kan menjadi tiga jenis: teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.

  1. Teh hijau adalah teh yang sama se­kali tidak melalui proses fermentasi. Setelah daunnya dipetik, ada 4 tahap­an yang dilewati, yaitu pelayuan, pen­dinginan, penggulangan daun, dan pengeringan. Hasilnya berupa gulung­an daun berbentuk bola-bola hijau ke­abu-abuan. Setelah diproses secara keseluruhan, enzim di dalam daun­nya tetap tersimpan dan tidak mengoksidasi. Bila diseduh, hasilnya menjadi hijau-kekuningan yang pucat dengan cita rasa yang khas. Teh hijau adalah teh yang paling popular di Cina dan Jepang.
  2. Teh oolong merupakan teh semi-fermentasi. Teh jenis ini a­dalah teh nomor satu di Taiwan. Setelah daunnya dipetik, dibiar­kan layu selama beberapa jam untuk menghilangkan kelembab­annya. Daunnya kemudian digiling dengan mesin untuk menge­luarkan airnya, diikuti proses fermentasi yang pendek sebelum dipanggang di oven. Setelah diproses, warna daunnya berubah menjadi seperti tembaga dan cita rasanya ringan, antara teh hijau dan teh hitam.
  3. Teh hitam adalah teh yang difermentasi. Teh jenis ini paling banyak diproduksi di India (jenis teh ini juga yang digemari di In­donesia). Daunnya dilayukan dan digulung seperti teh oolong. Tapi proses fermentasinya jauh lebih lama, sehingga enzimnya terbuang, dan menghasilkan minyak yang melapisi bagian luar daun. Lalu, daunnya dikeringkan. Kadang-kadang teh ini diberi lapisan gula, bahkan kadang ditambah warna, aroma dan cita rasa lain.

Manfaat Teh Bagi Kesehatan
Masyarakat pada umumnya belum banyak yang tahu fungsi teh itu apa aja bagi kesehatan tubuh kita, khasiat teh yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi. Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.

Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.

Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition melaporkan, teh bisa lebih meredam rasa haus dan memberi manfaat lain dibanding air putih. “Minum teh sebenarnya lebih baik dibanding minum air putih,” kata Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dan penulis utama studi tersebut, kepada BBC.

Air pada dasarnya adalah menggantikan cairan. Teh menggantikan cairan dan mengandung antioksidan, sehingga punya dua hal yang terjadi untuk itu,” kata Ruxton. Antioksidan–khususnya flavonoid–dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel karena aktivitas sehari-hari. Karena itu, peneliti percaya senyawa tersebut dapat membantu menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker.

Mereka menemukan bukti bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan bahwa peminum teh terlindung dari kanker, meskipun efek ini kurang jelas. Manfaat kesehatan lain termasuk perlindungan terhadap plak gigi dan kerusakan gigi, serta menguatkan tulang.

British Nutrition Foundation merekomendasikan minum teh 1,5-2 liter sehari. Dan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, dapat meningkatkan asupan antioksidan. Namun ada beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan sehingga mereka yang berisiko anemia harus menghindari minum teh setelah makan.

Ada beberapa unsur penting di dalam teh, yaitu kafein, teofilin, teobromin, tanin, dan sejumlah vitamin B kompleks. Kafein merangsang pusat sistem saraf dan pernafasan, proses metabolisme, serta memberikan efek hangat pada tubuh. Meskipun begitu, karena jumlah kafein dalam teh hanya sepertiga dari jumlah dalam kopi, diperlukan waktu beberapa menit untuk merasakan efek kafeinnya.

Teofilin dan teobromin mempu­nyai efek yang sama seperti kafein, tapi lebih ringan. Kedua unsur ini membantu menenangkan otot. Se­mentara itu, tanin memberikan cita rasa. Teh sendiri tidak mengandung kalori. Tapi, tentu saja, bila ditambah­kan gula dan susu, setiap cangkirnya menjadi mengandung 40-50 kalori.

Polyphenol adalah zat yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta bisa menurunkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker.

Jika ingin mendapatkan manfaat teh, menurut Rina Purwadi, pakar aromaterapi yang juga pencinta teh, yang harus diminum adalah teh dengan unsur daun teh terbesar. “Jadi bukan herbal tea, yang biasanya unsur tehnya lebih sedikit dengan banyak campuran bahan lain, seperti chamomile, atau herbal tea lainnya,” kata dia.

Yang dimaksud Rina dengan teh asli adalah tiga jenis teh yang sebenarnya sudah dikenal masyarakat, yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Ketiga jenis teh ini, menurut dia, punya kadar antioksidan yang cukup tinggi untuk menahan radikal bebas dalam tubuh. “Juga baik untuk menurunkan kolesterol,” Rina menambahkan.

Bukan hanya seduhan teh yang baik untuk kebugaran. Secara tradisional, teh juga bermanfaat menjaga kesegaran kulit wajah, setelah diangin-anginkan semalaman. “Bahkan teh dalam kemasan kantong juga bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan mata sebagai alat pengompres,” kata Rina.

Teh juga sangat berkhasiat menjaga alat pencernaan. “Tapi hati-hati, karena kita tahu bahwa, kalau terkena diare, pertolongan pertamanya adalah minum teh hangat yang kental, maka sebaliknya jangan minum teh terlalu kental untuk mencegah sembelit,” kata Rina.

Namun, untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, harus diketahui cara menyajikan teh yang benar. Teh harus diseduh sekitar tiga menit dengan kekentalan yang disesuaikan dengan selera. “Tapi ada baiknya minum teh juga harus dinikmati perlahan-lahan. Hirup aroma kesegarannya saat masih hangat,” kata Rina. “Kalau perlu, sajikan tiga kali sehari dengan cangkir yang cantik untuk menambah kenikmatan minumnya.”

Selain itu, perhatikan apakah teh tersebut masih layak minum atau sudah kedaluwarsa. “Untuk mengetahui apakah teh itu sudah tidak layak minum adalah rasa dan aromanya sudah berubah, lebih asam, dan pahit,” kata Alex.
Sebenarnya, sebelum dicicipi pun, teh yang tak layak dikonsumsi sudah terlihat. Biasanya teh itu berwarna lebih gelap, keruh, dan ada busa. “Ini berarti mikroorganisme seperti bakteri sudah berkoloni.”

Melipatgandakan Khasiat Teh
Cukup tambahkan perasan air jeruk ke dalam teh maka kandungan antioksidan pelawan penyakit dalam teh akan naik dua kali lipat.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food itu, para ilmuwan menemukan bahwa dengan menambahkan 2-3 sendok teh jeruk sitrus (lemon, jeruk limau, atau grapefruit) ke dalam secangkir teh hijau bisa meningkatkan stabilitas catechins (jenis antioksidan pencegah kanker, stroke, dan penyakit jantung) dalam jumlah yang cukup untuk dicerna hingga lima kali lipat.

Cathecins terdapat dalam hampir semua jenis teh, tetapi karena komponen ini tidak stabil dalam lingkungan yang non-asam, seperti dalam pencernaan, biasanya yang bisa diserap tubuh kurang dari 20 persen.

Berminat untuk mencobanya? Masukkan satu kantong teh celup ke dalam secangkir air mendidih selama 3-5 menit sebelum ditambahkan perasan air jeruk untuk memastikan naiknya kadar antioksidan.

Source : berbagai sumber

Iklan

>Keistimewa’an Makna Islam

>

Dari Umar rodhiyallohu’anhu juga, beliau berkata: Pada suatu hari ketika kami duduk di dekat Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. Pada dirinya tidak tampak bekas dari perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Kemudian ia duduk di hadapan Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam, lalu mendempetkan kedua lututnya ke lutut Nabi, dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua pahanya, kemudian berkata: ”Wahai Muhammad, terangkanlah kepadaku tentang Islam.” Kemudian Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam menjawab: ”Islam yaitu: hendaklah engkau bersaksi tiada sesembahan yang haq disembah kecuali Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Alloh. Hendaklah engkau mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Romadhon, dan mengerjakan haji ke rumah Alloh jika engkau mampu mengerjakannya.” Orang itu berkata: ”Engkau benar.” Kami menjadi heran, karena dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkannya. Orang itu bertanya lagi: ”Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman”. (Rosululloh) menjawab: ”Hendaklah engkau beriman kepada Alloh, beriman kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir, dan hendaklah engkau beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk.”Orang tadi berkata: ”Engkau benar.” Lalu orang itu bertanya lagi: ”Lalu terangkanlah kepadaku tentang ihsan.” (Beliau) menjawab: “Hendaklah engkau beribadah kepada Alloh seolah-olah engkau melihat-Nya. Namun jika engkau tidak dapat (beribadah seolah-olah) melihat-Nya, sesungguhnya Ia melihat engkau.” Orang itu berkata lagi: ”Beritahukanlah kepadaku tentang hari kiamat.” (Beliau) mejawab: “Orang yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya.” Orang itu selanjutnya berkata: ”Beritahukanlah kepadaku tanda-tandanya.” (Beliau) menjawab: ”Apabila budak melahirkan tuannya, dan engkau melihat orang-orang Badui yang bertelanjang kaki, yang miskin lagi penggembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan.” Kemudian orang itu pergi, sedangkan aku tetap tinggal beberapa saat lamanya. Lalu Nabi shollallohu ’alaihi wasallam bersabda: ”Wahai Umar, tahukah engkau siapa orang yang bertanya itu ?”. Aku menjawab: ”Alloh dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui.” Lalu beliau bersabda: ”Dia itu adalah malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian.”(HR. Muslim).

ENAM MAKNA ISLAM
Oleh : Aus Hidayat Nur
http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg00973.html

Di antara keistimewaan agama Islam adalah namanya. Berbeda dengan agama lain, nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tapi, menunjukkan sikap dan sifat pemeluknya terhadap Allah. Yang menamakan Islam juga bukan seseorang, bukan pula suatu masyarakat, tapi Allah Ta’ala, Pencipta alam semesta dan segala isinya. Jadi, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw. dengan nama yang diberikan Allah.

Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam (artinya, tunduk atau patuh) selain yaslamu salaam (yang berarti selamat, sejahtera atau damai).

Menurut bahasa Arab, pecahan kata Islam mengandung pengertian:  

  1. islamul wajh (ikhlas menyerahkan diri kepada Allah QS. 4:125),
  2. istislama (tunduk secara total kepada Allah QS. 3:83),  
  3. salaamah atau saliim (suci dan bersih QS.26:89),  
  4. salaam (selamat sejahtera QS. 6:54), dan silm (tenang dan damai QS.47:35).

Secara rinci Islam dapat kita artikan: tunduk dan menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan Allah kepada para Nabi dan Rasul yang terhimpun di dalam Alquran dan Sunnah. Manusia yang menerima ajaran Islam disebut muslim. Seorang muslim mengikuti ajaran Islam secara total dan perbuatannya membawa perdamaian dan keselamatan bagi manusia. Dia terikat untuk mengimani, menghayati, dan mengamalkan Alquran dan Sunnah.

Kalimatul Islam (kata Al-Islam) me-ngandung pengertian dan prinsip-prinsip yang dapat didefinisikan secara terpisah. Dan, bila dipahami secara menyeluruh merupakan pengertian yang utuh.

1. Islam adalah Ketundukan
Allah menciptakan alam semesta, kemudian menetapkan manusia sebagai hambaNya yang paling besar perannya di muka bumi. Manusia berinteraksi dengan sesamanya, dengan alam semesta di sekitarnya, kemudian berusaha mencari jalan untuk kembali kepada Penciptanya. Tatkala salah berinteraksi dengan Allah, kebanyakan manusia beranggapan alam sebagai Tuhannya sehingga mereka menyembah sesuatu dari alam. Ada yang menduga-duga sehingga banyak di antara mereka yang tersesat. Ajaran yang benar adalah ikhlas berserah diri kepada Pencipta alam yang kepadaNya alam tunduk patuh berserah diri. (QS. 4:125) Maka, Islam identik dengan ketundukan kepada sunnatullah yang terdapat di alam semesta (tidak tertulis) maupun Kitabullah yang tertulis (Alquran).

2. Islam adalah Wahyu Allah
Dengan kasih sayangnya, Allah menurunkan Ad-Dien (aturan hidup) kepada manusia. Tujuanya agar manusia hidup teratur dan menemukan jalan yang benar menuju Tuhannya. Aturan itu meliputi seluruh bidang kehidupan: politik, hukum, sosial, budaya, dan sebagainya. Dengan demikian, manusia akan tenteram dan damai, hidup rukun dan bahagia dengan sesamanya dalam naungan ridha Tuhannya. (QS. Al-Baqarah: 38) Karena kebijaksanaanNya, Allah tidak menurunkan banyak agama. Dia hanya menurunkan Islam. Agama selain Islam tidak diakui di sisi Allah dan akan merugikan penganutnya di akhirat nanti. Sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya Ad-Dien yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. 3:19) Sebab, Islam merupakan satu-satunya agama yang bersandar kepada wahyu Allah secara murni. Artinya, seluruh sumber nilai dari nilai agama ini adalah wahyu yang Allah turunkan kepada para RasulNya terdahulu. Dengan kata lain, setiap Nabi adalah muslim dan mengajak kepada ajaran Islam. Ada pun agama-agama yang lain seperti Yahudi dan Nasrani adalah penyimpangan dari ajaran wahyu yang dibawa oleh para nabi tersebut.

3. Islam adalah Agama Para Nabi dan Rasul
Perhatikan kesaksian Alquran bahwa Nabi Ibrahim adalah muslim, bukan Yahudi atau pun Nasrani. (QS. 2:132) Nabi-nabi lain pun mendakwahkan ajaran Islam kepada manusia. Mereka mengajarkan agama sebagaimana yang dibawa Nabi Muhammad saw. Hanya saja, dari segi syariat (hukum dan aturan) belum selengkap yang diajarkan Nabi Muhammad saw. Tetapi, ajaran prinsip-prinsip keimanan dan akhlaknya sama. Nabi Muhammad saw. datang menyempurnakan ajaran para Rasul, menghapus syariat yang tidak sesuai dan menggantinya dengan syariat yang baru. (QS. 3: 84) Menurut pandangan Alquran, agama Nasrani yang ada sekarang ini adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Isa a.s. Nama agama ini sesuai nama suku yang mengembangkannya. Isinya jauh dari Kitab Injil yang diajarkan Isa a.s.. Agama Yahudi pun telah menyimpang dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Musa a.s.. Diberi nama dengan nama salah satu Suku Bani Israil, Yahuda. Kitab Suci Taurat mereka campur aduk dengan pemikiran para pendeta dan ajarannya ditinggalkan.

4. Islam adalah Hukum-hukum Allah di dalam Alquran dan Sunnah
Orang yang ingin melihat Islam hendaknya melihat Kitabullah Alquran dan Sunnah Rasulullah. Keduanya, menjadi sumber nilai dan sumber hukum ajaran Islam. Islam tidak dapat dilihat pada perilaku penganut-penganutnya, kecuali pada pribadi Rasulullah saw. dan para sahabat beliau. Nabi Muhammad saw. bersifat ma’shum (terpelihara dari kesalahan) dalam mengamalkan Islam. Beliau membangun masyarakat Islam yang terdiri dari para sahabat Nabi Muhammad saw yang langsung terkontrol perilakunya oleh Allah dan RasulNya. Jadi, para sahabat Nabi tidaklah ma’shum bagaimana Nabi, tapi mereka istimewa karena merupakan pribadi-pribadi didikan langsung Nabi Muhammad saw. Islam adalah akidah dan ibadah, tanah air dan penduduk, ruhani dan amal, Alquran dan pedang sebagaimana telah dibuktikan dalam hidup Nabi,
para sahabat, dan para pengikut mereka yang setia sepanjang zaman.

5. Islam adalah Jalan Allah Yang Lurus
Islam merupakan satu-satunya pedoman hidup bagi seorang muslim. Baginya, tidak ada agama lain yang benar selain Islam. Karena ini merupakan jalan Allah yang lurus yang diberikan kepada orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah. (QS. 6:153; 45:18)

6. Islam Pembawa Keselamatan Dunia dan Akhirat
Sebagaimana sifatnya yang bermakna selamat sejahtera, Islam menyelamatkan hidup manusia di dunia dan di akhirat. Keselamatan dunia adalah kebersihan hati dari noda syirik dan kerusakan jiwa. Sedangkan keselamatan akhirat adalah masuk surga yang disebut Daarus Salaam. Allah menyeru (manusia) ke Daarus Salaam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendakiNya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. 10:25)
Dengan enam prinsip di atas kita dapat memahami kemuliaan dan keagungan ajaran agama Allah ini. Nabi Muhammad saw. bersabda, “Islam itu tinggi dan tidak ada kerendahan di dalamnya.” Sebagai ajaran, Islam tidak terkalahkan oleh agama lain. Maka, setiap muslim wajib meyakini kelebihan Islam dari agama lain atau ajaran hidup yang lain. Allah sendiri memberi jaminan. (QS.5:3)

>Dahsyatnya Khasiat Minum Teh

>

Teh ditemukan 5.000 tahun lalu, saat seorang kaisar Cina sedang menikmati secangkir air putih hangat di tamannya. Betapa terkejutnya dia saat menemukan air yang hendak diminum kemasukan daun teh yang diterbangkan angin. Air itu menjadi terasa lebih nikmat dan menyegarkan.

Kaisar tersebut lalu menyuruh peneliti kerajaan untuk meneliti khasiat teh. Sejak itu, teh dikenal dunia sebagai minuman yang tidak hanya menyegarkan, tapi juga punya manfaat kesehatan.

Dan rupanya teh Indonesia berkhasiat lebih tinggi. “Karena kondisi cuaca dan alam Indonesia menjadikan teh yang ditanam di Indonesia mengandung polyphenol 30 persen lebih tinggi dibanding teh produksi lain,” kata Alex Rumondor, GM Marketing Activation dan Public Relations PT Sinar Sosro, saat peresmian establishment teh dalam kemasan di Jakarta baru-baru ini.

Berdasarkan proses pembuatannya, teh dapat digolong­kan menjadi tiga jenis: teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.

  1. Teh hijau adalah teh yang sama se­kali tidak melalui proses fermentasi. Setelah daunnya dipetik, ada 4 tahap­an yang dilewati, yaitu pelayuan, pen­dinginan, penggulangan daun, dan pengeringan. Hasilnya berupa gulung­an daun berbentuk bola-bola hijau ke­abu-abuan. Setelah diproses secara keseluruhan, enzim di dalam daun­nya tetap tersimpan dan tidak mengoksidasi. Bila diseduh, hasilnya menjadi hijau-kekuningan yang pucat dengan cita rasa yang khas. Teh hijau adalah teh yang paling popular di Cina dan Jepang.
  2. Teh oolong merupakan teh semi-fermentasi. Teh jenis ini a­dalah teh nomor satu di Taiwan. Setelah daunnya dipetik, dibiar­kan layu selama beberapa jam untuk menghilangkan kelembab­annya. Daunnya kemudian digiling dengan mesin untuk menge­luarkan airnya, diikuti proses fermentasi yang pendek sebelum dipanggang di oven. Setelah diproses, warna daunnya berubah menjadi seperti tembaga dan cita rasanya ringan, antara teh hijau dan teh hitam.
  3. Teh hitam adalah teh yang difermentasi. Teh jenis ini paling banyak diproduksi di India (jenis teh ini juga yang digemari di In­donesia). Daunnya dilayukan dan digulung seperti teh oolong. Tapi proses fermentasinya jauh lebih lama, sehingga enzimnya terbuang, dan menghasilkan minyak yang melapisi bagian luar daun. Lalu, daunnya dikeringkan. Kadang-kadang teh ini diberi lapisan gula, bahkan kadang ditambah warna, aroma dan cita rasa lain.

Manfaat Teh Bagi Kesehatan
Masyarakat pada umumnya belum banyak yang tahu fungsi teh itu apa aja bagi kesehatan tubuh kita, khasiat teh yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi. Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.

Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.

Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition melaporkan, teh bisa lebih meredam rasa haus dan memberi manfaat lain dibanding air putih. “Minum teh sebenarnya lebih baik dibanding minum air putih,” kata Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dan penulis utama studi tersebut, kepada BBC.

Air pada dasarnya adalah menggantikan cairan. Teh menggantikan cairan dan mengandung antioksidan, sehingga punya dua hal yang terjadi untuk itu,” kata Ruxton. Antioksidan–khususnya flavonoid–dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel karena aktivitas sehari-hari. Karena itu, peneliti percaya senyawa tersebut dapat membantu menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker.

Mereka menemukan bukti bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan bahwa peminum teh terlindung dari kanker, meskipun efek ini kurang jelas. Manfaat kesehatan lain termasuk perlindungan terhadap plak gigi dan kerusakan gigi, serta menguatkan tulang.

British Nutrition Foundation merekomendasikan minum teh 1,5-2 liter sehari. Dan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, dapat meningkatkan asupan antioksidan. Namun ada beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan sehingga mereka yang berisiko anemia harus menghindari minum teh setelah makan.

Ada beberapa unsur penting di dalam teh, yaitu kafein, teofilin, teobromin, tanin, dan sejumlah vitamin B kompleks. Kafein merangsang pusat sistem saraf dan pernafasan, proses metabolisme, serta memberikan efek hangat pada tubuh. Meskipun begitu, karena jumlah kafein dalam teh hanya sepertiga dari jumlah dalam kopi, diperlukan waktu beberapa menit untuk merasakan efek kafeinnya.

Teofilin dan teobromin mempu­nyai efek yang sama seperti kafein, tapi lebih ringan. Kedua unsur ini membantu menenangkan otot. Se­mentara itu, tanin memberikan cita rasa. Teh sendiri tidak mengandung kalori. Tapi, tentu saja, bila ditambah­kan gula dan susu, setiap cangkirnya menjadi mengandung 40-50 kalori.

Polyphenol adalah zat yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta bisa menurunkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker.

Jika ingin mendapatkan manfaat teh, menurut Rina Purwadi, pakar aromaterapi yang juga pencinta teh, yang harus diminum adalah teh dengan unsur daun teh terbesar. “Jadi bukan herbal tea, yang biasanya unsur tehnya lebih sedikit dengan banyak campuran bahan lain, seperti chamomile, atau herbal tea lainnya,” kata dia.

Yang dimaksud Rina dengan teh asli adalah tiga jenis teh yang sebenarnya sudah dikenal masyarakat, yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Ketiga jenis teh ini, menurut dia, punya kadar antioksidan yang cukup tinggi untuk menahan radikal bebas dalam tubuh. “Juga baik untuk menurunkan kolesterol,” Rina menambahkan.

Bukan hanya seduhan teh yang baik untuk kebugaran. Secara tradisional, teh juga bermanfaat menjaga kesegaran kulit wajah, setelah diangin-anginkan semalaman. “Bahkan teh dalam kemasan kantong juga bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan mata sebagai alat pengompres,” kata Rina.

Teh juga sangat berkhasiat menjaga alat pencernaan. “Tapi hati-hati, karena kita tahu bahwa, kalau terkena diare, pertolongan pertamanya adalah minum teh hangat yang kental, maka sebaliknya jangan minum teh terlalu kental untuk mencegah sembelit,” kata Rina.

Namun, untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, harus diketahui cara menyajikan teh yang benar. Teh harus diseduh sekitar tiga menit dengan kekentalan yang disesuaikan dengan selera. “Tapi ada baiknya minum teh juga harus dinikmati perlahan-lahan. Hirup aroma kesegarannya saat masih hangat,” kata Rina. “Kalau perlu, sajikan tiga kali sehari dengan cangkir yang cantik untuk menambah kenikmatan minumnya.”

Selain itu, perhatikan apakah teh tersebut masih layak minum atau sudah kedaluwarsa. “Untuk mengetahui apakah teh itu sudah tidak layak minum adalah rasa dan aromanya sudah berubah, lebih asam, dan pahit,” kata Alex.
Sebenarnya, sebelum dicicipi pun, teh yang tak layak dikonsumsi sudah terlihat. Biasanya teh itu berwarna lebih gelap, keruh, dan ada busa. “Ini berarti mikroorganisme seperti bakteri sudah berkoloni.”

Melipatgandakan Khasiat Teh
Cukup tambahkan perasan air jeruk ke dalam teh maka kandungan antioksidan pelawan penyakit dalam teh akan naik dua kali lipat.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food itu, para ilmuwan menemukan bahwa dengan menambahkan 2-3 sendok teh jeruk sitrus (lemon, jeruk limau, atau grapefruit) ke dalam secangkir teh hijau bisa meningkatkan stabilitas catechins (jenis antioksidan pencegah kanker, stroke, dan penyakit jantung) dalam jumlah yang cukup untuk dicerna hingga lima kali lipat.

Cathecins terdapat dalam hampir semua jenis teh, tetapi karena komponen ini tidak stabil dalam lingkungan yang non-asam, seperti dalam pencernaan, biasanya yang bisa diserap tubuh kurang dari 20 persen.

Berminat untuk mencobanya? Masukkan satu kantong teh celup ke dalam secangkir air mendidih selama 3-5 menit sebelum ditambahkan perasan air jeruk untuk memastikan naiknya kadar antioksidan.

Source : berbagai sumber

>Dahsyatnya Khasiat Minum Teh

>

Teh ditemukan 5.000 tahun lalu, saat seorang kaisar Cina sedang menikmati secangkir air putih hangat di tamannya. Betapa terkejutnya dia saat menemukan air yang hendak diminum kemasukan daun teh yang diterbangkan angin. Air itu menjadi terasa lebih nikmat dan menyegarkan.

Kaisar tersebut lalu menyuruh peneliti kerajaan untuk meneliti khasiat teh. Sejak itu, teh dikenal dunia sebagai minuman yang tidak hanya menyegarkan, tapi juga punya manfaat kesehatan.

Dan rupanya teh Indonesia berkhasiat lebih tinggi. “Karena kondisi cuaca dan alam Indonesia menjadikan teh yang ditanam di Indonesia mengandung polyphenol 30 persen lebih tinggi dibanding teh produksi lain,” kata Alex Rumondor, GM Marketing Activation dan Public Relations PT Sinar Sosro, saat peresmian establishment teh dalam kemasan di Jakarta baru-baru ini.

Berdasarkan proses pembuatannya, teh dapat digolong­kan menjadi tiga jenis: teh hijau, teh oolong, dan teh hitam.

  1. Teh hijau adalah teh yang sama se­kali tidak melalui proses fermentasi. Setelah daunnya dipetik, ada 4 tahap­an yang dilewati, yaitu pelayuan, pen­dinginan, penggulangan daun, dan pengeringan. Hasilnya berupa gulung­an daun berbentuk bola-bola hijau ke­abu-abuan. Setelah diproses secara keseluruhan, enzim di dalam daun­nya tetap tersimpan dan tidak mengoksidasi. Bila diseduh, hasilnya menjadi hijau-kekuningan yang pucat dengan cita rasa yang khas. Teh hijau adalah teh yang paling popular di Cina dan Jepang.
  2. Teh oolong merupakan teh semi-fermentasi. Teh jenis ini a­dalah teh nomor satu di Taiwan. Setelah daunnya dipetik, dibiar­kan layu selama beberapa jam untuk menghilangkan kelembab­annya. Daunnya kemudian digiling dengan mesin untuk menge­luarkan airnya, diikuti proses fermentasi yang pendek sebelum dipanggang di oven. Setelah diproses, warna daunnya berubah menjadi seperti tembaga dan cita rasanya ringan, antara teh hijau dan teh hitam.
  3. Teh hitam adalah teh yang difermentasi. Teh jenis ini paling banyak diproduksi di India (jenis teh ini juga yang digemari di In­donesia). Daunnya dilayukan dan digulung seperti teh oolong. Tapi proses fermentasinya jauh lebih lama, sehingga enzimnya terbuang, dan menghasilkan minyak yang melapisi bagian luar daun. Lalu, daunnya dikeringkan. Kadang-kadang teh ini diberi lapisan gula, bahkan kadang ditambah warna, aroma dan cita rasa lain.

Manfaat Teh Bagi Kesehatan
Masyarakat pada umumnya belum banyak yang tahu fungsi teh itu apa aja bagi kesehatan tubuh kita, khasiat teh yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum adalah, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi. Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.

Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.

Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition melaporkan, teh bisa lebih meredam rasa haus dan memberi manfaat lain dibanding air putih. “Minum teh sebenarnya lebih baik dibanding minum air putih,” kata Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dan penulis utama studi tersebut, kepada BBC.

Air pada dasarnya adalah menggantikan cairan. Teh menggantikan cairan dan mengandung antioksidan, sehingga punya dua hal yang terjadi untuk itu,” kata Ruxton. Antioksidan–khususnya flavonoid–dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel karena aktivitas sehari-hari. Karena itu, peneliti percaya senyawa tersebut dapat membantu menangkal serangan jantung dan beberapa jenis kanker.

Mereka menemukan bukti bahwa minum 3-4 cangkir teh sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung. Beberapa studi menyatakan bahwa peminum teh terlindung dari kanker, meskipun efek ini kurang jelas. Manfaat kesehatan lain termasuk perlindungan terhadap plak gigi dan kerusakan gigi, serta menguatkan tulang.

British Nutrition Foundation merekomendasikan minum teh 1,5-2 liter sehari. Dan penelitian menunjukkan bahwa minum teh 1-6 cangkir sehari, termasuk teh hitam, dapat meningkatkan asupan antioksidan. Namun ada beberapa bukti bahwa teh dapat mencegah penyerapan zat besi dari makanan sehingga mereka yang berisiko anemia harus menghindari minum teh setelah makan.

Ada beberapa unsur penting di dalam teh, yaitu kafein, teofilin, teobromin, tanin, dan sejumlah vitamin B kompleks. Kafein merangsang pusat sistem saraf dan pernafasan, proses metabolisme, serta memberikan efek hangat pada tubuh. Meskipun begitu, karena jumlah kafein dalam teh hanya sepertiga dari jumlah dalam kopi, diperlukan waktu beberapa menit untuk merasakan efek kafeinnya.

Teofilin dan teobromin mempu­nyai efek yang sama seperti kafein, tapi lebih ringan. Kedua unsur ini membantu menenangkan otot. Se­mentara itu, tanin memberikan cita rasa. Teh sendiri tidak mengandung kalori. Tapi, tentu saja, bila ditambah­kan gula dan susu, setiap cangkirnya menjadi mengandung 40-50 kalori.

Polyphenol adalah zat yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta bisa menurunkan risiko penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker.

Jika ingin mendapatkan manfaat teh, menurut Rina Purwadi, pakar aromaterapi yang juga pencinta teh, yang harus diminum adalah teh dengan unsur daun teh terbesar. “Jadi bukan herbal tea, yang biasanya unsur tehnya lebih sedikit dengan banyak campuran bahan lain, seperti chamomile, atau herbal tea lainnya,” kata dia.

Yang dimaksud Rina dengan teh asli adalah tiga jenis teh yang sebenarnya sudah dikenal masyarakat, yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Ketiga jenis teh ini, menurut dia, punya kadar antioksidan yang cukup tinggi untuk menahan radikal bebas dalam tubuh. “Juga baik untuk menurunkan kolesterol,” Rina menambahkan.

Bukan hanya seduhan teh yang baik untuk kebugaran. Secara tradisional, teh juga bermanfaat menjaga kesegaran kulit wajah, setelah diangin-anginkan semalaman. “Bahkan teh dalam kemasan kantong juga bisa dimanfaatkan untuk menyegarkan mata sebagai alat pengompres,” kata Rina.

Teh juga sangat berkhasiat menjaga alat pencernaan. “Tapi hati-hati, karena kita tahu bahwa, kalau terkena diare, pertolongan pertamanya adalah minum teh hangat yang kental, maka sebaliknya jangan minum teh terlalu kental untuk mencegah sembelit,” kata Rina.

Namun, untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, harus diketahui cara menyajikan teh yang benar. Teh harus diseduh sekitar tiga menit dengan kekentalan yang disesuaikan dengan selera. “Tapi ada baiknya minum teh juga harus dinikmati perlahan-lahan. Hirup aroma kesegarannya saat masih hangat,” kata Rina. “Kalau perlu, sajikan tiga kali sehari dengan cangkir yang cantik untuk menambah kenikmatan minumnya.”

Selain itu, perhatikan apakah teh tersebut masih layak minum atau sudah kedaluwarsa. “Untuk mengetahui apakah teh itu sudah tidak layak minum adalah rasa dan aromanya sudah berubah, lebih asam, dan pahit,” kata Alex.
Sebenarnya, sebelum dicicipi pun, teh yang tak layak dikonsumsi sudah terlihat. Biasanya teh itu berwarna lebih gelap, keruh, dan ada busa. “Ini berarti mikroorganisme seperti bakteri sudah berkoloni.”

Melipatgandakan Khasiat Teh
Cukup tambahkan perasan air jeruk ke dalam teh maka kandungan antioksidan pelawan penyakit dalam teh akan naik dua kali lipat.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Nutrition and Food itu, para ilmuwan menemukan bahwa dengan menambahkan 2-3 sendok teh jeruk sitrus (lemon, jeruk limau, atau grapefruit) ke dalam secangkir teh hijau bisa meningkatkan stabilitas catechins (jenis antioksidan pencegah kanker, stroke, dan penyakit jantung) dalam jumlah yang cukup untuk dicerna hingga lima kali lipat.

Cathecins terdapat dalam hampir semua jenis teh, tetapi karena komponen ini tidak stabil dalam lingkungan yang non-asam, seperti dalam pencernaan, biasanya yang bisa diserap tubuh kurang dari 20 persen.

Berminat untuk mencobanya? Masukkan satu kantong teh celup ke dalam secangkir air mendidih selama 3-5 menit sebelum ditambahkan perasan air jeruk untuk memastikan naiknya kadar antioksidan.

Source : berbagai sumber