Pengembangan Diri Dengan Kai Zen dan Han sei

Dari sekian banyak pengertian mengenai pengembangan diri, saya ingin menyimpulkan bahwa pengembangan diri dimulai dari pengetahuan tentang:

  1. Siapa diri kita
  2. Apa yang kita mau dan tujuan kita
  3. Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu

Tiga hal ini menjadi peta dasar untuk pengembangan diri kita. Untuk mencapai apa yang kita mau kita harus tahu siapa diri kita dan apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu. Dari sana kita bisa menyiapkan diri dengan belajar, berusaha, dan bekerja.

Pengembangan diri merupakan topik yang luas karena didalamnya ada manajemen waktu, personal goal setting, creative thinking, self healing, motivation, problem solving dan masih banyak lagi. Tetapi kita selalu kembali ke 3 hal diatas karena pengembangan diri merupakan proses yang harus terjadi di dalam DIRI SENDIRI, bukan orang lain. Artinya kita menciptakan kondisi baru di luar dengan melakukan perubahan di dalam diri sendiri.

Pengembangan diri dalam hidup itu harus senantiasa berjalan, berkembang, dan berubah. Karena itu pengembangan diri harus anda lakukan setiap saat setiap hari.

Karena sekali anda diam dan tidak melakukan apa – apa untuk hidup anda maka anda akan semakin jauh tertinggal oleh roda perubahan. Ingat hidup itu harus senantiasa berubah. Bukankah segala sesuatu itu pasti berubah? Alam semesta yang kita lihat inipun sejatinya senantiasa bergerak dan berubah. Lalu kenapa kita tidak bisa dan mau berubah?

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan agar hidup kita bisa berubah. Dan salah satu yang termudah adalah belajar. Yah, belajar. Belajar untuk melakukan pengembangan diri. Belajar untuk selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan ini tidak ada jalan pintas atau cara instant.

Pengembangan diri itu adalah proses seumur hidup. Maka hanya ada dua pilihan dalam hidup ini, menjadi pecundang yang hanya menghabiskan waktu dengan sia – sia dan hampa makna, atau menjadi pembelajar yang memiliki mentalitas pemenang yang selalu berusaha untuk belajar dan berubah lebih baik dari hari ke hari. Yang kedua selalu proaktif dan berinisiatif untuk mengambil tindakan (TAKE ACTION) setiap hari dari hal – hal yang kecil dan remeh namun dilakukan secara kontinu dan konsisten.

1. KAIZEN
Kaizen adalah filosofi utama bangsa Jepan yang artinya perubahan dan perbaikan terus – menerus kearah kesempurnaan. Filosofi inilah yang menjadi soko guru kebangkitan dan kesuksesan bangsa Jepang hingga kini yang menghantarkannya menjadi bangsa besar dan salah satu negara yang termaju di dunia.

Hal inipun berlaku dalam hal pengembangan diri. Mau sukses? Jadikan filosofi Kaizen menjadi nafas hidup anda.

2. HANSEI
Anda tahu Toyota? Siapa sih yang tidak kenal perusahaan otomotif yang menjadi market leader di Indonesia sekaligus sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia ini. Ternyata, salah satu rahasia kesuksesan mereka adalah bahwa filosofi hanzei telah menjadi darah daging dan nafas hidup perusahaan ini. Hansei berarti koreksi yang terus menerus tiada henti.

Tidak heran jika kemudian hampir setiap bulan bahkan setiap minggu selalu saja ada model keluaran terbaru dan sangat inovatif dari Toyota.

Belajar dari Toyota, andapun harus selalu melakukan koreksi dan introspeksi diri setiap hari. Inilah 2 rahasia pengembangan diri yang harus anda tahu, terapkan dan jadikan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

>Meditasi Gerak Pribadi ; Tarian Gerak Hidup Gerak Rasa Sejati 2

>

 “Allah menciptakan tiap-tiap sesuatu lalu ditetapkan padanya hukum-hukumnya.”
[QS. Al-Furqan ayat 2]

Keberuntungan dan malapetaka tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi datang karena diundang oleh manusia. Pernyataan tersebut mengekspresikan hukum respons terhadap energi universal (alam semesta) sebagaimana dialami oleh nenek moyang kita yang berkembang batinnya. Para guru di masa silam mengajarkan kepada muridnya hukum respons atas energi universal sebagai dasar semua praktik spiritual. Hukum ini mengungkapkan bahwa kalau seseorang harmonis dengan hukum universal manifestasi dari energi fisik, emosi dan mentalnya juga akan harmonis. Jika seseorang melanggar hukum alam, hidupnya akan kacau dan tidak harmonis. Itulah hukum alam yang sudah menjadi kehendak Allah atau Sunnatullah.

Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu. (Q.S. 48 : 23)”

Dalam prinsipnya Tai-Chi mengungkapkan bahwa tubuh manusia adalah miniatur dari alam semesta, sistem gerakan yang lembut dalam Tai-Chi bertujuan mengarahkan energi individual ke dalam jaringan energi sesuai dengan hukum alam. Ungkapan selanjutnya, kalau tubuh harmonis dengan alam, maka kesehatan fisik akan terjaga pikiran jernih sehingga menjadi tenang dan kuat. Prinsip pertama Tai-Chi menyebutkan bahwa ke-Esa-an adalah akar dari segala gerakan. Dari perspektif kosmologis, ke-Esa-an adalah manifestasi di alam semesta. Dari ke-Esa-an inilah tercipta satu yang bisa dibagi “Yin” dan “Yang” (keseimbangan). Yin dan Yang ini menghasilkan berbagai manifestasi pula. Hal ini dapat diilustrasikan dengan kerjasama dua kaki ketika berjalan. Kedua kaki dapat bergerak dengan harmonis, berselang-seling yang keduanya diatur oleh otak manusia berjalan satu atau esa. Prinsip ini kemudian diterapkan di Tai-Chi yang mengutamakan gerakan lembut dan tenang.

Meditasi yang sering kita dengar mempunyai pengertian yaitu: sikap menenangkan pikiran dengan cara-cara tertentu di mana pikiran kita sampai menemukan sensasi-sensasi sehingga menimbulkan rasa damai dalam hati untuk mencapai ketenangan jiwa (ruhani).

Meditasi ada dua macam, yaitu meditasi duduk dan meditasi gerak (Tai-Chi). Meditasi gerak pribadi layaknya meditasi klasik lainnya bertumpu pada gerakan badan berikut kedua lengan kaki dan tangan yang bergerak mengikuti energi yang dominan kita miliki saat ini. Kalau meditasi klasik posisi badan duduk bersila di lantai atau duduk di kursi tanpa punggung menyandar maka meditasi gerak pribadi adalah meditasi gerak yang bertujuan mengeksplorasi energi. Gerak Pribadi akan menampilkan gerakan-gerakan otomatis yang awalnya muncul sebagai rasa.

Tekhnik ini sebenarnya dalam khasanah ilmu hikmah disebut tekhnik Silat Gerak Karomah. Yang dulu sering saya latih ketika masih muda. Biasanya saya tidak mengetahui gerakan apa yang muncul saat meditasi gerak pribadi. Setelah berulang kali berlatih dan membiasakan diri mengenal gerak pribadi maka akan ada gerakan dominan dari dorongan energi yang muncul mengikuti gerakan tangan dan kaki. Dari sinilah saya mulai melakukan eksplorasi energi melalui gerakan lengan dan kaki. Setiap kali berlatih maka pola gerakan dari awal berubah-ubah. Namun seiring berjalannya waktu pola gerakan sama yang menandakan bahwa itulah gerakan dominan diri saya saat ini. Dengan kata lain itulah energi pribadi yang menyertai saya saat meditasi gerak pribadi.

Boleh dikatakan bahwa meditasi gerak pribadi layaknya kita melakukan gerakan silat, senam atau olahraga bela diri lainnya. Bagaimana melakukan meditasi gerak pribadi itu? Baik saja jawab bahwa posisi badan berdiri tegak lurus dengan kedua kaki agak renggang sedikit. Pandangan mata lurus kedepan lalu mata ditutup. Arahkan kedua tangan kedepan lurus setinggi dada kedua telapak tangan saling bertemu. Kondisi tetap rilek, senyum dan pasrah sambil mengucap affirmasi, Ya…Tuhan , aku mohon diberikan gerak pribadi saya saat ini . Dalam pasrah kita rasakan ada dorongan kuat sebagai langkah awal energi bergerak mengikuti gerakan kedua kaki dan tangan. Terus kita ikuti keinginan yang muncul tadi dan jangan ditahan biarkan terus bergerak.

Dalam gerakan yang lamban misalnya ingin dipercepat maka ucapkan affirmasi agar gerak energi dipercepat 3 kali lipat. Tidak usah terkejut kalau gerakan badan dan kaki tiba-tiba bergerak cepat. Tetap ikuti gerakan ini dan bila ingin berhenti cukup ucapkan affirmasi “berhenti”. Setiap affirmasi diucapkan gerak pribadi tetap sama yang menandakan bahwa gerak pribadi tidak dipengaruhi umur. Hanya saja ketika mengucapkan gerak pribadi di saat umur 20 tahun, maka energi gerak pribadi akan semakin kuat. Dengan kata lain semakin muda usia kita semakin kuat dan bertenaga energi yang keluar. Lantas pertanyaan yang menjadi teka-teki kita semua adalah saat affirmasi diucapkan… mohon diperlihatkan gerak pribadi kita di usia 1 tahun?

Jadi meditasi gerak pribadi bisa menggantikan gerakan jenis olahraga tertentu. Misalnya Anda ingin diperlihatkan gerak pribadi jurus silat Tai Chi atau Taekwondo padahal Anda belum pernah belajar ilmu bela diri silat Tai Chi atau Taekwondo, maka gerak pribadi yang keluar melalui gerakan badan Anda adalah jurus ilmu bela diri Taekwondo atau silat Tai Chi. Sebaliknya bila Anda seorang ibu rumah tangga yang lemah gemulai ingin diperlihatkan gerak pribadi tari serimpi maka gerakan tari serimpi lah yang akan keluar lewat gerakan tubuh Anda sekalipun belum pernah belajar tari serimpi. Atau Anda ingin diperlihatkan energi dan gerak pribadi goyang ngebornya Inul? Semua bisa dipraktekkan dalam gerak pribadi masing-masing praktisi Reiki.

Itulah salah satu meditasi gerak pribadi yang saya praktekkan untuk mengendorkan ketegangan otot di saat banyak duduk dalam aktifitas kerja. Meditasi gerak pribadi ini saya rancang untuk mencegah osteoporosis. Jadi kita bisa merancang affirmasi yang bertujuan agar pola getaran energi yang keluar dari kedua telapak tangan kita adalah gerak dan energi penyembuhan penyakit tertentu (misal gerak energi penyembuhan sakit asam urat, darah tinggi, penyembuhan sakit kepala dll). Kuncinya ada di affirmasi yang diucapkan dengan santai, rileks dan pasrah.

Dalam alam semesta semua gerakan berpola memutar. Bumi berputar pada porosnya ketika mengorbit matahari, matahari pun berputar mengorbit pusat galaksi Milky Way. Dan Milky Way berputar pula mengelilingi alam semesta. Hidup ini pun bersiklus. meditasi gerak pribadi merupakan rangkaian gerakan yang memutar dan merefleksikan hukum alam. meditasi gerak pribadi mengungkap prinsip-prinsip kosmis (hukum alam) yaitu gerakan yang membentuk lingkaran energi, interaksi aktif antara Alam Makrokosmos dan Alam mikrokosmos yang terus menerus bergerak dan saling meresonansi membentuk medan energi yang disebut dunia kehidupan Pribadi. Gerakan melingkar atau berputar adalah gerakan yang dinamis dan menghindari titik mati, Titik akhir adalah titik awal untuk gerakan kehidupan selanjutnya.

Meditasi gerak pribadi yang dilakukan tiap hari akan membangkitkan naluri kemanusiaan kita untuk menemukan rumus alam semesta yang pada akhirnya akan membantu kita dalam mencapai keutuhan, kedamaian, ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran, sehingga dengan ini kita dapat menyadari keterbatasn kita sebagai hamba Tuhan yang tidak kekal di dunia ini (apabila mengenal diri maka akan mengenal Tuhannya).

Tarian Gerak Hidup Gerak Rasa Sejati 1 baca Di Sini….

>Meditasi Gerak Pribadi ; Tarian Gerak Hidup Gerak Rasa Sejati 2

>

 “Allah menciptakan tiap-tiap sesuatu lalu ditetapkan padanya hukum-hukumnya.”
[QS. Al-Furqan ayat 2]

Keberuntungan dan malapetaka tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi datang karena diundang oleh manusia. Pernyataan tersebut mengekspresikan hukum respons terhadap energi universal (alam semesta) sebagaimana dialami oleh nenek moyang kita yang berkembang batinnya. Para guru di masa silam mengajarkan kepada muridnya hukum respons atas energi universal sebagai dasar semua praktik spiritual. Hukum ini mengungkapkan bahwa kalau seseorang harmonis dengan hukum universal manifestasi dari energi fisik, emosi dan mentalnya juga akan harmonis. Jika seseorang melanggar hukum alam, hidupnya akan kacau dan tidak harmonis. Itulah hukum alam yang sudah menjadi kehendak Allah atau Sunnatullah.

Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu. (Q.S. 48 : 23)”

Dalam prinsipnya Tai-Chi mengungkapkan bahwa tubuh manusia adalah miniatur dari alam semesta, sistem gerakan yang lembut dalam Tai-Chi bertujuan mengarahkan energi individual ke dalam jaringan energi sesuai dengan hukum alam. Ungkapan selanjutnya, kalau tubuh harmonis dengan alam, maka kesehatan fisik akan terjaga pikiran jernih sehingga menjadi tenang dan kuat. Prinsip pertama Tai-Chi menyebutkan bahwa ke-Esa-an adalah akar dari segala gerakan. Dari perspektif kosmologis, ke-Esa-an adalah manifestasi di alam semesta. Dari ke-Esa-an inilah tercipta satu yang bisa dibagi “Yin” dan “Yang” (keseimbangan). Yin dan Yang ini menghasilkan berbagai manifestasi pula. Hal ini dapat diilustrasikan dengan kerjasama dua kaki ketika berjalan. Kedua kaki dapat bergerak dengan harmonis, berselang-seling yang keduanya diatur oleh otak manusia berjalan satu atau esa. Prinsip ini kemudian diterapkan di Tai-Chi yang mengutamakan gerakan lembut dan tenang.

Meditasi yang sering kita dengar mempunyai pengertian yaitu: sikap menenangkan pikiran dengan cara-cara tertentu di mana pikiran kita sampai menemukan sensasi-sensasi sehingga menimbulkan rasa damai dalam hati untuk mencapai ketenangan jiwa (ruhani).

Meditasi ada dua macam, yaitu meditasi duduk dan meditasi gerak (Tai-Chi). Meditasi gerak pribadi layaknya meditasi klasik lainnya bertumpu pada gerakan badan berikut kedua lengan kaki dan tangan yang bergerak mengikuti energi yang dominan kita miliki saat ini. Kalau meditasi klasik posisi badan duduk bersila di lantai atau duduk di kursi tanpa punggung menyandar maka meditasi gerak pribadi adalah meditasi gerak yang bertujuan mengeksplorasi energi. Gerak Pribadi akan menampilkan gerakan-gerakan otomatis yang awalnya muncul sebagai rasa.

Tekhnik ini sebenarnya dalam khasanah ilmu hikmah disebut tekhnik Silat Gerak Karomah. Yang dulu sering saya latih ketika masih muda. Biasanya saya tidak mengetahui gerakan apa yang muncul saat meditasi gerak pribadi. Setelah berulang kali berlatih dan membiasakan diri mengenal gerak pribadi maka akan ada gerakan dominan dari dorongan energi yang muncul mengikuti gerakan tangan dan kaki. Dari sinilah saya mulai melakukan eksplorasi energi melalui gerakan lengan dan kaki. Setiap kali berlatih maka pola gerakan dari awal berubah-ubah. Namun seiring berjalannya waktu pola gerakan sama yang menandakan bahwa itulah gerakan dominan diri saya saat ini. Dengan kata lain itulah energi pribadi yang menyertai saya saat meditasi gerak pribadi.

Boleh dikatakan bahwa meditasi gerak pribadi layaknya kita melakukan gerakan silat, senam atau olahraga bela diri lainnya. Bagaimana melakukan meditasi gerak pribadi itu? Baik saja jawab bahwa posisi badan berdiri tegak lurus dengan kedua kaki agak renggang sedikit. Pandangan mata lurus kedepan lalu mata ditutup. Arahkan kedua tangan kedepan lurus setinggi dada kedua telapak tangan saling bertemu. Kondisi tetap rilek, senyum dan pasrah sambil mengucap affirmasi, Ya…Tuhan , aku mohon diberikan gerak pribadi saya saat ini . Dalam pasrah kita rasakan ada dorongan kuat sebagai langkah awal energi bergerak mengikuti gerakan kedua kaki dan tangan. Terus kita ikuti keinginan yang muncul tadi dan jangan ditahan biarkan terus bergerak.

Dalam gerakan yang lamban misalnya ingin dipercepat maka ucapkan affirmasi agar gerak energi dipercepat 3 kali lipat. Tidak usah terkejut kalau gerakan badan dan kaki tiba-tiba bergerak cepat. Tetap ikuti gerakan ini dan bila ingin berhenti cukup ucapkan affirmasi “berhenti”. Setiap affirmasi diucapkan gerak pribadi tetap sama yang menandakan bahwa gerak pribadi tidak dipengaruhi umur. Hanya saja ketika mengucapkan gerak pribadi di saat umur 20 tahun, maka energi gerak pribadi akan semakin kuat. Dengan kata lain semakin muda usia kita semakin kuat dan bertenaga energi yang keluar. Lantas pertanyaan yang menjadi teka-teki kita semua adalah saat affirmasi diucapkan… mohon diperlihatkan gerak pribadi kita di usia 1 tahun?

Jadi meditasi gerak pribadi bisa menggantikan gerakan jenis olahraga tertentu. Misalnya Anda ingin diperlihatkan gerak pribadi jurus silat Tai Chi atau Taekwondo padahal Anda belum pernah belajar ilmu bela diri silat Tai Chi atau Taekwondo, maka gerak pribadi yang keluar melalui gerakan badan Anda adalah jurus ilmu bela diri Taekwondo atau silat Tai Chi. Sebaliknya bila Anda seorang ibu rumah tangga yang lemah gemulai ingin diperlihatkan gerak pribadi tari serimpi maka gerakan tari serimpi lah yang akan keluar lewat gerakan tubuh Anda sekalipun belum pernah belajar tari serimpi. Atau Anda ingin diperlihatkan energi dan gerak pribadi goyang ngebornya Inul? Semua bisa dipraktekkan dalam gerak pribadi masing-masing praktisi Reiki.

Itulah salah satu meditasi gerak pribadi yang saya praktekkan untuk mengendorkan ketegangan otot di saat banyak duduk dalam aktifitas kerja. Meditasi gerak pribadi ini saya rancang untuk mencegah osteoporosis. Jadi kita bisa merancang affirmasi yang bertujuan agar pola getaran energi yang keluar dari kedua telapak tangan kita adalah gerak dan energi penyembuhan penyakit tertentu (misal gerak energi penyembuhan sakit asam urat, darah tinggi, penyembuhan sakit kepala dll). Kuncinya ada di affirmasi yang diucapkan dengan santai, rileks dan pasrah.

Dalam alam semesta semua gerakan berpola memutar. Bumi berputar pada porosnya ketika mengorbit matahari, matahari pun berputar mengorbit pusat galaksi Milky Way. Dan Milky Way berputar pula mengelilingi alam semesta. Hidup ini pun bersiklus. meditasi gerak pribadi merupakan rangkaian gerakan yang memutar dan merefleksikan hukum alam. meditasi gerak pribadi mengungkap prinsip-prinsip kosmis (hukum alam) yaitu gerakan yang membentuk lingkaran energi, interaksi aktif antara Alam Makrokosmos dan Alam mikrokosmos yang terus menerus bergerak dan saling meresonansi membentuk medan energi yang disebut dunia kehidupan Pribadi. Gerakan melingkar atau berputar adalah gerakan yang dinamis dan menghindari titik mati, Titik akhir adalah titik awal untuk gerakan kehidupan selanjutnya.

Meditasi gerak pribadi yang dilakukan tiap hari akan membangkitkan naluri kemanusiaan kita untuk menemukan rumus alam semesta yang pada akhirnya akan membantu kita dalam mencapai keutuhan, kedamaian, ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran, sehingga dengan ini kita dapat menyadari keterbatasn kita sebagai hamba Tuhan yang tidak kekal di dunia ini (apabila mengenal diri maka akan mengenal Tuhannya).

Tarian Gerak Hidup Gerak Rasa Sejati 1 baca Di Sini….

Memasuki Zona Quantum Diri

Assalamu ‘alaikum…
Sukses Power = Dzikir + Fikir = Heartware + Brainware.
Anda tahu Rudal Nuklir. Hardwarenya adalah Bom nuke-nya dan softwarenya adalah Chip Komputer..?
Nah, Energi Bom Nuklir yg ada di dalam diri kita adalah Power dari Hati Nurani. Sedangkan Remote Control/alat pengendalinya adalah otak/pikiran anda. Jadi bila kita hanya memperbesar power Nuklirnya saja, tanpa pernah mahir menggunakan alat pengendalinya, maka bisa di ibaratkan memberikan pisau pada anak kecil, yang akibatnya bisa membahayakan jiwanya sendiri nantinya..

Oleh karena itulah, bila dalam NAQS DNA level 1, katub Zona Quantum Energi Qolbu anda telah di aktivasi. Dan anda sudah mulai diperkenalkan kemampuan-kemampuan dasar yang diperlukan untuk mengakses Zona Quantum Qolbu anda. Maka di level 2, kami akan lebih banyak mengupas dan memberikan pemahaman kepada anda tentang mekanisme kinerja Brain Power (Kekuatan Pikiran). Yang menjadikan anda seorang yang ahli dalam mengendalikan kekuatan & potensi yang ada di dalam diri anda secara utuh, hingga  tercapailah keseimbangan antara Hati & Otak kita menuju Zona Quantum Diri secara holistik.

Dzikir dalam Fikir

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. 3 Ali Imram : 190-191).

Program Apa yang Mengendalikan Perilaku Seseorang?
[tranceformasi.blogspot.com] Perumpamaan yang paling memadai untuk pikiran anda adalah komputer. Dan kurang lebih memang demikian: Pikiran anda seperti komputer. Ia bekerja karena ada program-program yang anda instalkan ke dalamnya. Ada sekian banyak program dan masing-masing bekerja independen dengan perintah-perintah tersendiri.

Dan, sebagaimana semua program komputer, pikiran anda mengandung banyak perintah yang memiliki fungsi spesifik untuk menjalankan perilaku tertentu. Ketika sebuah perintah dijalankan, ia akan menjalankan fungsi tersendiri yang terpisah dan otonom dari program-program lain. Dengan kata lain, pikiran anda menjalankan disosiasi.

Kemampuan untuk melakukan disosiasi (pemisahan) itulah yang memungkinkan anda mengerjakan beberapa hal sekaligus. Anda bisa mengepel lantai dan sekaligus mendengarkan radio. Anda bisa menyeterika dan pada saat yang sama menikmati tayangan televisi. Anda bisa menyopir mobil sambil merencanakan apa yang akan anda lakukan besok pagi. Karena program-program itu bekerja terpisah dan otonom satu sama lain, anda tidak harus berpikir keras tentang apa yang harus anda lakukan saat mengepel lantai. Anda bisa melakukannya secara otomatis sembari menjalankan program lain.

Komputer bisa tersendat atau hang ketika anda menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Begitupun pikiran bisa menjadi hang ketika orang menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Kita punya istilah “terlalu banyak pikiran” untuk orang-orang yang kehilangan fokus atau tampak linglung.

Karena itu, agar otak selalu bekerja sempurna, anda perlu menjalankan program yang tepat untuk menghadapi situasi apa pun dalam kehidupan anda. Persoalannya, apa yang disebut program yang tepat?

Setiap orang menginstalkan program-program ke dalam pikirannya sepanjang perjalanan hidup. Ketika anda menghadapi situasi keseharian, anda memberlakukan perintah tertentu dalam pikiran anda yang memungkinkan anda menghadapi situasi keseharian anda dengan tindakan yang memadai. Banyak program telah terinstal ke dalam pikiran anda dan dengan itu semua anda menjalani kehidupan anda.

Program-program ini masih akan terus bertambah, sebab setiap kali menghadapi situasi baru, pikiran anda akan menciptakan prosedur baru pada saat itu juga untuk memudahkan anda berhadapan dengan situasi tersebut. Prosedur baru ini mungkin anda ciptakan dengan mengkopi elemen-elemen dari prosedur lama, atau itu sama sekali baru. Program baru ini bisa tepat bisa melenceng.

Ambil contoh bagaimana seorang anak mengembangkan keengganan terhadap pelajaran matematika. Di kelas satu sampai empat SD, ia mungkin baik-baik saja. Program-programnya berjalan beres. Mulai kelas lima dan seterusnya ia menjalankan program untuk membenci matematika. Usut punya usut, rupanya ada sebuah kejadian tidak menyenangkan yang ia alami dengan guru matematikanya di kelas lima. Sejak itu ia mengembangkan perasaan tidak suka kepada guru tersebut, dan ia merasa tidak nyaman oleh kehadiran si guru. Akibatnya, nilai matematikanya memburuk dan selanjutnya ia mengembangkan kebencian terhadap pelajaran matematika, tidak peduli siapa pun guru yang mengajarkannya.

Begitulah, sebuah program baru terinstal karena situasi tertentu, dan program tersebut pelan-pelan menyingkirkan program lama. Si anak, yang sebelumnya tidak memiliki masalah dengan pelajaran matematika, setelah menginstal program baru tersebut menjadi anak yang membenci matematika. Dan dengan itu, ia semakin mengembangkan kesulitan untuk berurusan dengan matematika.

Dengan analogi itu, kita bisa mengatakan bahwa memasuki Zona Quantum Diri adalah sebuah upaya untuk membereskan program-program bervirus dalam pikiran seseorang. Mungkin bahkan menyingkirkan program yang merusak sehingga program-program lain yang lebih produktif bisa dijalankan secara optimum.

>Pengembangan Diri Dengan Kai Zen dan Han sei

>

Dari sekian banyak pengertian mengenai pengembangan diri, saya ingin menyimpulkan bahwa pengembangan diri dimulai dari pengetahuan tentang:

  1. Siapa diri kita
  2. Apa yang kita mau dan tujuan kita
  3. Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu

Tiga hal ini menjadi peta dasar untuk pengembangan diri kita. Untuk mencapai apa yang kita mau kita harus tahu siapa diri kita dan apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu. Dari sana kita bisa menyiapkan diri dengan belajar, berusaha, dan bekerja.

Pengembangan diri merupakan topik yang luas karena didalamnya ada manajemen waktu, personal goal setting, creative thinking, self healing, motivation, problem solving dan masih banyak lagi. Tetapi kita selalu kembali ke 3 hal diatas karena pengembangan diri merupakan proses yang harus terjadi di dalam DIRI SENDIRI, bukan orang lain. Artinya kita menciptakan kondisi baru di luar dengan melakukan perubahan di dalam diri sendiri.

Pengembangan diri dalam hidup itu harus senantiasa berjalan, berkembang, dan berubah. Karena itu pengembangan diri harus anda lakukan setiap saat setiap hari.

Karena sekali anda diam dan tidak melakukan apa – apa untuk hidup anda maka anda akan semakin jauh tertinggal oleh roda perubahan. Ingat hidup itu harus senantiasa berubah. Bukankah segala sesuatu itu pasti berubah? Alam semesta yang kita lihat inipun sejatinya senantiasa bergerak dan berubah. Lalu kenapa kita tidak bisa dan mau berubah?

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan agar hidup kita bisa berubah. Dan salah satu yang termudah adalah belajar. Yah, belajar. Belajar untuk melakukan pengembangan diri. Belajar untuk selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan ini tidak ada jalan pintas atau cara instant.

Pengembangan diri itu adalah proses seumur hidup. Maka hanya ada dua pilihan dalam hidup ini, menjadi pecundang yang hanya menghabiskan waktu dengan sia – sia dan hampa makna, atau menjadi pembelajar yang memiliki mentalitas pemenang yang selalu berusaha untuk belajar dan berubah lebih baik dari hari ke hari. Yang kedua selalu proaktif dan berinisiatif untuk mengambil tindakan (TAKE ACTION) setiap hari dari hal – hal yang kecil dan remeh namun dilakukan secara kontinu dan konsisten.

1. KAIZEN
Kaizen adalah filosofi utama bangsa Jepan yang artinya perubahan dan perbaikan terus – menerus kearah kesempurnaan. Filosofi inilah yang menjadi soko guru kebangkitan dan kesuksesan bangsa Jepang hingga kini yang menghantarkannya menjadi bangsa besar dan salah satu negara yang termaju di dunia.

Hal inipun berlaku dalam hal pengembangan diri. Mau sukses? Jadikan filosofi Kaizen menjadi nafas hidup anda.

2. HANSEI
Anda tahu Toyota? Siapa sih yang tidak kenal perusahaan otomotif yang menjadi market leader di Indonesia sekaligus sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia ini. Ternyata, salah satu rahasia kesuksesan mereka adalah bahwa filosofi hanzei telah menjadi darah daging dan nafas hidup perusahaan ini. Hansei berarti koreksi yang terus menerus tiada henti.

Tidak heran jika kemudian hampir setiap bulan bahkan setiap minggu selalu saja ada model keluaran terbaru dan sangat inovatif dari Toyota.

Belajar dari Toyota, andapun harus selalu melakukan koreksi dan introspeksi diri setiap hari. Inilah 2 rahasia pengembangan diri yang harus anda tahu, terapkan dan jadikan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

>Pengembangan Diri Dengan Kai Zen dan Han sei

>

Dari sekian banyak pengertian mengenai pengembangan diri, saya ingin menyimpulkan bahwa pengembangan diri dimulai dari pengetahuan tentang:

  1. Siapa diri kita
  2. Apa yang kita mau dan tujuan kita
  3. Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu

Tiga hal ini menjadi peta dasar untuk pengembangan diri kita. Untuk mencapai apa yang kita mau kita harus tahu siapa diri kita dan apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu. Dari sana kita bisa menyiapkan diri dengan belajar, berusaha, dan bekerja.

Pengembangan diri merupakan topik yang luas karena didalamnya ada manajemen waktu, personal goal setting, creative thinking, self healing, motivation, problem solving dan masih banyak lagi. Tetapi kita selalu kembali ke 3 hal diatas karena pengembangan diri merupakan proses yang harus terjadi di dalam DIRI SENDIRI, bukan orang lain. Artinya kita menciptakan kondisi baru di luar dengan melakukan perubahan di dalam diri sendiri.

Pengembangan diri dalam hidup itu harus senantiasa berjalan, berkembang, dan berubah. Karena itu pengembangan diri harus anda lakukan setiap saat setiap hari.

Karena sekali anda diam dan tidak melakukan apa – apa untuk hidup anda maka anda akan semakin jauh tertinggal oleh roda perubahan. Ingat hidup itu harus senantiasa berubah. Bukankah segala sesuatu itu pasti berubah? Alam semesta yang kita lihat inipun sejatinya senantiasa bergerak dan berubah. Lalu kenapa kita tidak bisa dan mau berubah?

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan agar hidup kita bisa berubah. Dan salah satu yang termudah adalah belajar. Yah, belajar. Belajar untuk melakukan pengembangan diri. Belajar untuk selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dan ini tidak ada jalan pintas atau cara instant.

Pengembangan diri itu adalah proses seumur hidup. Maka hanya ada dua pilihan dalam hidup ini, menjadi pecundang yang hanya menghabiskan waktu dengan sia – sia dan hampa makna, atau menjadi pembelajar yang memiliki mentalitas pemenang yang selalu berusaha untuk belajar dan berubah lebih baik dari hari ke hari. Yang kedua selalu proaktif dan berinisiatif untuk mengambil tindakan (TAKE ACTION) setiap hari dari hal – hal yang kecil dan remeh namun dilakukan secara kontinu dan konsisten.

1. KAIZEN
Kaizen adalah filosofi utama bangsa Jepan yang artinya perubahan dan perbaikan terus – menerus kearah kesempurnaan. Filosofi inilah yang menjadi soko guru kebangkitan dan kesuksesan bangsa Jepang hingga kini yang menghantarkannya menjadi bangsa besar dan salah satu negara yang termaju di dunia.

Hal inipun berlaku dalam hal pengembangan diri. Mau sukses? Jadikan filosofi Kaizen menjadi nafas hidup anda.

2. HANSEI
Anda tahu Toyota? Siapa sih yang tidak kenal perusahaan otomotif yang menjadi market leader di Indonesia sekaligus sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia ini. Ternyata, salah satu rahasia kesuksesan mereka adalah bahwa filosofi hanzei telah menjadi darah daging dan nafas hidup perusahaan ini. Hansei berarti koreksi yang terus menerus tiada henti.

Tidak heran jika kemudian hampir setiap bulan bahkan setiap minggu selalu saja ada model keluaran terbaru dan sangat inovatif dari Toyota.

Belajar dari Toyota, andapun harus selalu melakukan koreksi dan introspeksi diri setiap hari. Inilah 2 rahasia pengembangan diri yang harus anda tahu, terapkan dan jadikan sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

>Memasuki Zona Quantum Diri

>

Assalamu ‘alaikum…
Sukses Power = Dzikir + Fikir = Heartware + Brainware.
Anda tahu Rudal Nuklir. Hardwarenya adalah Bom nuke-nya dan softwarenya adalah Chip Komputer..?
Nah, Energi Bom Nuklir yg ada di dalam diri kita adalah Power dari Hati Nurani. Sedangkan Remote Control/alat pengendalinya adalah otak/pikiran anda. Jadi bila kita hanya memperbesar power Nuklirnya saja, tanpa pernah mahir menggunakan alat pengendalinya, maka bisa di ibaratkan memberikan pisau pada anak kecil, yang akibatnya bisa membahayakan jiwanya sendiri nantinya..

Oleh karena itulah, bila dalam NAQS DNA level 1, katub Zona Quantum Energi Qolbu anda telah di aktivasi. Dan anda sudah mulai diperkenalkan kemampuan-kemampuan dasar yang diperlukan untuk mengakses Zona Quantum Qolbu anda. Maka di level 2, kami akan lebih banyak mengupas dan memberikan pemahaman kepada anda tentang mekanisme kinerja Brain Power (Kekuatan Pikiran). Yang menjadikan anda seorang yang ahli dalam mengendalikan kekuatan & potensi yang ada di dalam diri anda secara utuh, hingga  tercapailah keseimbangan antara Hati & Otak kita menuju Zona Quantum Diri secara holistik.

Dzikir dalam Fikir

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. 3 Ali Imram : 190-191).

Program Apa yang Mengendalikan Perilaku Seseorang?
[tranceformasi.blogspot.com] Perumpamaan yang paling memadai untuk pikiran anda adalah komputer. Dan kurang lebih memang demikian: Pikiran anda seperti komputer. Ia bekerja karena ada program-program yang anda instalkan ke dalamnya. Ada sekian banyak program dan masing-masing bekerja independen dengan perintah-perintah tersendiri.

Dan, sebagaimana semua program komputer, pikiran anda mengandung banyak perintah yang memiliki fungsi spesifik untuk menjalankan perilaku tertentu. Ketika sebuah perintah dijalankan, ia akan menjalankan fungsi tersendiri yang terpisah dan otonom dari program-program lain. Dengan kata lain, pikiran anda menjalankan disosiasi.

Kemampuan untuk melakukan disosiasi (pemisahan) itulah yang memungkinkan anda mengerjakan beberapa hal sekaligus. Anda bisa mengepel lantai dan sekaligus mendengarkan radio. Anda bisa menyeterika dan pada saat yang sama menikmati tayangan televisi. Anda bisa menyopir mobil sambil merencanakan apa yang akan anda lakukan besok pagi. Karena program-program itu bekerja terpisah dan otonom satu sama lain, anda tidak harus berpikir keras tentang apa yang harus anda lakukan saat mengepel lantai. Anda bisa melakukannya secara otomatis sembari menjalankan program lain.

Komputer bisa tersendat atau hang ketika anda menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Begitupun pikiran bisa menjadi hang ketika orang menjalankan program terlalu banyak pada satu kesempatan. Kita punya istilah “terlalu banyak pikiran” untuk orang-orang yang kehilangan fokus atau tampak linglung.

Karena itu, agar otak selalu bekerja sempurna, anda perlu menjalankan program yang tepat untuk menghadapi situasi apa pun dalam kehidupan anda. Persoalannya, apa yang disebut program yang tepat?

Setiap orang menginstalkan program-program ke dalam pikirannya sepanjang perjalanan hidup. Ketika anda menghadapi situasi keseharian, anda memberlakukan perintah tertentu dalam pikiran anda yang memungkinkan anda menghadapi situasi keseharian anda dengan tindakan yang memadai. Banyak program telah terinstal ke dalam pikiran anda dan dengan itu semua anda menjalani kehidupan anda.

Program-program ini masih akan terus bertambah, sebab setiap kali menghadapi situasi baru, pikiran anda akan menciptakan prosedur baru pada saat itu juga untuk memudahkan anda berhadapan dengan situasi tersebut. Prosedur baru ini mungkin anda ciptakan dengan mengkopi elemen-elemen dari prosedur lama, atau itu sama sekali baru. Program baru ini bisa tepat bisa melenceng.

Ambil contoh bagaimana seorang anak mengembangkan keengganan terhadap pelajaran matematika. Di kelas satu sampai empat SD, ia mungkin baik-baik saja. Program-programnya berjalan beres. Mulai kelas lima dan seterusnya ia menjalankan program untuk membenci matematika. Usut punya usut, rupanya ada sebuah kejadian tidak menyenangkan yang ia alami dengan guru matematikanya di kelas lima. Sejak itu ia mengembangkan perasaan tidak suka kepada guru tersebut, dan ia merasa tidak nyaman oleh kehadiran si guru. Akibatnya, nilai matematikanya memburuk dan selanjutnya ia mengembangkan kebencian terhadap pelajaran matematika, tidak peduli siapa pun guru yang mengajarkannya.

Begitulah, sebuah program baru terinstal karena situasi tertentu, dan program tersebut pelan-pelan menyingkirkan program lama. Si anak, yang sebelumnya tidak memiliki masalah dengan pelajaran matematika, setelah menginstal program baru tersebut menjadi anak yang membenci matematika. Dan dengan itu, ia semakin mengembangkan kesulitan untuk berurusan dengan matematika.

Dengan analogi itu, kita bisa mengatakan bahwa memasuki Zona Quantum Diri adalah sebuah upaya untuk membereskan program-program bervirus dalam pikiran seseorang. Mungkin bahkan menyingkirkan program yang merusak sehingga program-program lain yang lebih produktif bisa dijalankan secara optimum.