TIDAK ADA MAKAN SIANG YANG GRATIS ‘JER BASUKI MAWA BEA’

Jer Basuki Mawa Bea: Jika mau sukses harus pakai biaya. semua keberhasilan membutuhkan pengorbanan..ya, semua hal ada harga yang harus dibayarkan.. apalagi sebuah keberhasilan, kesuksesan, dan ilmu…. Pelajaran itulah yang harus difahami….Pengorbanan memiliki hubungan yang berbanding lurus dengan kesuksesan, artinya semakin besar kesuksesan yang kita inginkan maka semakin besar pula pengorbanan yang harus kita berikan.

Banyak orang yang begitu mendengar kata pengorbanan langsung menghindar dan ingin menjauh. Padahal tanpa kita sadari setiap hari kita mengorbankan sesuatu sebagai akibat kita memilih suatu hal yang lainnya. Saat kita memilih untuk bangun lebih pagi hari ini, berarti kita telah mengorbankan tidur sedikit lebih lama. Saat kita memilih untuk makan nasi pecel berarti kita telah mengorbankan untuk makan KFC misalkan.

Selama ini, pengorbanan yang kita bayangkan selalu adalah hal-hal yang besar-besar, seperti berkorban untuk negara, mengorbankan nyawa untuk sesama dan sebagainya, padahal ada banyak pengorbanan kecil yang kita lakukan tanpa pernah kita sadari.

Tapi akan sangat menarik jika kita menyadari bahwa setiap hari bahkan setiap saat kita melakukan pengorbanan, sehingga jika terjadi sesuatu di masa yang akan datang, kita bisa mengetahui bahwa…ya, itu pun terjadi sebab saya telah memilih untuk mengorbankan hal yang sebaliknya…. Apa yang ingin Anda korbankan untuk selanjutnya??? Tidak akan ada yang tercipta tanpa adanya pengorbanan dari umat manusia……

Tidak ada makan siang yang gratis
Alkisah terdapat seekor kera yang hidup disebuah hutan yang rindang. Kera tersebut selalu duduk melamun disebuah pohon mangga, dan menunggu ada buah mangga yang jatuh dari pohon itu. Namun hari itu, dia sedang bernasib sial, karena tidak ada satu pun buah mangga yang jatuh, dari pohon mangga tersebut.

Dalam perasaan sedih dan perut yang lapar, datang lah seekor gajah mendekati kera tersebut.

“Kenapa engkau duduk termenung wahai kera kecil” tanya gajah tersebut

“Aku sedang menunggu jatuhnya buah mangga dari pohon ini, dan aku akan memakannya, namun dari tadi pagi hingga siang ini, belum ada satu pun mangga yang jatuh, sungguh menyebalkan” jawab kera dengan kesal

“Kenapa engkau tidak memanjatnya, bukankah kamu bisa memanjat” Tanya gajah tersebut lagi

“Aku tidak biasa memanjat, karena aku hanyalah kera kecil, tidak mungkin aku bisa melakukan hal tersebut” Ucap kera sambil menundukkan kepala nya

Gajah menghelakan napas nya, dan berkata

“Ketahui lah kera kecil, “Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis” dalam hidup ini, semua hasil yang diperoleh, bukan karena datang secara tiba-tiba, namun karena usaha dan kerja keras”

Gajah menambahkan lagi, “Tidak ada yang tidak bisa dalam hidup ini, kalo kita ada kemauan untuk berusaha, ingat lah kera kecil, jikalau engkau ingin memiliki makanan yang berlimpah, berusahalah
raih semua buah mangga dari pohon ini, jangan hanya menunggu buah itu jatuh”

Sejenak kera kecil pun menyadari kesalahannya, dan dia pun berjanji untuk selalu berusaha, karena dia menyadari “Tidak Ada Makan Siang Gratis” di dunia ini.

~ Banyak yang berpikir untuk selalu menunggu datangnya kesuksesan tanpa ada usaha, niat, keyakinan dan kerja keras. Ingat, kesuksesan akan menjadi milik kita, apabila kita ingin mendapatkannya, bukan menunggunya. “Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis” menyadarkan kita bahwa hidup perlu usaha, bukan hanya menunggu~


Kata Mutiara Pengorbanan

  • Seseorang itu dimuliakan bukanlah disebabkan oleh apa yang dimilikinya, tetapi kerana pengorbanannya untuk memberikan manfaat untuk orang lain.
  • Sesungguhnya pengorbanan itu bermaksud, usaha seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada penciptanya melalui amal perbuatannya yang ikhlas.
  • Jujur adalah sebuah pengorbanan yang tidak hanya membuat diri kita terhormat di mata orang lain tetapi lebih utama lagi, terhormat di sisi Allah.
  • Pejuang sejati boleh dilihat dari seberapa banyak pengorbanan yang diberikan.
  • Orang yang tidak mahu berkorban adalah orang yang menunjukkan kehinaan dirinya.
  • Ciri orang yang beriman adalah senantiasa rela berkorban untuk kepentingan umat.
  • Kesungguhan, kegigihan, keikhlasan dan pengorbanan adalah pilar-pilar cinta sejati.
  • Tunjukkan rasa cinta kita dengan berkorban kerana tidak ada cinta tanpa pengorbanan.
  • Allah membenci orang yang bersifat kikir kerana kekikiran itu akan menimbulkan kezaliman dan kedengkian.
  • Semakin orang itu mencintai apa yang dimilikinya semakin sulitlah dia berkorban untuk orang lain.
  • Jadilah manusia yang senantiasa mahu berkorban untuk sesama kerana itu menunjukkan kemuliaan akhlak.
  • Allah sangat mencintai orang-orang yang selalu ingin membahagiakan orang lain dengan apa yang dimilikinya.
  • Semakin seseorang itu banyak berkorban untuk orang lain, semakin mulialah dia di sisi Allah dan manusia.
  • Allah mencintai orang yang berkorban dengan harta dan jiwa untuk menegakkan kebenaran.
  • Allah sangat mencintai orang-orang yang berkorban untuk mendapatkan keredhaanNya, kerana itu menunjukan cinta sejati pada Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: