>PELATIHAN QUANTUM TRANCEFORMATION NAQS DNA

>

Assalamu alaikum wr. wb .
Memperkenalkan
Quantum Tranceformation NAQS DNA
Nur Atomic Quanta System Deo Nadi Adham
Metode Transformasi Diri Menuju Insan Mulia Yang Rahmatan Lil ‘Alamin Sukes Mulia Abadi Dunia Akhirat
  • Aktivasi Potensi Hati Nurani
  • Focusing Your Mind Power
  • Sinergi Kekuatan Hati & Pikiran
  • Terapi Penyembuhan Energi Quantum Cahaya Ilahi
  • Spiritual Hipnoterapi & Meditasi
  • Aktivasi Inner Power, Indra ke enam & Intuisi
  • Pengembangan Diri Menuju Insan Kamil (Holistic Person)
  • Akselerasi Evolusi Spiritual

Untuk mencapai kemajuan, setiap orang harus merencanakan perubahan, dan perubahan itu harus datang dan dimulai dari diri sendiri. Perubahan sejatinya tidak dapat dipaksakan dari luar, tetapi merupakan revolusi kesadaran yang lahir dari dalam.

Namun, perubahan yang dikehendaki, yaitu perubahan menuju kemajuan, tidak datang dari langit (given) atau datang secara cuma-cuma (taken for granted). Hal ini, karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri mengubah diri mereka sendiri

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Al-Ra`d [13]: 11).

Sebuah Anugerah Tuhan Penyembuhan adalah nyata. Semua orang bisa melakukannya. Cinta dari semua orang bisa membawa dampak yang berharga. Cinta anda bisa membawa perubahan yang berarti. Kemampuan untuk menyembuhkan orang lain adalah karunia yang diberikan Tuhan bagi kita semua. Karunia ini ada dalam diri kita dan tinggal menemukannya. Kemampuan ini sudah kita dapatkan sejak lahir, ibaratnya seperti peralatan standar yang dimiliki semua manusia, diberikan secara alami sebagai bagian dari kemampuan kita.

Dibalik permukaan dari kesadaran kita, ada sebuah dunia vibrasi yang sangat luas. Sama seperti kumbang air yang sibuk meluncur dengan gesit kesana kemari diatas permukaan air danau, kita sering kali tidak menyadari dunia yang sangat luas yang terletak dibalik persepsi kita sehari-hari ini. Cinta adalah getaran universal yang memungkinkan orang yang satu untuk mentransfer energi penyembuhan kepada orang lain.

Kami dari QT NAQS DNA hanya membantu anda untuk menemukan kembali bakat anda yang hilang tersebut. Kami menuntun anda untuk mengaktifkan DNA anda sendiri. Karena sesungguhnya anda adalah Makhluk Mulia Yang Luar Biasa.

  • ” Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. ( QS. Al Israa’ 17:70 )

BIAYA PELATIHAN QT NAQS DNA ;

  1. PELATIHAN SECARA JARAK JAUH ► FREE [GRATIS].
  2. PELATIHAN PRIVATE JARAK DEKAT MAKA PERLU KIRANYA ANDA BERPARTISIPASI UNTUK MERINGANKAN BEBAN BIAYA OPERASIONAL MAJELIS DAN MENGISI DONASI KE KAS MAJELIS, MINIMAL RP. 1,5 juta. ATAU TERSERAH SESUAI KEMAMPUAN DAN KEIKHLASAN ANDA.

MENU PELATIHAN ;

  1. QUANTUM HUSADA, TEKHNIK PENYEMBUHAN DENGAN SPIRITUAL ENERGY HEALING THERAPY.
  2. QUANTUM SUCCESS POWER
  3. QUANTUM MAKRIFATULLAH

Kemampuan apa saja yang dilatih dalam pelatihan ?
Ada 10 kemampuan diri yang dilatih :

  1. Beladiri dengan Energi
  2. Pengobatan dengan Energi
  3. Kharismatik
  4. Meditasi
  5. Proteksi
  6. Deteksi
  7. Sugesti
  8. Transfer Enegi
  9. Telepati
  10. Intuisi

 Apa yang dimaksud dengan Beladiri dengan Energi?
Beladiri dengan Energi adalah membela diri dengan menggunakan Energi metafisika, tanpa memukul, menyentuh, melukai, membunuh atau menyakiti hati manusia, Cukup dengan membatalkan niat jahatnya saja. Dalam konsep Psychotronica musuh manusia adalah syetan, maka kita menjaga manusia agar tidak konflik, tidak saling merusak atau saling membunuh. Beladiri dengan energi menerapkan sikap kebijaksanaan .

Apa yang dimaksud dengan Pengobatan dengan Energi?
Upaya pengobatan dengan memanfaatkan energi murni gelombang tubuh agar dapat menstimulan atau merangsang  agar tubuh dapat revitalisasi atau memulihkan fungsi-fungsi tubuh. Tanpa obat dan jamu-jamuan cukup dengan energi metafisika yang diselaraskan dengan energi ILAHI NURUN ‘ALA NUURIN.

Apa yang dimaksud dengan Kharismatik?
Kharismatik adalah pancaran wibawa yang terpancar dari dalam diri agar dapat  disegani, bukan ditakuti. Kharismatik dibutuhkan diri kita agar tidak dilecehkan, ditekan,disepelekan yang merendahkan martabat harga diri.

Apa yang dimaksudkan dengan Meditasi?
Meditasi adalah sikap tenang dalam diri dalam menghadapi pelbagai masalah, tanpa panik dan waswas, dengan ketenangan akan dapat menyelesaikan dengan hati yang tenang.

Apa yang dimaksud dengan Proteksi?
Proteksi adalah upaya untuk melindungi diri dan harta benda dari ancaman, pengambilan dngan cara semena-mena akibat dari kejahatan yang dilakukan orang lain.

Apa yang dimaksud dengan Deteksi?
Deteksi adalah upaya menganalisa secara metafisika tentang pancaran energi , misalnya : membaca karakter orang dll, sehingga kita dapat membedakan energi positif dan energi negative, sehingga kita dapat mengantisipasi dari pengaruh atau dampak energi negative

Apa yang dimaksud dengan Sugesti?
Sugesti adalah upaya mensugesti diri agar dapat merubah perilaku buruk diri menjadi positif ,baik kebiasaan yang dilakukan oleh fisik atau metafisik misalkan : kebiasaan marah, emosional, merokok,narkoba, judi,dll

Apa yang dimaksud dengan Transfer Energi?
Transfer Energi adalah kemampuan memindahkan energi metafisika, sifat energi metafisika tidak mengenal jarak,waktu & batas/tempat, hal ini dibutuhkan karena kejahatan sudah melampaui batas dengan menggunakan senjata api & santet. Kemampuan ini perlu untuk menghadapi kejahatan tersebut dengan kemampuan transfer energi.

Apa yang dimaksud dengan Telepati?
Telepati adalah kemampuan untuk menyampaikan perasaan dengan jarak jauh, misalkan : membuat perasaan rindu, menarik orang hilang dll, telepati berlaku yang memilki hubungan emosional yang kuat.

Apa yang dimaksud dengan Intuisi?
Intuisi adalah perasaan atau kepekaan yang dapat dirasakan lebih cepat dari lain yang tidak terlatih mis : menghindari kecelakaan, menghindari sesuatu yang merugikan diri dll

Metode Pelatihan  Quantum Tranceformation NAQS DNA   Cuma 8 Jam akan merubah Hidup
Metode Quantum Tranceformation NAQS DNA dilatih dalam waktu 8 jam, dimana peserta dilatih untuk dapat memiliki kemampuan diri yang akan dapat digunakan merubah hidup.

Apa yang dimaksud dengan merubah hidup?
Suatu perubahan mulai dari cara berfikir-bersikap dan bertindak yang akan dapat merubah perikehidupan sehari-sehari mengarah kyepada kehidupan yang lebih baik. Perubahan hidup hanya dapat dilakukan dengan kemampuan diri yang dimilki .

Apa syarat untuk ikut pelatihan  Quantum Tranceformation NAQS DNA ?
Syarat untuk mengikuti pelatihan :

  1. Niat yang sungguh-sungguh (yakin)
  2. Latihan yang rajin secara mandiri
  3. Aplikasikan dalam kehidupan
  4. Kembangkan manfaat untuk menunjang profesi Anda

Apa saja kurikulum metode Quantum Tranceformation NAQS DNA ?
Kurikulum metode  :

  1. Teori
  2. Latihan Dasar
  3. Uji Energi
  4. Aplikasi-aplikasi

Apa latar belakang dibentuknya metode Pelatihan Quantum Tranceformation NAQS DNA ?
Latar belakangnya adalah :

  1. Merupakan kebutuhan dalam peningkatan  Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan kualitas diri 
  2. Banyak masyarakat yang tidak mampu menyelesaikan/ mengatasi problem kehidupannya
  3. Menanamkan Kemandirian dalam masyarakat.

Apa filosofis Quantum Tranceformation NAQS DNA ?
 “Melatih Kekuatan Otak & Hati nurani agar Hidup Selamat-Sehat & Sejahtera”

Sekian, terima kasih.
Wassalamu alaikum wr. wb .

Iklan

>HARUMNYA KEMENYAN

>

Tentu kita mengenal yang namanya Kemenyan atau Dupa. Ini biasa dipergunakan untuk memberi aroma tertentu pada ruangan. Kemenyan sangat unik karena memiliki aroma has yang tidak dimiliki benda lain dan ketajaman aromanya mampu menembus puluhan bahkan ribuan kilometer jauhnya, beda dengan aroma-aroma lainnya. Kemenyan disebut juga Frankincense, Olibanum, Salai guggal, atau Boswellia serrata.

Bahan kemenyan berasal dari getah pohon hutan yang juga disebut pohon kemenyan.Getah kemenyan mengandung asam sinamat sekitar 36,5 persen yang banyak digunakan untuk industri farmasi, kosmetik, rokok, obat-obatan, bahkan dapat menjadi pelengkap dalam ritual tertentu.


Pohon Kemenyan merupakan sejenis tumbuhan yang terdapat di hutan INDONESIA, Malaysia serta di negara-negara ASEAN yang lain. Nama botaninya Styrax benzoin Dryand termasuk famili Stryraccaceae dari ordo Ebeneles, Disumatera utara medan bahasa Bataknya disebut HAMINJON.

Bila anda mengenal Teratai yg daun dan bunganya tidak kotor walaupun tumbuh dikolam lumpur. Pohon Kemenyan dikenal karna dapat hidup dilingkungan yg tak masuk akal. Kemenyan dapat tumbuh/hidup diatas batu padat & angin kencang. Karna kondisi tumbuh yg berupa padang pasir dgn angin kencang, kemenyan juga memiliki akar membesar utk daya cengkramnya bila badai angin tiba. Kalau tanaman biasa tidak kering ya udah terbang dihembus angin. Tanaman lain tidak memiliki keunggulan kemampuan ini. Dan dari getah yg dihasilkan pohon kemenyan ini memiliki wangin yg tiada tandingannya.

Untuk menimbulkan aroma has maka kemenyan harus dibakar terlebih dahulu agar aromanya dapat tercium. Dan asap kemenyanlah yang mampu menembus hingga ribuan kilometer.

Kalau kita berbicara tentang aroma asap kemenyan tentu bulu roma kita sedikit bergidik, karena dari zaman dahulu kala aroma asap kemenyan kerap dijadikan komoditi ritual mistis dari berbagai etnis. bahkan aroma kemenyan ada yang menyebutkan identik dengan aroma kehadiran hantu atau dedemit /lelembut.

Bau Kemenyan Disukai Nabi
Sering kali kita jumpai pembakaran kemenyan di tempat-tempat tertentu (misalnya makam para wali). Dan juga sering dijumpai pada acara-acara tertentu (seperti doa sedekah bumi) yang dilakukan secara islami dengan menggunakan bahasa Arab. Bagi sebagian warga bau kemenyan diidentikan dengan pemanggilan roh, dan sebagian yang lain menganggapnya sebagai pengharum ruangan, dan ada pula yang merasa terganggu dengan bau kemenyan. Bagaimanakah sebenarnya hukum menggunkan kemenyan? Baik dalam kehidupan sosial bermasyarakat maupun dalam urusan beribadah?

Mengharumkan ruangan dengan membakar kemenyan, dupa, mustiki, setinggi kayu gaharu yang mampu membawa ketenangan suasana adalah suatu hal yang baik. Karena hal ini itba’ dengan Rasulullah saw. beliau sendiri sangat menyukai wangi-wangian, baik minyak wangi, bunga-bungaan ataupun pembakaran dupa. Hal ini turun temurun diwariskan oleh beliau kepada sahabat dan tabi’in. Dan menurut berita yang kami peroleh dari seorang teman yang pernah menjadi TKI di ARAB SAUDI, ternyata tradisi membakar kemenyan masih ada di sana hingga zaman sekarang. Dan Hingga sekarang banyak sekali penjual minyak wangi dan juga kayu gaharu, serta dupa-dupaan di sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Beberapa hadits menerangkan tindakan sahabat yang menunjukkan kegemaran mereka terhadap wangi-wangian hal ini ditunjukkan dengan hadits:

اذا جمرتم الميت فأوتروا
Artinya: Apabila kamu mengukup mayyit, maka ganjilkanlah (HR. Ibnu Hibban dan Alhakim)

Addailami juga menerangkan

جمروا كفن الميت
Artinya: Ukuplah olehmu kafan maayit

Dan Ahmad juga meriwayatkan:

اذا اجمرتم الميت فاجمرواه ثلاثا
Artinya: Apabila kamu mengukup mayyit, maka ukuplah tiga kali

Bahkan beberapa sahabat berwasiat agar kain kafan mereka diukup

أوصى أبوسعيد وابن عمر وابن عباس رضي الله عنهم ان تجمر اكفنهم بالعود
Artinya: Abu Said, Ibnu Umar dan Ibnu Abbas ra. Berwasiat agar kain-kain kafan mereka diukup dengan kayu gaharu

Bahkan Rasulullah saw. pernah bersabda

جنبوا مساجدكم صبيانكم وخصومتكم وحدودكم وشراءكم وبيعكم جمروها يوم جمعكم واجعلوا على ابوابها مطاهركم (رواه الطبرانى)
Artinya; Jauhkanlah masjid-masjid kamu dari anak-anak kamu, dari pertengkaran kamu, pendarahan kamu dan jual beli kamu. Ukuplah masjid-masjid itu pada hari perhimpunan kamu dan jadikanlah pada pintu-pintunya itu alat-alat bersuci. (HR. Al-Thabrani).

Hadits-hadits di atas sebenarnya menunjukkan betapa wangi-wangian adalah sesuatu yang telah mentradisi di zaman Rasulullah saw dan juga para sahabat. Hanya saja media wangi-wangian itu bergeser bersamaan dengan perkembangan zaman dan teknlogi. Sehingga saat ini kita merasa aneh dengan wangi kemenyan dan dupa. Padahal keduanya merupakan pengharum ruangan andalan pada masanya.

Di satu sisi persinggungan dengan dunia pasar yang semakin bebas menyebabkan selera ‘wangi’ jadi bergeser. Yang harum dan yang wangi kini seolah hanya terdapat dalam parfum, bay fress dan fress room. Sedangkan bau kemenyan dan dupa malah diidentikkan dengan dunia klenik dan perdukunan.

Kemenyan dalam Pengobatan
Pohon kemenyan atau pohon Boswellia, ditemukan terutama di India. Pohon Boswellia adalah pohon balsamic yang mengeluarkan oleoresins aromatik yang dikumpulkan dari luka kulitnya pohon, saat kering menjadi permen karet. Dalam teks-teks kuno medis Ayurvedic dari India, eksudat bergetah dari Boswellia dikelompokkan dengan resin karet lainnya dan secara keseluruhan disebut GUGUL.

Permen karet-resin dilaporkan untuk memiliki, obat penenang dan aktivitas analgesik. Bila seluruh lemaknya dihilangkan ekstrak eksudat permen karet (oleo-gum-resin) ditemukan memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-rematik ditandai terhadap arthritis ajuvan pada hewan percobaan dan bebas dari racun atau efek samping lainnya. Hal ini juga ditunjukkan untuk memiliki ditandai menurunkan kolesterol dan trigliserida aktivitas. Uji klinis pada pasien rematik telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. asam Boswellic terisolasi dari getah menghambat, dalam konsentrasi dengan cara bergantung, pembentukan produk 5-lipoxygenase dengan IC50 1,5? M. studi toksisitas kronis di monyet sehat mengungkapkan bahwa obat itu tidak memiliki bio-kimia, dan lain toksisitas hematologi.

permen karet ini dikreditkan dengan zat, stimulan, ekspektoran, diuretik, yg mengeluarkan keringat, antipuretic, emmenagogue obat perut, ecbolic dan sifat antiseptik. Hal ini dilaporkan berguna dalam borok, tumor, gondok, payudara cystic, diare, disentri, tumpukan, asma, bronkitis, laringitis kronis, penyakit kuning, sifilis dan penyakit kulit. Hal ini digunakan dalam penyusunan sebuah salep untuk luka dan digunakan dengan mentega di sifilis. Permen karet-resin adalah zat, anti-menurunkan suhu badan, antidysentry, ekspektoran, diaphosetic, diuretik, obat perut, emmenagogue. Hal ini berguna dalam demam, diaphoresis, kejang, disentri, urethrorrhea, orchiopathy, bronkitis, asma, batuk, stomatitis, penyakit sifilis, radang tenggorokan kronis, penyakit kuning dan arthritis.

Boswellic asam adalah agen-agen anti-inflamasi dan anti-rematik yang efektif, baik untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, rematik jaringan lunak, dan nyeri pinggang. Mereka juga membantu mengendalikan berlebihan lipid darah tinggi dan atherosclerosis, dan melindungi hati terhadap endotoksin bakteri-galactosamine. Bagian non-asam dari permen karet itu telah sakit-relieving dan kualitas obat penenang, dan dalam dosis tinggi dapat menurunkan tekanan darah, dan mengurangi denyut jantung pada anjing, melainkan peningkatan dalam katak. Manfaat yang diamati Boswellia termasuk pengurangan mobilitas sendi bengkak, meningkat, steroid hemat tindakan (kurang steroid dibutuhkan dalam kombinasi perlakuan), kekakuan pagi kurang, kekuatan cengkeraman ditingkatkan, dan peningkatan umum dalam kualitas hidup, baik untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

– Pachnanda et al., Ind J. Pharmacol., 1981; 13: 63.
– The Wealth Asia, PID, CSIR, 1996, New Delhi.
pustaka ;
http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/10/27222/Ubudiyyah/Bau_Kemenyan_Disukai_Nabi.html
DLL.

NB. 
-ukup itu sesuatu yang diletakan sebentar diatas diatas pembekaran biar kena asap.
pembakaran yg dimaksud adalah bara yang dikasih kemenyan sehingga mengeluarkan asap…barang yang diukup biasanya akan ikut wangi dari wewangian yang dibakar tadi…..

Di Arab Saudi (skrg) memang orang suka membakar bukhur atau gaharu di majlis/ruangan tanpa ada maksud apa2 kecuali agar harum. Kalo kita memasuki pasar/mall di sekitar masjid Nabawi maupun masjid harom, akan terlihat dan tercium bau kemenyan (asap dupa). Bagi yang tdk terbiasa dgn bau kemenyan akan terasa sampai eneg. Begitu juga dibeberapa masjid orang syiah di Arab Timur (Al Qatif) didalamnya dihias lampu warna warni dan membakar wewangian tsb. Menyan di Indonesia baunya sangat beda & tidak wangi serta identik dengan dukun, manggil roh, klenik, sesaji dsb. 

>Membuka Kesadaran Energi (Energy Awareness)

>

Nasihat kuno para orang bijaksana dari Timur mengatakan bahwa segala perubahan dan segala bentuk yang ada merupakan ekspresi ruang dan waktu dari satu energi universal yang dikendalikan oleh hukum-hukum spiritual. Demikian juga fisika modern menganggap bahwa semua fenomena yang berhubungan dengan sensasi fisik merupakan hasil dari energi, dimana pada tingkat sub atom diatur oleh hukum kuantum fisika (Capra, 1975; Toben, 1975 dalam Russel, 1982).

Jika diterapkan pada perilaku manusia, maka ide tentang energi ini menjadi suatu konsep yang mensintesakan pandangan tradisi spiritual Timur, fisika dan psikologi Barat (Russel, 1982). Psikosintesis menurut Russel (1982) memahami manusia sebagai sebuah sistem energi. Semua tindakan, kesan, emosi dan pikiran pada dasarnya merupakan bentuk energi yang bervariasi. Jika seseorang memaknai perilakunya sebagai energi, maka kemungkinan untuk mengalami transformasi menjadi lebih nyata dan lebih hidup serta membuka berbagai pilihan ekspresi yang baru.

Sebuah pola perilaku atau sistem keyakinan atau reaksi emosi tertentu biasanya terlihat sulit untuk dirubah. Tetapi jika individu memasukkan unsur energi dalam setiap pola tersebut, maka pola-pola tersebut bisa diarahkan kembali. Misalnya saat seseorang berkata, “Beginilah kebiasaan reaksi marah saya” ini akan sulit untuk diarahkan. Tetapi jika merubahnya menjadi, “Saya merasakan suatu energi: apakah saya akan mengekspresikannya dengan berteriak, atau mengatakan bahwa saya sedang marah, atau mencubit, atau menenangkan diri, atau membuat sesuatu, dan sebagainya”.

Menurut penulis, pada kalimat pertama dapat dirasakan, bahwa individu yang bersangkutan tidak memiliki kesadaran untuk merubah atau mengarahkan ekspresi marahnya, cenderung menjalani kebiasaan yang sudah ada. Sedangkan pada pernyataan kedua, individu menyadari bahwa ekspresi marahnya sebagai sebuah energi bisa diarahkan dengan berbagai pilihan. Dengan kata lain, energi dapat menumbuhkan suatu kesadaran (awareness) tertentu. Kesadaran energi (energy awareness) ini akan membawa seseorang melebihi dari hanya sekedar melihat sesuatu yang tampak ke pemaknaan yang tidak terlihat (inner quality). Misalnya ada seseorang tersenyum dan menyapa.

Jika tanpa kesadaran energi, yang tampak adalah bahwa orang tersebut ramah. Tetapi jika dengan kesadaran energi, maka kualitasnya bisa bermacam-macam, mungkin senyumnya menunjukkan ketulusan dan kehangatan, atau sopan dan formal atau bahkan senyum palsu. Selain itu, kesadaran energi juga mengantarkan seseorang menuju tingkat kesadaran yang lebih tinggi, membangkitkan intuisi, menampakkan inner quality yang baru atau perasaan terhadap kejadian yang akan datang. (Russel, 1982).

Lebih jelasnya bahwa kesadaran energi membantu seseorang untuk mengembangkan potensi-potensi untuk melakukan transformasi, memperhalus sensitifitas dan mengoptimalkan petunjuk dari dalam diri. Assagioli menambahkan bahwa tugas psikosintesis spiritual adalah memfasilitasi kemampuan untuk merasa dan menguasai tingkat-tingkat spektrum energi tersebut. Bahkan Assagioli berspekulasi bahwa kekuatan utama psikologi masa depan adalah psychoenergetics, yang menggunakan energi sebagai fokus utamanya. Gerard (dalam Russel, 1982) menjelaskan bahwa teori medan energi dalam psikologi integral mempunyai postulat bahwa kualitas kesadaran berhubungan dengan frekuensi energi di dalam atau di sekitar tubuh. Semakin tinggi frekuensi, maka kesadarannya semakin luas.

Semakin konkrit pengalaman seseorang berkenaan dengan sensasi fisik, emosi dan pikiran konkrit, maka frekuensinya semakin rendah. Semakin tinggi kesadaran, maka semakin tinggi frekuensinya (Golas dalam Russel, 1982). Russel (1982) menambahkan bahwa energi dari rasa takut atau benci memiliki frekuensi yang lebih rendah daripada energi cinta dan kebahagiaan. Psikosintesis memahami bahwa alam semesta merupakan satu energi yang terwujud dalam berbagai macam cara.

Manusia hidup dalam lautan energi dari beragam frekuensi yang saling berhubungan untuk menciptakan berbagai bentuk dan pola. Pemahaman ini sesuai dengan pendapat Einstein (dalam Prabowo, 2007) yang mengatakan bahwa keadaan (matter) dan energi adalah aspek yang dapat dipertukarkan dari realitas dasar yang sama. Segala sesuatu di alam semesta ini dapat direduksi dari energi menjadi medan-medan energi dan semuanya terkoneksi. Eksperimen berikutnya menunjukkan bahwa partikel-partikel yang terpisah di dalam ruang saling mengkomunikasikan informasi seketika. Selanjutnya Wolf (1985) menambahkan bahwa studi-studi dalam bidang fisika kuantum menunjukkan hasil yang meyakinkan bahwa keberadaan keadaan fisik, cahaya dan energi tidak bisa terlepas dari kesadaran manusia.

Hal ini membuktikan bahwa antara fisika dan psikologi bisa berhubungan. Benjamin (2005) menambahkan bahwa energi secara umum terbagi menjadi dua yaitu energi besar dan energi kecil. Energi besar biasanya mengacu pada konsep Tuhan atau keyakinan, atau sesuatu yang bermakna besar bagi individu. Sedangkan energi kecil merupakan energi yang digerakkan dari uang, status, popularitas dan semacamnya. Keduanya menurut penulis akan mengarahkan pola perilaku dalam hidup seseorang. Seseorang yang diliputi energi besar misalnya Tuhan, cenderung akan berperilaku yang mengarahkan kepada Tuhan seperti menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, senantiasa berbuat baik dengan harapan diberi pahala dan masuk surga, dan sebagainya.

Demikian juga individu yang digerakkan oleh energi kecil misalnya uang, maka segala perilakunya akan bertujuan untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya tanpa memperdulikan cara mendapatkannya. Selain itu, Brennan (dalam Benjamin, 2005) berpendapat bahwa perhatian adalah sumber energi. Jadi, seseorang akan mendapatkan energi yang besar dengan memberikan perhatian pada orang lain. Semakin besar pemberian perhatian kepada orang lain, maka semakin besar energi yang didapat. [Muhammad Fakhrurrozi – fpsi.gunadarma.ac.id]

MEKANISME PENYEMBUHAN DENGAN ENERGI PSIKOLOGI DALAM TEKHNIK Spiritual Energy Healing Therapy dan EFT.

  1. SISTEM ENERGI TUBUH.
    Tubuh kita mengandung energy berupa energy listrik. Dalam ilmu Biologi pernah kita mendapatkan pelajaran ini , namun bagi yang menginginkan contoh nyata adalah pada saat kita melakukan pemeriksan EKG ( Elektro Kardiogram ) yang notabene merupakan system listrik jantung. Dengan mengetahui system listrik tubuh , seorang terapis bisa memperkirakan penyakit dan membuat diagnosis terhadap suatu penyakit , Contoh lain adalah pada saat anda menyentuh setrika panas , secara instant anda akan merasakan rasa panas menjalar . Hal ini disebabkan rasa sakit dijalarkan secara elektrik ke otak kita . Tanpa adanya mekanisme ini , kita juga tidak akan bisa merasakan , mendengar , membau atau mengindera apapun .
  2. KERUSAKAN SISTEM TUBUH
    Setelah kita belajar system energy tubuh , sekarang kita belajar tentang energy negative . Sekarang bayangkan pesawat TV anda mengalami gangguan pada hal kecil , misalnya kabelnya ada yang putus . tentu anda tidak akan mendapatkan gambar yang baik . Besar kemungkinan gambar TV anda akan terputus-putus , atau TV anda mendadak mati . Demikian juga dalam kehidupan anda . Pengalaman Psikologis yang buruk ( trauma ) akan disimpan sebagai kenangan yang buruk pula dan akan mengendap sehingga mempengaruhi energy Psikologis anda .Dalam hal ini anda akan mulai terserang stress , phobia atau kejadian yang lain yang juga mempengaruhi kondisi fisik . Misialnya seorang yang phobia air , akan merasakan sakit perut setiap kali dibawa ke kolam renang.
  3. COMPLETING THE MISSING ONE
    Misalnya , anda kehilangan uang .Akan berbeda rasanya apabila anda mengikhlaskan uang yang sudah hilang dibandingkan dengan anda merasa marah oleh karenanya . Sulit ? Pasti ! Hanya bila anda ingin terbebas dari emosi negative , and harus berani MENERIMANYA . Mungkin anda bertanya , mengapa emosi negative harus kita terima, bukannya dibuang ? Saudara, dengan menerima setiap permasalahan kita , akan muncul perasaan pasrah dan menerima yang dalam survey terbukti meningkatkan kekebalan tubuh kita dari penyakit . Dalam hal psikologi , dengan menerima permasalahan kita akan melatih alam “kesadaran “ ( Supra Conciousness) kita sehingga akan tumbuh sikap “manusia mengendalikan masalah , dan bukan sebaliknya “ . Spiritual Energy Healing Therapy NAQS DNA sendiri menyandarkan diri pada 3 hal , yaitu KIP ( Khusyuk , Ikhlas , dan Pasrah ) dalam terapinya . Dengan menerima keadaan anda , anda akan menemukan bagian dari diri anda yang “hilang “ .
  4. MENGGANTI 100 % SISTEM TUBUH .
    Langkah selanjutnya adalah dengan mengganti 100 % Sistem tubuh . Bukan maksud saya untuk anda ganti organ tubuh , tapi anda memperbaiki sistem tubuh anda baik energy Psikologis maupun fisik . Spiritual Energy Healing Therapy dan EFT sendiri berlangsung dengan mengaktifkan cakra (kumparan energy) yang ada pada tubuh kita dengan KETUKAN RINGAN pada 18 titik tubuh. Sangat mudah , cepat dan efisien .Dengan asumsi bahwa apabila kita membebaskan cakra dari energy negative , maka cakra yang merupakan kumparan energy kita akan berjalan lancar dan semua permasalahan Psikologis maupun Fisik kita akan hilang .

>Dalil Tahlilan Untuk Mayit

>

Pengertian Selamatan atau Haul
Haul berasal dari bahasa arab : berarti telah lewat atau berarti tahun. masyarakat Jawa menyebutnya (khol/selametane wong mati) yaitu : suatu upacara ritual keagamaan untuk memperingati meninggalnya seorang yang ditokohkan dari para wali, ulama’, kyai atau salah satu dari anggota keluarga.

Ø Rangkaian Acara Selametan atau Haul

1.Khotmul Qur’an yaitu membaca al-Qur’an 30 juz (mulai dari juz 1 s/d juz 30).
Imam Nawawi di dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab juz 5 hal 258. menegaskan.
Artinya “Disunnahkan untuk diam sesaat di samping kubur setelah menguburkan mayit untuk mendoakan dan memohonkan ampunan kepadanya”, pendapat ini disetujui oleh Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, dan bahkan pengikut Imam Syafi’i mengatakan “sunah dibacakan beberapa ayat al-Qur’an di samping kubur si mayit, dan lebih utama jika sampai menghatamkan al-Qur’an”.

2.Tahlilan
Ibnu Taimiyah menegaskan masalah tahlil dengan keterangannya sebagai berikut :

Artinya : Jika seseorang membaca tahlil sebanyak 70.000 kali, kurang atau lebih dan (pahalanya) dihadiahkan kepada mayit, maka Allah memberikan manfaat dengan semua itu. Fatawa XXIV/323


3.Doa yang dihadiahkan kepada mayit.
Syekh Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa ulama’ telah sepakat mengenai doa dan memohonkan ampunan untuk mayit sebagaimana dalil di bawah ini :

Artinya : Do’a dan memohonkan ampun untuk mayit, pendapat ini telah menjadi kesepakatan ulama’, hal ini berdasarkan firman Allah (Dan orang-orang yang datang setelah mereka *muhajirin dan anshar* berdoa : Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan iman, dan jangan engkau jadikan hati kami “mempunyai sifat” dengki kepada orang-orang yang beriman, Ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha penyantun dan Maha penyayang) QS. AL-HASYR AYAT 10. Dan telah disebutkan sebelumnya sabda Rasul Allah saw. Jika kamu menyalati mayid, maka ikhlaslah dalam berdoa. Dan juga doa Rasulullah saw. Ya Allah ampunilah orang-orang yang hidup dan yang mati kami (umat Nabi). Ulama’ salaf dan kholaf selalu mendoakan orang-orang mati dan mereka memohonkan kepadanya rahmat dan ampunan, tanpa seorang pun mengingkarinya.

4. Pengajian umum
yang kadang dirangkai dengan pembacaan secara singkat sejarah orang yang dihauli, yang mencakup nasab, tanggal lahir dan wafat, jasa-jasa, serta keistimewaan yang patut diteladani.

5. Sedekah ,
diberikan kepada orang-orang yang berpartisipasi pada acara selametan, atau diserahkan langsung ke rumah masing-masing (ater-ater ) Hal ini berdasarkan kepada perintah Nabi yang berbunyi:

Rasulullah saw. bersabda : bersedekahlah kamu sekalian untuk dirimu sendiri dan untuk ahli quburmu walau hanya dengan seteguk air, jika kamu sekalian tidak mampu bersedekah dengan seteguk air maka bersedekahlah dengan satu ayat dari kitab Allah, jika kamu tidak mengetahui/tidak mengerti sesuatu dari kitab Allah, maka berdoalah dengan memohon ampunan dan mengharap rahmat Allah, maka sesungguhnya Allah telah berjanji akan mengabulkan. (Di terangkan dalam kitab Durro an-Nasikhin, halaman 95).

Imam Nawawi menceritakan, bahwa Sedekah (shodaqoh ) itu dapat diambil manfaatnya oleh mayit dan pahalanya pun sampai kepadanya, baik sedekah dari anaknya (keluarga ) maupun selain anak (orang lain ), dan ini sudah menjadi kesepakatan ulama’, karena hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Muslim dan lainnya. Dari Abi hurairah ra. : seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw. : Bapak saya telah meninggal, dia meninggalkan harta dan tidak meninggalkan wasiat. Apakah dapat menebus dosanya jika aku bersedekah sebagai gantinya?. Nabi menjawab : Ya, bisa. Keterangan Dalam kitab Peringatan Haul hal. 23-26.

Ø Dalil Haul
Dalil mengenai haul adalah berdasarkan hadits yang menerangkan bahwa junjungan kita Sayyidina Muhammad saw. Telah melakukan ziarah kubur pada setiap tahun yang kemudian diikuti oleh sahabat Abu Bakar, Umar dan utsman. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dari al-Waqidy.

Artinya: al-Waqidy berkata “Nabi Muhammad saw. berziarah ke makam syuhada’ uhud pada setiap tahun, apabila telah sampai di makam syuhada’ uhud beliau mengeraskan suaranya seraya berdoa : keselamatan bagimu wahai ahli uhud dengan kesabaran-kesabaran yang telah kalian perbuat, inilah sebaik-baik rumah peristirahatan. Kemudian Abu Bakar pun melakukannya pada setiap tahun begitu juga Umar dan Utsman.

Diterangkan dalam kitab Ittihaf al-Sadah al-Muttaqin juz XIV hal.271, kitab Mukhtashor Ibnu Katsir juz 2 hal.279, dan dalam kitab Raddu al-Mukhtar ‘ala al-durri al-Mukhtar juz 1 hal 604.

Ø Hukum Selametan 1-7, 40, 100 hari dan Haul
Mengenahi hukum haul dan selamatan ulama’ berbeda pendapat, tetapi mayoritas ulama’ dari empat madzhab berpendapat bahwa pahala ibadah atau amal shaleh (selametan ) yang dilakukan oleh orang yang masih hidup bisa sampai kepada orang yang sudah mati (mayit). Namun di sini akan kami paparkan seputar khilaf para ulama mengenai hal ini (yang membolehkannya dan yang tidak memperbolehkannya) Adapun berbagai pendapat ulama’ madzhab beserta dalil-dalilnya akan kami terangkan di bawah ini;

A. Pendapat sahih yang memperbolehkan

1. Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Syaikhul Islam Taqiyuddin Muhammad ibn Ahmad ibn Abd. Halim (yang lebih populer dengan julukan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dari madzhab hambali) dalam kitab Majmu’ Fatawa : XXIV/314-315, menjelaskan sebagai berikut ini:

Artinya : Adapun sedekah untuk mayit, maka ia bisa mengambil manfaat berdasarkan kesepakatan umat islam, semua itu terkandung dalam beberapa hadits shahih dari Nabi saw, seperti kata sa’at “Ya Rasul Allah, sesungguhnya ibuku wafat, dan aku berpendapat jika ia masih hidup pasti bersedekah, apakah bermanfaat jika aku bersedekah sebagai gantinya ?” maka beliau menjawab “Ya”, begitu juga bermanfaat bagi mayit : haji, qurban, memerdekakan budak, doa dan istighfar kepadanya, yang ini tanpa perselisihan di antara para imam.

Dan lebih spesifik lagi beliau menjelaskan dalam hal sampainya hadiah pahala shalat, puasa dan bacaan al-Qur’an kepada mayit dalam kitab Fatawa : XXIV/322 sebagai berikut ini

Artinya : “jika saja dihadiahkan kepada mayit pahala puasa, pahala shalat atau pahala bacaan (al-qur’an/kalimah thayyibah) maka hukumnya diperbolehkan”.

2.Menurut Imam Nawawi
Al-Imam Abu Zakariya Muhyiddin ibn as-Syaraf, dari madzhab Syafi’i yang terkenal dengan panggilan Imam Nawawi di dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab juz 5 hal 258. menegaskan.

“Disunnahkan untuk diam sesaat di samping kubur setelah menguburkan mayit untuk mendoakan dan memohonkan ampunan kepadanya”, pendapat ini disetujui oleh Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, dan bahkan pengikut Imam Syafi’i mengatakan “sunah dibacakan beberapa ayat al-Qur’an di samping kubur si mayat, dan lebih utama jika sampai menghatamkan al-Qur’an”.

Selain paparannya di atas Imam Nawawi juga memberikan penjelasan yang lain seperti tertera di bawah ini

“Dan disunahkan bagi peziarah kubur untuk memberikan salam atas (penghuni ) kubur dan mendoakan kepada mayit yang diziarahi dan kepada semua penghuni kubur, salam dan doa itu akan lebih sempurna dan lebih utama jika menggunakan apa yang sudah dituntunkan/ajarkan dari Nabi Muhammad saw., dan disunahkan pula membaca al-Qur’an semampunya dan diakhiri dengan berdoa untuknya, keterangan ini dinash oleh Imam Syafi’i (dalam kitab al-umm ) dan telah disepakati oleh pengikut-pengikutnya.

3.Menurut Imam Ibnu Qudamah
Al-‘Allamah al-Imam Muwaffiquddin ibn Qudamah dari madzhab Hanbali mengemukakan pendapatnya dan pendapat Imam Ahmad bin Hanbal dalam kitab karyanya al-Mughny juz 2 hal. 566.

Artinya “al-Imam ibn Qudamah berkata : tidak mengapa membaca (ayat-ayat al-Qur’an atau kalimah tayyibah) di samping kubur, hal ini telah diriwayatkan dari Imam Ahmad ibn Hanbal bahwasannya beliau berkata : jika hendak masuk kuburan/makam, bacalah Ayat Kursi dan Qul Huwa Allahu Akhad sebanyak tiga kali kemudian iringilah dengan doa : Ya Allah keutamaan bacaan tadi aku peruntukkan bagi ahli kubur.

4.Menurut Fuqoha’ Ahlussunnah Wal Jama’ah
Menurut jumhur fuqoha’ ahlussunnah wal jama’ah seperti yang telah diterangkan oleh al-‘Allamah Muhammad al-‘Araby mengutip dari hadits Rasulullah dari sahabat Abu Hurairah ra.

Artinya: Abi Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw bersabda “barang siapa berziarah ke makam/kuburan kemudian membaca al-Fatikhah, Qul Huwa Allah Akhad, dan al-Hakumuttakatsur, kemudian berdoa “sesungguhnya aku hadiahkan pahala apa yang telah kubaca dari firmanmu kepada ahli kubur dari orang mukmin laki-laki dan mukmin perempuan” maka pahala tersebut bisa mensyafaati si mayit di sisi Allah swt”.

B. Pendapat yang tidak Memperbolehkan

1.Pendapat Ulama’ Madzab Syafi’i

Pendapat masyhur dari golongan madzhab Syafi’i bahwa pahala membaca al-Qur’an tidak bisa sampai pada mayit, hal ini diterangkan dalam kitab al-Adzkar hal 150.

Artinya : Ulama’ berbeda pendapat dalam masalah sampainya pahala bacaan al-Qur’an kepada mayit, maka menurut pendapat yang masyhur dari madzhab syafi’i dan golongan ulama’ menyatakan tidak bisa sampai kepada mayit, sedang Imam Ahmad bin Hanbal dan golongan ulama’ dan sebagian dari sahabat Syafi’i menyatakan sampai kepada mayit.

Dan menurut pendapat yang terpilih: hendaknya orang yang membaca al-Qur’an setelah selesai untuk mengiringi bacaannya dengan doa :

اَللََّهُمَّ اَوْصِلْ ثَـوَابَ مَا قَـرأْ تـُهُ اِلَى فُلاَن ٍ

(Ya Allah sampaikanlah pahala bacaan al-Qur’an yang telah aku baca kepada si fulan *mayit*)

2.Menurut pendapat Madzhab Imam Malik

Menurut pendapat ulama’ pengikut madzhab Maliki bahwasanya pahala puasa, shalat sunnah dan bacaan al-Qur’an adalah tidak bisa sampai kepada mayit. Keterangan kitab Majmu’ Fatawa juz XXIV hal.314-315,

Artinya : Adapun puasa, shalat sunnah, membaca al-Qur’an ada dua pendapat :

– Mayit bisa mengambil manfaat dengannya, pendapat ini menurut Imam Ahmad, Abu Hanifah dan sebagian sahabat Syafi’i yang lain

– Tidak sampai kepada mayit, menurut pendapat yang masyhur dalam madzhab Imam Malik dan syafi’i.

Demikianlah beberapa pendapat ulama’ mengenai hukum selametan 1-7/40/100 hari/haul . Meskipun pendapatnya berbeda-beda mereka pun (para ulama’) saling menghargai dan menghormati perbedaan tersebut dan kesemuanya itu masing-masing memiliki tendensi atau dasar sendiri-sendiri.

Oleh karena itu marilah kita selalu berusaha meningkatkan profesionalisme kita, belajar bersikap lebih dewasa, dalam menyikapi setiap perbedaan kita harus saling menghargai dan menghormati, karena suatu perbedaan adalah rahmah bagi kita semuanya kalau kita pandai mengambil hikmah darinya, dalam kitab Hasiyah al-Bujairomi juz 9 hal 71. dijelaskan Perbedaan Ulama’ itu Adalah Rahmat

Dan ingatlah contoh tentang perbedaan pendapat yang langsung diberikan oleh pemilik jagat raya ini, lihat al-Qur’an surah al-Kahfi ayat 60 s/d 82 juz 16 (kisah perbedaan pendapat antara Nabi Musa dengan Nabi khidzir), oleh karena itu marilah kita selalu menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan menghormati, dari situlah akan tercipta kehidupan harmoni dan perdamaian yang bersifat abadi. Amin.

PUSTAKA ; ponpeshidayatulmubtadiin.blogspot.com

Kaidah Hukum Resonansi Energi Sukses

Alam semesta adalah lautan energi yang gelombangnya memantul kemana-mana, termasuk akan memantul kembali kepada kita sendiri. Itulah yang diajarkan Allah SWT dalam firman-Nya:“Barang siapa berbuat kebaikan maka (hasilnya) untuk dirinya sendiri. Dan barang siapa berbuat kejahatan maka (akibatnya) untuk dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sekali-kali tidaklah menganiaya hamba-hamba-Nya” (Q. S Fushilat (41): 46)

Kaidah resonansi mengatakan bahwa: setiap benda dan makhluk hidup di dunia ini memiliki gelombang getaran. Kita semua berkomunikasi melalui gelombang getaran itu. Melalui efek resonansi kita mengirimkan pesan-pesan kita berupa keinginan, cita-cita, impian, ketakutan, kecemasan kita, atau apapun, ke setiap sudut alam semesta melalui getaran pikiran kita. Apa yang kita kirimkan itulah yang akan kita tarik ke dalam hidup kita.

Setiap manusia, benda, atau kejadian, tidak mampu menolak getaran yang kita hasilkan jika mereka beresonansi dengan frekuensi kita. Kita berkomunikasi dengan orang lain, maupun dengan benda-benda di sekitar kita melalui efek resonansi. Telah ditemukan secara ilmiah bahwa DNA kita senantiasa berkomunikasi dengan DNA orang lain tanpa dibatasi waktu dan tempat. Dalam kaidah resonansi: anggaplah diri Anda sebagai stasiun pemancar yang mengirim dan menerima informasi baik dari orang lain maupun alam semesta.

Setiap benda bergetar dengan frekuensi yang berbeda. Ada beberapa yang bergetar dalam frekuensi yang sama atau hampir sama. Siapa pun tidak bisa menolak medan gelombang getaran yang kita hasilkan jika mereka beresonansi dengan frekuensi yang kita hasilkan.

Artinya semua yang mempunyai frekuensi sama dengan yang kita pancarkan, tidak akan bisa menolak untuk masuk ke dalam kehidupan kita. Baik itu berupa benda, manusia, maupun kejadian. Artinya semua pengalaman hidup kita baik yang berhubungan dengan karier, kekayaan, kepemimpinan, kehidupan sosia, kasih sayang, atau apapun yang kita miliki sekarang, merupakan hasil resonansi kita sendiri.

Kita bertanggung jawab terhadap resonansi kita. Kita sendiri yang menarik segala pengalaman untuk masuk kedalam hidup kita melalui resonansi yang kita kirimkan.

Apa yang menjadi sumber resonansi kita? Jawabnya adalah pikiran kita. Pikiran kita merupakan bentuk energi yang sangat halus, terus bergerak, dengan tingkatan frekuensi yang sangat tinggi. Pikiran kita akan menarik benda dan pengalaman sesuai dengan isi pikiran kita. Jika pikiran kita positif, resonansi kita positif. Jika pikiran kita negatif, maka resonansi kita negatif. Kita dapat mengatur resonansi kita dengan dengan mengatur pikiran kita. Resonansi kita menentuk jenis pengalaman kita.

Karena itu, sangat penting untuk mengetahui resonansi yang kita hasilkan. Caranya mengetahui resonansi kita antara lain dengan melihat siapa teman-teman sepergaulan kita atau melihat melihat kualitas hidup kita saat ini.

Kaya atau miskin, sedih atau bahagia, itulah cermin dari pikiran-pikiran yang kita resonansikan selama ini. Maka untuk meningkatkan kualitas hidup Anda, tingkatkanlah resonansi Anda dengan meningkatkan kualitas berpikir Anda. Anda tidak dapat mengubah hidup Anda sebelum mengubah pikiran Anda terlebih dahulu.

Berani dalam berbisnis
Dalam berbisnis mutlak diperlukan keberanian. Penentuan langkah awal untuk berbisnis merupakan perpaduan harmonis antara perhitungan matematis tentang laba/rugi, pengetahuan, naluri bisnis, dan KEBERANIAN. Bahkan yang terakhir, secara ekstrim bisa disebut “KENEKADAN”.

When you see a successful business, it means someone has made a courageous decision!” (Bilamana Anda melihat bisnis yang sukses, berarti telah ada seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani). Demikian pendapat begawan ekonomi, Peter Drucker.

Ada sebuah kekuatan yang sering tidak disadari oleh kebanyakan orang. Kekuatan itu adalah IMPIAN. The Power of Dream. Sebuah impian, harapan, cita-cita akan menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk meraih kesuksesan. Setiap orang bisa dipastikan punya impian. Masalahnya, bisakah ia menjadikan impiannya itu sebagai sebuah kekuatan?

Setelah impian ditancapkan, langkah berikutnya kita harus bisa mengelola potensi diri kita. Hilangkan rasa takut gagal, kelemahan, kekecewaan, pesimisme dan berbagai hal negatif lainnya. Munculkan ENERGI POSITIF kita, semangat, kekuatan, optimisme, dsb. Di sinilah kita perlu memahami potensi diri kita secara mendalam. Manusia mengalami manifestasi yang bersesuaian dengan pemikiran, perasaaan, perkataan, dan tindakan yang dominan. Pemikiran seseorang (baik sadar maupun bawah sadar), emosi, kepercayaan, dan tindakan akan menarik kejadian yang bersesuaian, baik yang positif maupun negatif, melalui resonansi dari getaran energi tersebut. Dikatakan bahwa “kita mendapat apa yang kita pikirkan, pikiran kita menentukan nasib kita“. Jadi, berpikir positiflah selalu.

Berani adalah menjalani sesuatu yang ditakuti. Jika kita melakukan sesuatu yang ditakuti berarti kita: BERANI. Berbisnis, bagi sebagian besar orang Indonesia dianggap menakutkan. Kebanyakan orang tua biasanya enggan mengenalkan bisnis pada anak-anaknya semasa kecil. Dengan dalih gengsi, memalukan, kasihan, dsb. Orientasi mereka hanyalah sekolah setinggi mungkin dan mencari pekerjaan sebagus mungkin. (Tidak salah memang… tapi kalo sampai melarang anaknya belajar bisnis… hmm… sungguh tidak bijaksana).

Begitu pula, kebiasaan orang tua yang terlalu protektif dengan melarang anak untuk berkreasi (hal-hal yang positif), telah mengakibatkan anak-anak mereka menjadi anak-anak penakut. Tidak memiliki keberanian untuk mengambil resiko. Mau ini takut, mau itu takut. Mau berkreasi pun takut.

Bagaimana cara menumbuhkan keberanian dalam berbisnis?

  • Pertama, tanamkan dalam diri kita keyakinan bahwa dalam berbisnis, Allah telah membukakan 9 dari 10 pintu rezeki. Dengan kata lain, 90 persen pintu rezeki terdapat dalam dunia bisnis. Dengan demikian, kesempatan kita untuk mendapatkan rezeki sangatlah luas.
  • Kedua, tepis dan hapuslah anggapan bahwa para pelaku bisnis adalah orang-orang golongan kedua (setelah pekerjaan-pekerjaan lain). Pada dasarnya, bisnis merupakan bagian dari pekerjaan yang (kurang lebih) sama dengan pekerjaan-pekerjaan lainnya, seperti menjadi karyawan swasta, PNS, dll. Namun, akhir-akhir ini justru tren orang-orang (Indonesia) mulai banyak berubah, mereka beranggapan bahwa berbisnis justru lebih menjanjikan daripada menjadi karyawan. Dengan kata lain, “Menjadi TDA Lebih Mulia Daripada Menjadi TDB”.
  • Ketiga, hilangkan anggapan bahwa dalam berbisnis penuh resiko. Ingatlah bahwa resiko adalah bagian dari hidup. Resiko bukanlah hanya milik pebisnis. Dalam pekerjaan lain pun pasti ada resiko. Karyawan swasta, ada resiko perusahaannya collaps dan di-PHK, PNS bisa saja dimutasi atau diturunkan jabatan, dll.

Satu hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa dalam berbisnis juga dikenal “Hukum Kekekalan Energi” seperti halnya dalam Ilmu Fisika. Kita berbisnis, jika sukses = kekayaan, jika gagal = pengalaman/ilmu. Jadi, pada hakekatnya, tidak ada kegagalan atau resiko, karena sebenarnya ia mengalami perubahan “energi” menjadi “pengalaman/ilmu” yang sama nilainya dengan modal yang kita investasikan.