>Kunci Quantum Success Power NAQS DNA (NIAT, BAIK SANGKA, SUGESTI)

>

Barang siapa yang ingin mendapatkan dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang ingin mendapatkan akhirat harus dengan ilmu dan barang siapa yang ingin mendapatkan kedua-duanya maka kuncinya harus dengan ilmu

 Assalamu ‘alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..
Sahabat Sukses dengan NAQS DNA, selama ini saya amati dari evaluasi perkembangan siswa NAQS. Ternyata masih banyak yang belum memahami filosofi dasar dari keilmuan NAQS DNA, sehingga keilmuan yang mereka peroleh kurang berkembang secara maksimal dan kurang bermanfaat, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungannya. Hal itu terutama dikarenakan mereka masih terikat kuat dengan Pola Fikir [MINDSET]lama yang telah ada dan tertanam kuat di dalam pikiran mereka.

Siswa yang berlatar belakang Ilmu Hikmah Dan Kanuragan, maka masih terlihat sibuk mencari amalan-amalan yang bisa menambah power kesaktian mereka. Angan-angan mereka dipenuhi seribu satu khayalan tentang Karomah dan kesaktian orang-orang zaman dulu.

Siswa yang berlatar belakang ilmu spiritual tradisional, maka akan suka bila di ajak mendongeng tentang alam-alam ghoib. Tiada hari tanpa membincangkan alam ghoib. Baik alam ghoib duniawi semacam alam jin, ratu kidul, dll. Ataupun alam ghoib langit, semacam alam makrifat, dll. Seakan mereka sudah tidak lagi suka makan nasi, dan lupa anak istri yang masih butuh perhatian mereka dan butuh nafkah dari mereka. Sedangkan siswa yang berlatar belakang ilmu spiritual modern, akan suka menenggelamkan diri pada khayalan tentang aura serta pencapaian-pencapian akan terbukanya cakra-cakra yang lebih tinggi, kundalini, dll.

Sesungguhnya itu semua tidak selaras dengan filosofi dasar dari NAQS. Inti dasar dari ilmu NAQS adalah ilmu makrifat, atau ilmu untuk menjadi seorang hamba Allah yang baik, yang setiap denyut nadi kehidupannya selalu dia abdikan untuk Allah semata. Ibarat air sungai yang tidak pernah terpisah dengan sumber mata airnya, ibarat cahaya yang tidak pernah lepas dari sumber inti cahaya, dan ibarat planet-planet yang tidak pernah lelah mengorbit mengikuti matahari. Ibarat partikel atom yang tiada lelah thowaf berputar mengelilingi inti atom, ibarat kehidupan yang berputar mengikuti inti kehidupan. ibarat badan yang mengikuti nyawa. Yang artinya, ketika sang hamba telah di tinggalkan Tuannya. Maka berakhirlah kehidupan sang hamba…. Karena hakekat sumber kehidupan dan kekuatannya adalah berasal dari sumber kehidupan tersebut. Inilah hakikat makna LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH.

Seseorang yang telah konsisten menjadi hamba Allah, secara otomatis akan bisa seutuhnya menerima pancaran sifat-sifat terpuji [HAKIKAT MUHAMMADIYAH] dari Nur Allah yang tercermin dalam hidup kehidupannya. Secara vertikal dia berperan sebagai hamba, dan secara horisontal dia berperan sebagai Khalifatullah fil Ardl, Insan Ilahiah yang berjiwa pemimpin yang bisa memayu hayuning bawono atau Rahmatan lil ‘alamin. Kehadirannya menjadi berkat dan rahmat bagi semesta alam…..

Nah, bila filosofi dasar ini difahami dengan baik. Maka kita tidak akan terlalu banyak membuang-buang waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Hanya karena memperturutkan angan-angan kosong serta memperturutkan hawa nafsu. Karena bila pikiran kita setiap hari hanya memikirkan topik yang sama terus menerus, maka itu semua akan tertanam secara kuat ke dalam alam bawah sadar kita. Dan selanjutnya pokok pikiran itu menjadi PROGRAM KEHIDUPAN DI DALAM PIKIRAN yang akan mengendalikan arah dan gerak kehidupan kita untuk menuju ke arah itu.

Perlu di fahami, bahwa segala sesuatu itu ada waktu dan masanya, sebuah ilmu yang positif dan bermanfaat di masa lalu. Belumlah tentu bermanfaat di masa kini. Zaman sekarang adalah zaman ilmu pengetahuan dan tekhnologi, apalah jadinya nasib generasi muda bila semuanya tenggelam di alam mistik. Adakah itu bermanfaat bagi kemajuan diri, bangsa, negara, dan juga agama. Apalagi bila ilmu mistik yang digeluti hanya sekedar sebagai pemuas dari khayalan mereka akibat terpengaruh oleh kuatnya ambisi dan hawa nafsu belaka…

Oleh karena itu, pelajarilah ilmu metafisika yang bernuansa duniawi ala kadarnya saja. Dan janganlah terlalu berlebihan, sehingga menghabiskan umur untuk tirakat dan riyadloh demi ilmu duniawi semata dan melupakan kehidupan akhiratnya.

Oleh karena itulah NAQS DNA Methode hadir memberikan solusi, agar kita tetap bisa memanfaatkan ilmu metafisika. Namun tetap tidak ketinggalan zaman serta menjadi pelopor dan trendsetter pembangunan di manapun kita berada. Rajin berkarya untuk alam semesta sebagai wujud dari rasa syukur dan pengabdian kita kepada sang MAHA PENCIPTA.

Langkah pertama dari methode NAQS DNA, adalah membuka kesadaran manusia akan adanya alam vibrasi energi [ENERGY AWARENES]. Dan kemudian memberikan AL-WASILAH yaitu sinyal transmitter di dalam Qalbu manusia agar pancaran gelombang FREKWENSI HATI NURANI DAN FIKIRAN manusia dapat langsung terhubung dengan pusat alam semesta yaitu Tuhan Semesta Alam. Sedangkan langkah selanjutnya yang menjadi tugas siswa adalah menjaga koneksinya [taqorrub] dengan Tuhan tetap terjaga dengan baik selama 24 jam penuh. Dengan senantiasa berdzikrullah dan menyadari keberadaan Nur Ilahi yang selalu beserta dia. Itulah makna kalimat BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. BESERTA ASMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG. Itulah maqom kehambaan yang sebenar-benarnya…

Maka untuk selanjutnya berlakukah hukum Allah yang tertuang dalam hadits ini bagi dirinya….
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, dia berkata, “Telah bersabda Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , “Sesungguhnya Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Barang siapa yang memusuhi wali-Ku maka Aku umumkan perang terhadapnya. Tidak ada bentuk taqarrub seorang hamba kepada-Ku yang lebih Aku cintai dibanding (mengerjakan) apa yang Aku wajibkan kepadanya. Dan terus menerus seorang hamba bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Ku dengan nawafil (amalan sunnah) sehingga Aku mencintainya. Dan jika Aku mencintai nya maka Aku menjadi pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang dia melihat dengannya, menjadi tangannya yang dia gunakan memukul, serta menjadi kakinya yang dia gunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku maka Aku pasti memberinya, dan jika dia minta tolong kepada-Ku niscaya Aku pasti menolongnya.” (HR al-Bukhari)

Ketika seorang manusia yang hati dan fikirannya sudah terhubung dengan baik dengan ALLAH, maka untuk selanjutnya dia haruslah sangat berhati-hati dalam menjaga gerak hati, fikiran, kata-kata, dan perbuatannya. Karena apa yang ada di fikirannya, lambat atau cepat segera akan menjadi realita di dalam kehidupannya. Oleh karena itu fahamilah potensi kekuatan-kekuatan yang di anugerahkan Tuhan di dalam diri kita. Sehingga tidak terjebak pada kehidupan yang sia-sia, namun hidup menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan alam semesta.

Manajemen INNER POWER meliputi ;

MENGOLAH KEKUATAN PRASANGKA DAN NIAT[KEKUATAN HATI DAN FIKIRAN]
Niat menurut istilah syar’i adalah bermaksud kepada sesuatu yang disertai perbuatan. Jika bermaksud kepada sesuatu tetapi tidak disertai perbuatan maka ini dinamakan azzam.

Di dalam shahih Muslim disebutkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa Sallam bersabda : “Allah azza wa jalla berfirman,’Aku berada pada persangkaan hamba-KU kepada KU. Maka hendaklah dia membuat persangkaan kepadak-KU menurut kehendaknya.”

Rasulullah shallahu a’lahi wa sallam bersabda :
“Tiada suatu amalanpun yang mendekat kesurga kecuali telah aku perintahkan kalian denganya dan tiada suatu amalanpun yang mendekatkan keneraka kecuali telah aku larang kalian darinya. Sungguh salah seorang diantara kalian tidak akan lambat rezekinya, Sesungguhnya jibril telah menyampaikan kepada hatiku bahwa salah seorang dari kalian tidak akan keluar dari dunia (meninggal dunia) sampai disempurnakan rezkinya. Maka bertakwalah kepada Alloh wahai manusia dan perbaguslah dalam mencari rizki. Maka apabila salah seorang diantara kalian merasa/menganggap bahwa rizkinya lambat , maka janganlah mencarinya dengan bermaksiat kepada Alloh karena sesungguhnya keutamaan/karunia Alloh tidak akan didapat dengan maksiat.”

Dari Amirul Mu’minin Abu Hafs ‘Umar ibnu Al-Khathab radhiyalallahu ta’ala ’anhu berkata: “Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya, dan setiap orang akan mendapat balasan amal sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang berhijrah hanya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu menuju Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ia harapkan atau karena wanita yang ia nikahi, maka hijrahnya itu menuju yang ia niatkan’” (HR. Bukhari dan Muslim)

MENGOLAH KEKUATAN KATA-KATA DAN PERBUATAN
Alam semesta adalah lautan energi yang gelombangnya memantul kemana-mana, termasuk akan memantul kembali kepada kita sendiri. Itulah yang diajarkan Allah SWT dalam firman-Nya:“Barang siapa berbuat kebaikan maka (hasilnya) untuk dirinya sendiri. Dan barang siapa berbuat kejahatan maka (akibatnya) untuk dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sekali-kali tidaklah menganiaya hamba-hamba-Nya” (Q. S Fushilat (41): 46)

SUGESTI

Sugesti berasal dari bahasa inggris yaitu suggest yang berarti menasehati, membayangkan, menyarankan, mempengaruhi. Auto sugesti secara bahasa dapat diartikan mempengaruhi diri sendiri.

Auto sugesti adalah kemampuan diri kita dalam memberi pengaruh terhadap diri untuk memiliki keyakinan kuat atas keputusan atau pilihan-pilihan yang kita ambil. Auto sugesti sangat dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar yang kita miliki. Umumnya kita mengenal dua macam pikiran. Yaitu “pikiran sadar” dan “pikiran bawah sadar”.

Pikiran bawah sadar yang kita miliki dapat menjadi mekanisme pencapaian kesuksesan maupun mekanisme kegagalan. Apabila kita mengangankan sesuatu dan optimis untuk melakukan proses pencapaiannya maka secara otomatis pikiran bawah sadar yang kita miliki menjadi mekanisme kesuksesan. Sebaliknya ketika apa yang kita inginkan dihantui kekhawatiran, pesimis dan was-was akan gagal maka secara otomatis pikiran bawah sadar kita akan berfungsi sebagai mekanisme kegagalan.

Pikiran bawah sadar dalam diri kita merupakan bagian terpenting dalam memberikan sugesti sukses maupun sugesti gagal. Sebagai ilustrasi yang akan membantu kita mendapatkan gambaran tentang pikiran bawah sadar;

“Sepotong besi baja tidak akan mampu menarik dan mengangkat sepotong jarumpun tanpa diberi daya magnet. Namun ketika baja tersebut diberikan daya magnet maka baja tersbut akan mampu menarik dan mengangkat besi lain yang beratnya beberapa kali lipat besi baja tersebut. Pikiran bawah sadar itulah daya magnet yang harus kita asah dan kita latih agar mampu memberikan suplai energi positip untuk pencapaian tujuan yang kita miliki.

Aktivitas yang pernah kita lakukan, pengalaman yang kita lalui, maupun pekerjaan kita adalah merupakan reaksi pikiran bawah sadar. Seorang pengendara motor akan tahu seberapa cepat dia menarik gas untuk melampui beberapa kendaraan didepannya, seorang sopir tahu lebih cepat arah jalan yang harus ia pilih untuk mencapai target tujuan sebelum mobilnya melalui jalan yang ada dalam pikirannya. Seorang pasien akan merasa nyaman jika dihadapkan pada dokter spesialis “manjur” pilihannya atas dasar informasi pihak lain dibanding jika berhadapan pada dokter yang sama tanpa informasi ke”manjuran” pada tahap sebelumnya.

Mekanisme bawah sadar sangat memberikan pengaruh pada sugesti-sugesti yang kita ambil, karena itulah apapun yang kita inginkan tanpa adanya keinginan kuat yang diiringi dengan prasangka positip kepada diri, kepada orang lain dan kepada Allah SWT maka keinginan itu hanya akan menjadi awal kekecewaan kita, karena setiap kegagalan pada dasarnya selalu diawali oleh gagalanya perencanaan. Gagal merencanakan berarti juga merencanakan kegagalan.

Sejauh mana anda mampu membayangkan apa yang anda inginkan maka sejauh itu pula anda mampu menerjemahkan dalam kenyataan. Apa yang anda bayangkan tentang kesuksesan maka seperti itulah pada kenyataannya sukses bagi anda. Yang jadi masalah adalah ketika anda tidak mampu menerjemahkan kesuksesan seperti apakah yang anda inginkan, maka kesuksesanpun hanyalah angan kosong. Bila kita tidak tahu tujuan hidup kita, maka kehidupan kita menjadi tidak terarah.

Tujuan membuat Anda tetap FOKUS.
Tujuan memberi Anda sesuatu untuk DIRAIH.
Tujuan membuat ide-ide dan SOLUSI terus mengalir.
Tujuan membuat Anda ANTUSIAS.
Tujuan memberikan gambaran RUTE dalam kehidupan.
Tujuan memberikan ARTI dalam hidup Anda.
Tujuan membantu Anda untuk tetap PRODUKTIF.
Tujuan memberikan KEJELASAN dalam pembuatan keputusan.
Tujuan menyediakan ALAT UKUR dalam mempertimbangkan suatu ide.
Tujuan membantu Anda untuk tetap TERORGANISIR.
Tujuan membantu Anda untuk MEMPROMOSIKAN diri Anda kepada orang lain.
Tujuan membantu Anda MENILAI produktifitas dan efektifitas Anda.

“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari nafsu yang tidak pernah kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.”(HR Muslim 4899)
Allaahummanfa’nii bimaa ‘allamtanii, wa’allimnii maayanfa’unii, wazidnii ilman, walhamdu lillaahi ‘alaa kulli haal, wa a’uudzu billaahi min ‘adzaabin naar
Artinya ;
“Ya Allah, berikanlah kemanfaatan ilmu untukku dari apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah aku ilmu yang dapat memberi manfaat bagiku serta tambahkanlah ilmu untukku, segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan dan saya berlindung kepadaMu dari siksa api neraka.”
Amin ya robbal ‘alamin…..

Wallahu a’lam bishshowab
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh…

PUSTAKA ;

  • sedekah.net/web/artikel/146-berbaik-sangka-kepada-allah
  • sugestipower.com/artikel.php?id_berita=189

NB.

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا

Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarilah aku hal-hal yang akan bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah untukku ilmu.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t)

اللَّهُمَّ إِنِّـي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يـَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari nafsu yang tidak pernah puas/cukup, dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim, Ahmad dan An-Nasa’i dari Zaid bin Arqam z)

Dalam sebuah Hadis Qudsy Allah berfirman, “Ana ‘inda dzonni ‘abdi bi (Aku menuruti saja persangkaan hamba-Ku).” = KALAU TIDAK MERASA SEBAGAI HAMBA ALLAH ALIAS INGKAR ALIAS KAFIR, BERARTI PERSANGKAANNYA TIDAK AKAN DITURUTI ALLAH SWT, JADI SEKEDAR ANGAN-ANGAN KOSONG BELAKA YANG TIDAK AKAN ADA REALISASINYA.

► Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti perSANGKAan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). ( QS. Al An’am 6:116 )

Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali perSANGKAan saja. Sesungguhnya perSANGKAan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran [690]. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

[690] Sesuatu yang diperoleh dengan praSANGKAan sama sekali tidak bisa mengantikan sesuatu yang diperoleh dengan keyakinan.
( QS. Yunus 10:36 )

Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah semua yang ada di langit dan semua yang ada di bumi. Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka tidak mengikuti kecuali praSANGKA belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga.
( QS. Yunus 10:66 )

Rahasia Ilmu Telepati Untuk Mempengaruhi Orang Dari Jarak Jauh

Seperti dinyatakan oleh Willy Wong dan Andri Hakim (2009:16) bahwa pola pikir kesadaran manusia dapat dibedakan sebagai pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind). Lebih lanjut dijelaskan bahwa pikiran sadar merupakan pikiran yang menggunakan akal sehat dan logika. Melalui pikiran ini, kita berpikir secara sadar dan secara logis untuk menetapkan sesuatu atau memutuskan pilihan tertentu, misalnya saat memilih pakaian yang kita senangi, buku yang kita baca, dan tempat tinggal yang kita diami.

Sebaliknya, pikiran bawah sadar merupakan pikiran yang menerima informasi yang telah dianalisis dan diterima oleh pikiran sadar secara serta merta. Pikiran bawah sadar tidak memikirkan alasan-alasan apa yang mendasari informasi tersebut, tidak menganalisis, dan hanya menerima informasi itu secara otomatis. Bagian ini berfungsi menyimpan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, intuisi, kreativitas, dan kepribadian.

Kekuatan Pikiran
Seperti dinyatakan di atas, dengan pikirannya manusia mampu melaksanakan berbagai hal untuk keperluan hidupnya sehari-hari. Namun, dalam menjalankan aktivitas rutin itu, seringkali kita menemui berbagai kesulitan dan hambatan seperti dalam meniti karir, berbisnis, hubungan keluarga, mendidik anak, mencari pasangan hidup, dan sebagainya. Ketika menghadapi persoalan-persoalan tersebut, seringkali pikiran kita menjadi buntu dan pada akhirnya bisa menimbulkan stres. Bagaimanakah cara untuk mengatasi berbagai poblem tersebut?

Salah satu cara yang belum banyak diketahui orang bahwa ternyata pikiran manusia itu menyimpan suatu potensi yang sangat dahsyat yang akan sangat bermanfaat kalau kita bisa membuka rahasianya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan salah satu rahasia besar itu adalah sebuah ilmu yang disebut dengan SUBJECTIVE COMMUNICATION. Ilmu ini pada dasarnya adalah berkenaan dengan metode dan teknik mempengaruhi pikiran orang lain dengan menggunakan kekuatan pikiran yang kita miliki.

Penggunaan teknik subjective communication ini merupakan suatu cara yang bisa dibuktikan secara ilmiah dan sama sekali bukan berupa kekuatan magis, sihir, jin, dan atau yang sejenisnya. Ketika menjelaskan hal ini, Tertius Lantigimo, seorang pakar di bidang subjective communication, menyatakan bahwa teknik subjective communication sesungguhnya dibangun di atas dasar fakta ilmiah mengenai kekuatan pikiran manusia, yakni pemanfaatan kekuatan dan potensi pikiran manusia. Beberapa tahun terakhir ini ada banyak penemuan mengenai potensi pikiran manusia dan salah satunya adalah mengenai teknik subjective communication ini.

Seperti yang akan dijelaskan nanti teknik subjective communication adalah teknik bagaimana menciptakan hubungan atau kontak pikiran antar manusia pada jarak jauh. Anda tidak perlu bertemu dengan yang bersangkutan untuk berkomunikasi. Cukup dari tempat tidur anda, anda memprogram pikiran anda untuk terjadi kontak pikiran atau kontak batin dan kemudian setelah kontak sudah terjadi anda melakukan komunikasi langsung. Dan dengan komunikasi ini anda mempengaruhi pikiran target anda.

Dengan subjective communication anda akan memanfaatkan segala potensi yang ada dalam pikiran anda. Dan juga anda akan memanfaatkan kekuatan yang ada di alam semesta ini. Karena pikiran manusia terhubung dengan alam semesta, seperti satelit yang menghubungkan stasiun TV atau radio dengan para pemirsa. Sama seperti sinyal telepon yang menghubungkan banyak orang di dunia ini.

Fakta Ilmiah
Beberapa fakta ilmiah mengenai kekuatan pikiran manusia, sebagaimana ditulis oleh Tertius, antara lain :

FAKTA #1
Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan super komputer apapun di dunia ini.

Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda. Proses berpikir yang rumit sangat menentukan keadaan hidup manusia. Sukses atau gagal, kaya atau miskin, dan lain-lain, sesungguhnya ditentukan oleh neuron-neuron ini.

Sesungguhnya jika manusia mengerti bagaimana otak manusia bekerja dia dapat mengendalikan masa depannya, dan menjadi sukses. Seperti apa seseorang sesungguhnya ditentukan oleh cara berpikir. Seperti perkataan “You are what you think” (anda adalah apa yang anda pikirkan). Jadi sikap dan kondisi hidup anda menggambarkan seperti apa anda berpikir.

FAKTA #2
Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memory super komputer apapun di dunia.

 Semua yang kita lihat, dengar, rasakan, dan alami semua terekam dalam memori manusia yang berkapasitas super besar itu. Anda bisa bayangkan berapa besar ‘file’ yang anda simpan dalam memori anda selama puluhan tahun hidup anda. Semua hal baik yang positif maupun negatif akan terekam dalam memori anda. Dan pengalaman-pengalaman inilah yang akan menentukan sifat anda. Kalau memori anda merekam lebih banyak hal-hal yang negatif maka anda akan cenderung negatif. Anda akan selalu memiliki sifat “negative thinking”. Jika hal-hal positif yang lebih dominan maka anda akan memiliki sifat “positive thinking”. Anda dapat membuktikan sendiri, dengan siapa anda bergaul dan di lingkungan mana anda berada itulah yang akan menentukan sifat dan sikap anda seperti apa. Karena pengalaman di lingkungan anda itulah yang akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar anda dan mengendalikan cara berpikir, bertindak dan mengambil keputusan dalam hidup anda.

FAKTA #3
Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD (medan morfogenetika).

Memang penemuan bahwa pikiran manusia terbubung dengan alam semesta masih belum banyak diketahui orang, dan juga masih banyak yang belum begitu yakin. Akan tetapi 5-10 tahun terakhir bukti-bukti akurat yang memperkuat penemuan ini bermunculan, sehingga orang skeptik (orang tidak percaya) sekalipun tidak dapat mengelak.

Dr. Karl Pribram, seorang ahli bedah otak, menemukan bahwa otak manusia memuat bayangan alam semesta, hampir sama dengan proses holografik. Dia mengatakan bahwa pikiran manusia terhubung dengan konsep alam semesta dan menerima informasi dari alam semesta. Apa buktinya? Misalnya, Isaac Newton kira-kira mendapat teori gravitasinya dari mana? Siapa yang mengirim pesan itu ke pikirannya sehingga pada akhirnya dia menemukan teori gravitasi itu?

Ilmuwan Inggris, Jacob Boehm, juga mengemukakan penemuan yang serupa mengenai konsep holografik, dan temuan ini sudah dipublikasikan pada salah satu jurnal ilmiah terkenal di Inggris.

Dari temuan itu didapati bahwa alam semesta menghubungkan spesis-spesis atau mahluk hidup tertentu. Misalnya seekor tikus dilatih untuk menjelajahi suatu ‘maze’ atau labyrinth. Tikus yang lain juga akan mengetahui ini lebih cepat karena sudah satu ekor tikus yang memiliki ‘pengetahuan’ itu.

Hal yang serupa juga terjadi pada manusia. Jika salah seorang manusia menguasai suatu pengetahuan maka akan lebih mudah manusia lain untuk mempelajarinya. Artinya manusia sudah memiliki pengetahuan yang sama (shared intelligence). Mengapa? Karena alam semesta membantu memberikan informasi yang sama itu melalui pikiran universal atau pikiran bawah sadar. Dan temuan ini sudah dipublikasikan melalui tayangan BBC. Kemudian keterhubungan ini disebut “Morphogenetic Field” (medan morfogenetika).

Orang-orang genius yang menemukan banyak penemuan spektakuler seperti Copernicus, Galileo Galilei, Sir Isaac Newton, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Graham Bell, dll, adalah orang-orang yang memiliki pikiran bawah sadar yang terkoneksi kuat dengan alam semesta sehingga mendapat ide atau informasi yang luar biasa. Kalau tidak dari mana mereka mendapat ‘hint’ atau ‘petunjuk’ dari penemuan itu? Ketika mereka sudah menemukan maka kita pun sesama species manusia sudah akan lebih mudah mempelajari temuan mereka. Mengapa? Karena pikiran kita saling terhubung.

Selanjutnya, seperti sudah disebutkan di atas, dalam otak manusia terdapat 30 miliar neuron atau syaraf otak. Dan luar biasanya dalam setiap neuron terdapat kumpulan atom yang besar yang beroperasi seperti komputer yang dapat berhubungan satu sama lain melalui jaringan otak. Otak manusia beroperasi seperti komputer tetapi dalam skala yang jauh lebih dahsyat.

Bandingkan dengan fakta berikut ini. Hampir semua komputer kantor saling terhubung dan mampu berkomunikasi dengan komputer lain di kota bahkan negara lain hanya karena satu modem yang menghubungkan semua jaringan. Misalnya data-data bank yang besar dapat diakses dari komputer lain pada kantor bank yang sama di kota yang berbeda atau negara lain. Karena komputer-komputer tersebut saling terhubung. Dan hal ini terjadi karena adanya jaringan internet.

Nah, pada saat-saat tertentu pikiran manusia juga memiliki keterhubungan dan kemampuan yang sama. Dengan kata lain pikiran manusia, seperti jaringan komputer, terhubung dengan pikiran manusia yang lain, dan keterhubungan itu dapat dipicu atau diciptakan melalui alam semesta. Psikolog ternama Karl Jung menyebut mysteri keterhubungan pikiran ini “universal conciousness” (kesadaran/pikiran alam semesta) dan ahli biologi Rupert Sheldrake menyebutnya “morphogetic field” (medan morfogenetika) dan kita menyebutnya “super mind”.

Penemuan yang serupa juga mengatakan bahwa semua mahkluk hidup memiliki “medan energy” (energy field) yang khas. Pada tahun 1940 Harold Burr, seorang neuroatomist dari Yale University, mengadakan penelitian mengenai “medan energy” tersebut. Dan dia menemukan bahwa semua mahluk hidup memiliki “medan energy” bahkan medan energy tersebut sudah dapat dideteksi pada tahap embrio.

Kesimpulannya adalah energi-energi inilah yang menghubungkan satu mahluk dengan mahkluk yang lain. Itulah sebabnya pada saat-saat tertentu akan terjadi kontak energy. Suatu penelitian di di Jepang diadakan terhadap seratus ekor monyet di suatu pulau yang terpencil. Seekor monyet yang dianggap paling pandai dari yang lain dipilih dan dilatih. Monyet itu dilatih bagaimana mencuci kentang. Setelah dicoba pada monyet-monyet lain ternyata mereka lebih cepat menguasai ‘keahlian’ itu karena satu ekor monyet tadi sudah terlebih memiliki ‘keahlian’ mencuci kentang.

Dan satu hal yang lebih mengejutkan adalah beberapa bulan kemudian kelompok monyet lain yang berada di pulau yang lain yang agak berjauhan, entah bagaimana, juga tahu bagaimana mencuci kentang seperti yang diajarkan pada kelompok monyet di pulau yang satu tadi. Sekali lagi hal ini membuktikan temuan “shared intelligence” (memiliki pikiran/inteligen yang sama) di atas. Medan energy monyet tersebut tertransfer ke kelompok yang lain sehingga mereka juga memiliki pengetahuan yang sama.

Pada manusia medan energy ini jauh lebih kuat, dan karena itu keterhubungan atau koneksi antar manusia itu jauh lebih kuat. Keterhubungan ini sering disebut dengan istilah ‘hubungan pikiran’ atau ‘hubungan batin’ (mental connection), dan hubungan ini akan lebih terasa oleh mereka yang memiliki hubungan darah seperi orang tua dan anak, adik kakak, atau saudara. Itulah sebabnya jika sesuatu terjadi pada saudara kita, kita akan merasakan sesuatu yang sering kita sebut “firasat”. Hal ini terjadi karena adanya ‘mental connection’ atau ‘hubungan batin’ tadi.

Darimana dan mengapa ada perasaan seperti itu? Seperti dikatakan di atas, kita merasakan semua itu karena ada alam semesta yang menghubungkan melalui medan energi tadi, seperti ‘sinyal’ yang menghubungkan pikiran yang satu dengan yang lain.

FAKTA #4
Pikiran manusia saling berinteraksi setiap saat tanpa disadari.

Tanpa disadari pada level pikiran bawah sadar terjadi komunikasi antar pikiran. Kita saling mengirim pesan baik itu positif maupun negatif tanpa sadar. Jika pesan positif yang diterima maka akan terjadi interaksi yang positif. Coba perhatikan ada orang yang baru saja bertemu tetapi rasanya sudah lama bertemu. Biasanya ada komentar seperti ini “Kok sepertinya kita sudah lama kenalan, padahal baru ketemu sekarang?”

Saya ingat ketika saya bertemu dengan seorang bapak di Irlandia pada suatu pertemuan. Kami baru bertemu pada hari itu. Tetapi entah mengapa percakapan kami berlangsung sangat akrab seolah-oleh kami sudah lama berteman. Ini tandanya bahwa ada komunikasi positif pada level pikiran bawah sadar.

Hal ini dapat juga dibuktikan pada fenomena yang satu ini. Pasti anda sudah tahu istilah “love at the first sight” (cinta pada pandangan pertama), bukan? Seseorang langsung saling tertarik atau jatuh cinta kepada orang yang lain pada pertemuan pertama. Mengapa demikian?

Hal yang sebaliknya juga dapat terjadi. Ada juga orang langsung tidak senang atau tidak menyukai sesorang pada pertemuan pertama tanpa alasan yang jelas. Mengapa? Seperti sudah disebutkan di atas karena telah terjadi komunikasi tanpa sadar pada level pikiran bawah sadar.

FAKTA #5
Pikiran manusia pada saat tertentu menjelajah di alam semesta.

Temuan lain yang menarik adalah bahwa pikiran manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Memang agak sulit untuk diterima oleh akal sehat. Tetapi sehubungan dengan apa yang disebut dengan pikiran alam semesta (universal conciousness) di atas maka ditemukan juga bahwa pada saat-saat tertentu pikiran manusia menjelajah lewat pikiran bawah sadarnya. Sudah pernah mendengar istilah “astral travel”? Teknik ini dapat membuat seseorang ‘membagi diri’, ‘berkelana’ atau ‘menjelajah’ ke mana saja dia inginkan. Anda perlu berlatih untuk menguasai teknik ini. Ketika kontes “the master” diadakan di RCTI Joe Sandy, yang sekarang sudah menjadi salah satu ‘the master’, membuktikan hal ini. Dua peserta dibuatnya mengalami ‘astral travel’ ke pantai di Bali sementara tubuh mereka berada di atas panggung studio RCTI. Sebagai bukti sepatu kedua peserta tersebut berisi pasir pantai. Dan para hadirin pun sangat terpukau.

Bagaimana dengan pengalaman pribadi anda? Mungkin anda juga kurang yakin. Saya mau tanya? Pernahkah anda bermimpi bertemu dengan seseorang yang anda tidak kenal atau orang yang anda tidak harapkan untuk masuk dalam mimpi anda? Pernah kan? Pertanyaan di sini adalah: Mengapa anda tiba-tiba saja memimpikan orang itu? Jawabannya adalah karena pikiran manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Pikiran anda bertemu dengan pikiran orang tersebut di alam semesta dan itu yang masuk ke dalam alam bawah sadar anda dan muncul sebagai mimpi. Ini adalah tandanya bahwa pikiran manusia terhubung satu sama lain.

Masih banyak fakta-fakta lain mengenai rahasia pikiran manusia dan segala potensinya, yang apabila mampu kita pahami akan sangat bermanfaat dalam memecahkan berbagai problem hidup sehari-hari.

Link Sumber: KekuatanPikiran.com

>Rahasia Ilmu Telepati Untuk Mempengaruhi Orang Dari Jarak Jauh

>

Seperti dinyatakan oleh Willy Wong dan Andri Hakim (2009:16) bahwa pola pikir kesadaran manusia dapat dibedakan sebagai pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind). Lebih lanjut dijelaskan bahwa pikiran sadar merupakan pikiran yang menggunakan akal sehat dan logika. Melalui pikiran ini, kita berpikir secara sadar dan secara logis untuk menetapkan sesuatu atau memutuskan pilihan tertentu, misalnya saat memilih pakaian yang kita senangi, buku yang kita baca, dan tempat tinggal yang kita diami.

Sebaliknya, pikiran bawah sadar merupakan pikiran yang menerima informasi yang telah dianalisis dan diterima oleh pikiran sadar secara serta merta. Pikiran bawah sadar tidak memikirkan alasan-alasan apa yang mendasari informasi tersebut, tidak menganalisis, dan hanya menerima informasi itu secara otomatis. Bagian ini berfungsi menyimpan memori jangka panjang, emosi, kebiasaan, intuisi, kreativitas, dan kepribadian.

Kekuatan Pikiran
Seperti dinyatakan di atas, dengan pikirannya manusia mampu melaksanakan berbagai hal untuk keperluan hidupnya sehari-hari. Namun, dalam menjalankan aktivitas rutin itu, seringkali kita menemui berbagai kesulitan dan hambatan seperti dalam meniti karir, berbisnis, hubungan keluarga, mendidik anak, mencari pasangan hidup, dan sebagainya. Ketika menghadapi persoalan-persoalan tersebut, seringkali pikiran kita menjadi buntu dan pada akhirnya bisa menimbulkan stres. Bagaimanakah cara untuk mengatasi berbagai poblem tersebut?

Salah satu cara yang belum banyak diketahui orang bahwa ternyata pikiran manusia itu menyimpan suatu potensi yang sangat dahsyat yang akan sangat bermanfaat kalau kita bisa membuka rahasianya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan salah satu rahasia besar itu adalah sebuah ilmu yang disebut dengan SUBJECTIVE COMMUNICATION. Ilmu ini pada dasarnya adalah berkenaan dengan metode dan teknik mempengaruhi pikiran orang lain dengan menggunakan kekuatan pikiran yang kita miliki.

Penggunaan teknik subjective communication ini merupakan suatu cara yang bisa dibuktikan secara ilmiah dan sama sekali bukan berupa kekuatan magis, sihir, jin, dan atau yang sejenisnya. Ketika menjelaskan hal ini, Tertius Lantigimo, seorang pakar di bidang subjective communication, menyatakan bahwa teknik subjective communication sesungguhnya dibangun di atas dasar fakta ilmiah mengenai kekuatan pikiran manusia, yakni pemanfaatan kekuatan dan potensi pikiran manusia. Beberapa tahun terakhir ini ada banyak penemuan mengenai potensi pikiran manusia dan salah satunya adalah mengenai teknik subjective communication ini.

Seperti yang akan dijelaskan nanti teknik subjective communication adalah teknik bagaimana menciptakan hubungan atau kontak pikiran antar manusia pada jarak jauh. Anda tidak perlu bertemu dengan yang bersangkutan untuk berkomunikasi. Cukup dari tempat tidur anda, anda memprogram pikiran anda untuk terjadi kontak pikiran atau kontak batin dan kemudian setelah kontak sudah terjadi anda melakukan komunikasi langsung. Dan dengan komunikasi ini anda mempengaruhi pikiran target anda.

Dengan subjective communication anda akan memanfaatkan segala potensi yang ada dalam pikiran anda. Dan juga anda akan memanfaatkan kekuatan yang ada di alam semesta ini. Karena pikiran manusia terhubung dengan alam semesta, seperti satelit yang menghubungkan stasiun TV atau radio dengan para pemirsa. Sama seperti sinyal telepon yang menghubungkan banyak orang di dunia ini.

Fakta Ilmiah
Beberapa fakta ilmiah mengenai kekuatan pikiran manusia, sebagaimana ditulis oleh Tertius, antara lain :

FAKTA #1
Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan super komputer apapun di dunia ini.

Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda. Proses berpikir yang rumit sangat menentukan keadaan hidup manusia. Sukses atau gagal, kaya atau miskin, dan lain-lain, sesungguhnya ditentukan oleh neuron-neuron ini.

Sesungguhnya jika manusia mengerti bagaimana otak manusia bekerja dia dapat mengendalikan masa depannya, dan menjadi sukses. Seperti apa seseorang sesungguhnya ditentukan oleh cara berpikir. Seperti perkataan “You are what you think” (anda adalah apa yang anda pikirkan). Jadi sikap dan kondisi hidup anda menggambarkan seperti apa anda berpikir.

FAKTA #2
Memory otak manusia memilki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memory super komputer apapun di dunia.

 Semua yang kita lihat, dengar, rasakan, dan alami semua terekam dalam memori manusia yang berkapasitas super besar itu. Anda bisa bayangkan berapa besar ‘file’ yang anda simpan dalam memori anda selama puluhan tahun hidup anda. Semua hal baik yang positif maupun negatif akan terekam dalam memori anda. Dan pengalaman-pengalaman inilah yang akan menentukan sifat anda. Kalau memori anda merekam lebih banyak hal-hal yang negatif maka anda akan cenderung negatif. Anda akan selalu memiliki sifat “negative thinking”. Jika hal-hal positif yang lebih dominan maka anda akan memiliki sifat “positive thinking”. Anda dapat membuktikan sendiri, dengan siapa anda bergaul dan di lingkungan mana anda berada itulah yang akan menentukan sifat dan sikap anda seperti apa. Karena pengalaman di lingkungan anda itulah yang akan terekam kuat dalam pikiran bawah sadar anda dan mengendalikan cara berpikir, bertindak dan mengambil keputusan dalam hidup anda.

FAKTA #3
Pikiran manusia terhubung dengan alam semesta yang dalam bahasa psikology disebut UNIVERSAL CONCIOUSNESS (pikiran alam semesta) atau dalam bahasa biologi disebut MORPHOGENETIC FIELD (medan morfogenetika).

Memang penemuan bahwa pikiran manusia terbubung dengan alam semesta masih belum banyak diketahui orang, dan juga masih banyak yang belum begitu yakin. Akan tetapi 5-10 tahun terakhir bukti-bukti akurat yang memperkuat penemuan ini bermunculan, sehingga orang skeptik (orang tidak percaya) sekalipun tidak dapat mengelak.

Dr. Karl Pribram, seorang ahli bedah otak, menemukan bahwa otak manusia memuat bayangan alam semesta, hampir sama dengan proses holografik. Dia mengatakan bahwa pikiran manusia terhubung dengan konsep alam semesta dan menerima informasi dari alam semesta. Apa buktinya? Misalnya, Isaac Newton kira-kira mendapat teori gravitasinya dari mana? Siapa yang mengirim pesan itu ke pikirannya sehingga pada akhirnya dia menemukan teori gravitasi itu?

Ilmuwan Inggris, Jacob Boehm, juga mengemukakan penemuan yang serupa mengenai konsep holografik, dan temuan ini sudah dipublikasikan pada salah satu jurnal ilmiah terkenal di Inggris.

Dari temuan itu didapati bahwa alam semesta menghubungkan spesis-spesis atau mahluk hidup tertentu. Misalnya seekor tikus dilatih untuk menjelajahi suatu ‘maze’ atau labyrinth. Tikus yang lain juga akan mengetahui ini lebih cepat karena sudah satu ekor tikus yang memiliki ‘pengetahuan’ itu.

Hal yang serupa juga terjadi pada manusia. Jika salah seorang manusia menguasai suatu pengetahuan maka akan lebih mudah manusia lain untuk mempelajarinya. Artinya manusia sudah memiliki pengetahuan yang sama (shared intelligence). Mengapa? Karena alam semesta membantu memberikan informasi yang sama itu melalui pikiran universal atau pikiran bawah sadar. Dan temuan ini sudah dipublikasikan melalui tayangan BBC. Kemudian keterhubungan ini disebut “Morphogenetic Field” (medan morfogenetika).

Orang-orang genius yang menemukan banyak penemuan spektakuler seperti Copernicus, Galileo Galilei, Sir Isaac Newton, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Graham Bell, dll, adalah orang-orang yang memiliki pikiran bawah sadar yang terkoneksi kuat dengan alam semesta sehingga mendapat ide atau informasi yang luar biasa. Kalau tidak dari mana mereka mendapat ‘hint’ atau ‘petunjuk’ dari penemuan itu? Ketika mereka sudah menemukan maka kita pun sesama species manusia sudah akan lebih mudah mempelajari temuan mereka. Mengapa? Karena pikiran kita saling terhubung.

Selanjutnya, seperti sudah disebutkan di atas, dalam otak manusia terdapat 30 miliar neuron atau syaraf otak. Dan luar biasanya dalam setiap neuron terdapat kumpulan atom yang besar yang beroperasi seperti komputer yang dapat berhubungan satu sama lain melalui jaringan otak. Otak manusia beroperasi seperti komputer tetapi dalam skala yang jauh lebih dahsyat.

Bandingkan dengan fakta berikut ini. Hampir semua komputer kantor saling terhubung dan mampu berkomunikasi dengan komputer lain di kota bahkan negara lain hanya karena satu modem yang menghubungkan semua jaringan. Misalnya data-data bank yang besar dapat diakses dari komputer lain pada kantor bank yang sama di kota yang berbeda atau negara lain. Karena komputer-komputer tersebut saling terhubung. Dan hal ini terjadi karena adanya jaringan internet.

Nah, pada saat-saat tertentu pikiran manusia juga memiliki keterhubungan dan kemampuan yang sama. Dengan kata lain pikiran manusia, seperti jaringan komputer, terhubung dengan pikiran manusia yang lain, dan keterhubungan itu dapat dipicu atau diciptakan melalui alam semesta. Psikolog ternama Karl Jung menyebut mysteri keterhubungan pikiran ini “universal conciousness” (kesadaran/pikiran alam semesta) dan ahli biologi Rupert Sheldrake menyebutnya “morphogetic field” (medan morfogenetika) dan kita menyebutnya “super mind”.

Penemuan yang serupa juga mengatakan bahwa semua mahkluk hidup memiliki “medan energy” (energy field) yang khas. Pada tahun 1940 Harold Burr, seorang neuroatomist dari Yale University, mengadakan penelitian mengenai “medan energy” tersebut. Dan dia menemukan bahwa semua mahluk hidup memiliki “medan energy” bahkan medan energy tersebut sudah dapat dideteksi pada tahap embrio.

Kesimpulannya adalah energi-energi inilah yang menghubungkan satu mahluk dengan mahkluk yang lain. Itulah sebabnya pada saat-saat tertentu akan terjadi kontak energy. Suatu penelitian di di Jepang diadakan terhadap seratus ekor monyet di suatu pulau yang terpencil. Seekor monyet yang dianggap paling pandai dari yang lain dipilih dan dilatih. Monyet itu dilatih bagaimana mencuci kentang. Setelah dicoba pada monyet-monyet lain ternyata mereka lebih cepat menguasai ‘keahlian’ itu karena satu ekor monyet tadi sudah terlebih memiliki ‘keahlian’ mencuci kentang.

Dan satu hal yang lebih mengejutkan adalah beberapa bulan kemudian kelompok monyet lain yang berada di pulau yang lain yang agak berjauhan, entah bagaimana, juga tahu bagaimana mencuci kentang seperti yang diajarkan pada kelompok monyet di pulau yang satu tadi. Sekali lagi hal ini membuktikan temuan “shared intelligence” (memiliki pikiran/inteligen yang sama) di atas. Medan energy monyet tersebut tertransfer ke kelompok yang lain sehingga mereka juga memiliki pengetahuan yang sama.

Pada manusia medan energy ini jauh lebih kuat, dan karena itu keterhubungan atau koneksi antar manusia itu jauh lebih kuat. Keterhubungan ini sering disebut dengan istilah ‘hubungan pikiran’ atau ‘hubungan batin’ (mental connection), dan hubungan ini akan lebih terasa oleh mereka yang memiliki hubungan darah seperi orang tua dan anak, adik kakak, atau saudara. Itulah sebabnya jika sesuatu terjadi pada saudara kita, kita akan merasakan sesuatu yang sering kita sebut “firasat”. Hal ini terjadi karena adanya ‘mental connection’ atau ‘hubungan batin’ tadi.

Darimana dan mengapa ada perasaan seperti itu? Seperti dikatakan di atas, kita merasakan semua itu karena ada alam semesta yang menghubungkan melalui medan energi tadi, seperti ‘sinyal’ yang menghubungkan pikiran yang satu dengan yang lain.

FAKTA #4
Pikiran manusia saling berinteraksi setiap saat tanpa disadari.

Tanpa disadari pada level pikiran bawah sadar terjadi komunikasi antar pikiran. Kita saling mengirim pesan baik itu positif maupun negatif tanpa sadar. Jika pesan positif yang diterima maka akan terjadi interaksi yang positif. Coba perhatikan ada orang yang baru saja bertemu tetapi rasanya sudah lama bertemu. Biasanya ada komentar seperti ini “Kok sepertinya kita sudah lama kenalan, padahal baru ketemu sekarang?”

Saya ingat ketika saya bertemu dengan seorang bapak di Irlandia pada suatu pertemuan. Kami baru bertemu pada hari itu. Tetapi entah mengapa percakapan kami berlangsung sangat akrab seolah-oleh kami sudah lama berteman. Ini tandanya bahwa ada komunikasi positif pada level pikiran bawah sadar.

Hal ini dapat juga dibuktikan pada fenomena yang satu ini. Pasti anda sudah tahu istilah “love at the first sight” (cinta pada pandangan pertama), bukan? Seseorang langsung saling tertarik atau jatuh cinta kepada orang yang lain pada pertemuan pertama. Mengapa demikian?

Hal yang sebaliknya juga dapat terjadi. Ada juga orang langsung tidak senang atau tidak menyukai sesorang pada pertemuan pertama tanpa alasan yang jelas. Mengapa? Seperti sudah disebutkan di atas karena telah terjadi komunikasi tanpa sadar pada level pikiran bawah sadar.

FAKTA #5
Pikiran manusia pada saat tertentu menjelajah di alam semesta.

Temuan lain yang menarik adalah bahwa pikiran manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Memang agak sulit untuk diterima oleh akal sehat. Tetapi sehubungan dengan apa yang disebut dengan pikiran alam semesta (universal conciousness) di atas maka ditemukan juga bahwa pada saat-saat tertentu pikiran manusia menjelajah lewat pikiran bawah sadarnya. Sudah pernah mendengar istilah “astral travel”? Teknik ini dapat membuat seseorang ‘membagi diri’, ‘berkelana’ atau ‘menjelajah’ ke mana saja dia inginkan. Anda perlu berlatih untuk menguasai teknik ini. Ketika kontes “the master” diadakan di RCTI Joe Sandy, yang sekarang sudah menjadi salah satu ‘the master’, membuktikan hal ini. Dua peserta dibuatnya mengalami ‘astral travel’ ke pantai di Bali sementara tubuh mereka berada di atas panggung studio RCTI. Sebagai bukti sepatu kedua peserta tersebut berisi pasir pantai. Dan para hadirin pun sangat terpukau.

Bagaimana dengan pengalaman pribadi anda? Mungkin anda juga kurang yakin. Saya mau tanya? Pernahkah anda bermimpi bertemu dengan seseorang yang anda tidak kenal atau orang yang anda tidak harapkan untuk masuk dalam mimpi anda? Pernah kan? Pertanyaan di sini adalah: Mengapa anda tiba-tiba saja memimpikan orang itu? Jawabannya adalah karena pikiran manusia menjelajah pada saat-saat tertentu. Pikiran anda bertemu dengan pikiran orang tersebut di alam semesta dan itu yang masuk ke dalam alam bawah sadar anda dan muncul sebagai mimpi. Ini adalah tandanya bahwa pikiran manusia terhubung satu sama lain.

Masih banyak fakta-fakta lain mengenai rahasia pikiran manusia dan segala potensinya, yang apabila mampu kita pahami akan sangat bermanfaat dalam memecahkan berbagai problem hidup sehari-hari.

Link Sumber: KekuatanPikiran.com