Memindahkan Penyakit Ke Telur atau Kambing

Antara Fakta Ilmu Metafisika Dan Penipuan Berkedok Ilmu Metafisika.
Seorang pasien datang ke ‘orang pintar’. Dia mengeluhkan sakit perut yang lama di deritanya. Sesaat si dukun memeriksa, disimpulkanlah bahwa pasien terkena santet. Terapi di mulai. Si dukun mengambil telur ayam lalu menggelindingkan telur berkali-kali ke perut pasien sambil berkomat-kamit. Sesaat kemudian, si dukun menyediakan baskom dan memecah telur di hadapan pasien. Ajaib, di dalam telur terdapat paku, pines, jarum, maupun pecahan silet. “Nih, santetnya sudah aku keluarkan, kamu sudah sembuh!” katanya.

Kasihan, pasien ini telah ditipu oleh dukun dengan trik murahan. Memang dukun konsisten dengan semboyannya, “kebodohan kamu adalah keuntungan kami.”

Mari kita ‘bedah’ trik dukun yang masih laris di pasaran ini.

Sejatinya dukun itu tidak bisa memindah penyakit dari perut ke telur. Benda-benda tajam yang terdapat dalam telur itu sengaja dimasukkan dengan proses kimiawi. Caranya, telur direndam ke dalam cuka selama lebih kurang 1 jam. Kulit telur akan lembek dan lunak, sehingga bisa dimasuki jarum, atau paku atau duri atau silet atau bahkan bisa disuntik dengan darah ayam segar. Setelah diangkat dari air cuka dan didiamkan, kulit kembali mengeras, lalu lobang bekas memasukkan barang tersebut ditutup dengan sabun yang memiliki warna paling mirip dengan warna kulit telur. Inilah rahasia di balik keanehan itu. Selebihnya, tinggal keluwesan dukun dalam bersandiwara, dan kelengahan pasien yang gampang percaya.

Mungkin ada pertanyaan, kenapa pasien kadang-kadang sembuh dan kadang juga tidak berhasil sembuh..? Apa yang sebenarnya yang terjadi…??
Proses kesembuhan yang terjadi sebenarnya bukan karena faktor telurnya semata, tapi karena :

1. Efek Sugesti : kuatnya sugesti pasien yang melihat dengan mata kepala, bahwa penyakit telah ‘berpindah’ ke dalam telur.

2.Efek Terapi Energi : Prinsip Dasar Penyembuhan dengan energi adalah bahwa metode terapi energi apapun, baik yang dilakukan oleh dukun sakti ataupun kyai top, ataupun oleh praktisi energi QUANTUM HUSADA (REIKI) NAQS DNA yang baru level 1. Ini semua bersifat sebagai sebuah TERAPI, yang artinya tidak semua penyakit cukup dengan sekali sesi terapi terus langsung sembuh. Bahkan ada penyakit yang membutuhkan jangka waktu terapi intensif yang cukup lama baru bisa sembuh total. Nah, inilah yang menjadi pokok permasalahannya. Kebanyakan prinsip ini tidak di fahami oleh para dukun tradisional. Sehingga merugikan fihak pasien, yang menjadi ketergantungan kepada Sang Dukun. Apalagi bila biaya/tarif yang ditetapkan cukup mahal. Atau bila menggunakan media kambing, maka si pasien akan menghabiskan beberapa ekor hingga puluhan ekor kambing.

Seharusnya ilmu metafisika apapun alirannya adalah seperti juga ilmu yang lainnya, haruslah bisa memberikan pencerahan kepada semua orang dan bisa mencerdaskan praktisi dan juga pasiennya. Jangan sampai si terapis yang makin pinter atau makin kaya, tapi si pasien selamanya bodoh dan dibodohin dan hartanya habis terkuras oleh oknum dukun nakal tersebut..

Oleh karena itulah kami (NAQS DNA) hadir untuk mencetak sebanyak mungkin praktisi terapi dan juga Master Energi sehingga tekhnik terapi Energi yang sangat bermanfaat ini bisa juga dimanfaatkan oleh masyarakat dengan seluas-luasnya. Dan kalau perlu, setiap pasien juga dilatih untuk bisa melakukan terapi untuk dirinya sendiri.

Dengan semakin banyaknya terapis NAQS yang terkumpul di dalam suatu daerah, diharapkan para praktisi membentuk sebuah Forum Silaturahmi atau sebuah komunitas sebagai tempat untuk berbagi pengalaman juga sebagai sebuah tempat bakti sosial untuk melakukan terapi massal kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berbagai Variasi Aplikasi Metode Pengobatan Terapi Quantum Husada NAQS DNA dalam Menyembuhkan Penyakit :

1. Dengan mengalirkan Energi Penyembuhan ke tubuh pasien yang sakit. Hal itu akan memperlancar aliran darah dan menghancurkan sumbatan-sumbatan yang mengganggu. Dengan lancarnya aliran darah, suplai oksigen ke organ-organ tubuh menjadi maksimal atau optimal. Secara bertahap, organ tubuh yang lemah atau sakit menjadi pulih dan sehat kembali. Pengapuran digempur, asam urat dinetralisir, reumatik diusir pergi, pegal-pegal, pusing atau sakit kepala akan lenyap dan tubuh terasa segar, bersemangat dan lebih kuat.

2. Dengan totok Jari ke titik energi tertentu, sehingga dapat memprogram ulang seluruh organ dan sel tubuh yang berubah fungsi atau gagal fungsi, kembali ke fungsi aslinya yaitu membentuk sel tubuh yang sehat. Sel tubuh yang berubah menjadi tumor, kanker, kista, mioma, gondok, benjolan akan kembali menjadi sel yang sehat. Organ tubuh yang tidak berfungsi menjadi berfungsi kembali, seperti gagal ginjal, kencing manis, jantung koroner, darah tinggi, dsbnya. Bahkan syaraf-syaraf motorik yang rusak akibat stroke maupun benturan bisa diaktifkan lagi, sehingga fungsinya normal kembali. Sebagai contoh, yang lumpuh dapat bergerak lagi.

3. Tekhnik Programming Energi untuk Menguras racun-racun, penyakit di dalam organ tubuh yang sakit dan lemah, dan membuangnya melalui darah, kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui saluran pembuangan seperti saluran kencing, saluran hadas besar, keringat, dsb. Perbedaannya dengan dunia medis adalah penggunaan darah sebagai indikator dan menjaga agar darah normal secara klinis (pemeriksaan laboratorium) tanpa mempedulikan apakah organ tubuh rusak karenanya. Misalnya penyuntikan insulin untuk penderita diabetes menyebabkan rusaknya kelenjar tubuh yang biasanya memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan ketergantungan insulin dari luar (harus suntik insulin selama sisa hidupnya). Tetapi dengan Terapi Quantum Husada NAQS DNA akan mengaktifkan kembali kelenjar Pankreas agar kembali memproduksi Insulin secara normal.

Telur Ayam Berisi
Energi Negatif Penyakit
Menjadi Busuk

4. Menggunakan teknik menyedot energi negatif penyakit untuk penyembuhan dengan media telur. Bila Santet dan Teluh mengirim masuk benda-benda dan energi negatif penyakit ke dalam tubuh seseorang, terapi Quantum Husada NAQS DNA justru malah mengambil dan memindahkan energi negatif penyakit atau energi jahat dari santet/sihir ke sebutir telur.

Ini benar-benar nyata, bila telur tersebut di pecah maka kualitas telur tersebut akan berubah menjadi jelek, telur menjadi rusak dan berbau busuk. Yang perlu di ingat, bahwa yang kita pindah hanyalah energi negatifnya dan tidak perlu benda santet tersebut kita materialisasikan (wujudkan) kembali dalam bentuk benda. Karena tekhnik merubah energi menjadi benda ataupun sebaliknya merubah benda menjadi energi, pada hakikatnya termasuk ke dalam ilmu sihir yang melibatkan kekuatan Khodam jin. Sedangkan kami di NAQS DNA sangat anti untuk memanfaatkan jin serta berkolaborasi dengan Jin.

Sebenarnya inilah yang terjadi, Ketika energi negatif ini masuk ke dalam media telur, maka akan merubah struktur molekul dari telur tersebut sehingga struktur molekulnya menjadi rusak atau busuk. Untuk referensi ILMIAHNYA-nya silahkan baca artikel saya yang BERJUDUL : Air Hexagonal Therapy

Prinsipnya : Bila Energi positif dan doa dapat meningkatkan kualitas sel dan molekul menjadi lebih baik dan positif, maka akan berlaku juga hukum sebaliknya. Yaitu energi negatif akan merusak struktur sel dan molekul menjadi rusak.

Tekhnik ini dapat ditingkatkan keahliannya dengan media ayam, lalu kemudian kambing. Prinsip kerjanya sama saja. Yaitu memindahkan energi negatif penyakit ke dalam media yang dikehendaki. Namun menurut saya, bila ada tekhnik yang lebih murah, mengapa menggunakan tekhnik yang mahal…???

5. Terapi Psikis, Energi penyembuhan Quantum Husada NAQS DNA mampu menembus ke dalam otak, syaraf-syaraf yang halus, ke dalam perasaan dan hati seseorang, bahkan membersihkan jiwa, raga, hati maupun pikiran seseorang yang kalut, stress, depresi dan menenangkannya serta menyembuhkannya. Karena sifat energi NAQS DNA yang termasuk berjenis Energi Kultivasi yang tingkat kehalusan energinya sangat halus sehingga akan bisa meresap ke dalam inti sel.

6. Menghadapi Makhluk Gaib yang Negatif/Jahat. Energi penyembuhan Quantum Husada NAQS DNA dapat mengusir mahluk-mahluk jahat yang bersarang dalam diri seseorang, membuang sifat-sifat jahat, membuang hawa kegelapan yang mengganggu, membuang unsur-unsur hewani, yang mengakibatkan penderitaan dan kesusahan bagi umat manusia. Mahluk jahat mengobok-obok hati manusia agar menjadi hyper-sensitive, pemarah, penyedih, pemurung, bahkan mempengaruhi untuk berbuat jahat.

Kesimpulan :

  • Munculnya benda gaib (rambut, jimat, paku, silet, jarum, dll) secara ajaib saat terapi adalah disebabkan oleh dua hal yaitu : MURNI ILMU SULAP (Semacam keahlian yang dimiliki oleh para pesulap di televisi. Contohnya oleh, dedy corbuzier, dll) atau menggunakan ILMU SIHIR (Ilmu Metafisika yang bekerja sama dengan kekuatan syetan, khodam jin, dll). Sedangkan terapi energi pada umumnya tidak akan menimbulkan fenomena seperti itu, kecuali Allah swt memang menghendaki demikian.
  • Jadi, pada prinsipnya energi negatif itu bisa langsung dinetralisir di sumber penyakitnya. atau bisa juga disedot dan dipindah ke media semacam air garam, telor, ayam, kambing, dll. Tingkat efektifitasnya sama saja. Jadi pilihlah yang terbaik dan terjangkau oleh pasien. Dan jangan memberatkan fihak pasien.

Demikianlah sedikit penjabaran mengenai fenomena penyembuhan dengan media telur atau kambing, semoga bermanfaat. Dan memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai fenomena tersebut.

Wallahu A’lam..

Marhaban Ya Ramadhan

Ya Allah……
Perkayalah Saudara-saudaraku ini dengan ILMU
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan
Perindahlah jasmaninya dengan kesehatan
Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan
Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam
Marhaban Ya Ramadhan..
Mohon maaf lahir dan bathin…..

DARI : MAS EDI SUGIANTO & KELUARGA BESAR NAQS DNA

Menuju Hidup Yang Lebih Baik

SKALA PRIORITAS
Suatu hari, di sebuah university di sebuah kota San Fransisco, seorang ahli ‘Management Waktu’ berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri di hadapan siswanya dia mengeluarkan toples berukuran galon yang bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples.

Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya,

dia bertanya:” Apakah toples ini sudah penuh?”
Semua siswanya serentak menjawab, “Sudah!”

Kemudian dia berkata, ” Benarkah?”
Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat di antara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:” Apakah toples ini sudah penuh?”

Kali ini para siswanya hanya tertegun. “Mungkin belum!”, salah satu dari siswanya menjawab.

” Bagus!” jawabnya. Kembali dia meraih ke bawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong di antara kerikil dan bebatuan.

Sekali lagi dia bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?”
“Belum!” serentak para siswanya menjawab
Sekali lagi dia berkata, “Bagus!”
Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air itu ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas.

Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: “Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, “Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!”

“Bukan!”, jawab si Ahli Manajemen Waktu tersebut, “Bukan itu maksudnya.”

Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa:
JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.

Sahabatku,
“Apakah batu-batu besar dalam hidup Anda? Mungkin anak-anak Anda , suami/istri Anda, orang-orang yg Anda sayangi, persahabatan Anda, kesehatan Anda atau mimpi-mimpi Anda?

Batu-batu besar ialah Hal-hal yg Anda anggap paling berharga dalam hidup Anda. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yang pertama, atau Anda tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika Anda mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktu Anda, maka Anda hanya memenuhi hidup ini dengan hal-hal yang kecil, Anda tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidup Anda”.

Sahabatku, Hidup ini hanya satu kali saja, isilah hidup ini dengan lakukan hal-hal yang terpenting, prioritaskan hal-hal besar dalam hidup Anda dan jadilah yang terbaik.

Satu hal yang tidak akan pernah bisa kembali adalah WAKTU.

Sahabat,
Sejatinya di dunia ini “prestasi spektakuler” di bidang apapun, tercipta dari orang-orang yang merasa bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi, dan mereka berani menjalankannya dengan komitmen 100 persen!

Saat ini…kesempatan sukses masih terbentang luas di hadapan kita.
Harapan dan prestasi menunggu kita untuk segera bertindak!
Hanya dengan berani bertindak, semua mimpi bisa menjadi nyata!

If you can do better, please do it!
~Andrie Wongso~

Dari Syadad bin Aus ra, dari Nabi Muhammad SAW, bahwa beliau berkata, ‘Orang yang pandai adalah orang yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT. (Imam Turmudzi)

Gambaran Umum Hadits
Hadits diatas menggambarkan mengenai urgensi muhasabah (evaluasi diri) dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Karena hidup di dunia merupakan rangkaian dari sebuah planing dan misi besar seorang hamba, yaitu menggapai keridhaan Rab-nya. Dan dalam menjalankan misi tersebut, seseorang tentunya harus memiliki visi (ghayah), perencanaan (ahdaf), strategi (takhtith), pelaksanaan (tatbiq) dan evaluasi (muhasabah). Hal terakhir merupakan pembahasan utama yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadits ini. Bahkan dengan jelas, Rasulullah SAW mengaitkan evaluasi dengan kesuksesan ( الكيس ), sedangkan kegagalan ( العاجز ) dikaitkan dengan mengikuti hawa nafsu dan banyak angan.

Indikasi Kesuksesan dan Kegagalan
Hadits di atas dibuka Rasulullah SAW dengan sabdanya, ( الكيس من دان نفسه وعمل لما بعد الموت ) ‘oarng yang pandai (sukses) adalah orang yang mengevaluasi dirinya serta beramal untuk kehidupan setelah kematiannya.’

Ungkapan sederhana di atas sungguh menggambarkan tentang sebuah visioner yang harus dimiliki seorang muslim. Sebuah visi yang membentang bahkan menembus batas dimensi kehidupan dunia, yaitu visi hingga pada kehidupan setalah kematian.

Seorang muslim tidak seharusnya hanya berwawasan sempit dan terbatas, sekedar pemenuhan keinginan untuk jangka waktu sesaat. Namun lebih dari itu, seorang muslim harus memiliki visi & planing untuk kehidupannya yang lebih kekal abadi.

Muhasabah atau evaluasi atas visi inilah yang digambarkan oleh Rasulullah SAW sebagai kunci pertama dari kesuksesan ( الكيس ). Karena sekali lagi, orang yang sukses akan selalu mengevaluasi dari kinerja pribadi yang telah dilakukannya.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan kunci kesuksesan yang kedua, yaitu action after evaluation. Artinya setelah evaluasi harus ada aksi perbaikan. Dan hal ini diisyaratkan oleh Rasulullah SAW dengan sabdanya dalam hadits di atas dengan ( وعمل لما بعد الموت )’dan beramal untuk kehidupan sesudah kematian.’ Potongan hadits yang terakhir ini diungkapkan Rasulullah SAW langsung setelah penjelasan tentang muhasabah. Karena muhasabah juga tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya tindak lanjut atau perbaikan.

Terdapat hal menarik yang tersirat dari hadits di atas, khususnya dalam penjelasan Rasulullah SAW mengenai kesuksesan. Tersirat dari hadits di atas, orang yang pandai senantiasa evaluasi terhadap amalnya, serta beramal untuk kehidupan jangka panjangnya yaitu kehidupan akhirat. Dan evaluasi tersebut dilakukan untuk kepentingan dirinya, dalam rangka peningkatan kepribadiannya sendiri.

Sementara banyak sekali pribadi-pribadi maupun institusi yang mengevaluasi kinerja atau aktivitasnya lantaran orang lain, atau agar dinilai ‘baik’ oleh pihak lain. Di sinilah perbedaan mendasar evaluasi Islami dengan evaluasi non Islami. Evaluasi Islam adalah mengevaluasi demi perbaikan diri dan agar mendapatkan cinta Allah SWT. Maka konsekewnsinya adalah, beramal untuk kehidupan setelah kematian. Sementara evaluasi non Islami, evaluasinya dilakukan agar dinilai pihak lain baik, profesional dan kompetebel.

Sementara kebalikan dari hal tersebut yaitu kegagalan, yang disebut oleh Rasulullah SAW dengan ( العاجز ) ‘orang yang lemah’, memiliki dua ciri mendasar yaitu yang pertama adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya ( من اتبع نفسها هواها ). Membiarkan hidupnya tidak memiliki visi, tidak memiliki planing, tidak ada action dari planingnya, terlebih-lebih memuhasabahi perjalanan hidupnya. Dan orang yang seperti ini sudah akan terukur kegagalannya. Sedangkan yang kedua adalah memiliki banyak angan-angan dan khayalan, ( وتمنى على الله )’berangan-angan terhadap Allah.’

Maksud berangan-angan terhadap Allah SWT adalah sebagaimana dikemukakan oleh Imam Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi, sebagai berikut : Dia (orang yang lemah), bersamaan dengan lemahnya ketaatannya kepada Allah dan selalu mengikuti hawa nafsunya, tidak pernah meminta ampunan kepada Allah, bahkan selalu berangan-angan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Sahabat, ingatkah anda dengan Rumah Masa Depan Kita yg bertype 21.
Asesoris apa yg bisa kita rencanakan untuk mendekorasi Rumah kita tsb.?
Bukankah Ternyata tak ada toko yang menjual ornamen dekorasi rumah masa depan kita tersebut. Karena hanya energi positif yg bersifat spiritual (Pahala), yg bisa memperindahnya. Nah, bagaimana merubah energi duniawi menjadi energi spiritual..?

Saat kita mati dan berada di alam kubur, maka diri jasmani kita sudah hancur lebur menyatu dengan tanah. kita kembali ke wujud asli kita yaitu energi. Dan energi hanya akan memperoleh daya hidup dari energi pula… Bila tabungan energi positif kita kecil, maka itu artinya masa depan kita di alam energi akan seperti orang yg bangkrut dan miskin, bagaikan pengemis terlantar yg terlantar di pinggir jalan….

Kunci untuk merubah energi duniawi atau energi materi menjadi energi positif spiritual adalah dengan memBangun dan meng-instal sebuah sistem software IKHLAS ke dalam CPU kita. Installah software ikhlas tersebut ke dalam hati dan otak kita…. Maka seketika itu juga semua output yg keluar dari sistem diri kita yg berupa segala amal dan perbuatan akan berubah nilainya menjadi ibadah sehingg berbuah energi positif yg bersifat spiritual (pahala). motif perbuatan dan amal kita hanya akan terjadi karena Allah semata. Allah menjadi tujuan dan motif utama perbuatan/amal kita. dan hanya Tuntunan Allah yg kita jadikan pedoman dalam kehidupan kita…………

Kesuksesan bukanlah milik seorang pemimpi (dreamer)…
Tetapi kesuksesan adalah milik seseorang yang berani memulai untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, walaupun mimpinya tersebut adalah mimpi yang di luar jangkauan imajinasi orang banyak alias ~ORA UMUM~. he..he..he..
So, Stop Dreaming Start Action…

Wallahu a’lam bisshowab