SPIRIT ELANG NAQS DNA

SETAJAM MATA ELANG

Burung-burung pemburu memiliki mata tajam yang Memungkinkan mereka mengatur jarak dengan sempurna saat menyerang mangsa. Matanya yang besar juga mengandung sel-sel penglihatan lebih banyak sehingga mampu melihat dengan lebih baik. Mata seekor burung pemburu mempunyai lebih dari satu juta sel penglihatan.

Elang memiliki mata begitu tajam sehingga ketika terbang ribuan meter di udara, ia dapat mengamati keadaan di permukaan tanah dengan sempurna. Seperti pesawat tempur yang mendeteksi sasaran dari jarak ribuan meter, begitulah elang melihat mangsa. Ia mampu menangkap perubahan warna dan pergerakan yang sangat kecil di bawahnya. Mata elang memiliki sudut penglihatan 300 derajat dan dapat memperbesar bayangan sekitar enam hingga delapan kali. Elang dapat melihat tanah seluas 30.000 hektar ketika terbang pada ketinggian 4.500 meter. Ia juga dapat dengan mudah melihat seekor kelinci yang bersembunyi di antara sela-sela rumput pada ketinggian 1.500 meter. Nyata sekali bahwa struktur mata yang luar biasa ini dirancang khusus untuknya.

SPIRIT ELANG NAQS DNA
Elang menggambarkan banyak kualitas yang merupakan dasar mencapai dan mempertahankan kesuksesan demi kesuksesan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dari sekian banyak kualitas yang begitu baik ada 8 yang utama:

KETINGGIAN TERBANG
Elang dikenal dengan ketinggian terbangnya, ketinggian terbang sampai lO.OOO kaki bukan hal yang mengejutkan bagi Elang. Memang jauh melebihi ketinggian terbang burung-burung lain. Apabila Anda ingin seperti Elang, seharusnya Anda menghilangkan hal-hal negatif di kehidupan Anda sehari-hari seperti pikiran picik, tinggi hati, takut, iri, dendam, dan lain­lain. Bila Anda tidak dapat mengontrol hal-hal negatif tersebut, maka jalan hidup Anda akan buntu dan terpuruk. Anda tidak pernah akan maju dan berkembang. Lupakan kesuksesan !

KELEBARAN SAYAP
Kelebaran sayap Elang mencapai antara 1,5 m – 1,7 m. Bulu-bulunya juga tersusun rapih, tebal dan kuat. Maka apabila Elang terbang, terlihat sangat elegan dan kokoh sekali. Begitu juga dalam menjalankan ke-KHALIFAHAN Anda. Anda perlu mempunyai group ke samping (melebar) dan ke bawah (mendalam). Horisontal dan vertikal. Kepakkan sayap Anda selebar-lebarnya untuk mempertahankan kesuksesan demi kesuksesan Anda.

PENGLIHATAN TAJAM
Orang-orang yang mempunyai visi yang baik seringkali disebut si Mata Elang. Memang kenyataannya mata Elang 4 kali lebih tajam dari mata manusia. Setiap mata Elang mempunyai 2 poin sehingga mampu melihat ke depan dan ke samping pada saat yang bersamaan. Mata Elang dapat melihat ikan di air dari ketinggian jarak ratusan kaki, atau kelinci dari ketinggian jarak 1 mil. Sangat penting bagi Anda untuk dapat menetapkan dan menjalankan visi yang orang lain mungkin tidak dapat membayangkannya. Mampukah Anda melihat prospek yang baik agar ia menjadi salah satu kunci kesuksesan Anda?


FLEKSIBEL
Satu lagi karakteristik hebat dari Elang, yaitu kemampuannya hidup di iklim yang dingin bahkan sangat dingin. la tidak perlu bermigrasi ke daerah iklim hangat pada waktu musim dingin. Dengan ketebalan bulu yang ia punyai, ia dapat menyesuaikan diri dalam keadaan iklim apapun. Kita juga telah diciptakan Tuhan mampu beradaptasi. Hanya dengan penyesuaian sedikit akan sikap, ketekunan dan kebiasaan­kebiasaan yang baik kita bisa terus berkembang dan berhasil dengan keadaan lingkungan kita yang sekarang.

LOYALITAS
Tidak seperti fauna yang lain, Elang hidup bersama dengan satu pasangannya sampa akhir hayat. Loyalitas [IMAN] sangat penting dalam kita menjalankan fungsi kehambaan kepada Allah swt. Untuk menjadi hamba Allah yang terus berhasil, kita harus terus setia tuhu pada Guru, umat dan sesama saudara NAQS DNA yang lain, baik downline, upline maupun sideline. Jalankanlah tugas kekhalifahan anda setiap harinya dengan penuh kepercayaan bahwa masa depan Anda aman bersama Allah SWT. Rasa aman ini penting dalam kita berkarya dan menjaga kita juga agar kita lebih bertanggung jawab atas perilaku UBUDIYAH kita bersama NAQS DNA.

PERCAYA DlRI
Elang selalu terlihat gagah dan percaya diri dimanapun ia berpijak. Di NAQS DNA kita bisa berkarya bersama Komunitas yang kokoh dan terpercaya, program-programnya berkualitas sangat baik dan strategi dakwahnya yang luar biasa ! Kita bisa memperkenalkan NAQS DNA dengan rasa percaya diri yang tinggi bahwa siapapun yang belatih dengan serius dan tekun akan berhasil dalam mencapai cita-citanya bersama NAQS DNA.

SELALU MAMPU BERADAPTASI
Elang selalu mampu mengambil kesempatan di dalam lingkungan apapun. Ia mampu terbang cepat dengan memanfaatkan angin dingin yang mengarah ke bawah dan ia mampu terbang tinggi dengan memanfaatkan angin hangat dari arah bawah ke atas. Begitu juga kita, dalam keadaan ekonomi baik maupun resesi kita mampu beradaptasi dan mengambil keuntungan di segala kesempatan. Pastikan diri Anda mampu terbang cepat dan setinggi-tingginya bersama NAQS DNA ! Belajar, Lakukan, Belajar, Lakukan, Belajar dan Lakukan lagi terus menerus selama hayat masih di kandung badan!

DAYA TAHAN
Elang dengan segala kemampuannya : Penglihatan Tajam, Terbang Tinggi dan Cepat, Loyalitas, Percaya Diri dan Fleksibel, tetap saja bisa gagal 13 kali dari 14 kali ia mencoba menangkap mangsanya. Tapi hal ini tidak menjadikannya putus asa dan tidak melakukan apa-apa lagi. Malah ia selalu pastikan ia pasti berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan. Kita bisa belajar dari Elang, jangan mudah putus asa dengan kegagalan-kegagalan yang kita hadapi. Terus berkembang hingga cita-cita Anda tercapai.

Kita berada di dalam KOMUNITAS NAQS DNA. Apakah Anda siap untuk menyongsong hari depan yang gemilang dan tercatat di sejarah kehidupan anda ? Kalau ya, saya mau tanya apakah Anda mampu lahir batin untuk menjadi seorang HAMBA ALLAH [ABDULLAH] dan KHALIFATULLAH ?

Beserta Asma Allah Yang Maha Perkasa, Saya pikir Anda mampu! ALLAHU AKBAR…

ILAHI ANTA MAQSUDI WA RIDLOKA MATHLUBI

Iklan

Meditasi Sang Buddha

PIKIRAN
Pikiran dapat diibaratkan seperti selembar daun yang tenang, dedaunan itu akan bergoyang ketika ada hembusan angin menerpanya. Demikian pula dengan Pikiran kita, ia akan bergoyang karena adanya pengaruh rangsangan indera-indera kita. Ketika kita tidak menuruti rangsangan dari indera-indera kita atau kita tidak peduli lagi terhadap pengaruh-pengaruh itu, maka pikiran tidak akan bergoyang.

Banyak metodae, cara atau tehnik untuk membuat pikiran itu menjadi tenang dan terkonsentrasi ( yang pada kenyataannya pikiran kita ini selalu dalam keadaan bergerak dan liar), namun semakin banyak kita membaca teori-teori dari sekian banyak penulis tentang Meditasi, biasanya kita akan semakin bingung untuk mempraktikannya.

Dalam hal ini saya memberanikan diri untuk menulis sebagaimana apa adanya berdasarkan Praktek meditasi yang selama ini saya pergunakan sehari-hari berdasarkan Sabda-sabda Sang Buddha yang saya terjemahkan menurut pengertian dan pemahaman saya pribadi. Oleh sebab itu, jika anda hendak menemukan tuntunan meditasi yang sistematis pada tulisan saya ini, saya yakin anda akan kecewa, sebab orientasi saya dalam hal ini adalah pada PRAKTIK.

Sabda-sabda Sang Buddha tentang Meditasi:
” Bagi seseorang yang masih belajar dan belum menjadi penguasa dari pikirannya sendiri,
tapi tetap bercita-cita agar damai dari ikatan-ikatan,
demi kebaikan dirinya sendiri,
baginya aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih menolong daripada
memperhatikan dengan ketat pikirannya sendiri .”
(itivuttaka : 9 )

” Karena pikiran yang sesat, seseorang menjadi sesat
Karena pikiran yang murni, seseorang menjadi murni “
( Samyutta Nikaya III : 151 )

” Aku tidak mengetahui sesuatu yang paling tak dapat bekerja
selain pikiran yang tak dikembangkan.
Sebenarnya, pikiran yang tak berkembang adalah sesuatu yang tak dapat bekerja.
Aku tidak mengetahui sesuatu yang paling bekerja
selain pikiran yang dikembangkan.
Sebenarnya, pikiran yang berkembang adalah sesuatu yang dapat bekerja “
( Anguttara Nikaya I : 4 )

Pikiran yang tak disiplin harus dapat dikendalikan , seperti dikatakan Sang Buddha :
” Sangatlah menakjubkan, melatih pikiran itu.
Bergerak lincah, meraih apa yang dikehendakinya.
Sangat baik memiliki pikiran yang terlatih baik,
Karena pikiran yang terlatih baik akan membawa kebahagiaan.
Sulit ditangkap dan sangat licik,
Pikiran meraih apa yang diinginkan.
Oleh karenanya para bijaksana menjaga pikirannya,
Karena pikiran yang terjaga akan membawa kebahagiaan.”
( Dhammapada : 35-36 )

” Semua penyatuan pikiran adalah samadhi (konsentrasi) “
( Dhammadina- Siswi Sang Buddha )
( Majjhima Nikaya I : 301 )

” Apa konsentrasi itu ?
Adalah pemusatan dari kesadaran dan semua yang menyertainya
secara merata dan sempurna pada satu titik “
( Visuddhimagga IV : 55 )

Banyak yang bertanya tentang pelaksanaan meditasi itu yang harus dikerjakan Samatha bhavana atau Vipassana bhavana terlebih dahulu ?

Walaupun tidak mutlak demikian, namun saya menyarankan bahwa Samatha bhavana-lah yang pertama-tama didahulukan untuk dikerjakan sebelum mencoba mengembangkan kesadaran/kemawasan ( Vipassana bhavana ). Karena dengan melatih Konsentrasi pada satu titik dengan obyek perhatian pada pernapasan, hal ini akan menimbulkan Kesadaran pada Pernapasan (anapanasati) serta ketenangan pada pikiran /mental, sehingga tentunya akan memudahkan untuk pemusatan pikiran berikutnya.

Dalam hal ini Sang Buddha menggambarkan manfaatnya sebagai berikut :
” Pemusatan pikiran yang tekun pada masuk dan keluarnya napas, bila dipupuk dan dikembangkan, adalah suatu kedamaian dan suatu yang istimewa, suatu yang sempurna dan pula suatu cara hidup yang menyenangkan. Tidak hanya itu, juga akan menghalau pikiran-pikiran jahat tak terlatih yang timbul dan membuatnya hilang seketika. Bagaikan, ketika bulan terakhir dari musim panas, debu dan kotoran beterbangan, lalu hujan deras yang turun tiba-tiba menenangkan dan menurunkannya ke bumi seketika.” ( Samyutta Nikaya V : 321 ).

PERSIAPAN

  • Carilah tempat yang anda anggap cocok untuk bermeditasi yaitu tempat dimana kita bisa menyendiri tanpa gangguan, adalah yang terbaik.
  • Waktu : tergantung pada suasana dan kecenderungan pribadi masing-masing, dapat dilakukan pada pagi/ dini hari atau pada malam hari.
  • Siapkan bantal tipis sebagai alas ( kalau saya menggunakan lembaran karet sandal berukuran 60 Cm x 60 cm yang telah dimasukkan ke sarung bantal dari kain , agar disaat duduk ber-sila posisi badan tetap stabil, berbeda dengan bantal yang berisi kapuk atau spon/karet busa, yang menurut saya kurang stabil ).
  • Duduklah pada posisi kaki dilipat (bersila), kedua telapak tangan diletakkan diatas pangkuan dengan posisi badan yang tegak. ( kalau membungkuk, pinggang kita akan mudah terasa capai, karena berat badan tertumpu kedepan ).

LAKUKAN

  • Lakukan pembacaan mantra pembersihan tubuh, mulut dan tempat ,seperti biasa yang anda lakukan ( hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan disaat pikiran kita sedang berkonsentrasi penuh ).
  • Duduklah secara rileks……serileks mungkin, kemudian pejamkan mata.
  • Tempelkan lidah anda ke langit-langit mulut….lalu perhatian dipusatkan ke ujung hidung dan mulai mengamati gerakan masuk dan keluarnya napas. Tidak perlu menghitung…hanya mengamati nafas anda saja, Kita tidak perlu memperhatikan berapa panjang atau pendek, keras atau lemahnya pernafasan , biarkan nafas anda keluar dan masuk secara wajar….
  • Amati jalannya pernafasan yang masuk melalui ujung hidung, kebagian dada dan ke daerah perut. Dan pada saat mengeluarkan nafas, permulaan dari daerah perut, menuju ke dada dan akhirnya melalui ujung hidung. Kita secara terus menerus mengamati tiga tempat ini supaya pikiran menjadi tenang, tujuannya adalah untuk membatasi aktivitas mental/pikiran sedemikian rupa hingga kesadaran dan mawas diri dapat timbul dengan mudah.
  • Selanjutnya jika sudah terampil mengamati tiga tempat jalan pernapasan ini, kita dapat mulai berkonsentrasi hanya pada ujung hidung saja, Tugas kita cukup sederhana, kita tidak perlu mengikuti pernafasan lagi, tapi kita cukup menimbulkan kesadaran pada ujung hidung dan memperhatikan pernapasan itu keluar dan masuk pada satu tempat. jagalah kesadaran ini terus-menerus….tidak ada lagi yang harus dikerjakan, selain bernapas.

GANGGUAN

  • Bila perhatian mulai beralih terhadap gangguan dari luar, misalnya suara berisik ataupun gigitan nyamuk ataupun gangguan dari dalam diri sendiri, misalnya Khayalan, ingatan-ingatan, pikiran-pikiran, kaki kesemutan dll. sebaiknya anda bersabar dan kembali mengalihkan perhatian ke pernapasan, kita harus senantiasa berteguh hati dan tetap menjaga kesadaran ini….., beberapa pengaruh mental yang lemah dapat timbul dari waktu ke waktu dan kesadaran kita memegang peranan penting……,Demikianlah konsentrasi dan kesadaran akan hadir pada saat yang sama.
  • Lakukan meditasi ini sedikitnya 30 menit setiap hari dan anda dapat menambahnya setiap anda merasa telah ada kemajuan dalam menenangkan pikiran.

Nah…….sampai disini, silahkan anda melakukan dan mengalaminya sendiri.
Jika suatu saat, anda dalam ber-meditasi mendapatkan suatu fenomena-fenomena tertentu, HARAP SHARING DISINI YA…….SEBAB ADA BEBERAPA HAL YANG SENGAJA TIDAK SAYA SAMPAIKAN DISINI, karena saya tidak menginginkan anda terpengaruh oleh tulisan saya mengenai fenomena-fenomena tersebut. Biarlah anda sendiri yang mengalaminya secara alami , demikian pula apa yang dialami pada setiap orang didalam ber-meditasi tidaklah selalu sama.

Bagi para Meditator pemula, silahkan anda menanyakan hal-hal yang anda kurang paham dan yang anda temukan dalam PRAKTEK nanti.

Bagi para Meditator yang sudah ahli, saya mohon sudilah kiranya memberikan bimbingan dan petunjuknya lebih lanjut.

Selamat Bermeditasi dan semoga sukses !!

BY. TANHADI