Quantum Success Power The Next Level

Semua Berawal dari mimpi dan Imajinasi
Siapa yang tidak mengenal albert Einstein?. Siapa yang tidak mengenal oprah winfrey?. Siapa yang tidak mengenal Thomas alva Edison?. atau mungkin siapa yang tidak mengenal sang pendobrak di abad ini Barrack Obama?. Siapa yang tidak mengenal Arrival Dwi Santosa anak Indonesia penemu Artav,anti virus lokal?. Semua orang mengenalnya. Tapi mungkin orang mengenal tokoh-tokoh besar dan terkenal ini hanya berdasarkan apa yang telah mereka bangun dan lakukan sekarang ini bukan dengan apa yang mereka buat dari awal. Sekarang, mari kita tengok satu cerita dari albert einstein.

Albert Einstein dilahirkan di Ulm, Kerajaan Wuettemberg, Prusia Raya (sekarang Jerman) pada tanggal 14 Maret 1879. Beliau terlahir sebagai putra sulung dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline Koch. Ayahnya berprofesi sebagai pedagang kasur bulu. Pada tahun 1980 bisnis ayahnya mengalami kegagalan. Keluarga Einstein pindah ke Munich. Di kota ini Hermann dan adiknya mendirikan perusahaan instalasi gas dan air.

Di waktu kecilnya Albert Einstein nampak terbelakang karena kemampuan bicaranya amat terlambat. Wataknya pendiam dan suka bermain seorang diri. Bulan November 1981 lahir adik perempuannya yang diberi nama Maja. Sampai usia tujuh tahun Albert Einstein suka marah dan melempar barang, termasuk kepada adiknya.

Minat dan kecintaannya pada bidang ilmu fisika muncul pada usia lima tahun. Ketika sedang terbaring lemah karena sakit, ayahnya menghadiahinya sebuah kompas. Albert kecil terpesona oleh keajaiban kompas tersebut, sehingga ia membulatkan tekadnya untuk membuka tabir misteri yang menyelimuti keagungan dan kebesaran alam.

Albert memulai semuanya dari mimpi dan imajinasinya untuk membuka tabir misteri alam semesta. Begitulah albert einstein melakukan sesuatu, bermimpi dan berimajinasi setinggi mungkin. Sehingga ia pernah mengeluarkan sebuah kata-kata mutiara yang sangat terkenal hingga sekarang ini “ Imajinasi Lebih penting dari Ilmu pengetahuan”. Hal yang paling baik untuk menjelaskannya adalah bahwa ilmu pengetahuan dapat dipelajari oleh semua orang dari pengalaman atau bangku sekolah, semua orang bisa mendapatkannya.

Namun, mimpi dan imajinasi sangat sedikit orang yang bisa melakukan, mimpi dan imajinasi yang dimaksud disini adalah mimpi dan imajinasi yang diwujudkan menjadi nyata, bukan sekedar bermimpi kemudian ditinggalkan sehingga benar-benar hanya menjadi mimpi dan imajinasi.

Napoleon Hill (2007) mengatakan bahwa setiap jalan yang besar, setiap institusi keuangan hebat, setiap perusahaan bisnis raksasa, dan setiap penemuan besar, selalu diawali dari sebuah mimpi dan imajinasi seseorang. Imajinasi ini dibentuk di dalam kepala, ketika imajinasi ini terbentuk maka otak akan mengstimulasi badan untuk melakukan hal-hal yang diluar kebiasaan dan diluar kendali manusia. Tengok saja betapa hebatnya seorang F.W Woolworth mendirikan five and tent cent store plan dalam imajinasinya sebelum toko besar itu terwujud nyata dan mengantarnya menjadi miliarder.

Ketika anda menjadi seorang pencari kerja yang ingin berkarir dengan sempurna baik itu mencari lowongan kerja di Koran, atau mencari kerja melalui job-fair yang banyak digagas oleh universitas-univerisitas besar untuk menjembatani para pencari kerja dalam mencari kerja, Atau mencari kerja melalui situs career center seperti yang disediakan oleh ECC UGM, maka anda sudah memiliki mimpi dan imajinasi, namun masih dalam tahap yang belum begitu tinggi. Biasanya masih muncul sikap kepasrahan di mimpi dan imajinasi. Misalnya, “saya daftar di perusahaan A, jika memang tidak lulus maka ya sudahlah bukan rejeki”.

Sejak dahulu manusia sudah sering bermimpi, manusia bermimpi ke bulan pada jaman-jaman dahulu dan mereka berusaha mewujudkan mimpi itu dengan berbagai tindakan nyata. Mimpi dan imajinasi akan tetap selamanya menjadi mimpi dan imajinasi jika tidak diwujudkan.

Manusia pada umumnya takut untuk bermimpi lebih tinggi “ kalau mimpi dan imajinasi terlalu tinggi, nanti jatuh pasti sakit sekali, kalau mau mimpi jangan tinggi-tinggi amat, jatuhnya pasti gak terlalu sakit”. Banyak sekali alasan orang untuk bermimpi, namun sedikit sekali keinginan untuk mewujudkannya.

Mimpi dan imajinasi yang tinggi mempunyai tantangan atau challenge tersendiri bagi seseorang yang menginginkannya. Mimpi dan imajinasi yang biasa-biasa saja terkadang jarang untuk diwujudkan, hal ini disebabkan mimpi dan imajinasi jenis ini tidak memberi suntikan gairah bagi orang tersebut.

Orang-orang yang memiliki mimpi, imajinasi atau cita-cita yang tinggi setinggi bintang selalu akan berusaha dan bekerja keras, mimpi atau imajinasi yang tinggi adalah tanda hidupnya jiwa, indikasi sukses orang-orang besar, pintu kebahagiaan bagi siapa saja disebabkan jiwanya selalu terbuka, berpikir dan berjiwa besar. D.J Schwartz mengatakan “ kalau anda percaya bisa berhasil maka anda akan betul-betul berhasil

Mimpi dan imajinasi adalah kekuatan untuk menantang resiko demi sebuah perwujudan prestasi. Prestasi tidak semestinya dihadiahkan dengan piala, uang, sertifikat. Prestasi yang dimaksud adalah kebahagiaan dalam menyajikan mimpi-mimpi yang semula hanya berbentuk samar, abstrak dan tidak jelas menjadi sebuah kenyataan dan terlihat. Itulah sebenar-benarnya mimpi. Izzudin (2006) menjelaskan mimpi dan imajinasi sebagai berikut:

  • Mimpi dan imajinasi yang besar itu ibarat dinamo : mimpi dan imajinasi yang besar adalah ibarat dinamo yag menggerakkan arus positif dan arus negatif yang mengontrol tubuh. Mimpi dan imajinasi ini seperti bahan bakar, yang akan memacu dan melesatkan kendaraan lebih cepat.
  • Mimpi dan imajinasi adalah pintu : mimpi dan imajinasi ibarat pintu kebahagiaan, pintu kesuksesan dan pintu kesempurnaan, cobalah bayangkan seseorang akan memasuki sebuah rumah namun ia tidak mendapatkan pintu. Begitu juga ketika hendak memulai sebuah karir, dalam mencari pekerjaan, pintu yang paling baik untuk memulai adalah sebuah mimpi dan imajinasi. Mimpikanlah sesuatu yang besar maka anda akan mendapatkan besar.
  • Mimpi yang besar merupakan obat : jika anda berani bermimpi lebih besar maka mimpi dan imajinasi ini akan menjadi obat bagi penghilang kemalasan, kelemahan, kesedihan. Karena tidak ada satu detikpun yang akan terbuang hanya untuk berpikir untuk bermalas-malasan, bersedih atau terhina.
  • Mimpi adalah ciri kemuliaan : orang mulia adalah orang yang memiliki impian, karena impian akan membangun pendirian yang kokoh, tidak gentar menghadapi masalah, tidak jera menghadapi kegagalan, orang yang tidak memiliki cita-cita akan menjadi pengecut, penakut dan pecundang.

Jadi, apakah anda masih takut bermimpi, kalau anda masih takut bermimpi untuk karir dan hidup anda maka cobalah tengok syair dari bait pertama lagu nidji dari soundtrack laskar pelangi yang begitu menggoda dan berisi pesan dan sarat makna.

Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya (Nidji : Laskar Pelangi)

Kalau anda sudah mulai membangun mimpi dan anda sudah mulai bermimpi setinggi langit maka sebaiknya anda melanjutkan langkah anda. Mimpi adalah seperti angka nol. Tidak berwujud dan abstrak. Akan selamanya menjadi mimpi jika orang hanya selalu tidur dan tidak pernah bangkit untuk mewujudkan impiannya. Bermimpilah sebesar dan setinggi mungkin dan biarkanlah mimpi anda menggerakkan anda untuk mewujudkannya.

Ketika Proses Adalah Sebuah Jembatan
Adakah orang yang berkarir langsung sukses hanya seperti membalikkan telapak tangan?. Adakah bayi yang langsung berjalan dan berlari ketika baru lahir?. Jawabannya tidak dan tidak.

Semua butuh proses, semua butuh usaha dan butuh perjalanan panjang. Seorang pekerja yang baru memasuki sebuah perusahaan harus menunggu beberapa lama, menunjukkan kinerja terbaiknya sehingga kelak ia akan menjadi manajer atau bahkan mungkin kepala cabang. Seorang pegawai negeri sipil harus menunggu beberapa tahun sebelum memegang sebuah posisi yang empuk.

Semua butuh proses, semua butuh jembatan. Siapa yang sanggup menjalani proses tersebut maka dialah yang akan berhasil melintasi jembatan untuk bertransisi dari nol sampai dengan menjadi satu. Siapa yang sanggup menjalani pendakian dari dasar ke puncak maka ia akan berubah dari sebuah kepompong menjadi kupu-kupu yang cantik.

Dalam pendakian menuju ke puncak karir yang lebih baik terdapat beberapa macam tipe manusia yang patut dicermati yaitu (Izzuddin, 2006):

  • Tipe quitters : tipe ini adalah orang yang tergesa-gesa, ingin cepat sampai ke angka satu, gampang menyerah, mudah bertekuk lutut, senang patah arang dan tak berani mengambil resiko, orang-orang seperti ini jarang memiliki mimpi yang tinggi karena tidak sanggup untuk mewujudkannya. Bila ada tantangan didepan mata ia akan mundur teratur mencari langkah seribu. Orang semacam ini didominasi oleh pikiran negative, kalah sebelum bertanding, dan memilih parkir sebelum naik ring, memilih aman daripada menghadang resiko. Tak punya nyali untuk menatap hidup positif ini. orang jenis ini paling benci menunggu, sehingga karirnya selalu berganti dan tidak pernah puas, sehari berkarir, setelah itu keluar kemudian berganti karir lagi.
  • Tipe campers : orang dengan tipe ini adalah orang yang senang mendaki pada ketinggian tertentu lalu mengakhiri pendakian dan memilih berhenti, beristirahat serta mendirikan tenda di tempat yang datar. Menikmati kesuksesannya, puas dengan yang diperolehnya, mengambil jalan selamat, dan tak tertantang untuk mengambil peluang dan resiko yang lebih besar. Masih lebih baik dari tipe quitters, tapi tentu bukan pahlawan sejati. Tipe orang ini sangat bersemangat di awal kemudian habis di tengah jalan. Masuk ke dunia kerja dengan motivasi dan niat yang sangat besar kemudian karena apa yang dicarinya tak kunjung didapat maka ia akan segera mundur.
  • Tipe climbers : mereka ini adalah pejuang sejati, pendaki abadi. Para pahlawan hakiki. Para pejuang yang siap mengambil apapaun resiko yang ditemui. Baginya hidup adalah sebuah arena mengubah tantangan menjadi peluang, mengubah hambatan menjadi kesuksesan, mengubah kesulitan menjadi kemungkinan-kemungkinan, mengambil resiko dengan sepenuh konsekuensi dan keberanian, tidak lemah, tidak gampang putus asa, tidak gampang menyerah untuk hidup yang menyejarah. Tipe ini akan bertahan seberapa besar badai datang menghadang, tidak akan ada kata menyerah, bagi mereka hidup adalah sebuah perjuangan keras untuk mewujudkan mimpi dan membangun mimpi ke tempatnya yang lebih tinggi yaitu kenyataan. Mereka percaya bahwa dengan tidak pernah menyerah maka tuhan akan menunjukkan jalan yang terbaik.

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa
(D’Masiv : Jangan Menyerah

Apa yang harus anda miliki ketika anda ingin menjadi seorang manusia dengan tipe climbers yang sukses dalam berkarir. Beberapa hal mungkin anda bisa coba untuk miliki agar ke depannya anda bisa menjadi seseorang yang tangguh dalam berkarir.

1) Jangan Putus Asa Dan Gampang Menyerah.
Apa yang anda pikirkan ketika karir anda tidak berkembang setahun, dua tahun, tiga tahun, apakah anda akan menyerah. Sebelum anda memutuskan untuk putus asa, cobalah anda membaca dulu cerita hidup yang begitu mengesankan dari seorang yang begitu mempesona.

  • Usia 22, gagal dalam bisnis
  • Usia 23, mencalonkan diri untuk badan legislatif dan kalah
  • Usia 24, gagal lagi dalam bisnis
  • Usia 25, terpilih sebagai anggota badan legislatif
  • Usia 26, kekasih wafat
  • Usia 27, mengalami depresi berat
  • Usia 29, kalah dalam pemilihan ketua badan pertimbangan
  • Usia 31, kalah dalam pemilihan anggota electoral college (badan yang memilih presiden dan wakil presiden Amerika Serikat)
  • Usia 37, terpilih untuk Kongres
  • Usia 39, kalah dalam pemilihan kongres
  • Usia 46, kalah dalam pemilihan senat
  • Usia 47, kalah dalam pemilihan wakil presiden
  • Usia 49, kalah dalam pemilihan Senat
  • Usia 51, terpilih sebagai Presiden Amerika serikat

Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?. Apa pendapat anda tentang orang tersebut. Apakah dia orang hebat ataukah dia orang biasa-biasa saja?. Bagaimana sekarang namanya, apakah sekarang namanya ditulis dengan tinta emas?. Kalau anda mengalami hal yang sama dengan orang yang mengalami hal ini apakah anda akan mampu bertahan. Kalau anda bilang terhadap pertanyaan ini, maka anda semestinya malu kepada Abraham Lincoln pemilik cerita hidup ini.

Putus asa dan gampang menyerah adalah sebuah sikap buruk yang menghadang orang untuk maju. Ia berdiri di garis paling depan ketika manusia telah lama menunggu dan apa yang di lakukan tidak menghasilkan apa-apa selain kekecewaan. Orang akan merasa kecewa dalam karirnya ketika ia melihat bahwa ternyata orang lain lebih cepat meniti karir ketimbang dirinya sendiri padahal ia telah melakukan banyak hal dan segala cara, namun apa yang ia lakukan tidak membuahkan hasil dan tidak memuaskan. Hal inilah yang mendorong sikap putus asa dan menyerah.

2) Jangan Takut Gagal
Kegagalan adalah hal yang bisa menumbuhkan keputus asaan dan sikap gampang menyerah. Ketika anda sudah bermimpi tinggi anda sebaiknya mulai menghilangkan sikap takut gagal. Berjuang sampai titik darah penghabisan. Hukum kesuksesan selalu diiringi dengan kegagalan di dalamnya. Tidak ada sebuah kesuksesan tanpa kegagalan. Kegagalan dan kesuksesan adalah bagai dua matang yang saling melengkapi. Orang yang ingin sukses harus tahu bahwa ada saat-saat kegagalan. Yang penting bukan sekedar mencari jalan sukses, tetapi juga mengerti apa yang menyebabkan kegagalan bukan meratapi mengapa ini terjadi, tetapi berpikir apa yang harus dilakukan untuk mengatasi dan mengantisipasi.

Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang Thomas alva edison, seorang Thomas harus menghabiskan waktunya dengan 10.000 kali percobaan hanya untuk menghasilkan sebuah lampu. Bisakah anda bayangkan ketika pada percobaan pertama seorang Thomas berhenti, apakah sekarang kita bisa menikmati terangnya dunia dengan lampu pijar. Apakah ketika seorang Thomas alva edison mempunyai jaminan bahwa dipercobaan kedua ia akan mendapatkan kesuksesan. Tentu tidak. Apa yang dia lakukan untuk bisa mewujudkan mimpinya.

Seorang Thomas alva edison tidak pernah takut untuk gagal dalam terus berusaha dan mencoba. Setiap kali percobaannya gagal ia selalu menulis pelajaran berharga apa yang telah menyebabkan kegagalannya. Ia tidak pernah mau berhenti dan tidak takut untuk gagal dan terus mencoba. Sampai pada percobaan terakhirnya dia begitu bangga ketika hasil percobaannya bisa memberikan terang bagi seluruh umat manusia.

Bagaimana dengan kita, sanggupkah kita melihat gagal menghampiri kita, semua orang tidak akan pernah ada yang sanggup. Yang paling penting adalah terus berusaha, tidak perlu memikirkan masalah kegagalan. Jika ia datang hadapilah dengan semangat yang tinggi dan kembali bangkit untuk tidak pernah takut untuk gagal lagi. Percayalah gagal juga pasti akan bosan menghampiri kita.

Ketika kita berkarir atau membangun karir kita maka hal ini akan sering menghampiri kita memberikan cerita-cerita indah tentang indahnya sebuah kesuksesan. Tidak takut gagal berarti tidak takut untuk menjadi sukses. Takut gagal berarti takut untuk sukses.

3) Bersabar dan Berdoa.
Apa yang bisa anda lakukan ketika semua usaha anda telah lakukan, ketika anda tidak pernah merasa putus asa dan menyerah, ketika anda tidak pernah takut gagal. Apa yang harus dilakukan. Tidak ada cara lain selain bersabar dan berdoa.

Siapa yang mengatur hidup manusia, siapa yang memberikan rizki kepada manusia, tidak lain dan tidak bukan adalah Tuhan yang maha esa. Kalau saat ini anda belum diangkat sebagai seorang manajer atau kepala bagian, mungkin itu belum rejeki anda dan mungkin saja tuhan mempunyai rencana yang lebih indah buat anda. Tidak perlu merasa gundah gulana karena semua akan datang tiba pada saatnya.

Apa yang menyebabkan banyak orang gagal padahal ia telah berusaha bangkit, tidak pernah menyerah dan tidak pernah putus asa?. Hal yang sering dilupakan manusia adalah mereka kadang melupakan adanya kekuatan lain yang lebih hebat dan lebih besar yang dapat menggerakkan apapun di muka bumi. Kata orang “manusia berencana, namun tuhan yang menetukan”. Hal ini memang benar, tuhan menciptakan manusia untuk melakukan hal-hal yang ajaib karena manusia sudah diberi kemampuan yang lebih dari apapun.

Manusia adalah makhluk tuhan yang paling dibanggakan karena diberi kekuatan akal dan nafsu. Nafsu dan akal saling menggerakkan dalam tubuh manusia untuk mencapai sesuatu. Di luar batas kendali atas usaha manusia, tuhanlah yang punya rencana paling indah untuk manusia. Jika rencana itu tidak terjadi pada hari ini, maka bisa saja rencana itu terjadi besok, minggu depan, tahun depan, oleh karena itu yang perlu manusia lakukan adalah jangan pernah takut untuk gagal dan selalu mantapkan rasa pantang menyerah dan tidak pernah putus asa. Setelah itu menyerahkan semua kepada Tuhan pemilik segala sesuatunya karena setiap kesombongan manusia tidak akan berbuah manis.

4) Gali Potensi Diri Dengan Banyak Belajar.
Banyak manusia yang memiliki kelebihan dan potensi namun ia tak sadar akan apa yang ia miliki. Selalu merasa puas dengan apa yang telah ia punya. Ketika seseorang yang memiliki dan sadar dengan potensinya maka rasa percaya diri akan muncul dengan sendirinya untuk melakukan sesuatu. Ia akan selalu merasa tidak pernah cukup dengan yang ia miliki, ia akan terus mencari untuk mengembankan dirinya dan menggali potensi dalam dirinya. Orang yang tidak pernah mengenal potensi dirinya maka ia tidak akan pernah bisa bekerja dengan baik ataupun berkarir dengan baik. Orang yang merasa cukup dengan apa yang telah ia miliki maka ia tidak akan pernah berkembang dengan apa yang ia telah miliki.

Dengan menggali terus potensi diri maka kita akan menemukan hal-hal baru dalam diri kita yang tidak pernah kita sadari dan tidak pernah kita bayangkan. Hal-hal baru inilah yang akan menjadi kunci-kunci baru bagi kita untuk membuka pintu-pintu yang belum pernah kita temukan pintunya. Kalau kita sudah merasa dalam zona nyaman dan tidak mau mencari tantangan baru maka tahap hidup kita berakhir sampai hanya pada tahap itu saja.

Keran keran inovasi, kreatifitas akan terbuka saat kita terus belajar membuka potensi diri. Banyak bertanya pada orang-orang yang telah mengalami dan sudah menjadi ahli adalah hal yang penting. “Sesuatu jika diserahkan pada buka yang ahli maka kita hanya akan tinggal menunggu kehancuran”. Jika kita terlalu banyak belajar kepada orang yang tidak pernah sukses bagaimana menjadi orang yang sukses maka kita akan menjadi murid yang menemani sang guru. Jika kita belajar sukses dari orang yang sudah sukses dan pernah menjalani rasanya membangun kesuksesan maka disaat itulah kita membuka potensi diri kita, mencari titik dan celah untuk berinovasi untuk selangkah demi selangkah terus membangun kesuksesan.

Buka ruang dalam hati untuk banyak ilmu yang masuk. Sikap defense terhadap sesuatu akan membuat kita kehilangan kesempatan untuk banyak belajar dalam menggali potensi diri. Pelajaran hidup bisa didapatkan dari mana saja bahkan sekedar dari rumput yang bergoyang. Banyak hal yang bisa di dapatkan dari hasil menggali potensi diri. Daya kreasi, inovasi akan semakin terasah dan teruji sehingga skill dan kemamuan seseorang akan semakin bertambah pula. Hal ini bisa membantu dalam meningkatkan karir dimasa yang akan datang bahkan mempercepat arah perjalanan karir pada masa yang akan datang.

Jadilah Seperti Angka Satu
Ketika anda telah melewati proses panjang dalam pencarian karir anda dan anda telah menemukan apa yang anda cari, maka jadilah angka satu yang benar-benar angka satu. Jadilah orang yang sukses dengan sebenar-benarnya sukses. Orang yang sukses adalah orang yang mandiri dalam segala hal, berguna bagi diri sendiri dan bagi orang lain. Masih banyak orang yang ingin sukses sehingga ketika anda sudah sukses maka jadilah pemimpin dan guru yang berdiri di depan, jadilah sahabat yang berjalan bersama orang lain dan dan jadilah motivator yang memberikan dukungan bagi banyak orang yang mengajarkan banyak hal bagi orang lain. Jadikanlah hidup menjadi benar-benar sukses dengan memberikan nafas hidup bagi seluruh dunia.

Ketika anda berhasil menjadi seorang pengusaha sukses maka bimbinglah banyak orang untuk bisa sukses seperti kita dalam mendirikan usaha. Ketika kita sukses sebagais eorang manajer atau kepala bagian di sebuah organisasi maka bantulah orang dengan segala daya upaya, kerja keras dan keikhlasan agar ia bisa sukses di kemudian hari.

Nama orang-orang sukses di tulis dengan tinta emas karena kemampuan mereka untuk bermimpi, berproses dan berguna bagi banyak orang. Maka teruslah bermimpi, berproses dan berguna bagi banyak orang dan tulislah nama anda dengan tinta emas bagi diri anda sendiri dan bagi dunia.

Pustaka :
Abraham Lincoln
Ihsan Hasan
Izzudin, S. A., 2006, Zero to Hero, Pro U-Medoa, Yogyakarta.
Napoleon Hill., 2007, Percaya Sukses, Harus Sukses, Baca!, Yogyakarta.

Iklan

Melaju Meraih Tujuan Hidup

“Without goals, and plans to reach them, you are like a ship that sail with no destination” –(Fritzhugh Dodson)

Manusia terlahir di dunia ini dengan kondisi yang berbeda ada laki-laki dan ada wanita, terlahir dalam keluarga kaya, sederhana atau miskin, serta kondisi fisik yang sempurna dan tidak sempurna. Perbedaan ini merupakan anugerah karena dengan perbedaan ini kita bisa belajar lebih banyak lagi mengenai kehidupan. Hal yang paling penting kita harus berusaha sebaik-baiknya dalam hidup ini, kita mempunyai kesempatan yang sama untuk bahagia dan sukses.

Jangan pernah berfikir bahwa ketika kita lahir dalam keluarga miskin maka kita akan miskin selamanya, memang ketika lahir kedunia ini itu bukan kuasa kita untuk menentukan dimana kita akan lahir dan dalam kondisi apa kita terlahir tapi ketika harus meninggal dalam keadaan miskin itu salah anda yang salah dalam menentukan jalan hidup kita.

Tuhan lebih tahu mengapa anda terlahir di dunia ini dalam kondisi miskin atau kaya, syukuri di mana posisi anda sekarang dan mulailah berjuang. Kita akan di beri jawaban ketika kita sudah menjalani kehidupan ini dan ketika kita mulai dewasa kita akan mulai mengerti perjalanan hidup ini, tidak ada sesuatu yang kita lakukan sia-sia dalam kehidupan ini. Semakin bijak anda menyikapi kondisi yang terjadi maka kita akan bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

“Dan bagi setiap orang ada memiliki arah yang dituju ke arah mana dia menghadapkan wajahnya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S 2:148)

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan (Al Wasilah) yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.”( QS. Al Maidah 5:35 )

Sahabat, anda tentu sudah memahami Mekanisme Aliran Energi uang yang saya tulis dalam 2 artikel kemarin. Yaitu MEKANISME ALIRAN ENERGI UANG (Ilmu MetaFisika Uang) dan MEKANISME ALIRAN ENERGI UANG Level 2. Nah, tentu anda sudah memahami bagaimana aliran energi rezeki mengalir dan juga memahami konsep untuk menabung energi positif serta mengkonversinya menjadi wasilah bagi terpenuhinya hajat dan kebutuhan dunia kita.

Sahabat, Visi dan Misi hidup kita hanyalah untuk menuju kepada Allah swt. Tujuan utama dan orientasi kehidupan kita adalah kehidupan akherat. Namun untuk sampai di sana diperlukan manajemen dan strategi yang cukup matang dan jitu. Sehingga kita dapat sampai di tujuan dengan selamat dan sukses. Nah, di sinilah kita harus melengkapi diri dengan berbagai bekal keilmuan dunia yang diperlukan untuk meraih sukses di kehidupan akhirat kita.

Hal itulah juga yang saya berikan melalui program-program pelatihan di NAQS DNA. Dengan berlandaskan SUNATULLAH dan KITABULLAH kami menelurkan berbagai Tool atau perlengkapan hidup untuk membekali diri agar dapat hidup dengan selamat dan sukses di dunia dan akhirat kita. Saya tidak langsung mendidik siswa dengan pelatihan-pelatihan ibadah syariat. Saya tidak mengadakan pelatihan sholat khsyu’ misalnya. Namun hasil akhir dari pelatihan-pelatihan saya, akan sangat menunjang kehidupan beragama dan peningkatan spiritualitas siswa. Mereka akan dapat merasakan hakikat Sabar, Syukur, Ikhlas, dan khusyu’ itu bukan sebatas retorika pembicaraan belaka, tetapi betul-betul sebuah pengalaman jiwa yang dapat dirasakan.

Dalam mencapai tujuan hidup manusia yang sempurna berbagai macam cara dilakukan untuk mewujudkannya. Dalam kenyataan hidup ketika kita menjalani kehidupan ini tidak sesederhana yang kita teorikan saja, hidup ini lebih rumit dari yang kita bayangkan tapi dengan berlandaskan pada Iman, Ilmu dan methode yang benar. Insya Allah jalan hidup kita akan menjadi lebih mantap dan selalu optimis dalam menghadapi segala macam rintangan.

Dari pagi hingga malam orang-orang berlomba-lomba mencari rezeki untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Persaingan dan pengangguran semakin tinggi karena sistem kapitalisme yang sedang mengatur dunia ini membuat manusia menjadi egois, cinta dunia, dan mementingkan diri sendiri, sehingga rasa keperdulian sosial semakin menurun. Yang akibatnya adalah terjadinya monopoli aliran uang oleh beberapa gelintir orang. Sehingga bagi kebanyakan orang akan merasakan bahwa rezeki itu sulit dicari. Yang kaya semakin kikir yang miskin semakin berani.

Oleh karena itulah gerakan Gemar bersedekah yang digaungkan oleh beberapa ulama dan motivator Indonesia, semoga menjadi penyeimbang bagi situasi ini. Ya, Ada solusi yang diluar nalar dan logika bagi penganut Otak Kiri yaitu dengan jalan bersedekah. Manfaat sedekah diluar logika otak kiri, karena sedekah memang merupakan ciri khas amalan penganut otak kanan. Banyak keajaiban dalam sedekah yang kadang membuat kita tercengang.

Bagi logika Matematika 1+ 1 = 2 tapi keajaiban sedekah bisa 1 + 1 = 10, inilah keajaiban dari Allah Swt bagi yang menjalankan amalan yang mulia ini. Semakin kita bersyukur dan ikhlas dalam berbagi untuk bersedekah maka semakin kaya-lah kita, Ini adalah Jaminan dari Allah. Bilamana kita bersyukur maka nikmat akan ditambah.

Ibadah sedekah adalah ibadah yang tidak hanya melibatkan dua pihak yaitu pihak pemberi dan Tuhan tapi juga pihak ketiga yaitu pihak penerima. Ibadah sedekah selalu ada tiga pihak yaitu Pemberi, penerima dan Tuhan. Sehingga manfaat Ibadah Sedekah lebih dari dari Ibadah sendiri (fardu ain).

Berdasarkan kenyataan dalam kehidupan banyak ditemukan keajaiban, hikmah dan manfaat sedekah dan hal ini di luar logika manusia. Orang yang biasa bersedekah batin dan fisiknya akan selalu sehat karena batin terisi dengan kebahagiaan, keihklasan menolong sesama.

Apakah Sedekah harus menunggu iklas?
Pertanyaan diatas pasti pernah terlintas di pikiran dan hati kita. Ternyata menurut Ustadz Yusuf Mansur keikhlasan-pun harus dilatih. Tanamkan kebiasaan dalam bersedekah baik besar maupun kecil dalam kehidupan sehari-hari kita. Ikhlas butuh proses untuk eksis dibalik kondisi susah dan senang, baik sedang sehat ataupun sakit. Sehingga bila terlatih apapun kondisi kehidupan kita rasa ikhlas bersedekah akan selalu ada. Jadi kesimpulannya Niat Sedekah tidak perlu menunggu ikhlas. lakukan saja..

Percayalah, sedekah perlu latihan. Sedekah banyak juga perlu latihan. Percayalah bahwa Allah swt itu Maha Mencukupi kebutuhan makhlukNya. Saya kira anda tentu sering mengalami pengalaman yang aneh dan di luar logika. yaitu, berapapun pengeluaran anda dalam satu bulan. Ada saja rezeki dari Allah yang datang untuk menutupi kebutuhan kita akan biaya pengeluaran tersebut. Betul tidak…??

Saya sering mengalami hal seperti itu, ada sebuah kisah. Dulu saat saya masih bekerja menjadi Kepala Produksi di sebuah perusahaan swasta. Saya mendapat Gaji sebesar Rp. 1.200.000 per bulan. dan saat itu sepeda motor saya satu-satunya sudah terlalu banyak memerlukan biaya perawatan dan perbaikan, maklum motor tua. Akhirnya saya putuskan untuk menjualnya dan saya mengambil kreditan sepeda motor dengan cicilan sebesar Rp. 950.000,- per bulan. nah, kebayangkan….. Apakah cukup gaji saya untuk menutupi biaya cicilan dan biaya hidup keluarga…?? tapi, apa yang terjadi. Motor dapat saya bayar hingga lunas tanpa pernah telat mengangsur. dan keluarga sayapun tidak pernah kekurangan makan. Nah. itulah kebesaran Allah SWT yang Maha Mencukupkan Rezeki.

Nah, maka mengapa kita ragu-ragu untuk mensedekahkan sebagian harta kita..?? Bila sedekah sudah menjadi bagian dari pola hidup kita, alias sudah biaya tetap pengeluaran rutin kita. Maka, Insya Allah rezeki kita tetap akan dicukupi oleh Allah swt. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Allah aan memberikan anugerah rezeki yang berlipat ganda. Baik rezeki yang berbentuk materi (Fisik) ataupun rezeki yang non materi (metafisik) berupa ketentraman hati dan keluarga kita. Serta keberkahan hidup kita.

Dalam hadits dikatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنَّ اللَّهَ قَالَ لِى أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ ». وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَمِينُ اللَّهِ مَلأَى لاَ يَغِيضُهَا سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُذْ خَلَقَ السَّمَاءَ وَالأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَغِضْ مَا فِى يَمِينِهِ »

“Allah Ta’ala berfirman padaku, ‘Berinfaklah kamu, niscaya Aku akan berinfak (memberikan ganti) kepadamu.’ Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pemberian Allah selalu cukup, dan tidak pernah berkurang walaupun mengalir siang dan malam. Adakah terpikir olehmu, sudah berapa banyakkah yang diberikan Allah sejak terciptanya langit dan bumi? Sesungguhnya apa yang ada di Tangan Allah, tidak pernah berkurang karenanya.” (HR. Bukhari no. 4684 dan Muslim no. 993)

Dalam hadits qudsi disebutkan, Allah Ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِى فَأَعْطَيْتُ كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِى إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ

“Wahai hamba-Ku, seandainya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang belakangan serta semua jin dan manusia berdiri di atas bukit untuk memohon kepada-Ku, kemudian masing-masing Aku penuhi permintaannya, maka hal itu tidak akan mengurangi kekuasaan yang ada di sisi-Ku, melainkan hanya seperti benang yang menyerap air ketika dimasukkan ke dalam lautan.” (HR. Muslim no. 2577, dari Abu Dzar Al Ghifari).

Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah berkata, “Allah sungguh Maha Kaya. Allah yang memegang setiap rizki yang tak terhingga, yakni melebihi apa yang diketahui setiap makhluk-Nya.” [Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379, 13/395.]

Sahabat, Tulisan saya ini tidak hanya tertuju kepada para pembaca saja, tetapi yang terutama adalah tertuju kepada diri saya sendiri. Artinya, saya tidak boleh hanya bisa ngomong doang. Tetapi saya juga harus aktif melatih diri untuk giat bersedekah. Ya, memang demikianlah hakikatnya belajar di NAQS DNA. Sebagai guru besar NAQS DNA, saya ini juga tidak pernah berhenti belajar dan berlatih. Komunitas NAQS DNA adalah komunitas pembelajar. Maka semua personilnya, siapapun saja haruslah menumbuhkan spirit seorang pembelajar sejati.

Kembali pada pembahasan sedekah. Nah, tentu sahabat tahu. Bahwa amal ibadah itu tidak bisa dibeli dengan uang. Tetapi dengan sedekah, kita bisa meraih faedah amalan tanpa perlu melakukannya.

Contoh :

  • Ingin dapat pahala Zikir..?? Biayai dan suport majelis zikir. Insya Allah anda turut mendapat pahala Zikir.
  • Ingin dapat pahala haji & Umroh..?? Biayai haji & Umroh orang lain. Insya Allah anda turut mendapat pahala haji & Umroh.
  • Ingin dapat pahala Ilmu yang bermanfaat..?? Biayai dan suport kegiatan keilmuan dengan mengirimkan donasi anda ke majelis NAQS DNA misalnya. Insya Allah anda turut mendapat pahala orang yang belajar ilmu yang bermanfaat.
  • Dan masih banyak lagi. hampir-hampir semua amalan.

Sedekah juga sebuah amalan yang praktis.

  • Haji & Umrah, anda perlu berhari-hari di mekkah.
  • Puasa sunah, butuh waktu seharian.
  • Sholat sunah, perlu waktu minimal 5 menit hingga seperempat jam.
  • Membaca Kitab Suci, mungkin perlu waktu seperempat jam.
  • Berzikir, perlu waktu 10 menit hingga setengah jam.
  • Kalau sedekah…?? hanya perlu sekian detik anda merogoh uang dari dompet anda. Tidak perlu bacaan khusus, tidak perlu gerakan husus, Tidak perlu takut apakah amalan ini mengandung unsur syirik, dll. Nah praktis khan…??
  • Bahkan bagi praktisi NAQS DNA, perlu anda ketahui. Sedekah itu dapat meningkatkan level energi anda hingga ribuan kali lipat dan menyempurnakan keilmuan anda. Tidak percaya, tanya ke semua orang pintar dan guru spiritual. Bukankah hampir semua akan meng-iya-kan bahwa ketika seseorang selesai mengamalkan sebuah ilmu, biasanya akan ada ritual selamatan. Betul tidak…?? Bukankah selamatan itu adalah juga sedekah…???

Memang setiap amalan mempunyai keutamaannya sendiri-sendiri yang tidak bisa dibandingkan sesederhana itu. Di sini, kami hanya berusaha menunjukkan betapa praktisnya amalan sedekah itu. Bukan saja Praktis, sedekah juga POWERFULL.

Sahabat, bila anda belajar ilmu apapun saja. Anda tidak akan berhasil dengan sempurna bila hati anda setengah-setengah. Curahkan segenap hati dan jiwa, juga tenaga dan harta (JIHAD). dan menghadaplah dengan wajah yang lurus. Serta berlomba-lombalah dalam kebaikan. Maka segala keberhasilan akan menjadi milik anda. Kesuksesan hidup akan berada di dalam genggaman tangan anda.

Di dalam Al-Qur’an, baik atau kebaikan menggunakan kata ihsan, birr dan ishlah. Kata ihsan (ahsan dan muhsin) bisa dilihat pada firman Allah:

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (QS 4:125)

Bila dikaitkan dengan definisi ihsan dalam hadits kedatangan Jibril kepada Nabi Muhammad Saw, maka ihsan adalah perbuatan baik yang dilakukan oleh seseorang karena merasakan kehadiran Allah dalam dirinya atau dia merasa diawasi oleh Allah SWT yang membuatnya tidak berani menyimpang dari segala ketentuan-Nya.

Sedangkan kata baik dalam arti birr bisa dilihat pada firman Allah:

لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ ءَامَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَءَاتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَءَاتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

Bukanlah sekedar menghadapkan wajahmu ke timur maupun ke barat yang disebut suatu kebaikan, tetapi sesungguhnya kebaikan itu ialah beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat, kitab dan nabi-nabi serta memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa (QS 2:177).

Bila kita kaji ayat-ayat tentang kata al birr, termasuk ayat di atas, maka akan didapat kesimpulan bahwa kebaikan itu seperti menurut Mahmud Syaltut dalam tafsirnya dibagi menjadi tiga, yakni birr dalam aqidah, birr dalam amal dan birr dalam akhlak.

Adapun kata baik dengan menggunakan kata ishlah terdapat dalam banyak ayat, misalnya pada firman Allah:

فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَى قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: mengurus urusan mereka secara patut adalah baik. (QS 2:220)

Istilah ishlah (berlaku baik) digunakan dalam kaitan hubungan yang baik antara sesama manusia. Dalam Ensiklopedia Hukum Islam, jilid 3 hal 740 dinyatakan: “Ishlah merupakan kewajiban umat Islam, baik secara personal maupun sosial. Penekanan ishlah ini lebih terfokus pada hubungan antara sesama umat manusia dalam rangka pemenuhan kewajiban kepada Allah SWT”.

Di dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Namun, kemuliaan manusia ternyata tidak terletak pada keindahan fisiknya. Kalau manusia dianggap mulia dengan sebab badannya yang besar, tentu akan lebih mulia binatang ternak seperti sapi, kerbau, unta, gajah dan sebagainya yang memiliki berat badan jauh lebih berat. Karenanya bila manusia hanya mengandalkan kehebatan dan keagungan dirinya pada berat badan, maka dia bisa lebih rendah kedudukannya daripada binatang ternak yang kemuliaannya terletak pada berat badannya. Allah SWT berfirman:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ ءَاذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS 7:179)

Oleh karena itu, kemuliaan manusia bisa kita pahami dari iman dan amal shaleh atau kebaikannya dalam bersikap dan bertingkah laku, di manapun dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun situasi dan kondisinya. Itu sebabnya, semakin banyak perbuatan baik yang dilakukannya, maka akan semakin mulia harkat dan martabatnya di hadapan Allah SWT. Di sinilah letak pentingnya bagi kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan sebagaimana firman Allah di awal tulisan ini.

Sahabat, Hidup itu harus mempunyai arah dan tujuan. Andai kata tujuan sudah ditetapkan, sepelan apapun kita bergerak insya Allah itu merupakan sebuah kemajuan, tetapi bagi orang yang tujuannya tidak tetap, segigih apapun bergerak bisa jadi menuju kehancuran.

Tujuan adalah acuan dalam membuat rencana. Sementara rencana adalah panduan dari tindakan Anda. Tanpa tujuan Anda tidak punya rencana, tanpa rencana tindakan Anda tidak akan terarah. Tujuan akan sangat membantu dalam keefektifan Anda bertindak, bahkan tujuan bisa memberikan gairah hidup yang lebih besar.

Tujuan sangat vital bagi kesuksesan Anda, selain sebagai sumber motivasi, dengan tujuan bisa melihat sudah sampai dimana kemajuan kita. Tujuan dapat memfokuskan tindakan kita dengan kata lain dapat meningkatkan konsentrasi. Tindakan yang terfokus atau konsentrasi akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat.

Tujuan membuat hidup lebih mudah, karena tindakan-tindakan yang akan kita lakukan lebih tersusun dan terorganisasi. Hidup kita lebih jelas, rapi, teratur, dan yang lebih penting ialah hidup kita menjadi lebih terkendali. Ketidakpastian tujuan adalah titik awal dari semua kegagalan. Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.

Sahabat, semakin jelas tujuan Anda maka akan semakin jelas juga langkah-langkah Anda untuk mencapai tujuannya itu, bahkan mungkin sebagian langkah Anda akan menjadi otomatis. Tujuan menimbulkan energi yang luar biasa dahsyatnya. Dengan adanya tujuan hidup yang jelas, kita bisa melangkah dengan pasti tak peduli seganas apapun jalan yang harus dilalui.

Banyak kisah yang dapat kita baca, yang mana seseorang rela menjadi seorang office boy, namum beberapa tahun kemudian kita mengenalnya sebagai seorang dosen, trainer, pengusaha dan juga motivator. Tujuan hidup yang mengkristal membuat kita tetap beroleh cahaya walau dunia kita seakan-akan sedang gelap gulita. Dan ketika mentari bersinar kita akan tersenyum bahagia karena menyadari kita masih berada di jalan yang kita tuju.

Tidak seperti mereka yang hidup tanpa tujuan setelah mendapati jalannya berujung semak belukar, mereka berbalik arah mencari jalan lain yang lebih mudah padahal jalan yang baru itu tak berujung. Atau mereka yang mendaki tangga, setelah lama nian mendaki tingkat demi tingkat, sampai di atas baru mereka sadar ternyata tangga yang mereka daki bersandar di dinding yang salah. Mereka bersandar pada dinding semu, yang berupa tujuan-tujuan jangka pendek belaka. Tanpa visi hidup yang menjangkau hingga kehidupan akherat.

Bersama komunitas NAQS DNA, anda di bimbing menemukan tujuan hidup hakiki anda yang tidak hanya menjangkau dimensi duniawi belaka, tetapi juga jauh menjangkau kehidupan setelah kematian kita. Bersama NAQS DNA anda ditunjukkan langkah-langkah mudah dan praktis dalam meraihnya. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada Tujuan Hidup anda tersebut, dan berlomba-lombalah menyambut setiap program yang diluncurkan. Jadilah orang yang pertama yang mendahului siswa yang lain dalam menyongsong wasilah yang diberikan. Jangan hanya duduk di tepian, tetapi masuklah ke tengah ruang keluarga. Dan nikmatilah kehangatan & kebersamaan keluarga besar NAQS DNA. SALAM SUKSES..