>Kalimat Sakti & Telapak Sakti QT NAQS DNA 2

>

Kalimat Sakti
Berikut ini adalah doa kalimat tammah (Kalimat yang sempurna) atau kalimat Sakti. Untaian doa perlindungan memohon kepada Allah SWT dari segala kejahatan dan bahaya. Semoga dapat berguna untuk pembaca Rasa Sejati yang berkenan untuk mengamalkannya.

Misalnya saat dalam perjalanan, belum sampai di tujuan dan harus bermalam disuatu tempat. Jika timbul rasa was-was dalam hati, khawatir akan keselamatan diri dan harta benda yang dibawa, maka bacalah Kalimat Tammah ini sebanyak-banyaknya. InsyaAllah, aman sentosa karena perlindungan Allah Ta’ala.

Atau saat anda merasa takut terhadap gangguan JIN jahat, atau penampakan yang menyeramkan (hantu, setan, dll), maka bacalah Kalimat Tammah ini. InsyaAllah, tiada datang bahaya daripadanya. Bahkan JIN dapat terbakar bila tetap bermaksud mengganggu.

Pada Tingkat 3 adalah Kalimat Tammah Kubro, perlindungan dari segala macam kejahatan didarat maupun di udara. Dari manusia, binatang, jin dan bencana alam.

TAHAP 1
A’uudzu bikalimaatillaahit taammati min syarri maa kholaq.
Artinya : “Aku berlindung dengan kalimat Tuhan yang Maha Sempurna dari semua kejahatan yang dijadikanNya”
Diwirid selama 7 hari berturut-turut sebanyak 99 kali di setelah Subuh dan Maghrib.
TAHAP 2

A’uudzu bikalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haam matin wa mingkulli ‘aiinin laammah.
Artinya : “Aku berlindung dengan kalimat Tuhan yang Maha Sempurna dari syaitan yang menggoda dan dari pandangan mata yang menyeramkan.”
Diwirid selama 7 hari berturut-turut sebanyak 99 kali di tengah malam.

TAHAP 3

A’uudzu biwaj’hillaahil kariim
Wa bikalimaatil laahit taammaatil latii laa yujaawizuhunna barrun wa laa faajirun
min syarri maa yanzilu minas’sama’i
Wa min syarri maaya’ ruju fiiha
Wa min syarri maa dzaro-a fiil ardhi
Wa min syarri ma yakh’ruju minhaa
Wa min fitanil laili wan nahaari
Wa min thowaariqil laili wan nahaari illa thooriqon
Yath’ruqu bikhoirin ya rahman.

Artinya : “Aku berlindung pada Tuhan Yang Maha Pemurah dan berpegang teguh pada kalimat-kalimatNYA yang sempurna yang tidak dapat diperangaruhi oleh siapapun juga, baik orang taat maupun orang fasik, dari kejahatan yang turun dari langit dan kejahatan yang naik ke langit, kejahatan yang ada dimuka bumi dan kejahatan yang keluar dari bumi, kejahatan fitnah-fitnah dan peristiwa yang membawa akibat buruk yang terjadi siang dan malam, kecuali peristiwa yang membawa kebaikan, Ya Tuhan kami yang Maha Rahman (Pengasih).”

Dibaca setiap hari, sampai hafal.

Kajian :

  • Kalimat yang sempurna : Kitab Al Quran yang berisi kalimat-kalimat sempurna.
  • Kejahatan yang turun dari langit : Bala’, wabah, udara buruk, topan, petir, penyakit yang berterbangan di udara dan sebagainya.
  • Kejahatan yang naik ke langit : Catatan amal buruk yang membawa naik oleh mailakat, iblis dan sebagainya.
  • Kejahatan yang terjadi dimuka bumi : gangguan setan, jin dan manusia, binatang buas, kezaliman, hasut, perang dan sebagainya.
  • Kejahatan yang keluar dari bumi : Gempa bumi, gunung meletus, gas beracun, lumpur, binatang-binatang ganas yang keluar dari dalam bumi dan sebagainya.

Riwayat :
Ketika Rasulullah saw sedang dalam perjalanan israa’, sebelum sampai ketempat, tercium olehnya bau harum, bau Masithah penyisir rambut anak Firaun. Disitu Nabi melihat Ifrit yang mengikuti dari belakang dengan obor api pembakar kebenaran hendak membinasakan Rasulullah SAW. Malaikat Jibril mengajarkan Kalimat Tammah untuk menolak dan menghancurkan Ifrit tersebut. Kalimat itu dibaca oleh Rasulullah SAW maka Ifrit tersungkur jatuh dan terbakar.

Maka dengan ini kalimat tersebut diatas dapat dipergunakan untuk mengusir Ifrit dan setan yang hendak melemahkan keimanan kita dan untuk menghindarkan diri dari kejahatan manusia yang mengikuti nafsu setannya dan dari segala kejahatan & bencana apa saja yang ada di dunia ini..

Nb. artikel di atas bersumber dari blog RASASEJATI.WORDPRESS.COM, sekedar sebagai referensi bagi siswa NAQS, silahkan di amalkan bagi siapapun yang berminat untuk mengamalkannya.

TELAPAK SHAKTI

Kaf Ha Yaa ‘Ain Shood

Haa Miim ‘Ain Siin Qaaf

Ini adalah tekhnik Untuk membuat Bola Energi Khusus dalam Tekhnik Quantum Tranceformasi NAQS DNA LEVEL 2 yang gunanya untuk menghancurkan kekuatan energi jahat dari kekuatan kuasa gelap semacam santet, sihir, serta untuk mengatasi kesurupan jin, dll.

Tata Cara :
Baca Afirmasi Doa :

  • A’uudzu bikalimaatillaahit taammati min syarri maa kholaq.
  • Bismillaahir rahmaanir rahiim

Kedua tangan julurkan lurus ke depan sejajar bahu dengan telapak tangan saling berhadapan, dengan jarak sekitar 25 cm. Kemudian kepalkan atau genggam jari-jari tangan satu persatu. dengan tata cara sebagai berikut :

TANGAN KANAN

  1. Dimulai dari jari kelingking kanan sambil mengucapkan ► Kaf
  2. Kemudian jari manis kanan sambil mengucapkan ► Haa
  3. Jari Tengah kanan sambil mengucapkan ►Yaa
  4. Jari telunjuk kanan sambil mengucapkan ► ‘Ain
  5. Ibu jari kanan sambil mengucapkan ► Shood

Bila sudah selesai genggamlah tangan kanan dengan erat kemudian sambung pula ke –

TANGAN KIRI

  1. Dimulai dari jari kelingking jari kelingking kiri sambil mengucapkan ►Haa
  2. kemudian jari manis kiri sambil mengucapkan ► Mim
  3. Jari  Tengah kiri sambil mengucapkan ► ‘Ain
  4. Jari telunjuk kiri sambil mengucapkan ► Sin
  5. Ibu jari kiri sambil mengucapkan ► Qaaf

Bila sudah selesai, genggam tangan dengan erat. Lalu lanjutkan dengan melakukan pernafasan segitiga atau Nafas Tiga Langkah. Lakukan pernafasan  minimal 3 kali siklus. Dan saat keluar nafas, niatkan energi mengalir ke telapak tangan yang sedang menggenggam. Lakukan latihan ini minimal 2 kali sehari pagi dan sore.

Dan ketika saat akan menggunakan untuk menerapi orang, kedua tangan cukup berada di samping tubuh atau posisi bebas, jadi tidak perlu dijulurkan ke depan seperti saat latihan. Lakukan tekhnik ini sesaat sebelum melakukan terapi Energi seperti biasanya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ
Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka dia mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. At-Tirmidziy 5/175, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/9 serta Shahiihul Jaami’ Ash-Shaghiir 5/340)

>Grounding Dalam Tradisi INTI REIKI

>

Istilah grounding dalam praktek reiki sudah sering diulas dalam buku Reiki sesuai dengan aliran reiki yang dipelajarinya. Grounding sendiri bagi orang awam adalah selalu menghubungkan sesuatu ke bumi. Tengok saja perlengkapan rumah tangga Anda semua di rumah. Jika mempunyai lemari es, pesawat televisi, komputer tentu di belakang bodi perlengkapan elektronik tadi akan dihubungkan kabel yang ditancapkan paku ke lantai/tanah. Tujuannya agar saat peralatan itu digunakan tidak ada arus listrik yang nyetrum pada bodi peralatan itu. Itulah yang disebut grounding oleh pakar pembuatan alat elektronik.

Demikian pula grounding dalam praktek reiki mempunyai tujuan untuk membuang kelebihan energi reiki dalam diri seseorang agar tidak overdosis dalam tubuh yang menyebabkan praktisi reiki merasa kurang nyaman karena panas berlebihan dalam tubuh. Selain itu juga grounding dalam praktek reiki bertujuan untuk menghilangkan keletihan, stress, membuat seimbang energi dalam tubuh dan yang lebih penting adalah membuang kelebihan energi negative dalam tubuh yaitu energi penyakit, agar tubuh tetap nyaman, bugar dan terus sehat.

Praktek reiki saat menjalankan grounding bisa dilakukan dengan cara duduk bersila di mana pantat menyentuh tanah/lantai yang bertujuan agar chakra dasar praktisi reiki langsung membuka menempel ke bumi ( tanah ) sehingga energi negative penyakit langsung dibuang masuk ke dalam bumi tanpa mengganggu kehidupan mahkluk lain dalam bumi. Selain duduk di lantai praktisi reiki dapat juga melakukan grounding dengan duduk di kursi. Telapak kaki menempel pada lantai/tanah sehingga energi negative penyakit langsung dibuang masuk bumi lewat chakra kedua telapak kaki ini.

Ada pun praktek grounding yang dilakukan praktisi inti reiki dalam buku Rahasia Inti Reiki karangan Dr. Riko Rahardian halaman 76 – 78 mengambil sikap duduk bersila, berdiri, menulis, mandi, melukis, mengetik, buang air besar atau kecil. Jika anda kebetulan seorang praktisi inti reiki dan mempunyai hobi berselancar di internet dan sering menggunakan jari untuk mengetikkan kata demi kata menyusun kalimat, Anda dapat melakukan kegiatan ini sambil grounding. Untuk kegiatan mengetik di komputer usahakan Anda dalam kondisi tetap rileks baik fisik dan pikiran saat sedang mengetik.

Setelah Anda rileks berikan affirmasi, ” Ya…Tuhan, salurkan energi Inti Reiki untuk membersihkan tubuh saya dari energi negative. Energi akan keluar lewat chakra kedua telapak kaki ( karena duduk di kursi saat mengetik ) saat hentakan ujung kelima jari-jari tangan kanan/kiri sedang mengetik di komputer.” Bersamaan kegiatan mengetik sekaligus grounding ini, rasakan energi tercurah masuk lewat chakra mahkota Anda, turun ke seluruh tubuh dan keluar lewat chakra tersebut, sambil membawa energi negative, emosi negative, rasa lelah, nyeri. Lakukan grounding ini semampu anda melakukan pengetikan di komputer. Jika sudah nyaman hentikan kegiatan ini dan ucapkan syukur kepada Ilahi atas perkenan-Nya.

Tapi metode grounding ini apakah monopoli milik praktisi Inti Reiki saja? Saya kira tidak…semua orang asalkan dia sudah menjadi praktisi reiki dapat melatih dan kunci dari kegiatan grounding ini adalah peranan affirmasi dan sikap tubuh saat latihan grounding. Jika Anda perlu melatih grounding di saat mandi, buang air besar/kecil sejatinya Anda juga sedang grounding, karena kegiatan itu adalah dalam rangka membersihkan tubuh dari kotoran, seperti limbah pencernaan berupa faces dan air seni, daki yang menempel kulit karena keringat. Kotoran tubuh itulah yang harus dibuang setiap hari agar tubuh tetap sehat.

Grounding versi sehat dengan kundalini reiki adalah berdiri lalu olah raga berjalan kaki. Sambil berjalan kaki kita akses energi hijau daun sepanjang perjalanan lalu disalurkan ke mata agar mata tetap sehat. Semua dilakukan hanya dengan niat mengiringi affirmasi.

Lantas grounding berdiri versi Inti Reiki kalau boleh sehat dengan kundalini reiki jabarkan dalam praktek yang sampai saat ini saya lakukan dan ternyata membuat tubuh tetap fit, sehat dan bugar, adalah grounding sambil berjalan kaki sebagai bagian dari olahraga yang tidak boleh diabaikan dalam hidup ini. Karena dengan olahraga berjalan kaki maka tubuh akan berkeringat, semua otot tubuh akan bergerak, pembuluh darah akan lentur, sumbatan-sumbatan lemak dalam pembuluh darah dibakar dan dikeluarkan dalam bentuk keringat.

Selain itu pula grounding olahraga berjalan kaki, sambil berjalan kita akses energi hijau daun lalu salurkan ke dalam organ mata agar mata tetap sehat. Semua ini cukup dilakukan dengan niat mengiringi affirmasi pada saat akan start olahraga jalan kaki sekaligus melakukan grounding berdiri karena orang berjalan kan berdiri sikap tubuhnya.Tentu saja masih banyak versi grounding dalam praktek reiki. Anda dapat menggali sikap grounding lebih jauh sesuai versi Anda masing-masing.[arumsekartaji.wordpress.com}

Nb.
Jadi kesimpulannya yang menjadi kunci dari tekhnik Grounding ini adalah :

  1. NIAT
  2. AFFIRMASI
  3. PROGRAMMING 

Silahkan Praktisi NAQS DNA untuk menciptakan variasi tekhnik yang diperlukan sesuai kebutuhan. Semoga bermanfaat, Terima kasih.. ►Mas Eddy Sugianto

Namanya "Jessica " : Jin Pendamping Buatan Sendiri

Sahabat Sukses dengan NAQS, sering saya menasehati siswa untuk tidak terjebak dan tenggelam di alam ghoibiyah. Karena kebanyakan yang mereka alami bukanlah Alam Ghaib yang sejati. Itu masih termasuk alam Ghaib Imajinasi dan Ilusi atau Alam Mitsal alias Alam perUmpamaan dan alam inilah yang sering saya sebut dengan ALAM CIPTA. Alam itu tercipta dari imajinasi manusia yang tersimpan di memory alam semesta dan hidup di alam semesta astral. Baik dari orang zaman kini ataupun orang-orang dari zaman dahulu bahkan jejak imajinasi dari manusia zaman pra sejarahpun masih tersimpan dengan baik di memory alam semesta.

Imajinasi yang diyakini dengan sepenuh jiwa raga akan jadi hidup di Alam Cipta ini. Dan bahkan ada beberapa yang di masuki kekuatan metafisik dari Jin, Syetan, & Iblis untuk menyesatkan manusia. Memberikan pengalaman bathin yang seolah-olah Alam Ghaib yang sejati. Dengan memberikan penampakan berupa adanya alam surgawi ataupun alam neraka, juga dengan menampilkan diri dalam bentuk orang-orang suci, atau sanak kerabat yang telah meninggal. Bahkan ada yang merasa berjumpa dengan sosok yamg mengaku Tuhan di sini.

Ketika seseorang sudah terbuka mata bathinnya atau bahkan bisa meraga sukma dan berkelana di alam ini, maka dia sebenarnya sedang memasuki belantara imajinasi yang luas tiada bertepi. Banyak pintu-pintu yang akan membawa manusia kepada sebuah pengalaman baru yang sungguh di luar batas angan-angannya.

Oleh karena itulah siswa saya semuanya ketika sudah mulai terbuka dengan alam ini, akan saya bimbing dia untuk tidak menghiraukan apapun saja yang ditawarkan oleh alam ini. Karena hanya akan menghanyutkan dirinya dan lupa dengan Alam Kehidupan Jasmani yang sedang di alaminya. Dia akan asyik terlena dan kecanduan berada di alam mimpi ini, dan tidak mau tahu dengan kebutuhan hidupnya di alam nyata.

Inilah sebenarnya sisi gelap dari ilmu spiritual, mistik, & metafisika. Yang jarang di ungkapkan oleh para spiritualist. Banyak orang yang terjerumus ke dalam sisi gelap ini. Hal ini diperparah dengan sistem pembelajaran para guru spiritual yang masih suka dan menjadikan pengalaman mistik ghoibiyah sebagai sebuah hal yang luar biasa dan menjadi pelajaran utama diperguruannya. Dan bahkan memberikan embel-embel dengan Nama yang dahsyat seperti : Ilmu Makrifat, Menjadi Avatar, Alam semesta QRAK, Ilmu Meraga Sukma, Sedulur Papat Limo Pancer, dll.

Pengalaman bathin seperti ini tidaklah sama dengan pengalaman Ruhani Rasulullah Muhammad SAW ketika diperjalankan Isra’ Mikraj oleh Allah swt. Sungguh jauh berbeda, bagaikan bumi & langit…[Baca : Tubuh Cahaya (Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW)]

Salah satu ciri utamanya adalah pada Kualitas AKAL (PIKIRAN). Manusia yang kecanduan alam ghoibiyah lambat laun akan berkurang kecerdasan akalnya. Tidak dapat mengikuti perkembangan Zaman, Tidak peka terhadap lingkungan secara keseluruhan, Tidak bisa mengikuti perkembangan Ilmu & tekhnologi dengan baik. Jauh dari cahaya ilmu dan pencerahan bathin…

Sedangkan perjalanan ruhani yang sejati akan dipenuhi dengan berkah cahaya Ilmu dan pencerahan Batiniyah. Hidupnya penuh dengan berkah dan manfaat, yang bahkan spektrum manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh masyarakat dunia. Hidup penuh dengan Cahaya.

Kembali kepada topik judul di atas, Jessica ini adalah sebuah sosok imajiner yang dihidupkan oleh manusia dengan kekuatan imajinasi bawah sadarnya. Tekhnik penciptaan sosok imajiner ini dikenalkan oleh saudara Saiful Anam, seorang ahli hipnotherapy. Hal ini saya tampilkan di sini sekedar untuk memberikan contoh, betapa dahsyatnya kekuatan Hati & Pikiran manusia. Yang bila tidak di arahkan dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi si manusia itu sendiri.

Jessica : Teman Imajiner Segala Bisa
by Saiful Anam
[http://www.facebook.com/note.php?created&¬e_id=2053549336814]

Salam hangat,

Jessica, sebuah nama yang saya ambil dari wujud imajiner yang tercipta dipikiran seorang rekan beberapa tahun yang lalu. Itulah pertama kali kemunculan wujud imajiner secara sengaja dengan metode coba-coba yang saya gunakan dengan pendekatan hipnosis. Penemuan ini semakin menguatkan asumsi saya bahwa sebenarnya manusia memiliki berbagai sumberdaya yang belum sepenuhnya tergali sehingga inilah titik tolak saya untuk lebih mendalami pemahaman dan manfaat dari wujud imajiner tadi. Inilah beberapa rangkuman yang saya simpulkan dari berbagai eksperimen Jessica dua tahun terakhir ini.

Apa sih sebenarnya Jessica itu?
Untuk sementara saya memberikan deskripsi bahwa Jessica merupakan kumpulan ego dengan pengaturan tertentu yang diwujudkan secara tiga dimensi dengan nama, wujud, suara, sifat, kemampuan dan dapat diinderai secara nyata oleh pemiliknya.

Apa bedanya Jessica dengan halusinasi?
Halusinansi merupakan sesuatu yang ditakuti di dunia medis karena bisa menjadi salah satu ciri kerusakan fungsi otak. Halusinasi sendiri muncul dluar kontrol manusia baik itu halusinasi positif maupun negatif. Jessica sebenarnya juga merupakan bagian dari halusinasi yang memengaruhi semua indera pemiliknya hanya saja dalam praktiknya Jessica hanya muncul atau menghilang dengan kehendak pemiliknya sehingga ada kontrol penuh terlibat didalamnya. Jessica juga bisa didayagunakan untuk berbagai proses terapi dan pemberdayaan diri bagi pemiliknya maupun individu lain.

Apakah Jessica perempuan?
Tidak, Anda bisa menciptakan Jessica Anda sendiri sebagai seorang laki-laki, perempuan atau bahkan wujud lain yang Anda pilih. Terkadang bahkan seseorang lebih nyaman saat Jessicanya memiliki wujud yang sma persis dengan dirinya. Intinya, Jessica hanya nama tekniknya saja.

Apa saja yang bisa dilakukan Jessica?
Apapun bisa selama selama Anda melakukan setting yang tepat saat proses pembuatannya. Artinya Jessica bisa disetting untuk memiliki kemampuan tertentu sesuai kebutuhan Anda juga fungsinya bisa Anda atur apakah sebagai sahabat, pembantu, penasehat maupun peliharaan. Interaksi Anda sebagai pemilik Jessica tidak terbatas pada melihat, menyentuh dan ngobrol tetapi bisa juga melakukan hal lainnya yang sangat variatif. Anda akan menemukan berbagai variasinya saat sudah mengaktifkan wujud imajiner Anda.

Apakah hanya itu manfaatnya?
Tidak. Ada banyak manfaat lainnya tetapi semua disesuaikan dengan setting awal pembuatan Jessica. Hingga saat ini ada beberapa ekperimen yang menmasuki ranah metafisika dengan pendekatan Jessica tentunya hasilnya sangat memuaskan.

Inilah beberapa kelebihan metode Jeesica dalam membuat teman imajiner di dalam pikiran Anda :

  1. Bisa disentuh, dipegang, dipanggil dan dilenyapkan dengan kehendak pemilik.
  2. Kontak fisik dua arah bisa dilakukan antara teman imajiner dan pemiliknya.
  3. Bisa ditularkan kondisinya hanya dengan sentuhan tangan
  4. Mengelola konten dan arah mimpi orang lain.
  5. Bisa diubah wujud dan settingnya sewaktu-waktu
  6. Bisa didayagunakan untuk terapi langsung ke level perasaan orang lain tanpa sentuhan fisik.
  7. Remote viewing / melihat jarak jauh ( dalam penyempurnaan teknik )
  8. Jessica bisa diminta belajar dan mentransfer informasinya langsung ke level pemahaman kita
  9. Melihat dan berkomunikasi dengan “entitas lain” ( pasti terjadi bahkan tanpa setting khusus )

Dan berbagai manfaat menarik dan unik lainnya karena setiap wujud teman imajiner memiliki karakter, bentuk, nama dan kemapuan yang berbeda sesuai settingan awal dari Anda sebagai pemiliknya.

Kenapa seperti menjurus ke klenik?
Keberadaan Jessica sendirimasih adalam level “non fisik” sehingga eksperimen saya baru apada tahap manfaat nonfisik. Tidak tertutup kemungkinan di masa mendatang akan lebih banyak pemanfaatan secara fisik yang bisa dikembangkan.

Berapa Jessica yang bisa kita buat?
Tidak terbatas, tetapi rata-rata satu Jessica saja sudah sangat memenuhi kebutuhan pribadi kita. Bahkan jika kita merasa bosan dengan Jessica, kita bisa menghapusnya secara permanen.

Apakah semua orang bisa memiliki Jessica?
Bisa, asalkan mau dan bersedia. Tentunya dengan menggunakan metode dasar yang saya kembangkan akan lebih mudah. Saat ini saya sudah memasangkan Jessica ke 23 orang dengan 9 diantaranya secara massal.

Nah demikian sekilas perkenalan tentang metode pembuatan teman imajiner yang disebut dengan Teknik Jessica. Saya berencana mendokumentasikan semua eksperimen dan hasil studi Jessica menjadi sebuah buku yang memiliki format laporan ilmiah. Karena metode ini saya anggap cenderung baru maka satu-satunya referensi yang saya gunakan adalah informasi dari para Jessica secara langsung.

>Namanya "Jessica " : Jin Pendamping Buatan Sendiri

>

Sahabat Sukses dengan NAQS, sering saya menasehati siswa untuk tidak terjebak dan tenggelam di alam ghoibiyah. Karena kebanyakan yang mereka alami bukanlah Alam Ghaib yang sejati. Itu masih termasuk alam Ghaib Imajinasi dan Ilusi atau Alam Mitsal alias Alam perUmpamaan dan alam inilah yang sering saya sebut dengan ALAM CIPTA. Alam itu tercipta dari imajinasi manusia yang tersimpan di memory alam semesta dan hidup di alam semesta astral. Baik dari orang zaman kini ataupun orang-orang dari zaman dahulu bahkan jejak imajinasi dari manusia zaman pra sejarahpun masih tersimpan dengan baik di memory alam semesta.

Imajinasi yang diyakini dengan sepenuh jiwa raga akan jadi hidup di Alam Cipta ini. Dan bahkan ada beberapa yang di masuki kekuatan metafisik dari Jin, Syetan, & Iblis untuk menyesatkan manusia. Memberikan pengalaman bathin yang seolah-olah Alam Ghaib yang sejati. Dengan memberikan penampakan berupa adanya alam surgawi ataupun alam neraka, juga dengan menampilkan diri dalam bentuk orang-orang suci, atau sanak kerabat yang telah meninggal. Bahkan ada yang merasa berjumpa dengan sosok yamg mengaku Tuhan di sini.

Ketika seseorang sudah terbuka mata bathinnya atau bahkan bisa meraga sukma dan berkelana di alam ini, maka dia sebenarnya sedang memasuki belantara imajinasi yang luas tiada bertepi. Banyak pintu-pintu yang akan membawa manusia kepada sebuah pengalaman baru yang sungguh di luar batas angan-angannya.

Oleh karena itulah siswa saya semuanya ketika sudah mulai terbuka dengan alam ini, akan saya bimbing dia untuk tidak menghiraukan apapun saja yang ditawarkan oleh alam ini. Karena hanya akan menghanyutkan dirinya dan lupa dengan Alam Kehidupan Jasmani yang sedang di alaminya. Dia akan asyik terlena dan kecanduan berada di alam mimpi ini, dan tidak mau tahu dengan kebutuhan hidupnya di alam nyata.

Inilah sebenarnya sisi gelap dari ilmu spiritual, mistik, & metafisika. Yang jarang di ungkapkan oleh para spiritualist. Banyak orang yang terjerumus ke dalam sisi gelap ini. Hal ini diperparah dengan sistem pembelajaran para guru spiritual yang masih suka dan menjadikan pengalaman mistik ghoibiyah sebagai sebuah hal yang luar biasa dan menjadi pelajaran utama diperguruannya. Dan bahkan memberikan embel-embel dengan Nama yang dahsyat seperti : Ilmu Makrifat, Menjadi Avatar, Alam semesta QRAK, Ilmu Meraga Sukma, Sedulur Papat Limo Pancer, dll.

Pengalaman bathin seperti ini tidaklah sama dengan pengalaman Ruhani Rasulullah Muhammad SAW ketika diperjalankan Isra’ Mikraj oleh Allah swt. Sungguh jauh berbeda, bagaikan bumi & langit…[Baca : Tubuh Cahaya (Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW)]

Salah satu ciri utamanya adalah pada Kualitas AKAL (PIKIRAN). Manusia yang kecanduan alam ghoibiyah lambat laun akan berkurang kecerdasan akalnya. Tidak dapat mengikuti perkembangan Zaman, Tidak peka terhadap lingkungan secara keseluruhan, Tidak bisa mengikuti perkembangan Ilmu & tekhnologi dengan baik. Jauh dari cahaya ilmu dan pencerahan bathin…

Sedangkan perjalanan ruhani yang sejati akan dipenuhi dengan berkah cahaya Ilmu dan pencerahan Batiniyah. Hidupnya penuh dengan berkah dan manfaat, yang bahkan spektrum manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh masyarakat dunia. Hidup penuh dengan Cahaya.

Kembali kepada topik judul di atas, Jessica ini adalah sebuah sosok imajiner yang dihidupkan oleh manusia dengan kekuatan imajinasi bawah sadarnya. Tekhnik penciptaan sosok imajiner ini dikenalkan oleh saudara Saiful Anam, seorang ahli hipnotherapy. Hal ini saya tampilkan di sini sekedar untuk memberikan contoh, betapa dahsyatnya kekuatan Hati & Pikiran manusia. Yang bila tidak di arahkan dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi si manusia itu sendiri.

Jessica : Teman Imajiner Segala Bisa
by Saiful Anam
[http://www.facebook.com/note.php?created&¬e_id=2053549336814]

Salam hangat,

Jessica, sebuah nama yang saya ambil dari wujud imajiner yang tercipta dipikiran seorang rekan beberapa tahun yang lalu. Itulah pertama kali kemunculan wujud imajiner secara sengaja dengan metode coba-coba yang saya gunakan dengan pendekatan hipnosis. Penemuan ini semakin menguatkan asumsi saya bahwa sebenarnya manusia memiliki berbagai sumberdaya yang belum sepenuhnya tergali sehingga inilah titik tolak saya untuk lebih mendalami pemahaman dan manfaat dari wujud imajiner tadi. Inilah beberapa rangkuman yang saya simpulkan dari berbagai eksperimen Jessica dua tahun terakhir ini.

Apa sih sebenarnya Jessica itu?
Untuk sementara saya memberikan deskripsi bahwa Jessica merupakan kumpulan ego dengan pengaturan tertentu yang diwujudkan secara tiga dimensi dengan nama, wujud, suara, sifat, kemampuan dan dapat diinderai secara nyata oleh pemiliknya.

Apa bedanya Jessica dengan halusinasi?
Halusinansi merupakan sesuatu yang ditakuti di dunia medis karena bisa menjadi salah satu ciri kerusakan fungsi otak. Halusinasi sendiri muncul dluar kontrol manusia baik itu halusinasi positif maupun negatif. Jessica sebenarnya juga merupakan bagian dari halusinasi yang memengaruhi semua indera pemiliknya hanya saja dalam praktiknya Jessica hanya muncul atau menghilang dengan kehendak pemiliknya sehingga ada kontrol penuh terlibat didalamnya. Jessica juga bisa didayagunakan untuk berbagai proses terapi dan pemberdayaan diri bagi pemiliknya maupun individu lain.

Apakah Jessica perempuan?
Tidak, Anda bisa menciptakan Jessica Anda sendiri sebagai seorang laki-laki, perempuan atau bahkan wujud lain yang Anda pilih. Terkadang bahkan seseorang lebih nyaman saat Jessicanya memiliki wujud yang sma persis dengan dirinya. Intinya, Jessica hanya nama tekniknya saja.

Apa saja yang bisa dilakukan Jessica?
Apapun bisa selama selama Anda melakukan setting yang tepat saat proses pembuatannya. Artinya Jessica bisa disetting untuk memiliki kemampuan tertentu sesuai kebutuhan Anda juga fungsinya bisa Anda atur apakah sebagai sahabat, pembantu, penasehat maupun peliharaan. Interaksi Anda sebagai pemilik Jessica tidak terbatas pada melihat, menyentuh dan ngobrol tetapi bisa juga melakukan hal lainnya yang sangat variatif. Anda akan menemukan berbagai variasinya saat sudah mengaktifkan wujud imajiner Anda.

Apakah hanya itu manfaatnya?
Tidak. Ada banyak manfaat lainnya tetapi semua disesuaikan dengan setting awal pembuatan Jessica. Hingga saat ini ada beberapa ekperimen yang menmasuki ranah metafisika dengan pendekatan Jessica tentunya hasilnya sangat memuaskan.

Inilah beberapa kelebihan metode Jeesica dalam membuat teman imajiner di dalam pikiran Anda :

  1. Bisa disentuh, dipegang, dipanggil dan dilenyapkan dengan kehendak pemilik.
  2. Kontak fisik dua arah bisa dilakukan antara teman imajiner dan pemiliknya.
  3. Bisa ditularkan kondisinya hanya dengan sentuhan tangan
  4. Mengelola konten dan arah mimpi orang lain.
  5. Bisa diubah wujud dan settingnya sewaktu-waktu
  6. Bisa didayagunakan untuk terapi langsung ke level perasaan orang lain tanpa sentuhan fisik.
  7. Remote viewing / melihat jarak jauh ( dalam penyempurnaan teknik )
  8. Jessica bisa diminta belajar dan mentransfer informasinya langsung ke level pemahaman kita
  9. Melihat dan berkomunikasi dengan “entitas lain” ( pasti terjadi bahkan tanpa setting khusus )

Dan berbagai manfaat menarik dan unik lainnya karena setiap wujud teman imajiner memiliki karakter, bentuk, nama dan kemapuan yang berbeda sesuai settingan awal dari Anda sebagai pemiliknya.

Kenapa seperti menjurus ke klenik?
Keberadaan Jessica sendirimasih adalam level “non fisik” sehingga eksperimen saya baru apada tahap manfaat nonfisik. Tidak tertutup kemungkinan di masa mendatang akan lebih banyak pemanfaatan secara fisik yang bisa dikembangkan.

Berapa Jessica yang bisa kita buat?
Tidak terbatas, tetapi rata-rata satu Jessica saja sudah sangat memenuhi kebutuhan pribadi kita. Bahkan jika kita merasa bosan dengan Jessica, kita bisa menghapusnya secara permanen.

Apakah semua orang bisa memiliki Jessica?
Bisa, asalkan mau dan bersedia. Tentunya dengan menggunakan metode dasar yang saya kembangkan akan lebih mudah. Saat ini saya sudah memasangkan Jessica ke 23 orang dengan 9 diantaranya secara massal.

Nah demikian sekilas perkenalan tentang metode pembuatan teman imajiner yang disebut dengan Teknik Jessica. Saya berencana mendokumentasikan semua eksperimen dan hasil studi Jessica menjadi sebuah buku yang memiliki format laporan ilmiah. Karena metode ini saya anggap cenderung baru maka satu-satunya referensi yang saya gunakan adalah informasi dari para Jessica secara langsung.

Menguak Rahasia Kekuatan Jimat & Pusaka

by. Ahmad Fatahillah
[fatsheringilmiah.blogspot.com]

Apakah anda memiliki jimat berupa akik? Berupa mutiara, rajah atau berupa keris sakti. Kalo anda memiliki jimat seperti itu, saya ucapkan selamat!. Tetapi, bagi anda yang tidak memiliki jimat apapun, saya juga ucapkan selamat untuk anda karena sebentar lagi anda akan menemukan kekuatan jimat sejati. Anda akan mengetahui rahasia kekuatannya. Untuk itu, ikutilah pembahasan berikut ini !

Dewasa ini, masih dalam masyarakat kita banyak orang percaya pada jimat (azimah), termasuk anda. Dalam pengertian umum, kata Jimat banyak yang mengatakan dari kata Azimah; dari bahasa Arab yang artinya “ketentuan”. Istilah ini juga biasa digunakan dalam ilmu fiqih azimah yang berarti ketentuan dari Allah swt yang sudah tertulis di dalam Al-quran dan al-hadist. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dapat dipakai untuk kata jimat.? Hal ini karena, kata azimat mengalami integralisasi makna dari sebuah ketentuan yang mengikat secara syar’i berubah menjadi hal yang identik memiliki kekuatan megis. Laik halnya Al-Quran, sebagian orang muslim mengatakan sebuah Azimah, karena diyakini, yang disertai dengan keimanan kepada Allah SWT juga, memiliki kekuatan luar biasa, karena Al-quran menjadi mu’jizat Muhammad SAW untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Pada saat ini, Al-quran secara proporsional masih menempati urutan pertama yang memegang kekuatan megis, terlepas dari yang meyakini atau yang tidak, karena di dalam Al-quran sendiri disebutkan dalam beberapa ayat yang menjelaskan Al-quran memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh benda-benda yang lain. Dan dapat mengalahkan kesaktian model apapun yang pernah di miliki oleh manusia. Serta kelebihan lainya yang belum diketahui banyak orang.

Kembali pada pembahasan soal Azimah. Dalam diskursus modern, kata azimah disamakan dengan “jimat”, yaitu sebuah benda tertentu yang diyakini menyimpan energi megis yang mampu untuk membantu para pemiliknya dalam memenuhi segala macam keperluan. Dalam hal ini, azimat diyakini memiliki kekuatan-kekuatan tertentu yang dapat dijadikan sarana yang unik untuk mewujudkan keinginan manusia. Seperti dapat mendatangkan keberuntungan dan menjauhkan kesialan, serta beberapa keampuhan magic lainnya misalkan mendatangkan jodoh, rezeki melimpah, pelaris, benteng rumah, dsb.

Dalam bentuknya, azimah biasanya berupa batu ajaib, keris, rajah (kolaborasi dari beberapa huruf dan angka arab), sabuk, cincin, gelang, dan banyak sekali macam lainnya. Berikut adalah sebagian contoh bentuk jimat ;

Gb. Macam-macam jimat/benda bertuah

Tidak dapat dipungkiri lagi, kepercayaan masyarakat akan kehadiran sebuah jimat dalam kehidupan kita ini adalah warisan dari nenek moyang bangsa kita sejak ribuan tahun yang lalu. Dahulu kala banyak orang sakti membuat keris yang kemudian diberi kekuatan megic mesterius dan mengerikan. Keris semacam ini pada umunya memiliki umur panjang dari pada pemiliknya (red-si pembuat) serta menjadi pembicaraan umum dari masa ke masa, contohnya adalah kerisnya empu Gandring dan keris-keris yang lain.

Semua jimat yang memiliki kekuatan megic tersebut yang menarik perhatian sekaligus mengundang banyak pertanyaan mendasar adalah bagaimana hakikat kekuatan jimat itu, dari mana asalnya kekuatan yang ada tersebut, bagaimana cara memasukkannya ke dalam jimat, bagaimana pada dasarnya kekuatan jimat itu ada, dan yang paling urgen adalah apakah kekuatannya akan tetap bertahan atau bisa hilang.

Hakikat kekuatan mistic yang ada dalam segala macam jimat selama ini belum banyak yang mengetahuinya. Hanya sekedar meyakini bahwa benda-benda itu memiliki kekuatan megic dan mistic yang dapat membantu si pembuat dan pemiliknya untuk mendatangkan segala macam kebutuhan. Atau paling tidak, masyarakat percaya energi atau kekuatan mistik itu memang ada dalam sebuah benda hingga akhirnya dapat terlihat sakti dan sebagainya. Akan tetapi, masyarakat tidak pernah mencari informasi untuk mengetahui rahasia dasar dari kekuatan jimat-jimat itu. Misalkan, bagaimana ia bisa memiliki kekuatan gaib dan mistik seperti itu, kenapa bisa mendatangkan keberuntungan, mendatangkan jodoh, rezeki, menghindarkan dari balak, bahkan konon ada yang bisa menghilang dan muncul lagi. Bagaimana itu semua bisa terjadi? Rekayasakah atau memang benar ada dan patut dihargai.

Apabila kita bandingkan dengan pemahaman model islam yang berkembang selama ini, umat selalu diarahkan agar hanya meyakini bahwa di dalam beribadah, berdoa, menggapai cita-cita, mendatangkan kedamaian, keberuntungan dan menghindarkan dari balak, adalah Allah SWT. Dan apapun yang kita andalkan selain-Nya adalah kebohongan yang nyata. Meskipun itu pada beberapa kasus mengatakan bahwa dengan adanya sebuah jimat hanyalah dijadikan sarana untuk membantu, bukan untuk dipuja atau yang lain, akan tetapi tetap saja ia jimat yang dipercaya dapat menjadi perantara Allah swt untuk mendatangkan apa yang kita inginkan. Dan masyarakat kayaknya masih minim untuk memahami dasar seperti ini.

Di satu sisi yang lain, selama ini belum terdapat orang yang secara umum membeberkan rahasia kekuatannya. Para dukun tidak pernah memberitahukannya, (atau jangan-jangan mereka juga tidak tahu). Para Kyai dan ulama’ juga belum pernah memberitahukannya pula. Dan selama ini juga belum ada ilmuan atau tokoh intelektual yang menjelaskan. Jadi, mungkin Jawaban yang tepat untuk semua rahasianya adalah Wallahua’lam. Hanya Allah swt yang lebih mengetahui. Itu adalah jawaban yang benar dan singkat yang keluar dari mulut orang bodoh karena jauh dari mengkaji lebih jauh tentang semua rahasia yang terbentang di jagat ini. Jadi, singkatnya kita akan menelusuri jejak rahasia kekutan gaib dan mistik itu dengan akal kita. Kedengarannya mustahil tapi itulah yang akan kita lakukan saat ini. Ikuti pembahasannya dengan seksama!

Tulisan sederhana yang sedang anda baca ini akan mencoba menguraikan hakikat kekuatan jimat, namun sebelum dilanjutkan, seperti biasa kami hanyalah manusia yang jauh dari pengetahuan suci dan sejati, oleh karena itu tulisan yang menguraikan tentang rahasia kekuatan jimat ini belum tentu benar seratus persen, karena toh masih banyak rahasia yang terselubung dari jutaan lautan rahasia Ilahi yang maha luas ilmu-Nya. Disini, kami hanya mencoba membeberkannya sebatas yang kami ketahui dari pandangan ilmiah, psikologi, mistik dan tasawuf.

Tujuan dari penulisan ini adalah agar masyarakat dapat menghayati betul rahasia dari inti rahasia kekuatan jimat ini yang pada dasarnya adalah kembali pada Allah SWT. Dan, agar tidak mudah percaya dengan kekuatan-kekuatan jimat yang bakal malah menjerumuskan manusia ke lembah kemusyrikan, berdoa selain pada Allah SWT, percaya tidak pada Allah melainkan pada jimat yang merupakan makhluk lemah dan tidak memiliki kekuatan sama sekali, dsb.

Kebanyakan diri kita, biasanya, jika diberi jimat keberuntungan akan sangat senang sekali, tetapi tidak merasakan bahwa dibalik kesenangan kita itu terdapat benih-benih kemusyrikan yang samar dan jika tidak ditanggulangi segera dengan pemahaman yang memadai soal itu, maka bisa menjadikan percaya pada jimat yang akhirnya dapat menjebloskan manusia ke dalam kemusyrikan dan kekafiran. Na’udzubillah.

Ironisya, sekarang masih ada juga orang menjual jimat yang katanya dapat mendatangkan segala macam hajat, dan berhasil apa yang diimpikan. Dan kita sebagai orang awam, terkadang masih suka percaya. Padahal kalo boleh anda tahu, bahwa jimat yang dijual itu belum tentu sehebat yang kita pikirkan. Bisa saja Itu hanyalah bualan-bualan dari si penjual untuk meyakinkan pembeli agar dagangannya laku. Oleh karena itu, si penjual menggunakan trik yang dapat memicu psikologi pembeli agar percaya betul yang akhirnya terjadi transaksi.

Nah, dengan demikian untuk mengetahui rahasia ini lebih jauh, kita pikirkan bersama. Kekuatan jimat pada dasarnya dapat dilihat dari dua segi, pertama dari kekuatan yang ditimbulkan oleh pembuatnya dan yang kedua dari si pemiliknya (bukan pembuatnya). Dan satu-satunya faktor yang dapat merubah sebuah benda memiliki kekuatan magic adalah orangnya sendiri yang dapat dilihat dari pemilik sekaligus pembuatnya atau hanya sekedar dari pemiliknya tapi bukan si pembuatnya.

Kenapa orang (atau diri kita) merupakan faktor utama untuk menjadikan sebuah benda menjadi bertuah, hebat, ajaib, mistik dll. Ya, Karena memang dasar kekuatan jimat itu muncul dari jiwa manusia itu sendiri yang melalui proses transferisasi atau pemindahan kekuatan dari dalam diri manusia (dengan segenap kekuatan pikiran dan jiwanya) ke benda yang menjadi obyeknya yang kemudian banyak orang lain juga membuktikan keampuhannya yang akhirnya menjadilah apa yang dinamakan jimat. Dengan kata lain, kekuatan yang ada pada benda (jimat tsb) hanyalah imbas dari diri manusia itu sendiri. Lalu bagaimana dengan benda yang katanya ada penghuni jinnya itu? Seperti keris yang konon ada khadamnya atau akik yang juga begitu. Ini akan di bahas di bawah, untuk sementara kita bahas dasar-dasarnya terlebih dahulu. [Baca Seri Materi Pelajaran : Menguak Dunia Jin & Khodam]

Kembali pada pembahasan bahwa kekuatan jimat adalah imbas dari kekuatan yang berasal dari diri kita sendiri. Kenapa berfaham seperti ini, apakah ini Cuma ide-ide yang konyol, dan hanya bicara tanpa jluntrungnya? Saya katakan tidak akan tetapi Pemahaman seperti ini mudah saja untuk dijelaskan.

Pertama, kita ketahui dalam sains modern tentang pikiran dan otak, bahwa pikiran atau otak manusia memancaran gelombang energi dengan potensi tinggi dan terkuat di alam semesta. Gelombang energi ini yang akan membuahkan sistem kejiwaan seseorang yang juga merasuk serta menyatu dengan diri kita. Dari energi yang dimiliki manusia inilah pada dasarnya yang ditransfer ke obyek lain berupa apapun itu tanpa dibatasi ruang dan waktu; misalkan kepada orang juga, binatang, termasuk juga keris, rajah, akik, gelang, dll. Didukung pula dengan dasar kekuatan bathin dan pikiran seseorang, maka gelombang energi yang ditransfer juga akan tampak semakin besar.

Kedua, semua benda juga memiliki gelombang frekuensi energi tertentu yang dapat diketahui oleh kita baik secara langsung maupun tidak. Frekuensi energi ini biasanya disebut “aura”. Pada diri manusia juga memiliki aura bahkan jauh lebih besar kekuatannya bila dibandingkan dengan benda-benda lain di alam semesta. Dan kekuatannya juga bersifat aktif dapat dikontrol oleh pemiliknya, sedangkan benda lain, sifat energi (aura) yang dimilikinya bersifat pasif. Hal ini karena tingkat optimalisasi makhluk tertinggi adalah manusia, sedangkan banda-benda (red_makhluk) lain satu tingkat di bawah manusia dan seterusnya ke bawah.

Ketiga, adanya resonansi yang terjadi antara energi benda dengan energi yang dipancarkan dari pikiran seseorang, yang akhirnya membuahkan energi baru yang memiliki efek nyata. Pandangan semacam ini berawal dari bukti ilmiah bahwa semua materi yang ada di alam semesta ini dapat terpengaruh oleh daya energi yang ditimbulkan dari pikiran dan persaan seseorang. Misalkan air, air merupakan materi di alam semseta yang memiliki kapasitas paling tinggi yang mudah dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan manusia. Anda pernah tahu penelitian yang dilakukan orang Jepang? Dr. Imoto yang menemukan mutiara air dalam ukuran mikro, di mana air tersebut setelah diberikan sugesti berupa doa-doa atau kata-kata positif. Akhirnya air tersebut sangat berbeda sebelum dan sesudah diberi kata-kata positif. Hal ini telah menunjukkan dengan sangat kuat bahwa air adalah benda yang sangat responsif kepada apapun yang terjadi pada lingkungannya. Jika lingkungannya jelek maka komposisi dan zat yang dikandungnya akan mengikuti jelek. Sebaliknya, apabila lingkungannya baik maka kondisi zat dan komposisinya berubah seperti itu pula. Gambar di bawah ini adalah air yang molekulnya telah berubah bentuk dari molekul air biasa ke molekul mutiara air yang sangat indah. Coba anda perhatikan dengan seksama !!!

Ini bukanlah rekayasa. Gambar di atas merupakan eksperiment air yang dilakukan Dr. Imoto dari Jepang, tampak molekul air yang berubah menjadi seperti mutiara yang berkilauan dengan berbagai macam bentuknya sesuai dengan sugeti atau kata-kata positif yang dilontarkannya seperti kata “cinta, sayang, damai, kasih, terhormat dan doa-doa”. Pemberian sugesti atau kata-kata positif yang Imota lakukan dengan membisikkan langsung ke air, dengan memberikan tulisan dan ditempel ke botol airnya, atau hanya dengan perasaan yang positif saja. Disamping itu, Imota juga mencoba memberikan kata-kata negatif dan ternyata molekul airnya juga berubah drastis sangat tidak beraturan (tapi sayangnya di sini saya tidak mempunyai gambarnya). Percaya atau tidak ini adalah kenyataan ilmiah yang membuktikan kebenaran agama sekaligus. Coba anda telusuri lebih jauh pada bukunya “the power of water” atau bisa searching di google dengan kata kunci keajaiban air. Silahkan.

Pada dasarnya, dengan melihat bukti mencengangkan dari penelitian ilmiah ini jika kita memperluas pengkajian, yakni benda-benda yang responsif terhadap lingkungan terutama pada manusia, pada dasarnya bukan Cuma air tapi juga seluruh benda-benda yang ada di alam semesta. Kenapa begitu? Ya, karena seluruh benda atau materi di seluruh semesta ini dalam tataran Kuantum adalah energi yang bergerak-gerak. Begitupula dengan manusia, tubuhnya dalam tataran kuantum juga energi yang bergerak. Apalagi pikiran dan perasaan kita adalah sumber energi kuantum yang paling aktif dan terkuat di jagat semesta ini. Sebagai konsekwensinya pikiran dan perasaan kita sebagai manusia dapat mempengarui energi lain yang ada di semesta ini dengan leluasanya yang melalui proses resonansi frekuensi energi yang dilakukan pikiran manusia ke benda-benda lain. Hal ini sangat terkait dengan ayat berikut (artinya).

“Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan”. (QS. Luqman: 20)

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jatsiah: 13)

Sekarang bagaimana, anda percaya bahwa seluruh materi atau benda-benda di alam semesta ini dapat dipengaruhi oleh manusia. Dalam ayat di atas memakai kata tunduk dan menundukkan, pada dasarnya adalah apa yang di langit dan di bumi diserahkan kepada manusia. Dan manusia di dalam mengelola alam ini dengan kekuatannya baik secara fisik maupun dengan fikirannya yang dapat mempengarui alam semesta yang kita huni ini.

Bukti terkait dengan ini adalah praktek telekinesis. Anda tahu istilah ini? Telekinesis adalah suatu kekuatan menggerakkan benda tanpa tangan tapi murni dengan kekuatan konsentrasi pikiran yang ditujukan pada suatu benda. Prosenya amat mudah tapi sulit dilakukan karena membutuhkan latihan yang serius dan waktu terntentu untuk menguasai ilmu ini. Tetapi pada dasarnya memiliki pemahaman yang sederhana yaitu pikiran dan perasaan manusia memainkan peran utama dengan cara memancarkan gelombang energi yang sangat kuat, lalu gelombang energi ini, berhubung dikonsentrasikan pada satu benda maka, energinya akan terpusat pada satu objek dan akhirnya meresonansi atau mempengaruhi energi dari objek tersebut dan bergerak.

Anda sering mendengar istilah ini? Atau baru sekarang?. Itu tidak jadi masalah. nah, di dalam pembahasan mengenai rahasia jimat, kalimat ini juga menjadi bagian dari pembicaraan kita yakni “kita adalah apa yang kita pikirkan”. Kalimat ini sering dikupas dan dijadikan bahan motifator bagi para mentor inspirasi untuk membangkitkan gairah hidup manusia dalam beraktifitas apa saja untuk memperoleh apa yang menjadi impiannya. Hubungannya dengan jimat juga sangat signifikan, yakni kita sebagai manusia hidup dengan segala macam aspek kondisi yang kita alami adalah dampak dari pemikiran kita sendiri. Contohnya, apabila kita berpikir untuk sehat maka kita menjadi sehat, apabila berpkiran sakit maka bisa menjadi sakit, kita berpikiran kaya maka akan kaya.

Masalah seperti ini adalah wajar bagi manusia, kata orang jaman dulu “manungso mandi marang ucape dewe”. Artinya manusia itu sesuai dengan ucapannya sendiri, dan ucapan itu sendiri munculnya adalah dari pikiran. Ya meskipun toh ini semua tidak bisa lepas dari kehendak dan kekuasaan Allah SWT, tetapi segala kendalinya manusia juga diberi kebebasan oleh-Nya.

Kembali masalah kesaktian jimat dilihat dari sudut pandang pengertian ini. Kita mestinya tahu bahwa segala aspek kehidupan kita pusat utamanya adalah di dalam otak kita masing-masing. Dan otak, memegang kendali utama untuk mengadakan segalam macam aktifitas. Di dalam sistem kerja otak, terdapat bagian-bagian yang sungguh fantastik di mana bagian ini memiliki peran-peran penting yang bertanggung jawab pada masalah ketenangan, keharmonisan, perasaan, kesembuhan. Begitu pula dalam masalah kaya miskin, beruntung, sial, pada dasarnya dibentuk dari otak kita sendiri. Nah dari mana cara membentuknya, yaitu dari cara kita berpikir mengenai suatu obyek atau masalah.

Oleh sebab itu, jika percaya pada jimat sakti yang dapat mendtangkan kekayaan, ketenangan dsb, maka pada dasarnya yang berperan utama adalah dalam pikiran kita sendiri. Bukan pada benda (red-jimat) itu. Akan tetapi, benda itu, secara mendasar, adalah sebagai penguat pikiran dan perasaan kita untuk percaya bahwa saya akan sembuh, sehat, kaya, sukses, disukai orang dll. Secara mendasar pula, jimat yang anda katakan sakti itu hanyalah bentuk dari adanya kekuatan pikiran dan perasaan masing-masing orang yang memiliki benda itu. Jika demikian, konsekuensinya ialah kita dapat kaya meskipun tanpa jimat keberuntungan, kita dapat sehat tanpa jimat kesembuhan, kita dapat cepat jodoh tanpa jimat penarik lawan jenis, dsb.

Banyak kasus diantara sahabat kita yang katanya pernah memiliki jimat-jimat tertentu, tetapi pada kenyataannya jimat-jimat itu ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Atau bisa jadi imbas dari jimat itu sangat kecil, nah ini semua juga karena pengaruh dari kuatnya pikiran dan perasaan kita saja. Kalau kita kuat, yakin dengan penuh kesadaran pikiran dan perasaan maka hal apa saja bisa terjadi dalam hidup kita, tetapi sebaliknya jika tidak sepenuhnya yakin maka apa yang menjadi harapan hidup kita hanyalah impian kosong belaka meskipun itu memegang jimat keberuntungan.

Hukum ketertarikan di alam semesta (the Law of Attraction)
Untuk melengkapi pemahaman kita soal rahasia kekuatan jimat, saya cuplikkan kepada anda mengenai hukum ketertarikan di alam semesta (law of attaction) yang saya ambil dari buku “the secret” karya Ronda Berny dari Australia. Buku tersebut asik dibaca dan memberikan wawasan baru bagi kita dalam memahami rahasia kehidupan yang lebih mendalam dan luas baik secara psikologi maupun ilmiah sainsnya.

Inti dari buku tersebut memberikan pemahaman bahwa apapun yang dialami oleh diri kita saat ini ataupun masa kapanpun adalah karena kita sendiri yang menariknya. Dan Ini karena adanya hukum ketertarikan yang bekerja di alam semesta. Misalkan kita sehat, sakit, kaya, kita miskin, bahagia, sengsara, beruntung, sial, dan apa saja nasib yang kita alami adalah adanya keterkaitan yang sangat urgen dari diri kita sendiri yang melalui proses pembentukan sebuah pola-pola khusus yang mempengaruhi segala macam aspek dan faktor-faktor penyebab yang menjadikan diri kita seperti apa yang kita pikirkan.

Pemahaman ini sederhana, Cuma kita harus memahaminya dari sudut pandang sains ilmiah, terutama yaitu alam quantum. Secara ilmiah alam quantum yaitu bagian sub atomik yang paling kecil yang menyusun seluruh realitas yang ada. Seperti batu, pohon, laut, manusia, mobil, rumah, harta, kesehatan, dan seluruh isi alam, pada level quantum adalah sama yaitu sama-sama terdiri dari energi. Dan, energi itu sifatnya bergerak-gerak.

Akan tetapi, energi yang menyusun pada diri manusia disamping energi yang sama dengan energi di alam semesta, manusia memiliki tingkat energi tertinggi yakni pikiran dan perasaannya. Nah, pikiran dan perasaannya inilah yang akan mempengaruhi energi lain yang ada di alam semesta dengan cara merosanansinya dan akhirnya akan menariknya.

Secara lebih eksplisit, energi di alam semesta ini dapat terpengaruh sekaligus akan tertarik kepada diri kita jika pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan itu. Misalkan kita ingin mobil, mobil adalah materi yang tersusun dari energi. Pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan mendapatkan mobil. Maka, energi dari pikiran dan perasaan kita akan terpancar bergelombang ke alam semesta yang akhirnya menggerakkan segala macam faktor untuk mendatangkan mobil yang kita inginkan itu dengan caranya sendiri yang kita tidak memahaminya. Biasanya kita dapat hadiah secara tiba-tiba, dapat rezeki atas usaha kita kemudian dibelikan mobil itu, dll. Pokoknya apa saja yang terjadi pada diri kita apapun itu bentuknya adalah kita sendiri yang menariknya.

Begitu pula dengan kesehatan, kepercayaan, keberuntungan, dll. Semuanya, apapun yang kita inginkan akan terdapatkan jika kita mau fokus pikiran dan perasaan (bisa dengan cara usaha dan doa_merupakan bentuk dari fokus). Inilah hukum ketertarikan di jagat semesta. Semuanya berawal dari pikiran kita sendiri dan berakhir pada pikiran kita sendiri pula. Lantas di mana perannya jimat yang konon katanya dapat mendatangkan keberuntungan itu…???

>Menguak Rahasia Kekuatan Jimat & Pusaka

>

by. Ahmad Fatahillah
[fatsheringilmiah.blogspot.com]

Apakah anda memiliki jimat berupa akik? Berupa mutiara, rajah atau berupa keris sakti. Kalo anda memiliki jimat seperti itu, saya ucapkan selamat!. Tetapi, bagi anda yang tidak memiliki jimat apapun, saya juga ucapkan selamat untuk anda karena sebentar lagi anda akan menemukan kekuatan jimat sejati. Anda akan mengetahui rahasia kekuatannya. Untuk itu, ikutilah pembahasan berikut ini !

Dewasa ini, masih dalam masyarakat kita banyak orang percaya pada jimat (azimah), termasuk anda. Dalam pengertian umum, kata Jimat banyak yang mengatakan dari kata Azimah; dari bahasa Arab yang artinya “ketentuan”. Istilah ini juga biasa digunakan dalam ilmu fiqih azimah yang berarti ketentuan dari Allah swt yang sudah tertulis di dalam Al-quran dan al-hadist. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dapat dipakai untuk kata jimat.? Hal ini karena, kata azimat mengalami integralisasi makna dari sebuah ketentuan yang mengikat secara syar’i berubah menjadi hal yang identik memiliki kekuatan megis. Laik halnya Al-Quran, sebagian orang muslim mengatakan sebuah Azimah, karena diyakini, yang disertai dengan keimanan kepada Allah SWT juga, memiliki kekuatan luar biasa, karena Al-quran menjadi mu’jizat Muhammad SAW untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Pada saat ini, Al-quran secara proporsional masih menempati urutan pertama yang memegang kekuatan megis, terlepas dari yang meyakini atau yang tidak, karena di dalam Al-quran sendiri disebutkan dalam beberapa ayat yang menjelaskan Al-quran memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh benda-benda yang lain. Dan dapat mengalahkan kesaktian model apapun yang pernah di miliki oleh manusia. Serta kelebihan lainya yang belum diketahui banyak orang.

Kembali pada pembahasan soal Azimah. Dalam diskursus modern, kata azimah disamakan dengan “jimat”, yaitu sebuah benda tertentu yang diyakini menyimpan energi megis yang mampu untuk membantu para pemiliknya dalam memenuhi segala macam keperluan. Dalam hal ini, azimat diyakini memiliki kekuatan-kekuatan tertentu yang dapat dijadikan sarana yang unik untuk mewujudkan keinginan manusia. Seperti dapat mendatangkan keberuntungan dan menjauhkan kesialan, serta beberapa keampuhan magic lainnya misalkan mendatangkan jodoh, rezeki melimpah, pelaris, benteng rumah, dsb.

Dalam bentuknya, azimah biasanya berupa batu ajaib, keris, rajah (kolaborasi dari beberapa huruf dan angka arab), sabuk, cincin, gelang, dan banyak sekali macam lainnya. Berikut adalah sebagian contoh bentuk jimat ;

Gb. Macam-macam jimat/benda bertuah

Tidak dapat dipungkiri lagi, kepercayaan masyarakat akan kehadiran sebuah jimat dalam kehidupan kita ini adalah warisan dari nenek moyang bangsa kita sejak ribuan tahun yang lalu. Dahulu kala banyak orang sakti membuat keris yang kemudian diberi kekuatan megic mesterius dan mengerikan. Keris semacam ini pada umunya memiliki umur panjang dari pada pemiliknya (red-si pembuat) serta menjadi pembicaraan umum dari masa ke masa, contohnya adalah kerisnya empu Gandring dan keris-keris yang lain.

Semua jimat yang memiliki kekuatan megic tersebut yang menarik perhatian sekaligus mengundang banyak pertanyaan mendasar adalah bagaimana hakikat kekuatan jimat itu, dari mana asalnya kekuatan yang ada tersebut, bagaimana cara memasukkannya ke dalam jimat, bagaimana pada dasarnya kekuatan jimat itu ada, dan yang paling urgen adalah apakah kekuatannya akan tetap bertahan atau bisa hilang.

Hakikat kekuatan mistic yang ada dalam segala macam jimat selama ini belum banyak yang mengetahuinya. Hanya sekedar meyakini bahwa benda-benda itu memiliki kekuatan megic dan mistic yang dapat membantu si pembuat dan pemiliknya untuk mendatangkan segala macam kebutuhan. Atau paling tidak, masyarakat percaya energi atau kekuatan mistik itu memang ada dalam sebuah benda hingga akhirnya dapat terlihat sakti dan sebagainya. Akan tetapi, masyarakat tidak pernah mencari informasi untuk mengetahui rahasia dasar dari kekuatan jimat-jimat itu. Misalkan, bagaimana ia bisa memiliki kekuatan gaib dan mistik seperti itu, kenapa bisa mendatangkan keberuntungan, mendatangkan jodoh, rezeki, menghindarkan dari balak, bahkan konon ada yang bisa menghilang dan muncul lagi. Bagaimana itu semua bisa terjadi? Rekayasakah atau memang benar ada dan patut dihargai.

Apabila kita bandingkan dengan pemahaman model islam yang berkembang selama ini, umat selalu diarahkan agar hanya meyakini bahwa di dalam beribadah, berdoa, menggapai cita-cita, mendatangkan kedamaian, keberuntungan dan menghindarkan dari balak, adalah Allah SWT. Dan apapun yang kita andalkan selain-Nya adalah kebohongan yang nyata. Meskipun itu pada beberapa kasus mengatakan bahwa dengan adanya sebuah jimat hanyalah dijadikan sarana untuk membantu, bukan untuk dipuja atau yang lain, akan tetapi tetap saja ia jimat yang dipercaya dapat menjadi perantara Allah swt untuk mendatangkan apa yang kita inginkan. Dan masyarakat kayaknya masih minim untuk memahami dasar seperti ini.

Di satu sisi yang lain, selama ini belum terdapat orang yang secara umum membeberkan rahasia kekuatannya. Para dukun tidak pernah memberitahukannya, (atau jangan-jangan mereka juga tidak tahu). Para Kyai dan ulama’ juga belum pernah memberitahukannya pula. Dan selama ini juga belum ada ilmuan atau tokoh intelektual yang menjelaskan. Jadi, mungkin Jawaban yang tepat untuk semua rahasianya adalah Wallahua’lam. Hanya Allah swt yang lebih mengetahui. Itu adalah jawaban yang benar dan singkat yang keluar dari mulut orang bodoh karena jauh dari mengkaji lebih jauh tentang semua rahasia yang terbentang di jagat ini. Jadi, singkatnya kita akan menelusuri jejak rahasia kekutan gaib dan mistik itu dengan akal kita. Kedengarannya mustahil tapi itulah yang akan kita lakukan saat ini. Ikuti pembahasannya dengan seksama!

Tulisan sederhana yang sedang anda baca ini akan mencoba menguraikan hakikat kekuatan jimat, namun sebelum dilanjutkan, seperti biasa kami hanyalah manusia yang jauh dari pengetahuan suci dan sejati, oleh karena itu tulisan yang menguraikan tentang rahasia kekuatan jimat ini belum tentu benar seratus persen, karena toh masih banyak rahasia yang terselubung dari jutaan lautan rahasia Ilahi yang maha luas ilmu-Nya. Disini, kami hanya mencoba membeberkannya sebatas yang kami ketahui dari pandangan ilmiah, psikologi, mistik dan tasawuf.

Tujuan dari penulisan ini adalah agar masyarakat dapat menghayati betul rahasia dari inti rahasia kekuatan jimat ini yang pada dasarnya adalah kembali pada Allah SWT. Dan, agar tidak mudah percaya dengan kekuatan-kekuatan jimat yang bakal malah menjerumuskan manusia ke lembah kemusyrikan, berdoa selain pada Allah SWT, percaya tidak pada Allah melainkan pada jimat yang merupakan makhluk lemah dan tidak memiliki kekuatan sama sekali, dsb.

Kebanyakan diri kita, biasanya, jika diberi jimat keberuntungan akan sangat senang sekali, tetapi tidak merasakan bahwa dibalik kesenangan kita itu terdapat benih-benih kemusyrikan yang samar dan jika tidak ditanggulangi segera dengan pemahaman yang memadai soal itu, maka bisa menjadikan percaya pada jimat yang akhirnya dapat menjebloskan manusia ke dalam kemusyrikan dan kekafiran. Na’udzubillah.

Ironisya, sekarang masih ada juga orang menjual jimat yang katanya dapat mendatangkan segala macam hajat, dan berhasil apa yang diimpikan. Dan kita sebagai orang awam, terkadang masih suka percaya. Padahal kalo boleh anda tahu, bahwa jimat yang dijual itu belum tentu sehebat yang kita pikirkan. Bisa saja Itu hanyalah bualan-bualan dari si penjual untuk meyakinkan pembeli agar dagangannya laku. Oleh karena itu, si penjual menggunakan trik yang dapat memicu psikologi pembeli agar percaya betul yang akhirnya terjadi transaksi.

Nah, dengan demikian untuk mengetahui rahasia ini lebih jauh, kita pikirkan bersama. Kekuatan jimat pada dasarnya dapat dilihat dari dua segi, pertama dari kekuatan yang ditimbulkan oleh pembuatnya dan yang kedua dari si pemiliknya (bukan pembuatnya). Dan satu-satunya faktor yang dapat merubah sebuah benda memiliki kekuatan magic adalah orangnya sendiri yang dapat dilihat dari pemilik sekaligus pembuatnya atau hanya sekedar dari pemiliknya tapi bukan si pembuatnya.

Kenapa orang (atau diri kita) merupakan faktor utama untuk menjadikan sebuah benda menjadi bertuah, hebat, ajaib, mistik dll. Ya, Karena memang dasar kekuatan jimat itu muncul dari jiwa manusia itu sendiri yang melalui proses transferisasi atau pemindahan kekuatan dari dalam diri manusia (dengan segenap kekuatan pikiran dan jiwanya) ke benda yang menjadi obyeknya yang kemudian banyak orang lain juga membuktikan keampuhannya yang akhirnya menjadilah apa yang dinamakan jimat. Dengan kata lain, kekuatan yang ada pada benda (jimat tsb) hanyalah imbas dari diri manusia itu sendiri. Lalu bagaimana dengan benda yang katanya ada penghuni jinnya itu? Seperti keris yang konon ada khadamnya atau akik yang juga begitu. Ini akan di bahas di bawah, untuk sementara kita bahas dasar-dasarnya terlebih dahulu. [Baca Seri Materi Pelajaran : Menguak Dunia Jin & Khodam]

Kembali pada pembahasan bahwa kekuatan jimat adalah imbas dari kekuatan yang berasal dari diri kita sendiri. Kenapa berfaham seperti ini, apakah ini Cuma ide-ide yang konyol, dan hanya bicara tanpa jluntrungnya? Saya katakan tidak akan tetapi Pemahaman seperti ini mudah saja untuk dijelaskan.

Pertama, kita ketahui dalam sains modern tentang pikiran dan otak, bahwa pikiran atau otak manusia memancaran gelombang energi dengan potensi tinggi dan terkuat di alam semesta. Gelombang energi ini yang akan membuahkan sistem kejiwaan seseorang yang juga merasuk serta menyatu dengan diri kita. Dari energi yang dimiliki manusia inilah pada dasarnya yang ditransfer ke obyek lain berupa apapun itu tanpa dibatasi ruang dan waktu; misalkan kepada orang juga, binatang, termasuk juga keris, rajah, akik, gelang, dll. Didukung pula dengan dasar kekuatan bathin dan pikiran seseorang, maka gelombang energi yang ditransfer juga akan tampak semakin besar.

Kedua, semua benda juga memiliki gelombang frekuensi energi tertentu yang dapat diketahui oleh kita baik secara langsung maupun tidak. Frekuensi energi ini biasanya disebut “aura”. Pada diri manusia juga memiliki aura bahkan jauh lebih besar kekuatannya bila dibandingkan dengan benda-benda lain di alam semesta. Dan kekuatannya juga bersifat aktif dapat dikontrol oleh pemiliknya, sedangkan benda lain, sifat energi (aura) yang dimilikinya bersifat pasif. Hal ini karena tingkat optimalisasi makhluk tertinggi adalah manusia, sedangkan banda-benda (red_makhluk) lain satu tingkat di bawah manusia dan seterusnya ke bawah.

Ketiga, adanya resonansi yang terjadi antara energi benda dengan energi yang dipancarkan dari pikiran seseorang, yang akhirnya membuahkan energi baru yang memiliki efek nyata. Pandangan semacam ini berawal dari bukti ilmiah bahwa semua materi yang ada di alam semesta ini dapat terpengaruh oleh daya energi yang ditimbulkan dari pikiran dan persaan seseorang. Misalkan air, air merupakan materi di alam semseta yang memiliki kapasitas paling tinggi yang mudah dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan manusia. Anda pernah tahu penelitian yang dilakukan orang Jepang? Dr. Imoto yang menemukan mutiara air dalam ukuran mikro, di mana air tersebut setelah diberikan sugesti berupa doa-doa atau kata-kata positif. Akhirnya air tersebut sangat berbeda sebelum dan sesudah diberi kata-kata positif. Hal ini telah menunjukkan dengan sangat kuat bahwa air adalah benda yang sangat responsif kepada apapun yang terjadi pada lingkungannya. Jika lingkungannya jelek maka komposisi dan zat yang dikandungnya akan mengikuti jelek. Sebaliknya, apabila lingkungannya baik maka kondisi zat dan komposisinya berubah seperti itu pula. Gambar di bawah ini adalah air yang molekulnya telah berubah bentuk dari molekul air biasa ke molekul mutiara air yang sangat indah. Coba anda perhatikan dengan seksama !!!

Ini bukanlah rekayasa. Gambar di atas merupakan eksperiment air yang dilakukan Dr. Imoto dari Jepang, tampak molekul air yang berubah menjadi seperti mutiara yang berkilauan dengan berbagai macam bentuknya sesuai dengan sugeti atau kata-kata positif yang dilontarkannya seperti kata “cinta, sayang, damai, kasih, terhormat dan doa-doa”. Pemberian sugesti atau kata-kata positif yang Imota lakukan dengan membisikkan langsung ke air, dengan memberikan tulisan dan ditempel ke botol airnya, atau hanya dengan perasaan yang positif saja. Disamping itu, Imota juga mencoba memberikan kata-kata negatif dan ternyata molekul airnya juga berubah drastis sangat tidak beraturan (tapi sayangnya di sini saya tidak mempunyai gambarnya). Percaya atau tidak ini adalah kenyataan ilmiah yang membuktikan kebenaran agama sekaligus. Coba anda telusuri lebih jauh pada bukunya “the power of water” atau bisa searching di google dengan kata kunci keajaiban air. Silahkan.

Pada dasarnya, dengan melihat bukti mencengangkan dari penelitian ilmiah ini jika kita memperluas pengkajian, yakni benda-benda yang responsif terhadap lingkungan terutama pada manusia, pada dasarnya bukan Cuma air tapi juga seluruh benda-benda yang ada di alam semesta. Kenapa begitu? Ya, karena seluruh benda atau materi di seluruh semesta ini dalam tataran Kuantum adalah energi yang bergerak-gerak. Begitupula dengan manusia, tubuhnya dalam tataran kuantum juga energi yang bergerak. Apalagi pikiran dan perasaan kita adalah sumber energi kuantum yang paling aktif dan terkuat di jagat semesta ini. Sebagai konsekwensinya pikiran dan perasaan kita sebagai manusia dapat mempengarui energi lain yang ada di semesta ini dengan leluasanya yang melalui proses resonansi frekuensi energi yang dilakukan pikiran manusia ke benda-benda lain. Hal ini sangat terkait dengan ayat berikut (artinya).

“Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan”. (QS. Luqman: 20)

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir” (QS. Al-Jatsiah: 13)

Sekarang bagaimana, anda percaya bahwa seluruh materi atau benda-benda di alam semesta ini dapat dipengaruhi oleh manusia. Dalam ayat di atas memakai kata tunduk dan menundukkan, pada dasarnya adalah apa yang di langit dan di bumi diserahkan kepada manusia. Dan manusia di dalam mengelola alam ini dengan kekuatannya baik secara fisik maupun dengan fikirannya yang dapat mempengarui alam semesta yang kita huni ini.

Bukti terkait dengan ini adalah praktek telekinesis. Anda tahu istilah ini? Telekinesis adalah suatu kekuatan menggerakkan benda tanpa tangan tapi murni dengan kekuatan konsentrasi pikiran yang ditujukan pada suatu benda. Prosenya amat mudah tapi sulit dilakukan karena membutuhkan latihan yang serius dan waktu terntentu untuk menguasai ilmu ini. Tetapi pada dasarnya memiliki pemahaman yang sederhana yaitu pikiran dan perasaan manusia memainkan peran utama dengan cara memancarkan gelombang energi yang sangat kuat, lalu gelombang energi ini, berhubung dikonsentrasikan pada satu benda maka, energinya akan terpusat pada satu objek dan akhirnya meresonansi atau mempengaruhi energi dari objek tersebut dan bergerak.

Anda sering mendengar istilah ini? Atau baru sekarang?. Itu tidak jadi masalah. nah, di dalam pembahasan mengenai rahasia jimat, kalimat ini juga menjadi bagian dari pembicaraan kita yakni “kita adalah apa yang kita pikirkan”. Kalimat ini sering dikupas dan dijadikan bahan motifator bagi para mentor inspirasi untuk membangkitkan gairah hidup manusia dalam beraktifitas apa saja untuk memperoleh apa yang menjadi impiannya. Hubungannya dengan jimat juga sangat signifikan, yakni kita sebagai manusia hidup dengan segala macam aspek kondisi yang kita alami adalah dampak dari pemikiran kita sendiri. Contohnya, apabila kita berpikir untuk sehat maka kita menjadi sehat, apabila berpkiran sakit maka bisa menjadi sakit, kita berpikiran kaya maka akan kaya.

Masalah seperti ini adalah wajar bagi manusia, kata orang jaman dulu “manungso mandi marang ucape dewe”. Artinya manusia itu sesuai dengan ucapannya sendiri, dan ucapan itu sendiri munculnya adalah dari pikiran. Ya meskipun toh ini semua tidak bisa lepas dari kehendak dan kekuasaan Allah SWT, tetapi segala kendalinya manusia juga diberi kebebasan oleh-Nya.

Kembali masalah kesaktian jimat dilihat dari sudut pandang pengertian ini. Kita mestinya tahu bahwa segala aspek kehidupan kita pusat utamanya adalah di dalam otak kita masing-masing. Dan otak, memegang kendali utama untuk mengadakan segalam macam aktifitas. Di dalam sistem kerja otak, terdapat bagian-bagian yang sungguh fantastik di mana bagian ini memiliki peran-peran penting yang bertanggung jawab pada masalah ketenangan, keharmonisan, perasaan, kesembuhan. Begitu pula dalam masalah kaya miskin, beruntung, sial, pada dasarnya dibentuk dari otak kita sendiri. Nah dari mana cara membentuknya, yaitu dari cara kita berpikir mengenai suatu obyek atau masalah.

Oleh sebab itu, jika percaya pada jimat sakti yang dapat mendtangkan kekayaan, ketenangan dsb, maka pada dasarnya yang berperan utama adalah dalam pikiran kita sendiri. Bukan pada benda (red-jimat) itu. Akan tetapi, benda itu, secara mendasar, adalah sebagai penguat pikiran dan perasaan kita untuk percaya bahwa saya akan sembuh, sehat, kaya, sukses, disukai orang dll. Secara mendasar pula, jimat yang anda katakan sakti itu hanyalah bentuk dari adanya kekuatan pikiran dan perasaan masing-masing orang yang memiliki benda itu. Jika demikian, konsekuensinya ialah kita dapat kaya meskipun tanpa jimat keberuntungan, kita dapat sehat tanpa jimat kesembuhan, kita dapat cepat jodoh tanpa jimat penarik lawan jenis, dsb.

Banyak kasus diantara sahabat kita yang katanya pernah memiliki jimat-jimat tertentu, tetapi pada kenyataannya jimat-jimat itu ternyata tidak sesuai yang diharapkan. Atau bisa jadi imbas dari jimat itu sangat kecil, nah ini semua juga karena pengaruh dari kuatnya pikiran dan perasaan kita saja. Kalau kita kuat, yakin dengan penuh kesadaran pikiran dan perasaan maka hal apa saja bisa terjadi dalam hidup kita, tetapi sebaliknya jika tidak sepenuhnya yakin maka apa yang menjadi harapan hidup kita hanyalah impian kosong belaka meskipun itu memegang jimat keberuntungan.

Hukum ketertarikan di alam semesta (the Law of Attraction)
Untuk melengkapi pemahaman kita soal rahasia kekuatan jimat, saya cuplikkan kepada anda mengenai hukum ketertarikan di alam semesta (law of attaction) yang saya ambil dari buku “the secret” karya Ronda Berny dari Australia. Buku tersebut asik dibaca dan memberikan wawasan baru bagi kita dalam memahami rahasia kehidupan yang lebih mendalam dan luas baik secara psikologi maupun ilmiah sainsnya.

Inti dari buku tersebut memberikan pemahaman bahwa apapun yang dialami oleh diri kita saat ini ataupun masa kapanpun adalah karena kita sendiri yang menariknya. Dan Ini karena adanya hukum ketertarikan yang bekerja di alam semesta. Misalkan kita sehat, sakit, kaya, kita miskin, bahagia, sengsara, beruntung, sial, dan apa saja nasib yang kita alami adalah adanya keterkaitan yang sangat urgen dari diri kita sendiri yang melalui proses pembentukan sebuah pola-pola khusus yang mempengaruhi segala macam aspek dan faktor-faktor penyebab yang menjadikan diri kita seperti apa yang kita pikirkan.

Pemahaman ini sederhana, Cuma kita harus memahaminya dari sudut pandang sains ilmiah, terutama yaitu alam quantum. Secara ilmiah alam quantum yaitu bagian sub atomik yang paling kecil yang menyusun seluruh realitas yang ada. Seperti batu, pohon, laut, manusia, mobil, rumah, harta, kesehatan, dan seluruh isi alam, pada level quantum adalah sama yaitu sama-sama terdiri dari energi. Dan, energi itu sifatnya bergerak-gerak.

Akan tetapi, energi yang menyusun pada diri manusia disamping energi yang sama dengan energi di alam semesta, manusia memiliki tingkat energi tertinggi yakni pikiran dan perasaannya. Nah, pikiran dan perasaannya inilah yang akan mempengaruhi energi lain yang ada di alam semesta dengan cara merosanansinya dan akhirnya akan menariknya.

Secara lebih eksplisit, energi di alam semesta ini dapat terpengaruh sekaligus akan tertarik kepada diri kita jika pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan itu. Misalkan kita ingin mobil, mobil adalah materi yang tersusun dari energi. Pikiran dan perasaan kita terfokus pada keinginan mendapatkan mobil. Maka, energi dari pikiran dan perasaan kita akan terpancar bergelombang ke alam semesta yang akhirnya menggerakkan segala macam faktor untuk mendatangkan mobil yang kita inginkan itu dengan caranya sendiri yang kita tidak memahaminya. Biasanya kita dapat hadiah secara tiba-tiba, dapat rezeki atas usaha kita kemudian dibelikan mobil itu, dll. Pokoknya apa saja yang terjadi pada diri kita apapun itu bentuknya adalah kita sendiri yang menariknya.

Begitu pula dengan kesehatan, kepercayaan, keberuntungan, dll. Semuanya, apapun yang kita inginkan akan terdapatkan jika kita mau fokus pikiran dan perasaan (bisa dengan cara usaha dan doa_merupakan bentuk dari fokus). Inilah hukum ketertarikan di jagat semesta. Semuanya berawal dari pikiran kita sendiri dan berakhir pada pikiran kita sendiri pula. Lantas di mana perannya jimat yang konon katanya dapat mendatangkan keberuntungan itu…???

>4 Kekuatan Dalam Tekhnik Materialisasi

>

“Segala sesuatu yang Anda pancarkan lewat pikiran, perasaan, citra mental, dan perkataan atau kata-kata Anda akan didatangkan kembali ke dalam kehidupan Anda, 
(Catherine Ponder, Dynamic Law of Prosperity).
“Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya.” (Q.S Al Anfaal (8) : 35)
“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.” (Q.S Yunus (10) : 44)
“Dan kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup…” (Q.S Al Anbiya (21) :30).

Ada 4 Daya Kekuatan yang terlibat dalam Tekhnik Perwujudan/Materialisasi/Penciptaan keinginan agar impian sukses kita menjadi nyata :

  1. Hati (The Power Of Heart)
  2. Pikiran (The Power Of Mind)
  3. Kata-Kata / Makna (The Power Of Words)
  4. Tindakan (The Power Of Action)

Kekuatan Hati Dan Pikiran sudah sering saya kupas kemarin, ini saatnya saya mengupas kedua instrumen yang lainnya..

Kekuatan Kata-Kata
Peneliti Jepang, Dr. Masaru Emoto membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan dan informasi positif. Kata – kata memiliki daya yang juga luar bisa dalam proses penciptaan, dimana kata-kata mampu mempengaruhi situasi dan kondisi yang akan anda alami. Bahkan seorang tokoh spiritual pernah mengatakan

Kau dilahirkan dengan kekuatan kreatif alam semesta di ujung lidahmu.”

Hal ini terjadi karena sesungguhnya kata-kata memiliki Daya ! dan pernyataan ini telah dibuktikan secara ilmiah. Di dalam bukunya “The True Power of Water” Masaru Emoto telah membuktikan bahwa kata apapun baik yang diucapkan atau tidak diucapkan akan mempengaruhi molekul air.

Melalui metode fotografi Kristal ia membuktikan bahwa air yang diberi tulisan “Hope” akan membentuk Kristal Heksagonal yang indah, sedangkan air yang diberi tulisan “You fool” akan merusak dan menghancurkan Kristal air tersebut.

Inilah bukti ilmiah tentang kekuatan kata – kata, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya efek dari kekuatan kata – kata tidak hanya berlaku pada air, tetapi juga pada; segalanya!

Kata – kata memiliki daya yang akan memancarkan dayanya, sesuai sifat dari kata – kata tersebut. Inilah rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Ingatlah ini : Setiap kata yang keluar adalah daya; kekuatan untuk menciptakan pengalaman yang akan terjadi pada anda.

Mulai sekarang berhati –hatilah dengan apa yang anda katakan. Belajarlah untuk mengontrol apa yang akan anda katakan, karena kata-kata yang keluar dari mulut yang tak terkontrol, cenderung hanya mengeluarkan kata-kata yang tidak berguna.

Lalu sekarang coba anda bayangkan jika setiap kata yang keluar dari mulut anda yang berjumlah antara 12.000 – 50.000 kata/perharinya hanyalah kata yang tak berguna? Maka tentu saja ini hanya akan merusak hidup anda.

Dan bayangkanlah bagaimana jika kata yang keluar dari mulut anda hanyalah kata-kata yang baik dan berguna ? jika hal ini terjadi, maka tunggulah keajaiban yang akan terjadi di dalam hidup anda !

Jadi mulai sekarang katakanlah, dan hanya katakan kata yang baik dan berguna. jika tidak, sesungguhnya diam jauh lebih baik dari pada anda harus mengeluarkan kata – kata negatif seperti, hujatan, makian, penghakiman, dan kata-kata negatif lainnya.

Percaya atau tidak, air ternyata dapat merespon lingkungan yang ada disekitarnya. Bahasa yang ditunjukkan oleh air ini di tunjukkan dengan perubahan kristal air. Dr Masaru Emoto yang melakukan penelitian dan mengungkap rahasia dibalik air ini, menjelaskan bahwa kristal yang dimiliki air dapat berubah-ubah tergantung dari perlakuan yang diberikan kepadanya.

Secara kasat mata kita dapat melihat kualitas air berdasarkan warnanya. Selain itu kita dapat mendiagnosa air yang tercemar berdasarkan bau yang dikeluarkan. Cara lain ditemukan oleh Dr. Emoto untuk mengetahui kualitas air, yaitu dengan melihat susunan kristal yang ada didalamnya. Air yang masih jernih dan berkualitas memiliki susunan kristal yang indah dan bersinar. Sedangkan Air yang telah tercemar atau telah terkontaminasi susunan kristalnya menjadi tidak teratur dan warnanya pun cenderung gelap. Sampel air yang diambil dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa kristal yang ada didalam air dipengaruhi oleh lingkungan yang ada disekitarnya. Jika Lingkungannya masih bersih maka air akan menunjukkan susunan kristal yang indah, sedangkan jika air berasal dari daerah yang tercemar maka susunan kristalnya menjadi tidak teratur.

Selain itu, perlakuan yang diberikan pada air juga dapat merubah susunan kristal yang ada didalamnya. Air yang dibacakan doa diatasnya akan membentuk kristal yang indah.

Air yang tampak pada gambar diatas menunjukkan bentuk kristal yang tidak beraturan sebelum dibacakan doa, dan setelah dibacakan doa bentuk kristalnya menjadi indah. Oleh karena itu kita seharusnya bersyukur pada setiap tetes air yang kita minum, karena sugesti yang kita berikan kepada air akan memberikan dampak kepada tubuh kita sendiri.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa kebaikan terbentuk kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan kemudian di undang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuan pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan.

Dalam bukunya ” The Hidden Message in Water”, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Temuan ini menjelaskan air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu, hal ini kita anggap musrik, atau paling sedikit kita anggap sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri dari air. Otak 74.5%, Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Temuan ilmuwan Jepang ini membuktikan khasiat doa yang ditransfer melalui air memang nyata. Meski sejak ribuan tahun sudah dipraktikkan, temuan ini membangunkan kembali kesadaran umat manusia.

Orang yang belum mengerti hakikat dan karakteristik air sering mengira bahwa pengobatan alternative dengan cara meminum air yang telah diberi doa sebelumnya, merupakan suatu cara yang tidak ilmiah. Karena itu maka “layak” disebut sebagai cara yang tidak rasional. Namun, seorang peneliti Jepang terkenal, Dr. Masaru Emoto berhasil membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan atau informasi dari apa yang diberikan kepadanya. Bahkan air yang diberi respon positif, termasuk doa, akan menghasilkan bentuk kristal heksagonal yang indah.

Hasil penelitian Masaru Emoto yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “The True Power Of Water” [Hikmah Air dalam Olahjiwa], (MQS Publishing, 2006), merupakan pengalaman menakjubkan karena membuktikan bahwa air ternyata “hidup” dan dapat merespon apa yang disampaikan manusia.

Temuan Masaru memrupakan hasil kerja kerasnya sebagai wujud kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ia bahkan melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin dan Prancis. Temuannya itu kemudian ia bawa ke markas Besar PBB di New York bulan Maret 2005 lalu.

Dr. Masaru Emoto melakukan penelitian selama 2 bulan bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ahli sains yang mahir menggunakan mikroskop). Masaru yang menyelesaikan pendidikannya di Yokohama Municipal University Departemen Kemanusiaan dan Sains jurusan Hubungan Internasional berhasil mendapatkan foto kristal air dengan membekukan air pada suhu -25 derajat Celsius dan menggunakan alat foto berkecepatan tinggi. Lalu ditelitilah air dengan menggunakan respon kata-kata, gambar, serta suara. Hasilnya luar biasa, sebagaimana yang sudah dibaca banyak orang. Air, katanya, bisa menerima pesan.
Bahkan dalam bukunya yang lain, “The Hidden Message in Water”, Masaru mengatakan, air seperti pita magnetik atau compact disk.

Air mengenali Kata-Kata
Air mengenali kata tidak hanya sebagai sebuah desain sederhana, tetapi air dapat memahami makna kata tersebut. Saat air sadar bahwa kata yang diperlihatkan membawa informasi yang baik maka air akan membentuk kristal. Jika kata positif yang diberikan, maka kristal yang terbentuk akan merekah luar biasa laksana bunga yang sedang mekar penuh, seakan ingin menggambarkan gerakan tangan air yang sedang mengekspresikan kenikmatannya.

Sebaliknya, jika kata-kata negative yang diberikan, maka akan menghasilkan pecahan kristal dengan ukuran yang tidak seimbang. Mungkin juga air dapat merasakan perasaan orang yang menulis kata tersebut. Jadi bisa dibayangkan bagaimana jika air diberi kumpulan kata yang merupakan do’a?

Dr. Masaru sendiri menggunakan kekuatan air untuk pengobatan dengan menemukan efek gelombang energi yang dia sebut sebagai HADO (energi atau kumpulan getaran yang ada pada sebuah benda). Lalu dengan HADO inilah Dr.Masaru bisa memformat efek energi air untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Pengobatan dengan HADO ini merupakan salah satu cara pengobatan alternative.

Menurut Masaru, banyak peneliti saat ini mulai mempelajari berbagai pengobatan alternative karena merasakan beberapa kekurangan dalam obat konvensional Barat, yang hanya mampu mencapai level sel yang menyebabkan gejala penyakit. Sedang air HADO mampu mengobati penyakit hingga ke dalam partikel sub atom terkecil. Sudah ada beberapa pasien Dr.Masaru yang sembuh setelah meminum air HADO.

Penerima Informasi
Berdasarkan penelitian Dr.Masaru, semakin jelas terlihat bahwa kualitas air dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk, bergantung pada informasi yang diterimanya. Hal ini membuat kita yakin bahwa kita, manusia, juga dipengaruhi oleh informasi yang kita terima karena 70% tubuh manusia dewasa adalah air.

Konsekuensi logisnya adalah manusia, sebagai makhluk yang sebagian besarnya terbentuk dari air, sudah seharusnya diberikan informasi yang baik. Jika kita melakukan hal ini, pikiran dan tubuh kita akan menjadi sehat. Di pihak lain, jika kita menerima informasi yang buruk, kita akan merasakan sakit.

Ambil contoh begini; Sebagian orang mengatakan bahwa mereka merasa lebih baik hanya dengan berbicara kepada dokter. “Efek placebo” ikut berperan saat dokter yang mereka percayai berkata, “ini cuma flu biasa, Anda hanya perlu banyak istirahat. Jangan khawatir, Anda akan segera sembuh.”

Dengan mendengarkan kata-kata dokter tersebut, rasa cemas dan takut dalam diri mereka benar-benar hilang. Kata-kata tersebut membangunkan kekuatan untuk menyembuhkan diri sendiri, yang memang sudah ada dalam tubuh manusia.

Pada zaman dahulu seorang dokter adalah orang yang juga ahli dalam bidang agama, seperti pendeta atau tabib sehingga dia tidak hanya memberikan solusi secara konvensional, namun sekaligus memberikan “efek placebo” lewat kata-kata positif berupa doa atau motivasi yang sarat nilai spiritual.

Hal ini juga berlaku bagi konselor yang harus mempunyai kemampuan untuk mengirim gelombang yang baik agar bentuk gelombang abnormal pada pasien dapat diperbaiki.

Efek kata-kata juga bisa menimbulkan perilaku negative. Orang acapkali melakukan bunuh diri setelah membaca informasi tentang materi bunuh diri. Sekitar dua puluh tahun lalu seorang idola remaja di Jepang melakukan bunuh diri. Dengan cepat berita tersebut menyebar, banyak remaja-remaja lain mengikuti jejaknya. Kejadian tentang hantu pembunuh di Jepang juga mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Nikmat yang mana lagi?
Mari kita ingat kembali bahwa air yang diberikan kata-kata positif akan menyusun kristal-kristal yang indah. Air mempersembahkan kepada kita makna yang mengagumkan bahwa kita seharusnya menjalani hidup dengan cara yang baik, serta tetap menjaga kesehatan pikiran dan tubuh kita serta berikan kata-kata yang positif (informasi) yang baik kepada manusia, yang 70% tubuhnya adalah air.

Sebagai penutup, dalam sebuah karya ilmiah yang ditulis Dr. Akiko Sugara dari Jurusan Ilmu Kesehatan Universitas Tokyo tentang HADO dalam makanan membuktikan efek buruk daging babi pada orang yang memakannya.

Bersandar pada Dr. Masaru Emoto dan Dr.Akiko Sugara kita dapat memahami betapa luar biasa yang diberikan Allah kepada manusia, meski terkadang otak kita tidak sampai kepadanya. Pertanyaanya, lalu nikmat yang mana selain kita senantiasa bersyukur kepadaNya?

Kekuatan Tindakan “The Power Of Action”

Inilah instrument penciptaan yang paling diketahui oleh banyak orang, namun sayangnya instrument inilah yang memiliki daya penciptan yang paling rendah, sehingga seberapa keraspun anda berusaha, anda tak akan merubah apapun sampai anda merubah apa yang ada di dalam diri anda; Hati dan Pikiran anda (mental). karena kedua instrument inilah yang memiliki kekuatan terbesar dalam proses penciptaan.

Meskipun memiliki daya yang paling rendah dalam proses penciptaan, sebesar apapun daya yang dipancarkan oleh hati dan pikiran (mental), tak akan menghasilkan penciptaan apapun jika anda tidak pernah menindakinya.

Ketiga instrument lain akan menciptakan kesempatan untuk meraih pengalaman yang ingin anda ciptakan lalu tindakanlah yang memutuskan segalanya. Inilah instrumen penciptaan yang paling menentukan dalam hal terjadi atau tidaknya suatu penciptaan pengalaman. Tindakan !

Sebuah pepatah klasik berbunyi: jien li she ie ik puu : artinya perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Pesan moral dari kata kata mutiara pendek ini adalah tindakan. Memang benar tindakan adalah kekuatan! Action is power!

Kita mungkin punya sebongkah impian indah, segudang rencana, setumpuk ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Kekaguman saya terhadap 13 Bab Strategi Perang Sun Tzu serasa tak ada habisnya. Dan salah satu pelajaran berharga yang bisa kita tarik dari strategi hebat itu adalah aplikasinya bagi personal development kita.

Dari pola strategic thinking yang dikembangkan Sun Tzu, kita bisa mengaplikasikannya dalam empat tahap pengembangan diri, yaitu:

  • Pertama, mengenali diri sendiri
  • Kedua, memposisikan diri
  • Ketiga, mendobrak diri
  • Keempat, aktualisasi diri.

Mengenal diri sendiri adalah dasar dari tindakan-tindakan untuk mencapai sebuah cita-cita besar. Dalam 13 Bab Strategi Perang Sun Tzu dinyatakan,

Mengenal kekuatan dan kelemahan diri sendiri sekaligus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali menang.

Sementara,  

“Mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri tetapi tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang, 50 kali menang 50 kali kalah.

Sebaliknya,

Tidak tahu kekuatan dan kelemahan diri sendiri maupun kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali pasti kalah.”

Dibanding ciptaan Tuhan yang lainnya, boleh dikata manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. Kesempurnaan di sini dapat dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu ada kebaikan ada pula keburukan. Ada kekuatan ada pula kelemahan. Manusia sebagai makhluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya, harus mengenali kedua sisi tersebut sebaik-baiknya.

Contoh: setelah menganalisis diri dengan saksama, kita dapati bahwa kita memiliki kekuatan personal seperti kreatifitas, ketajaman analisis, penerimaan terhadap hal-hal baru, semangat belajar yang tinggi, serta cita-cita atau tujuan-tujuan pribadi yang mulia. Tetapi pada saat yang sama, kita merasa memiliki kelemahan seperti kurang disiplin, tidak fokus, kurang konsisten, tidak berani mencoba, atau tidak berani ambil risiko.

Pada kasus ini, kita lihat betapa kekuatan berupa potensi-potensi diri yang istimewa menjadi sulit berkembang,  karena kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dikendalikan atau dikelola dengan baik.

Titik krusialnya di sini adalah, memaksimalkan potensi atau kekuatan dan sekaligus meminimalkan pengaruh kelemahan kita. Caranya:

  1. Berkomitmen untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan tersebut.
  2. Melakukan usaha yang sungguh-sungguh untuk menghentikan pengaruhnya setiap kali kelemahan diri tersebut muncul.
  3. Menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baru yang mendorong mencuatnya potensi kita, dan pada saat bersamaan membenamkan kelemahan-kelemahan kita.

Dan ketiga hal ini harus dimulai sekarang juga! Action is power! Tindakan adalah kekuatan!

Aktualisasi Potensi Diri
Tahap aktualisasi diri merupakan proses realisasi potensi diri setelah kita mampu melakukan tindakan-tindakan cepat, berani ambil risiko, dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dan kegagalan kita. Dalam proses perwujudan inilah kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, efektif, dan efisien. Sebab, ini sangat berkaitan dengan peluang atau kesempatan yang kita peroleh.

Ingat, peluang dan kesempatan tidak datang setiap kali kita inginkan dan sesering yang kita harapkan. Kesempatan memiliki segi kemanfaatan yang tinggi di hadapan orang yang mampu memposisikan diri dengan tepat, bertindak cepat, mau belajar, serta siap mengambil risiko. Kesempatan tidak memiliki nilai apapun di hadapan orang yang tidak siap menerimanya.

Tahap aktualisasi diri menuntut kemampuan kita untuk menjalin koneksi atau relasi yang bernilai lebih. Ada kalanya potensi, kemampuan, ketrampilan, dan nilai lebih kita, macet gara-gara tidak menemukan saluran aktualisasi yang sepantasnya. Relasi dan koneksi kadang bisa berfungsi seperti jalan dan jembatan menuju ke sasaran yang kita inginkan. Di sinilah arti penting koneksi atau relasi dengan orang lain, terutama sekali relasi-relasi yang berkualitas. Relasi atau koneksi yang berkualitas merupakan daya ungkit yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak keberhasilan kita.

Berikutnya, pengembangan diri tidak bisa terlepas dari kekuatan ketahanan mental. Pada artikel terdahulu kita sudah membahas betapa kesuksesan yang tidak disertai dengan ketahanan mental menjadi kesuksesan yang rapuh fondasinya. Keberhasilan yang mengabaikan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan adalah keberhasilan yang kering, tidak bermakna, tidak memuaskan sepenuhnya, dan akhirnya menjadi sesuatu yang destruktif. Sebab itulah, ketahanan mental harus kita tempa dan kita tanamkan semenjak kita memulai setiap perjuangan. Caranya adalah dengan memelihara spirit sebagai manusia pembelajar yang sejati.

Cara lain yang penting untuk menempa ketahanan mental kita adalah dengan selalu berdoa, selalu mengucap syukur, dan bermeditasi. Kesuksesan harus dicapai, diwujudkan, dan diterima dengan doa, rasa syukur, dan pendalaman batin melalui meditasi. Ini merupakan penyeimbang antara tarikan-tarikan energi fisik-material dengan energi mental-spiritual. Ketiganya menjadi sebuah mekanisme pembaharuan diri terus-menerus menuju kepada kedalaman atau kesejatian diri kita.

Daftar Pustaka :
Andrie Wongso [www.pembelajar.com}