>Kunci-Kunci Sukses

>

Sang Kuasa selalu punya rencana indah untuk kita umatNya
Sesekali langsung membahagiakan hati…
Terkadang sejenak bertentangan dengan harap
Kau hanya perlu mensyukuri dan merenungi

Usah kau terus mempertanyakan, buang semua logika
Berdoalah senantiasa…
dan syukuri baik buruk yang kau rasa
Saat kau berniat baik dan meminta yang terbaik,
Itulah yang kan Dia beri
Terkadang seketika…
seringkali harus lalui hari yang menguji hati

Selalu ada rencana indah untukmu
Walau seringkali kau melupakanNya
Selalu ada rencana indah bagimu
Jika kau terus meminta padaNya

Sukses dicari oleh banyak orang dan sayangnya mereka tidak pernah menemukannya. Sukses bukan sebagai jabatan untuk diraih atau benda untuk dimiliki. Sukses bukan tujuan untuk dicapai. Sukses adalah proses  perjalanan untuk dilalui. Dan Anda sedang melaluinya setiap hari.

Sukses adalah mengetahui tujuan hidup Anda, menabur benih yang menolong orang lain, dan bertumbuh menuju potensi maksimum Anda.

Pintu menuju pembebasan potensi Anda sedang menunggu Anda. Kuncinya ada di perjalanan Anda. Temukan setiap kunci itu. Jika Anda melakukannya, maka Anda sedang sukses hari ini. Anda pun akan sukses besok.

  1. ANAK, harapan Anda di masa depan. Apakah Anda merawat “anak” Anda? Mereka adalah keturunan Anda – kebahagiaan Anda sekarang dan harapan Anda di masa depan. Lindungi mereka. Beri mereka makan. Bimbing mereka. Dorong mereka untuk bertumbuh. Rawat mereka. Sebab suatu hari, merekalah yang akan merawat Anda.
  2. Dicari : Orang-Orang ! Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Anda akan memerlukan bantuan orang lain dan Anda perlu memberikan pertolongan kepada orang lain – jika ingin sukses. Dan itu membutuhkan hubungan Anda dengan orang lain. Untuk melakukannya, ikuti petunjuk di bawah ini :
    • Berpusat pada orang-orang
    • Jadilah pribadi menyenangkan
    • Tunjukkan pada orang lain Anda peduli
    • Ingat semua nama
    • Berjalanlah perlahan-lahan melalui kerumunan
    • Bermurah hatilah
  3. Temukan Visi Anda Jika Anda kekurangan VISI, lihatlah ke dalam diri Anda. Lihat panggilan Anda, apabila Anda memilikinya. Dan jika Anda masih belum merasakan visi untuk diri Anda sendiri, pertimbangkanlah untuk memegang visi seorang pemimpin yang paling cocok untuk Anda.
  4. Tidak pernah terlambat Usia bukan halangan untuk menjadi sukses. Penulis Joseph Conrad menerbitkan novel pertamanya di usia empat puluh. Usia Robert Lopatin akan berada di akhir kepala lima pada saat ia memulai praktek dokternya secara penuh. Seniwati “Grandma” Moses mulai melukis pada saat berumur tujuh puluh lima tahun – dan menikmati dua puluh enam tahun kesuksesan karirnya. Kejarlah impian Anda, tidak peduli betapapun jauh kelihatannya.
  5. Pelajaran untuk sukses. Untuk meraih impian Anda dengan sukses, Anda harus tetap meningkatkan diri. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan. Menjaga tubuh Anda prima; Menjaga hati Anda fleksibel; Menjaga pikiran Anda terbuka; Memperluas area keamanan Anda.
  6. Tolonglah diri Anda sendiri!
  7. Bakat hanya pelengkap. Yang membawa orang kepada kesuksesan adalah pengarahan diri dan penetapan tujuan – dan bukan bakat – yang membawa Anda menuju kesuksesan.
  8. Tidak ada jalan pintas.
  9. Gagasan tanpa batas. Bangunlah pribadi yang positif dan pandanglah kehidupan ini dengan positif.
  10. Jalan menuju puncak Tidak ada lift menuju ke puncak sukses. Jika Anda ingin sampai ke sana, Anda harus menempuh tahapan-tahapan yang panjang. Berapa banyak tahap yang bersedia Anda tempuh – dan – berapa lama kesediaan Anda tetap naik – menentukan seberapa tinggi Anda akan naik.
  11. K. Sukses sejati. Anda memerlukan empat unsur yaitu : R.E.A.L …….. Relationship (hubungan); Equipping (dukungan); Attitude (sikap); Leadership (kepemimpinan).
  12. Mau Belajar.
  13. Dari Dalam ke Luar. Kebanyakan orang mengejar kesuksesan dari luar ke dalam. Tetapi untuk meraih sukses yang sejati, Anda harus melakukannya dari dalam ke luar. Fokuskan pada karakter Anda, dan seluruh hidup Anda akan meningkat. Perubahan karakter akan menghasilkan pengaruh dan kekuasaan, sementara peningkatan dari luar hanyalah seperti kosmetik yang mudah terhapus.

TUJUH RAHASIA SUKSES

  1. Tidak ada rahasia sukses. 
  2. Sukses adalah untuk semua orang.
  3. Hidup Anda menjadi lebih baik hanya jika Anda menjadi lebih baik.
  4. Tidak ada sukses tanpa pengorbanan.
  5. Sukses diperoleh dalam ukuran senti bukan kilometer.
  6. Musuh terbesar dari kesuksesan besok hari adalah kesuksesan hari ini.
  7. Tidak ada nasihat sukses yang berhasil sampai Anda melakukannya.

Menikmati Proses Menuju Sukses

Donald Trump, pebisnis properti yang sangat terkenal di AS mengatakan,

‘Orang yang menganggap bahwa mencapai sukses adalah proses garis lurus A ke Z, adalah orang yang tidak mengerti kenyataan hidup. Memang ada beberapa kisah tentang orang sukses dalam semalam, namun sebenarnya yang terjadi mungkin diawali proses bertahun-tahun.’

Kesuksesan nampak cepat karena kita melihat dari media yang mempublikasikan keajaibannya, bukan prosesnya. Sukses tidaklah instan, yang dapat kita upayakan adalah mempercepat proses saja. Sama seperti kita memasak mie instan, meskipun sangat cepat, urut-urutannya sama dengan memasak nasi yang tidak instan. Yang membuat cepat adalah, kita kebagian tugas memasak mie yang sudah dipersiapkan bumbunya. Proses untuk sampai menjadi mie instan itu sendiri tidaklah instan.

Proses untuk membuat bisnis berkembang menjadi besar pada umumnya adalah proses bagaimana pemilik bisnis mengalokasikan keuntungan dari bisnisnya untuk mengembangkan bisnis, bukan untuk kegiatan konsumtif.

Di sekitar kita, banyak sekali warung yang barangnya laris tapi tak bisa berkembang. Mengapa ini bisa terjadi? Biasanya para pakar mengatakan, faktor utamanya adalah kekurangan modal dan SDM yang lemah. “Tanpa dukungan modal, mereka tidak akan maju,” kata banyak pakar.

Benarkah demikian? Belum tentu. Yang saya lihat di lapangan, stagnasi usaha skala rumah tangga lebih disebabkan karena pola pikir mereka tentang uang. Mereka telah bertahun-tahun menjadi pelaku bisnis, namun pola pikirnya tak jauh beda dengan pegawai.

Ingat, orang bermental pegawai adalah mereka yang selalu menggunakan penghasilannya untuk kebutuhan konsumtif. Mereka selalu kekurangan uang berapapun gajinya. Bahkan setiap kenaikan gaji selalu diiringi dengan kenaikan hutang. Konon para eksekutif yang gajinya di atas 20 juta, menggunakan 60% penghasilannya untuk membayar hutang. Celakanya, semua hutang mereka adalah hutang konsumtif seperti mobil, rumah, alat elektronik dan sebagainya.

Pada pedagang yang bermental pegawai juga demikian. Setiap hari mereka mendapatkan keuntungan dari bisnisnya, dan setiap hari pula mereka menghabiskan uangnya untuk kebutuhan rumah tangga. Sewaktu saya kecil, Ibu saya memiliki warung sembako. Sebagian keuntungan usaha dikumpulkan, tapi setelah terkumpul semuanya untuk merenovasi rumah. Akibatnya usaha warung itu bertahun-tahun tak juga berkembang. Usaha itu baru terlihat berkembang ketika sebagian keuntungan digunakan untuk usaha yang baru di bidang pertanian.

Ada pula yang mengatakan bahwa usaha mikro tidak dapat maju karena penghasilannya kecil sehingga tidak dapat menyisihkan keuntungannya untuk pengembangan. Menurut saya ini kurang tepat. Kenyataan menunjukkan bahwa orang-orang yang mampu mengembangkan bisnis umumnya selalu berupa menghemat pengeluaran meskipun penghasilannya masih pas-pasan. Mereka rela menunda kesenangan bahwa menghemat biaya makan dan pakaian demi mengusahakan pengembangan bisnis. Mereka lebih suka menyisihkan keuntungannya untuk merekrut tenaga baru atau membuka cabang baru daripada untuk membeli kendaraan baru atau baju mahal atau rumah baru.

Kadang ada orang yang usil bertanya begini,” kalau kita menunda menikmati hasil usaha kita, kapan kita menikmati jerih payah kita?” . Pertama kita harus menyadari bahwa kita harus mampu menikmati liku-liku perjalanan sebelum sampai ke tujuan. Bila kita tidak mampu menikmati proses, percayalah kita akan menjadi tidak sabar dan bisa stress akibat banyaknya hambatan di tengah jalan. Ketidaksabaran itu justru pangkal dari kegagalan. Jadi, nikmatilah hidup ini selagi kita dalam keadaan berjuang keras. Kelak kemudian hari anda akan dapat mengisahkan perjalanan hidup anda yang luar biasa itu kepada anak cucu dan sahabat anda dengan bangga.

Pada umumnya jika kita mencapai kesuksesan tertentu, kita segera ingat dan terkenang dengan masa-masa sulit. Kita menjadi sadar bahwa proses kesulitan itu sendiri menjadi indah karena telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dramatis. Tentunya, daripada kita hanya mengenang masa sulit, akan lebih baik bila kita sudah mampu menikmati proses di dalam kesulitan itu sendiri. Seperti tubuh yang sehat karena olah raga hingga nafas kita ngos-ngosan, begitupun dengan kesehatan bisnis anda. Ia bisa sehat karena sering menghadapi banyak tantangan.

Dunia memang bergerak dengan cepat sehingga kita kerap kali tidak sabar ketika segala sesuatu berjalan sangat lambat, apakah itu antrian di SPBU atau akses internet. Kita kadang menjadi tidak toleran terhadap hal-hal yang tidak dapat dipercepat atau dilewati. Padahal setelah kita sabar menikmati proses antrian, di depan sana kita akan mendapat sesuatu yang menyenangkan.

Bila anda saat ini tengah mengalami kesulitan dalam bisnis, nikmatilah, sambil terus berusaha mengembangkan bisnis. Biasakanlah menyisihkan laba bisnis anda untuk mengembangkan bisnis.

SOURCE ;
Resep Sukses
Bambang Suharno

Iklan

>DNA – Tuhan Dalam Gen Kita

>

Judul asli: Inochi no Angou
Terjemahan Indonesia diambil dari edisi Inggris: The Divine Code of Life: Awaken Your Genes & Discover Hidden Talents (2006)

Penulis: Kazuo Murakami, Ph.D.
Penerjemah: Winny Prasetyowati
Penyunting: Andityas Prabantoro
Proofreader: Eti Rohaeti
Penerbit terjemahan Indonesia: Mizan, Cetakan V: April 2008 (Cetakan I: Maret 2007)

Gen atau DNA (deoxyribonucleic acid) berisi semua informasi yang diperlukan untuk membentuk kehidupan. Gen menentukan fungsi dari sel dan terdapat di nukleus sel makhluk hidup. Kode genetik adalah kumpulan instruksi untuk membentuk protein. Protein bersama dengan air adalah salah satu zat terpenting dalam tubuh kita. Protein juga ditemukan dalam enzim-enzim yang penting untuk reaksi-reaksi kimia yang berlangsung dalam tubuh kita. Dengan kata lain, protein adalah dasar dari fenomena yang kita sebut sebagai kehidupan.

Struktur DNA ditemukan pada tahun 1953 dan sekarang kita dapat membaca cetak biru yang tertulis pada DNA–kode genetik dari bakteri, hewan, dan bahkan manusia. Kode genetik manusia tersusun dari lebih dari tiga milliar “huruf-huruf kimia’ yang tersimpan dalam untai-untai mikroskopik yang memiliki berat hanya satu per 200 miliar gram dan lebar hanya 1/500.000 milimeter, namun jika direnggangkan memiliki panjang sekitar tiga meter. Wow.. betapa kecilnya!

Walaupun gen diperlengkapi dengan begitu banyak informasi, namun tidak seluruh informasi itu digunakan. Gen dalam nukleus ditranskripsikan kepada setiap RNA (ribonucleic acid) bila diperlukan. RNA dalam sel dengan segera diterjemahkan menjadi protein dan enzim, yang merupakan zat-zat paling penting bagi aktivitas sel. Namun, pada saat yang sama, mereka juga mencegah dibacanya informasi yang tidak perlu. Seperti mekanisme nyala padam pada peralatan listrik. Berdasarkan penemuan ini, penulis buku ini–Kazuo Murakami, Ph.D., ahli genetika terkemuka di dunia, pemenang Max Planck Research Award (1990) dan Japan Academy Prize (1996)– meyakini bahwa kita dapat mengaktifkan gen-gen kita yang bermanfaat dan menjadikan mereka berguna bagi kita, dan sebaliknya menonaktifkan gen-gen yang tidak bermanfaat.

Ada tiga faktor yang terlibat dalam aktivasi gen, yaitu gen itu sendiri, lingkungan, dan pikiran. Banyak orang percaya bahwa ciri-ciri yang diwariskan tidak pernah berubah. Sesuatu kemampuan (misal: kecerdasan atau atletik) memang berkaitan dengan gen. Namun tidak berarti bahwa seseorang sama sekali tidak memiliki kemampuan tersebut. Kemampuan itu ada tetapi belum dinyalakan. Jika kita menghilangkan semua hambatan dan menyediakan lingkungan yang sesuai, maka potensi kita untuk berkembang akan tidak terbatas. Kemudian, berpikir positif–teruatama ketika mengalami kesulitan atau mengalami saat-saat buruk– dapat menyalakan gen, merangsang otak dan tubuh untuk memproduksi hormon yang bermanfaat. Hal ini berarti mengembangkan kemampuan untuk mencari makna bahkan dalam kesulitan yang paling buruk, untuk memandang apa yang terjadi pada kita sebagai sebuah pesan atau hadiah. Segala sesuatu yang terjadi kepada kita memang perlu terjadi, baik maupun buruk.

Di buku ini juga ditulis mengenai teori lain mengenai evolusi yang diajukan Lynn Margulis pada era 1960-an, yang dikenal sebagai Teori Endosimbiotik. Berbeda dengan teori evolusi Darwin, bahwa kita berevolusi melalui seleksi alam dan mutasi dan hanya yang paling layaklah yang dapat bertahan, Teori Endosimbiotik didasarkan pada ide bahwa kehidupan berevolusi melalui kerja sama mutualisme. Proses evolusi dimulai dari organisme bersel satu tanpa nukleus. Penggabungan antara beberapa sel sederhana atau bagian sel yang bekerja bersama untuk membentuk jenis sel baru membawa evolusi ke tingkatan berikutnya, yaitu sel yang memiliki nukleus.

Motoo Kimura, seorang ahli genetik yang terkenal dengan teori evolusi netral, menyatakan bahwa kemungkinan sesosok makhluk hidup dapat dilahirkan sama dengan kemungkinan satu orang memenangi lotre $100 juta berturut-turut selama satu juta kali. Bahwa kita lahir saja adalah suatu prestasi yang ajaib! (yang karenanya harus disyukuri)

Selama puluhan tahun meneliti gen yang sangat mikro, Kazuo Murakami yakin bahwa kode genetik tidak terjadi secara kebetulan, bahwa ada yang menuliskan cetak biru tersebut. Kazuo Murakami memiliki tiga saran yang dianggapnya sangat berguna dalam hidupnya. Saran-saran tersebut adalah

  1. miliki niat yang mulia,
  2. hidup dengan rasa terima kasih, dan
  3. berpikir positif.

Meditasi ; Seni Mendengarkan Intuisi

Ketika sepuluh tahun lalu saya tertarik dengan meditasi, saya hanya berpikir bahwa dengan meditasi kita dapat memperoleh kemampuan linuwih. Dalam bayangan saya, mungkin saya bisa belajar terbang, atau kesaktian-kesaktian seperti di dongeng-dongeng pewayangan yang sering saya baca waktu itu.

Nyatanya, meditasi tidak semudah seperti yang ada didalam cerita pewayangan atau film-film kungfu. Pertama kali saya duduk diam, kaki saya sedemikian sakitnya sehingga saya tidak mampu untuk mempertahankan postur duduk meditasi untuk satu menit saja.

Tujuan pertama ingin kesaktian, tetapi yang didapat adalah kesakitan. Untungnya, waktu itu saya memiliki seorang guru yang menegur dan mengatakan ‘kalau tidak bisa tenang berarti meditasi kamu salah’. Sejak saat itu saya mencoba untuk menahan rasa sakit duduk bersila dan berusaha untuk tetap tenang. Walaupun belum dapat duduk bermeditasi lama, cukup lumayan dapat menahan posisi meditasi selama 5 menit.

Kemudian, saya bertemu dengan seorang biksu dari Tibet yang mengajarkan pada saya untuk memperhatikan rasa sakit yang timbul dari posisi meditasi. Tanpa ada perlawanan dari diri untuk menghilangkan rasa sakit, pikiran saya menjadi tenang dan rasa sakit berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya.

Melalui teknik yang diajarkan oleh biksu Tibet tersebut, saya mulai mengerti manfaat lain dari meditasi, yaitu melatih diri menjadi reseptif, menerima dan mendengarkan.

Dalam dunia bisnis, kemampuan mendengarkan dan merasakan sangat terasa efektifitasnya ketika kita sedang menghadapi calon pelanggan yang kita belum kenal sebelumnya. Dengan tenang dan waspada, kita mampu mendengarkan setiap kata yang terucap dari lawan bicara kita, menangkap maksudnya dan memberikan solusi yang tepat untuk dia.

Biasanya, seseorang tidak benar-benar mendengarkan lawan bicaranya, tetapi sibuk merencanakan apa yang akan dikatakan setelah lawan bicaranya selesai berbicara. Hal ini sangat disayangkan bukan, karena solusi yang ditawarkan bisa saja tidak tepat untuk calon pelanggan kita tersebut.

Bila para trainer yang ada mengajarkan bagaimana mengkomunikasikan pendapat dengan efektif dan tepat. Meditasi dapat menjadi latihan penyeimbang, sehingga apa yang dikomunikasikan dapat menjadi solusi yang tepat bagi calon pelanggan maupun lawan bicara.

Intinya, meditasi bukanlah sekedar duduk diam membisu, atau berkonsentrasi, tetapi merupakan latihan untuk membuat pikiran kita lebih reseptif dan mampu menyadari realitas. Singkat kata, meditasi adalah seni mendengarkan.

Mendengarkan Intuisi

Setiap orang bisa belajar bagaimana cara mengikuti intuisi, bahkan orang-orang terpelajar sekalipun. Dalam praktek penyembuhan saya, saya sering kali melatih pasien bagiamana menjadi lebih menyadari intuisinya. Pesan-pesan intuitif dapat datang dari berbagai sumber. Bisa saja datang dalam bentuk mengidam makanan tertentu, mereka bisa datang kepada kita melalui ucapan orang asing yang duduk di sebelah kita dalam bus kota, mereka bisa datang melalui mimpi kita, bisa merupakan gagasan yang muncul begitu saja dalam benak kita ketika sedang berdiri didepan bak cuci piring ketika sedang membersihkan perabotan masak, pesan juga bisa datang melalui bau tertentu yang terbawa angin. Pesan-pesan ini akan lebih sering datang kalau kita sudah belajar bagaimana mendengarkannya.

Ketika pertama kali seseorang menyadari pesan-pesan intuitif, rasanya malah terganggu karena tidak mengerti pentingnya atau bahkan tidak pentingnya pesan itu. Sejujurnya, kadang-kadang kita sekedar tidak memahami sepenuhnya apa arti pesan intuitif itu. Ini akan benar-benar membuat frustasi ketika kita menerima pesan, tetapi tidak memperoleh alasan yang logis yang menyertainya. Sangat penting bagi Anda mengetahui alasan di balik pesan yang Anda terima, berupayalah agar tidak terhambat oleh keingin tahuan. Biarkan dia berlalu. Pertimbangkan yang berikut ini, penjelasan akan datang bersamaan dengan pesan intuitif berdasarkan apa yang perlu Anda ketahui. Sebagai contoh; mungkin suara batin Anda mengatakan kalau sebaiknya anda makan alpukat. Anda mau memakannya, tetapi Anda bertanya-tanya “mengapa alpukat?”

Mungkin kemudian Anda mencari tahu apa manfaat alpukat sebagai nutrisi, tetapi alasan mengapa Anda diberi pesan agar memakan alpukat sama sekali tidak ada hubungannya dengan nutrisi. Ini untuk membuat Anda hari itu pergi ke pasar, ketika di sana, Anda bertabrakan dengan tetangga Anda dahulu, yang kemudian memperkenalkan seorang wanita kepada Anda, yang kemudian menjadi pasangan Anda! Anda lihat di sini tidak menjadi masalah Anda memakan alpukat atau tidak tetapi mungkin kemudian di pesta pernikahan, Anda akan menghidangkan jus alpukat sebagai kenangan romantis.

Ketika pertama kali belajar menerima pesan intuitif, Anda akan merasa seolah-olah mereka dikirimkan seperti kucing dalam karung, saya pikir, terus terang diperlukan evaluasi yang jujur.

Tetapi masalahnya adalah: dengan mengikuti firasat sehari-hari, Anda sebenarnya sedang melakukan “test drive”, sebenarnya Anda sedang mengasah kemampuan mendengar Anda.

Kemampuan ini akan benar-benar membantu ketika kelak pesan yang lebih besar dan lebih penting muncul kepermukaan, jadi perhatikanlah! Semua orang sebenarnya adalah penujum (psikik), tetapi beberapa di antaranya mempunyai otot psikik yang lemah. Belajar mendengarkan nada dialog batin Anda akan menguatkan otot ini. Ketika kita memilih untuk mengabaikan naluri mendasar kita, kita hanya akan menyakiti diri sendiri. Pengalaman saya menunjukkan bahwa semakin saya mengikuti alur intuisi saya, maka alur itu akan semakin jelas.

Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan
Mungkin Anda merasa saya membuat ini nampak demikian mudah dari pada yang sebenarnya, tetapi sesungguhnya sebagian besar dari kita merasa bahwa mendengarkan bimbingan batin kita lebih sulit dari yang sebenarnya, tak dapat dipungkiri, saya sendiri masih mengalami hal ini. Saya masih sering tergelincir pada pesan-pesan intuitif yang saya terima.

Bagaimana cara mendengarkan intuisi Anda?
Mungkin Anda berpikir bahwa mendengarkan intuisi lebih mudah diucapkan dari pada dilakukan. Tetapi pada kenyataannya kebanyakan dari kita membuat ‘mendengarkan bimbingan’ lebih sulit dari yang sebenarnya. Di bawah ini adalah beberapa cara sederhana yang dapat Anda gunakan untuk dialog batin.

Inilah caranya:

  1. Matikan TV, radio, komputer ataupun tape Anda, ini akan mengistirahatkan pendengaran jasmani dan mengembangkan telinga batin Anda.
  2. Sediakan waktu setengah jam untuk hening dalam meditasi atau menenangkan diri.
  3. Sering-seringlah berada sendirian di alam.
  4. Perhatikan perubahan energi di dalam tubuh Anda, kalau ada rasa sakit, itu sebenarnya memberitahukan kalau ada yang tidak beres.
  5. Buat daftar mimpi.
  6. Setiap hari sediakan waktu untuk menjernihkan pikiran dari gangguan. Visualisasikan papan tulis di hapus, seringkali dengan melakukan latihan ini akan membantu.
  7. Pada sore hari selaraskan diri, dapatkah Anda “menerka” berapa banyak telpon yang akan Anda terima hari ini, Anda akan tercengang betapa akuratnya perkiraan Anda.
  8. Sediakan buku catatan khusus untuk menuliskan “kebetulan” yang Anda alami.
  9. Ikutilah suara hati Anda, bersiaplah untuk tercengang mengetahui ke mana dia membimbing kita.
  10. Perhatikan aroma di sekeliling Anda, emosi dan kenangan apa yang mereka campur adukkan?
  11. Mulailah memperhatikan “pertanda” yang memberikan sensasi tertentu pada tanggapan Anda.

TIPS:

  1. Berupayalah agar tidak terhambat oleh keingintahuan, pasrahlah…, pertimbangkan yang berikut ini, penjelasan akan datang dengan sendirinya bersamaan dengan pesan intuitif berdasarkan apa yang perlu Anda ketahui.
  2. Menggunakan indera keenam sama saja seperti melatih otot-otot, dia akan menjadi semakin kuat kalau Anda sering menggunakannya.
  3. Amatilah binatang piaraan Anda, mereka sangat sensitif pada energi psikik.

>Kuliah Energi Metafisika ; Kesadaran

>

BAB I
ENERGY

Inilah pertanyaan mendasar bagi orang yang pertama kali belajar spiritual apakah energy itu dapat dirasakan ?, apakah energy itu dapat dilihat ?, jawabannya adalah bisa, energy dapat di rasakan dan dapat dilihat, dengan syarat gelombang otak anda harus singkron dengan gelombang energy yang akan anda rasakan dan anda lihat.

Inilah mengapa orang-orang sangat antusias sekali dalam mempelajari metafisika, sekali manusia merasakan apa itu spiritual maka ia akan selamanya hidup dalam nuansa sacral, ada lagi orang-orang yang terlalu bernafsu di dalam pencarian spiritual maka ia akan terhempas keluar dari lingkaran spiritual itu sendiri, belajarlah spiritual seperti anak-anak yang sedang bermain, kehidupan ini adalah suatu lingkaran besar ,suatu kejadian mempengaruhi kejadian yang lainnya, daun jatuh ke bumi karena suatu alasan, tidak ada asap bila tidak ada api peristiwa demi peristiwa yang terjadi adalah suatu rentetan dari banyak sebab dan alasan, di alam ini segalanya tidak terjadi secara kebetulan saja, buka fikiran anda dan lihatlah bahwa dunia ini luas dan mengagumkan, pejamkan mata anda sesaat tarik nafas yang dalam rasakan kedamaian dan kebahagian maka secepat itu anda akan merasakan damai dan bahagia, karena anda-lah penentu hidup anda sendiri.

Dominasi fisik menyebabkan anda tidak dapat merasakan dan melihat energy, manusia adalah satu-satunya mahluk yang menganggap dirinya terpisah dari alam, dunia ini di kendalikan oleh orang-orang “bodoh”, orang-orang “pintar” tidak dapat menyatukan dirinya dengan alam, mereka cenderung membuat kacau balau keadaan, orang “pintar” menghitung secara matematis, orang “bodoh” menghitung dengan pandangan jauh kedepan, logika berjalan beriringan dengan rasa. Satu gerakan kecil dapat menimbulkan efek domino dan anda tidak tahu di ujung domino yang jatuh terdapat kejutan positif atau kejutan negatif , melihat dari atas lebih baik daripada melihat dari samping, melihat dari semua arah adalah hal terbaik yang anda harus lakukan karena semua hal di dunia ini bersifat relatif.

Energy mempuyai bentuk-bentuk khusus, anda pun dapat membuat energy berbentuk sesuai keinginan anda, energy standar berbentuk titik-titik, garis lurus, garis terputus putus dan spiral, dalam prakteknya anda bisa membuat energy menjadi pyramid, bola , tukisan-tulisan symbol,senjata-senjata eterik, bahkan anda dapat menjadikan energy berbentuk menjadi mahluk eterik sesuai dengan daya imajinasi anda, kekuatan bentukan- bentukan eterik itu tergantung energy spiritual anda, percayalah anda mampu mempelajarinya santai saja anggaplah ini adalah permainan maka anda pasti bisa.

Masih banyak kavling-kavling kosong di alam ini, tempat yang luas dapat anda eksplorasi tanpa pernah takut tempat itu diserobot orang lain selama anda tidak memberitahukannya, anda perlu privasi dalam spiritual anda, jangan pernah bilang pada musuh anda tentang rahasia spiritual anda.

Energy kesadaran anda bisa membuat hidup anda lebih baik dari sebelumnya, energy kesadaran anda mempunyai kekuatan di atas energy listrik ,tubuh anda adalah tabung tempat mengalirnya energy kesadaran anda, energy kesadaran anda dapat menjangkau semua tempat yang berada di alam ini, secepat anda berniat terhadap sesuatu hal maka secepat itu juga energy kesadaran itu telah sampai kepada hal yang anda maksudkan, tidak ada yang dapat menghalangi energy kesadaran anda kecuali rasa tidak percaya dan keragu-raguan dari diri anda sendiri yang membuat penghalang.

Pejamkan mata anda sesaat, lalu bayangkan tentang seseorang kalau seseorang yang anda bayangkan peka maka tiba-tiba dia akan teringat anda, bayangkan lagi seorang yang memusuhi diri anda, katakana di dalam hati anda, “saya mencintai dan menyayangi orang itu”, maka musuh anda tiba-tiba akan berubah 180 derajat dari memusuhi menjadi teman terbaik anda.

Energy kesadaran anda begitu hebat dan kuatnya, buat diri anda percaya bahwa energy kesadaran yang diberikan Tuhan untuk anda adalah sebuah anugrah terbesar bagi umat manusia, selalu minta ijin dahulu pada Tuhan anda untuk memakai energy kesadaran anda agar anda selalu dilindungi dari hal-hal yang negatif dalam penggunaan energy kesadaran, percayalah segala sesuatu itu mudah apabila anda percaya.

Pejamkan mata anda suruh energy kesadaran mengalir ke telapak tangan cukup di ucapkan di hati dan tunggu sebentar dan rasakan sensasi getaran di telapak tangan anda, terasa seperti anda memegang antene tv atau memegang layar televisi, agak sedikit kesemutan dan kadang terasa angin energy bergerak di seputaran tangan, ya itulah energy kesadaran anda

Usahakan selalu untuk tidur dengan posisi kepala berada di arah utara ini mempunyai maksud agar kekuatan magnet atau polarisasi energy tubuh anda selalu maksimal, atau anda juga bisa melakukan meditasi dengan tubuh bagian depan menghadap ke arah utara. Karena Selama 35 hari sekali atau selapan bioritmik tubuh jatuh ke titik terendah ini kadang menyebabkan anda menjadi lemah dan lesu. Tidak ada manusia sakti yang ada manusia yang pandai mensiasati gejala alam agar segala proses yang berjalan selalu menguntungkan dirinya.

BAB II
HEALING

Pelajaran pertama tentang metafisik adalah pengobatan atau healing, belajar mengobati diri sendiri, belajar mengobati orang lain dan juga pengobatan ini juga berguna untuk membuat diri anda agar lebih percaya pada kemampuan metafisik anda. Mengobati dengan memakai energy kesadaran anda, lakukan dahulu hal-hal kecil di dalam hidup anda sebelum anda melangkah ke hal yang lebih besar

Pengobatan secara cepat
Minta ijin di dalam hati anda pada Tuhan untuk melakukan healing, setelah itu niatkan saja di hati anda untuk mengobati tubuh anda setelah itu relaks dan santai energy kesadaran anda akan mengobati diri anda rasakan getaran-getaran halus yang mengalir setelah beberapa menit ucapkan terima kasih pada Tuhan. Seringnya anda melakukan pengulangan-pengulangan akan membuat anda menjadi ahli dalam mengobati diri sendiri dan nantinya hal ini akan meningkat agar dapat mengobati orang lain.

Mengobati diri sendiri biasanya relatif lebih mudah, untuk mampu bukan hanya sekedar bisa mengobati orang lain harus mempunyai energy yang kuat dan halus, karena di tiap-tiap diri manusia terdapat karma hasil tingkah polah anak manusia yang kemungkinan punya efek negatif pada diri healer, selalu memutus energy setelah selesai melakukan pengobatan dengan cara menggunting energy cukup diniatkan dalam hati anda, hal ini untuk menjaga diri anda agar tidak terkontaminasi energy negatif secara terus menerus.

Pembersihan tubuh eterik healer
Inilah tehnik terbaik untuk membuang karma anda lepaskan tubuh eterik anda agar dapat bersatu dengan alam, dan bersihkan tubuh eterik anda dengan merendam tubuh eterik anda di laut, analoginya adalah apabila manusia tidur tubuh eterik dapat lepas dengan mudahnya, disaat itu manusia dalam keadaan tidak sadar mengapa saat manusia terjaga dalam keadaan sadar sepenuhnya manusia tidak dapat melepaskan eteriknya, inilah yang akan kita pakai untuk melepaskan eterik dalam keadaan terjaga sadar sepenuhnya eterik anda dapat lepas dari tubuh fisik anda.
 
Tubuh eterik healer berlapis-lapis dari lapisan pertama sampai lapisan ke 7, lapisan tubuh eterik terhubung dengan chakra-chakra yang berada di tubuh seorang manusia, kita akan melepaskan lapisan demi lapisan tubuh eterik anda seperti anda melepaskan pakaian saja layaknya, saat manusia sedang terlelap tidur maka mimpi-mimpi yang di alami manusia itu tergantung dari bagaian tubuh eterik lapis keberapa yang lepas dari tubuh manusia itu, semakin tinggi lapisan tingkatan tubuh eterik yang lepas maka makin indah dan makin mendekati kebenaran mimpi yang dialami oleh seorang manusia.

Bahkan kalau anda sudah menguasai hal ini maka tanpa tertidur pun bayangan yang hadir atau gambaran yang hadir dalam mimpi dapat anda alami tanpa anda mesti terlelap dengan kata lain gambaran mimpi datang di saat anda terjaga penuh. Anda dapat mengatur kapan dan di mana tubuh eterik anda dilepaskan, pada beberapa kejadian pada saat mengemudikan kendaraan pada orang-orang yang berbakat tetapi tidak terlatih eterik dapat lepas begitu saja dan ini amat sangat membahayakan jiwa karena kendaraan sedang melaju dengan kencang, anda dalam posisi sedang tidur, dengan latihan yang terarah dan baik maka hal seperti ini dapat diminimalisir, seorang penyembuh mengirimkan energy untuk melakukan healing pada pasien, ada beberapa pasien yang peka dan waskita dapat melihat datangnya eterik seorang penyembuh menghealing sang pasien, kadang hal ini di salah artikan dengan datangnya mahluk-mahluk seperti jin yang membantu padahal itu adalah bagian tubuh dari seorang yang telah bisa melepaskan eteriknya.

Eterik seorang manusia bisa berbentuk macam-macam tergantung sifat dan karakter manusia itu dan dominasi dari nafsu manusia, ketika malam menjelang dan banyak manusia terlelap tidur kadang-kadang eterik manusia yang masih di dominasi nafsu-nafsu rendah akan berwujud lebih menakutkan dan biasanya eterik manusia itu berjalan-jalan kian kemari dan menakutkan bagi orang yang melihat sehingga kadang dianggap sebagai hantu, memang benar adanya manusia yang tidak mendalami masalah spiritual energy dari tubuh eteriknya cenderung kotor dan menimbulkan penyakit apabila tubuh eterik itu terlepas dari tubuhnya, tubuh eterik manusia yang tidak mendalami spiritual apabila mendatangi dan masuk ke suatu rumah maka rumah itu kan terkontaminasi dengan negatifitas, maka di sarankan untuk memagari tempat tinggal anda dengan energy agar hanya eterik-eterik baik saja yang dapat masuk.

Banyak eterik di alam ini yang belum mendapatkan tubuh sebagai kendaraannya jadi doakan mereka juga agar mereka tidak mengganggu kehidupan anda di dunia ini. Santai kan diri anda pejamkan mata minta ijin pada Tuhan, lepaskan eterik anda perlahan-lahan cukup niatkan saja di hati mulai dari ujung mata kaki eterik anda naik ke lutut, naik lagi ke pusar naik lagi ke dada, naik lagi ke tenggorokan ke dahi dan lepaskan melalui titik di tengah kepala bagian atas anda atau di chakra sahasrara anda atau chakra mahkota anda, biarkan dahulu eterik anda berada di sekitar tubuh anda kira-kira selama lima menit dan beritahu eterik anda agar kembali setelah mencapai lima menit.lakukan terhnik ini selama tujuh hari agar eterik anda menyerap lebih banyak energy, jangan suruh eterik anda pergi terlalu jauh, tubuh fisik anda akan mengalami kelelahan yang amat sangat kalau anda membiarkan eterik anda pergi terlampau jauh, untuk memulihkannya anda harus lebih sering tidur dari biasanya bahkan saya pernah tidur selama 3 hari bangun hanya untuk ke kamar mandi dan makan. Setelah mencapai 7 kali latihan dalam 7 hari saya kira tubuh eterik anda agak lumayan kuat untuk bepergian jauh.

Selanjutnya anda dapat melakukan bepergian jauh dengan menggunakan eterik anda ke laut dan merendam eterik anda di laut agar seluruh energy negatif yang melekat di eterik anda dapat dibersihkan dan di lepaskan sehingga eterik anda apabila kemudian bersatu kembali dengan tubuh anda telah bersih dan dengan getaran yang lebih tinggi. Pejamkan mata anda santaikan diri dan fikiran anda tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan tarik eterik anda ke atas dari ujung kaki naik perlahan-lahan ke lutut naik lagi ke perut lalu naik lagi ke dada, ketenggorokan, kedahi dan keluar melalui chakra sahasrara atau titik tengah di atas kepala, biarkan sesaat eterik anda agar menyerap energy alam selanjutnya perintahkan eterik anda pergi kelaut mati untuk bermeditasi selama 5 menit di dasar laut mati setelah lima menit perintahkan eterik anda untuk kembali ke tubuh fisik anda.

Lakukan latihan di atas untuk:
Ø Lapisan tubuh eterik pertama
Ø Lapisan tubuh eterik ke dua
Ø Lapisan tubuh eterik ke tiga
Ø Lapisan tubuh eterik ke empat
Ø Lapisan tubuh eterik ke lima
Ø Lapisan tubuh eterik ke enam
Ø Lapisan tubuh eterik ke tujuh
Cukup di niatkan di dalam hati anda bagian tubuh eterik ke berapa yang akan anda keluarkan dari tubuh fisik anda, pengeluaran tubuh eterik tiap-tiap lapisan di lakukan satu persatu jangan mengeluarkan tubuh eterik seluruhnya dari tubuh fisik anda lakukan latihan ini sesering mungkin agar tubuh eterik anda dapat lebih bersih dan mempunyai getaran yang halus dan tinggi.

BAB III
PENYERAPAN ENERGY

Buat sebuah piramida dengan ujung bagian atas piramida terdapat sebuah bola energy bercahaya terang benderang. lakukan dengan visualisasi, setelah anda bisa membayangkannya dan meyakinkan diri anda bahwa itulah piramida energy milik anda sendiri hasil kreasi anda sendiri, selanjutnya perbesar piramida itu sebesar kota tempat anda tinggal, anda pasti bisa melakukannya, tetap gunakan niat dan visualisasi anda. Piramida akan bekerja untuk kebaikan diri anda untuk memberikan nuansa positif dalam kehidupan anda dan memberitahukan pada alam bahwa anda adalah individu yang positif. Memfokuskan segala cita-cita dan harapan anda agar menjadi kenyataan.

Ada sebuah cerita tentang piramida ini, teman saya bernama Lis mempunyai rumah makan di dekat sebuah kampus anda tahu bukan di tempat tersebut bukan hanya dia saja yang membuka usaha tempat makan seperti itu, ada puluhan pedagang lain yang melakukan usaha serupa dia, penuh dengan persaingan memperebutkan pelanggan, maka Lis kemudian membuat program menggunakan piramida dengan visualisasi dan mengisikan program di bola energy yang terdapat di ujung atas piramida untuk menarik pembeli ke tempat dia berdagang, dan memang terbukti dalam waktu singkat warung makannya ramai di banjiri oleh pembeli. Semuanya hanya dengan niat dan visualisasi pakai imajinasi anda untuk mewujudkannya.

gerakan penyerapan energy

  1. Gambar satu angkat kedua buah tangan tinggi ke atas kedua telapak tangan menghadap ke atas hitung dengan mulut anda secara perlahan dari mulai 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10, 11,12,13,14,15,16,17,18,19,20. setelah itu lanjutkan dengan gerakan ke dua.
  2. Luruskan tangan anda ke samping kanan dan samping kiri tubuh anda, telapak tangan menghadap ke atas hitung dari mulai 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20. setelah itu lanjutkan dengan gerakan ke tiga.
  3. Luruskan kedua tangan anda ke depan tubuh anda telapak tangan menghadap ke atas hitung dari mulai 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10, 11,12,13,14,15,16,17,18,19,20. selanjutnya lakukan gerakan ke empat.
  4. Taruh telapak tangan anda di kedua lutut anda santaikan badan, hitung dari mulai satu sampai dengan dua puluh dengan mulut anda setelah itu lakukan gerakan selanjutnya.
  5. Taruh telapak tangan kanan di siku tangan kiri setelah itu hitung mulai dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan ke gerakan berikutnya.
  6. Taruh telapak tangan kiri di siku tangan kanan setelah itu hitung mulai dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan ke gerakan berikutnya.
  7. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di depan chakra swadisthan atau di depan alat kelamin hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.
  8. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di depan chakra nabhi atau di depan pusar hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.
  9. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di depan chakra anahata atau di depan dada hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.
  10. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di depan chakra visudhi atau di depan tenggorokan hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.
  11. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di depan chakra ajna atau di depan dahi atau di antara kedua mata hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.
  12. Taruh kedua telapak tangan saling berhadapan di atas chakra sahasrara atau di atas kepala hitung dari satu sampai dua puluh setelah itu lanjutkan gerakan selanjutnya.

BAB IV
BOLA ENERGY

TEHNIK MEMBUAT BOLA ENERGY
Membuat bola energy cukup mudah hanya dengan affirmasi anda sudah dapat membentuk bola energy sesuai dengan apa yang anda ingin programkan dan untuk keperluan apa bola energy tersebut anda buat, ada seribu satu macam kegunaan bola energy dapat anda pergunakan untuk mempermudah kehidupan anda, tetapi tetap saja saya sarankan bola energy jangan dipergunakan untuk kejahatan dan merugikan orang lain.

Ucapkan affirmasi di bawah ini:
“ saya niat membuat bola energy dengan diameter bola energy selebar 15 centimeter, bola energy saya program untuk…(sebutkan program yang anda inginkan), bola energy akan bekerja terus menerus mewujudkan apa yang saya programkan”.

Contoh-contoh program bola energy akan saya berikan seperti di bawah ini tetapi anda dapat juga menambahkan dan mengembangkan sesuai dengan pengetahuan dan keinginan anda:
1. program kerejekian diri
2. program kelancaran usaha
3. program healing energy
4. program mewujudkan cita-cita diri
5. program suplai energy tubuh
6. program menarik uang
7. program kemakmuran
8. program kekayaan diri
9. program keamanan diri dan keluarga
10. program pengasihan pribadi
11. program pengasihan umum
12. program ketenaran diri (positif)
13. program kerukunan dan kedamaian
14. program kharisma dan wibawa diri
15. program pemagaran rumah
16. program pembersihan rumah dari hal negatif
17. program shaktivat kundalini ( untuk master kundalini)
18. program agar anak cerdas dan pandai

masih banyak lagi program yang bisa anda buat, silahkan anda ber-eksperimen, bola energy semakin lama akan semakin kuat karena terus- menerus menyerap energy alam untuk mewujudkan program-program anda.

Jaman dahulu manusia disuruh berdoa, kalau anda waskita anda dapat melihat bila seseorang berdoa maka energy dari para pendoa akan membentuk sebuah bola energy bercahaya yang mempunyai program sesuai apa yang di ucapkan oleh sang pendoa.

Semakin Tinggi Tingkat Getaran Energy Spiritual sang pendoa maka akan cepat terwujudlah apa yang diinginkan.

Saya adalah manusia cahaya
Saya lahir dalam terang
Dam meninggal dalam terang

Terang adalah milik ku
Terang adalah power
Terang membuatku “jadi”
saya manusia dalam sinar terang
Berkilau-kilauan cahaya ku
Menembus perbedaan kasta

Aura tubuhku menyala serupa kristal
Bening dan menyejukan hati
Indah warna sungguh eloknya

BAB V
AFFIRMASI

Kali ini kita akan membahas tentang berbagai macam affirmasi di dalam spiritual , affirmasi di dalam spiritual di tujukan untuk menanamkan program positif di bawah sadar manusia agar program tersebut berefek positif dalam kehidupan manusia itu sendiri. Biasanya affirmasi adalah rangkaian-rangkaian kata-kata yang disusun sedemikian rupa dan telah diberikan energy pendukung sehingga apabila diucapakan maka akan langsung cepat terserap dan di respon oleh bawah sadar manusia. Bawah sadar manusia hanya mengenal segala sesuatu yang positif dan tidak mengenal kata-kata yang negatif, seperti kata “ tidak”. Dan hanya mengenal saat ini atau waktu present , kata “ saya “ lebih bisa di terima oleh bawah sadar dan juga kata “ niat “ lebih ampuh untuk di gunakan.
Seperti contoh berikut :

  • “saya niat menyalurkan energy chi ke tubuh saya”.
  • “ tubuh saya menyala dengan terangnya”.
  • “ sukses adalah milik saya”
  • “ kemudahan adalah milik saya”.
  • “ hari ini lebih baik”.

Ada ungkapan kuno “ bicaralah yang baik atau diam” atau ungkapan berikut “ mulutmu adalah harimaumu”. Rintangan terbesar manusia adalah disebabkan oleh mulutnya sendiri atau kata-kata yang keluar dari mulut manusia yang bersifat negatif. Selalu ucapkan kata “ bisa “ untuk segala hal walaupun anda belum menguasai hal tersebut, hal itu akan memacu diri anda untuk benar bisa dalam hal tersebut. Alam adalah positif hanya menerima hal yang positif, positif itu indah dan mempunyai daya tarik apabila anda negatif maka anda akan terlempar dari orbit alam dan mengalami apes dan sial.ok jadilah positif agar alam menerima anda.

Dibawah ini ada beberapa macam affirmasi silahkan anda memakainya atau anda juga bisa membuat sendiri dengan kata-kata anda yang perlu diingat kata-kata harus positif.
1. Affirmasi proteksi
” Tuhan menyertai saya baik siang maupun malam daya Tuhan yang ada dalam diri saya membuat tubuh saya menyala terang benderang menyebabkan diri saya penuh dengan energy perlindungan dan keselamatan”.
2. Affirmasi daya tarik lawan jenis
“ Tubuh saya memancarkan cahaya terang dan berkilau-kilauan penuh dengan daya tarik terhadap lawan jenis saya membuat lawan jenis saya mengagumi saya “.
3. Affirmasi kerejekian
“ Alam kaya dan berlimpah saya adalah bagian dari alam maka kelimpahan dan kekayan adalah milik saya”.

Affirmasi di atas ucapkan secara berulang-ulang agar cepat tertanam di bawah sadar anda dan menjadi kenyataan di kehidupan anda lakukan affirmasi-affirmasi di atas minimal sekali sehari dan lihat perubahan yang terjadi pada diri anda affirmasi terbaik dilakukan saat anda akan pergi tidur dan saat anda baru bangun tidur, jangan ucapkan apa-apa ketika bangun kecuali affirmasi di atas maka lihatlah efeknya yang dahsyat pada hari yang anda jalani. Atau lebih bagus anda rekam suara mengucapkan affirmasi diatas secara berulang-ulang dan dengarkan ketika anda menjelang tidur. Tidak di sarankan mendengarkan radio dan menyalakan televisi saat anda akan tidur. karena apa yang anda dengar saat tidur akan langsung masuk ke bawah sadar, banyak hal yang di tayangkan radio dan televisi mengandung hal yang negatif dan anda tidak punya kontrol diri untuk mensortir hal tersebut saat anda tidur.

TIPS TEKHNIK KHUSUS :

Tehnik membuat Bola Energy Yang Banyak.
ucapkan affirmasi sebagai berikut:
saya niat membuat bola energy dengan diameter bola energy sepanjang 10 centimeter sebanyak 1000 buah yang akan saya taruh di alam semesta,secara terus menerus bola energy akan bekerja untuk mensuplai energy bagi diri saya

affirmasi di atas hanya sebagai salah satu contoh anda dapat membuat berapapun banyaknya bola energy yang dapat anda program sendiri sesuai dengan keperluan anda misalkan untuk;
-penglarisan usaha
-kesuksesan
-healing
-mewujudkan impian impian anda dll.

Tehnik Memakai Simbol Swastika Terbalik (PENGASIHAN).
ucapkan affirmasi berikut: saya niat menulis satu buah simbol swastika terbalik di chakra mahkota………….(sebutkan nama lelaki yg dituju)
ucapkan affirmasi berikut: saya niat menulis satu buah simbol swastika terbalik di chakra mahkota………….(sebutkan nama perempuan yang dituju)
affirmasi swastika terbalik akan mengikat dua orang pasangan lelaki dan perempuan menjadi satu dalam ikatan cinta kasih yang dalam.anda hanya tinggal mengisi nama pasangan lelaki dan perempauan yang akan anda ikat menjadi satu, agar tumbuh rasa kasih sayang di antara mereka berdua.

Tehnik Menjebol Karma Negatif di jalur sushumna
ucapkan affirmasi ini: “saya niat menyalurkan energy chi biasa ke jalur sushumna energy chi biasa akan berputar searah putaran jarum jam menembus jalur sushumna secara terus menerus”
ucapkan affirmasi di atas dan relaks biarkan energy yang menjebol hambatan di jalur sushumna anda.


Tehnik Mendinginkan Tubuh
ucapkan affirmasi di bawah ini: “saya niat menyalurkan cahaya berwarna hijau muda terang benderang ke chakra dasar secara terus menerus dengan kekuatan cahaya berwarna hijau muda terang benderang yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat“.
cahaya hijau yang masuk ketubuh akan cepat sekali mendinginkan tubuh anda dari rasa panas akibat kundalini.

By. SERIAL SUHANDONO WIJOYOKUSUMO
http://www.suhandono.com

>Getaran Hati

>

Apa jadinya dunia, kalau tidak ada getaran. Bunyi-bunyian adalah produk dari getaran yang simultan. Semakin lemah getaran, semakin longgar frekuensi getarannya. Semain keras getaran, semakin rapat frekuensinya. Maka kita berterima kasih kepada Heinrich Hertz (1857-1894), Macaroni yang mampu membuat teori getaran sehingga para pakar gelombang suara mampu menghasilkan berbagai temuannya.

Konon, energi terpancar melalui getaran. Manfaatnya dapat memberikan tenaga gerak pada segala sesuatu. Misalnya matahari sebagai sumber energi. Getaran hasil reaksi fusi di dalam matahari mampu memancarkan foton-foton yang membentuk cahaya. Lalu ia mampu menumbuhkan tanaman. Kemudian daun-daun hijau (klorofil) menghasilkan oksigen. Gerakan oksigen yang terpancar di udara inipun kemudian dimanfaatkan manusia dan mesin-mesin untuk bernafas sehingga menggerakan energi berikutnya.

Getaran Listrik juga demikian. Gaya gerak listik (GGL) yang tercipta dari hasil fluktuasi magnet pada generator menghasilkan ion positif dan negatif. Dari keduanya kemudian mengalir dengan deras ke selang-selang kabel sehingga mampu menghidupi mesin-mesin listrik dan lampu-lampu. Sehingga dunia menjadi ramai dan memakmurkan penduduk bumi.

Bunyi-bunyian tercipta dari getaran. Suara yang keluarkan mulut seseorang, dihasilkan dari getaran pita suaranya. Lalu udara sekitarnya bergetar dan gelombangnya ditangkap membrane dalam genderang telinga sehinggalah segala ucap dimengerti. Begitu pula suara yang dikeluarkan dari audio stereo digetarkan oleh membrane yang terdapat dalam speaker dan digetarkan ke udara lewat foton dan ditangkap lagi oleh genderang telinga yang bergetar. Sehinggalah dari getaran ini pula semua kata/lagu dimengerti.

Keimanan (rasa beragama) juga timbul dari getaran. Getaran ini mirip gelombang sinus istilah Nabi saw: kadang yazid kadang yankus ( naik turun). Namun demikian seperti contoh di atas, orang masih ada keimanannya (rasa keberagamaanya) saat waktu kritis pun masih maumengerjakan misalnya shalat. Getaran sosial pun juga. Ketika melihat ada tetangga membutuhkan, ia tergerak untuk membantu tanpa ingin dipuji atau semisalnya. Bagi pemimpin yang bergetara rasa keagamaanya, ia tidak mau sedikitpun untuk korupsi dan lain-lain.

Hati adalah tempat terjadinya getaran yang bersumber dari kehendak jiwa. Hati manusia merupakan tempat terjadinya resonansi. Apakah resonansi? Secara sederhana resonansi adalah ‘penularan’ getaran (gema) kepada benda lain. Artinya, jika kita menggetarkan suatu benda, lantas ada benda lain yang ikut bergetar, maka dapat dikatakan benda lain tersebut terkena resonansi yaitu ‘tertular’ getaran alias frekuensi.


Contohlah sebuah gitar akustik, yang memiliki tabung resonansi dan lubangnya menghadap ke arah deretan senarnya. Jika senar itu digetarkan dengan cara dipetik, maka udara di dalam ruang resonansinya akan ikut bergetar. Inilah yang menyebabkan suara senar gitar itu terdengar keras dan merdu. Namun apa yang terjadi jika lubang gitar tersebut disumpal dengan kain? Maka dapat dipastikan tidak akan terjadi resonansi di dalam gitar itu dan suara gitarpun terdengar sangat pelan bahkan sumbang.

Hati atau jantung manusia bagaikan sebuah tabung resonansi gitar. Setiap kita berbuat sesuatu, baik pada taraf berpikir maupun berbuat, selalu terjadi getaran di hati kita. Getaran tersebut bisa kasar, bisa juga lembut. Dapat bergetar karena bahagia, karena rindu maupun karena marah atau bersedih.

Secara umum getaran tersebut berasal dari dua sumber, Hawa Nafsu dan Getaran Ilahiah.

Hawa Nafsu adalah keinginan untuk melampiaskan segala kebutuhan diri yang bertentangan dengan nurani. Getarannya cendereng kasar dan bergejolak tak beraturan, misalnya disaat kita marah, benci, dendam, iri, dengki, berbohong, menipu, merasa sombong dan sebagainya. Dalam tinjauan fisika, getaran semacam ini disebut memiliki frekuensi rendah, dengan amplitudo yang besar.

Contoh gamblangnya ketika seseorang sedang marah, dia sedang mengeluarkan getaran kasar hawa nafsu dari hatinya. Jantung hatinya akan bergejolak dan berdetak-detak tidak beraturan, wajahnya merah, matanya melotot, telinganya panas, dan tangannya gemetaran. Frekuensinya rendah dan kasar, dengan amplitudo yang besar. Jika dilihat pada alat pengukur getaran jantung (ECG-Electric Cardio Graph), akan dilihat betapa grafik yang dihasilkan sangatlah kasar dan bergejolak. Getaran yang seperti ini memiliki efek negatif pada tubuh kita. Sebuah benda yang dikenai getaran kasar terus-menerus akan mengalami kekakuan dan kemudian mengeras, dan bisa mengakibatkan penyakit jantung. Oleh karena itu jagalah amarah anda.

Orang yang terlalu sering melakukan kejahatan, secara psikologis juga dikatakan hatinya semakin mengeras dan tidak mudah bergetar karena kebajikan. Hal ini dapat dibuktikan, misalnya orang yang suka berbohong dan menipu. Pada awalnya, orang yang berbohong akan bergetar hatinya, akan tetapi kalau ia sering berbohong, maka hatinya tidak akan bergetar lagi pada saat ia berbohong. Hatinya semakin lama akan semakin keras dan sulit untuk bergetar lagi. Pada kondisi ini hati seperti tertutup karena tidak mampu lagi beresonansi. Bagaikan lubang gitar yang telah disumpal oleh kain.

Sedangkan Getaran Ilahiah, adalah dorongan untuk mencapai tingkatan kualitas yang lebih tinggi. Getarannya cenderung lembut dan halus, dengan frekuensi getaran yang sangat tinggi dan teratur. Misalnya saat seseorang sedang membaca Al-Qur’an, sholat yang khusyu, berdoa, berdzikir, menolong orang yang sedang kesusahan, serta melakukan kebaikan-kebaikan lainnya, secara tidak sadar dia telah melembutkan getaran jiwanya, membersihkan noda-noda dihatinya.

Hati atau jiwa yang baik adalah yang lembut, yaitu hati yang gampang bergetar. Bagaikan buluh perindu yang menghasilkan suara yang merdu ketika ditiup. Mengapa bisa begitu?… Karena hati yang lembut bagaikan sebuah tabung resonansi yang bagus. Getarannya menghasilkan frekuensi yang semakin lama semakin tinggi. Semakin lembut hati seseorang, semakin tinggi pula frekuensinya. Pada frekuensi 10 pangkat delapan akan menghasilkan gelombang radio. Dan jika lebih tinggi lagi, pada frekuensi 10 pangkat 14 akan menghasilkan gelombang cahaya. Subhanallah… Seseorang yang hatinya lembut akan bisa menghasilkan cahaya di dalam hatinya, ketika cahaya itu semakin menguat, maka cahaya itu akan ‘merembet’ keluar menggetarkan seluruh bio-elektron didalam tubuhnya untuk mengikuti frekuensi cahaya tersebut. Hasilnya tubuhnya akan mengeluarkan cahaya alias aura yang jernih.

Itulah sebabnya bila kita berdekatan dengan orang-orang yang ikhlas dan penuh kesabaran, hati kita juga tenang dan damai. Sebab hati kita teresonansi oleh getaran frekuensi tinggi yang bersumber dari aura tubuhnya. Sebaliknya bila kita berdekatan dengan seseorang yang pemarah, maka hati kita akan ikut merasa ‘panas’ dan gelisah. Semua itu akibat adanya resonansi gelombang elektromagnetik yang memancar dari tubuh seseorang kepada lingkungan sekitarnya.

Ketika sedang berdzikir, hati kita akan bergetar lembut. Hal ini dikemukan oleh Allah, bahwa orang yang berdzikir hatinya akan tenang dan tenteram.

QS. Ar Ra’d (13) : 28
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah lah hati menjadi tenteram.”

Ketika seseorang dalam keadaan tenteram, getaran hatinya demikian lembut. Amplitudonya kecil, tetapi frekuensinya sangat tinggi. Semakin tenteram dan damai hati seseorang maka semakin tinggi pula frekuensinya. Dan pada, suatu ketika, pada frekuensi 10 pangkat 13 sampai pangkat 15,
akan menghasilkan frekuensi cahaya.

Jadi, ketika kita berdzikir menyebut nama Allah itu, tiba-tiba hati kita bisa bercahaya. Cahaya itu muncul disebabkan terkena resonansi kalimat dzikir yang kita baca. lbaratnya, hati kita adalah sebuah batang besi biasa, ketika kita gesek dengan besi magnet maka ia akan berubah menjadi besi magnetik juga. Semakin sering besi itu kita gesek maka semakin kuat kemagnetan yang muncul daripadanya.

Demikianlah dengan hati kita. Dzikrullah itu menghasilkan getaran-getaran gelombang elektromagnetik dengan frekuensi cahaya yang terus menerus menggesek hati kita. Maka, hati kita pun akan memancarkan cahaya. Kuncinya, sekali lagi, hati harus khusyuk dan tergetar oleh bacaan itu. Bahkan, kalau sampai meneteskan air mata.

Unsur yang kedua adalah ayat-ayat Qur’an. Dengan sangat gamblang Allah mengatakan bahwa Al Qur’an ada cahaya. Bahkan, bukan hanya Al Qur’an, melainkan seluruh kitab-kitab yang pernah diturunkan kepada para rasul itu mengandung cahaya.

QS. An Nisaa’ (4) : 174
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur’an).”


QS. Al Maa’idah (5 ) : 44
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat, di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya .”


QS Al Maa’idah (5 ) : 46
“Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil, sedang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya . .

Artinya, ketika kita membaca kalimat-kalimat Allah itu kita juga sedang mengucapkan getaran-getaran cahaya yang meresonansi hati kita. Asalkan kita membacanya dengan pengertian dan pemahaman. Kuncinya, hati sampai bergetar. Jika tidak mengetarkan hati, maka proses dzikir atau baca Al Qur’an itu tidak memberikan efek apa-apa kepada jiwa kita. Yang demikian itu tidak akan menghasilkan cahaya di hati kita.

Apakah perlunya menghasilkan cahaya di hati kita lewat kegiatan dzikir, shalat dan ibadah-ibadah lainnya itu? Supaya, pancaran cahaya di hati kita mengimbas ke seluruh bio elektron di tubuh kita. Ketika cahaya tersebut mengimbas ke miliaran bio elektron di tubuh kita, maka tiba-tiba badan kita akan memancarkan cahaya tipis yang disebut ‘Aura’. Termasuk akan terpancar di wajah kita.

Cahaya itulah yang terlihat di wajah orang-orang beriman pada hari kiamat nanti. Aura yang muncul akibat praktek peribadatan yang panjang selama hidupnya, dalam kkhusyukan yang sangat intens. Maka Allah menyejajarkan atau bahkan menyamakan antara pahala dan cahaya, sebagaimana firman berikut ini.

QS. Al Hadiid (57) : 19
“… bagi mereka pahala dan cahaya mereka.”

Dan ternyata cahaya itu dibutuhkan agar kita tidak tersesat di Akhirat nanti. Orang-orang yang memililki cahaya tersebut dapat berjalan dengan mudah, serta memperoleh petunjuk dan ampunan Allah. Akan tetapi orang-orang yang tidak memiliki cahaya, kebingungan dan berusaha mendapatkan cahaya untuk menerangi jalannya.

QS. Al Hadiid (57) : 28
“.dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu.”


QS. Al Hadiid (57) 13
“Pada hati ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman : “Tunggulah kami, supaya kami bisa mengambil cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang, dan carilah sendiri cahaya (untukmu). “Lalu diadakanlah di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya ada siksa.”

QS. Ali lmraan (3) : 106 – 107
“Pada hari yang di waktu itu ada muka yang menjadi putih berseri dan ada Pula yang menjadi hitam muram. ‘Ada pun orang-orang yang hitam muram mukanya, (dikatakan kepada mereka) : kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.


“Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada di dalam rahmat Allah, mereka kekal di dalamnya.”

Jadi, selain wajah yang memancarkan cahaya, Allah juga memberikan informasi tentang orang-orang kafir yang berwajah hitam muram. Bahkan di QS. 10 : 27 dikatakan Allah, wajah mereka gelap gulita seperti tertutup oleh potongan-potongan malam.

Dalam konteks ini memang bisa dimengerti bahwa orang -orang kafir yang tidak pernah beribadah kepada Allah itu wajahnya tidak memancarkan aura. Sebab hatinya memang tidak pernah bergetar lembut. Yang ada ialah getaran-getaran kasar.

Semakin kasar getaran hati seseorang, maka semakin rendah pula frekuensi yang dihasilkan. Dan semakin rendah frekuensi itu, maka ia tidak bisa menghasilkan cahaya.

Bahkan kata Allah, di dalam berbagai firmanNya, hati yang semakin jelek adalah hati yang semakin keras, tidak bisa bergetar. Tingkatan hati yang jelek itu ada 5, yaitu :

  1. Hati yang berpenyakit (suka bohong, menipu, marah, dendam, iri, dengki dsb),
  2. Hati yang mengeras.
  3. Hati yang membatu.
  4. Hati yang tertutup. dan
  5. Hati yang dikunci mati oleh Allah.

Maka, semakin kafir seseorang, ia akan semakin keras hatinya. Dan akhirnya tidak bisa bergetar lagi, dikunci mati oleh Allah. Naudzu billahi min dzalik. Hati yang:seperti itulah yang tidak bisa memancarkan aura. Wajah mereka gelap dan muram.

QS. Az Zumaar (39) : 60
“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta kepada Allah, mukanya menjadi hitam.”

QS. Al An’aam (6) : 39
“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita.”

Seperti yang telah saya kemukakan di depan, bahwa ternyata kegelapan itu ada kaitannya dengan kemampuan indera seseorang ketika dibangkitkan. Di sini kelihatan bahwa orang-orang kafir itu dibangkitkan dalam keadaan tuli, bisu, buta, dan sekaligus berada di dalam kegelapan. Sehingga mereka kebingungan. Dan kalau kita simpulkan semua itu disebabkan oleh hati mereka yang tertutup dari petunjuk-petunjuk Allah swt.

QS. Al Hajj (22) : 8
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab yang bercahaya.”


QS. Al Maa’idah (5 ) : 16
“.dan (dengan kitab itu) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinNya.”


QS. Al A’raaf (7) : 157
“.dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.”


QS. An Nuur (24) : 40
“.dan barangsiapa tidak diberi cahaya oleh Allah, tidaklah ia memiliki cahaya sedikit pun.”


QS. At Tahriim (66) : 8
“Hai orang-orang yang beriman bertaubatlah kepada Allah, dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan para nabi dan orang-orang beriman yang bersama dengan dia, sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan : Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami, dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Wallahu alam Bishawawab..

NB. Lampiran

Definisi istilah-istilah Fisika :

A. Pengertian / Arti Definisi Getaran
Getaran adalah gerakan bolak-balik yang ada di sekitar titik keseimbangan di mana kuat lemahnya dipengaruhi besar kecilnya energi yang diberikan. Satu getaran frekuensi adalah satu kali gerak bolak-balik penuh.

B. Pengertian / Arti Definisi Frekuensi
Frekuensi adalah benyaknya getaran yang terjadi dalam kurun waktu satu detik. Rumus frekuensi adalah jumlah getaran dibagi jumlah detik waktu. Frekuensi memiliki satuan hertz / Hz

C. Pengertian / Arti Definisi Periode
Periode adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali getaran. Rumus untuk mencari periode adalah angka 1 dibagi jumlah frekuensi dengan satuan detik / sekon.

D. Pengertian / Arti Definisi Amplitudo
Amplitudo adalah jarak terjauh simpangan dari titik keseimbangan.

E. Pengertian Gelombang :
Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu medium. Pada gelombang yang merambat adalah gelombangnya, bukan zat medium perantaranya. Satu gelombang dapat dilihat panjangnya dengan menghitung jarak antara lembah dan bukit (gelombang tranversal) atau menhitung jarak antara satu rapatan dengan satu renggangan (gelombang longitudinal). Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam waktu satu detik.

F. Pengertian Energi
Energi dari suatu benda adalah ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk melakukan suatu usaha. Satuan energi adalah joule. Dalam ilmu fisika energi terbagi dalam berbagai macam/jenis, antara lain :

– energi potensial
– energi kinetik/kinetis
– energi panas
– energi air
– energi batu bara
– energi minyak bumi
– energi listrik
– energi matahari
– energi angin
– energi kimia
– energi nuklir
– energi gas bumi
– energi ombak dan gelombang
– energi minyak bumi
– energi mekanik/mekanis
– energi cahaya
– energi listrik
– dan lain sebagainya

A. Energi potensial atau Energi Diam
Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut. Energi potensial disebut juga dengan energi diam karena benda yang dalam keaadaan diam dapat memiliki energi. Jika benda tersebut bergerak, maka benda itu mengalami perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Contoh misalnya seperti buah kelapa yang siap jatuh dari pohonnya, cicak di plafon rumah, dan lain sebagainya.

Rumus atau persamaan energi potential :
Ep = m.g.h

keterangan
Ep = energi potensial
m = massa dari benda
g = percepatan gravitasi
h = tinggi benda dari tanah

B. Energi Kinetik atau Kinetis
Energi kinetik adalah energi dari suatu benda yang dimiliki karena pengaruh gerakannya. Benda yang bergerak memiliki energi kinetik.

Rumus atau persamaan energi kinetik :
Ek = 1/2.m.v^2

keterangan
Ep = energi kinetik
m = massa dari benda
v = kecepatan dari benda
v^2 = v pangkat 2

C. Hukum Kekekalan Energi
” Energi tidak dapat diciptakan dan juga tidak dapat dimusnahkan ”
Jadi perubahan bentuk suatu energi dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain tidak merubah jumlah atau besar energi secara keseluruhan.

Rumus atau persamaan mekanik (berhubungan dengan hukum kekekalan energi) :
Em = Ep + Ek

keterangan
Em = energi mekanik
Ep = energi kinetik
Ek = energi kinetik

Catatan :
Satuan energi adalah joule

Langkah Bijaksana itu Bermula dari Langkah Bodoh

Suatu hari ada seorang pria muda yang menyempatkan waktunya untuk menemui seorang bijak lestari yang ia yakini akan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terus bermain-main dikepalanya untuk sekian waktu tentang bagaimana agar dapat menyikapi kehidupan ini dengan lebih bijaksana..

karena ia paham betapa kebijaksanaan akan mempermudah hidupnya dan juga akan banyak membantunya dalam mencapai apapun dalam kehidupan ini ;

Setelah bertemu dengan seorang bijak lestari tersebut pria muda itu pun mulai bertanya :

”bagaimana anda menjadi begitu bijaksana?”

orang bijak itu pun menjawab ”dengan membuat pilihan-pilihan bijaksana,”

”Lalu bagaimana anda mengetahui itu adalah pilihan yang bijaksana?” balas pria muda itu.

Orang bijak itu pun kembali menjawab ”ah, karena pengalaman, tentu saja,”

Pria muda itu bertanya lagi ”bagaimana anda memperoleh pengalaman?”

”dengan membuat pilihan-pilihan yang buruk!” seru orang bijak itu.

>Intisari Materi (Ilusi Dunia)

>“Dunia Luar” dalam Otak Kita

Berdasarkan fakta-fakta fisik yang telah digambarkan sejauh ini, kita dapat meyimpulkan sebagai berikut: segala sesuatu yang kita lihat, sentuh, dengar dan indrakan sebagai “materi”, “dunia” atau “alam semesta” tidak lain hanya sinyal-sinyal listrik dalam otak kita.

Seseorang yang memakan buah pada hakikatnya tidak berhadapan dengan buah sebenarnya tetapi dengan persepsi tentang buah dalam otak. Objek yang dianggap sebagai buah oleh orang tersebut sebenarnya terdiri dari kesan-kesan elektris di dalam otak mengenai bentuk, rasa, bau dan tekstur buah. Jika saraf penglihatan yang terhubung ke otak tiba-tiba rusak, citra buah akan hilang secara tiba-tiba. Putusnya saraf yang menghubungkan sensor-sensor di hidung dengan otak akan mengganggu proses penciuman. Singkatnya, buah hanyalah interpretasi sinyal-sinyal listrik oleh otak.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah kesan jarak. Jarak, misalnya antara Anda dan buku ini, hanya perasaan hampa yang terbentuk di dalam otak. Objek yang tampak jauh dalam pandangan seseorang terbentuk juga di dalam otak. Sebagai contoh, seseorang yang melihat bintang-bintang di langit beranggapan bahwa bintang-bintang tersebut berada dalam jarak jutaan tahun cahaya darinya. Akan tetapi, apa yang dia “lihat” sebenarnya adalah bintang-bintang dalam dirinya sendiri, yaitu di dalam pusat penglihatannya. Ketika Anda membaca kalimat-kalimat ini, Anda sebenarnya tidak berada di dalam ruangan yang Anda kira, sebaliknya ruanganlah yang berada di dalam diri Anda. Karena melihat tubuh Anda, Anda jadi berpikir bahwa Anda berada di dalamnya. Akan tetapi, Anda harus ingat bahwa tubuh Anda juga sebuah citra yang dibentuk di dalam otak.

Hal yang sama berlaku pada semua persepsi Anda lainnya. Sebagai contoh, ketika Anda berpikir bahwa Anda mendengar suara televisi di kamar sebelah, Anda sebenarnya sedang mendengarkan suara tersebut di dalam otak Anda. Anda juga tidak dapat membuktikan bahwa kamar tersebut benar-benar ada di sebelah kamar Anda, atau bahwa suara televisi datang dari kamar tersebut. Baik suara yang Anda pikir datang dari jarak beberapa meter maupun bisikan seseorang di sebelah Anda, ditangkap oleh pusat pendengaran yang berukuran hanya beberapa sentimeter persegi di dalam otak Anda. Terlepas dari pusat persepsi ini, tidak ada konsep seperti kanan, kiri, depan atau belakang. Jadi suara tidak datang pada Anda dari kanan, kiri atau dari udara; tidak ada arah dari mana suara tersebut datang.

Aroma yang Anda tangkap demikian pula; tidak satu aroma pun yang sampai kepada Anda dari jarak jauh. Anda beranggapan bahwa hasil akhir yang terbentuk di dalam pusat penciuman adalah aroma objek di luar. Akan tetapi, sebagaimana citra mawar di dalam pusat penglihatan Anda, aroma bunga ini pun berada di dalam pusat penciuman; tidak ada mawar atau aromanya di luar.

“Dunia luar” yang ditunjukkan oleh persepsi kita hanya kumpulan sinyal listrik yang sampai pada otak kita. Sepanjang hidup kita, sinyal-sinyal ini diproses oleh otak dan kita hidup tanpa menyadari bahwa kita telah keliru menganggap sinyal-sinyal tersebut sebagai wujud asli objek-objek yang berada di “dunia luar”. Kita telah terpedaya karena kita tidak pernah dapat menjangkau materi itu sendiri dengan indra kita.

Lagi-lagi, otak kitalah yang menafsirkan dan memaknai sinyal-sinyal yang kita anggap sebagai “dunia luar”. Sebagai contoh, marilah kita perhatikan indra pendengaran. Sesungguhnya otak kitalah yang mengubah gelombang suara di “dunia luar” menjadi sebuah simfoni. Sehingga dapat dikatakan bahwa musik adalah persepsi yang dibuat oleh otak kita. Dengan cara yang sama, ketika kita melihat warna, apa yang sampai pada mata kita hanya sinyal-sinyal listrik dengan beragam panjang gelombang. Sekali lagi otak kitalah yang mengubah sinyal-sinyal ini menjadi warna. Tidak ada warna di “dunia luar”. Apel juga tidak merah, langit tidak biru atau pohon tidak hijau. Apel, langit dan pohon terlihat seperti itu hanya karena kita mengindranya seperti itu. “Dunia luar” sepenuhnya tergantung pada pengindraan seseorang.

Bahkan kerusakan kecil pada retina mata dapat menyebabkan buta warna. Ada orang yang menangkap warna biru sebagai hijau, ada yang menangkap merah sebagai biru dan ada pula yang melihat semua warna sebagai abu-abu dengan beragam intensitas. Dalam hal ini, tidak penting lagi apakah objek di luar berwarna atau tidak.
Pemikir terkemuka, Berkeley, juga mengungkapkan fakta ini:

Pada awalnya, dipercaya bahwa warna, aroma dan sebagainya “benar-benar ada”, tetapi berangsur-angsur pandangan seperti itu ditinggalkan, dan kemudian dipahami bahwa hal-hal tersebut tergantung pada pengindraan kita.5

Pengetahuan Manusia Yang Terbatas

Makna lain dari berbagai kenyataan yang telah dipaparkan sejauh ini adalah bahwa sebenarnya, pengetahuan manusia tentang dunia luar sungguh sangat terbatas.

Pengetahuan itu terbatas pada kelima indra kita, dan tidak ada bukti bahwa dunia yang kita kenali melalui kelima indra itu sama persis dengan dunia “yang sesungguhnya”.

Jadi, dunia tersebut bisa saja sangatlah berbeda dari apa yang kita kenali. Mungkin saja terdapat sangat banyak dimensi dan wujud lain yang belum kita ketahui. Sekalipun jika kita menjangkau titik-titik terjauh dari alam semesta, pengetahuan kita akan senantiasa tetap terbatas. Tuhan Yang Mahakuasa, Pencipta segala sesuatu, memiliki pengetahuan menyeluruh dan sempurna atas segala sesuatu yang, karena telah diciptakan Tuhan, mampu memiliki sebatas pengetahuan yang Dia izinkan.

Dalam hal ini, filsuf ilmu pengetahuan terkemuka, Bertrand Rusell, menulis:

Sentuhan yang terasa ketika kita menekan meja dengan jari-jari kita, yaitu gangguan elektris pada proton dan elektron di ujung jari kita. Menurut fisika modern, hal ini dihasilkan oleh kedekatan proton dan elektron pada meja. Jika gangguan elektris yang sama pada ujung jari kita ditimbulkan dengan cara lain, kita masih merasakan meja di ujung jari kita, walaupun meja tersebut tidak ada. 6

Memang kita mudah tertipu, mempercayai suatu persepsi walaupun dalam kenyataannya tidak ada materi yang berkaitan dengannya. Kita sering mengalami perasaan ini dalam mimpi. Dalam mimpi, kita mengalami kejadian, melihat orang, objek dan lingkungan yang tampak nyata. Tetapi semuanya hanya persepsi. Tidak ada perbedaan mendasar antara mimpi dan “dunia nyata”; keduanya dialami dalam otak.

Siapakah Sang Pelaku Pengindraan?
Seperti yang telah kita bahas sejauh ini, tidak ada keraguan terhadap fakta bahwa dunia yang kita pikir kita diami dan kita sebut “dunia luar” dibentuk di dalam otak kita. Akan tetapi, di sini muncul pertanyaan penting. Jika semua kejadian fisik yang kita ketahui, pada hakikatnya adalah persepsi, bagaimana dengan otak kita? Karena otak kita adalah bagian dari dunia fisik seperti halnya lengan, kaki atau objek lain, maka otak pun seharusnya merupakan persepsi seperti semua objek lainnya.

Sebuah contoh tentang mimpi akan membuat masalah ini menjadi lebih jelas. Mari kita pikirkan bahwa kita melihat mimpi dalam otak kita sesuai dengan apa yang telah dikatakan sejauh ini. Di dalam mimpi kita akan memiliki tubuh imajiner, lengan imajiner, mata imajiner dan otak imajiner. Jika selama mimpi kita ditanya “Di mana Anda melihat?”, kita akan menjawab “Saya melihat di dalam otak saya”. Meskipun sebenarnya tidak ada otak untuk kita bicarakan, hanya ada kepala imajiner dan otak imajiner. Yang melihat citra-citra ini bukan otak imajiner dalam mimpi, melainkan “sesuatu” yang jauh lebih superior daripadanya.

Kita tahu bahwa tidak ada perbedaan fisik antara situasi mimpi dan situasi yang kita sebut sebagai “kehidupan nyata”. Jadi ketika dalam setting yang kita sebut “dunia nyata” kita ditanya “di mana Anda melihat” maka jawaban “di dalam otak” sama tidak berartinya dengan contoh di atas. Pada kedua kondisi, entitas yang melihat dan merasa bukan otak, yang bagaimanapun hanya seonggok daging.

Sejauh ini, kita telah berbicara berulang-ulang tentang bagaimana kita menyaksikan sebuah salinan dari dunia luar di dalam otak kita. Satu makna pentingnya adalah bahwa kita tidak pernah dapat merasakan dunia luar sebagaimana yang sesungguhnya.

Kenyataan berikutnya, dan yang tidak kalah penting adalah bahwa “wujud mandiri [kesadaran]” di dalam otak kita yang menyaksikan dunia ini tidaklah mungkin otak itu sendiri, yang menyerupai perangkat komputer terpadu: mengolah data yang sampai kepadanya, menerjemahkan ke dalam gambar, dan menampilkannya pada layar. Namun sebuah komputer tidak mampu menyaksikan wujudnya sendiri, tidak pula komputer itu sadar akan keberadaannya.

Ketika otak dianalisa, yang ditemukan hanya lipida dan protein, molekul yang juga terdapat pada organisme lain. Berarti di dalam sepotong daging yang kita sebut “otak”, tidak ada apa pun yang dapat digunakan untuk mengamati citra, membangun kesadaran atau mencipta seseorang yang kita sebut “saya”.

R. L. Gregory merujuk kekeliruan yang dilakukan orang-orang berkaitan dengan persepsi citra di dalam otak:

Ada godaan, yang harus dihindari, untuk mengatakan bahwa mata menghasilkan gambar di dalam otak. Gambar di dalam otak berarti memerlukan sejenis mata internal untuk melihatnya — tetapi mata internal ini akan memerlukan mata lain lagi untuk melihat gambarnya… dan seterusnya tanpa akhir antara mata dan gambar. Ini benar-benar absurd. 7

Fakta inilah yang menempatkan materialis — yang tidak mempercayai apa pun kecuali materi sebagai kebenaran — dalam kesulitan. Milik siapakah “mata di dalam” yang melihat, yang memahami apa yang dilihatnya dan bereaksi?

Karl Pribram juga menyoroti pertanyaan tentang siapakah sang pelaku pengindraan tersebut, suatu pertanyaan penting di dunia ilmu pengetahuan dan filsafat:

Sejak zaman Yunani, filsuf-filsuf telah berpikir tentang “hantu di dalam mesin”, “orang kecil di dalam orang kecil” dan seterusnya. Di manakah “saya”, orang yang menggunakan otaknya? Siapakah dia yang menyadari tindakan memahami? Seperti dikatakan Saint Francis of Assisi: “Yang kita cari adalah siapa yang melihat.” 8

Sekarang mari kita renungkan: buku di tangan Anda, ruangan di mana Anda berada, singkatnya, semua citra di depan Anda dilihat di dalam otak. Apakah atom-atom yang melihat citra ini? Atom yang buta, tuli, dan tidak memiliki kesadaran? Apakah tindakan kita berpikir, memahami, mengingat, merasa senang, merasa tidak bahagia dan semua hal lainnya terdiri atas reaksi elektrokimia antara atom-atom ini?

Ketika kita memikirkan pertanyaan ini, kita melihat bahwa mencari kehendak dalam atom adalah tidak masuk akal. Jelas bahwa sesuatu yang melihat, mendengar dan merasa adalah wujud supramaterial. Wujud ini “hidup” dan dia bukan materi atau citra materi. Wujud ini berhubungan dengan persepsi di depannya dengan menggunakan citra tubuh kita.

Wujud ini adalah “jiwa”.

Wujud berakal yang menulis dan membaca kalimat-kalimat ini bukan kumpulan atom dan molekul — serta reaksi kimia di antaranya — melainkan sebuah “jiwa”.

Wujud Mutlak yang Nyata

Semua fakta ini membawa kita langsung pada pertanyaan yang sangat penting. Jika sesuatu yang kita akui sebagai dunia materi hanya terdiri dari persepsi-persepsi yang dilihat oleh jiwa, lalu apa sumber persepsi-persepsi ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mempertimbangkan fakta berikut: materi tidak memiliki kemampuan untuk mengatur eksistensinya sendiri. Karena materi adalah sebuah persepsi, maka materi bersifat “artifisial”. Keberadaan persepsi ini harus disebabkan oleh kekuatan lain, yang berarti bahwa persepsi sebenarnya diciptakan. Selain itu, penciptaan ini harus kontinu. Jika tidak ada penciptaan kontinu dan konsisten, maka apa yang kita sebut materi akan menghilang dan musnah. Mirip dengan televisi, di mana sebuah gambar akan ditayangkan selama sinyal dipancarkan.

Jadi siapa yang membuat jiwa kita melihat bintang, bumi, tanaman, orang, badan kita dan semua yang kita lihat?

Sangat jelas bahwa ada Pencipta Agung, yang telah menciptakan seluruh dunia materi, yaitu kumpulan persepsi, dan yang meneruskan penciptaan-Nya tiada henti. Karena Pencipta ini menunjukkan penciptaan yang demikian hebat, Dia pasti memiliki daya dan kekuatan abadi.

Pencipta ini mengenalkan diri-Nya kepada kita. Dia telah meurunkan sebuah kitab dalam semesta pengindraan yang telah diciptakan-Nya. Melalui kitab tersebut Dia telah menggambarkan diri-Nya sendiri, alam semesta dan alasan keberadaan kita.

Pencipta ini adalah Allah dan nama kitab-Nya adalah Al Quran.

Fakta bahwa langit dan bumi atau alam semesta tidak kekal, bahwa keberadaannya dimungkinkan hanya oleh penciptaan Allah dan bahwa alam semesta akan musnah ketika Dia mengakhiri penciptaan ini.

Jika Tuhan tidak berkehendak menampilkan gambar dunia ini kepada otak kita, maka seluruh alam semesta tidak akan ada lagi untuk kita, dan kita tidak akan pernah mampu menjangkaunya.

Kenyataan bahwa kita tidak pernah mampu berhubungan langsung dengan alam semesta yang bersifat materi ini juga menjawab pertanyaan “Di mana Tuhan?” yang menyibukkan pemikiran banyak orang.

Sebagaimana telah dijelaskan pada bagian awal, banyak orang tidak memiliki pemahaman yang benar tentang Allah sehingga mereka membayangkan-Nya sebagai suatu wujud yang ada di suatu tempat di langit dan tidak sepenuhnya mencampuri urusan duniawi. Dasar logika ini sebenarnya terletak pada pemikiran bahwa alam semesta adalah kumpulan materi dan Allah berada di “luar” dunia materi ini, yaitu di tempat yang sangat jauh. Pada agama-agama palsu, kepercayaan terhadap Allah terbatas pada pemahaman ini.

Akan tetapi, persis sebagaimana ketidakmampuan kita bersentuhan langsung dengan alam semesta yang bersifat materi ini, tidak pula kita mampu memiliki pengetahuan menyeluruh tentang intisari alam semesta tersebut. Semua yang kita tahu adalah keberadaan Pencipta Yang memunculkan segala sesuatu ini menjadi ada—dengan kata lain, Tuhan. Untuk mengungkapkan kebenaran itu, para ulama Islam seperti Imam Rabbani telah berkata bahwa satu-satunya wujud mutlak adalah Tuhan; dan segala sesuatu lainnya, kecuali Dia, hanyalah wujud bayangan [maya/fana].

Karena masing-masing wujud material adalah persepsi, mereka tidak dapat melihat Allah; tetapi Allah melihat materi yang Dia ciptakan dalam segala bentuknya. Dalam Al Quran, fakta ini dinyatakan dengan: “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Anaam, 6: 103).

Kita tidak dapat menangkap keberadaan Allah dengan mata kita, tetapi Allah secara menyeluruh meliputi diri kita, baik bagian dalam maupun bagian luar, termasuk penglihatan dan pemikiran kita. Kita tidak dapat mengucapkan satu kata atau menarik satu napas pun kecuali dengan pengetahuan-Nya.

Ketika seseorang berpikir bahwa tubuhnya tersusun atas “materi”, dia tidak dapat memahami fakta penting tersebut. Jika dia menjadikan otaknya sebagai “dirinya”, maka tempat yang dia maksud sebagai luar hanyalah 20-30 senti-meter darinya. Namun, ketika dia memahami bahwa materi sebenarnya tidak ada dan bahwa segala sesuatu hanya imajinasi, maka pengertian seperti luar, dalam atau dekat akan kehilangan arti. Allah meliputinya dan Dia “sangat dekat” dengannya.

Allah memberitahu manusia bahwa Dia berada sangat dekat dengan mereka melalui ayat “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat…” (QS. Al Baqarah, 2: 186). Ayat lain berkaitan dengan fakta yang sama: “Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: ‘Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia’.” (QS. Al Isra, 17: 60).

Manusia keliru dengan berpikir bahwa wujud yang terdekat dengannya adalah dirinya sendiri. Allah sebenarnya lebih dekat dengan kita dari-pada kita sendiri. Sebagaimana disampaikan dalam ayat tersebut, orang-orang hidup tanpa menyadari fakta luar biasa ini karena mereka tidak melihat dengan mata mereka.

Sebaliknya, manusia yang hanya berupa wujud bayangan tidak mungkin memiliki kekuatan dan kehendak lepas dari Allah. Allah memberi wujud bayangan ini perasaan bahwa dirinyalah yang melempar. Dalam kenyataannya, Allah yang melakukan semua tindakan. Jadi jika seseorang beranggapan bahwa apa yang diperbuatnya adalah perbuatan dirinya sendiri, sebenarnya ia menipu dirinya.

Ini adalah kenyataan. Seseorang mungkin tidak mau mengakui kenyataan ini dan berpikir bahwa dirinya adalah wujud yang tidak bergantung kepada Allah; namun sikap ini tidak mengubah apa pun.

Segala Sesuatu yang Anda Miliki pada Hakikatnya Adalah Ilusi

Sebagaimana terlihat dengan jelas, merupakan fakta ilmiah dan logis bahwa “dunia luar” tidak memiliki realitas materialistis tetapi merupakan kumpulan citra yang dihadapkan secara terus-menerus kepada jiwa kita oleh Allah. Akan tetapi, orang biasanya tidak memasukkan, atau cenderung tidak mau memasukkan segala sesuatu ke dalam konsep “dunia luar”.

Jika Anda memikirkan hal ini dengan tulus dan berani, Anda akan menyadari bahwa rumah, perabotan di dalamnya, mobil yang mungkin baru saja dibeli, kantor, perhiasan, rekening di bank, koleksi pakaian, suami atau istri, anak-anak, rekan sejawat, dan semua yang Anda miliki sebenarnya termasuk dalam dunia luar imajiner yang diproyeksikan kepada Anda. Segala sesuatu yang Anda lihat, dengar, atau cium — singkatnya, Anda tangkap dengan kelima indra adalah bagian dari “dunia imajiner” ini. Suara penyanyi favorit Anda, kerasnya kursi yang Anda duduki, parfum yang aromanya Anda suka, matahari yang menghangatkan tubuh Anda, bunga dengan warna yang indah, burung yang terbang di depan jendela Anda, speedboat yang bergerak cepat di atas air, kebun Anda yang subur, komputer yang Anda gunakan di tempat kerja, hi-fi dengan teknologi tercanggih di dunia….

Ini adalah kenyataan, karena dunia ini hanyalah kumpulan citra yang diciptakan untuk menguji manusia. Manusia diuji sepanjang hidupnya yang terbatas dengan persepsi-persepsi yang tidak mengandung realitas. Persepsi-persepsi ini sengaja dihadirkan secara menggoda dan memikat.

Sebagian besar orang mengabaikan agamanya karena daya tarik kekayaan, rumah, timbunan emas dan perak, uang, perhiasan, rekening bank, kartu kredit, lemari penuh dengan pakaian, mobil model terbaru; singkatnya, semua bentuk kemakmuran yang mereka miliki atau mereka usahakan untuk memilikinya. Orang-orang seperti ini hanya memikirkan dunia ini dan melupakan hari akhir. Mereka tertipu oleh wajah dunia yang cantik dan gemerlap ini, dan tidak menegakkan shalat, memberi sedekah kepada kaum miskin, melakukan ibadah yang akan membuat mereka bahagia di hari akhir. Mereka mengatakan, “Masih ada yang harus saya kerjakan”, “Saya memiliki cita-cita”, “Saya punya tanggung jawab”, “Saya tidak punya banyak waktu”, “Saya harus menyelesaikan pekerjaan”, “Saya lakukan nanti saja”. Mereka mengisi hidup dengan berusaha hanya untuk bahagia di dunia ini.

Fakta yang kami gambarkan dalam bab ini, yaitu bahwa segala sesuatu adalah citra, merupakan hal yang sangat penting karena implikasinya membuat semua nafsu dan batas-batas menjadi tidak berarti. Pembuktian fakta ini memperjelas bahwa segala sesuatu yang dimiliki dan diusahakan orang, kekayaan yang diperoleh dengan tamak, anak-anak yang mereka banggakan, suami atau istri yang mereka anggap sebagai bagian terdekat, teman-teman mereka, tubuh mereka, kedudukan tinggi yang mereka pertahankan, sekolah yang telah mereka ikuti, liburan yang mereka lalui: semuanya hanyalah ilusi. Oleh karena itu, semua usaha yang dikerahkan, waktu yang dihabiskan serta ketamakan mereka, terbukti tidak berguna.

Itulah mengapa sebagian orang secara tidak sadar mempermainkan diri sendiri ketika mereka membanggakan kekayaan dan harta, atau “kapal pesiar, helikopter, pabrik, perusahaan, rumah dan tanah” mereka, seolah-olah semuanya benar-benar ada. Orang-orang kaya ini dengan bangga bepergian dengan kapal pesiar mereka, memamerkan mobil-mobil mereka, terus membicarakan kekayaan mereka, menganggap bahwa jabatan menempatkan status mereka lebih tinggi dari orang lain, dan terus berpikir bahwa mereka sukses karena semua itu. Orang-orang ini seharusnya memikirkan status apa yang akan mereka dapati bagi diri mereka setelah menyadari bahwa kesuksesan itu bukan apa-apa melainkan ilusi belaka.

Dalam kenyataannya, pemandangan ini sering terlihat dalam mimpi pula. Dalam mimpi, mereka pun memiliki rumah, mobil balap, perhiasan sangat mahal, gulungan uang, serta timbunan emas dan perak. Dalam mimpi, mereka juga menempati status sosial tinggi, memiliki pabrik dengan ribuan pekerja, memiliki kekuasaan untuk mengatur banyak orang, berpakaian yang membuat setiap orang kagum. Seperti halnya membanggakan kepemilikan dalam mimpi membuat seseorang menjadi bahan ejekan, ia pasti akan dipermalukan juga jika membanggakan citra yang dilihatnya di dunia ini. Bagaimanapun juga, baik yang dilihatnya dalam mimpi maupun yang dimilikinya di dunia ini hanyalah citra dalam otak.

Sama halnya, cara orang bereaksi terhadap kejadian-kejadian yang dialami di dunia akan membuat mereka malu ketika menyadari kenyataan sebenarnya. Mereka yang saling bertengkar sengit, berteriak-teriak marah, menipu, menerima suap, terlibat pemalsuan, berbohong, rakus menimbun uang, berbuat salah terhadap orang lain, memukul dan mengutuk orang lain, menjadi penindas, berambisi pada pekerjaan dan status, iri hati, pamer, menganggap diri sendiri suci, dan sebagainya, akan malu ketika menyadari bahwa mereka telah melakukan semua perbuatan ini dalam mimpi.

Karena Allah lah yang menciptakan semua citra ini. Dia lah pemilik akhir segala sesuatu. Menyingkirkan agama demi nafsu imajiner adalah kebodohan besar yang menyebabkan hilangnya kesempatan untuk kehidupan penuh berkah di surga.

Sampai tahap ini, ada satu hal yang harus dipahami dengan baik: di sini tidak dikatakan bahwa fakta yang Anda hadapi menyatakan “semua kepemilikan, kekayaan, anak, suami/istri, teman-teman, status yang menjadikan Anda kikir akan lenyap cepat atau lambat, dan oleh karena itu, semuanya tidak berarti”. Yang tepat adalah bahwa “semua hal yang tampaknya Anda miliki sebenarnya tidak ada sama sekali, seluruhnya hanya sebuah mimpi dan tersusun atas citra yang diperlihatkan Allah untuk menguji Anda”. Bisa Anda lihat, ada perbedaan besar antara kedua pernyataan di atas.

Meskipun seseorang tidak langsung mau mengakui fakta ini dan lebih suka menipu diri sendiri dengan berasumsi bahwa segala sesuatu yang dimilikinya benar-benar ada, pada akhirnya ia akan mati dan segala sesuatu akan menjadi jelas pada saat ia diciptakan kembali di hari akhir nanti. Akan tetapi, jika ia menghabiskan waktu hidupnya mengejar tujuan-tujuan imajiner, ia akan berharap tidak pernah menjalani hidup tersebut .

Apa yang harus dilakukan oleh manusia bijak, di lain pihak, adalah mencoba memahami kenyataan terbesar alam semesta di sini, di dunia ini, ketika ia masih memiliki waktu. Jika tidak, ia hanya akan menghabiskan hidupnya untuk mengejar mimpi dan menghadapi hukuman pedih di akhirat kelak.

Logika Pendek Materialis

Sejak awal bab ini, dengan jelas dinyatakan bahwa materi bukan wujud mutlak seperti yang dikatakan materialis, melainkan kumpulan rasa yang diciptakan Allah. Materialis menolak mentah-mentah realitas yang merusak filsafat mereka dan mengajukan antitesis yang tidak berdasar.

Sebagai contoh, salah satu pendukung filsafat materialisme abad ke-20, seorang Marxis tulen bernama George Politzer memberikan “contoh bis” sebagai “bukti terkuat” keberadaan materi. Menurutnya, filsuf-filsuf yang berpikir bahwa materi adalah persepsi, akan lari ketika mereka melihat bis (yang akan menabrak mereka), dan ini bukti eksistensi fisik materi.9

Ketika seorang materialis terkenal lainnya, Johnson, diberitahu bahwa materi hanya kumpulan persepsi, dia mencoba “membuktikan” eksistensi fisik batu dengan menendangnya.10

Contoh serupa diperlihatkan oleh Friedrich Engels, pembimbing Politzer dan pendiri materialisme dialektik bersama Marx. Ia pernah menulis “jika kue yang kita makan hanya persepsi, maka kue itu tidak akan menghilangkan rasa lapar kita”.11

Masih banyak contoh dan kalimat kasar lainnya seperti “Anda akan mengerti eksistensi materi setelah Anda ditampar” dalam buku-buku materialis terkenal seperti Marx, Engels, Lenin dan lainnya

Kekacauan pemahaman yang menyebabkan materialis memberikan contoh-contoh di atas adalah karena penjelasan “materi adalah persepsi” dipahami sebagai “materi adalah permainan cahaya”. Mereka berpikir bahwa konsep persepsi hanya pada penglihatan dan bahwa persepsi seperti sentuhan memiliki korelasi fisik. Contoh bis yang menabrak orang membuat mereka berkata, “Lihat, terjadi tabrakan, jadi itu bukan persepsi”. Mereka tidak memahami bahwa semua persepsi yang dialami dalam tabrakan bis seperti hantaman, benturan, dan rasa sakit terbentuk dalam otak.

Mimpi sebagai Contoh

Contoh terbaik untuk menjelaskan realitas ini adalah mimpi. Seseorang dapat mengalami kejadian yang sangat nyata dalam mimpinya. Dia bisa jatuh dari tangga sehingga kakinya patah, mengalami kecelakaan mobil yang fatal, tergilas bis, atau makan kue dan merasa kenyang. Kejadian-kejadian dalam kehidupan sehari-hari itu juga dialami dalam mimpi secara meyakinkan dan menimbulkan perasaan yang sama pula.

Seseorang yang bermimpi bahwa dirinya tertabrak bis dapat membuka matanya kembali di rumah sakit masih dalam mimpinya dan menyadari bahwa dirinya cacat, tetapi semuanya hanya mimpi. Dia juga bisa bermimpi bahwa dia meninggal dalam sebuah tabrakan mobil, malaikat maut mengambil jiwanya, dan kehidupannya di alam baka dimulai. (Kejadian yang sama dialami dengan cara yang sama dalam kehidupan ini, yang sebenarnya hanya persepsi seperti mimpi tersebut.)

Orang ini dengan sangat jelas menangkap citra, suara, rasa benturan, cahaya, warna, dan semua perasaan lain yang berkaitan dengan kejadian yang dialaminya di dalam mimpi. Persepsi yang diterima dalam mimpinya sama wajarnya dengan persepsi dalam kehidupan “nyata”. Kue yang dimakannya di dalam mimpi mengenyangkannya, meskipun kue tersebut hanya persepsi, sebab rasa kenyang pun merupakan persepsi. Padahal pada saat itu, dalam kenyataan, orang ini sedang berbaring di tempat tidur. Sebenarnya tidak ada tangga, lalu lintas, dan bis. Orang yang bermimpi mengalami serta melihat persepsi dan perasaan yang tidak ada di dunia luar. Kenyataan bahwa di dalam mimpi, kita mengalami, melihat, dan merasakan kejadian-kejadian tanpa korelasi fisik dengan “dunia luar”, secara jelas mengungkapkan bahwa “dunia luar” sebenarnya hanya terdiri dari persepsi-persepsi.

Mereka yang meyakini filsafat materialisme, dan terutama penganut Marxisme, menjadi sangat marah ketika kenyataan ini diungkapkan. Mereka mengutip contoh-contoh pemikiran dangkal dari Marx, Engels, atau Lenin dan membuat pernyataan yang emosional.

Akan tetapi, orang-orang ini mesti berpikir bahwa mereka juga dapat membuat pernyataan ini di dalam mimpi mereka. Dalam mimpi, mereka juga dapat membaca “Das Kapital”, menghadiri pertemuan, berkelahi dengan polisi, terkena pukulan di kepala, bahkan merasakan sakit pada luka-luka mereka. Ketika mereka ditanya dalam mimpi, mereka akan berpikir bahwa apa yang mereka alami dalam mimpi juga terdiri atas “materi absolut”— sebagaimana mereka menganggap segala sesuatu yang mereka lihat ketika bangun adalah “materi absolut”. Akan tetapi, baik dalam mimpi atau dalam kehidupan sehari-hari, semua yang mereka lihat, alami atau rasakan hanya terdiri atas persepsi-persepsi.

By. Harun Yahya