>Prinsip Milliarder ke 16: Imajinasi Lebih Unggul Dari Kemauan.

>


Prinsip ke 16: Imajinasi Lebih Unggul Dari Kemauan.

Dikatakan oleh seorang dokter Perancis yang bernama EMILE QUE: “Ketika kemauan bertentangan dengan imajinasi, pasti imajinasi yang lebih unggul”. Dalam bukunya One Minute Millionaire oleh Mark Victor Hansen, menjelaskan dengan sangat baik. Diberi contoh: Ketika seorang anak diberitahu: “Tidak ada monster dikolong. Tenang saja, tidak ada monster dikolong tempat tidur”. Tetapi ketika lampunya dipadamkan, imajinasinya menggila dan akhirnya anak tadi ketakutan. Nah kalo Anda ingin menenangkan anak tadi, Anda akan lebih sukses kalau kita menggunakan imajinasi ketimbang logika. Anda bisa ngomong: “Jangan khawatir sayang, monster – monster di rumah kita bukan tipe monster yang melukai anak – anak. Ayah ibu hanya membiarkan masuk monster – monster yang melindungi anak -anak. Tenang saja, yang dibawah ini adalah yang sangat baik yang akan melindungi kamu”.Kita yang dewasa pun tidak ada bedanya, dan monster yang kita bayangkan itupun tidak kalah menyeramkan dibanding monster pada waktu kita kecil. Pernahkah Anda berpikir begini: “saya tahu kalau saya kenalan dengan orang ini, hidup saya bisa jadi lebih sukses”. Tapi kemudian Anda menahan diri, Anda takut ditolak. Tentu kita semua pernah melakukan.Ini yang terjadi: kita benci sekali tampak seperti orang bodoh, kita benci sekali ditolak. Tapi kesakitan ditolak ini hanya imajinasi saja. Nah kalau imajinasi kita adalah ditolak seperti itu, ubahlah imajinasi itu. Kita bisa bayangkan bahwa ternyata kalau kita diterima, ternyata kita nikmat sekali. Dan kalo kita bayangkan ditolak, kita bayangkan “Ah cuma biasa saja”, atau”Kalau ditolak saya senyum saja dan dia juga tersenyum”atau bayangkan “kalau ditolakpun, dia akan menolaknya juga sangat lembut”. Setelah itu kita bayangkan juga kalau dia menerima: “Wow, kita akan sangat – sangat sukses, dan sangat – sangat luar biasa sukses jauh dari hari ini”, maka kita akan berani minta bantuan, kita akan berani mengajukan kerjasama dengan orang – orang terbaik di dunia, dan kita berani belajar dari orang – orang yang terbaik di dunia. Jadi sesuai dengan prinsip ke – 16 ini bahwa imajinasi lebih unggul dari kemauan, maka mari kita bayangkan skenario yang terbaik, film – film yang terbaik, proyeksikan hasil – hasil yang sebaik mungkin. Dengan imajinasi seperti itu kita menjadi lebih bersemangat.

DOWNLOAD FILE

Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution
Iklan

>Prinsip Milliarder ke 17 : Pertanyaan Yang Benar

>

Prinsip ke 17 : Pertanyaan Yang Benar 

Menghasilkan Jawaban Yang Benar.
Kenapa orang takut dan mempunyai imajinasi yang salah? Sering kali karena mereka bertanya dengan cara yang salah, akibatnya imajinasi yang salah keluar. Contohnya: Ketika orang memulai bisnis, dia tahu bahwa dia suka sekali bisnis ini. Dia tahu sekali bahwa dia bisa belajar dan bahkan dia sudah belajar dari yang terbaik di bisnis ini. Tapi ketika dia mau melangkah….Dia takut – takut. Kenapa kok dia takut? Kenapa kok dia membayangkan imajinasi yang salah, yang menakutkan? Karena dia sering kali didalam otaknya bertanya sesuatu hal yang salah.Contohnya: Dia bertanya “kalo nanti gagal dimana yah? Kalo nanti ditipu bagaimana yah? Kalo nanti karyawannya curang bagaimana yah?” Dengan pertanyaan2 semua ini, langsung keluar imajinasinya. “Kalo gagal gimana yah? Kalo rugi bagaimana yah?” Akibatnya dia takut.
Nah supaya imajinasi kita benar, bertanyalah dengan benar. Pertanyaan yang benar menghasilkan jawaban yang benar. Kita tanya kepada diri kita “kalo saya tidak mulai hari ini, rugi nya apa? Kalo saya mulai hari ini, untungnya apa?”Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi apa yang harus saya siapkan? Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi siapa yang harus saya ajak kerjasama? Supaya kemungkinannya berhasil lebih tinggi, apa yang harus saya pelajari terlebih dahulu?Dengan pertanyaan -pertanyaan ini, jadi kita jauh lebih siap dan kita tetap berani melangkah. Ketakutan itu selalu akan ada, kekhawatiran itu selalu akan ada, keraguan akan selalu ada, kamalasan akan selalu ada. Tapi orang yang sukses, walaupun dia ragu – ragu, walaupun dia malas, walaupun dia khawatir, walaupun dia takut, Dia tetap take action. Dia tidak membiarkan ketakutannya menghentikan dia. Dengan Ketakutan ini membuat kita jadi lebih waspada. Dengan cara bertanya seperti tadi akan mengakibatkan kita jauh lebih siap, dan akhirnya kita jauh lebih sukses, bukannya menghentikan.
Contoh berikutnya “Tentang bagaimana pertanyaan akan membimbing kita, akan membawa hasil yang besar “Ketika saya mempunyai penghasilan sekian, Misalnya sebut kata A rupiah. Saya selalu tanya: “kalo saya bisa mencapai A dalam waktu 1 tahun, kenapa tidak dalam 1 bulan? Bagamana caranya bisa mencapai A ini dalam waktu 1 bulan? Ketika A dalam 1 bulan saya challenge, saya tantang diri saya sendiri.Bagaimana A ini saya bisa dapatkan dalam waktu 1 hari? Caranya? Nah ketika otak kita dipaksa berpikir seperti itu, dan hasilnya sangat mengagumkan, keluarlah begitu banyaknya kreatifitas sehingga saya bisa mencapai apa yang saya hasilkan dalam waktu 1 tahun, sekarang bisa dihasilkan dalam waktu 1 hari.Saya tanya “Saya harus belajar apa? Siapa yang sudah bisa? Siapa yang punya penghasilan seperti ini? Kemudian siapa yang bisa membantu saya?”Dengan pertanyaan – pertanyaan seperti ini. Mendadak saya menemukan partner – partner yang tepat, saya menemukan cara – cara yang tepat, saya menemukan ilmu – ilmu yang tepat. Jadi, Selalu Challenge (tantang) diri Anda, TANYA untuk jadi lebih baik.
Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution

>Prinsip Milliarder ke 18 : Value

>

Prinsip ke 18: Apapun Yang Terjadi Di Dunia Ini,

Tidak Ada Artinya Sampai Kita Yang Memberi Arti.
Berikut contoh favorit saya: “Ada 2 orang wanita di Amerika dan diperkosa oleh 4 orang”. Yang satu memberi arti bahwa ini adalah “hukuman Tuhan, saya dikotorin, saya tidak ada artinya, sekarang saya jadi sampah”. Kalo dia memberi arti seperti itu, apa yang akan dia lakukan? Betul sekali, dia bunuh diri.Sedangkan yang kedua sama – sama diperkosa tapi dia memberi arti yang berbeda. Dia memberi arti begini: “Ini merupakan panggilan Tuhan, saya tahu kejadiannya ini tidak baik. Tapi pasti Tuhan menginginkan saya menjadi lebih baik karena kejadian yang tidak baik ini”. Dia beri arti apa? “Saya harus belajar beladiri”. Dia memberi arti apa? “Saya harus perhatiin orang banyak, saya harus mengajarkan beladiri kepada wanita yang lain”. Dia keliling dunia, dia belajar bagaimana caranya beladiri, dan kemudian dia pulang ke Amerika, dan dia mendirikan satu organisasi yang namanya Woman Self Defence. Dia menikah, dia bahagia dan dia tidak pernah mengingkari bahwa dia pernah diperkosa. Tapi dalam hal ini dia malah menjadi lebih baik dan lebih baik dalam hidupnya dia, karena dia memberi arti yang membuat dia menjadi lebih baik. Apapun yang terjadi didunia ini, tidak ada artinya sampai kita yang memberi arti. Jadi pastikan, entah kegagalan kita, ataupun ceritanya, cerita – cerita jelek ini yang terjadi, atau suatu hal yang tidak baik, yang pasti selalu ada dalam hal hidup ini, kejadian – kejadian yang kita tidak inginkan. Pastikan kita memberi arti terhadap kejadian tadi sehingga kita besok menjadi lebih baik karena kejadian hal itu. Kasih bimbing pakai pertanyaan seperti jurus yang ke 17 tadi: “Apa yang harus pelajari dari kejadian ini, yang akan membuat saya besok jadi yang lebih baik?”. Atau kita harus tanya “Apa yang harus kita pelajari karena kejadian ini yang akan membuat saya besok jadi yang lebih baik, lebih kuat, lebih hebat, lebih kaya, lebih harmonis, atau lebih apapun?”

Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution

>Prinsip Milliarder ke 19 : Harmony

>


Prinsip ke 19: Harmoniskan 3 Hal Ini Antara
Keinginan, Keyakinan Dan Cara Kerja.
Untuk menjadi milyarder mencerahkan, kita perlu harmonis antara keinginan, keyakinan dan cara kerja
Nomor 1: untuk menjadi kaya, kita harus sudah sangat – sangat memastikan bahwa kita harus
menginginkan kekayaan kita tadi. 
Nomor 2: Bahwa kita benar – benar mempunyai keyakinan-keyakinan yang tepat. Salah satu contoh: Ketika orang mempunyai money blue print, atau mempunyai keyakinan yang salah di dalam hatinya dia, bahwa: “Orang kaya itu adalah pelit, orang kaya itu adalah kikir, orang kaya itu adalah sengsara”, akibatnya dia itu tidak mau kaya, karena otaknya hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara. Atau dia bisa ngomong bahwa “orang kaya itu pasti dengan cara merugikan orang lain”.
Saya beri contoh misalnya: Pada waktu ketika saya pindah rumah ke yang luar biasa bagi orang rata -rata, terus kemudian juga punya mobil ganti – ganti, bukan ganti tapi tambah baru – tambah baru dan bagus – bagus, dan saya masih tinggal dirumah yang lama. Di rumah yang lama, mendadak tetangga saya tanya kepada supir saya “Eh itu Pak Tung itu kok mendadak bisa kaya itu, apa korupsi yah ?” Nah ini keyakinannya dia, dia tanpa sadar punya keyakinan: “Oh orang yang kaya itu pasti karena korupsi. Nah karena saya tidak korupsi, pantesan saya tidak kaya”. Ini keyakinannya dia. Kalo dia mempunyai keyakinan seperti itu bahwa yang kaya itu harus melalui korupsi dan dia tidak suka korupsi, maka Dia merasa pantas dirinya miskin, dia menerima dirinya bahwa miskin.
Nah keyakinan ini harus menjadi identitas. Identitas itu adalah penerimaan diri bahwa kita layak kaya dan kita sudah ditakdirkan oleh Tuhan untuk menjadi kaya, kaya yang membawa berkat untuk orang banyak, kaya yang mencerahkan, kaya yang membuat orang lain menjadi kaya, kaya yang membuat orang lain hidupnya jadi lebih mudah, kaya yang membuat orang lain hidupnya jadi lebih semangat, lebih sehat, lebih baik, hubungannya dengan familynya jadi lebih harmonis, apapun. Jadi intinya kita menjadi lebih kaya karena membuat orang lain jadi lebih baik.
Dan berikutnya yang ke 3 adalah cara kerja. Cara kerja ini juga sama persis, kalo cara kerja nya dia tidak yakin bahwa itu baik dan sesuai dengan keyakinannya untuk mencapai keinginan nya, Dia susah sekali menjadi kaya dibidang ini. Saya pribadi ketika misalnya harus membuat orang lain menjadi rugi, saya tidak senang sekali, saya tidak mau membuat orang lain ikut. Walaupun dalam lingkungan hari ini saya mempunyai teman – teman yang jago goreng saham dan ngajak, “ayo kita goreng sahamnya, nilai sahamnya nya akan jadi tinggi sekali dan kemudian kita jual dan kemudian kita keluar dan kita kaya”.Bagi saya, saya susah sekali kaya dengan seperti itu, cara kerja yang berbeda karena tidak sesuai dengan keyakinan saya. Saya mau bahwa kaya dengan cara membuat nilai tambah untuk orang yang banyak. Dan Anda harus selaras cara kayanya, dan Anda yakini ini bahwa cara kaya ini adalah yang positif untuk orang banyak dan lakukan! Jadi, Anda harus memiliki keyakinan bahwa Anda layak untuk jadi kaya dan Anda ditakdirkan secara identitas bahwa Anda pasti kaya, dan keinginan Anda kaya juga benar, bahwa hidup kaya membuat orang lain menjadi lebih baik. Saya doa kan Anda akan kaya. Amin.
Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution

>Prinsip Milliarder ke 20 : "Toughts Become Things”

>


Prinsip Ke 20: Otak Kita Bagaikan Magnet: “Toughts Become Things”
“What we think become things, Talk become takes”.

Rahasia yang paling dahsyat di dalam alam semesta ini, dari seluruh ahli – ahli yang luar biasa kaya, sukses dan terkenal didunia – dunia ini adalah satu saja yaitu Rahasia Pikiran: Pikiran menjadi benda. Kalo tidak percaya, coba lihat sekitar kita: Apapun yang buatan manusia, atau yang ada sentuhan manusia. Entah hotel yang besar, pabrik, alat komunikasi, alat transportasi. Yang tadi awalnya ada di dalam pikiran manusia, akhirnya menjadi benda. Apapun yang kita pikirkan, apapun yang memenuhi dalam pikiran kita, akan Menjadi. Kalo kita berpikir sesuatu hal yang indah maka terjadilah keindahan tadi. Kita berpikir kekayaan kita akan mendapat kekayaan tadi.
Kelemahannya ada 2.
Yang pertama: Orang tidak cukup sabar. Jadi kalo dia berpikir bahwa yang saya pikirkan tadi adalah kenyataan, akan menjadi seperti lampu Aladin. Tapi lebih indah dari sekedar lampu Aladin, dimana lampu Aladin hanya bisa 3 permintaan tapi otak kita bisa minta banyak sekali dan semuanya bisa terkabul. Nah kelemahan tadi yang pertama kita adalah tidak cukup sabar. Pada waktu saya berpikir, yang saya bayangkan, dan saya rasakan. Ini lucunya bayangkan dan rasakan. Tulis apa yang Anda inginkan, Anda bayangkan, lalu tempel gambarnya yang Anda inginkan. Datang, survey dan kemudian Anda rasakan, Anda feel so good, otak Anda akan Attract atau menarik kejadian seperti itu.Hanya saja pada waktu kita tidak tercapai, seringkali kita bilang”Ah…tidak mungkin…”.Lalu apa yang terjadi? “Ya…Jadi tidak mungkin.., Selesai.”Nah seperti yang dikatakan oleh lampu Aladin “What you wish become my command” Ketika Anda merasa bahwa itu tidak mungkin, maka selesai sudah, What you wish become my command. Dengan berpikir tidak mungkin, maka akan tamat dan selesai. Itu kelemahan pertama, jadi kita tidak cukup sabar untuk berpikir positif seperti tadi.
Sedangkan kelemahan yang kedua adalah banyak atau ada hal – hal negatif yang terjadi dalam hidup kita, secara tidak sadar mempengaruhi cara berpikir kita. Contohnya: Pada waktu pagi hari. Kita mungkin kesandung terus kemudian kita ngomong “aduh hari ini kok sial”. Apa yang terjadi? Pernah tidak Anda mengalami ketika Anda diawal hari merasa suntuk atau sial, ternyata sepanjang hari kita sial terus? Ini yang terjadi “What you wish become”. Apa yang kita pikirkan yang paling memenuhi otak kita, menjadi kenyataan. Obatnya sebetulnya sederhana, yaitu pada waktu kita bangun tidur, kita ngulet, dan kita tarik napas panjang – panjang dengan cara tetap tersenyum… Kita tarik napas panjang – panjang dan kita katakan “Terimakasih Tuhan…Oh YES !!!”Dan obatnya juga gampang. Pada waktu kita mempunyai kebiasaan ngulet dan kita katakan Terimakasih Tuhan, kita mulai menyelaraskan diri kita bahwa kita berterima kasih kepada Tuhan: “Apapun yang terjadi saya tahu bahwa Anda mengendalikan saya menjadi lebih baik”. Jadi tenang saja misalkan kalo kita tersandung, kita bilang sama Tuhan: “Oh Terima kasih Tuhan telah membuat saya jadi lebih berhati – hati, Terima kasih Tuhan”. Nah ketika kita seperti itu, ketika kita memberi arti yang positif, berarti otak kita dipenuhi hal – hal yang positif. Ketika adanya orang menentang adanya positif thinking, dia belum tahu proses berikutnya. Saya tidak menentang adanya negatif thinking selama itu membuat Anda menjadi lebih baik.
Ketika Anda waspada “Wah jangan – jangan nanti ada yang mencuri”. Nah kalo ada yang mencuri, Anda jadi melakukan tindakan yang positif dan kemudian Anda tenang, dan Anda kemudian periksa, kunci, gembok, dan kemudian Anda tidur rileks dan Anda damai dan Anda bilang ke Tuhan: “Terimakasih Tuhan Anda sudah membuat saya melakukan tindakan menjadikan Aman”.Kemudian Anda ngomong dengan kata dibalik menjadi Aman. Eh jadi Aman sungguhan. Tapi kalo terus Anda berpikir, jangan – jangan dicuri, jangan – jangan dicuri. Eh tanpa sadar Anda mendapat pencuri yang banyak sekali. Jadi aneh sekali, gitu yah?! Tapi dalam hal ini kita harus focus pada hal – hal yang kita inginkan. Ketika tejadi sesuatu hal yang tidak diinginkan atau terjadi negatif thinking kita harus buat jadi lebih waspada dan kita lakukan kewaspadaan tadi dan kemudian kita bilang “Terima kasih Tuhan, telah membuat saya jadi lebih aman, lebih waspada dan sekarang jadi lebih tenang. Terima kasih atas keamanan yang sudah Engkau berikan” Ini hasilnya jauh lebih baik daripada kita terus jadi Neoritip, atau istilahnya sakit, terus berpikir hal – hal yang negatif. Dan kita terus focus kepada yang positif, yang kita inginkan.Dan ada satu cara lagi ketika kita berpikir negatif, kita bisa cubit diri kita dan bilang “ayo positif thinking”. Dengan cara ini, negatifnya diamankan kemudian kita bisa positif thinking.
Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution

>Prinsip Milliarder ke 21 : Ketuk Pintu

>


Prinsip Ke 21: Ketuklah Maka Pintu Akan Dibukakan.

Selalu ingat ada peribahasa “Ketika muridnya siap, gurunya datang”. Ketika kita berjuang, mendadak banyak sekali yang membantu kita. Dikatakan oleh Buckminster Fuller: “Ketika kita bertekad untuk mencapai sesuatu hal yang baik untuk diri kita, baik untuk orang banyak, baik untuk alam semesta, baik untuk Tuhan, Selalu disaat – saat kritis tidak pada waktu yang lain,selalu disaat – saat kritis alam semesta akan mendukung kita untuk mencapai hal – hal yang kita inginkan”. Buckminster Fuller adalah guru yang sangat-sangat dihormati oleh Robert Kiyosaki, sangat dihormati oleh Mark Victor Hansen yang mengarang buku One Minute Millionaire, yang mengarang Chicken Soup For The Soul bukunya laku 100 juta buku. Bahkan Mark Victor Hansen pun pernah menjadi Driver (Sopir) Pembantu Umum Asisten dari Buckminster Fuller, orang – orang yang sangat bijaksana ini, yang ahli fisika ini. Dan persis kata – kata yang sama juga dikatakan oleh Prof. Yohanes Surya, ahli fisika di Indonesia yang sangat – sangat ilmiah. Dia mengatakan bahwa ada “Mestakung” yaitu semesta mendukung, dimana ketika kita dalam titik kritis dan selalu didalam titik kritis, alam semesta akan selalu mendukung Anda untuk mencapai perubahan yang Anda inginkan.

Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution

>Prinsip Milliarder ke 22 : Berbagi

>


Prinsip ke 22: Berbagi Artinya Memiliki Lebih.
Banyak orang – orang mempunyai prinsip: “ketika saya kaya saya akan berbagi”. Tapi Milyader yang mencerahkan mempunyai prinsip yang terbalik yaitu “ketika dia mulai memberi, maka dia akan jadi lebih”. Ini yang menarik, kelihatannya bertolak belakang. Ketika kita mulai membagikan harta kita, ternyata kita merasa bagus dan kita merasa baik, akibatnya otak kita menjadi magnit, kita merasa berlimpah dan otak kita menjadi magnit, dan akhirnya kita berlimpah sungguhan. Pernahkah Anda memberikan kepada pengemis, entah Rp. 10.000 atau bahkan Rp.100.000. Tes, dan lakukan. Ada yang menyenangkan ketika kita beri. Betul Rp. 10.000 atau Rp. 100.000 tidak akan membuat kita menjadi miskin. Tapi kita membuat diri kita merasa jauh lebih kaya dan bahagia, sehingga kita bisa memberikan dengan tulus kepada orang lain. Dan ketika kita feel good, kita merasa lebih baik, kita merasa lebih, Alam semesta akan mendukung kita benar – benar menjadi lebih.
Life Management Revolution
Life Revolution TDW Club
TDW Club Life Management Revolution