Spirit Keberhasilan

Di sekolah kehidupan kita menyaksikan bahwa setiap manusia di dorong oleh suatu keinginan untuk maju, untuk bertumbuh, untuk berkembang, untuk meraih apa yang dipahaminya sebagai kesempurnaan atau kesuksesan hidup. Dorongan untuk mencapai kesempurnaan atau kesuksesan hidup itu saya sebut sebagai spirit keberhasilan [the spirit of success], karena hemat saya dorongan tersebut bersifat spiritual. Dan spirit keberhasilan itu ada dalam diri setiap anak manusia sebagai pertanda bahwa ia adalah mahluk spiritual, disamping tentu saja mahluk bio-sosio-psikologis.

Spirit keberhasilan ini sangat jelas terlihat dalam diri anak-anak batita-balita. Hampir tanpa pengecualian, anak-anak batita-balita bicara tentang keinginannya, tentang cita-citanya, tentang masa depannya. Dan hampir tanpa mempertimbangkan latar belakang sosial ekonomi orangtuanya, anak-anak itu berbicara tentang hal-hal yang “besar”. Ada yang ingin jadi pilot, ada yang ingin jadi penyanyi terkenal, ada yang ingin jadi dokter, ada yang ingin jadi pengusaha kaya, ada yang ingin jadi insinyur, ada yang ingin jadi menteri, bahkan jadi presiden, dan sebagainya. Mereka ingin punya pakaian bagus, mainan yang banyak, rumah yang besar seperti istana, mobil yang serba bisa, bahkan pesawat udara, dan seterusnya. Mereka ingin menikah dengan puteri cantik atau pangeran tampan dari negeri seberang. Mereka berjanji akan membelikan orangtuanya sejumlah hal yang belum pernah dimiliki orangtuanya. Pergi ke bulan atau memetik bintang-bintang adalah soal-soal yang mereka anggap akan mampu mereka lakukan kelak, suatu hari nanti. Singkatnya, spirit keberhasilan telah mengembangkan daya imajinasi anak-anak batita-balita sampai pada tingkat yang amat mempesona.

Masalahnya kemudian, spirit keberhasilan ini perlahan-lahan meredup dalam diri sebagian besar anak-anak yang beranjak remaja dan menjadi manusia dewasa. Mereka mulai menghadapi berbagai masalah dan kesulitan untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Lingkungan di mana anak-anak itu dibesarkan, seolah-olah mengajarkan mereka untuk sekadar menyesuaikan diri dengan situasi yang ada, dan bukannya untuk berjuang mengaktualisasikan segenap potensi diri guna mengubah situasi yang ada agar menjadi lebih baik. Sedikitnya dukungan dari lingkungan hidup di sekitarnya, termasuk dan terutama orangtua dan pengajar di sekolah, telah membuat banyak anak-anak usia sekolah dasar belajar untuk merasa tak berdaya, tak yakin akan kemampuannya, dan tak boleh berpikir tentang sesuatu yang besar lagi. Perlahan tapi pasti, anak-anak yang merasa tak berdaya dan tak punya keyakinan diri itu mulai membuang jauh-jauh pikiran-pikiran besar dan cita-cita terbaiknya. Dan jika perasaan tak berdaya ini berkembang terus, maka pada gilirannya ia akan melahirkan orang-orang yang pesimis memandang masa depannya.

Untunglah tidak semua anak-anak kemudian kehilangan spirit keberhasilannya. Sebagian anak-anak, terutama yang terlatih dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup di usia pra-remaja, tumbuh dan berkembang dengan cita-cita besar yang membara untuk mengubah situasi dan kondisi hidupnya. Mereka terus mencari cara untuk mencapai yang terbaik. Mereka—dan orang-orang yang mendampingi mereka—percaya bahwa keberhasilan hanya akan diraih oleh orang-orang yang berani menetapkan tujuan-tujuannya dan kemudian bekerja keras terus menerus sampai mereka mencapainya. Mereka meninjau kemajuannya pada setiap langkah, dan merayakan keberhasilan pada tahap-tahap tertentu. Untuk tujuan-tujuan yang belum tercapai, mereka menarik pelajaran dari seluruh proses yang telah dilalui, dan mencari cara lain untuk kembali memulai usaha ke arah itu. Mereka merasa yakin akan kemampuan mereka, dan keyakinan itu melahirkan gagasan-gagasan baru, gagasan-gagasan yang lebih besar, gagasan-gagasan yang membuat mereka bergairah dalam setiap langkah mereka. Mereka selalu melihat adanya harapan, dan karena itu mereka berkembang menjadi orang-orang yang optimis dalam menyongsong masa depan.

Jika setiap anak manusia yang dilahirkan di muka bumi ini memiliki spirit keberhasilan di dalam dirinya, lalu bagaimana kita menjelaskan kenyataan di atas? Mengapa sejumlah masalah, kesulitan, dan tantangan hidup membuat anak-anak tertentu bertumbuh menjadi orang-orang yang pesimis, sementara anak-anak yang lainnya berkembang menjadi pribadi-pribadi yang optimis dalam memandang masa depan mereka? Mengapa, ketika diperhadapkan pada masalah yang sama, kesulitan yang sama, tantangan yang sama, sejumlah orang bisa memberikan respons yang berbeda-beda? Manakah yang membuat seseorang itu bisa menjadi pesimis atau optimis, tingkat kesulitan yang dihadapinya ATAU cara ia merespons kesulitan-kesulitan tersebut?

Terhadap pertanyaan-pertanyaan semacam itu, Carol Dweck, peneliti dari University of Illinois menunjukkan bahwa anak-anak yang menganggap kesulitan sebagai sesuatu yang bersifat tetap [berkata pada dirinya “Saya bodoh”] belajar lebih sedikit dibanding dengan anak-anak yang menganggap penyebab-penyebab kesulitan sebagai hal yang sifatnya sementara [”Saya tidak mencoba dengan sungguh-sungguh”]. Anak-anak yang merasa tidak berdaya memusatkan perhatian pada penyebab kegagalan—umumnya diri mereka sendiri—, sedangkan anak-anak yang berorientasi pada penguasaan materi memusatkan perhatiannya pada cara-cara untuk memperbaiki kegagalan. Anak-anak yang merasa tak berdaya, menghubungkan kegagalannya dengan kurangnya kemampuan [bersifat tetap], sementara rekan-rekan mereka mengaitkan kegagalannya dengan kurangnya usaha untuk itu [bersifat sementara].

Sejalan dengan penelitian Dweck, Martin Seligman dari University of Pennsylvania dan sejumlah peneliti lain di bidang psikologi kognitif dan pengembangan emosional, menegaskan bahwa yang menentukan pesimis atau optimisnya seseorang adalah pola respons-nya terhadap suatu keadaan yang dianggap sebagai kesulitan/masalah. Pola respons menunjukkan pada perilaku yang sudah menjadi kebiasaan sebagai hasil pembelajaran dalam waktu tertentu. Mereka yang menganggap kesulitan sebagai sesuatu yang bersifat permanen [”Ini tidak akan pernah berubah”], meluas [”Ini akan menghancurkan segala-galanya”], dan pribadi [”Ini semua kesalahan saya”], menunjukkan pola respons yang pesimis. Mereka yang merespons kesulitan/masalah sebagai sesuatu yang bersifat sementara [”Ini akan berlalu/bisa diatasi”], terbatas [”Ini hanya dalam soal yang satu ini saja”], dan eksternal [”Ada sejumlah faktor yang menyebabkan hal ini”], menunjukkan respons yang optimis.

Lebih jauh, studi Seligman dan kawan-kawan menunjukkan bahwa mereka yang memiliki pola respons pesimis hampir selalu dikalahkan oleh mereka yang memiliki pola respons optimis. Agen asuransi yang optimis menjual lebih banyak polis dibanding agen-agen yang pesimis, sekalipun mereka sebenarnya memiliki potensi-potensi yang relatif setara bagusnya. Agen properti yang optimis menjual 250-320 persen lebih banyak dari agen properti yang pesimis. Studi-studi lanjutan menunjukan konsistensi hal tersebut. Pelajar yang optimis mengungguli pelajar yang pesimis. Manajer yang optimis mengungguli manajer yang pesimis. Para kadet di West Point yang optimis mengungguli kadet-kadet yang pesimis. Tim-tim olahraga yang optimis menggungguli tim-tim olahraga yang pesimis. Rakyat cenderung memilih pemimpin yang menunjukkan optimisme ketimbang pesimisme. Bahkan terbukti pula bahwa mereka yang merespons kesulitan secara optimis memiliki usia hidup lebih panjang daripada mereka yang merespons secara pesimis.

Apa yang paling menarik dari studi-studi Seligman dan kawan-kawannya adalah bahwa rasa tak berdaya adalah hasil pembelajaran. Sebaliknya rasa percaya diri, percaya pada kemampuan untuk mengubah atau mengendalikan suatu keadaan, juga merupakan hasil pembelajaran. Cara seseorang menjelaskan suatu peristiwa kepada dirinya [self talk], atau cara seseorang merespons suatu peristiwa yang menimpa dirinya, entah itu respons yang pesimis atau pun respons yang optimis, adalah hasil pembelajaran pula. Artinya, karena semua itu merupakan pola respons yang dibiasakan lewat proses pembelajaran, maka ia bisa dihentikan dan diubah. Mereka yang sering merasa tak berdaya bisa mulai belajar untuk merasa berkemampuan. Mereka yang selama ini terbiasa memberikan respons yang pesimis, bisa mulai belajar untuk memberikan respons yang optimis. Sebab apa saja yang diperoleh dari hasil pembelajaran bisa dihentikan dan diubah [unlearning], jika ia tidak mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kehidupan kita.

Sesungguhnya, rasa tak berdaya dan respons pesimis bukanlah faktor nasib, bukan faktor yang kita warisi secara genetika dari orangtua dan nenek moyang, bukan faktor permanen seperti sifat dasar [traits] yang tak bisa diubah. Demikian juga rasa berkemampuan, percaya diri, dan respons optimis bukanlah faktor keberuntungan, melainkan hasil pembiasaan yang bisa mulai kita pelajari tahap demi tahap. Dan belajar untuk percaya pada kemampuan diri, belajar untuk memberikan respons yang optimis terhadap kesulitan-kesulitan dalam hidup, adalah pelajaran yang penting dan semakin penting dalam konteks kehidupan masyarakat dewasa ini. Bukan saja karena kehidupan masyarakat dewasa ini memperhadapkan kita pada kesulitan-kesulitan yang makin berat dan kompleks, tetapi terlebih lagi karena hanya dengan rasa berdaya dan optimis kita bisa tetap menumbuhkan spirit keberhasilan dalam diri kita masing-masing. Rasa tak berdaya dan pola respons yang pesimis akan menganiaya spirit keberhasilan yang merupakan karunia ilahi dalam diri setiap kita. Dan jika spirit keberhasilan ini terus teraniaya, maka kita akan menjalani hidup yang jauh dari potensi diri kita yang sesungguhnya. Hal yang terakhir ini harus mati-matian kita hindari, bukan?

Tabik Mahardika!

*) Tulisan ini adalah satu bab dari 29 bab dalam buku best-seller “Mindset Therapy (Gramedia, 2010)”, karya ke-37 Andrias Harefa
*) Andrias Harefa, mindset therapist, penulis 38 buku best-seller; trainer/speaker coach berpengalaman 20 tahun; pendiri http://www.pembelajar.com

MEMBANGUN SPIRIT KEBERHASILAN
by ANDRIAS HAREFA

Synopsis
Dalam karya tulis yang satu ini saya menggunakan pen dekatan memulung kekayaan dari sekolah kehidupan. Sebab saya sungguh sering terpesona oleh kekayaan yang bertaburan dalam kehidupan yang saya anggap sekolah ini. Datadata tersebar di mana-mana, disusun menjadi informasi, lalu dikelola oleh sejumlah ahli sehingga menjadi pengetahuan. Selanjutnya, pengetahuan itu disebarluaskan melalui berbagai media, cetak maupun elektronik. Sehingga siapa saja yang bersinggungan dengan media sesungguhnya dimungkinkan untuk belajar guna meningkatkan kualitas pengetahuan dan kearifannya dalam menyikapi hidup dan kehidupan. Sungguh luar biasa, bukan? Karena kekayaan di sekolah kehidupan itu sangat luar biasa, sudah sejak lama saya terbiasa memulung cerita, data, informasi, dan pengetahuan dari media cetak dan elektronik. Mulanya dengan mengkliping berita dan artikel dari koran tertentu. Lalu kehadiran internet memungkinkan saya mendapatkan surat elektronik, mengikuti milis-milis tertentu, dan menikm

Table of Contents
Daftar Isi Pengantar Karya -7 1. Pelajaran Bersyukur -11 2. Temang Imegritas -18 3. Tanggapan Kreatif -25 4. Temang Warisan -32 5. Nasihat Berharga -39 6. Manusia Guru -46 7. Menjaga Hati -55 8. Temang Disiplin -62 9. Membaca Arah Perubahan -69 10. Spirit Keberhasilan -77 11. Kemampuan Memilih -85 12. Mengemas Pesan -94 13. Kiyosaki Bohong? -101 14. Kiyosaki Tidak Bohong? -109 15. Hana Berhargakah? -118 16. Menyaring Gosip -126 17. Mengejar Cita-cita -132 Ucapan Terima Kasih -139 Temang Penulis -140

Details
ISBN: 9789793574400
Author: ANDRIAS HAREFA
Language: INDONESIA
No. of Pages: 147
Dimensions (cm): 11 x 18

Kopi Jahe, Nikmat Sekaligus Sembuhkan Migrain

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth
Springfield, Bagi yang sering terserang migrain, tidak perlu buru-buru minum obat jika tak ingin berurusan dengan efek sampingnya. Ada cara yang lebih aman untuk meredakannya, yakni dengan jahe yang dipakai sebagai bumbu masak maupun dibuat minuman.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Headache Care Center di Springfield mengungkap, ekstrak jahe efektif meredakan migrain hingga 63 persen. Pada sekitar 30 persen partisipan, migrain berkurang hanya dalam 2 jam setelah menghisap sari jahe.

Penelitian yang dipimpin Dr Roger Cady ini melibatkan 60 orang yang sering mengalami migrain. Dikutip dari Reuters, Minggu (19/6/2011), partisipan dibagi menjadi 2 kelompok terdiri dari 45 orang yang diberi jahe saat terjadi serangan migrain dan 15 orang yang hanya diberi plasebo.

Meski tidak menjelaskan secara detail mekanisme kerjanya, hasil penelitian ini menegaskan bahwa jahe bisa menjadi alternatif untuk mengatasi migrain. Selama ini, banyak orang mengunyah jahe segar untuk meredakan sakit kepala maupun rasa mual yang menyertai migrain.

Beberapa ahli meyakini, kandungan senyawa tertentu di dalam bumbu masakan yang sangat populer ini bisa menghambat prostagraldin yang merupakan mediator nyeri. Jahe juga diyakini mampu mengatasi radang pada pembuluh darah di otak yang merupakan salah satu pemicu migrain.

Dalam penelitian Dr Cady, jahe yang digunakan memang sudah disarikan dalam bentuk ekstrak. Namun untuk dikonsumsi sehari-hari, jahe segar maupun jahe kering yang sudah diserbuk juga bisa memberikan khasiat yang kurang lebih sama pada penderita migrain.

Untuk dibuat minuman, jahe segar biasanya dimemarkan lalu diseduh atau terlebih dahulu dibakar agar aromanya keluar. Bisa diminum begitu saja setelah ditambah gula atau pemanis lainnya, bisa juga dicampur dengan minuman lain menjadi teh jahe atau susu jahe.

Jahe juga sering diolah menjadi permen atau biskuit, sehingga pilihannya semakin bervariasi. Berbagai jenis masakan juga banyak yang menggunakan jahe untuk menghadirkan citarasa yang khas dan hangat, cocok untuk dikonsumsi saat cuaca dingin.

Pada beberapa orang, jahe bisa memicu efek samping seperti nyeri dada dan kurang dianjurkan bagi yang punya masalah dengan batu empedu. Namun secara umum, efek sampingnya jauh lebih aman dibanding obat-obatan kimia yang bisa memicu kerusakan hati dan ginjal.

(up/ir)
Sumber: detikcom

Quantum Success Power dan Fenomena Parapsikologi [BUKU BARU]

BULETIN ARTIKEL QT NAQS DNA

1. EBOOK Quantum Success Power [AKTIVASI KEKUATAN PIKIRAN ALAM BAWAH SADAR]

Dalam pikiran bawah sadar Anda terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan Anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan.”

Setiap manusia normal terlahir dengan potensi Pikiran Sadar dan Bawah Sadar yang sama. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang manusia hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi yang berkembang sepenuhnya dalam Pikiran Sadar. Umumnya manusia modern tidak banyak menggunakan potensi Bawah Sadarnya karena di sekolah dia hanya diajarkan bagaimana menggunakan Pikiran Sadarnya (logika dan analisa). Padahal kalau kita mau menggunakan potensi Bawah Sadar kita, manusia bisa mengembangkan dirinya ke level yang lebih tinggi.

Pikiran sadar adalah pikiran yang mempertimbangkan, dan merupakan pikiran yang memilih, misalnya memilih buku, rumah atau pasangan hidup. Pikiran bawah sadar adalah menerima apa yang dikesankan padanya atau apa yang anda percayai secara sadar. Tidak mempertimbangkan seperti pikiran sadar anda, misalnya seperti tanah, yang menerima segala jenis benih, yang baik maupun yang jelek. Menurut Dr. Joseph Murphy, D.R.S. Ph.D, DD, LLD seorang penulis buku dari Amerika Serikat bahwa “Pikiran bawah sadar mengikuti perintah yang diberikan berdasarkan atas kepercayaan dan anggapan pikiran sadar” pikiran bawah sadar adalah tempat kedudukan emosi dan merupakan pikiran yang kreatif, bila anda berfikir positif maka hal-hal yang positiflah yang terjadi, begitupun sebaliknya.

William James, bapak psikologi Amerika, mengatakan bahwa Daya yang menggerakkan dunia berada dalam pikiran/batin bawah sadar anda. Batin bawah sadar anda mengontrol semua proses vital badan anda dan tahu bagaimana menjawab semua persoalan. Apapun yang dikesankan kepada pikiran bawah sadar akan terjelmakan pada layar ruang sebagai kondisi, pengalaman dan kejadian. Hukum aksi dan reaksi itu universal. Pikiran anda adalah aksi dan reaksinya adalah tanggapan otomatis bawah sadar anda atas pikiran itu.

Phillippus Paracelsus, seorang ahli kimia Swiss yang terkenal (1493-1541), mengatakan bahwa “Apakah objek dari kepercayaan anda itu benar atau palsu, ahirnya anda akan memperoleh efek yang sama”.

Pikiran Sadar mempunyai empat fungsi utama, yaitu:

  1. Mengenali informasi yang masuk dari pancar indra,
  2. Membandingkan dengan memori kita,
  3. Menganalisa, dan kemudian
  4. Memutuskan respon spesifik terhadap informasi tersebut.

Sedangkan Pikiran Bawah Sadar berfungsi memproses

  1. Kebiasaan,
  2. Perasaan,
  3. Memori permanen (Ingatan Jangka Panjang)
  4. Persepsi,
  5. Kepribadian,
  6. Intuisi,
  7. Kreativitas, dan
  8. Keyakinan.

Milton Erickson, seorang maestro hypnotherapy, mengutarakan hasil pengamatannya terhadap pikiran bawah sadar sebagai berikut.

  1. Kemampuan pikiran bawah sadar terpisah dan pikiran sadar
  2. Pikiran bawah sadar adalah gudang penyimpanan informasi
  3. Pikiran bawah sadar adalah potensi yang belum digunakan
  4. Pikiran bawah sadar sangat cerdas
  5. Pikiran bawah sadar bersifat sangat sadar
  6. Pikiran bawah sadar mengamati dan memberikan respons dengan jujur
  7. Pikiran bawah sadar bersifat seperti anak kecil
  8. Pikiran bawah sadar adalah sumber emosi
  9. Pikiran bawah sadar bersifat universal

2. EBOOK Fenomena Parapsikologi

  1. Memahami Parapsikologi
  2. Indra Ke-Enam [ESP] extra sensory perception
  3. TELEPATI
  4. Clairvoyance
  5. Prekognisi
  6. Psikokinesis
  7. Pengalaman keluar dari tubuh
  8. Reinkarnasi
  9. Pengalaman kematian
  10. Medium
  11. Penampakan
  12. Intuisi
  13. Terapan kekuatan psi
  14. Beberapa keadaan terkait psi
  15. Skeptisme terhadap fenomena psi
  16. Apakah Numerologi bisa dipercaya?
 DOWNLOAD KLIK DI SINI…

FORMULIR PENDAFTARAN

PELATIHAN NAQS DNA

FORMULIR PENDAFTARAN :

NAMA LENGKAP (Asli) *
Nama Panggilan
NOMOR HP / TELPHONE *
Email
ALAMAT LENGKAP *
<br />
KODE POS [ZIP CODE] *
MENDAFTAR PELATIHAN : *
 QUANTUM HUSADA 1
(GRATIS) 
 MASTER PENGHUSADA, Praktisi Energi bersertifikat (M.Ph.) 
 QUANTUM MAKRIFAT 
Nb. QUANTUM MAKRIFAT : PROGRAM PENINGKATAN KESADARAN SPIRITUAL KHUSUS MUSLIM.
PESAN [MESSAGE] :
<br />
// &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;iframe src=”https://www.google.com/recaptcha/api/noscript?k=6LchicQSAAAAAGksQmNaDZMw3aQITPqZEsX77lT9&#8243; height=”300″ width=”500″ frameborder=”0″&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/iframe&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt; &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;textarea name=”recaptcha_challenge_field” rows=”3″ cols=”40″&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt; &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/textarea&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt; &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;input type=”hidden” name=”recaptcha_response_field” value=”manual_challenge” /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;
Powered byEMF HTML Form Builder

Report Abuse

>Quantum Success Power dan Fenomena Parapsikologi [BUKU BARU]

>

BULETIN ARTIKEL QT NAQS DNA

1. EBOOK Quantum Success Power [AKTIVASI KEKUATAN PIKIRAN ALAM BAWAH SADAR]

Dalam pikiran bawah sadar Anda terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan Anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan.”

Setiap manusia normal terlahir dengan potensi Pikiran Sadar dan Bawah Sadar yang sama. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang manusia hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi yang berkembang sepenuhnya dalam Pikiran Sadar. Umumnya manusia modern tidak banyak menggunakan potensi Bawah Sadarnya karena di sekolah dia hanya diajarkan bagaimana menggunakan Pikiran Sadarnya (logika dan analisa). Padahal kalau kita mau menggunakan potensi Bawah Sadar kita, manusia bisa mengembangkan dirinya ke level yang lebih tinggi.

Pikiran sadar adalah pikiran yang mempertimbangkan, dan merupakan pikiran yang memilih, misalnya memilih buku, rumah atau pasangan hidup. Pikiran bawah sadar adalah menerima apa yang dikesankan padanya atau apa yang anda percayai secara sadar. Tidak mempertimbangkan seperti pikiran sadar anda, misalnya seperti tanah, yang menerima segala jenis benih, yang baik maupun yang jelek. Menurut Dr. Joseph Murphy, D.R.S. Ph.D, DD, LLD seorang penulis buku dari Amerika Serikat bahwa “Pikiran bawah sadar mengikuti perintah yang diberikan berdasarkan atas kepercayaan dan anggapan pikiran sadar” pikiran bawah sadar adalah tempat kedudukan emosi dan merupakan pikiran yang kreatif, bila anda berfikir positif maka hal-hal yang positiflah yang terjadi, begitupun sebaliknya.

William James, bapak psikologi Amerika, mengatakan bahwa Daya yang menggerakkan dunia berada dalam pikiran/batin bawah sadar anda. Batin bawah sadar anda mengontrol semua proses vital badan anda dan tahu bagaimana menjawab semua persoalan. Apapun yang dikesankan kepada pikiran bawah sadar akan terjelmakan pada layar ruang sebagai kondisi, pengalaman dan kejadian. Hukum aksi dan reaksi itu universal. Pikiran anda adalah aksi dan reaksinya adalah tanggapan otomatis bawah sadar anda atas pikiran itu.

Phillippus Paracelsus, seorang ahli kimia Swiss yang terkenal (1493-1541), mengatakan bahwa “Apakah objek dari kepercayaan anda itu benar atau palsu, ahirnya anda akan memperoleh efek yang sama”.

Pikiran Sadar mempunyai empat fungsi utama, yaitu:

  1. Mengenali informasi yang masuk dari pancar indra,
  2. Membandingkan dengan memori kita,
  3. Menganalisa, dan kemudian
  4. Memutuskan respon spesifik terhadap informasi tersebut.

Sedangkan Pikiran Bawah Sadar berfungsi memproses

  1. Kebiasaan,
  2. Perasaan,
  3. Memori permanen (Ingatan Jangka Panjang)
  4. Persepsi,
  5. Kepribadian,
  6. Intuisi,
  7. Kreativitas, dan
  8. Keyakinan.

Milton Erickson, seorang maestro hypnotherapy, mengutarakan hasil pengamatannya terhadap pikiran bawah sadar sebagai berikut.

  1. Kemampuan pikiran bawah sadar terpisah dan pikiran sadar
  2. Pikiran bawah sadar adalah gudang penyimpanan informasi
  3. Pikiran bawah sadar adalah potensi yang belum digunakan
  4. Pikiran bawah sadar sangat cerdas
  5. Pikiran bawah sadar bersifat sangat sadar
  6. Pikiran bawah sadar mengamati dan memberikan respons dengan jujur
  7. Pikiran bawah sadar bersifat seperti anak kecil
  8. Pikiran bawah sadar adalah sumber emosi
  9. Pikiran bawah sadar bersifat universal

2. EBOOK Fenomena Parapsikologi

  1. Memahami Parapsikologi
  2. Indra Ke-Enam [ESP] extra sensory perception
  3. TELEPATI
  4. Clairvoyance
  5. Prekognisi
  6. Psikokinesis
  7. Pengalaman keluar dari tubuh
  8. Reinkarnasi
  9. Pengalaman kematian
  10. Medium
  11. Penampakan
  12. Intuisi
  13. Terapan kekuatan psi
  14. Beberapa keadaan terkait psi
  15. Skeptisme terhadap fenomena psi
  16. Apakah Numerologi bisa dipercaya?
 DOWNLOAD KLIK DI SINI…

Apakah Arti Parapsikologi?

Pengalaman luar biasa
Anda pernah mengalami hal-hal luar biasa dalam hidup Anda? Pengalaman itu benar-benar sangat berbeda dengan pengalaman Anda biasanya. Anda seperti berubah menjadi orang lain saat itu. Kadang, Anda seolah-olah berada di dunia yang berbeda.

Pengalaman luar biasa tidak eksklusif. Banyak orang mengalaminya. Mungkin, Anda juga. Anda bisa mengalami pengalaman luar biasa hampir dalam segala aspek dalam kehidupan. Misalnya saat jatuh cinta, Anda merasakan dunia yang luar biasa yang sangat berbeda dengan biasanya. Lalu saat membaca sebuah buku atau menonton film di mana Anda begitu terlarut di dalamnya. Seolah-olah Anda merupakan bagian ceritanya. Atau saat Anda menemukan ide kreatif yang mengejutkan Anda sendiri bahwa Anda bisa.

Salah satu pengalaman luar biasa yang sering dilaporkan orang adalah peningkatan performa. Biasanya performanya biasa-biasa saja, tiba-tiba menjadi sangat luar biasa. Misalnya saat Anda tiba-tiba bisa bermain sepakbola luar biasa dan tak kenal lelah padahal biasanya bermain 10 menit sudah ngos-ngosan. Begitu juga Anda bisa menulis karya hebat, mencipta musik fenomena, dan karya seni agung pada saat Anda mengalami pengalaman luar biasa itu. Dalam kondisi normal, Anda tidak mampu melakukannya.

Pengalaman luar biasa di atas masih merupakan pengalaman pada hal-hal yang normal. Namun mungkin Anda juga pernah mengalami pengalaman luar biasa seperti melihat hantu, bermimpi gempa ternyata ada gempa sungguhan, mengatakan akan ada yang datang dan tiba-tiba betul ada yang datang, atau yang lainnya. Pengalaman luar biasa itu sesuatu yang tidak normal. Berikut adalah pengalaman-pengalaman luar biasa tidak normal yang sering dilaporkan orang.

  • Mengaku melihat hantu dan bahkan mampu menggambarkan bentuk rupa hantu dalam lukisan.
  • Merasa akan bertemu seseorang dari masa lalu, ternyata betul-betul bertemu dengan teman saat sekolah dasar.
  • Mimpi terjadinya sesuatu, dan ternyata hal itu benar-benar terjadi
  • Tanpa tahu mengapa sangat terdorong untuk membatalkan kepergian naik alat transportasi tertentu, dan ternyata alat transportasi itu mengalami kecelakaan.
  • Menyembuhkan orang dari jarak jauh
  • Mampu membengkokkan sendok dengan pikiran dan mampu meramalkan headlines berita suratkabar (Dedi Corbuzier)
  • Ada yang mati suri, dan ketika hidup lagi mengaku telah mengalami alam kematian.

Fenomena luar biasa yang banyak dialami orang itu, mungkin termasuk Anda, disebut fenomena paranormal atau fenomena psi. Bagaimanapun, pengalaman luar biasa itu merupakan bagian dari pengalaman psikologis manusia. Oleh sebab itu, fenomena paranormal juga perlu diketengahkan. Dalam ilmu psikologi ada juga cabang tersendiri yang khusus mempelajari fenomena paranormal, yakni parapsikologi.

Apakah arti paranormal?
Anda pasti sering mendengar kata paranormal. Di negeri kita, kata tersebut lazim sekali digunakan untuk orang-orang yang dianggap memiliki kekuatan luar biasa atau menjadi kata lain untuk dukun. Beberapa di antaranya sangat terkenal, laiknya selebritis, seperti Ki Gendeng Pamungkas, Permadi, sampai Ki Joko Bodo. Mereka dianggap mampu melakukan hal-hal luar biasa yang tidak bisa dilakukan manusia biasa lainnya. Termasuk di antara kemampuan luar biasanya adalah kemampuan menyantet. Pada saat Presiden AS, George W. Bush datang ke Indonesia, Ki Gendeng Pamungkas muncul di TV dan menyatakan mau menyantet Presiden Bush.

Paranormal berasal dari bahasa Yunani. ‘Para’ artinya ‘di luar’ atau ‘melampaui’, dan normal. Jadi dari asal katanya, paranormal berarti sesuatu di luar normal atau melampaui hal-hal normal. Secara definitif, paranormal adalah istilah yang digunakan untuk segala jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Jadi, jika ki Gendeng Pamungkas, benar-benar mampu menyantet. Maka dia bukan paranormal. Mungkin lebih tepat jika Ki Gendeng Pamungkas disebut paranormalis. Santet itu sendiri yang dianggap paranormal. Salah satu bentuk santet yakni memasukkan jarum, lidi, ijuk ke dalam tubuh seseorang dari jarak jauh, tanpa pernah kontak dengan objeknya, tidak dapat diterangkan dengan hukum-hukum fisika saat ini.

Anda pernah menonton film Star Wars? Dalam film itu ditunjukkan bahwa orang bisa bepergian dari satu tempat ke tempat lain antar galaksi dalam bentuk cahaya. Jika mau berangkat merubah diri menjadi cahaya. Jika sudah sampai, lantas merubah diri lagi menjadi materi. Barangkali, santet bekerja dalam prinsip demikian itu. Ijuk sebagai materi berubah menjadi cahaya, begitu sampai di perut seseorang berubah lagi menjadi materi ijuk. Namun itu hanya kemungkinan penjelasan. Sampai saat ini tidak ada hukum fisika yang bisa menerangkan perubahan itu, bahkan hukum fisika yang diketahui saat ini menyatakan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi. Intinya, santet tidak dapat diterangkan dengan hukum fisika, dan oleh sebab itu santet adalah gejala paranormal.

Apakah arti psi?
Psi adalah kata lain untuk paranormal. Jadi, psi juga merupakan istilah untuk semua jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Selanjutnya, dalam buku ini akan digunakan istilah psi saja. Tidak digunakannya istilah paranormal karena pengertian populer di masyarakat tentang paranormal juga menyangkut orang yang melakukan tindak paranormal. Oleh sebab itu bisa menjadi rancu.

Ada istilah lain yang kadang digunakan untuk menjelaskan fenomena psi, yakni gaib atau anomali. Gaib atau anomali adalah fenomena luar biasa yang terjadi diluar nalar ilmu pengetahuan biasa. Dengan penjelasan biasa, Anda tidak bisa menerangkannya. Gaib dan psi sedikit berbeda. Gaib mencakup hal-hal di luar diri manusia yang tidak dapat diterangkan dengan nalar ilmu pengetahuan biasa, misalnya UFO (piring terbang), segitiga bermuda, monster di danau Lochness, bigfoot di Himalaya, dan lainnya. Sedangkan psi hanya jika sesuatu yang tidak dapat diterangkan nalar pengetahuan itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa seseorang.

Salah satu kejadian gaib adalah yang pernah saya alami sendiri saat SMA. “Suatu malam, BKKBN atau badan yang mengurusi Keluarga Berencana (KB), memutar film layar tancap di lapangan. Saya bersama orang sekampung menontonnya (kampung saya saat itu termasuk terpencil, jarak terdekat dengan kampung lain tidak kurang dari 3 km). Menjelang film usai, saya melihat cahaya meteor meluncur cepat dari atas langit. Ternyata, tidak seperti meteor umumnya, makin lama pergerakannya makin lambat. Terlalu lambat untuk sebuah meteor. Lebih mirip seperti gerakan pesawat yang melambat. Tampak jelas kalau ‘meteor’ itu akan jatuh tidak jauh dari lapangan. Lalu tiba-tiba, seperti kembang api, meteor itu meledakkan cahaya (tanpa suara ledakan) menjadi berwarna merah, kuning dan hijau dan menyinari cukup terang dedaunan rimbun di sebuah kebun yang berjarak hanya kira-kira 100 meter dari lapangan.”

Menurut Anda apakah mungkin itu meteor? Jika meteor, mengapa melambat dan kemudian memendarkan cahaya pelangi? Meteor tidak berperilaku seperti itu. Jika Anda menganggap kembang api, adakah kembang api yang meluncur seperti meteor dari langit jauh meluncur sampai ke bawah (tidak kurang dari 1 menit saya melihatnya)? Jika bukan meteor dan kembang api, lalu apa?

Semula saya berpikiran kalau saya salah lihat atau hanya halusinasi saja. Saya bertanya pada teman-teman apakah ada yang melihatnya juga. Ternyata, dari sekian banyak orang, ada beberapa yang mengaku melihatnya juga. Jadi, itu bukanlah halusinasi dan tidak mungkin salah lihat. Pertanyaannya, fenomena apakah itu? Sampai saat ini saya belum tahu jawabannya”

Buku ini tidak membahas hal-hal gaib. Buku ini adalah tentang fenomena psi manusia. Hal-hal gaib bisa saja merupakan fenomena psi. Namun sepanjang belum diketemukan adanya kaitan antara fenomena gaib itu dengan pikiran atau jiwa seseorang, maka belum bisa dikatakan fenomena psi. Hanya jika sesuatu yang gaib itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa, barulah yang gaib itu disebut psi.

Apa saja bentuk-bentuk psi? Secara garis besar ada dua jenis psi, yaitu psi-gamma dan psi-kappa. Psi-gamma adalah paranormal pikiran, yakni ESP (extra sensory perception) atau lebih dikenal di masyarakat sebagai indera keenam. Psi-kappa adalah paranormal tindakan. Contohnya membengkokkan sendok dengan pikiran, atau menyantet.

Secara keseluruhan ada banyak fenomena yang bisa digolongkan dalam fenomena psi. Beberapa di antara fenomena psi adalah telepati (koneksi antar pikiran), clairvoyance (perolehan informasi dari jarak jauh atau dari ruang dan waktu yang berbeda), precognition, psikokinesis, pengobatan psi (termasuk pengobatan jarak jauh), poltergeist, reinkarnasi, pengalaman sesudah mati (mati suri), pengalaman menjelang mati, dowsing, dan remote vieweing (secara lengkap akan dibahas di bab 2)

Apakah informasi psi?
Informasi psi adalah segala macam informasi yang Anda terima terkait dengan fenomena psi. Misalnya dorongan hati agar tidak jadi naik pesawat terbang yang ternyata kemudian jatuh ke laut. Lalu misalnya mimpi bertemu dengan teman yang berpamitan pada Anda, tahu-tahu besoknya teman Anda itu meninggal.

Bagaimana suatu informasi bisa disebut psi? Agar disebut psi, informasi itu memiliki hubungan yang secara kualitatif berbeda dengan cara normal manusia. Informasi itu mesti berbeda dengan komunikasi verbal maupun nonverbal yang biasa, berbeda sensasi dengan yang biasa dirasakan, berbeda juga dengan gerakan tubuh biasanya. Jika tidak berbeda, bukan psi namanya.

Misalkan Anda tertidur ketika menonton televisi. Jadi gantian, televisi yang kemudian menonton Anda. Nah, saat itu Anda bermimpi ada pembunuhan sadis. Pagi harinya, Anda mengetahui adanya pembunuhan sadis di kota Anda. Jadi, seolah-olah Anda telah meramalkan kejadiannya. Pertanyaannya, apakah Anda mengalami pengalaman psi?

Bisa jadi Anda mengalami pengalaman psi, bisa jadi tidak. Boleh jadi televisi tengah menayangkan berita tentang pembunuhan atau film tentang pembunuhan. Informasi yang Anda dengar dalam keadaan tidur itu masuk ke otak Anda dan lantas diolah otak menjadi mimpi. Hal itu sangat mungkin. Otak Anda memiliki kemampuan untuk tetap mengolah informasi yang masuk ke indera Anda. Misalnya saat orang ngelindur, tidak jarang bisa diajak bercakap-cakap. Itu bukti bahwa orang tidur bisa merespon. Dalam kasus ekstrim, orang yang mengalami koma dan hampir mati, ketika sadar bisa menerangkan kembali apa saja yang telah terjadi di sekelilingnya saat tidak sadar. Jadi, boleh jadi, informasi pembunuhan dalam mimpi yang Anda alami bukanlah psi.

Para ahli parapsikologi mengakui bahwa seseorang mungkin menerima lebih banyak informasi psi dari yang disadari. Semacam gunung es. Hanya sedikit informasi yang muncul di permukaan dan Anda sadari. Sebagian besar ada di bawah permukaan dan tidak Anda sadari. Informasi psi mungkin baru bisa Anda terima dalam keadaan tidak sadar, serta dalam kondisi tubuh dan pikiran rileks. Atas alasan ini, banyak ahli sedang berusaha meneliti kondisi-kondisi dan teknik-teknik yang membuat seseorang mampu mendeteksi lebih baik informasi psi yang diterima. Sampai saat ini dipercaya bahwa mimpi, relaksasi yang dalam, meditasi, dan hipnosis meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi.

Yoga, salah satu teknik olah tubuh untuk membuat tubuh dan pikiran dalam kondisi rileks, dipercaya dapat juga meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi. Pada jaman dulu, ada legenda yang menyebutkan bahwa untuk menjadi sakti seseorang harus bertapa menyepi dan puasa berbulan-bulan lamanya. Kadang kala malah bertahun-tahun. Boleh jadi, bertapa dan puasa itu merupakan teknik mereka untuk meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi yang mereka terima.

Apakah kemampuan psi dimiliki semua orang?
Pertanyaan penting tentang psi adalah apakah psi dimiliki setiap orang atau hanya dimiliki oleh mereka yang diberkahi khusus? Pemahaman populer masyarakat menyebutkan bahwa psi hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki bakat istimewa saja. Apakah hal tersebut benar?

Sebuah penelitian, yang diberi nama ‘ganzfeld’ dirancang untuk membuktikan asumsi tersebut. Prosedur ganzfeld adalah sebuah prosedur penelitian yang dilakukan untuk membuktikan apakah seseorang bisa atau sanggup mendeteksi dan mengirimkan informasi psi. Penelitian tersebut dilakukan di Maimonides Hospital dan Psychophysical Research Laboratories di Princeton, Amerika Serikat.

“Ada dua kelompok orang yang diteliti, yakni pengirim pesan dan penerima pesan. Para penerima pesan dikondisikan untuk mengalami keadaan mirip mimpi. Mata para penerima pesan ditutupi bola pingpong yang digerakkan sehingga tercipta pola visual pada penerima pesan berupa terang-gelap. Pada saat bersamaan mereka mendengarkan suara berisik yang tidak berpola (dua suara dari dua radio FM). Dengan cara ini, penerima pesan dikelilingi oleh area sensorik yang sama, yang membuat mereka berada dalam keadaan antara jaga dan tidur.

Pengirim pesan berada dalam ruangan berbeda. Sang pengirim pesan memilih secara acak sebuah gambar atau video klip dari banyak pilihan yang tersedia. Pilihan itu secara langsung ditayangkan dalam layar monitor di ruangan lain. Hanya sang pengirim pesan yang tahu gambar atau video klip apa yang dipilihnya. Pengirim pesan berkonsentrasi pada gambar atau video klip pilihannya. Lalu penerima pesan diharapkan untuk mendeskripsikan apa yang ada dalam pikirannya. Penerima pesan mendeskripsikan dengan suara keras semua yang dipikirkannya dan semua bayangan yang diingatnya. Peneliti merekam semua yang dikatakan penerima pesan.

Pada akhir penelitian, empat gambar yang berbeda (salah satunya gambar yang dipilih pengirim pesan) ditampilkan dalam monitor di ruangan penerima pesan. Berdasarkan bayangan mental yang dialami, penerima pesan harus menyebutkan mana gambar yang dikirim oleh pengirim pesan. Penerima pesan hanya memiliki sekali kesempatan menyebutkan. Ternyata, penerima pesan jauh lebih sering mampu menyebutkan dengan benar pilihan pengirim pesan. Mereka cenderung benar. Kadang kala malah sangat akurat deskripsinya.”

Setelah ribuan orang mengikuti eksperimen tersebut dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, bukti-bukti semakin bertumpuk menguatkan pendapat bahwa semua orang memiliki kemampuan psi. Hanya saja ada yang mampu memaksimalkannya, dan sebagian besar yang lain hanya mendiamkannya saja. Mereka yang dianggap diberi bakat istimewa sangat dimungkinkan hanya karena mereka mampu memanfaatkannya lebih maksimal. Secara potensial, psi ada pada setiap manusia.

Ada sebuah temuan yang menarik dari beberapa penelitian, yakni bahwa orang lebih akurat menebak pada kesempatan pertama daripada kesempatan selanjutnya. Sepertinya, kesempatan pertama lebih bersih dari berbagai pengaruh pertimbangan sehingga lebih mungkin merupakan fenomena psi. Setidaknya itu juga diyakini masyarakat umum. Banyak penjudi nomor buntut bertanya pada sembarang orang nomor apa yang dipikirkan. Jawaban yang spontan dan pertama kali dari orang itu digunakan sebagai nomor taruhan. Adapun jawaban kedua atau yang dipikirkan dulu tidak akan dipakai. Jawaban pertama dan spontan dianggap masih bersih dan dinilai sebagai fenomena psi.

Apakah arti parapsikologi?
Parapsikologi adalah kajian ilmiah tentang fenomena psi. Dalam parapsikologi, fenomena psi betul-betul dipelajari dalam prosedur penelitian ilmiah yang ketat dan terukur. Berbagai pusat penelitian tentang psi ada di berbagai universitas di dunia, misalnya di Duke University, Amerika Serikat (pada tahun 1930-an berdiri laboratorium parasikologi pertama di dunia di universitas ini. Jb Rhine, pendirinya, kemudian dikenal sebagai bapak parapsikologi modern), dan di Edinburg University, Skotlandia. Bahkan universitas dunia, sekelas universitas Harvard dan Stanford, di Amerika Serikat, menawarkan juga studi tentang psi.

Kelompok studi tentang psi yang pertama kali berdiri adalah Society for Psychical Research, pada tahun 1882 di London, Inggris. Menyusul dua tahun kemudian berdiri kelompok studi serupa di Boston, Amerika Serikat. Sejak saat itu pula sampai hari ini, penelitian tentang psi masih belum meyakinkan banyak orang tentang keberadaannya. Bahkan sebagian ilmuwan jelas-jelas menolak bahwa psi itu ada. Namun meskipun masih kontroversial di kalangan ilmuwan, rakyat kebanyakan umumnya mempercayainya.

Meskipun, seperti kita ketahui ada banyak fenomena psi. Para ahli parapsikologi biasanya hanya berkonsentrasi mempelajari empat macam yang utama saja, yakni telepati, clairvoyance, prekognisi dan psikokinesis. Fenomena psi yang lain belum mendapatkan perhatian yang memadai. Bahkan meskipun diketahui bahwa fenomena psi ditemukan hampir di semua budaya. Boleh dibilang tidak ada budaya yang tidak mengenal psi. Di masyarakat, berkembang juga berbagai macam ilmu tentang astrologi, sihir, dan sulap. Namun, hal-hal tersebut bukan studi ilmiah sehingga harus dibedakan dengan parapsikologi.

SOURCE ; PSIKOLOGI ONLINE [psikologi-online.com/memahami-parapsikologi]

>Apakah Arti Parapsikologi?

>

Pengalaman luar biasa
Anda pernah mengalami hal-hal luar biasa dalam hidup Anda? Pengalaman itu benar-benar sangat berbeda dengan pengalaman Anda biasanya. Anda seperti berubah menjadi orang lain saat itu. Kadang, Anda seolah-olah berada di dunia yang berbeda.

Pengalaman luar biasa tidak eksklusif. Banyak orang mengalaminya. Mungkin, Anda juga. Anda bisa mengalami pengalaman luar biasa hampir dalam segala aspek dalam kehidupan. Misalnya saat jatuh cinta, Anda merasakan dunia yang luar biasa yang sangat berbeda dengan biasanya. Lalu saat membaca sebuah buku atau menonton film di mana Anda begitu terlarut di dalamnya. Seolah-olah Anda merupakan bagian ceritanya. Atau saat Anda menemukan ide kreatif yang mengejutkan Anda sendiri bahwa Anda bisa.

Salah satu pengalaman luar biasa yang sering dilaporkan orang adalah peningkatan performa. Biasanya performanya biasa-biasa saja, tiba-tiba menjadi sangat luar biasa. Misalnya saat Anda tiba-tiba bisa bermain sepakbola luar biasa dan tak kenal lelah padahal biasanya bermain 10 menit sudah ngos-ngosan. Begitu juga Anda bisa menulis karya hebat, mencipta musik fenomena, dan karya seni agung pada saat Anda mengalami pengalaman luar biasa itu. Dalam kondisi normal, Anda tidak mampu melakukannya.

Pengalaman luar biasa di atas masih merupakan pengalaman pada hal-hal yang normal. Namun mungkin Anda juga pernah mengalami pengalaman luar biasa seperti melihat hantu, bermimpi gempa ternyata ada gempa sungguhan, mengatakan akan ada yang datang dan tiba-tiba betul ada yang datang, atau yang lainnya. Pengalaman luar biasa itu sesuatu yang tidak normal. Berikut adalah pengalaman-pengalaman luar biasa tidak normal yang sering dilaporkan orang.

  • Mengaku melihat hantu dan bahkan mampu menggambarkan bentuk rupa hantu dalam lukisan.
  • Merasa akan bertemu seseorang dari masa lalu, ternyata betul-betul bertemu dengan teman saat sekolah dasar.
  • Mimpi terjadinya sesuatu, dan ternyata hal itu benar-benar terjadi
  • Tanpa tahu mengapa sangat terdorong untuk membatalkan kepergian naik alat transportasi tertentu, dan ternyata alat transportasi itu mengalami kecelakaan.
  • Menyembuhkan orang dari jarak jauh
  • Mampu membengkokkan sendok dengan pikiran dan mampu meramalkan headlines berita suratkabar (Dedi Corbuzier)
  • Ada yang mati suri, dan ketika hidup lagi mengaku telah mengalami alam kematian.

Fenomena luar biasa yang banyak dialami orang itu, mungkin termasuk Anda, disebut fenomena paranormal atau fenomena psi. Bagaimanapun, pengalaman luar biasa itu merupakan bagian dari pengalaman psikologis manusia. Oleh sebab itu, fenomena paranormal juga perlu diketengahkan. Dalam ilmu psikologi ada juga cabang tersendiri yang khusus mempelajari fenomena paranormal, yakni parapsikologi.

Apakah arti paranormal?
Anda pasti sering mendengar kata paranormal. Di negeri kita, kata tersebut lazim sekali digunakan untuk orang-orang yang dianggap memiliki kekuatan luar biasa atau menjadi kata lain untuk dukun. Beberapa di antaranya sangat terkenal, laiknya selebritis, seperti Ki Gendeng Pamungkas, Permadi, sampai Ki Joko Bodo. Mereka dianggap mampu melakukan hal-hal luar biasa yang tidak bisa dilakukan manusia biasa lainnya. Termasuk di antara kemampuan luar biasanya adalah kemampuan menyantet. Pada saat Presiden AS, George W. Bush datang ke Indonesia, Ki Gendeng Pamungkas muncul di TV dan menyatakan mau menyantet Presiden Bush.

Paranormal berasal dari bahasa Yunani. ‘Para’ artinya ‘di luar’ atau ‘melampaui’, dan normal. Jadi dari asal katanya, paranormal berarti sesuatu di luar normal atau melampaui hal-hal normal. Secara definitif, paranormal adalah istilah yang digunakan untuk segala jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Jadi, jika ki Gendeng Pamungkas, benar-benar mampu menyantet. Maka dia bukan paranormal. Mungkin lebih tepat jika Ki Gendeng Pamungkas disebut paranormalis. Santet itu sendiri yang dianggap paranormal. Salah satu bentuk santet yakni memasukkan jarum, lidi, ijuk ke dalam tubuh seseorang dari jarak jauh, tanpa pernah kontak dengan objeknya, tidak dapat diterangkan dengan hukum-hukum fisika saat ini.

Anda pernah menonton film Star Wars? Dalam film itu ditunjukkan bahwa orang bisa bepergian dari satu tempat ke tempat lain antar galaksi dalam bentuk cahaya. Jika mau berangkat merubah diri menjadi cahaya. Jika sudah sampai, lantas merubah diri lagi menjadi materi. Barangkali, santet bekerja dalam prinsip demikian itu. Ijuk sebagai materi berubah menjadi cahaya, begitu sampai di perut seseorang berubah lagi menjadi materi ijuk. Namun itu hanya kemungkinan penjelasan. Sampai saat ini tidak ada hukum fisika yang bisa menerangkan perubahan itu, bahkan hukum fisika yang diketahui saat ini menyatakan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi. Intinya, santet tidak dapat diterangkan dengan hukum fisika, dan oleh sebab itu santet adalah gejala paranormal.

Apakah arti psi?
Psi adalah kata lain untuk paranormal. Jadi, psi juga merupakan istilah untuk semua jenis fenomena psikis, pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike) atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika.

Selanjutnya, dalam buku ini akan digunakan istilah psi saja. Tidak digunakannya istilah paranormal karena pengertian populer di masyarakat tentang paranormal juga menyangkut orang yang melakukan tindak paranormal. Oleh sebab itu bisa menjadi rancu.

Ada istilah lain yang kadang digunakan untuk menjelaskan fenomena psi, yakni gaib atau anomali. Gaib atau anomali adalah fenomena luar biasa yang terjadi diluar nalar ilmu pengetahuan biasa. Dengan penjelasan biasa, Anda tidak bisa menerangkannya. Gaib dan psi sedikit berbeda. Gaib mencakup hal-hal di luar diri manusia yang tidak dapat diterangkan dengan nalar ilmu pengetahuan biasa, misalnya UFO (piring terbang), segitiga bermuda, monster di danau Lochness, bigfoot di Himalaya, dan lainnya. Sedangkan psi hanya jika sesuatu yang tidak dapat diterangkan nalar pengetahuan itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa seseorang.

Salah satu kejadian gaib adalah yang pernah saya alami sendiri saat SMA. “Suatu malam, BKKBN atau badan yang mengurusi Keluarga Berencana (KB), memutar film layar tancap di lapangan. Saya bersama orang sekampung menontonnya (kampung saya saat itu termasuk terpencil, jarak terdekat dengan kampung lain tidak kurang dari 3 km). Menjelang film usai, saya melihat cahaya meteor meluncur cepat dari atas langit. Ternyata, tidak seperti meteor umumnya, makin lama pergerakannya makin lambat. Terlalu lambat untuk sebuah meteor. Lebih mirip seperti gerakan pesawat yang melambat. Tampak jelas kalau ‘meteor’ itu akan jatuh tidak jauh dari lapangan. Lalu tiba-tiba, seperti kembang api, meteor itu meledakkan cahaya (tanpa suara ledakan) menjadi berwarna merah, kuning dan hijau dan menyinari cukup terang dedaunan rimbun di sebuah kebun yang berjarak hanya kira-kira 100 meter dari lapangan.”

Menurut Anda apakah mungkin itu meteor? Jika meteor, mengapa melambat dan kemudian memendarkan cahaya pelangi? Meteor tidak berperilaku seperti itu. Jika Anda menganggap kembang api, adakah kembang api yang meluncur seperti meteor dari langit jauh meluncur sampai ke bawah (tidak kurang dari 1 menit saya melihatnya)? Jika bukan meteor dan kembang api, lalu apa?

Semula saya berpikiran kalau saya salah lihat atau hanya halusinasi saja. Saya bertanya pada teman-teman apakah ada yang melihatnya juga. Ternyata, dari sekian banyak orang, ada beberapa yang mengaku melihatnya juga. Jadi, itu bukanlah halusinasi dan tidak mungkin salah lihat. Pertanyaannya, fenomena apakah itu? Sampai saat ini saya belum tahu jawabannya”

Buku ini tidak membahas hal-hal gaib. Buku ini adalah tentang fenomena psi manusia. Hal-hal gaib bisa saja merupakan fenomena psi. Namun sepanjang belum diketemukan adanya kaitan antara fenomena gaib itu dengan pikiran atau jiwa seseorang, maka belum bisa dikatakan fenomena psi. Hanya jika sesuatu yang gaib itu diperkirakan memiliki kaitan dengan pikiran atau jiwa, barulah yang gaib itu disebut psi.

Apa saja bentuk-bentuk psi? Secara garis besar ada dua jenis psi, yaitu psi-gamma dan psi-kappa. Psi-gamma adalah paranormal pikiran, yakni ESP (extra sensory perception) atau lebih dikenal di masyarakat sebagai indera keenam. Psi-kappa adalah paranormal tindakan. Contohnya membengkokkan sendok dengan pikiran, atau menyantet.

Secara keseluruhan ada banyak fenomena yang bisa digolongkan dalam fenomena psi. Beberapa di antara fenomena psi adalah telepati (koneksi antar pikiran), clairvoyance (perolehan informasi dari jarak jauh atau dari ruang dan waktu yang berbeda), precognition, psikokinesis, pengobatan psi (termasuk pengobatan jarak jauh), poltergeist, reinkarnasi, pengalaman sesudah mati (mati suri), pengalaman menjelang mati, dowsing, dan remote vieweing (secara lengkap akan dibahas di bab 2)

Apakah informasi psi?
Informasi psi adalah segala macam informasi yang Anda terima terkait dengan fenomena psi. Misalnya dorongan hati agar tidak jadi naik pesawat terbang yang ternyata kemudian jatuh ke laut. Lalu misalnya mimpi bertemu dengan teman yang berpamitan pada Anda, tahu-tahu besoknya teman Anda itu meninggal.

Bagaimana suatu informasi bisa disebut psi? Agar disebut psi, informasi itu memiliki hubungan yang secara kualitatif berbeda dengan cara normal manusia. Informasi itu mesti berbeda dengan komunikasi verbal maupun nonverbal yang biasa, berbeda sensasi dengan yang biasa dirasakan, berbeda juga dengan gerakan tubuh biasanya. Jika tidak berbeda, bukan psi namanya.

Misalkan Anda tertidur ketika menonton televisi. Jadi gantian, televisi yang kemudian menonton Anda. Nah, saat itu Anda bermimpi ada pembunuhan sadis. Pagi harinya, Anda mengetahui adanya pembunuhan sadis di kota Anda. Jadi, seolah-olah Anda telah meramalkan kejadiannya. Pertanyaannya, apakah Anda mengalami pengalaman psi?

Bisa jadi Anda mengalami pengalaman psi, bisa jadi tidak. Boleh jadi televisi tengah menayangkan berita tentang pembunuhan atau film tentang pembunuhan. Informasi yang Anda dengar dalam keadaan tidur itu masuk ke otak Anda dan lantas diolah otak menjadi mimpi. Hal itu sangat mungkin. Otak Anda memiliki kemampuan untuk tetap mengolah informasi yang masuk ke indera Anda. Misalnya saat orang ngelindur, tidak jarang bisa diajak bercakap-cakap. Itu bukti bahwa orang tidur bisa merespon. Dalam kasus ekstrim, orang yang mengalami koma dan hampir mati, ketika sadar bisa menerangkan kembali apa saja yang telah terjadi di sekelilingnya saat tidak sadar. Jadi, boleh jadi, informasi pembunuhan dalam mimpi yang Anda alami bukanlah psi.

Para ahli parapsikologi mengakui bahwa seseorang mungkin menerima lebih banyak informasi psi dari yang disadari. Semacam gunung es. Hanya sedikit informasi yang muncul di permukaan dan Anda sadari. Sebagian besar ada di bawah permukaan dan tidak Anda sadari. Informasi psi mungkin baru bisa Anda terima dalam keadaan tidak sadar, serta dalam kondisi tubuh dan pikiran rileks. Atas alasan ini, banyak ahli sedang berusaha meneliti kondisi-kondisi dan teknik-teknik yang membuat seseorang mampu mendeteksi lebih baik informasi psi yang diterima. Sampai saat ini dipercaya bahwa mimpi, relaksasi yang dalam, meditasi, dan hipnosis meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi.

Yoga, salah satu teknik olah tubuh untuk membuat tubuh dan pikiran dalam kondisi rileks, dipercaya dapat juga meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi. Pada jaman dulu, ada legenda yang menyebutkan bahwa untuk menjadi sakti seseorang harus bertapa menyepi dan puasa berbulan-bulan lamanya. Kadang kala malah bertahun-tahun. Boleh jadi, bertapa dan puasa itu merupakan teknik mereka untuk meningkatkan kepekaan terhadap informasi psi yang mereka terima.

Apakah kemampuan psi dimiliki semua orang?
Pertanyaan penting tentang psi adalah apakah psi dimiliki setiap orang atau hanya dimiliki oleh mereka yang diberkahi khusus? Pemahaman populer masyarakat menyebutkan bahwa psi hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki bakat istimewa saja. Apakah hal tersebut benar?

Sebuah penelitian, yang diberi nama ‘ganzfeld’ dirancang untuk membuktikan asumsi tersebut. Prosedur ganzfeld adalah sebuah prosedur penelitian yang dilakukan untuk membuktikan apakah seseorang bisa atau sanggup mendeteksi dan mengirimkan informasi psi. Penelitian tersebut dilakukan di Maimonides Hospital dan Psychophysical Research Laboratories di Princeton, Amerika Serikat.

“Ada dua kelompok orang yang diteliti, yakni pengirim pesan dan penerima pesan. Para penerima pesan dikondisikan untuk mengalami keadaan mirip mimpi. Mata para penerima pesan ditutupi bola pingpong yang digerakkan sehingga tercipta pola visual pada penerima pesan berupa terang-gelap. Pada saat bersamaan mereka mendengarkan suara berisik yang tidak berpola (dua suara dari dua radio FM). Dengan cara ini, penerima pesan dikelilingi oleh area sensorik yang sama, yang membuat mereka berada dalam keadaan antara jaga dan tidur.

Pengirim pesan berada dalam ruangan berbeda. Sang pengirim pesan memilih secara acak sebuah gambar atau video klip dari banyak pilihan yang tersedia. Pilihan itu secara langsung ditayangkan dalam layar monitor di ruangan lain. Hanya sang pengirim pesan yang tahu gambar atau video klip apa yang dipilihnya. Pengirim pesan berkonsentrasi pada gambar atau video klip pilihannya. Lalu penerima pesan diharapkan untuk mendeskripsikan apa yang ada dalam pikirannya. Penerima pesan mendeskripsikan dengan suara keras semua yang dipikirkannya dan semua bayangan yang diingatnya. Peneliti merekam semua yang dikatakan penerima pesan.

Pada akhir penelitian, empat gambar yang berbeda (salah satunya gambar yang dipilih pengirim pesan) ditampilkan dalam monitor di ruangan penerima pesan. Berdasarkan bayangan mental yang dialami, penerima pesan harus menyebutkan mana gambar yang dikirim oleh pengirim pesan. Penerima pesan hanya memiliki sekali kesempatan menyebutkan. Ternyata, penerima pesan jauh lebih sering mampu menyebutkan dengan benar pilihan pengirim pesan. Mereka cenderung benar. Kadang kala malah sangat akurat deskripsinya.”

Setelah ribuan orang mengikuti eksperimen tersebut dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, bukti-bukti semakin bertumpuk menguatkan pendapat bahwa semua orang memiliki kemampuan psi. Hanya saja ada yang mampu memaksimalkannya, dan sebagian besar yang lain hanya mendiamkannya saja. Mereka yang dianggap diberi bakat istimewa sangat dimungkinkan hanya karena mereka mampu memanfaatkannya lebih maksimal. Secara potensial, psi ada pada setiap manusia.

Ada sebuah temuan yang menarik dari beberapa penelitian, yakni bahwa orang lebih akurat menebak pada kesempatan pertama daripada kesempatan selanjutnya. Sepertinya, kesempatan pertama lebih bersih dari berbagai pengaruh pertimbangan sehingga lebih mungkin merupakan fenomena psi. Setidaknya itu juga diyakini masyarakat umum. Banyak penjudi nomor buntut bertanya pada sembarang orang nomor apa yang dipikirkan. Jawaban yang spontan dan pertama kali dari orang itu digunakan sebagai nomor taruhan. Adapun jawaban kedua atau yang dipikirkan dulu tidak akan dipakai. Jawaban pertama dan spontan dianggap masih bersih dan dinilai sebagai fenomena psi.

Apakah arti parapsikologi?
Parapsikologi adalah kajian ilmiah tentang fenomena psi. Dalam parapsikologi, fenomena psi betul-betul dipelajari dalam prosedur penelitian ilmiah yang ketat dan terukur. Berbagai pusat penelitian tentang psi ada di berbagai universitas di dunia, misalnya di Duke University, Amerika Serikat (pada tahun 1930-an berdiri laboratorium parasikologi pertama di dunia di universitas ini. Jb Rhine, pendirinya, kemudian dikenal sebagai bapak parapsikologi modern), dan di Edinburg University, Skotlandia. Bahkan universitas dunia, sekelas universitas Harvard dan Stanford, di Amerika Serikat, menawarkan juga studi tentang psi.

Kelompok studi tentang psi yang pertama kali berdiri adalah Society for Psychical Research, pada tahun 1882 di London, Inggris. Menyusul dua tahun kemudian berdiri kelompok studi serupa di Boston, Amerika Serikat. Sejak saat itu pula sampai hari ini, penelitian tentang psi masih belum meyakinkan banyak orang tentang keberadaannya. Bahkan sebagian ilmuwan jelas-jelas menolak bahwa psi itu ada. Namun meskipun masih kontroversial di kalangan ilmuwan, rakyat kebanyakan umumnya mempercayainya.

Meskipun, seperti kita ketahui ada banyak fenomena psi. Para ahli parapsikologi biasanya hanya berkonsentrasi mempelajari empat macam yang utama saja, yakni telepati, clairvoyance, prekognisi dan psikokinesis. Fenomena psi yang lain belum mendapatkan perhatian yang memadai. Bahkan meskipun diketahui bahwa fenomena psi ditemukan hampir di semua budaya. Boleh dibilang tidak ada budaya yang tidak mengenal psi. Di masyarakat, berkembang juga berbagai macam ilmu tentang astrologi, sihir, dan sulap. Namun, hal-hal tersebut bukan studi ilmiah sehingga harus dibedakan dengan parapsikologi.

SOURCE ; PSIKOLOGI ONLINE [psikologi-online.com/memahami-parapsikologi]

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 4.904 pengikut lainnya